Home Blog Page 627

Kunjungan Kenegaraan Presiden Peru, PLN UP3 Bogor Pastikan Keandalan Istana Bogor

0

Bogordaily.net – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bogor memastikan keandalan listrik di Istana Bogor dalam rangka kunjungan kenegaraan Presiden Peru Senin, 11 Agustus 2025.

Manager PLN UP3 Bogor, Grahaita Gumelar, menyampaikan PLN menyiapkan skema pengamanan pasokan listrik secara berlapis untuk memastikan keandalannya.

“Ada dua jalur listrik yang menyuplai ke lokasi berlangsungnya acara. Selain itu, kami juga menyiagakan genset berkapasitas 100 kVA yang berfungsi sebagai pasokan cadang,” ujarnya.

Ia juga menyiagakan belasan personel untuk siaga di titik-titik strategis di lingkungan Istana Bogor.

“Ini merupakan wujud komitmen kami untuk menjaga keandalan listrik supaya kunjungan kerja Presiden Peru bisa berlangsung dengan lancar tanpa kendala kelistrikan,” kata Gumelar.

Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk kedua negara dalam mempererat hubungan diplomatik yang telah terjalin dengan baik selama ini, sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas di berbagai bidang strategis.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin menekankan pentingnya penguatan kemandirian energi sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan.

Isu energi terbarukan, transisi energi, hingga pengembangan teknologi ramah lingkungan menjadi pokok bahasan utama. Indonesia dan Peru, sebagai negara dengan kekayaan sumber daya alam yang melimpah, memiliki kesamaan visi dalam mewujudkan ketahanan energi nasional yang berdaya saing dan berwawasan lingkungan.

Sejalan dengan arahan pemerintah, PT PLN (Persero) menyatakan kesiapannya mendukung program strategis yang lahir dari kerja sama ini.

PLN berkomitmen untuk memperkuat infrastruktur ketenagalistrikan, mendorong pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT), serta menghadirkan solusi inovatif yang sejalan dengan visi kemandirian energi nasional.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, Tonny Bellamy, menyampaikan PLN siap berkolaborasi dengan seluruh stakeholder dalam penyediaan pasokan listrik yang andal pada berbagai kegiatan penting di masyarakat Jawa Barat.***

Aksi Gerakan Intelektual Cipayung Plus Bogor, Refleksi Demokrasi di Tengah Krisis

0

Bogordaily.net – Gerakan Intelektual Cipayung Plus Bogor menggelar aksi demonstrasi sebagai bentuk refleksi terhadap kondisi demokrasi di Indonesia.

Aksi ini dilakukan di depan pintu Istana Bogor, pada Senin 1 September 2025.

Aksi ini dilakukan di tengah sorotan terhadap berbagai permasalahan bangsa yang dianggap semakin memprihatinkan.

Dalam orasinya, Ketua HMI Kota Bogor, Moeltazam, menyampaikan bahwa bangsa ini tengah diguncang ironi yang menyakitkan.

Disaat rakyat berjuang dengan kesulitan ekonomi dan harga kebutuhan pokok yang melambung, justru disuguhi dengan kabar gaji wakil rakyat DPR yang fantastis.

Mereka menilai gaji tersebut tidak sebanding dengan perjuangan rakyat sehari-hari.

“Apakah menjadi wakil rakyat berarti menghisap keringat rakyat dengan dalih legitimasi politik?” ujarnya

Gerakan ini juga menyoroti pernyataan-pernyataan arogan dan kasar yang keluar dari kursi kekuasaan, yang dianggap menghina akal sehat dan membakar amarah rakyat.

Mereka menilai demokrasi yang seharusnya menjadi jembatan, kini menjelma menjadi jurang pemisah antara rakyat dan wakilnya.

Aksi represif aparat kepolisian terhadap rakyat yang menyampaikan pendapat juga menjadi perhatian utama.

Mereka menyinggung insiden tragis di mana seorang pengemudi ojek online meregang nyawa akibat tertabrak kendaraan taktis kepolisian.

