Tuesday, 14 April 2026
Home Blog Page 65

Laporan KDRT Andi Maisara Mandeg 10 Bulan di Polres Tangsel

0

Bogordaily.net – Bangsawan Bugis Korban KDRT bernama Andi Maisara, Kembali mencurha nestapanya. Bagiya, waktun seolah berhenti dan membeku begitu saja. Laporan kasus KDRT Nomor: TBL/B/1128/V/2025, dilayagkan pada 15 Juli 2025. Hingga kini, tidak ada titik terang. Sama sekali tidak ada kemajuan.

Proses hukum seolah terhalang, membentur batukarang, yang sangat keras serta tebal. Sehingga laporan KDRT yang dilayangkan Sara, yang notabene seorang bangsawan Bugis, belum sejengkalpun kasunya ditindaklanjuti apparat kepolisian. Padahal pelaporan sudah dilakukan 10 bulan yang lalu.

“Ada apa ini, kok hingga sekarang laporan saya tidak ada kepaatian hukum,”” papar Sara, 8 Maret 2026.

Selain darah biru, menyandan gelar Raja Muda Kerajaan Addatuang Sidenreng ke-25. Sara Maesara, aktif berkprah sebagi pengusaha di HIPMI Provinsi Makasar, tepatnya di kabupaten Enrekang.

Namun rentetan predikat berupa gelar kebangsawanan terynata luluhlantah, tidak berguna dimata penyidik Mapolres Tangerang.

Megki begitu didorong tekad yang kuat Sara, tetap berdiri tegak, bertekad menyelesaikan masalahnya, berupa laporan kasus KDRTnya yang mandeg ber-bulan bulan di Polres Tanggerang.

“Hari ini saya ada meeting denga kuasa hukum, memastikan supaya laporan saya soal KDRT, yang dilakukan suami saya berama Nedy Ackmad segera diproses supaya Nedy, mempertanggung jawabkan perbuannya, terhadap saya,” tegas Sara, Jum”at 6 maret 2026.

Sara menceritakan kekerasan menjadi tradisi mengerikan di rumah megah yang dihuninya.

Tapi laporan itu kini seperti perahu yang tak diterpa angin. Tidak bergerak. Mandeg. sepuluh bulan tanpa kepastian.

“Sampai sekarang belum ada kemajuan,” begitu curatan Sara.

Padahal cerita di balik laporan itu tidak ringan. Menurut pengacaranya, Dita Aidiya, Sara, tidak hanya mengalami kekerasan ekonomi karena tidap pernah diafkahi, disamping itu Sara juga mengalami kekersan psikis, yang membuat mental da jiwanya remuk berkeping-keping.

Lebih kejam lagi, kata Sara, ia sempat diasingkan. Tiga bulan lamanya. Di sebuah tempat yang berlokasi di Majalengka, Jawa Barat.

Tempat itu, kata Sara adalah kamar-kamar sel, berukuran ekira 2×3. Sel itu dihuni oleh orang yang mengidap ODGJ, atau orang dalam ganguan jiwa. Sekira empat bulan dari 16 November 2024 sampai 16 Maret 2025. Sara hidup bersama mereka dalam sel.

“”Saya dikondisikan menjadi orang gila,” aku Sarah.

Sara curiga motif dirinya diperlakukan keperti orang gila itu, diduga agar apat enguaai harta dirinya.

“”Suami ingin menguasai harta Sara, selaku istrinya,” cetus Sara.

Kejadian ini bermula di rumah mereka, di Cluster Emerald View, Pondok Aren, Tangerang Selatan. Tempat yang mestinya jadi sarang cinta, berubah menjadi arena luka.

Kini AS hanya ingin satu hal: keadilan, dan kejelasan kenama laporannya hingga saat ni tidak ada progress.

