Home Blog Page 609

Menkop Resmikan Operasionalisasi Kopdes Merah Putih Girimukti, Layak Jadi Percontohan Nasional

0

Bogordaily.net — Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono resmi meresmikan dimulainya operasionalisasi Koperasi Desa/ Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih Girimukti, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak pada Jumat (12/9).

Kopdes/ Kel Girimukti dinilai mampu menggerakkan ekonomi desa dan mengelola potensi lokal secara profesional.

“Hari ini kita meresmikan dioperasikannya Koperasi Desa Girimukti yang akan menjadi pusat distribusi (Hub) sekaligus model pengembangan koperasi desa merah putih secara nasional. Dari sinilah nantinya barang-barang akan disuplai ke 344 Kopdes Merah Putih lain di Kabupaten Lebak,” kata Menkop Ferry dalam sambutannya.

Hadir dalam acara operasionalisasi Kopdes/Kel Merah Putih Girimukti Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya dan Manajer Bisnis Kopdes/ Kel Merah Putih Girimukti Asep Kurnia.

Menurut Menkop Ferry, Kopdes/ Kel Merah Putih Girimukti layak menjadi salah satu contoh baik operasionalisasi kopdes lantaran telah memiliki beberapa lini bisnis inti lainnya berupa pabrik gula aren yang merupakan produk unggulan dari masyarakat Lebak. Dalam sebulan produksi gula aren rata-rata 300 ton dimana 40 persen untuk ekspor dan 60 persen untuk memasok kebutuhan pasar dalam negeri.

“Kementerian Koperasi menilai bahwa perjuangan dari pengurus Koperasi Desa Girimukti ini perlu diapresiasi dan didukung dalam pengembangannya kedepan,” kata Menkop Ferry.

Salah satu dukungan yang akan segera diberikan pemerintah pusat terhadap Kopdes/Kel Merah Putih adalah dukungan pembiayaan untuk modal awal koperasi dengan dialokasikan anggaran Rp16 triliun dari Sisa Anggaran Lebih (SAL). Nantinya Kopdes/Kel Merah Putih dapat memanfaatkan dana yang akan disalurkan melalui Bank Himbara tersebut untuk memenuhi kebutuhan modal kerja dan modal usaha koperasi.

“Kemarin saya sudah ketemu dengan Pak Menteri Keuangan bahwa nanti tanggal 25 September ada tahap sosialisasi di Provinsi Banten tentang tata cara pencairan plafon pinjaman yang disediakan oleh Bank Himbara,” katanya.

Upaya memanfaatkan dukungan pembiayaan tersebut, Kopdes/ Kel Merah Putih diharapkan segera menyusun proposal bisnis sesuai potensi desanya sebagaimana yang akan dilakukan oleh Kopdes Girimukti.

Pembiayaan LPDB

Tidak hanya kepada bank Himbara, Kopdes/ Kel Merah Putih juga dapat mengajukan pembiayaan kepada Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) yang merupakan Badan Layanan Umum (BLU) di bawah koordinasi Kemenkop.

Menkop Ferry juga memberikan perhatian kepada Kopdes Girimukti karena Kabupaten Lebak memiliki potensi tambang seperti emas dan mineral lainnya. Ke depan, pemerintah telah menyusun roadmap agar tambang – tambang rakyat dapat dikelola oleh koperasi sehingga diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih besar bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

“Dalam waktu dekat akan ada Peraturan Pemerintah yang memperbolehkan koperasi mengelola tambang dan mineral, jadi luas lahan yang diperbolehkan dikerjakan koperasi untuk tambang mineral bisa sampai 2.500 hektar,” sambung Menkop Ferry Juliantono.

Dengan beroperasinya Kopdes Merah Putih Girimukti di Kabupaten Lebak Banten ini, Menkop Ferry menaruh harapan besar agar kedepan masyarakat desa di sektor dapat merasakan dampak langsung secara ekonomi. Dirinya meyakini dengan bekal pengalaman yang memadahi dari para pengurus Koperasi, Kopdes/ Kel Girimukti akan mampu membantu pemerintah mengentaskan Kemiskinan ekstrim di Kabupaten Lebak.

