Home Blog Page 66

Hadiri Raker DPR, Menteri Maman Ungkap Evaluasi Anggaran dan Kinerja Kementerian UMKM

0

Bogordaily.net – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman bersama Wakil Menteri UMKM Helvi Moraza menghadiri rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI untuk memaparkan evaluasi kinerja dan anggaran Kementerian UMKM periode semester I tahun 2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin 18 Mei 2026.

Menteri Maman menuturkan, selama semester I tahun anggaran 2026, Kementerian UMKM telah merealisasikan penyerapan anggaran sebesar Rp168,6 miliar dari total pagu Rp397,1 miliar.

Anggaran tersebut digunakan untuk menjalankan berbagai program strategis pada setiap satuan kerja di lingkungan Kementerian UMKM.

“Realisasi anggaran sampai hari ini sudah 42,46 persen yaitu sebesar Rp168 miliar. Kalau dilihat dari konteks monitoring dan evaluasi, Kementerian UMKM melakukan pengawasan alokasi anggaran untuk UMKM,” kata Menteri Maman.

Ia menjelaskan, Kementerian UMKM terus memperluas akses pembiayaan usaha melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp105,8 triliun kepada 1,69 juta pengusaha UMKM.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 511.208 pengusaha UMKM telah naik kelas atau graduasi, sementara 1,15 juta lainnya merupakan debitur baru.

Penguatan legalitas dan standardisasi usaha juga terus dilakukan melalui fasilitasi penerbitan 15,65 juta Nomor Induk Berusaha (NIB), 3,73 juta sertifikasi halal, serta dukungan SNI Bina UMK bagi ribuan pengusaha UMKM dan produk usaha sepanjang semester pertama 2026.

Selain itu, Kementerian UMKM turut memperkuat ekosistem kewirausahaan melalui pembinaan terhadap 1,081 juta wirausaha, pengawasan 753 inkubator bisnis yang membawahi 8.661 usaha rintisan, serta kemitraan bagi 804 UMKM dengan potensi transaksi mencapai Rp2,21 triliun.

Pemerintah juga melibatkan 57.600 pengusaha UMKM sebagai pemasok program Makan Bergizi Gratis (MBG), memperluas akses pasar internasional, dan memperkuat rantai pasok usaha menengah dan besar melalui program Holding UMKM.

Menteri Maman menambahkan, pada 2025 Kementerian UMKM berhasil menyerap anggaran sebesar Rp425,8 miliar atau mencapai 97,39 persen dari pagu akhir Rp437,2 miliar.

Capaian tersebut menempatkan Kementerian UMKM pada peringkat ke-16 dari 45 kementerian dengan penyerapan anggaran terbesar.

Ia mengatakan, realisasi anggaran tersebut sejalan dengan tercapainya sejumlah indikator kinerja strategis kementerian.

Pada 2025, jumlah usaha kecil dan menengah meningkat menjadi 3,28 persen dari target 3,1 persen, sementara Rasio Kewirausahaan Nasional mencapai 3,29 persen dari target 3,1 persen.

Dalam kesempatan itu, Menteri Maman juga mengungkapkan rencana soft launching SAPA UMKM sebagai platform integrasi data dan layanan dari berbagai offtaker yang ditujukan untuk mendukung program kesejahteraan rakyat (PRO-KESRA).

“Sudah diuji coba di Bandung, Makassar, dan Bali. Hasilnya positif walau masih ada evaluasi untuk terus kita sempurnakan dalam rangka memberikan pelayanan optimal kepada UMKM,” katanya.

Maman menjelaskan, SAPA UMKM akan mengintegrasikan layanan pengembangan kapasitas usaha, pembiayaan, dan pelindungan UMKM di berbagai daerah melalui digitalisasi sistem informasi data tunggal yang terus diperbarui secara real time.

Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan pengusaha UMKM dalam perekonomian nasional.***

Menkop Apresiasi dan Tindak Lanjuti Masukan Masyarakat Soal Kondisi dan Lokasi KDKMP

0

Bogordaily.net – Kementerian Koperasi (Kemenkop) menyampaikan apresiasi atas berbagai masukan, laporan, dan unggahan masyarakat di media sosial terkait lokasi serta kondisi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di sejumlah daerah.

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan bahwa seluruh informasi yang disampaikan masyarakat, baik melalui kanal resmi maupun media sosial, menjadi perhatian penting bagi Kementerian Koperasi dalam melakukan evaluasi dan penyempurnaan pelaksanaan program KDKMP.

“Kami sangat mengapresiasi setiap postingan, laporan, dan masukan dari masyarakat. Ini adalah bentuk perhatian besar yang sangat kami hargai dan menjadi bahan penting untuk perbaikan KDKMP ke depan,” ujar Ferry.

Menkop Ferry juga mengajak masyarakat untuk terus mencermati pelaksanaan program KDKMP di lapangan, termasuk aspek lokasi, kondisi, serta tata kelola pelaksanaannya. Menurutnya, keterlibatan publik sangat penting agar kerja sama antara Kementerian/Lembaga, Agrinas, KDKMP, dan masyarakat dapat berjalan semakin baik.

“Bantuan informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti. Kemenkop segera melakukan koreksi secara menyeluruh terhadap berbagai hal yang perlu diperbaiki,” tegas Ferry.

Ia menambahkan bahwa kenyamanan, keselamatan, dan keamanan masyarakat menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program KDKMP.

Program strategis ini diharapkan dapat terus disempurnakan agar benar-benar memberi manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Sekali lagi kami menyampaikan terima kasih atas perhatian masyarakat. Inilah bentuk kepedulian publik yang kami harapkan. Kami juga memohon dukungan agar program ini dapat terus disempurnakan dalam pelaksanaannya ke depan,” tutup Ferry.***

Waspada Hujan! Cek Ramalan Cuaca Kota Bogor Selasa 19 Mei 2026

0

Bogordaily.net – Ramalan cuaca terbaru untuk Kota Bogor Selasa 19 Mei 2026 menurut BMKG akan hujan dengan intensitas ringan.

Kota Bogor yang dikenal dengan julukan Kota Hujan memang kerap kali mengalami perubahan cuaca yang cepat dan tak terduga.

Oleh karena itu, mengetahui kondisi cuaca secara akurat sangat penting agar aktivitas harian Anda tidak terga nggu, baik saat berangkat kerja, sekolah, maupun beraktivitas di luar ruangan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis prakiraan cuaca khusus untuk wilayah Bogor dan sekitarnya. Hari ini Bogor diperkirakan berawan seharian.

Informasi ini mencakup prediksi suhu, kelembapan, potensi hujan, dan peringatan dini cuaca ekstrem jika ada.

Jadi, pastikan Anda menyimak ulasan lengkapnya agar bisa lebih waspada dan menyesuaikan rencana kegiatan Anda sepanjang hari ini.

Ramalan Cuaca Bogor Selasa 19 Mei 2026

Berikut adalah prakiraan cuaca lengkap di masing-masing wilayah Kota Bogor:

Bogor Selatan

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 22-28°C
Kelembapan:68–95%

Bogor Timur

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 22-25°C
Kelembapan: 67–94%

Bogor Tengah

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 22-29°C
Kelembapan:65-93%

Bogor Barat

Cuaca: Cerah
Suhu: 23-29°C
Kelembapan:66–93%

Bogor Utara

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 23-29°C
Kelembapan: 66–93%

Tanah Sareal

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 23-30-°C
Kelembapan:67–94%

Walau cerah, untuk jaga-jaga apabila memiliki kegiatan di luar rumah, disarankan untuk selalu membawa perlengkapan seperti jas hujan atau payung.

Jangan lupa mengenakan pakaian hangat untuk menjaga tubuh tetap nyaman di suhu yang relatif sejuk.

Selain itu, konsumsi vitamin dan cukup istirahat sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh Anda di tengah cuaca yang basah dan lembap.

