Home Blog Page 638

Gedung DPRD Kalbar Porak-Poranda Usai Aksi Mahasiswa, Sampah, Coretan, hingga Bendera Terbakar

0

Bogordaily.net – Aksi unjuk rasa bertajuk Seruan Kalbar Bergerak yang digelar ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kalimantan Barat pada Rabu, 27 Agustus 2025, meninggalkan jejak kericuhan yang cukup memprihatinkan di Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Barat.

Pasca demonstrasi tersebut, suasana di halaman dan sekitar gedung wakil rakyat terlihat porak-poranda.

Pantauan terkini menunjukkan sampah berserakan di berbagai titik, mulai dari botol plastik, ranting pohon, hingga sisa ban yang sebelumnya dibakar massa.

Bahkan, sejumlah barang pribadi seperti sandal dan sepatu milik peserta aksi juga tercecer begitu saja di lokasi.

Kerusakan semakin parah dengan adanya bendera merah putih yang ikut terbakar dalam insiden itu.

Pemandangan tersebut menimbulkan keprihatinan mendalam, mengingat simbol negara yang seharusnya dijaga justru menjadi korban dalam kericuhan.

Di bagian depan gedung DPRD Kalbar, coretan bernada makian tampak jelas memenuhi tembok.

Tulisan “Dewan Perwakilan Rakyat Daerah” yang menempel di dinding pun mengalami kerusakan, dengan beberapa huruf copot dan berantakan.

Kondisi ini menambah kesan semrawut pasca aksi yang awalnya digelar dengan damai namun berakhir dengan tindakan destruktif.

Meski kerusakan terlihat nyata, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak DPRD Kalbar maupun aparat kepolisian terkait langkah penanganan dan tindak lanjut atas peristiwa tersebut.

Publik pun menanti kejelasan mengenai siapa yang bertanggung jawab atas kerusakan fasilitas negara, termasuk potensi adanya tindak hukum terhadap peserta aksi yang diduga melakukan perusakan.

Aksi Seruan Kalbar Bergerak sendiri digelar sebagai bentuk aspirasi mahasiswa terhadap sejumlah kebijakan pemerintah daerah.

Namun sayangnya, penyampaian aspirasi tersebut justru diwarnai dengan kericuhan yang meninggalkan citra buruk serta kerusakan fasilitas umum.***

Menkop Budi Arie: Presiden Prabowo Menegaskan akan Membesarkan Koperasi

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi menghadiri Pembukaan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) : Trade, Tourism, Investment, and Procurement di International Convention Exhibition (ICE), BSD, Tangerang yang dibuka secara langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Di dalam pidatonya Presiden Prabowo kembali menyinggung soal komitmen pemerintah untuk membesarkan koperasi sebagai amanat konstitusi Pasal 33 UUD 1945.

“Pasal 33 mengingatkan kita bahwa perekonomian Indonesia harus disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan. Inilah dasar dari demokrasi ekonomi yang kita junjung,” ujar Presiden Prabowo.

Menkop Budi Arie Setiadi menyatakan komitmennya untuk melaksanakan mandat Presiden Prabowo Subianto untuk mengembangkan koperasi di Indonesia.

Salah satu yang digagas untuk membesarkan koperasi di Indonesia yaitu melalui program Koperasi Desa/ Kelurahan (Kopdes/ Kel) Merah Putih.

“Presiden Prabowo menekankan bahwa koperasi merupakan jalan untuk menghadirkan keadilan sosial dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia. Sesuai dengan semangat Pasal 33, koperasi akan menjadi penggerak ekonomi rakyat yang inklusif dan berkeadilan,” ujar Menkop Budi Arie yang turut menghadiri Pameran APKASI Otonomi Expo 2025 di Tangerang, Kamis 28 Agustus 2025.

Menkop Budi Arie menegaskan bahwa pemerintah akan terus mendorong penguatan kelembagaan dan usaha koperasi agar mampu menjadi tulang punggung ekonomi bangsa.

Melalui keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/ Kel) Merah Putih yang digerakkan secara nasional, diharapkan tercipta kesejahteraan bersama dan peningkatan daya saing ekonomi lokal.

“Saya ingin koperasi hadir di desa, hadir di kota, dan hadir di setiap sudut negeri. Koperasi harus memberi dampak nyata bagi rakyat kecil,” ucapnya.

Sebagai upaya mewujudkan misi tersebut, Menkop Budi Arie mengajak semua pihak untuk terlibat dalam upaya suksesi operasionalisasi Kopdes/ Kel Merah Putih.

Komitmen dukungan tersebut telah dinyatakan oleh Ketua Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), Bursah Zarnubi.

Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, Menkop Budi Arie berharap koperasi dapat menghadirkan pemerataan pembangunan dan kesejahteraan di masyarakat.

“Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan gerakan koperasi ini akan mempercepat hadirnya kesejahteraan yang merata. Dengan koperasi, rakyat bukan hanya menjadi objek pembangunan, melainkan subjek utama yang menggerakkan ekonomi,” tambah Budi Arie.

Melalui program Kopdes/ Kel Merah Putih ini, Menkop Budi Arie juga berharap agar koperasi dapat menjadi tulang punggung ekonomi dan kemandirian desa.

“Dengan adanya Kopdes Merah Putih, kita ingin memastikan setiap desa memiliki pusat ekonomi yang dikelola bersama dan untuk kesejahteraan bersama,” katanya.***

Bocah 5 Tahun Asal Bogor Raih Medali Perak di Olimpiade Matematika Internasional Hongkong

0

Bogordaily.net – Bogor kembali melahirkan prestasi membanggakan. Seorang bocah berusia 5 tahun bernama Abdullah Khairi Rasyid, murid TK Enderun Bogor, berhasil meraih medali perak di ajang Final Round Hongkong International Mathematical Olympiade (HKIMO) yang digelar secara offline di Hongkong pada 23–24 Agustus 2025.

Rasyid berhasil tampil gemilang setelah sebelumnya lolos babak penyisihan yang dilaksanakan di Bogor.

Dengan penuh percaya diri, ia berkompetisi melawan ribuan peserta dari 19 negara/region yang mengikuti ajang internasional bergengsi tersebut.

Usai pengumuman pemenang, Rasyid dengan polosnya menyebut, “Ini hadiah untuk ulang tahun Indonesia.”

Prestasi ini bukanlah yang pertama bagi Rasyid. Sebelumnya, ia juga sukses membawa pulang medali perunggu dari ajang internasional lain di Hongkong, yaitu Guangdong-Hong Kong-Macao Greater Bay Area Mathematical Olympiade.

Tak hanya itu, sepanjang tahun 2025 saja, bocah jenius ini sudah mengoleksi dua medali di ajang olimpiade matematika tingkat nasional serta menyabet gelar Champion (nilai tertinggi) pada Olimpiade Sains tingkat TK di Bandung.

Bakat berhitung Rasyid memang sudah terlihat sejak dini. Sejak usia 3 tahun ia gemar memainkan angka, dan di usianya yang masih 5 tahun kini, ia bahkan sudah hafal perkalian.

Dukungan penuh orang tuanya yang selalu mengasah kemampuan dengan berbagai kursus dan les matematika membuat prestasinya semakin bersinar.

Ketekunan serta semangat belajar Rasyid membuat banyak orang kagum. Tak heran jika bocah ini disebut-sebut sebagai salah satu calon peserta berbakat yang bisa mewakili Indonesia di berbagai ajang besar, bahkan diprediksi berpotensi menjadi kandidat kuat International Champions of Champions (COC) 2040 mendatang.***

KKM Kelompok 20 IUQI Bogor Gelar Aksi Clean Up, Wujudkan Kampung Tapos Babakan yang Bersih dan Ramah

Bogordaily.net – Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 20 Institut Ummul Quro Al-Islami (IUQI) Bogor kembali mengadakan program kerja unggulan yang berfokus pada kepedulian lingkungan, yaitu Clean Up.

Kegiatan ini dikemas dalam bentuk kolaborasi bersama Program Kampung Ramah Lingkungan (KRL) di Kampung Tapos Babakan, Desa Tapos 2, Kecamatan Tenjolaya.

Adapun rangkaian kegiatan dimulai dengan Pembuatan Mading Sampah dan dilanjutkan dengan Pembuatan Lubang Biopori. Melalui program ini, mahasiswa KKM bersama warga berupaya meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan serta mengelola sampah secara bijak.

Pembuatan Mading Sampah

Dalam agenda Pembuatan Mading Sampah, mahasiswa KKM menghadirkan media edukasi kreatif yang berisi informasi mengenai jenis-jenis sampah, dampak negatif sampah yang tidak terkelola, serta cara-cara sederhana memilah sampah organik dan anorganik.

Media tersebut tidak hanya ditujukan untuk orang dewasa, tetapi juga untuk anak-anak dan remaja agar tumbuh kesadaran sejak dini dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Sementara itu, kegiatan Pembuatan Lubang Biopori menjadi praktik nyata yang melibatkan warga secara langsung. Lubang Biopori yang dibuat bersama ini memiliki banyak manfaat, di antaranya sebagai tempat resapan air hujan, mengurangi potensi banjir, sekaligus mengolah sampah organik rumah tangga menjadi kompos yang bermanfaat untuk kesuburan tanah.