“Koperasi harus jadi jalan keluar agar desa semakin sejahtera, setelah fase peresmian kini kita masuk fase operasionalisasi. Maka mari kita jadikan koperasi desa ini sebagai gerakan ekonomi bersama,” pungkas Ferry.

Bupati Lebak Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya menyatakan Kopdes/ Kel Merah Putih Girimukti menjadi bagian langkah penting dalam upaya pemerintah daerah mengurangi angka kemiskinan ekstrem. Saat ini terdapat sekitar 111 ribu warga yang hidup dalengan kategori masyarakat Desil II – V. Sementara untuk kategori miskin ekstream ada sekitar 17 ribu.

“Insyaallah dengan hadirnya Kopdes/ Kel Merah Putih Girimukti ini masyarakat dapat memiliki harapan. Dengan koperasi desa, daya beli masyarakat bisa meningkat,” katanya.

Harapan Adanya Kopdes/ Kel Merah Putih Girimukti

Hasbi berharap praktik baik dari Kopdes/ Kel Merah Putih Girimukti dapat diduplikasi oleh Kopdes lainnya yang ada di Kabupaten Lebak Banten. Pemerintah Kabupaten berkomitmen unuk menjadikan Kopdes/ Kel Merah Putih menjadi entitas usaha masyarakat yang dapat diandalkan.

Manajer Bisnis Kopdes/Kel Merah Putih Girimukti Girimukti Asep Kurnia menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah pusat dan daerah khususnya kepada Kemenkop karena berkat asistensi yang konsisten, pengoperasian Kopdes dapat dilakukan.

Ke depan, selain mengembangkan bisnis gula aren, Kopdes Girimukti juga akan mengembangkan potensi desa wisata alam dan juga wisata budaya. “Selain gula aren, kami punya wisata alam, sungai untuk arung jeram, hingga adat istiadat yang bisa dikembangkan jadi bisnis,” katanya.

Asep berharap dukungan dari pemerintah pusat khususnya Kemenkop agar program – program pengembangan kapasitas SDM dan daya saing koperasi dapat diarahkan kepada Kabupaten Lebak Banten. “Mohon juga dukungan dari Pemerintah Daerah supaya mengarahkan ASNnya untuk berbelanja sembako di koperasi kami,” katanya.

 

Jenal Mutaqin Hadiri PKKMB Fakultas Teknik UNPAK, Dorong Mahasiswa Berkontribusi untuk Kota

0

Bogordaily.net – Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menghadiri acara Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Fakultas Teknik Universitas Pakuan Tahun Akademik 2025/2026 yang berlangsung di GOR Universitas Pakuan pada Jumat 12 September 2025.

Dalam sambutannya, Jenal Mutaqin mengajak mahasiswa baru untuk memiliki pola pikir solutif, inovatif, serta memberikan kritik konstruktif.

Ia juga menekankan pentingnya kontribusi nyata Fakultas Teknik Universitas Pakuan (UNPAK) dalam pembangunan Kota Bogor dan bangsa.

“Kami berharap UNPAK, khususnya Fakultas Teknik, berperan aktif berkontribusi nyata untuk pembangunan Bogor, bangsa, dan negara. Saya hadir sebagai bentuk kecintaan pemerintah terhadap dunia pendidikan. Inovasi yang dihasilkan fakultas ini, seperti perencanaan pembangunan, perumahan, hingga geologi, dapat dikolaborasikan dengan pemerintah,” ujar Jenal.

Ia juga apresiasi keterlibatan mahasiswa Fakultas Teknik dalam kajian longsor di Batu Tulis sebagai salah satu bentuk kontribusi akademisi terhadap permasalahan kota.

Sementara Dekan Fakultas Teknik Universitas Pakuan, Dr. Ir. Lilis Sri Mulyawati, M.Si mengungkapkan bahwa jumlah mahasiswa baru tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

Dari biasanya lebih dari 200 mahasiswa, pada 2025 hanya tercatat 143 mahasiswa dari lima program studi.

“Mahasiswa baru tahun ini terdiri dari 16 mahasiswa Geodesi, 13 mahasiswa Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), 46 mahasiswa Teknik Sipil, 38 mahasiswa Teknik Elektro, dan 36 mahasiswa Teknik Geologi. Penurunan jumlah mahasiswa terutama terlihat di PWK, salah satunya karena kenaikan biaya kuliah,” jelas Lilis.