BMKG secara rutin menyediakan pembaruan cuaca untuk seluruh wilayah Indonesia, termasuk Kota Bogor.

Anda dapat memantau akun resmi media sosial BMKG di Instagram atau Twitter untuk mendapatkan informasi terkini tentang prakiraan cuaca, suhu, kecepatan angin, dan tingkat kelembapan udara.

Demikian ramalan cuaca Kota Bogor untuk Selasa 19 Mei 2026. Semoga informasi ini membantu Anda dalam merencanakan aktivitas harian dengan lebih baik.***

Lapak Penjual Hewan Kurban di Bogor Diserbu Pembeli, Harga Sapi Mulai dari Rp13 Juta’an

Bogordaily.net – Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, aktivitas penjualan hewan kurban mulai terlihat ramai di berbagai sudut Kota Bogor.

Sejumlah lapak penjualan sapi dan kambing musiman kini bermunculan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang mulai berburu hewan kurban lebih awal.

Salah satu lokasi yang ramai menarik perhatian warga berada di kawasan Jalan Soleh Iskandar, tepat di samping SPBU dekat dealer Hyundai dan kantor PLN Kota Bogor.

Di lokasi tersebut, ratusan ekor sapi kurban didatangkan langsung dari wilayah Bima dan Bali untuk dijual kepada masyarakat menjelang hari raya.

Deretan kandang sapi berukuran besar tampak memenuhi area penjualan. Setiap sore hingga malam hari, lokasi tersebut ramai didatangi calon pembeli yang ingin melihat langsung kondisi hewan kurban sebelum melakukan transaksi.

Tidak sedikit warga yang datang bersama keluarga untuk memilih sapi sesuai kebutuhan dan anggaran. Suasana khas menjelang Iduladha pun mulai terasa dengan aktivitas tawar-menawar, pemeriksaan kondisi hewan, hingga diskusi mengenai jadwal pengiriman sapi ke lokasi penyembelihan.

Lokasi Lapak di Soleh Iskandar

Salah satu penjual hewan kurban di lokasi tersebut, Jabar, mengatakan bahwa lapak di kawasan Soleh Iskandar baru digunakan pada tahun ini.

Sebelumnya, mereka telah lama membuka penjualan di area dekat Lotte dan sudah berjalan selama lebih dari lima tahun.

“Kalau tempat ini baru tahun ini, tapi sebelumnya ini ada di dekat Lotte, itu udah sekitar 5 tahun lebih lah,” ujar Jabar.

Menurutnya, konsep penjualan di lokasi tersebut dibuat menyerupai bazar hewan kurban. Dalam satu area terdapat sejumlah pedagang dan peternak yang bergabung untuk memudahkan masyarakat memilih hewan kurban dengan berbagai ukuran dan harga.

“Jadi ini jatuhnya seperti bazar gitu. Jadi pedagangnya banyak, tapi satu pintu untuk pembayarannya,” jelasnya.

Di lokasi tersebut, jumlah sapi yang tersedia mencapai sekitar 400 ekor. Hewan-hewan itu berasal dari beberapa peternak di Bima dan Bali yang memang dikenal memiliki kualitas sapi kurban dengan ukuran besar dan kondisi fisik yang baik.

Harga Hewan Kurban

Harga sapi yang ditawarkan pun cukup beragam. Untuk ukuran standar, sapi dijual mulai dari Rp13 juta dan menjadi kategori yang paling banyak dicari masyarakat.

Sementara untuk sapi berukuran jumbo dengan bobot lebih besar, harganya bisa mencapai Rp50 juta hingga Rp60 juta per ekor.

Menurut Jabar, kenaikan harga hewan kurban tahun ini dipengaruhi sejumlah faktor, terutama biaya distribusi dan kebutuhan perawatan hewan ternak selama perjalanan menuju Bogor.

“Bahan bakar naik, otomatis sapi juga naik. Belum dari pakan-pakannya, itu juga bisa menaikkan harga hewan kurban,” kata Jabar.

