Friday, 10 April 2026
Home Blog Page 615

Macet Panjang Terjadi Imbas CFD dan Helaran Budaya di Cibinong, Ini Titik dan Jalur Alternatifnya

Bogordaily.net – Macet panjang terjadi imbas penutupan Car Free Day (CFD) dan Helaran Budaya di Jalan Sukahati, menuju Jalan Tegar beriman Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu 14 Juni 2025.

Berdasarkan pantauan Bogordaily.net dilokasi terlihat kendaraan roda dua maupun roda empat menumpuk sejak pukul 08.00 WIB pagi hari. Beberapa petugas kepolisian terlihat tengah memantau lalu lintas di sekitar.

Diketahui, kemacetan itu terjadi akibat adanya kegiatan Car Free Day (CFD) dan juga Helaran Budaya yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

Sebelumnya diketahui, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bakal mengadakan Car Free Day (CFD) di kawasan Cibinong, tepatnya di area Stadion Pakansari, pada Sabtu 14 Juni 2025 besok.

Adapun, pelaksanaan Car Free Day (CFD) itu dilakukan dalam rangka mendukung Hari Jadi Bogor (HJB) ke-543 dengan adanya pawai masyarakat.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih mengatakan bahwa, pihaknya bakal melakukan penutupan di sejumlah ruas jalan kawasan Cibinong.

“Akan dilaksanakan penutupan jalan sementara atau Car Free Day besok, mulai pukul 05.30 sampai 12.00 WIB,” kata Dadang Kosasih kepada wartawan.

Kemudian, pihaknya meminta kepada masyarakat untuk mencari jalur alternatif lain untuk menghindari kemacetan lanjang.

“Pengalihan arus lalu lintas di Simpang Pemda, Simpang Pengadilan Agama, Simpang PDAM, Simpang SPBU Cikempong, Simpang Erfina, Simpang Jalan Bersih, dan Simpang Sentul,” jelasnya.

Selain itu, ia berharap, nantinya  masyarakat bisa mematuhi segala peraturan yang telah dikeluarkan oleh pihaknya dan Polres Bogor.

“Dihimbau kepada pengguna jalan yang akan mengarah ke ruas Jalan Tegar Beriman, ruas Jalan Bersih, ruas Jalan Eddy Yoso, ruas Jalan Ipik Gandamana, dan ruas Jalan Jenderal Sudirman untuk mencari alternatif lain,” ungkap Dadang.*

(Albin Pandita)

 

Cerita Reflektif Experiential Learning PPG 2025: Contoh Jawaban dan Tips Praktis Guru

0

Bogordaily.net – Cerita reflektif experiential learning menjadi salah satu bentuk tugas penting dalam Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) 2025.

Melalui pendekatan ini, guru tidak hanya diminta memahami teori, tetapi juga merefleksikan pengalaman nyata dalam menerapkan prinsip-prinsip pembelajaran sosial dan emosional (CASEL) di lingkungan sekolah.

Artikel ini menyajikan panduan dan contoh cerita reflektif experiential learning yang dapat digunakan sebagai referensi dalam menyelesaikan tugas pada modul 2 topik Pengantar CASEL.

Fokus utamanya adalah bagaimana guru mengidentifikasi emosi diri dan menjaga relasi yang sehat dengan orang lain.

Mengapa Cerita Reflektif Experiential Learning Penting untuk Guru?

Cerita reflektif experiential learning mendorong guru untuk menggali pengalaman mengajar yang otentik dan menghubungkannya dengan teori pembelajaran yang telah dipelajari.

Dengan cara ini, guru lebih mudah memahami dan menerapkan kompetensi CASEL yang meliputi kesadaran diri, manajemen diri, kesadaran sosial, keterampilan berhubungan, dan pengambilan keputusan yang bertanggung jawab.

Refleksi berbasis pengalaman juga membantu guru membangun kebiasaan introspeksi, yang sangat penting dalam menghadapi tantangan sehari-hari di kelas.

Langkah Mengidentifikasi Emosi Diri Sebelum Mengajar

Mengelola emosi sebelum masuk kelas adalah keterampilan penting yang mendukung lingkungan belajar yang positif.

Guru perlu menyadari perasaan mereka agar dapat hadir secara utuh untuk siswa.