Meski demikian, Lilis menegaskan semangat civitas akademika Fakultas Teknik tetap tinggi, terlebih dengan adanya formasi baru pimpinan fakultas sejak 1 Agustus 2025.

Ia juga menyampaikan bahwa mahasiswa Fakultas Teknik terus menunjukkan prestasi, termasuk kegiatan akademik di luar negeri.

“Mahasiswa PWK akhir September ini akan berangkat ke Malaysia untuk mengikuti planning study mission, dan mahasiswa Geologi baru saja meraih juara di Universiti Kelantan Malaysia,” tambahnya.

Acara PKKMB ini menjadi kegiatan perdana bagi jajaran pimpinan Fakultas Teknik periode baru.

Lilis berharap mahasiswa mampu menjaga semangat dan terus berprestasi, sejalan dengan visi Universitas Pakuan untuk menjadi referensi pendidikan di tingkat ASEAN.***

Ibnu Galansa

SD Bosowa School Gelar Parents Teachers Learning Programme (PTLP) Secara daring di Tiga Kota

0

Bogordaily.net — Bosowa School menggelar kegiatan PTLP (Parents Teachers Learning Programme). “PTLP (Parents Teachers Learning Programme) adalah program pendidikan untuk orang tua dan guru di lingkungan Bosowa School.

“Dalam kesempatan kali ini dilaksanakan pada tanggal 8 dan 10 September 2025 di unit SD Sekolah Alam Bosowa Makassar, SD Bina Insani Bogor, dan SD Bosowa Al Azhar Cilegon yang diselenggarakan secara online,” kata Head of Kurikulum Bosowa School, Lies Rachmawati M.Pd.

 

Ia menambahkan, PTLP bertujuan untuk penyamaan persepsi antara guru dengan orang tua terkait program “A Dynamic Integrated School” agar terjalin sinergitas dalam pendampingan peserta didik sehingga dapat mencapai tujuan yang diharapkan.

“Yang diundang dalam acara PTLP ini adalah orang tua siswa baru Kelas 1 SD Sekolah Alam Bosowa Makassar, SD Bina Insani Bogor, dan SD Bosowa Al Azhar Cilegon serta orang tua siswa pindahan,” ujarnya.

 

Materi yang diberikan dalam acara PTLP adalah:
 Beyond Center and Circle Time (BCCT)
 Curricular Domains
 Multiple Intelligences
 Seven Essential Life Skills
 Tahapan Perkembangan 7-12 Tahun
 Sentra, Project Based Learning, Problem Based Learning
 Pijakan/ Scaffolding
 Profil Pembelajar Bosowa
 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

 

Pemberi materi PTLP adalah para pakar pendidikan di Bosowa School, yakni Tjutju Herawati, M.Pd., Drs. Edi Mawardi, M.A., dan Tuesty Septianty, M.Pd.,” kata Lies.

 

Materi PTLP
Narasumber pertama, Tjutju Herawati, M.Pd., membawakan makalah berjudul “Beyond Centre and Circle Time Curricular Domains Multiple Intelligences Seven Essential Skills: Sinergi Program Pendidikan di Sekolah dan di Rumah”.

 

Hera, panggilan akrabnya, mengawali materinya dengan membahas 4 pilar Bosowa School, yaitu: Kurikulum Nasional, Kurikulum Cambrige, Islamic Studies, dan Literasi. Kemudian membahas BCCT (Beyond Center and Circle Time), merupakan metode pembelajaran di Bosowa School yang memberikan kesempatan belajar kepada peserta didik melalui pengalaman-pengalaman yang positif dalam sebuah tempat berkegiatan yang disebut Sentra.
Adapun waktu lingkaran bertujuan untuk memberikan pijakan kepada peserta didik ketika akan berkegiatan dan setelah berkegiatan (Recalling), agar guru dapat memberikan perhatian dan bimbingan kepada semua peserta didik sesuia kebutuhannya.