Selain harga, faktor kesehatan hewan menjadi perhatian utama dalam proses penjualan. Jabar yang memiliki latar belakang di bidang kedokteran hewan menjelaskan bahwa seluruh sapi diperiksa secara rutin setiap hari untuk memastikan kondisi fisiknya tetap sehat hingga waktu pengiriman.

Ia mengatakan sapi sehat biasanya memiliki gerakan aktif, nafsu makan baik, dan kondisi tubuh yang segar. Sebaliknya, sapi yang sakit akan menunjukkan tanda-tanda tertentu yang mudah dikenali.

“Kalau sapi sakit biasanya keluar air liur banyak dan matanya merah. Itu tanda-tanda yang harus diperhatikan lebih,” ujarnya.

Ciri-Ciri Hewan Kurban yang Tidak Sehat

Apabila ditemukan hewan yang menunjukkan gejala sakit, pihak penjual akan langsung memisahkannya dari kandang utama untuk menjalani observasi dan penanganan khusus. Langkah tersebut dilakukan agar kondisi hewan lain tetap aman dan tidak terpapar penyakit.

Perawatan sapi di lokasi penjualan juga dilakukan secara ketat setiap hari. Hewan diberikan makan dan minum secara rutin mulai pagi, siang, sore, hingga malam hari. Kebersihan kandang serta kondisi lingkungan juga dijaga agar sapi tetap nyaman dan tidak mengalami stres selama berada di area penjualan.

Menariknya, penjualan hewan kurban di lokasi ini tidak hanya melayani pembelian langsung. Bima Jaya Farm juga menyediakan layanan pengiriman gratis untuk wilayah Jabodetabek.

Pembeli dapat menentukan sendiri jadwal pengiriman hewan kurban sesuai kebutuhan, mulai dari H-3 hingga H-1 sebelum hari penyembelihan.

“Kalau diminta H-2 atau H-3 itu bisa kita antar sesuai request pembeli,” jelas Jabar.

(Athar/Magang)

Jurnalis Republika Diculik Tentara Israel saat Misi Kemanusiaan ke Palestina

0

Bogordaily.net – Jurnalis Republika diculik tentara Israel menjadi kabar yang menyesakkan pada Senin malam. Bukan hanya karena dua warga negara Indonesia disebut ditangkap di laut lepas. Tapi juga karena mereka datang bukan membawa senjata. Mereka membawa kamera, catatan liputan, dan misi kemanusiaan untuk Palestina.

Dua nama itu: Bambang Noroyono—akrab dipanggil Abeng—dan Thoudy Badai. Keduanya merupakan jurnalis dari Republika yang ikut dalam pelayaran Global Sumud Flotilla 2026 menuju Palestina.

Di tengah perjalanan, kapal yang mereka tumpangi disebut dicegat tentara Zionis Israel. Sebuah video berdurasi sekitar 56 menit kemudian beredar. Video itu seperti pesan darurat dari tengah laut.

“Saya Bambang Noroyono alias Abeng, saya warga negara Indonesia dan saya adalah partisipan pelayaran misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2026. Jika Anda menemukan video ini mohon disampaikan kepada pemerintah Republik Indonesia bahwa saya saat ini dalam penculikan tentara Zionis Israel,” ujar Bambang dalam rekaman tersebut.

Kalimat itu pendek. Tapi terasa berat.

Abeng tidak hanya meminta pembebasan. Ia juga menitip pesan agar pemerintah Indonesia tetap mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina. Dalam situasi tertekan sekalipun, pikirannya masih menuju Gaza.

Kabar mengenai jurnalis Republika diculik tentara Israel segera menyebar luas di media sosial. Banyak yang terkejut karena rombongan tersebut dikenal sebagai misi kemanusiaan sipil, bukan operasi politik ataupun militer.

Pemimpin Redaksi Republika, Andi Muhyiddin, menyebut dalam rombongan itu terdapat sembilan relawan asal Indonesia. Dua di antaranya adalah Bambang dan Thoudy yang menjalankan tugas jurnalistik sekaligus misi solidaritas kemanusiaan.