Cara Praktis:

  • Self-check cepat
    Tanyakan pada diri sendiri: “Apa yang saya rasakan sekarang? Apa pemicunya?”
  • Latihan pernapasan dalam
  • Tarik napas dalam-dalam selama beberapa menit untuk meredakan stres.
  • Terima emosi dengan bijak
  • Jangan menekan perasaan. Akui emosi Anda dan fokuskan kembali pada tujuan pembelajaran.

Menjaga Relasi Positif di Lingkungan Sekolah

Membangun dan menjaga hubungan yang sehat adalah bagian inti dari CASEL.

Guru yang memiliki keterampilan hubungan yang baik akan mampu menciptakan suasana kelas yang lebih aman, nyaman, dan mendukung pertumbuhan siswa.

Tips Menjaga Relasi:

  • Berikan sapaan ramah kepada rekan dan siswa.
  • Mendengarkan aktif saat orang lain berbicara.
  • Komunikasi terbuka dan empati dalam menyelesaikan perbedaan pendapat.
  • Ucapkan terima kasih sebagai bentuk penghargaan kecil yang berdampak besar.

Contoh Cerita Reflektif Experiential Learning Modul 2 PPG

Pertanyaan Refleksi:

Bagaimana Anda mengidentifikasi emosi diri dan menjaga relasi agar penerapan CASEL berjalan baik?

Contoh Jawaban:

“Sebelum memulai pelajaran, saya selalu melakukan refleksi singkat. Saat merasa tidak tenang, saya melakukan pernapasan dalam selama dua menit. Hal ini membantu saya kembali fokus pada tujuan pengajaran.

Dalam menjaga relasi, saya menyapa siswa dan rekan kerja dengan senyuman. Saya berusaha mendengarkan dengan empati, terutama ketika ada keluhan atau masalah yang mereka hadapi. Saya percaya, dengan menghadirkan diri secara sadar dan membina hubungan yang sehat, saya bisa lebih mudah menerapkan prinsip CASEL dalam pembelajaran harian.”

Kesimpulan

Cerita reflektif experiential learning bukan hanya tugas akademik, melainkan alat penting untuk meningkatkan kompetensi profesional guru.

Dengan merefleksikan pengalaman nyata, guru dapat memperkuat keterampilan sosial dan emosional sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang mendukung tumbuh kembang siswa secara menyeluruh.

Disclaimer: Artikel ini hanya sebagai referensi bagi guru PPG 2025. Jawaban sebaiknya tetap disesuaikan dengan pengalaman pribadi agar lebih otentik dan bermakna.***

PMUQI Catat Peningkatan Kelulusan SNBP dan SNBT 2025, Santri Lolos ke PTN Favorit

Bogordaily.net – Lebih dari 20 santri di Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami (PMUQI) pada tahun 2025 ini, berhasil lolos dalam dua jalur seleksi masuk perguruan tinggi negeri, yaitu Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).

Pencapaian tersebut menunjukkan tren positif dan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Para santri PMUQI diterima di berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ternama di Indonesia, seperti:

  • Universitas Negeri Semarang (UNNES)
  • Universitas Padjadjaran (UNPAD)
  • IPB University
  • Institut Teknologi Bandung (ITB)
  • UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
  • serta kampus-kampus favorit lainnya.

Keberhasilan ini menjadi indikator keberhasilan sistem pembinaan akademik di lingkungan PMUQI yang telah dirancang dengan matang dan dijalankan secara konsisten oleh seluruh elemen pendidikan di pesantren tersebut.

Kunci Sukses PMUQI

Kepala Madrasah Aliyah PMUQI, Ustazah Dede Iik, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Ia menegaskan bahwa prestasi ini merupakan buah dari sinergitas antara pengurus pesantren, guru, staf pendidikan, serta motivasi kuat para santri.

“Alhamdulillah, puji syukur ke hadirat Allah dengan adanya santri yang lulus SNBT tahun sekarang. Ini merupakan prestasi semua pihak pengurus pesantren dan bukti kinerja sehingga santri bisa melanjutkan pendidikan di lembaga yang sesuai dengan harapan mereka,” ungkapnya.

Ia menyebutkan bahwa jumlah santri yang diterima di PTN tahun ini meningkat dibanding tahun lalu. Menurutnya, program SAINS (Strategi Akademik Intensif Santri) menjadi salah satu motor penggerak utama pencapaian ini.