“Empat pijakan di dalam metode sentra ini adalah : Pijakan Lingkungan Main, Pijakan Sebelum Main, Pijakan Selama Main dan Pijakan Setelah Main. Semua itu diberikan sesuai dengan tahapan perkembangan anak. Dalam pelaksanaanya, sentra di SD meliputi Sentra : Sains, Drama, Seni/ Art, Matematika/ Math, Bahasa/ Language, dan Imtaq,” papar Hera yang pernah belajar BCCT langsung dari penemu konsep pembelajaran BCCT (Beyond Centers and Circle Time), Dr. Pamela Phelps di Creative Center for Childhood Research and Training (CCCRT) di Florida, Amerika Serikat.

 

Berikutnya: Curricular Domains meliputi : Aesthetic, Afeksi, Kognisi, Bahasa, Psikomotor, dan Sosial.

 

Kemudian: Multiple Intelligences terdiri dari : LinguisticIntelligence, Logical Intelligence, Musical Intelligence, Bodily Kinesthetis Intelligence, Spatial Intelligence, Interpersonal Intelligence, dan Intrapersonal Intelligence.

 

Selanjutnya: Seven Essentiual Life Skills : Fokus dan Pengendalian Diri, Pengambilan Perspektif, Berkomunikasi, Membuat Hubungan, Berpikir Kritis, Menghadapi Tantangan, Arahan Diri dan Terlihat.

“Keterampilan hidup didasarkan kepada fungsi eksekutif, keterampilan ini menyatukan keterampilan sosial, emposional, dan kognitif untuk memecahkan masalah serta mencapai tujuan. Berbagai penelitian telah menemukan bahwa keterampilan-keterampilan ini sangat penting untuk keberhasilan di sekolah dan kehidupan selanjutnya. (Ellen Galinsky, Mind in The Making),” ujar Tjutju Herawati.

Pemateri kedua, Drs. Edi Mawardi, M.A., membawakan makalah berjudul “Tahap Perkembangan Usia 7-12 Tahun”.

Ia menegaskan bahwa pendidikan itu holistik dan berkesinambungan menjadi tanggung jawab bersama antara guru dan orang tua. Pendidikan juga harus selaras antara di sekolah dan di rumah oleh karna perlu persamaan persepsi, kata ,dan pola interaksi dengan anak di sekolah.

“Dalam hal ini saya membahas tahapan perkembangan anak usia 7-12 tahun. Agar anak mendapatkan perlakuan yang sesuai dengan tahapan perkembangan nya di rumah oleh orang tua dan guru di sekolah,” kata Edi Mawardi.

 

Ia mengutip hasil penelitian secara konsisten yang menyatakan: Perawatan dan pendidikan dini yang bermutu tinggi dapat mendorong kesempatan anak berhasil di sekolah nantinya dengan cara menyeimbangkan perkembangan usia biologis dengan usia kronologis
Ia menegaskan, guru (orang tua dan guru) perlu mempelajari perkembangan otak sejak lahir karena: tidak semua anak berkembang sesuai dengan usia kronologisnya tahap perkembangan bayi mempengaruhi tahap perkembangan selanjutnya.

“Sehingga, guru dapat melihat perilaku anak yang tidak sesuai merupakan perilaku dari keterlambatan perkembangan yang memerlukan pijakan, maka mutu program anak dapat ditingkatkan,” ujarnya.

Pemateri ketiga, Tuesty Septianty, M.Pd., membawakan makalah berjudul “Centre, Project and Scaffolding”.

Poin utamanya adalah:
• Menyelaraskan pola asuh di rumah dan pola didik di sekolahpendekatan dan model pembelajaran yang diterapkan di SD Bina Insani, mengadopsi dari berbagai teori dan perkembangan pendidikan, mengutip quote dari pamela phelps founder BCCT “Teoritecally-based is one of the criteria of The Excellent Schools”
• “SD Bina Insani dalam strategi pembelajaran menerapkan berbagai model dan pendekatan, di antaranya berdasar tahapan perkembangan, curricular domain, 7 essential life skill, multiple intellegences, menerapkan model pembelajaran Sentra,” kata Tuesty.
• Sentra adalah sebagai wadah abstrak, melalui rangkaian bermain dan projek, guru mengalirkan materi pembelajaran dalam bentuk lesson plan berisikan pijakan – pijakan yang dibingkai dalam sebuah tema.