Peristiwa ini kembali memperlihatkan betapa panasnya kawasan konflik Palestina. Bahkan relawan dan jurnalis pun tidak luput dari risiko penangkapan. Laut yang seharusnya menjadi jalur bantuan berubah menjadi ruang intimidasi.

Kini publik menunggu langkah pemerintah Indonesia. Sebab kasus jurnalis Republika diculik tentara Israel bukan hanya menyangkut dua wartawan. Ini juga menyangkut perlindungan warga negara Indonesia di wilayah konflik internasional.

Dan malam ini, banyak orang Indonesia mungkin sedang bertanya dalam hati yang sama: bagaimana nasib Abeng dan Thoudy sekarang?.***

ABK Asal Bogor hingga Gowa Disandera di Somalia, Kemlu Jelaskan Kondisi Terbaru Para Sandera

0

 

Bogordaily.net – Panas Laut Somalia belum juga reda. Sudah hampir sebulan kapal MT Honour 25 berada dalam kendali perompak. Namun pemerintah Indonesia membawa sedikit kabar lega: empat WNI anak buah kapal (ABK) yang berada di kapal itu dilaporkan masih dalam kondisi sehat.

Kementerian Luar Negeri memastikan komunikasi dan pemantauan terus dilakukan. Negosiasi pembebasan pun belum berhenti.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Vahd Nabyl, mengatakan seluruh kru WNI di kapal MT Honour 25 masih mendapatkan kebutuhan dasar selama masa penyanderaan berlangsung.

“Seluruh kru kapal WNI dilaporkan dalam keadaan sehat, kebutuhan logistik terpenuhi, dan gaji tetap dibayarkan,” ujarnya, Senin (18/5/2026).

Pemerintah Indonesia kini bergerak di banyak jalur. Tidak hanya lewat diplomasi resmi, tetapi juga pendekatan kemanusiaan kepada keluarga korban.

Kementerian Luar Negeri bersama Kementerian Perhubungan disebut terus melakukan family engagement kepada keluarga para ABK. Pemerintah ingin memastikan keluarga mendapatkan informasi yang cukup sekaligus dukungan psikologis selama proses negosiasi berlangsung.

Ada empat WNI yang berada di kapal tersebut. Mereka adalah Ashari Samadikun asal Kabupaten Gowa yang menjabat kapten kapal, Adi Faizal asal Bulukumba sebagai Second Officer, Wahudinanto asal Pemalang selaku Chief Officer, serta Fiki Mutakin asal Bogor.

Kasus pembajakan ini terjadi pada 22 April 2026 di perairan sekitar Hafun, Somalia. Kawasan itu memang dikenal sebagai salah satu titik rawan aksi perompakan laut internasional.

Kapal MT Honour 25 sendiri tidak hanya membawa kru asal Indonesia. Di dalam kapal terdapat pula 10 ABK asal Pakistan, satu kru asal India, dan satu kru dari Myanmar.

Negosiasi kini melibatkan banyak pihak. Mulai dari pemerintah setempat di Somalia, manajemen kru kapal, hingga tokoh masyarakat lokal. Pemerintah Indonesia berharap jalur diplomasi bisa menghasilkan pembebasan tanpa kekerasan.

“Saat ini proses negosiasi masih terus berlanjut. Besar harapan pembebasan dapat selesai dalam waktu yang tidak terlalu lama,” kata Vahd.

Kasus pembajakan ABK Indonesia di Somalia kembali mengingatkan betapa berisikonya jalur pelayaran internasional di kawasan Tanduk Afrika. Meski aksi bajak laut menurun dalam beberapa tahun terakhir, ancaman itu ternyata belum benar-benar hilang.***

Isu Kabupaten Bogor Keluar dari Jabar Dibantah Rudy Susmanto, Pastikan Hubungan dengan Pemprov Tetap Harmonis

0

Bogordaily.net – Isu Kabupaten Bogor keluar dari Provinsi Jawa Barat mendadak ramai di media sosial. Narasinya liar. Ada yang menyebut Pemerintah Kabupaten Bogor kecewa terhadap kebijakan penutupan tambang di Parungpanjang. Ada pula yang mengaitkannya dengan hubungan panas antara daerah dan provinsi.