Ia juga menjelaskan beberapa faktor utama yang mendukung peningkatan ini, di antaranya adalah adanya program SAINS, kerja sama (MOU) dengan Platform Kelas Pintar, bimbingan belajar dengan Lembaga Nurul Fikri, serta bimbingan dan les sebagai pengayaan dari guru mata pelajaran.

“Kinerja para staf dan wali kelas menjadi faktor pendukung pencapaian prestasi tersebut,” jelasnya, menegaskan bahwa faktor-faktor inilah yang secara kolektif mendukung capaian prestasi tersebut.

Lebih dari sekadar prestasi tahunan, PMUQI melihat capaian ini sebagai fondasi untuk memotivasi generasi berikutnya. Ustazah Dede Iik menegaskan pentingnya keterlibatan aktif seluruh santri dalam program-program akademik pesantren, sebagai bentuk ikhtiar menuju kesuksesan.

“Besar harapan kami tahun depan akan lebih banyak lagi santri yang mendapat kesempatan lolos, baik SNBP, SPAN PTKIN, maupun SNBT,” ujarnya.

Beliau menargetkan agar santri PMUQI termotivasi untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang telah diikhtiarkan pesantren, sehingga menjadi penunjang kesuksesan mereka.

“Semoga ini menjadi wasilah kesuksesan untuk mereka dan keberkahan bagi kami dan pondok,” pungkasnya.***

Urus SIM di Kota Bogor Bisa Lewat WhatsApp, Begini Alurnya

Bogordaily.net – Masyarakat Kota Bogor kini tak perlu lagi antre panjang di kantor Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (SATPAS) hanya untuk urus atau memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM).

Inovasi layanan berbasis digital resmi diluncurkan oleh SATPAS Satlantas Polresta Bogor Kota, yang memungkinkan pendaftaran SIM dilakukan hanya melalui aplikasi WhatsApp.

Langkah ini dinilai sebagai terobosan signifikan dalam upaya transformasi pelayanan publik, khususnya di bidang lalu lintas. Layanan ini diakses dengan mengirimkan pesan ke nomor resmi WhatsApp SATPAS: 0852-15-5858-61.

Cara Daftar SIM Lewat WhatsApp

Untuk mendaftar, pemohon cukup mengetik kata “DAFTAR” dan mengirimkan dokumen pendukung seperti:

1. KTP asli
2. SIM lama (untuk perpanjangan)
3. Surat Keterangan Sehat Jasmani dan Rohani dari dokter maupun psikolog yang telah ditunjuk langsung oleh Kedokteran Kepolisian.

Selanjutnya, sistem akan merespons dengan jadwal kunjungan resmi ke kantor SATPAS Polresta Bogor Kota. Pada hari yang ditentukan, pemohon dapat langsung datang tanpa antre, dan akan diarahkan langsung ke loket pendaftaran khusus peserta online.

Alur Proses Setelah Tiba di SATPAS

Setibanya di lokasi, pemohon diarahkan ke loket khusus peserta pendaftaran via WhatsApp. Proses selanjutnya adalah:

Verifikasi dokumen

Pembayaran biaya SIM melalui loket Bank BRI untuk keperluan PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak)

Tahap identifikasi biometrik, mencakup:

  • Foto wajah
  • Tanda tangan digital
  • Perekaman sidik jari

Khusus Pembuatan SIM Baru

Untuk pemohon SIM baru, ada tahapan tambahan setelah identifikasi foto dan sidik jari. Pemohon akan diwajibkan mengikuti uji teori dan uji praktik.

Setelah dinyatakan lulus dalam kedua ujian tersebut, barulah SIM baru bisa diterbitkan dan diterima.

Dengan kemudahan ini, Polresta Bogor Kota mengajak masyarakat untuk segera melisensikan kemampuan berkendara Anda dengan memiliki SIM yang sah. Ucap Kasat Lantas Kompol Yudiono

 

Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Sabtu 14 Juni 2025, Hujan Ringan di Sejumlah Kecamatan

Bogordaily.net – Prakiraan cuaca Kota Bogor diprediksi akan diguyur hujan ringan di sebagian besar wilayahnya pada Sabtu, 14 Juni 2025.

Berdasarkan data resmi BMKG, lima dari enam kecamatan di Kota Bogor akan mengalami curah hujan ringan.