“Betapa murahnya nyawa rakyat di mata negara. Betapa rapuhnya penghormatan terhadap kemanusiaan di negeri yang katanya menjunjung tinggi demokrasi,” tegasnya.

Oleh karena itu, Gerakan Intelektual Cipayung Plus Bogor menyatakan sikap dan tuntutan sebagai berikut:

1. Menuntut transparansi pembatalan tunjangan DPR serta memangkas anggaran DPR yang tidak penting bagi kesejahteraan rakyat.

2. Menuntut Majelis Kehormatan Dewan (MKD) untuk segera melakukan sidang etik dan memberhentikan anggota DPR yang menghina rakyat serta membuat kegaduhan.

Aksi ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi pemerintah dan wakil rakyat untuk lebih memperhatikan aspirasi dan penderitaan rakyat, serta mewujudkan demokrasi yang sesungguhnya.

(Muhammad Irfan Ramadan)

BRI Resmi Angkat Dhanny Sebagai Corporate Secretary

0

Bogordaily.net – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI resmi menunjuk Dhanny sebagai Corporate Secretary (Corsec) terhitung mulai Senin, 1 September 2025. Dhanny menggantikan Agustya Hendy Bernadi yang sebelumnya menjabat posisi tersebut.

Sebagai sosok yang memiliki rekam jejak panjang di industri perbankan, perjalanan karier Dhanny di BRI telah melalui berbagai posisi strategis, baik di lini bisnis ritel hingga korporasi.

Dhanny telah menunjukkan kepemimpinan di berbagai bidang, termasuk pengembangan bisnis, operasional, manajemen risiko, dan kepatuhan, baik di sektor keuangan Singapura dan Indonesia. Di mana, kariernya dimulai sebagai Relationship Manager di BRI Head Office (Agri Business) pada 2010-2012, berlanjut sebagai Marketing Manager di BRI Branch Cut Mutia (2012-2014).

Profil Dhanny

Pria kelahiran Padang ini meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Andalas dan juga sempat memperoleh kesempatan mengikuti program beasiswa pascasarjana BRI dengan gelar Master of Business Administration (MBA) dari University of Birmingham Inggris pada 2016–2018. Sepulangnya ke tanah air, ia pun dipercaya memegang mandat sebagai Department Head Syndicated Solution di Kantor Pusat BRI (2019–2021),

Kariernya pun terus menanjak, saat ia ditempatkan di segmen bisnis korporasi sebagai Business Department Head/Deputy General Manager BRI Singapore Branch guna memimpin pengembangan portofolio corporate banking, termasuk trade finance dan treasury.

Kemudian, sejak 2024, pengalaman global Dhanny kian terasah saat ia dipercaya menjabat sebagai General Manager BRI Singapore Branch. Sebagai Pimpinan BRI Singapore Branch, Dhanny mengelola operasional cabang secara menyeluruh sekaligus bertanggung jawab atas pengembangan bisnis lintas kawasan Asia Tenggara, Timur Tengah, hingga Sub-benua India.

Latar belakang akademis dan profesional yang solid tersebut, membawa ia dipercaya sebagai Corporate Secretary BRI, dengan tugas utama sebagai juru bicara perusahaan hingga mengelola fungsi sekretaris Perusahaan sesuai ketentuan yang berlaku yang selaras dengan target kinerja dan corporate image BRI sebagaimana visi, misi dan strategi yang ditetapkan Perusahaan.

Adapun, tugas dan tanggung jawab Sekretaris Perusahaan BRI sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 35/POJK.04/2014 tentang Sekretaris Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik.***

Penyaluran KUR BRI Dorong Setengah Juta Pengusaha UMKM Naik Kelas

0

Bogordaily.net – Sebagai bank dengan fokus utama di segmen Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI senantiasa mendorong nasabah, utamanya di segmen Kredit Usaha Rakyat (KUR) agar dapat naik kelas.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama BRI Hery Gunardi pada Rapat Dengar Pendapat di Komisi VI DPR RI pada Kamis, 21 Agustus 2025, bahwa hingga akhir Triwulan II 2025, jumlah nasabah KUR yang berhasil naik kelas mencapai 574 ribu orang, meningkat signifikan dibandingkan 286 ribu orang pada Triwulan I/2025. Artinya, dalam 3 bulan terakhir terdapat tambahan hampir 300 ribu pelaku usaha kecil yang berhasil naik kelas.

