Home Blog Page 592

Dipadati Ribuan Masyarakat, Pemkab Bogor Gelar Peringatan Hari Peternakan Dan Kesehatan Hewan ke-189 di Pakansari

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian RI sukses menggelar Peringatan Hari Peternakan dan Kesehatan Hewan ke-189 tahun 2025, di Stadion Pakansari, pada Sabtu 20 dan Minggu 21 September 2025.

Acara yang berlangsung selama dua hari ini menampilkan berbagai kegiatan, mulai dari pesta patok, talk show kesehatan hewan, pameran UMKM, hingga puncak acara dengan pemberian penghargaan kepada para peternak dan insan berprestasi dari seluruh Indonesia,

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bogor, Nurhayati mengatakan bahwa, acara ini bukan hanya perayaan seremonial, tetapi juga wujud apresiasi sekaligus dorongan untuk memperkuat sektor peternakan dan perikanan di Indonesia.

“Hari ini kita memberikan penghargaan kepada para petani, peternak, khususnya peternak domba, serta insan yang berprestasi di tingkat nasional. Momentum ini membuktikan Kabupaten Bogor mampu menjadi pusat kolaborasi antara pemerintah daerah, Kementerian Pertanian, dan masyarakat,” kata Nurhayanti kepada wartawan, Minggu 21 September 2025.

Dalam kesempatan tersebut juga ditampilkan inovasi alat pengolahan pakan ternak terbaru yang mampu menghasilkan pakan kering lebih efisien, serta perkenalan perdana Mobil Pelayanan Ikan Terpadu.

Mobil ini berfungsi sebagai “ambulans ikan” untuk menangani berbagai permasalahan kesehatan ikan dan kualitas air, sebuah inovasi yang belum dimiliki pemerintah daerah sebelumnya.

“Mobil pelayanan ikan terpadu ini hadir sebagai solusi cepat ketika ada masalah perikanan, mulai dari memeriksa kualitas air, kesehatan ikan, hingga identifikasi penyakit. Ini pertama kalinya ditampilkan, dan menjadi terobosan penting bagi Kabupaten Bogor,” jelasnya.

Adapun, acara juga menghadirkan kontes domba tingkat nasional dengan jumlah peserta lebih dari 400 ekor domba dari berbagai daerah di Indonesia.

Hal ini sekaligus mengukuhkan Kabupaten Bogor sebagai salah satu sentra peternakan domba terbesar dan terdepan di tanah air.

Dengan kolaborasi kuat bersama Kementerian Pertanian, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap peringatan ini dapat menjadi momentum kebangkitan sektor peternakan dan perikanan, sekaligus memperkenalkan berbagai inovasi yang lahir dari daerah untuk Indonesia.

Selanjutnya, Wakil Menteri Pertanian H. Sudaryono menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh pihak yang berkontribusi.

“Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan bukan hanya tradisi, tetapi momentum strategis untuk mengingatkan bahwa subsektor ini memiliki peran penting bagi ketahanan pangan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Sudaryono.

Sebagai informasi, dalam Bulan Bakti tahun ini mengusung tema “Peternak Sehat, Peternak Sejahtera, Indonesia Maju.” Tema tersebut menegaskan bahwa ternak yang sehat menjadi kunci ketersediaan pangan bergizi, sementara kesejahteraan peternak menjadi motor penggerak ekonomi rakyat.

Rangkaian kegiatan yang telah digelar meliputi pelayanan kesehatan hewan, vaksinasi dan pengobatan ternak gratis, pasar tani murah, seminar dan webinar, gerakan makan telur, daging ayam, dan susu, hingga partisipasi pada pameran internasional ILDEX di BSD.

Sementara itu, pada acara puncak di Kabupaten Bogor diselenggarakan kontes domba, kambing, dan sapi yang diikuti ratusan peternak.