Disatu sisi, pihak kepolisian membenarkan adanya laporan itu. Kasi Humas Polres Tangerang Selatan, AKP Muhamad Agil, mengatakan bahwa penyidik masih bekerja: “Kami masih memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan bukti petunjuk,” katanya seperti dikutip dari kompas.com.

Jawaban formalitas, namun bagi sang korban Andi Sara Maesara, 10 bulan bukan Waktu yang singkat.***

Tarbog Siap Gelar Kompetisi Tinju Pelajar Kota Bogor Mei 2026, Libatkan 37 Sekolah

Bogordaily.net – Komunitas Tarung Bogor (Tarbog) menggelar kegiatan buka puasa bersama, serta press background bersama awak media di Hokie Hub, Tanah Sareal, Kota Bogor pada Sabtu, 7 Maret 2026.

Acara yang dihadiri langsung oleh Founder Tarbog,jajaran pengurus, serta Komtek & prestasi Pertina Kota Bogor Dan juga Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kota Bogor

Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang sosialisasi rencana kompetisi tinju pelajar tingkat SMA se-Kota Bogor yang akan digelar pada Mei 2026

Founder Tarbog, Zildan Salman, mengatakan kejuaraan tersebut dibuat untuk mewadahi minat pelajar terhadap olahraga tinju sekaligus memberikan kegiatan positif bagi anak muda.

“Tarung Bogor ini adalah wadah atau acara boxing yang kami buat khusus di area Bogor dengan sasaran anak-anak SMA,” kata Zildan.

Ia menjelaskan, kompetisi direncanakan berlangsung pada 8–9 Mei 2026 dengan melibatkan sekitar 37 sekolah di Kota Bogor.

Pertandingan akan menggunakan sistem tinju resmi dengan empat ronde serta wasit dan juri dari organisasi terkait.

“Bogor sering dikenal dengan isu tawuran pelajar. Kami ingin mewadahi hal negatif itu menjadi positif lewat kejuaraan resmi,” ujarnya.

Sementara itu Komtek dan Prestasi Pertina Kota Bogor, Ramli Sahibu, menyambut baik inisiatif tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini penting untuk menghidupkan kembali kompetisi tinju sekaligus mencari bibit atlet muda.

“Kami sangat bersyukur dengan adanya kegiatan seperti ini. Ini membantu memfasilitasi bibit-bibit muda untuk mengembangkan bakatnya,” ujar Ramli yang merupakan juara nasional Sarung Tinju Emas 1999 dan dua kali mengikuti Pelatnas SEA Games.

selain itu Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kota Bogor menyambut baik dengan adanya kegiatan ini,

Hotlan Jhon, mengatakan pemerintah kota mendukung rencana event tersebut karena dapat menjadi sarana pembinaan atlet sejak usia pelajar.

“Dispora sangat mendukung. Event ini bisa menjadi pemicu agar olahraga tinju kembali dikenal di kalangan pelajar,” kata Hotlan.

Ia menambahkan Dispora juga siap membantu memfasilitasi kebutuhan penyelenggaraan, termasuk rekomendasi tempat pertandingan.

“kami memberikan rekomendasi Kedua, menyediakan tempat di GOR Indoor B. Ketiga, kami akan memfasilitasi ke KCD (Kantor Cabang Dinas) Pendidikan karena pesertanya anak SMA” lanjutnya

(Fikri)

Bupati Bogor Imbau Seluruh SKPD di Kabupaten Bogor Tak Minta THR ke Perusahaan

Bogordaily.net – Bupati Bogor Rudy Susmanto menghimbau kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kabupaten Bogor untuk tidak meminta Tunjangan Hari Raya (THR) ke perusahaan.

Menurut Rudy, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor telah resmi mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait larangan minta THR ke perusahaan yang telah dikirimkan ke seluruh SKPD baik tingkat desa hingga Kecamatan.