“Capaian ini menunjukkan komitmen BRI untuk tidak hanya menyalurkan KUR, tetapi juga mendorong UMKM untuk selalu naik kelas,” ujarnya.

Dorong UMKM Naik Kelas

Hery melanjutkan, dalam upaya mendorong UMKM naik kelas, BRI juga telah menyediakan akses dan layanan yang komprehensif melalui berbagai program pemberdayaan. Salah satunya adalah program Desa BRILiaN yang telah membina 4.625 desa, serta 41.217 klaster usaha di seluruh Indonesia.

Tak hanya itu, BRI pun mengembangkan wadah pembelajaran bagi pelaku UMKM melalui 54 Rumah BUMN dan memperluas digitalisasi usaha melalui platform LinkUMKM yang telah dimanfaatkan oleh lebih dari 12,9 juta pengguna, serta peningkatan daya saing melalui platform PARI dengan lebih dari 113 ribu pengguna.

“Semua inisiatif ini ditujukan untuk memberikan akses pelatihan dan kesempatan agar UMKM memiliki daya saing yang tinggi,” ucap Hery.

Sebagai informasi, hingga akhir Juli 2025, BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp99,31 triliun atau setara 56,75% dari total alokasi tahun 2025 sebesar Rp175 triliun. Penyaluran KUR BRI didominasi sektor produksi, yang mencakup pertanian, perikanan, perdagangan, industri, dan jasa lainnya, dengan porsi sebesar 63,88% dari total penyaluran KUR.

Sektor pertanian pun menjadi kontributor utama dengan pembiayaan mencapai Rp44,11 triliun atau setara 44,42% dari total penyaluran. Capaian ini selaras dengan komitmen BRI untuk memperkuat sektor riil dan mendukung ketahanan pangan nasional.***

Srikandi PLN Hadir untuk Negeri, Aksi Nyata LUTD Berikan Terang Masyarakat

0

Bogordaily.net – Srikandi PLN UP3 Bogor kembali bergerak untuk berkontribusi nyata melalui kegiatan Light Up The Dream (LUTD) dengan nyalakan listrik gratis bagi rumah Ibu Sariningsih, warga Desa Pulo Armin, Tajur, Bogor pada Rabu, 20 Agustus 2025 lalu.

Ruang gerak pegawai perempuan di PLN tidak hanya pada bidang administratif saja, namun di berbagai lini operasional PLN, mulai dari teknis, manajerial, hingga pelayanan pelanggan. Hal itu disampaikan Grahaita Gumelar, Manager PLN UP3 Bogor.

”Kegiatan hari ini adalah penyerahan bantuan penyambungan listrik gratis bagi masyarakat yang membutuhkan pada program LUTD, yang bersumber dari donasi seluruh pegawai PLN. Diprakarsai, dirancang sampai dilaksanakan juga dimonitor oleh Srikandi atau pegawai perempuan di PLN. Sehingga tidak hanya pelaksana tugas administratif saja, pegawai perempuan memiliki peran yang sama dengan pegawai laki – laki. Bahkan pada bidang teknis, banyak juga pegawai perempuan yang bertugas sebagai pengawas pekerjaan lapangan,” ungkap Gumelar.

Ia melanjutkan, Srikandi juga turut berperan pada edukasi kelistrikan yang menyasar sekolah–sekolah, mulai SD sampai dengan SMA. Menumbuhkan kesadaran akan manfaat serta waspada terhadap bahaya listrik di lingkungan tempat tinggal maupun tempat umum.