“Tema- tema tersebut tersusun dalam sebuah webbing tema yang berbentuk lingkaran, sesuai dengan makna filosofisnya berkesinambungan dan satu kesatuan, dengan dasar curricular domain berbentuk lingkaran juga, sebagai aset peserta didik yang dikembangkan dan dioptimalkan,” ujarnya.

• Beragam sentra yang diterapkan untuk level SD, sentra Bahasa, Matematika, Science, Drama, Senin dan Iman Taqwa/Imtaq.***

Audisi KDI 2025 Jakarta: Kesempatan Satu-satunya Jadi Bintang Dangdut Selanjutnya!

0

Bogordaily.net – Datang dan ikut langsung Audisi KDI 2025 Jakarta MNC Studios, Jakarta Barat
Sabtu & Minggu, 13–14 September 2025

Ajang pencarian bakat dangdut terbesar dan paling bergengsi di tanah air siap membuka jalan bagi lahirnya bintang baru. Tahun ini, audisi KDI 2025 digelar offline di Jakarta untuk mencari talenta terbaik yang akan menjadi penerus bintang dangdut masa depan.

Tanpa biaya pendaftaran, peserta cukup berusia minimal 14 tahun untuk bisa menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan tim audisi KDI.

Sejak pertama kali digelar, KDI konsisten menjadi wadah lahirnya penyanyi dangdut berbakat yang berhasil meniti karier di industri musik Indonesia. Kehadiran audisi offline di Jakarta ini diharapkan mampu menjaring lebih banyak bintang baru yang siap menghibur sekaligus menginspirasi seluruh masyarakat Indonesia.

Dengan reputasi sebagai wadah lahirnya penyanyi dangdut berbakat, KDI 2025 siap melanjutkan tradisi melahirkan bintang-bintang baru yang akan menghibur dan menginspirasi seluruh Indonesia.

Saatnya buktikan bakatmu dan wujudkan mimpi menjadi bintang dangdut masa depan bersama KDI 2025.***

Siapa Sulthon Kamil, Vokalis Harum Manis yang Diduga Lakukan Pelecehan

0

Bogordaily.net – Nama Sulthon Kamil mendadak menjadi buah bibir setelah terseret dugaan kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur. Namun, siapa sebenarnya sosok vokalis band indie Harum Manis ini?

Sulthon Kamil dikenal sebagai musisi serbabisa. Selain mengisi posisi vokalis, ia juga piawai bermain gitar dan piano.

Bersama rekannya, Adib Arkan (bassis, vokalis, sekaligus pianis), ia membentuk Harum Manis pada tahun 2014.

Band ini awalnya tumbuh di ranah musik independen dengan ciri khas lirik puitis dan aransemen sederhana yang dekat dengan telinga anak muda.

Perlahan, nama Harum Manis melambung di berbagai panggung festival hingga dikenal lebih luas di kalangan pecinta musik indie.

Namun, karier cemerlang Vokalis Harum Manis Sulthon Kamil kini terancam hancur setelah mencuat dugaan kasus yang melibatkan dirinya.

Label Lamunai Records memutus kontrak, dan Harum Manis juga resmi dihapus dari lineup Synchronize Fest 2025.

Meski begitu, publik masih menunggu klarifikasi resmi dari pihak Sulthon Kamil maupun Harum Manis.***

Vokalis Harum Manis Sulthon Kamil, Diduga Lakukan Pelecehan Seksual

0

Bogordaily.net – Industri musik Indonesia kembali diguncang kabar mengejutkan. Sulthon Kamil, vokalis band indie Harum Manis, diduga melakukan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.

Dugaan ini mencuat setelah seorang netizen dengan akun X @TEWASUSAIPESTA membagikan tangkapan layar percakapan yang berisi pesan-pesan bernuansa seksual, Rabu 10 September 2025.

Dalam pesan itu, Sulthon disebut mencari perempuan kelahiran 2005 dan mengaku menyukai perempuan yang lebih muda.