“Jadi kami pemerintah Kabupaten Bogor secara resmi sudah mengeluarkan surat keputusan resmi yang kami kirimkan kepada seluruh skpd, pemerintah Kecamatan, maupun pemerintah desa untuk tidak melakukan permohonan bantuan, bantuan thr ke beberapa perusahaan-perusahaan yang ada di wilayahnya,” kata Rudy Susmanto kepada wartawan, Minggu 8 Maret 2026.

Rudy meminta agar, kesucian bulan suci Ramadan tahun ini jangan sampai ternodai dengan hal yang dinilai merugikan banyak pihak.

“Tentunya kita ingin di bulan suci Ramadan dan menyambut hari raya idul fitri kita ingin pemerintah betul-betul hadir dalam kondisi yang sehat nah kita tidak ingin niatan baik akhirnya karena kejadian satu dua hal akhirnya mencederai perjalanan puasa kita 30 hari ke belakang,” jelasnya.

Sebelumnya viral beredar di media sosial surat berisi permohonan Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri 1447 H yang ditujukan kepada pengusaha di wilayah Desa Jampang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor.

Terlihat kop surat bertuliskan Pemerintah Kabupaten Bogor Kecamatan Kemang yang ditujukan kepada pengusaha atau donatur dengan perihal proposal Hari Raya.

Dalam surat tersebut, pegawai Pemerintahan desa memohon bantuan dan perhatiannya kepada para pengusaha atau donatur untuk kebutuhan hari raya dalam bentuk apapun.

(Albin)

Usai Pulang Bukber, Seorang Pria di Rancabungur Bogor Jadi Korban Begal Motor

Bogordaily.net – Seorang pria di Desa Mekarsari, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor menjadi korban begal motor usai pulang dari acara buka bersama (bukber) pada Minggu 8 Maret 2026 dini hari.

Kapolsek Rancabungur Ipda Yudhi menjelaskan bahwa, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.30 WIB. Awalnya kata Yudhi, ketika korban (A) pulang dari acara bukber di tempat kerja.

Kemudian, sesampainya di Jalan raya Rancabungur secara tiba tiba dari arah belakang, ada dua orang pelaku yang mengendarai sepeda motor jenis Yamaha Nmax memepet hingga menendang motor korban.

“Salah satu pelaku tersebut menendang motor korban sehingga terjatuh dari motornya,” kata Ipda Yudhi, Minggu 8 Maret 2026.

Menurut Yudhi, salah satu pelaku bahkan mengancam korban dengan menggunakan golok/pedang dan sambil berkata “saya tembak kamu”.

“Setelah itu satu pelaku mengambil motor dan kabur menuju wilayah jalan Rancabungur,” jelasnya.

‎Adapun, satu unit sepeda motor merk Honda Beat Street warna Coklat raib dibawa oleh pelaku dan ‎kerugian ditaksir mencapai Rp.20 juta

‎Sementara itu, Polisi memastikan bahwa, pihaknya akan menindaklanjuti kasus tersebut dan telah melakukan patroli rutin setiap malam.

(Albin)

Dorong Transaksi Digital Saat Lebaran, BYOND dan E-Channel BSI Siap Hadapi Lonjakan Transaksi

0

Bogordaily.net – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mendorong nasabah untuk mengedepankan transaksi digital (digital first) pada momentum Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Menghadapi lonjakan transaksi selama periode persiapan hari raya, BSI memperkuat seluruh layanan e-channel, khususnya superapps BYOND by BSI, sebagai salah satu kanal utama transaksi masyarakat.

Selama periode Ramadan dan Idul Fitri, rata-rata peningkatan transaksi melalui e-channel BSI naik sekitar 24% (month to month).

Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna mengatakan bahwa, tren transaksi menunjukkan peningkatan signifikan pada layanan digital menjelang dan selama Lebaran, terutama untuk pembayaran, pembelian, transfer, serta layanan ZISWAF.