Di tempat berbeda, General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo menyampaikan, kehadiran Srikandi menunjukkan bahwa PLN adalah perusahaan inklusi yang sangat mendukung kesetaraan dalam keberagaman.

”PLN memberikan kesempatan yang sama luasnya antara pegawai laki – laki maupun perempuan untuk menunjukkan kemampuannya dan berkarya bagi negeri. Dan memang terbukti kinerjanya juga sangat baik pada berbagai bidang. Apalagi pada kegiatan yang berkaitan dengan tanggung jawab sosial kemasyarakatan, energi yang dihadirkan bisa sangat memberi dampak yang positif. Bukan semata wujud emansipasi, hadirnya Srikandi sebagai agen perubahan yang dengan sangat cepat mendorong terciptanya kesetaraan kesejahteraan dalam masyarakat” pungkas Sugeng.***

Deklarasi Damai, Pemkab Bogor Ajak Ormas Jaga Kondusifitas

0

Bogordaily.net – Organisasi Massa (Ormas) se-Kabupaten Bogor deklarasikan damai untuk menjaga kondusifitas wilayah Kabupaten Bogor, di Lapangan Tegar Beriman, Cibinong, Senin 1 September 2025.

Dalam deklarasi tersebut, seluruh elemen Ormas sepakat menolak segala bentuk tindakan anarkis dan menyatakan siap menjaga ketertiban serta keamanan bersama.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto merespon positif adanya inisiatif deklarasi damai yang dilakukan lintas Ormas di Kabupaten Bogor. Menurutnya, Pemkab Bogor selalu terbuka memfasilitasi penyampaian aspirasi masyarakat selama dilakukan secara damai dan tertib.

Menurutnya, selama ini, berbagai elemen masyarakat juga diberikan ruang untuk menyampaikan pendapat di depan kantor pemerintahan daerah.

“Kami sangat menghormati setiap aspirasi dan pendapat yang disampaikan di muka umum. Namun, kita semua sepakat untuk menjaga keamanan, mencegah perpecahan, dan menolak anarkisme. Kita ingin anak-anak tetap bisa berangkat sekolah, masyarakat tetap beraktivitas, dan roda ekonomi tetap berjalan,” kata Rudy, Senin 1 September 2025.

Kemudian, ia mengingatkan pentingnya menjaga persatuan bangsa. Benteng terakhir bangsa adalah persatuan, musuh utama bangsa adalah perpecahan. Maka, mari kita bersatu padu membangun bangsa, mengedepankan musyawarah, dan menghindari perpecahan.

“Saya mengajak masyarakat Kabupaten Bogor untuk tetap beraktivitas normal, menjaga keamanan lingkungan masing-masing, serta lebih bijak dalam menyikapi informasi di media social,” jelasnya.

Selain itu, Rudy juga meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi berita bohong atau hoaks, dan selalu melakukan konfirmasi serta verifikasi sebelum menyebarkan informasi.

Serta mengajak seluruh Ormas bersama-sama menjaga kondusifitas wilayah dan menolak segala bentuk tindakan anarkisme.

“Kita akan menjadi kuat jika bersatu. Mari sama-sama menjaga Kabupaten Bogor tetap aman, kondusif, dan terus bergerak maju untuk membangun bangsa,” ungkap Rudy Susmanto.

(Albin Pandita)

PLN UP3 Bogor Gencarkan Edukasi Keselamatan Listrik dan Sosialisasi Aplikasi PLN Mobile di SDN Bojong Rangkas 01

0

Bogordaily.net – PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bogor berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait keselamatan dan pemanfaatan layanan kelistrikan melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi bertajuk yang diselenggarakan secara rutin.

Kegiatan yang bersifat edukatif ini dilaksanakan di SD Negeri Bojong Rangkas 01, Kabupaten Bogor, dan dihadiri oleh para siswa serta tenaga pengajar.