Selain itu, terdapat ekspo produk peternakan, pelepasan rumpun galur ternak, hingga hiburan seni ketangkasan domba garut. Tidak kurang dari 39 perusahaan mitra peternakan dan 62 UMKM turut ambil bagian dalam kegiatan ini.

Albin

Lebih dari Sekadar Perbankan: Filosofi Hidup Seimbang Bersama BSya BCA Syariah

0

Bogordaily.net – Di tengah hiruk pikuk kehidupan modern, banyak individu berjuang mencari titik keseimbangan antara mengejar ambisi karir, mengelola tanggung jawab finansial, dan menemukan kedamaian spiritual. Konsep “hidup seimbang” kini telah menjadi definisi baru dari sebuah kesuksesan, melampaui sekadar pencapaian materi.
Menjawab kebutuhan holistik ini, BCA Syariah memperkenalkan BSya, sebuah aplikasi mobile banking yang dirancang dengan filosofi mendalam: “Menemani Langkah Penuh Berkah”.

Ini bukan sekadar slogan, melainkan sebuah prinsip desain yang tertanam dalam setiap fiturnya, menawarkan solusi terintegrasi bagi masyarakat modern.

Filosofi “Menemani Langkah” menandakan sebuah kehadiran yang konstan, andal, dan dapat dipercaya dalam setiap jenjang kehidupan finansial nasabah.

Visi ini diartikulasikan secara jelas oleh pimpinan BCA Syariah, yang memposisikan BSya bukan sebagai alat, melainkan sebagai mitra.

“Menemani Langkah menggambarkan rasa teman terdekat dan terpercaya dalam setiap langkah perjalanan,” ujar Direktur BCA Syariah, Ina Widjaja.

Pernyataan ini mengubah konsep abstrak “menemani” menjadi sebuah hubungan emosional yang konkret. Filosofi “sahabat” ini diterjemahkan ke dalam pengalaman pengguna yang mengutamakan kenyamanan dan aksesibilitas.

BSya diposisikan untuk selalu ada, mulai dari saat menerima gaji pertama, membayar secangkir kopi di pagi hari, hingga merencanakan tujuan hidup yang besar seperti menunaikan ibadah Haji.

Dirancang khusus untuk generasi muda yang melek teknologi dan mendambakan efisiensi, BSya memastikan semua kebutuhan perbankan dapat diakses kapan pun dan di mana pun, menjadikan manajemen keuangan sebagai bagian yang tak terpisahkan dari ritme kehidupan sehari-hari.

Esensi “Penuh Berkah”
Jika “Menemani Langkah” adalah tentang proses, maka “Penuh Berkah” adalah tentang tujuan. Makna ini menyentuh aspek yang lebih dalam dari sekadar transaksi finansial.

Ini adalah sebuah harapan dan komitmen bahwa setiap langkah yang diambil tidak hanya mendatangkan keuntungan materi, tetapi juga membawa kebaikan dan manfaat bagi sesama.

Ina Widjaja menjelaskan makna di balik frasa ini, “Sedangkan penuh berkah merefleksikan harapan agar setiap perjalanan hidup membawa manfaat dan kebaikan,” tambahnya.

Pernyataan ini menjadi jembatan antara fitur finansial dan dampak sosial-spiritual yang ingin dicapai. BSya secara cerdas mengintegrasikan pemenuhan kewajiban ibadah dan kegiatan amal ke dalam aktivitas finansial harian.

Aplikasi ini menjadi jembatan untuk menyalurkan kebaikan dengan fitur pembayaran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang mudah diakses, serta memfasilitasi niat suci lainnya seperti pendaftaran setoran haji dan pelaksanaan Kurban.

Inovasi seperti fitur autodebet Zakat yang dapat diaktifkan saat pembukaan rekening online mengubah tindakan beramal dari yang semula membutuhkan usaha sadar menjadi sebuah kebiasaan yang terintegrasi dan berjalan otomatis.