Data ini penting bagi warga Bogor yang akan beraktivitas di luar ruangan, mengingat suhu udara bervariasi antara 22 hingga 31 derajat Celsius dengan kelembapan tinggi yang berkisar antara 65% hingga 96%.

Meski hujan ringan diperkirakan mengguyur sebagian besar wilayah Kota Bogor, warga diharapkan tetap dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan menyesuaikan rencana dan perlengkapan. Cuaca tidak perlu menjadi penghalang produktivitas apabila dipersiapkan dengan baik.

Prakiraan cuaca ini disusun berdasarkan data BMKG dan dapat berubah sewaktu-waktu. Untuk informasi cuaca terkini dan lebih akurat, warga disarankan memantau pembaruan dari kanal resmi BMKG atau aplikasi cuaca terpercaya.

Detail Prakiraan Cuaca Kota Bogor Hari 14 Juni 2025

Berikut rincian prakiraan cuaca berdasarkan kecamatan yang ada di Kota Bogor:

1. Bogor Selatan

Cuaca: Hujan Ringan

Suhu Udara: 22–29 °C

Kelembapan: 68–96%

2. Bogor Timur

Cuaca: Hujan Ringan

Suhu Udara: 23–29 °C

Kelembapan: 68–95%

3. Bogor Tengah

Cuaca: Hujan Ringan

Suhu Udarda: 23–30 °C

Kelembapan: 66–95%

4. Bogor Barat

Cuaca: Berawan

Suhu Udara: 23–30 °C

Kelembapan: 65–94%

5. Bogor Utara

Cuaca: Hujan Ringan

Suhu Udara: 23–30 °C

Kelembapan: 66–94%

6. Tanah Sareal

Cuaca: Berawan

Suhu Udara: 24–31 °C

Kelembapan: 65–94%

Demikian prakiraan cuaca Kota Bogor hari Sabtu, 14 Juni 2025 berdasarkan informasi dari BMKG.***

 

Pemilihan Sekda Kota Bogor 2025, Dedie Rachim Akan Pastikan Hanya yang Terbaik Menjadi Sekda

Bogordaily.net – Proses seleksi pemilihan calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor memasuki babak akhir. Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim memberikan keterangan resmi usai melakukan wawancara langsung terhadap tiga pejabat eselon II yang lolos dalam tahapan seleksi pada Jum’at 13 Juni 2025 malam.

Tiga nama pejabat yang berhasil masuk ke tahap akhir seleksi tersebut adalah Deni Mulyadi, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Eko Prabowo, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra) dan Sri Nowo Retno, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor.

Dedie menyebut bahwa seluruh proses seleksi telah melalui tahapan yang transparan dan profesional sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku.

“Hari ini kita sudah sampai di tahap akhir, dan saya telah melakukan wawancara langsung dengan masing-masing kandidat. Ketiganya memiliki pengalaman dan kapabilitas yang sangat baik,” ujar Dedie di Balai Kota Bogor.

Menurutnya, panitia seleksi (Pansel) telah melakukan penilaian secara menyeluruh, mulai dari tes administrasi, kompetensi manajerial dan sosial kultural, hingga wawancara akhir.

“Pansel telah bekerja keras menyeleksi para kandidat terbaik. Hasil akhirnya akan segera kami umumkan paling lambat sebelum hari Senin mendatang,” tambahnya.

Dedie berharap, siapa pun yang terpilih nanti dapat segera beradaptasi dan mempercepat realisasi program-program prioritas Pemerintah Kota Bogor.

(Ibnu Galansa)

Catat! Pemkab Bogor Adakan Car Free Day Besok di Cibinong, Masyarakat Diminta Cari Jalur Alternatif Lain

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bakal mengadakan Car Free Day (CFD) di kawasan Cibinong, tepatnya di area Stadion Pakansari, pada Sabtu 14 Juni 2025 besok.

Adapun, pelaksanaan Car Free Day (CFD) itu dilakukan dalam rangka mendukung Hari Jadi Bogor (HJB) ke-543 dengan adanya pawai masyarakat.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih mengatakan bahwa, pihaknya bakal melakukan penutupan di sejumlah ruas jalan kawasan Cibinong.

“Akan dilaksanakan penutupan jalan sementara atau Car Free Day besok, mulai pukul 05.30 sampai 12.00 WIB,” kata Dadang Kosasih kepada wartawan, Jumat 13 Juni 2025.