Kegiatan ini dihadiri oleh siswa beserta guru di sekolah tersebut. PLN memberikan edukasi mengenai bahaya listrik, terutama terkait instalasi yang tidak sesuai standar, potensi bahaya dari layang-layang di dekat jaringan listrik, serta pencegahan kecelakaan akibat kelalaian penggunaan peralatan listrik di rumah tangga.

Solusi Digital untuk Layanan Listrik yang Lebih Mudah dan Cepat

Selain itu, masyarakat juga diperkenalkan dengan kemudahan layanan digital melalui Aplikasi PLN Mobile, yang memungkinkan pelanggan melakukan pencatatan meter mandiri, membeli token listrik, menyampaikan keluhan, hingga memantau status pengaduan secara real-time serta sosialisasi program tematik PLN lainnya.

Manajer PLN UP3 Bogor, Grahaita Gumelar, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian PLN terhadap keselamatan pelanggan dan sebagai langkah nyata mendorong transformasi digital pelayanan.

“Masyarakat perlu tahu bahwa listrik bukan hanya tentang nyala lampu, tapi juga tentang keselamatan dan kenyamanan. Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kesadaran agar masyarakat tidak abai terhadap potensi bahaya listrik, sekaligus mengenalkan manfaat PLN Mobile sebagai solusi layanan yang cepat dan mudah,” ujar Gumelar.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, Sugeng Widodo mengapresiasi inisiatif PLN UP3 Bogor yang aktif turun ke lapangan untuk melakukan edukasi langsung kepada masyarakat khususnya terhadap anak-anak.

“PLN tidak hanya bertugas menyalurkan listrik, tapi juga menjaga keselamatan dan kepuasan pelanggan. Edukasi seperti ini adalah bagian penting dari pelayanan kami yang humanis, proaktif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Kami harap kegiatan ini dapat meningkatkan kepedulian masyarakat akan potensi bahaya listrik dan bijak menggunakan listrik secara aman,” tutur Sugeng.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif guru dan siswa yang merasa lebih paham akan pentingnya menjaga keselamatan instalasi listrik di rumah serta mulai terbiasa menggunakan aplikasi PLN Mobile untuk memenuhi kebutuhan layanan kelistrikan sehari-hari.***

PLN UP3 Bogor Gelar Riung Mungpulung, Wujud Kolaborasi Strategis untuk Pembangunan SPKLU di Bogor

0

Bogordaily.net– PT. PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bogor menggelar acara Riung Mungpulung bersama PHRI Kota Bogor serta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan di Hotel Swissbell Bogor.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara PLN dengan sektor pariwisata, khususnya dalam upaya menghadirkan infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di hotel-hotel strategis di wilayah Bogor.

Acara ini dihadiri oleh jajaran manajemen PLN, perwakilan PHRI, serta para pemangku kepentingan di sektor pariwisata termasuk Dedie Rachim, Walikota Bogor.

Melalui forum ini, PLN menegaskan komitmennya untuk memperluas ekosistem kendaraan listrik di Jawa Barat, sekaligus mendukung target pemerintah dalam pengurangan emisi karbon dan pencapaian net zero emission pada tahun 2060.

Kehadiran SPKLU di hotel-hotel Bogor dinilai sebagai langkah strategis, mengingat Bogor merupakan salah satu destinasi wisata utama di Jawa Barat.

Dengan meningkatnya tren penggunaan kendaraan listrik di Indonesia, ketersediaan infrastruktur pengisian menjadi faktor kunci dalam memberikan kenyamanan bagi wisatawan maupun pelaku perjalanan bisnis.

Melalui kerja sama ini, hotel-hotel di Bogor tidak hanya memberikan layanan tambahan bagi tamu, namun juga ikut serta dalam mendukung program transisi energi nasional.