“Momentum Lebaran selalu mendorong lonjakan transaksi di kanal digital. Karena itu, kami meningkatkan kapasitas sistem teknologi informasi, melakukan monitoring transaksi secara real time, dan memastikan seluruh e-channel beroperasi optimal agar nasabah dapat bertransaksi secara cepat, aman, dan nyaman,” ujar Anton dikutip, Minggu 8 Maret 2026.

Kemudian, BSI mengoptimalkan layanan digital melalui superapps BYOND by BSI yang menyediakan berbagai fitur khas perbankan syariah, mulai dari tarik tunai tanpa kartu, transaksi ZISWAF, kalkulator zakat.

Serta informasi masjid terdekat dan arah kiblat, hingga layanan Bank Emas untuk pembelian emas dan transfer saldo emas (gramase) secara real time.

Selain itu, BSI juga memperkuat layanan BSI QRIS, EDC merchant, BEWIZE,remitansi, serta BSI Call Center 14040 sebagai bagian dari ekosistem digital perseroan.

Nasabah juga dapat berbagi kepada keluarga atau berbelanja kebutuhan hari raya dengan cara digital sehingga mengurangi penggunaan uang tunai.

Untuk menjangkau masyarakat hingga ke pelosok, BSI mengintegrasikan layanan digital dengan jaringan fisik dan lebih dari 126 ribu BSI Agen di seluruh Indonesia yang melayani transaksi setor dan tarik tunai, transfer, pembayaran, hingga pembelian berbagai kebutuhan harian.

Sebagai penopang layanan digital, BSI juga menyiapkan kecukupan likuiditas sekitar Rp45 triliun guna mengantisipasi kebutuhan uang tunai masyarakat, dengan puncak transaksi diperkirakan terjadi pada H-7 Idul Fitri. Dana tersebut didistribusikan melalui lebih dari 6.000 ATM/CRM serta 1.049 outlet kantor cabang di seluruh Indonesia.

BSI turut berpartisipasi dalam program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 yang diselenggarakan Bank Indonesia hingga 15 Maret 2026 dengan menyediakan layanan penukaran uang di 178 titik dan layanan terpadu di 41 titik ruang publik.

Dengan strategi digital-first yang terintegrasi dengan jaringan fisik, BSI menargetkan layanan transaksi masyarakat selama Lebaran tetap stabil, cepat, dan aman, seiring meningkatnya adopsi layanan keuangan digital di masyarakat.

(Albin)

Hadiri Peringatan Nuzulul Quran, Bupati Bogor Rudy Susmanto Ajak Warga Tingkatkan Iman dan Jaga Kondusivitas Ramadan

Bogordaily.net – Bupati Bogor, Rudy Susmanto menyampaikan sejumlah pesan penting kepada masyarakat saat menghadiri peringatan Nuzulul Quran yang dirangkaikan dengan Tabligh Akbar Penyejuk Hati di Masjid Baitul Faizin, pada Sabtu malam, 7 Maret 2026.

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bogor menjadikan momentum Nuzulul Quran sebagai pengingat untuk meningkatkan keimanan serta memperkuat nilai-nilai keislaman, khususnya di bulan suci Ramadan.

Menurutnya, Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk memperbaiki diri, memperbanyak ibadah, serta mempererat ukhuwah dan kebersamaan di tengah masyarakat.

“Momentum Nuzulul Quran ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk meningkatkan ruqyah keislaman, memperkuat ukhuwah, serta menjaga keharmonisan di tengah masyarakat Kabupaten Bogor,” ujar Rudy Susmanto.

Melalui momentum Nuzulul Quran ini, Rudy Susmanto berharap nilai-nilai Al-Qur’an dapat semakin diamalkan dalam kehidupan sehari-hari serta memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Selain itu, Bupati Bogor juga mengimbau masyarakat yang akan melaksanakan mudik Lebaran untuk melaporkan rencana kepergiannya kepada RT dan RW setempat. Hal ini dilakukan agar keamanan lingkungan tetap terjaga selama rumah ditinggalkan.

Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah selama Ramadan hingga perayaan Idul Fitri, sehingga suasana kebersamaan dan ketenangan dapat dirasakan oleh seluruh warga.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor juga menyalurkan wakaf Al-Qur’an sebanyak 4.000 mushaf untuk didistribusikan ke masjid-masjid di wilayah Kabupaten Bogor, serta tambahan 2.000 mushaf dari Polres Bogor

 

Balita Tewas Akibat Kebocoran Gas di Bogor, Wali Kota Dedie Rachim Minta Warga Lebih Waspada

Bogordaily.net – Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan tabung gas di rumah tangga setelah terjadinya peristiwa tragis yang merenggut nyawa seorang balita di wilayah Kota Bogor.

Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Babakan Sirna, Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, sekitar pukul 20.00 WIB.

Kebocoran tabung gas diduga menjadi penyebab utama kebakaran yang melanda sejumlah rumah kontrakan di kawasan tersebut.

Kejadian tersebut menimbulkan duka mendalam karena menyebabkan seorang balita berusia 1 tahun 4 bulan meninggal dunia. Selain itu, dua orang lainnya dilaporkan mengalami luka bakar dan langsung mendapatkan penanganan medis.

Menanggapi insiden tersebut, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dan memperhatikan kondisi tabung gas yang digunakan di rumah.

“Kami sangat berduka atas kejadian ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua agar lebih waspada dan memastikan kondisi tabung serta regulator gas aman digunakan,” ujar Dedie Rachim.

Peristiwa tersebut mengakibatkan kebakaran pada 3 rumah kontrakan. Akibat kejadian tersebut, dua orang mengalami luka bakar dan langsung mendapatkan penanganan medis, serta korban satu lainnya meninggal, yakni balita, Zaki (1 tahun 4 bulan).

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi tabung gas, selang, dan regulator, serta memastikan tidak ada bau gas yang menyengat di dalam rumah. Jika tercium bau gas, warga diminta segera mematikan sumber api, membuka ventilasi, dan tidak menyalakan peralatan listrik untuk menghindari percikan api.

Selain itu, warga juga diminta menggunakan perlengkapan gas yang memenuhi standar keamanan serta segera mengganti jika ditemukan kerusakan pada selang maupun regulator.

Peristiwa ini menjadi alarm penting bagi masyarakat agar lebih waspada dalam penggunaan gas di rumah tangga guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

 

Bank Kota Bogor Dorong Masyarakat Kelola THR Secara Bijak dan Terencana

0

Bogordaily.net – Bank Kota Bogor mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam mengelola Tunjangan Hari Raya (THR) agar tidak cepat habis dan dapat dimanfaatkan secara optimal. Ajakan ini disampaikan melalui kampanye edukasi keuangan yang ditujukan bagi masyarakat luas, khususnya menjelang momentum Lebaran.

Fenomena THR yang kerap cepat habis menjadi perhatian, sehingga diperlukan perencanaan keuangan yang matang. Melalui edukasi ini, masyarakat diimbau untuk menyusun rencana pengeluaran dengan menentukan prioritas kebutuhan, mulai dari kebutuhan Lebaran, membantu keluarga, hingga menyisihkan sebagian dana untuk tabungan masa depan.

Selain itu, masyarakat juga didorong untuk menggunakan THR pada hal-hal yang bermanfaat, seperti membayar kewajiban atau kebutuhan penting lainnya, serta menghindari perilaku belanja impulsif yang dapat menguras keuangan dalam waktu singkat.

Bank Kota Bogor menegaskan bahwa pengelolaan keuangan yang baik dapat dimulai dari langkah sederhana. Dengan perencanaan yang tepat, THR tidak hanya habis untuk kebutuhan sesaat, tetapi juga dapat menjadi awal untuk membangun kondisi finansial yang lebih sehat di masa depan.