Salah satu korban yang terungkap diketahui masih berusia 17 tahun. Ia diduga diperdaya dengan manipulasi psikologis yang membuatnya merasa “aman” jika bersama Sulthon.

“Aku nggak mau deket sama kamu di umur kamu segini. Aku cuma mau bikin kamu merasa aman. Untuk kamu deketnya sama aku,” demikian bunyi salah satu pesan yang kini viral di media sosial.

Dampak dari viralnya kasus ini langsung terasa. Lamunai Records, label yang menaungi Harum Manis, secara resmi menghentikan kerja sama dengan Sulthon sebagai bentuk hukuman dan solidaritas terhadap korban.

Tidak berhenti di situ, nama Harum Manis juga dicoret dari lineup Synchronize Fest 2025.

Direktur festival, David Karto, menyatakan langkah ini diambil karena acara musik rawan dijadikan ruang terjadinya kekerasan seksual. Ia menegaskan pihaknya ingin memastikan keamanan penonton.

Hingga kini, baik Sulthon Kamil maupun band Harum Manis belum memberikan pernyataan resmi terkait kasus ini.***

Perkuat Ekonomi Kerakyatan, BRI dan Medco E&P Jalin Kolaborasi Strategis Program Pemberdayaan UMKM

0

Bogordaily.net – Sebagai bentuk nyata komitmen dalam mendorong ekonomi kerakyatan, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menjalin kolaborasi strategis dengan PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi) melalui anak usahanya, Medco E&P Indonesia (MEPI).

Kerjasama ini mencakup berbagai aspek penting, antara lain kolaborasi pemberdayaan dan Peningkatan Kapasitas pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Melalui Program Pemberdayaan BRI yang dapat memberikan akses lebih luas terhadap sumber daya dan dukungan yang tersedia dari kedua belah pihak, serta pemanfaatan dashboard partnership untuk melakukan monitoring perkembangan pelaku UMKM.

Penandatanganan kerja sama ini dilaksanakan di Gedung BRI Pusat di Jakarta pada Jumat 29 Agustus 2025.

Senior Executive Vice President BRI Muhammad Candra Utama mengungkapkan bahwa penandatanganan kerja sama ini menjadi bukti nyata komitmen dan keseriusan BRI dalam membangun sinergi, khususnya dalam upaya pemberdayaan masyarakat dan penguatan UMKM.

“BRI memiliki peran sebagai bank yang berfokus kepada segmen usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), tidak terbatas sebagai lembaga intermediary keuangan, namun terus berkomitmen dalam meningkatkan ekonomi dan social value kepada masyarakat melalui program pelatihan, pendampingan, serta pengembangan dan akses perluasan pasar, sehingga UMKM dapat tumbuh berkelanjutan dan berdaya saing’’, ungkap Candra.

“Kami percaya kolaborasi ini akan memperkuat ekosistem pemberdayaan UMKM, terutama di wilayah-wilayah operasi MedcoEnergi. Dengan mengedepankan prinsip inklusi, digitalisasi, dan keberlanjutan, BRI ingin terus menjadi mitra strategis dalam menciptakan pelaku UMKM yang tangguh, adaptif, dan berdaya saing”, imbuhnya.

Pada tahap awal, sebanyak 46 UMKM potensial yang tersebar di tujuh area operasi MedcoEnergi akan memperoleh manfaat langsung dari kerja sama ini yakni Tarakan, Corridor, South Natuna Block B, Madura Offshore, Sampang, South Sumatra Region, dan Bangkanai.

Sementara itu, Senior Manager Sustainability & Performance Excellence MedcoEnergi Ibrahim Arsyad menambahkan bahwa MedcoEnergi senantiasa mendukung upaya pemerintah dalam mempercepat pengembangan ekonomi desa melalui pemberdayaan, pendampingan, dan penguatan kapasitas dan kapabilitas masyarakat yang mendukung inovasi, kolaborasi, dan pertumbuhan berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan desa.

“Melalui kerjasama dengan BRI kami percaya bahwa tingkat kesejahteraan masyarakat desa di lokasi operasi kami dapat meningkat lebih cepat dan menciptakan nilai jangka panjang bagi masyarakat”, ujar Ibrahim.