Filosofi “Menemani Langkah Penuh Berkah” lebih dari sekadar strategi branding; ia merupakan inti dari pendekatan BCA Syariah untuk mengatasi tantangan yang lebih besar. Ina Widjaja secara terbuka mengakui bahwa “Literasi daripada perbankan syariah ini relatif masih rendah”.

Dia juga menekankan peran krusial media dalam membentuk pemahaman publik dan menginspirasi masyarakat bahwa perbankan syariah bisa menjadi bagian dari “keseharian yang modern, inklusif, dan tetap penuh berkah”.

Dalam konteks ini, filosofi BSya berfungsi sebagai narasi utama yang mudah dipahami dan menarik secara emosional. Ia menyederhanakan konsep syariah yang terkadang dianggap kompleks menjadi sebuah janji persahabatan dan keberkahan, yang secara efektif berfungsi sebagai jembatan edukasi untuk menarik segmen pasar yang lebih luas dan beragam.

Dengan panduan visi dari kepemimpinannya, BSya berhasil memposisikan dirinya lebih dari sekadar aplikasi mobile banking. Ia adalah sebuah pilihan sadar untuk menjalani kehidupan yang lebih bermakna dan seimbang. BSya mengajak penggunanya untuk memandang manajemen keuangan bukan sebagai tugas rutin, melainkan sebagai bagian integral dari perjalanan hidup untuk meraih keberkahan sejati.***

Dua Kakek Pelaku Pencabulan Terhadap Anak Dibawah Umur di Ciampea Bogor Diringkus Polisi, Ini Motifnya

0

Bogordaily.net – Polisi berhasil meringkus dua orang kakek pelaku pencabulan terhadap anak dibawah umur di Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor pada Minggu 21 September 2025.

Adapun, kedua pelaku yakni WNS (65), dan MRD (68) dihadirkan langsung di Mapolres Bogor dengan mengenakan baju tahanan dan tertunduk lesu di hadapan para wartawan.

Keduanya telah terbukti melakukan pencabulan terhadap anak dibawah umur yakni AQ (8) dan juga AZ (8). Mereka ditangkap dikediamanya masing masing pada Sabtu 20 September 2025.

Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Teguh Kumara menjelaskan bahwa, peristiwa pencabulan itu terjadi pada bulan Juli 2025. Pelaku mengiming-imingi para korbannya dengan uang Rp. 5 ribu sebelum melakukan tindak pencabulan.

“Pelaku mengatakan kepada salah satu korban atas nama inisial AQ untuk membagi 5.000 itu kepada temannya, setelah uang diterima oleh korban anak,” kata AKP Teguh Kumara kepada wartawan, Minggu 21 September 2025.

Kemudian, kedua korban dibawa oleh tersangka WS ke saung miliknya. Saung tersebut berada di sekitaran kebun.

“Didalam saung tersebut kedua anak korban diarahkan oleh tersangka WS dan tersangka MR untuk melakukan atau perbuatan cabul,” jelasnya.

Lebih lanjut, Teguh mengatakan, motif pelaku melakukan perbuatan bejat itu karena murni ingin melampiaskan hasratnya terhadap para korban.

“Motifnya sendiri kami sudah mendalami dan tersampaikan oleh salah satu pelaku bahwa, tujuan pelaku melakukan perbuatan itu karena tersangka ingin mengetahui apakah alat kelaminya bisa ereksi atau tidak, itu yang disampaikan,” ungkap Teguh.

Sementara itu, atas perbuatan bejatnya, kedua kakek cabul itu kini ditahan di Polres Bogor dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

(Albin Pandita)

Indonesian Television Awards 2025 : Satu Dekade Konsisten Menghadirkan Apresiasi untuk Program dan Insan Televisi

0

Bogordaily.net – Selama satu dekade terakhir, Indonesian Television Awards (ITA) hadir secara konsisten sebagai bentuk apresiasi paling bergengsi serta ajang penghargaan terbesar untuk program televisi dan juga insan pertelevisian Indonesia.