Melalui berbagai produk dan layanan keuangan yang dimiliki, Bank Kota Bogor hadir untuk mendukung masyarakat dalam mengelola keuangan secara lebih terencana dan bertanggung jawab. Masyarakat yang ingin mengetahui lebih lanjut terkait produk tabungan dapat langsung mengunjungi kantor Bank Kota Bogor terdekat.

Dengan pengelolaan yang bijak, diharapkan THR dapat memberikan manfaat lebih besar, tidak hanya untuk perayaan hari raya, tetapi juga sebagai langkah awal menuju masa depan keuangan yang lebih baik.***

Daftar Lokasi ATM Pecahan 10 dan 20 Ribu di Bogor Jelang Lebaran, Ada di Daerah Ini

0

Bogordaily.net – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, kebutuhan masyarakat terhadap uang pecahan kecil biasanya meningkat cukup tajam.

Hall ini terjadi karena banyak orang yang ingin menyiapkan uang tunai untuk diberikan sebagai Tunjangan Hari Raya (THR) kepada keluarga, kerabat, maupun anak-anak saat Lebaran.

Di wilayah Bogor, sejumlah mesin ATM yang menyediakan pecahan uang Rp10.000 dan Rp20.000 mulai ramai didatangi warga.

Terlebih lagi, setelah layanan penukaran uang baru di beberapa bank resmi mulai ditutup, masyarakat kini beralih mencari alternatif melalui mesin ATM dengan pecahan kecil.

Uang pecahan tersebut biasanya digunakan untuk mengisi amplop THR yang nantinya dibagikan saat momen silaturahmi keluarga di hari raya.

Tradisi berbagi uang kepada anak-anak maupun saudara yang lebih muda sudah menjadi kebiasaan yang melekat dalam perayaan Lebaran di Indonesia.

Permintaan uang pecahan kecil seperti Rp10.000 dan Rp20.000 cenderung meningkat drastis setiap menjelang Idul Fitri. Banyak orang sengaja menyiapkan uang tersebut jauh-jauh hari agar tidak kesulitan ketika hari raya tiba.

Biasanya, uang tersebut dimasukkan ke dalam amplop dengan berbagai desain menarik yang identik dengan suasana Lebaran.

Anak-anak menjadi pihak yang paling antusias menerima amplop berisi uang tersebut saat berkunjung ke rumah sanak saudara.

Karena tingginya kebutuhan tersebut, masyarakat sering berburu ATM yang menyediakan pecahan kecil untuk menarik uang secara langsung tanpa harus menukarnya di bank.

Sebagian besar mesin ATM di Indonesia biasanya menyediakan uang pecahan Rp50.000 atau Rp100.000. Nominal tersebut memang lebih umum digunakan untuk penarikan uang tunai dalam jumlah besar.

Namun demikian, beberapa mesin ATM tertentu menyediakan pilihan pecahan yang lebih kecil seperti Rp10.000 dan Rp20.000. Mesin ATM jenis ini biasanya ditempatkan di lokasi tertentu yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi.

Lokasi ATM Pecahan 10 dan 20 Ribu di Bogor

Bagi masyarakat yang berada di wilayah Bogor dan sedang mencari mesin ATM dengan pecahan kecil, berikut beberapa lokasi yang dapat menjadi pilihan.

ATM BNI Gallery IPB Dramaga

Beberapa mesin ATM di kawasan kampus Institut Pertanian Bogor menyediakan pecahan uang Rp10.000 dan Rp20.000, di antaranya:

ATM BNI Gallery IPB Dramaga 4

ATM BNI Gallery IPB Dramaga 6

ATM BNI Gallery IPB Dramaga 3

Lokasi ini sering menjadi tujuan masyarakat maupun mahasiswa yang ingin menarik uang dengan nominal pecahan kecil.