Partisipasi warga dalam kegiatan ini sangat antusias. Mereka turut serta membersihkan lingkungan sekitar, mendengarkan penjelasan mahasiswa, hingga ikut berlatih membuat biopori. Antusiasme ini menunjukkan adanya semangat gotong royong serta kepedulian masyarakat terhadap lingkungan mereka.

Melalui kegiatan Clean Up yang berkolaborasi dengan Program Kampung Ramah Lingkungan (KRL), KKM Kelompok 20 IUQI Bogor berharap program ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu berkelanjutan.

Mahasiswa berharap masyarakat dapat terus melestarikan kebersihan lingkungan dan menerapkan pola hidup ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa IUQI Bogor dalam mendukung program pemerintah terkait pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan. Dengan demikian, keberadaan KKM bukan hanya sebatas kegiatan akademik, tetapi juga mampu memberi manfaat langsung bagi masyarakat desa.

(Irfan)

BRI KC Mabes TNI CIlangkap Berbagi Jumat Berkah di Empat Lokasi

0

Bogordaily.net – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang (KC) Mabes TNI CIlangkap kembali menggelar program Jumat Berkah.

Program ini merupakan salah satu agenda rutin yang diadakan oleh BRI KC Mabes TNI Cilangkap. Kali ini program Jumat Berkah diadakan di empat lokasi pada 22 Agustus 2025.

Pimpinan BRI KC Mabes TNI CIlangkap, Pranathan Triatmojo menjelaskan, untuk Program Jumat Berkah kali ini dilaksanakan di empat lokasi yaitu di Yayasan Fadhilah Ihsan, Yayasan Rumah Harapan Cilangkap, Yayasan Rumah Harapan Cipayung dan Yayasan PYI.

“Alhamdulilah kami selalu mengagendakan Program Jumat Berkah sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekitar,” ungkapnya.

Pranathan menambahkan, adapun bingkisan yang diberikan ke empat lokasi merupakan kebutuhan pokok sehari-hari yang dibutuhkan. Sehingga dengan adanya bantuan dari Program Jumat Berkah ini bisa membantu meringankan. Sebanyak 40 bingkisan sembako dibagikan ke empat lokasi tersebut.

“Kami membagikan 40 bingkisan sembako kepada empat yayasan yang ada disekitar lingkungan kantor,” tegasnya.

Selain Program Jumat Berkah, BRI juga mempunyai beragam produk dan program unggulan.

Mulai dari program untuk pendidikan, kesehatan, keagamaan, juga ada program undian berhadiah hingga produk perbankan online melalui BRImo yang memudahkan nasabah dalam bertransaksi dalam satu genggaman.

Disini nasabah bisa bertransaksi perbankan mulai dari produk tabungan, pinjaman, pembayaran, asuransi, investasi hingga lifestyle tersedia diaplikasi BRImo.

“Sebagai salah satu perbankan yang banyak menerima penghargaan, BRI terus memaksimalkan pelayanan kepada nasabah. Setiap nasabah yang datang akan dilayani dengan baik, mulai dari pintu masuk hingga ke layanan yang diperlukan seperti teller maupun customer service,” tutupnya.***

Sekda Ajat Sebut Pemkab Bogor Siap Kolaborasi Tangani Kemacetan dengan DKI Jakarta

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor turut serta dalam melakukan penanganan masalah lalu lintas dan kemacetan yang kerap terjadi di kawasan Jabodetabek.

Sekda Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika menyampaikan bahwa, kemacetan bukan hanya masalah DKI Jakarta, tetapi juga dipengaruhi oleh mobilitas masyarakat dari wilayah penyangga, termasuk Kabupaten Bogor.

“Karena itu, penanganannya harus dilakukan secara kolaboratif oleh seluruh pemangku kebijakan baik Pemprov Jakarta maupun daerah sekitarnya,” kata Ajat kepada wartawa Kamis 28 Agustus 2025.

Ia menyebut, tingginya jumlah komuter asal Bogor menuju Jakarta. Dari data, jumlah penumpang dari Bogor mencapai 6.000 orang per hari, jauh di atas target awal sebanyak 2.000 penumpang.

“Ini menunjukkan antusiasme masyarakat sangat besar, sekaligus menandakan kontribusi wilayah sekitarnya sangat berpengaruh terhadap lalu lintas di DKI Jakarta,” jelasnya.