Kemudian, pihaknya meminta kepada masyarakat untuk mencari jalur alternatif lain untuk menghindari kemacetan lanjang.

“Pengalihan arus lalu lintas di Simpang Pemda, Simpang Pengadilan Agama, Simpang PDAM, Simpang SBU Cikempong, Simpang Erfina, Simpang Jalan Bersih, dan Simpang Sentul,” jelasnya.

Selain itu, ia berharap, nantinya  masyarakat bisa mematuhi segala peraturan yang telah dikeluarkan oleh pihaknya dan Polres Bogor.

“Dihimbau kepada pengguna jalan yang akan mengarah ke ruas Jalan Tegar Beriman, ruas Jalan Bersih, ruas Jalan Eddy Yoso, ruas Jalan Ipik Gandamana, dan ruas Jalan Jenderal Sudirman untuk mencari alternatif lain,” ungkap Dadang.

(Albin Pandita)

Wamenkop: Pembentukan Kopdes/ Kel Merah Putih Terus Melaju, Satgas Siapkan Koperasi Percontohan

0

Bogordaily.net – Percepatan pembentukan Koperasi Desa/ Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih menunjukkan progres yang signifikan.

Hingga hari ini, Jumat, 13 Juni 2025, Kopdes/Kel Merah Putih yang terbentuk melalui Musyawarah Desa/ Kelurahan Khusus (Musdesus) 79.882 unit atau 96 persen dari target 80.000 unit koperasi.

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono selaku Koordinator Ketua Pelaksana Harian Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Pembentukan Kopdes/ Kel Merah Putih menjelaskan pembentukan Kopdes/ Kel Merah Putih masih terus melaju dan diyakini pada akhir Juni 2025, seluruh Kopdes/Kel akan terbentuk lengkap dengan legalitas Badan Hukum Koperasi yang diterbitkan Kementerian Hukum Republik Indonesia.

Wamenkop Ferry Juliantono mengatakan untuk jumlah koperasi yang telah memiliki badan hukum sebanyak 31.888 unit dan yang sedang dalam proses transaksi pendirian dan perubahan di Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum sebanyak 36.133 unit.

Wamenkop Ferry optimis pada akhir Juni 2025 seluruh pengurusan badan hukum Kopdes/ Kel Merah Putih akan rampung dan siap untuk dilaunching oleh Presiden Prabowo Subianto pada 12 Juli 2025 bertepatan dengan momentum Hari Koperasi Nasional.

“Kita punya waktu 15 hari hingga akhir bulan Juni ini untuk bisa mencapai target 80.000 koperasi termasuk untuk proses pembentukan badan hukum,” kata Wamenkop Ferry Juliantono usai menghadiri Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) terkait Kopdes/Kel Merah Putih dengan Menteri Koordinator Pangan, Zulkifli Hasan dan jajaran dari Satgas di Jakarta, Jumat, 13 Juni 2025.

Kopdes/ Kel Merah Putih Jadi Percontohan

Dalam Rakortas tersebut juga telah diputuskan untuk masing-masing koordinator wilayah mengusulkan Kopdes/ Kel Merah Putih yang sudah beroperasi untuk dijadikan model atau percontohan bagi koperasi-koperasi lainnya.

Diharapkan dengan percontohan koperasi desa yang eksisting dan sudah berjalan dengan baik, nantinya dapat direplikasi sehingga wilayah yang baru membentuk Kopdes/ Kel Merah Putih dapat lebih mudah menjalankan aktivitas usahanya.

“Kami sudah mendapatkan titik – titik yang nantinya akan kita jadikan mockup (percontohan) meski harus diseleksi lagi. Koperasi percontohan ini yang sudah menggambarkan kondisi ideal,” kata Wamenkop Ferry Juliantono.

Satgas Percepatan Pembentukan Kopdes/ Kel Merah Putih akan memberikan beberapa opsi tempat yang akan dijadikan sebagai tuan rumah pelaksanaan launching 80.000 Kopdes/ Kel Merah Putih kepada Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas pekan depan.

Dalam rangkaian launching tersebut nantinya Presiden Prabowo Subianto akan langsung proses bisnis yang dijalankan oleh Koperasi.