ATM Mandiri Taman Safari

Selain di kawasan kampus, mesin ATM yang menyediakan pecahan kecil juga tersedia di area Taman Safari Indonesia melalui jaringan Bank Mandiri.

Mesin ATM di lokasi tersebut juga kerap dimanfaatkan masyarakat untuk mendapatkan uang pecahan kecil, terutama menjelang momen hari raya.

Meskipun beberapa mesin ATM menyediakan pecahan Rp10.000 dan Rp20.000, masyarakat perlu mengetahui bahwa ketersediaan uang di setiap mesin tidak selalu sama.

Stok uang pecahan kecil di ATM bisa habis sewaktu-waktu, terutama ketika permintaan meningkat menjelang Lebaran. Oleh karena itu, masyarakat disarankan untuk memastikan terlebih dahulu apakah pecahan tersebut masih tersedia sebelum melakukan penarikan.

Selain itu, pengguna ATM juga perlu memperhatikan batas maksimal penarikan tunai yang berlaku sesuai dengan jenis kartu ATM yang digunakan.

 

Polres Bogor Wakafkan 2.000 Al-Quran di Acara Tabligh Akbar Masjid Baitul Faizin

0

Bogordaily.net – Polres Bogor menyalurkan kebaikan dengan menyerahkan waqaf sebanyak 2.000 mushaf Al-Quran pada peringatan Nuzulul Quran tingkat Kabupaten Bogor.

Penyerahan ini dilaksanakan di sela-sela kemeriahan acara “Tabligh Akbar Penyejuk Hati” yang digelar di Masjid Baitul Faizin, Cibinong, Sabtu malam 7 Maret 2026.

Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, menyampaikan bahwa, ribuan mushaf Al-Quran tersebut murni berasal dari keikhlasan dan hasil waqaf kolektif seluruh personel kepolisian, baik di lingkungan Polres Bogor maupun Polsek jajaran.

Dalam kesempatan tersebut, penyerahan Al-Quran dilakukan secara simbolis kepada dua orang perwakilan masyarakat, yakni Bapak Yahya dan Bapak Muhamad Yusuf.

“Alhamdulillah, malam ini kami dari jajaran Polres Bogor dapat menyerahkan 2.000 Al-Quran hasil waqaf dari seluruh anggota. Ini adalah wujud nyata kecintaan kami terhadap Al-Quran dan bentuk kepedulian kepada umat di bulan suci Ramadhan.

Semoga mushaf ini terus dibaca dan diamalkan, sehingga menjadi amal jariyah bagi seluruh personel,” kata AKBP Wikha Ardilestanto, Sabtu 7 Maret 2026.

Kemudian, kegiatan penyerahan waqaf ini menjadi semakin spesial karena berbarengan dengan acara Tabligh Akbar Penyejuk Hati yang dimulai pukul 21.00 WIB selepas ibadah salat Tarawih.

Acara yang dipandu oleh host ternama Irfan Hakim ini menghadirkan sejumlah tokoh agama terkemuka sebagai narasumber.

Diantaranya Al Habib Ghasim bin Ja’far Assegaf, Al Habib Abdallah bin Ja’far Assegaf, Ustadz Aa Hilman Fauzi, dan Ustadz Munawir Ngacir. Suasana religius semakin terasa dengan iringan selawat dari Grup Hadroh Nurul Musthofa.

“Kami sangat bersyukur dapat berpartisipasi dan berbagi di tengah majelis ilmu yang luar biasa ini. Harapan kami, sinergi antara ulama, umara, dan masyarakat Kabupaten Bogor dapat terus terjalin erat, sehingga tercipta situasi kamtibmas yang sejuk dan damai,” jelasnya.

Sementara itu, acara Tabligh Akbar dan penyerahan waqaf Al-Quran ini mendapat apresiasi positif dari para jamaah yang hadir memenuhi Masjid Baitul Faizin.***

Albin