Tahun ini, malam puncak ITA yang merupakan gelaran untuk ke-10 kalinya, akan tayang pada 30 September 2025 dan disiarkan langsung oleh Rajawali Citra Televisi Indonesia (RCTI), dari salah satu studio terbesar, tercanggih serta terintegrasi di Asia, yakni Studio RCTI+, kawasan MNC Studios, Jakarta.

“Indonesia Television Awards (ITA) ini pertama kali hadir di tahun 2016, tahun ini menjadi tahun ke 10 penyelenggaraan dan kami dari tim selama 9 tahun ini merasa bangga karena bisa menjadi barometer kualitas program televisi indonesia, kita bisa memberikan penghargaan apresiasi kepada para pelaku yang ada di dunia pertelevisian Indonesia. Kami tidak hanya berbicara tentang program program serta pelaku industri televisi tapi juga mencoba untuk melihat dari sudut pandang lain di dunia televisi itu sendiri, seperti fenomena apa saja yang sedang di bahas dan menjadi topik pemberitaan, bisa menjadi warna baru juga di dalam ITA,” ungkap Fajar Kurniawan selaku Executive Producer RCTI.

Fajar menambahkan ada satu kategori baru tahun ini yaitu pasangan terpopuler, jadi memang ini belum ada di tahun sebelumnya dan hadir di tahun ini untuk menambah warna baru.

15 Kategori di ITA 2026

ITA 2025 menghadirkan 15 kategori dengan adanya 2 kategori baru yaitu Program Kompetisi Olah Raga Terpopuler serta Pasangan Terpopuler. Dari 15 kategori penghargaan yang ada, 9 diantaranya adalah kategori program televisi, 5 kategori individu, dan 1 Special Award.

Penentuan nominasi dari masing-masing kategori bukan berdasarkan rating, akan tetapi berdasarkan survei Top of Mind pemirsa di berbagai kota sebagai cerminan selera dan apresiasi publik terhadap televisi nasional.

Tahun ini survey dilakukan di 24 kota dengan 1.250 sample yang dilakukan oleh IPSOS sebagai lembaga survey.

“Kami melakukan survei studi nasional, kuantitatif, untuk menentukan para nomine. Sample responden juga sangat banyak, coverage area juga luas, kami interview di 24 kota di Indonesia,” ungkap Oscar Simamora selaku Quantitative Associate Director IPSOS.

Berikut 14 kategori Indonesian Television Awards 2025 yang dapat divoting oleh masyarakat:

– Program Prime Time Drama Terpopuler
– ⁠Program Prime Time Non Drama Terpopuler
– ⁠Program Non Prime Time Drama Terpopuler
– ⁠Program Non Prime Time Non Drama Terpopuler
– ⁠Program Akhir Pekan Terpopuler
– ⁠Program Ramadan Drama Terpopuler
– ⁠Program Ramadan Non Drama Terpopuler
– ⁠Program News Siang Terpopuler
– ⁠Program Olah Raga terpopuler
– ⁠Aktor Terpopuler
– ⁠Aktris Terpopuler
– ⁠Pembawa Acara Terpopuler
– ⁠Artis Televisi Terpopuler
– ⁠Pasangan Terpopuler

Penentuan pemenang masing-masing kategori, ditentukan melalui voting melalui aplikasi RCTI+, Instagram ITA (@indonesiantvawards) serta Facebook ITA (Indonesian TV Awards), yang dibuka mulai 6 September hingga 27 September 2025 (pukul 23.59 WIB).

Hasil Voting

Selanjutnya, perhitungan hasil voting sosial media dilakukan oleh lembaga independen Provetic dan verifikasi terhadap hasil voting dilakukan oleh auditor independen.