Sehingga, tim Satgas Percepatan Pembentukan Kopdes/ Kel Merah Putih secara marathon melakukan berbagai upaya agar wilayah-wilayah yang belum melakukan musdesus dapat segera dilaksanakan.

Selain itu Satgas juga berupaya untuk menuntaskan permasalahan yang terjadi di lapangan dengan mendirikan posko di tingkat kecamatan yang difasilitasi oleh Kementerian Dalam Negari.

“Kita berinisiatif membentuk posko di setiap kecamatan dimana di sana nanti ada setiap dinas yang standby dan didampingi Kantor Wilayah Hukum untuk membantu mempercepat proses uploading ke sistem (untuk pengajuan Badan Hukum Koperasi),” kata Wamenkop Ferry Juliantono.

Pelatihan Proses Musdesus hingga Legalitas

Wamenkop menambahkan selain itu upaya untuk mengatasi kendala yang terjadi di lapangan merekomendasikan untuk dibentuknya tim khusus percepatan verifikasi, serta pemanfataan kanal pelaporan. Kemudian dilakukan pelatihan secara masif untuk proses Musdesus hingga legalitas, dan mendorong pembentukan satgas di pemerintah daerah, serta perlunya program Internet Masuk Desa.

Sementara itu Menteri Koordinator Bidang Pangan yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas Zulkifli Hasan menegaskan bahwa 18 Kementerian/ Lembaga (K/L) dan pemerintah daerah (Pemda) all out untuk melaksanakan Instruksi Presiden (Inpres) No 9 tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Kopdes/ Kel Merah Putih. Keberadaan Koperasi ini diyakini akan menjadi ujung tombak bagi pembangunan ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

“Kita semua harus kerja keras dengan konsep yang kuat agar ada kesetaraan dan kemandirian ekonomi kerakyatan, salah satu mekanismenya adalah melalui koperasi,” kata Menteri Zulkifli Hasan.

Keberadaan Kopdes/ Kel Merah Putih nantinya juga dapat menjadi bagian dari mekanisme pemerintah menjaga gejolak harga pangan pokok seperti beras dan minyak goreng. Selama ini volatilitas harga di pasaran kerap sulit dibendung karena sistem operasi pasar yang kurang tepat.

Ke depan, sistem operasi pasar dapat dilakukan melalui Kopdes/ Kel Merah Putih karena dinilai akan langsung bersentuhan langsung dengan masyarakat sehingga gejolak pangan dapat lebih mudah dikendalikan.

“Kalau 80.000 Koperasi ini menjadi tempat operasi pasar maka besar sekali dampaknya, Kopdes akan punya peran sangat penting untuk menyelesaikan permasalahan volatilitas harga pangan,” katanya.(*)

Tiga Calon Sekda Kota Bogor Sampaikan Komitmen Usai Wawancara dengan Wali Kota

Bogordaily.net – Setelah menjalani sesi wawancara dengan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, tiga calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor menyampaikan tanggapan mereka apabila terpilih mengemban jabatan strategis tersebut.

Aspemkesra, Eko Prabowo menekankan pentingnya peran Sekda dalam mendukung kepala daerah menyusun kebijakan.

Ia menggambarkan Sekda sebagai sosok yang mampu merangkul seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) layaknya seorang ibu yang menciptakan rasa nyaman dalam keluarga birokrasi.

“Jika saya terpilih, saya ingin yang efektif dan kolaboratif, di mana Sekda menjadi perekat yang mengayomi ASN dan memastikan kenyamanan dalam bekerja untuk mendukung kepala daerah,” ujar Eko Prabowo, Jum’at 13 Juni 2025.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, Sri Nowo Retno menyatakan kesiapannya untuk mendukung visi dan misi kepala daerah.

Ia menegaskan bahwa Sekda harus mampu mengkoordinasikan seluruh perangkat daerah agar kebijakan Wali Kota dapat dijalankan dengan optimal.

“Menjadi Sekda bukan hanya soal administratif, tapi juga memastikan implementasi program berjalan tepat sasaran dan sejalan dengan arah pembangunan Kota Bogor,” katanya.

Ditempat yang sama, Kepala BKAD, Deni Mulyadi menyoroti pentingnya Sekda dalam mengawal roda pemerintahan dan menjamin berjalannya agenda strategis daerah hingga tahun 2030.