Namun, Bupati Bogor Rudy Susmanto langsung membantah keras kabar tersebut.

Ia memilih bicara tenang. Tidak meledak-ledak. Tapi tegas.

Di Pendopo Bupati Bogor, Cibinong, Senin (18/5/2026), Rudy memastikan tidak pernah ada pernyataan resmi dari dirinya maupun jajaran Pemkab Bogor soal ancaman keluar dari Provinsi Jawa Barat.

“Kami hanya mengajak seluruh masyarakat, berbijaklah menggunakan media sosial,” ujar Rudy.

Ia bahkan menantang pihak-pihak yang menyebarkan isu itu untuk menunjukkan bukti konkret.

“Kalau sampai ada berita-berita, apabila kebijakan A, B, C tidak dituruti, maka bupati, wakil bupati mengancam akan keluar dari Provinsi Jawa Barat, tunjukkan videonya, tunjukkan statement-nya. Saya pastikan tidak ada,” katanya.

Isu Kabupaten Bogor keluar dari Provinsi Jawa Barat memang mencuat di tengah polemik tambang Parungpanjang. Penutupan tambang dan dampaknya terhadap ekonomi warga memicu perdebatan panjang di ruang digital.

Namun Rudy menilai, spekulasi yang berkembang sudah terlalu jauh.

Ia memastikan hubungan Pemerintah Kabupaten Bogor dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tetap harmonis. Bahkan, menurutnya, koordinasi pembangunan terus berjalan baik di bawah kepemimpinan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

“Kita membangun bangsa bersama-sama sesuai dengan kewenangan, tanggung jawab, dan porsinya,” ujar Rudy.

Di tengah ramainya isu Kabupaten Bogor keluar dari Provinsi Jawa Barat, Rudy justru menegaskan fokus utama pemerintah daerah saat ini adalah percepatan pembangunan.

Masalah Kabupaten Bogor, kata dia, masih sangat nyata. Jalan rusak masih banyak. Sekolah rusak pun belum sedikit.

“Masyarakat Kabupaten Bogor membutuhkan percepatan pembangunan infrastruktur. Masih banyak jalan yang rusak, masih banyak sekolah yang rusak,” katanya.

Karena itu, Rudy meminta masyarakat tidak mudah terpancing informasi yang belum jelas sumbernya. Media sosial, menurut dia, seharusnya menjadi ruang kritik yang sehat, bukan tempat menyebarkan provokasi.

“Gunakan media sosial sebagai saran, masukan, kritik yang membangun untuk pemerintah,” ujarnya.

Ia pun menutup pernyataannya dengan pesan yang sederhana, tetapi penting: masyarakat Kabupaten Bogor adalah masyarakat yang cinta damai dan tidak ingin dipecah belah.***

Saul Goodman Siapa Sebenarnya? Pengacara Fiktif yang Ramai Disebut usai Tuntutan Nadiem

0

Bogordaily.net – Saul Goodman siapa Pertanyaan itu tiba-tiba ramai di mesin pencarian. Nama itu melesat setelah mantan Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim dituntut 18 tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook. Warganet langsung gaduh. Meme berseliweran. Salah satunya berbunyi pendek: “Nadiem butuh Saul Goodman.”

Kalimat itu memang bukan pernyataan resmi. Itu bahasa internet. Bahasa satir. Bahasa netizen yang kadang lebih cepat daripada konferensi pers.

Lalu, sebenarnya Saul Goodman siapa?

Ia bukan pengacara sungguhan. Saul Goodman adalah karakter fiksi dalam serial televisi populer Breaking Bad dan prekuelnya, Better Call Saul. Tokoh ini diperankan aktor Bob Odenkirk.