“Kami di Provetic akan mengambil hasil vote dari bagian comment section, dan kita identifikasi kalau ada yang rangkap-rangkap, raw data kita ambil dan kita bersihkan, lalu kita pelajari mana yang benar sesuai dengan struktur menjawab dari kategori kategori tersebut. Pemirsa pastikan jawab yang benar dengan tagar yang benar juga, One ID One Vote per hari. Vote boleh berkali kali namun di hari yang berbeda” tutur Shafiq Pontoh selaku Chief Strategy Officer Provetic.

ITA tidak hanya menjadi panggung selebrasi, tetapi juga simbol evolusi televisi Indonesia yang terus beradaptasi dengan era digital dan media sosial.

Selain sebagai ajang penghargaan, ITA juga hadir sebagai hiburan. Pasalnya setiap tahun, ITA selalu menghadirkan inovasi dalam format acara, termasuk selalu penampilan musisi papan atas seperti Once, Ari Lasso, Lyodra, JKT 28, The Changcuters dan masih banyak lagi.

Oleh karenanya, sangat menarik untuk dinantikan dari penampilan musisi papan atas yang akan hadir di Indonesian Television Awards 2025.

Pasar Jambu Dua Kota Bogor Disiapkan Jadi Lebih Ramai, Angkot Masuk Langsung ke Area Pasar

0

Bogordaily.net – Pasar Jambu Dua Kota Bogor sedang bersiap berubah. Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) punya cara baru untuk mendongkrak jumlah pengunjung: angkot diarahkan masuk langsung ke dalam area pasar.

Ide ini sederhana tapi strategis. Akses pembeli jadi lebih mudah. Angkot tidak lagi berhenti di luar, tapi langsung mengantarkan penumpang ke pusat belanja rakyat itu.

“Angkot harus masuk ke dalam pasar. Itu sudah sering kami bahas. Mungkin pekan depan kami akan komunikasi lagi dengan Dishub,” ujar Direktur Utama Perumda PPJ, Jenal Abidin, Jumat (19/9/2025).

Dishub pun, katanya, merespons positif. Komunikasi antara PPJ dengan Dinas Perhubungan dan Organda berjalan mulus. “Alhamdulillah Dishub responsif. Kita bisa bekerja sama,” tambah Jenal.

Rencana besar ini ditargetkan mulai berjalan awal Oktober 2025. Sebelum itu, PPJ akan menggelar rapat teknis pada Rabu depan. Semua detail rerouting jalur angkot akan dibahas tuntas.

Tidak hanya Pasar Jambu Dua Kota Bogor, skema serupa juga diusulkan untuk Pasar Sukasari dan Pasar Bogor. “Rerouting angkot itu kita usulkan untuk Pasar Bogor, Pasar Sukasari, dan Pasar Jambu Dua. Kalau Pasar Bogor kan mau dibongkar,” tutup Jenal.

Pasar rakyat di Kota Bogor memang sedang ditata. Bukan sekadar fisik bangunan, tapi juga soal akses dan kenyamanan pengunjung. Dan Pasar Jambu Dua jadi salah satu pasar yang akan lebih hidup karena angkot masuk langsung ke dalamnya.

Mau saya buatkan juga judul alternatif SEO seperti gaya media online (Kompas, CNBC, Detik) biar lebih lengkap?

ChatGPT dapat membuat

Polres Bogor Tangkap Dua Lansia Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Ciampea

0

Bogordaily.net – Kasus dugaan pencabulan anak di bawah umur kembali mencoreng wajah Kabupaten Bogor. Dua pria lanjut usia berinisial WNS (65) dan MRD (68) ditangkap jajaran kepolisian dari Polsek Ciampea pada Minggu (21/9/2025) dini hari.

Kedua terduga pelaku ditangkap setelah adanya laporan keluarga korban dan hasil penyelidikan awal di lapangan. Mereka kemudian diamankan untuk pemeriksaan intensif.

Kronologi Singkat dan Keterangan Awal

Dalam keterangan yang dihimpun, salah satu korban berinisial ALY (8 tahun) mengalami tindakan tak senonoh dari WNS. Sang terduga pelaku mengaku telah memegang kemaluan korban saat berada di area kebun.