Dedie Rachim Menyambut Baik Kolaborasi Ini

“Pengalaman saya menggunakan mobil listrik sangatlah irit, hanya Rp 450,-/km dibandingkan mobil BBM dengan biaya Rp 2000,-/km. Mobil listrik sangat direkomendasikan untuk peningkatan efisiensi. Jika semua hotel memiliki charging station maka akan menghasil kesempatan bisnis model baru. Harapannya Kota Bogor akan masuk ke dalam salah satu kota yang dapat mengelola sampah menjadi tenaga listrik sebagai salah satu sumber energi sehingga dapat menekan emisi karena menggunakan green energy,” ujar Dediie

Manager PLN UP3 Bogor, Grahaita Gumelar, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas antusiasme asosiasi hotel dalam mendukung program pembangunan SPKLU.

“Kolaborasi ini merupakan wujud nyata dari semangat gotong royong dalam menghadirkan energi bersih bagi masyarakat. Kami percaya kehadiran SPKLU di hotel-hotel tidak hanya memberikan kenyamanan bagi pengguna kendaraan listrik, tetapi juga mampu meningkatkan daya tarik sektor pariwisata di Bogor. Harapannya, langkah awal ini menjadi pintu pembuka bagi semakin banyak pihak yang berpartisipasi dalam pembangunan ekosistem kendaraan listrik,” ujar Gumelar.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Sugeng Widodo, menegaskan bahwa kerja sama dengan asosiasi hotel adalah bentuk sinergi yang selaras dengan visi besar PLN dalam mendukung energi berkelanjutan.

“Bogor memiliki potensi besar sebagai kota penopang wisata, bisnis, dan pendidikan. Dengan menghadirkan SPKLU di hotel-hotel, PLN tidak hanya memperkuat infrastruktur kendaraan listrik, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi dunia usaha dan masyarakat. Kami berharap inisiatif ini dapat direplikasi di berbagai daerah lain di Jawa Barat sehingga akselerasi transisi energi dapat berjalan lebih cepat.” tambah Sugeng.

Lebih dari sekadar forum diskusi, acara Riung Mungpulung juga menjadi sarana silaturahmi antara PLN dengan pelaku industri pariwisata. Melalui acara ini, PLN membuka ruang dialog dan kolaborasi untuk memastikan pembangunan SPKLU dapat berjalan sesuai kebutuhan lapangan sekaligus memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.***

Siaga Satu Diberlakukan, 1.600 Personel Gabungan TNI-Polri Dikerahkan untuk Jaga Kamtibmas di Kabupaten Bogor

0

Bogordaily.net – Polres Bogor bersama TNI menerjunkan sebanyak 1.600 personel dalam rangka pengamanan siaga 1 untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Bogor.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menjelaskan bahwa, Polres Bogor bersama Kodim melaksanakan apel gabungan dengan kekuatan personel dari Polres Bogor dan Kodim serta kendaraan sarana prasarana yang akan digunakan dalam memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat

“Kegiatan patroli skala besar ini kami laksanakan untuk menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Bogor. Kami dari TNI-Polri untuk menjaga masyarakat Kabupaten Bogor,” kata AKBP Wikha, Senin 1 September 2025.

Kemudian, sesuai dengan perintah Kapolri, pihaknya akan memberikan tindakan tegas bagi siapapun yang berniat melakukan pengrusakan, penjarahan dan kegiatan yang melanggar undang-undang.

“Kami siap untuk menjaga fasilitas fasilitas umum, menjaga fasilitas negara juga menjaga masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, dalam rangka pengamanan siaga pihaknya menerjunkan sebanyak 1.200 personel. Kemudian personel Kodim Bogor 400 personel, dan total ada 1.600 personil yang disiagakan untuk menjaga kamtibmas.

“Setiap pelaksanaan patroli skala besar kita akan membawa 200 personel yang kita bagi di beberapa titik, beberapa rute sehingga memberikan rasa aman kepada masyarakat Kabupaten Bogor,” ungkap AKBP Wikha.

(Albin pandita)

Teken MoU, Kemenkop dan Perguruan Tinggi Sinergi Majukan SDM Kopdes Merah Putih

0

Bogordaily.net – Kementerian Koperasi (Kemenkop) menggandeng Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia, Forum Rektor Indonesia, dan Universitas Indonesia (UI) untuk melakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU), sekaligus menggelar Forum Diskusi yang Membahas Pengembangan SDM Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih.

Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi mengatakan, MoU ini menjadi jembatan dunia pendidikan dan koperasi, yang dipertemukan secara nyata untuk membangun desa, mengembangkan kapasitas SDM (Sumber Daya Manusia), dan memajukan ekonomi rakyat.

“Koperasi bisa sukses melalui pendidikan koperasi. Mari kita kembali ke ekonomi dengan semangat konstitusi bernama koperasi,” kata Menkop Budi Arie dalam penandatanganan MoU dengan Perguruan Tinggi dan Forum Diskusi Pengembangan Kopdes Merah Putih di Jakarta, Senin, 1 September 2025.

SDM Kopdes Merah Putih

Menkop menegaskan, MoU ini bukan sekadar simbol seremonial, tetapi fondasi untuk membangun kolaborasi jangka panjang. Keterlibatan perguruan tinggi sangat penting melalui Tri Dharma Pendidikan, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

“Tiga hal tersebut, terutama kaitan pengabdian masyarakat, apabila diimplementasikan maka akan membawa manfaat besar bagi masyarakat desa, khususnya dalam rangka meningkatkan kualitas kelembagaan dan usaha Kopdes Merah Putih,” ucapnya.

Menkop Budi Arie menegaskan bahwa pemerintah bertekad untuk selalu memperjuangkan kepentingan rakyat, oleh karena itu Kemenkop terus mendorong penguatan kelembagaan dan usaha koperasi agar mampu menjadi tulang punggung ekonomi bangsa.

Melalui Koperasi Desa Merah Putih diharapkan perekonomian di desa dapat meningkat dan tercipta kesejahteraan bersama dari akar rumput.

Lanjut Menkop Budi Arie, bersama Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia, bersama menyatukan kekuatan seluruh PTN dan Politeknik Negeri untuk memperkuat kapasitas SDM koperasi, penyelarasan kurikulum, dan hilirisasi hasil riset.

“Bersama Forum Rektor Indonesia, kami membangun sinergi pelaksanaan kebijakan koperasi, mulai dari kelembagaan, digitalisasi, pengembangan usaha, hingga riset dan inovasi,” ungkapnya.

Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka

Sementara bersama UI, Kemenkop menekankan kerja sama dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat, termasuk pelaksanaan program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka, serta KKN tematik yang langsung bersentuhan dengan Kopdes/Kel Merah Putih.

“Perguruan tinggi hadir bersama koperasi, koperasi menjadi ruang belajar, sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi, khususnya di akar rumput dan masyarakat desa menjadi penerima manfaat utama dari kerja sama ini,” tegasnya.

Di kesempatan yang sama, Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kemenkop Destry Anna Sari menjelaskan, MoU ini sebagai dasar kerja sama strategis dalam pengembangan SDM Kopdes/Kel Merah Putih.

“Tak hanya itu, juga digelar forum diskusi yang menjadi bagian dari upaya strategis dalam menyiapkan SDM yang profesional, baik dalam tata kelola kelembagaan maupun dalam pengembangan usaha Kopdes Merah Putih,” ucap Destry.

Sementara itu, Ketua Forum Rektor Indonesia Prof Nurhasan menyebut, lebih dari 4 ribu perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia siap terlibat dalam program ini.

“Forum Rektor yang mewakili seluruh kampus negeri dan swasta turut mendukung penuh inisiatif ini, demi memperbaiki ekonomi rakyat ke depan,” katanya.

Diungkapkan Nurhasan, program ini tidak hanya melibatkan dosen, tetapi juga mahasiswa melalui kegiatan seperti Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik yang terintegrasi dalam ekosistem kerja sama tersebut.

“Dengan tumbuhnya koperasi, mahasiswa mendapat kesempatan belajar langsung di lapangan, yang sekaligus menjadi ajang penguatan nilai gotong-royong,” ujarnya.***