Di serial itu, Saul Goodman dikenal sebagai pengacara kriminal yang licin. Mulutnya cepat. Akalnya panjang. Ia selalu menemukan celah hukum untuk menyelamatkan kliennya. Bahkan ketika keadaan terlihat sudah nyaris tamat.

Karena karakter itulah, nama Saul Goodman sering dijadikan simbol “pengacara sakti” di media sosial. Ketika ada tokoh publik tersandung kasus besar, warganet spontan menulis: “Better Call Saul.”

Nama Saul Goodman sendiri ternyata bukan nama asli. Dalam cerita, ia bernama James Morgan McGill atau Jimmy McGill. Saul Goodman hanyalah identitas baru yang ia bangun demi menarik klien dan membentuk citra pengacara flamboyan.

Ada permainan kata di balik nama itu. Saul Goodman terdengar seperti kalimat bahasa Inggris santai: “It’s all good, man.” Artinya kira-kira: semua aman, semuanya beres.

Mungkin itu sebabnya nama tersebut begitu mudah melekat di kepala penonton.

Pertanyaan Saul Goodman siapa juga ramai karena banyak orang penasaran: apakah tokoh ini masih hidup dalam cerita serialnya?

Jawabannya: ya. Dalam akhir serial Better Call Saul, Jimmy McGill tidak diceritakan meninggal dunia. Ia justru berakhir di penjara setelah mengakui semua kesalahannya di ruang sidang. Momen itu disebut sebagai “kematian Saul Goodman” secara simbolik—karena Jimmy akhirnya kembali menjadi dirinya sendiri, bukan lagi sosok pengacara manipulatif yang selama ini ia mainkan.

Itulah mengapa nama Saul Goodman kini kembali viral. Bukan karena ada pengacara baru. Bukan pula karena muncul di pengadilan Indonesia. Tetapi karena internet selalu punya cara unik untuk menerjemahkan drama hukum menjadi budaya populer.***

Masyarakat Wajib Waspada Modus Penipuan, BRI Tegaskan Pengajuan KUR Tidak Ditawarkan Secara Online

0

Bogordaily.net – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menegaskan bahwa seluruh proses pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI tidak pernah dilakukan melalui penawaran online menggunakan tautan tidak resmi maupun media sosial.

Perseroan memastikan bahwa setiap proses pengajuan KUR hanya dilakukan melalui petugas BRI dan diproses melalui Kantor BRI.

Corporate Secretary BRI Dhanny menyampaikan bahwa maraknya penawaran KUR melalui pesan singkat, tautan digital, hingga akun media sosial merupakan modus penipuan yang menyalahgunakan nama BRI.

“BRI tidak pernah menawarkan ataupun memproses pengajuan KUR secara online melalui tautan tidak resmi, akun pribadi, maupun pihak yang tidak memiliki keterkaitan dengan BRI. Seluruh proses pengajuan KUR hanya dilakukan melalui unit kerja resmi BRI dan diproses langsung oleh petugas BRI resmi,” ujar Dhanny.

Dhanny menambahkan bahwa masyarakat dapat mengakses layanan pengajuan KUR melalui Kantor Cabang, Kantor Cabang Pembantu, BRI Unit, Teras BRI, AgenBRILink, maupun tenaga pemasar resmi BRI yang tersebar di seluruh Indonesia.

BRI juga menegaskan bahwa seluruh proses pengajuan KUR tidak dipungut biaya apa pun di awal. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya terhadap penawaran yang menjanjikan pencairan cepat dengan syarat tidak wajar.

Selain itu, BRI mengingatkan masyarakat untuk tidak pernah memberikan data pribadi maupun data perbankan yang bersifat rahasia seperti PIN, kata sandi (password), kode OTP, maupun data pribadi lainnya kepada pihak mana pun.
“Setiap permintaan data rahasia nasabah dapat dipastikan merupakan indikasi penipuan. Masyarakat diharapkan selalu melakukan verifikasi informasi melalui kanal resmi BRI,” tambah Dhanny.

BRI mengimbau masyarakat untuk hanya memperoleh informasi melalui kanal resmi perusahaan seperti website resmi BRI, media sosial resmi BRI, maupun Contact BRI 14017/1500017.