Meski korban masih dalam keadaan berpakaian lengkap, perbuatan itu jelas masuk dalam kategori pencabulan anak di bawah umur.

Sementara itu, terduga pelaku lainnya, MRD, diduga mencabuli anak lain berinisial AZR (8 tahun). Namun, berbeda dengan WNS, MRD tidak mengakui perbuatannya.

Meski begitu, penyidik memastikan proses hukum tetap berjalan untuk memastikan ada tidaknya keterlibatan MRD berdasarkan bukti-bukti yang ada.

Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui bahwa WNS dan MRD saling mengenal. Hal ini semakin memperkuat dugaan adanya relasi yang bisa berkaitan dengan modus tindak kejahatan tersebut.

Pihak Polres Bogor menegaskan akan menggali keterangan dari para saksi, termasuk keluarga korban, serta melakukan visum untuk memperkuat berkas perkara.

Saat ini, kedua terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan lanjutan di Polres Bogor. Jika terbukti bersalah, keduanya bisa dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Masyarakat berharap penanganan kasus ini dilakukan secara transparan dan tuntas, agar memberikan rasa keadilan bagi korban serta efek jera bagi para pelaku kejahatan seksual terhadap anak.***

Karang Taruna Bogor Selatan Gelar Pekan Olahraga Anak Usia Dini

0

Bogordaily.net – Karang Taruna Bogor Selatan bekerja sama dengan Andalan Business Group menggelar Pekan Olahraga Sepak Bola dan Futsal khusus anak usia dini di GOR Bogor Selatan, Sabtu 20 September 2025.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan sejumlah Kelurahan, di antaranya Batutulis, Lawanggintung, dan Empang yang diwakili oleh SD Layungsari 1, serta perwakilan dari Kelurahan Muarasari, Pakuan, dan Pamoyanan.

Ketua Karang Taruna Bogor Selatan, Muhamad Yayat Hidayat, menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus menjaring potensi olahraga sejak dini.

“Selain untuk silaturahmi, kami ingin melihat potensi anak-anak di bidang sepak bola dan futsal agar kelak bisa dibina lebih lanjut,” ujarnya.

Antusiasme masyarakat terhadap acara ini cukup tinggi. Orang tua dan warga sekitar turut hadir memberikan dukungan kepada para peserta.

“Alhamdulillah respon masyarakat sangat baik, terlihat dari semangat anak-anak dan dukungan orang tua yang hadir,” tambah Yayat.

Program Pendampingan dan Pembinaan

Selain pertandingan, Karang Taruna Bogor Selatan juga menyiapkan program pendampingan dan pembinaan.

Saat ini sudah ada komunikasi dengan Karang Taruna Kota Bogor untuk menindaklanjuti pembinaan anak-anak yang memiliki bakat menonjol.

Dalam penyelenggaraan kegiatan ini, Karang Taruna Bogor Selatan mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya BUMD Kota Bogor, Andalan Business Group, Summit, serta beberapa CV yang berada di wilayah Bogor Selatan.

Yayat berharap kegiatan ini bisa menjadi agenda rutin dan memberi dampak positif bagi anak-anak, baik dari segi bakat maupun pembentukan karakter.

“Dengan olahraga, mudah-mudahan anak-anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang sehat, sportif, mampu bekerja sama, dan memiliki kedisiplinan yang baik,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyebut Karang Taruna Bogor Selatan akan terus melakukan seleksi di setiap kelurahan untuk menjaring bibit atlet potensial.

“Harapannya, anak-anak berbakat dapat melanjutkan pembinaan di tingkat yang lebih tinggi sehingga bisa mengharumkan nama daerah,” ungkapnya.

(Ibnu Galansa)

Pria di Bogor Diduga Dikeroyok Security Cafe, Korban Alami Luka Berat di Kepala

0

Bogordaily.net – Seorang pria bernama MJ (32) melaporkan dugaan kasus pengeroyokan ke Polresta Bogor Kota pada Jumat, 19 September 2025.