MedcoEnergi memastikan untuk terus memperluas jangkauan program ini ke seluruh UMKM binaan yang tersebar di area operasinya sebagai bagian dari kontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan Masyarakat.

Hingga saat ini, BRI telah melakukan program pemberdayaan baik untuk pelaku UMKM maupun Lembaga Desa melalui berbagai program yang diantaranya adalah pemberdayaan ke lebih dari 4.600 Desa BRILiaN, pemberdayaan kelompok usaha sebanyak 41.615 klaster usaha, pelatihan UMKM di 54 titik Rumah BUMN, dan Platform Pemberdayaan Digital LinkUMKM dengan 13,1 juta user.***

Dunia Hiburan Berduka, Aktor China Yu Menglong Meninggal Dunia di Usia 37 Tahun

0

Bogordaily.net – Kabar duka kembali menyelimuti industri hiburan Tiongkok. Aktor sekaligus penyanyi populer Yu Menglong meninggal dunia pada Kamis 11 September 2025 malam setelah terjatuh dari sebuah gedung di Beijing. Ia berpulang di usia 37 tahun.

Agensi yang menaunginya membenarkan kabar ini lewat sebuah pernyataan resmi. Mereka menegaskan bahwa hasil penyelidikan kepolisian tidak menemukan adanya unsur tindak kriminal.

“Dengan penuh kesedihan, kami mengumumkan bahwa Yu Menglong telah meninggal dunia setelah terjatuh dari gedung pada 11 September 2025. Kepolisian telah menyingkirkan dugaan adanya tindak kejahatan,” tulis pihak agensi.

Informasi mengenai kepergian sang aktor awalnya menyebar di media sosial Weibo. Sejumlah saksi mata menyebut, tragedi itu terjadi di kompleks perumahan Yangguang Shangdong, Distrik Chaoyang, Beijing.

Menurut keterangan, malam sebelum kejadian, Yu Menglong masih sempat berkumpul dan makan malam bersama teman-temannya. Sekitar pukul 02.00 dini hari ia masuk kamar untuk beristirahat.

Namun, sekitar pukul 06.00 saat teman-temannya hendak pulang, mereka menemukan tubuh Menglong sudah terbujur di bawah gedung.

Kabar mendadak ini sontak mengejutkan penggemar. Banyak warganet yang membanjiri media sosial dengan doa dan ungkapan duka mendalam untuk bintang drama populer itu.

Perjalanan Karier

Yu Menglong lahir pada 15 Juni 1988. Namanya pertama kali dikenal lewat ajang pencarian bakat ‘My Show’ pada 2007, di mana ia berhasil masuk 16 besar.

Enam tahun kemudian, ia kembali mencoba peruntungan di ajang serupa ‘Super Boy’ dan berhasil menembus 10 besar.

Bakat aktingnya mulai terlihat saat ia membintangi film pendek ‘The Little Prince’ pada 2011. Namun, titik balik kariernya datang ketika ia dipercaya memerankan Qi Han, pangeran kesembilan dalam drama fenomenal ‘Go Princess Go’ (2015).

Serial tersebut menjadi salah satu drama paling populer di Tiongkok dengan lebih dari 2,6 miliar penayangan.

Sejak saat itu, karier Menglong terus menanjak. Ia dikenal sebagai aktor dengan wajah karismatik dan kemampuan akting yang memikat. Tak hanya di layar kaca, ia juga aktif di dunia musik sebagai penyanyi.

Kepergian Yu Menglong meninggalkan luka bagi keluarga, kerabat, dan para penggemarnya.

Ia dikenal sebagai sosok yang rendah hati, pekerja keras, sekaligus penuh dedikasi terhadap seni peran dan musik.

Meski hidupnya terhenti di usia relatif muda, jejak karya yang ditinggalkan Yu Menglong akan selalu dikenang oleh penggemar drama Tiongkok di seluruh dunia.***

Lee Min Ho Dikabarkan Dekat dengan Putri Konglomerat Joanna Chun, Hadiri Acara Eksklusif Bersama

0

Bogordaily.net – Rumor asmara aktor papan atas Korea Selatan, Lee Min Ho, kembali jadi sorotan publik. Kali ini, namanya dikaitkan dengan Joanna Chun, putri dari keluarga konglomerat pemilik Paradise Group.