“Jika diamanahi menjadi Sekda, saya akan berkomitmen mengawal visi misi Wali Kota Bogor hingga tuntas, serta memastikan seluruh kegiatan pemerintahan berjalan sesuai arah kebijakan yang telah ditetapkan,” tutur Deni.

Ketiga calon menunjukkan semangat dan kesungguhan untuk membawa perubahan positif bagi birokrasi dan pelayanan publik di Kota Bogor.

(Ibnu Galansa)

Dari Bogor ke Bandung, GOD Hadirkan Aksi Nyata Ekonomi Sirkular dari Kamar Mahasiswa

0

Bogordaily.net – Setelah mendeklarasikan komitmen terhadap pariwisata berkelanjutan di The Sahira Hotel, Bogor pada 10 Mei lalu, Global Olympus Deliverance (GOD) kini melanjutkan misi lingkungannya ke Bandung.

Tak tanggung-tanggung, GOD menyasar ruang paling personal dalam kehidupan generasi muda, kamar kos dan asrama mahasiswa sebagai titik awal membangun ekonomi sirkular dan kesadaran iklim.

Kegiatan ini berlangsung di sekitar kawasan Telkom University, lingkungan yang menaungi lebih dari 7.000 kamar mahasiswa dan potensi keterlibatan 35.000 mahasiswa aktif.

Bandung dipilih karena dianggap sebagai kota kunci dalam membentuk perilaku ekologis generasi muda, terutama kalangan mahasiswa urban digital-native yang menjadi penggerak perubahan sosial masa depan.

GOD (Global Olympus Deliverance) adalah gerakan ekologi kolektif yang digagas oleh Salam Group, dengan misi mendorong adopsi ekonomi sirkular di sektor pariwisata dan gaya hidup.

GOD menjalin kolaborasi lintas sektor antara industri, komunitas, dan pemerintah untuk mengurangi limbah, menekan emisi karbon, dan membentuk pola konsumsi berkelanjutan.

Tiga Inisiatif Kunci Ekonomi Sirkular di Bandung

Dalam pelaksanaannya, GOD menghadirkan tiga program unggulan yang secara langsung mengintervensi konsumsi sehari-hari mahasiswa:

Transformasi Limbah Tekstil
Mahasiswa diajak menyumbangkan pakaian bekas dan kain tak terpakai, yang kemudian diolah menjadi kain terbarukan dan papan MDF kriya. Program ini tidak hanya fokus pada daur ulang, tetapi juga penciptaan nilai ekonomi baru dari barang yang dianggap limbah.

Tukar Kosong, Refill Penuh
Program isi ulang sabun dan sampo tersedia di titik-titik komunitas mahasiswa. Mahasiswa dapat menukar botol kosong dengan produk isi ulang, sehingga mengurangi limbah plastik sekali pakai yang sering kali berakhir di TPA atau sungai.

Perawatan AC Ramah Iklim
GOD menggandeng teknisi bersertifikat untuk pemeriksaan dan pemeliharaan AC di kamar mahasiswa. Tujuannya: mencegah kebocoran refrigeran beremisi tinggi yang merupakan penyumbang signifikan terhadap pemanasan global.

“Kami percaya bahwa perubahan besar dimulai dari tempat yang paling sederhana. Dari kamar kos, dari botol sabun, dari pakaian yang kita simpan. Ekonomi sirkular bukanlah konsep rumit, tapi kebiasaan yang dibentuk setiap hari,” ujar R. Putut Susetyo B. W., CEO Salam Group dan inisiator gerakan GOD.

Dari Deklarasi di Bogor hingga Misi Nasional

Deklarasi GOD di Bogor sebelumnya menggandeng pelaku industri pariwisata untuk:

  • Mengganti sistem AC konvensional ke teknologi rendah emisi
  • Mengadopsi sistem konsumsi yang bertanggung jawab
  • Mendaur ulang linen hotel menjadi produk kriya bernilai tinggi

Langkah ke Bandung merupakan bagian dari rangkaian nasional menuju kota-kota berikutnya, seperti Yogyakarta, Semarang, Bojonegoro, Surabaya, dan lainnya.

Global Olympus DeliveranceDi setiap kota, GOD membawa misi yang sama: mendorong praktik sirkular, membangun kesadaran ekologis, dan mencetak generasi muda sebagai pemimpin iklim masa depan.