Dugaan tindak pidana ini terjadi di Cabin Bogor di Jalan Pajajaran, Kota Bogor, dan mengakibatkan korban mengalami luk berat di bagian kepala.

Laporan ini tercatat dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) bernomor B/660/IX/2025/SPKT/POLRESTA BOGOR KOTA/POLDA JAWA BARAT.

Menurut keterangan dari kuasa hukum korban, Desta Lesmana, peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 03.20 WIB.

“Klien kami, MJ menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan oleh sejumlah Security cabin yang identitasnya masih dalam penyelidikan,” ujar Desta pada Minggu, 21 September 2025.

Kronologi Pengeroyokanpengeroyokan

Desta menjelaskan bahwa kronologi kejadian berawal saat korban sedang berada di Cafe Cabin.

Tanpa alasan yang jelas, tiba-tiba security Cabin menyerang korban secara bersama-sama. Akibatnya, korban menderita luka serius, terutama di area kepala.

“Akibat pengeroyokan ini, klien kami mengalami luka yang cukup parah dan harus mendapatkan perawatan medis intensif,” jelas Desta.

Ia sangat menyayangkan dengan kejadian ini, ia berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap pelaku.

Lebih lanjut, Desta mendesak pihak kepolisian untuk segera bertindak cepat dalam menangani kasus ini.

“Kami telah menyerahkan seluruh bukti yang diperlukan kepada Polresta Bogor Kota. Harapan kami, polisi bisa segera menangkap para pelaku agar kasus ini tidak berlarut-larut,” tegasnya.

Dugaan tindak pidana pengeroyokan ini dijerat dengan Pasal 170 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengidentifikasi dan memburu para pelaku yang disebutkan masih dalam lidik pada laporan tersebut.

Desta juga berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali dan masyarakat merasa aman, terutama di tempat-tempat umum.

“Kami akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas, sampai keadilan ditegakkan bagi klien kami,” tukas Desta.

Desta juga menegaskan, dalam kasus ini, pihak Cabin Bogor tidak bisa cuci tangan, dan ia juga mendesak pihak penegak aturan yaitu Satpol PP bisa menindak tegas keberadaan Cabin Bogor untuk ditutup permanen.

“Kami minta pihak Satpol PP Kota Bogor untuk menutup permanen Cabin Bogor,” pintanya.

Pihak manajemen Cabin menyikapi kasus yang sedang di proses di Polresta Bogor Kota terkait dugaan pemukulan oknum petugas keamanan kepada Tamu tamu atau pengunjung.

“Pihak Cabin sudah mengkomunikasikannya dengan pihak vendor pengamanan untuk di dalami dan menindak tegas para oknum yang diduga melakukan pemukulan tersebut, dan pihak Cabin tidak berkenan mempekerjakan kembali Oknum tersebut,” terang Manajemen Cabin melalui pesan WhatsApp kepada media.

(Ibnu Galansa)

Garudayaksa FC Hantam Persekat Tegal 4-0 di Stadion Pakansari, Dominasi Sejak Awal

0

Bogordaily.net – Garudayaksa FC berhasil menumbangkan tamunya Persekat Tegal dengan skor telak 4-0, dalam lanjutan Pertandingan Pekan ke-2 Pegadaian Liga 2 di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Sabtu 20 September 2025.

Dalam pertandingan tersebut, tim tuan rumah Garudayaksa FC bermain dominan dengan melakukan penyerangan sejak peluit pertama dibunyikan terhadap pertahanan tim tamu Persekat Tegal.

Pada menit ke 16” pemain nomor punggung 20 Vicente Antonio Concha Razzouk yang berhasil menceploskan bola kedalam gawang Persekat Tegal lewat sundulan terukurnya. 1-0 Garudayaksa FC unggul.