Keduanya sama-sama terlihat menghadiri acara seni bergengsi Paradise Art Night 2025 di Seoul, pada 1 September lalu.

Acara tersebut digelar langsung oleh keluarga Joanna dan hanya dihadiri tamu undangan terbatas, mulai dari kalangan pengusaha kelas atas hingga selebriti ternama seperti Jisoo, Rosé, dan Lisa BLACKPINK, serta RM dan V dari BTS.

Lee Min Ho memang tidak tampil di depan kamera media atau berpose di photowall. Namun, keberadaannya terungkap setelah model Yano Shiho membagikan potret kebersamaannya dengan sang aktor di Instagram.

Tak berhenti di situ, beredar pula foto lain yang memperlihatkan Lee Min Ho duduk bersebelahan dengan Joanna Chun di dalam acara. Kehangatan momen tersebut semakin memperkuat gosip kedekatan mereka.

Menurut akun @lingling_group, Lee Min Ho kabarnya masuk ke lokasi acara lewat pintu belakang demi menghindari sorotan media.

Meski begitu, rumor pacaran ini tetap jadi perbincangan hangat di kalangan penggemar.***

Bupati Rudy Susmanto Instruksikan ASN di Kabupaten Bogor untuk Tidak Flexing

0

Bogordaily.net – Bupati Bogor Rudy Susmanto menginstruksikan seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor untuk tidak flexing.

Hal tersebut dilakukan dalam upaya menjaga kondusifitas wilayah dan meningkatkan citra aparatur negara di tengah masyarakat

Instruksi tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 100.3.4.2/490-BKPSDM tentang Peran Serta ASN dalam Upaya Menjaga Kondusifitas Wilayah Kabupaten Bogor.

Salah satu poin penting dalam surat edaran tersebut menekankan agar ASN menghindari perilaku “flexing” atau mempertontonkan gaya hidup mewah, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun melalui media sosial.

Selain mengatur gaya hidup, surat edaran ini juga mengajak seluruh ASN dan keluarganya untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan menjalankan 10 poin penting, antara lain.

Setia dan taat kepada Pancasila dan UUD 1945 sebagai dasar negara. Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa melalui sikap toleran, gotong royong, dan sinergi antar unsur masyarakat.

Mengutamakan kepentingan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan, serta segera melaporkan potensi gangguan keamanan dan kerugian negara.

Kemudian, melaksanakan setiap kebijakan pemerintah yang sah dan berwenang, menjunjung integritas dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas kedinasan.

Menjadi teladan dalam sikap, perilaku, dan tindakan, baik di lingkungan kerja maupun masyarakat. Menolak segala bentuk provokasi, ujaran kebencian, dan hoaks yang meresahkan masyarakat.

Bupati juga meminta agar ASN memberikan pelayanan publik secara humanis, ramah, dan beretika tinggi, menumbuhkan gaya hidup sederhana dan menunda perjalanan ke luar negeri sebagai bentuk empati sosial.

Serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta aktif dalam kegiatan keagamaan yang menciptakan ketenangan batin dan sosial.

Bupati Bogor menekankan bahwa seluruh ASN wajib menjadikan poin-poin tersebut sebagai pedoman sikap dalam menjalankan fungsi pelayanan publik dan kehidupan bermasyarakat.

“Dengan keteladanan ASN, diharapkan tercipta suasana yang aman, damai, dan harmonis di Kabupaten Bogor,” kata Rudy, Jum’at 12 September 2025.

Kemudian, ASN diharapkan menghindari segala bentuk provokasi, ujaran kebencian, dan penyebaran berita bohong (hoaks) yang dapat menimbulkan ketidakstabilan, keamanan, dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Bogor, demikian tertulis dalam surat edaran itu

Dalam pelayanan publik, ASN juga diminta bersikap humanis, ramah, sopan, santun, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.

Tak hanya itu, ASN juga diajak meningkatkan keimanan dan ketakwaan sesuai agama masing-masing, dengan memperbanyak doa, ibadah, serta kegiatan keagamaan yang menumbuhkan sikap damai dan kasih sayang.(Albin Pandita)