Lebih lanjut, kata Ajat, kolaborasi ini diharapkan ada pembagian peran dan fungsi yang jelas antarwilayah dalam penanganan transportasi. Dengan begitu, tidak menjadi beban sepihak.

“DKI Jakarta adalah kota global dan kebanggaan Indonesia, maka sudah seharusnya semua pihak bekerja sama dalam mengurai permasalahan kemacetan,” ungkap Ajat.*

(Albin Pandita)

Dorong Partisipasi Warga, Disparbud Kota Bogor Luncurkan GEMAR PARIWISATA

0

Bogordaily.net – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor terus berupaya meningkatkan peran masyarakat dalam pembangunan sektor pariwisata.

Salah satu langkah strategis yang tengah dijalankan adalah Gerakan Masyarakat Sadar Pariwisata (GEMAR PARIWISATA), sebuah program yang mengajak warga untuk lebih peduli, ramah, dan aktif dalam mendukung ekosistem wisata berkelanjutan.

Kepala Disparbud Kota Bogor, Firdaus menjelaskan, pariwisata tidak hanya ditentukan oleh destinasi, melainkan juga oleh kesiapan masyarakat sebagai tuan rumah.

“Masyarakat adalah garda terdepan yang membentuk citra Kota Bogor. Jika warganya ramah, lingkungannya bersih, dan pelayanannya baik, wisatawan tentu akan merasa nyaman dan ingin kembali,” ujarnya.

Empat Strategi Utama

Program GEMAR PARIWISATA hadir dengan empat strategi utama, yakni:

1. Edukasi dan Sosialisasi, melalui pelatihan, workshop, serta kampanye sadar wisata bagi warga, komunitas, dan pelaku usaha.

2. Kolaborasi Lintas Sektor, melibatkan perangkat daerah, komunitas kreatif, akademisi, dan UMKM agar bergerak bersama.

3. Pemberdayaan Ekonomi Lokal, mendorong produk dan jasa masyarakat agar menjadi bagian dari rantai nilai pariwisata.

4. Promosi Digital, memanfaatkan website resmi, media sosial, hingga aplikasi pariwisata untuk memperluas jangkauan informasi.

Manfaat Nyata Bagi Warga

Melalui gerakan ini, masyarakat tidak hanya didorong menjaga kebersihan destinasi wisata, tetapi juga berperan sebagai pelaku aktif.

Mulai dari memberikan pelayanan ramah, mengembangkan produk lokal, hingga ikut mempromosikan potensi wisata secara digital.

“Harapannya, GEMAR PARIWISATA bisa menjadi gerakan bersama. Dengan keterlibatan masyarakat, pariwisata Kota Bogor tidak hanya berkembang, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan warga,” tambahnya.

Dengan strategi tersebut, Disparbud optimistis pariwisata Kota Bogor akan semakin inklusif, berkelanjutan, serta mampu menjadikan Bogor sebagai destinasi wisata berdaya saing yang diminati wisatawan domestik maupun mancanegara.

(Ibnu Galansa)

Mulai 2026, Anak TK dari Keluarga Kurang Mampu Bisa Dapat Bantuan Rp450 Ribu per Tahun

0

Bogordaily.net – Kabar gembira datang bagi para orang tua yang memiliki anak usia dini. Pemerintah berencana memperluas bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) ke jenjang Taman Kanak-kanak (TK).

Mulai tahun 2026, siswa TK dari keluarga kurang mampu berpeluang mendapatkan bantuan pendidikan sebesar Rp450 ribu per tahun.

Rencana tersebut disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa lalu.

Menurutnya, kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat kebijakan wajib belajar 13 tahun.

“PIP untuk TK baru kami usulkan pada tahun anggaran 2026 sebagai komitmen pelaksanaan wajib belajar 13 tahun,” ujar Mu’ti.

Bantuan Rp450 Ribu untuk Peserta Didik TK

Jika usulan ini disetujui, setiap siswa TK dari keluarga tidak mampu akan menerima bantuan senilai Rp450 ribu per tahun, atau setara Rp37.500 per bulan.

Dana ini diharapkan bisa meringankan beban biaya pendidikan, seperti pembelian seragam, alat tulis, maupun kebutuhan pendukung belajar lainnya.

Meski demikian, jumlah pasti penerima PIP untuk jenjang TK belum ditentukan. Mu’ti menegaskan bahwa pihaknya masih melakukan perhitungan detail, termasuk kesiapan anggaran pemerintah pusat.

Dalam rapat tersebut, Abdul Mu’ti juga mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp14,4 triliun untuk tahun 2026.

Tambahan dana ini salah satunya akan dialokasikan khusus untuk memperluas penerima PIP hingga ke tingkat TK.