Tidak berselang lama, tim tuan rumah Garudayaksa FC kembali melancarkan serangan terhadap pertahanan Persekat Tegal.

Hasilnya, sang kapten Asep Berlian bernomor punggung 4 berhasil menciptakan gol tambahan pada menit 29”. 2 – 0 Garudayaksa memimpin laga.

Tim tamu yang tertinggal satu gol tak tinggal diam, Taufiq dkk langsung melancarkan serangan ke pertahanan Garudayaksa FC. Namun, pada menit 34” pemain no 9 Kaio Lucas gagal memanfaatkan peluang untuk mencetak gol.

Hingga peluit babak pertama dibunyikan, tidak ada gol kembali yang tercipta dan skor 2 – 0 menjadi keunggulan sementara.

Everton dan Vicente Lengkapi Pesta Gol

Pertandingan dilanjutkan pada babak kedua, tim tamu Persekat Tegal langsung melakukan inisiatif serangan terhadap pertahanan Garudayaksa FC untuk segera memperkecil ketertinggalan.

Namun, pada Menit 54” tim Persekat Tegal kembali kecolongan oleh tim tuan rumah Garudayaksa FC lewat gol tandukan dari pemain nomor 10 Everton Nascimento. 3 – 0 tim tamu unggul.

Tak berselang lama, Garudayaksa FC kembali mencetak gol lewat skema free kick yang disambut baik oleh sundulan dari pemain 20 Vicente Antonio, pada menit 57”. 4 – 0 Garudayaksa FC unggul telak.

Persekat Tegal yang tertinggal 4 gol terus berupaya untuk memperkecil ketertinggalan lewat berbagai serangan kedalam pertahanan Garudayaksa FC.

Namun hingga peluit panjang dibunyikan tak ada gol kembali yang tercipta dan memastikan tim tuan rumah Garudayaksa FC unggul telak 4 – 0 atas Persekat Tegal di Stadion Pakansari Bogor.

(Albin Pandita)

Menpar Widiyanti Putri Wardhana Disebut Minta Air Galon untuk Mandi di Labuan Bajo

0

Bogordaily.net – Nama Widiyanti Putri Wardhana, Menteri Pariwisata (Menpar) di Kabinet Merah Putih, tengah ramai diperbincangkan publik mengenai gaya hidupnya yang disebut terlalu berlebihan dan merepotkan para aparatur sipil negara (ASN) di daerah.

Isu ini mencuat setelah akun Instagram @cabinetcouture mengunggah sebuah story yang berisi tangkapan layar percakapan seseorang yang mengaku bekerja di lingkungan Kementerian Pariwisata.

Dalam pesan itu, orang tersebut meluapkan rasa lelahnya karena harus mengurusi berbagai permintaan yang dianggap tidak masuk akal dari Menteri Pariwisata.

Salah satu cerita yang viral adalah ketika Widiyanti disebut meminta air galon khusus untuk mandi saat melakukan kunjungan kerja ke Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Gosip dari staf beliau, kalau beliau ke pelosok seperti Bajo, beliau minta siapin air galon buat mandi,” tulis pesan tersebut, dikutip dari story Instagram @cabinetcouture_idn.

Tak hanya itu, dalam unggahan yang sama juga disebutkan bahwa sang menteri kerap mengajukan sejumlah persyaratan yang merepotkan ASN di daerah menjelang kedatangannya.

Namun, ironisnya, setelah semua persiapan dilakukan, ia justru sering tidak hadir dan hanya mengirim pejabat di bawahnya untuk mewakili.

Hal inilah yang memunculkan rasa kecewa di kalangan ASN. Bahkan, beberapa di antaranya terang-terangan membandingkan gaya kepemimpinan Widiyanti dengan Sandiaga Uno, Menteri Pariwisata sebelumnya.

Menurut mereka, bekerja di era Sandiaga jauh lebih menyenangkan karena dianggap lebih sederhana dan tidak banyak tuntutan.***