“Sebagai bagian dari komitmen meningkatkan keamanan layanan perbankan, BRI terus memperkuat edukasi literasi keuangan dan kewaspadaan masyarakat, sekaligus berkoordinasi dengan pihak terkait dalam menindaklanjuti berbagai modus penipuan yang menyalahgunakan nama perusahaan,” pungkas Dhanny.***

Drama Kolosal yang Menghipnotis Bandung, Kisah ‘Pajajaran Gugat’ dan Mimpi Pajajaran Anyar

0

Bogordaily.net – Drama kolosal ‘Pajajaran Gugat’ menjadi penutup paling megah dalam rangkaian Hari Tatar Sunda di halaman Gedung Sate, Kota Bandung, Minggu malam, 17 Mei 2026. Udara Bandung dingin. Tetapi ribuan pasang mata yang memadati area pertunjukan justru terasa hangat. Mereka larut dalam kisah kejayaan Pajajaran yang dibalut teatrikal, musik, dan nuansa budaya Sunda yang kuat.

Pertunjukan itu tidak sebentar. Lebih dari empat jam. Namun tak banyak penonton beranjak. Semua seperti sedang diajak pulang ke masa silam: ke tanah Sunda yang hijau, sakral, dan penuh petuah hidup.

Di antara para tamu undangan tampak Sekretaris Daerah Kota Bogor, Denny Mulyadi. Ia hadir bersama sejumlah camat, lurah, dan perwakilan organisasi perangkat daerah Kota Bogor. Kehadiran mereka seolah menjadi simbol bahwa semangat kesundaan tidak mengenal batas administratif.

Sutradara pertunjukan ini bukan nama biasa. Sudjiwo Tejo. Seniman yang dikenal piawai meramu filosofi, satire, dan budaya menjadi tontonan yang menggugah pikiran. Dalam tangan Sudjiwo, kisah Pajajaran tidak hanya menjadi drama sejarah. Tetapi juga cermin untuk melihat masa depan masyarakat Sunda hari ini.

Drama kolosal ‘Pajajaran Gugat’ mengangkat tema “hirup kumbuh” masa Pajajaran. Tentang kehidupan yang tumbuh bersama alam. Tentang manusia yang tidak rakus terhadap bumi tempatnya berpijak.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebut pertunjukan itu membawa pesan besar bagi masyarakat Sunda modern. Bahwa hadirnya “Pajajaran Anyar” harus disambut dengan semangat baru, tetapi tidak tercerabut dari akar budaya.

Menurutnya, masyarakat Sunda sejak dahulu diajarkan menjaga keseimbangan antara jagat besar dan jagat alit. Antara manusia dan alam semesta. Karena itu, manusia Sunda tidak dididik hidup berlebihan apalagi merusak lingkungan demi kepentingan sesaat.

“Dalam pandangan Sunda, manusia tidak diajarkan untuk hidup eksploitatif terhadap lingkungan,” ujar Dedi di hadapan para tamu undangan.

Ia menegaskan, keberpihakan terhadap budaya Sunda bukan sekadar menghadirkan panggung kesenian. Pementasan hanyalah simbol. Yang jauh lebih penting adalah menghadirkan kembali energi masa lalu sebagai fondasi membangun masa depan.

Dedi bahkan mengaitkan nilai-nilai kesundaan dengan cara pemerintah mengambil kebijakan. Menurutnya, sejarah masa lampau harus menjadi pelajaran agar pembangunan tidak kehilangan arah.

“Sunda bukan watak etnis atau geografis. Sunda merupakan watak ideologis, filosofis, historis, dan sosiologis,” katanya.

Malam itu, drama kolosal ‘Pajajaran Gugat’ bukan hanya menjadi tontonan budaya. Ia berubah menjadi ruang refleksi. Tentang siapa orang Sunda sebenarnya. Tentang bagaimana masa lalu bisa tetap hidup di tengah zaman yang terus bergerak cepat.***