Sejauh ini, anggaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang sudah disepakati mencapai Rp55 triliun, dari total Rp757,82 triliun anggaran pendidikan nasional tahun 2026.

“Targetnya membantu pembiayaan peserta didik dari keluarga 25 persen termiskin melalui dukungan biaya Rp450 ribu per siswa per tahun,” jelas Mu’ti.

Langkah Baru Wajib Belajar 13 Tahun

Selama ini, PIP hanya diberikan kepada siswa SD, SMP, dan SMA. Dengan rencana perluasan ke TK, pemerintah ingin memperkuat pondasi pendidikan sejak dini.

Hal ini juga sejalan dengan gagasan wajib belajar 13 tahun yang mencakup pendidikan anak usia dini (PAUD).

Saat ini, aturan dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional masih menetapkan wajib belajar 12 tahun.

Namun, pemerintah menilai penting untuk memasukkan pendidikan usia dini sebagai bagian integral dari wajib belajar, sehingga anak-anak Indonesia bisa mendapatkan akses pendidikan yang lebih merata sejak awal.***

Siapa Dwi Hartono, Mahasiswa Magister yang Disebut Otak Pembunuhan Kacab Bank BUMN

0

Bogordaily.net – Nama Dwi Hartono kini menjadi sorotan publik setelah Polda Metro Jaya mengungkapkan dirinya sebagai otak di balik kasus penculikan dan pembunuhan Kepala KCP Bank Pemerintah, Mohamad Ilham Pradipta.

Sosoknya mengejutkan, karena selain tercatat sebagai mahasiswa Magister Manajemen di Universitas Gadjah Mada, ia juga dikenal sebagai seorang pengusaha bimbingan belajar.

Kasus ini bermula dari laporan penculikan Ilham pada 20 Agustus 2025. Korban diculik di area parkiran Lotte Mart Pasar Rebo, Jakarta Timur, sebuah kejadian yang sempat terekam CCTV.

Esok harinya, jasad Ilham ditemukan seorang warga di persawahan Desa Naga Sari, Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Kondisi korban mengenaskan, dengan tangan, kaki, dan mata terikat lakban.

Hasil autopsi menunjukkan Ilham tewas akibat hantaman benda tumpul di bagian dada dan leher, serta mengalami sesak napas akibat tekanan di tulang dada.

Polisi pun bergerak cepat melakukan penangkapan. Sebanyak delapan orang berhasil ditangkap, empat di antaranya sebagai eksekutor penculikan, dan empat lainnya termasuk Dwi Hartono disebut sebagai aktor intelektual.

Kepala Satreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Andika Dharma, mengungkapkan bahwa Dwi bukan orang baru dalam dunia kriminal.

Ia pernah dipenjara selama dua tahun karena kasus pemalsuan ijazah SMA Paket C. Riwayat inilah yang membuat polisi tidak terkejut ketika namanya kembali muncul dalam kasus besar ini.

Hingga kini, motif utama Dwi merencanakan pembunuhan tersebut masih belum terungkap.

Aparat masih mendalami kemungkinan adanya motif dendam pribadi, masalah keuangan, atau kepentingan lain yang lebih besar.

Kasus ini menyita perhatian publik karena memperlihatkan bahwa pelaku intelektual kejahatan bisa berasal dari kalangan terdidik.***

Kenali Tanda-Tanda Kampas Rem Mobil Habis, Jangan Tunggu Sampai Terlambat

0

Bogordaily.net – Salah satu komponen penting dalam mobil yang sering diabaikan adalah kampas rem. Padahal, perannya sangat vital untuk menjaga keselamatan berkendara.

Banyak pengendara baru sadar kampas rem habis setelah rem mulai tidak pakem atau menimbulkan suara berdecit.

Ada beberapa tanda yang bisa menjadi peringatan dini bahwa kampas rem mobil anda sudah waktunya diganti. Pertama, suara berdecit atau gesekan kasar saat rem diinjak.

Suara ini muncul karena permukaan kampas rem sudah menipis. Kedua, pedal rem terasa lebih dalam dari biasanya saat diinjak. Ketiga, muncul getaran di pedal atau setir saat melakukan pengereman.

Selain itu, lampu indikator rem pada dashboard juga bisa menyala ketika sistem mendeteksi adanya masalah pada komponen rem.

Jika tanda-tanda ini sudah muncul, jangan tunda untuk segera mengganti kampas rem agar terhindar dari risiko kecelakaan di jalan.

Perawatan sederhana seperti rutin mengecek kondisi kampas rem setiap 10.000 km atau saat melakukan servis berkala bisa membantu menghindari masalah serius.***