Bogordaily.net– Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), merilis data tentang prakiraan kondisi cuaca, suhu udara, kecepatan dan arah angin hingga tingkat kelembapan udara, di semua wilayah di Indonesia, termasuk Kota Bogor, Sabtu 12 Desember 2021.
Pada pukul 07:00 WIB, kondisi cuaca Kota Bogor mengalami cerah berawan dengan suhu 24° Celcius, kelembapan udara 85 persen, kecepatan angin 10 km/jam, arah angin dari Selatan.
Pada pukul 10:00 WIB, kondisi cuaca berawan dengan suhu 28° Celcius, kelembapan udara 80 persen, kecepatan angin 10 km/jam, arah angin dari Barat Daya.
Selanjutnya pukul 13:00 WIB, kondisi cuaca mengalami hujan ringan dengan suhu 31° Celcius, kelembapan udara 65 persen, kecepatan angin 20 km/jam, arah angin dari Barat Daya.
Kemudian pada pukul 16:00 WIB, kondisi cuaca hujan ringan dengan suhu 26° Celcius, kelembapan udara 85 persen, kecepatan angin 10 km/jam, arah angin dari Selatan.
Lalu pukul 19:00 WIB, kondisi cuaca berawan dengan suhu 24° Celcius, kelembapan udara 85 persen, kecepatan angin 10 km/jam, arah angin dari Selatan.
Kemudian pukul 22:00 WIB, kondisi cuaca berawan dengan suhu 24° Celcius, kelembapan udara 90 persen, kecepatan angin 20 km/jam, arah angin dari Selatan.***
Bogordaily– Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyoroti tingginya biaya produksi yang membuat volume produksi kopi dalam negeri belum meningkat signifikan. Mahalnya biaya produksi itu dipengaruhi akses jalan yang belum memadai.
Oleh karena itu, Teten Masduki meminta supaya kebon kopi di Indonesia dibenahi.
Teten Masduki menyebut 96% kebon kopi di Indonesia milik masyarakat yang ditanam di atas tanah-tanah marjinal, sementara sisanya milik perkebunan perusahaan swasta, dan pemerintah.
“Jadi ini yang saya kira kita perlu membenahi kebon kopi Indonesia, karena perkebunan baik swasta ataupun pemerintah itu Hanya 4%, yang 96% itu ada di lahan-lahan marginal. Karena itu sulit kita meningkatkan produksi karena ongkosnya juga mahal,” ungkap Teten saat meresmikan pembukaan acara Gelar Produk UMKM dengan Tema “Festival Kopi dan Tahu Sumedang di Jakarta, Jumat 10 Desember 2021.
Saat ini jumlah produksi kopi Indonesia kini tertinggal dari Vietnam, padahal awalnya negara tersebut belajar dari Indonesia. Kemampuan suplai kopi Indonesia ke pasar dunia hanya 300 ribu ton per tahun atau sekitar 8% dari 8,2 juta ton konsumsi global. Sedangkan produksi nasional hanya 49%.
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. (Foto: Istimewa)
“Memang ada naik sedikit, tetapi hanya 1% kalau kita bandingkan dua tahun lalu. Kopi Indonesia itu hanya diuntungkan harganya bagus karena kita merupakan planet kopi, kita memiliki varietas kopi yang sangat kaya mulai dari Aceh sampai Papua. Itu tidak dimiliki oleh Brazil sebagai negara penghasil kopi terbesar di dunia, termasuk Kolombia, dan Vietnam,” katanya.
“Harga kopi di dunia rata-rata 5,9 USD, kita 9 USD, untungnya kopi kita enak jadi masih ada yang beli. Nah ini yang harus kita benahi dari mulai pembibitan yang unggul, infrastruktur yang perlu di kebon rakyat supaya ongkos produksinya bisa turun,” tandas MenKopUKM Teten Masduki.
Teten Masduki mengatakan pihaknya sedang menyiapkan model bisnis korporatisasi guna mengkonsolidasikan para petani. Dimana petani-petani perorangan skala kecil akan dihimpun dalam sebuah wadah koperasi. Tujuannya untuk mudah membangun suplai pangan ke market dalam, maupun luar negeri.
“Kita tidak bisa lagi membiarkan petani-petani itu dalam skala kecil, dalam lahan yang sempit perorangan. Tidak akan pernah kita membangun suplai pangan kita yang lebih stabil dan berkualitas,” terang Teten Masduki.
Dalam kesempatan yang sama Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan kapasitas produksi kopi Sumedang mencapai 900 ton per tahun. Kopi yang diekspor sangat berkualitas sehingga mudah diterima di pasar Eropa.
“Kopi kami terkenal di Eropa dan ini sangat baik. Berbagai event yang kami ikuti, kami juara,” ujar Dony Ahmad Munir.
Menurutnya kopi Sumedang sudah terkenal sejak tahun 1880 saat pertama kali meresmikan menara Eifel di Paris, Prancis. Saat itu, Kopi Java Preanger turut berpartisipasi dengan menampilkan tarian gamelan.
“Kami juga berkolaborasi dengan Kedubes Prancis menggelar acara konser,” tutup Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir.***
Bogordaily.net – Setiap pasangan pasti ingin momen terindah dalam hidupnya berkesan dan tidak terlupakan. Salah satunya dengan membuat acara tersebut terlihat cantik dengan dekorasi yang keren.
Biasanya dekorasi atau latar belakang di suatu acara itu terkadang sedikit terlupakan, padahal bisa jadi penentu hasil foto jadi lebih bagus.
Dalam keadaan yang mendadak, kamu bisa mendapatkan dekor harga mahal. Sekarang tidak usah khawatir, ada Red Project di Kita Bogor yang siap membantu mendekorasi acara kamu.
Harganya murah, dengan hanya Rp300 ribu acara lamaran, ulang tahun atau akad nikah jadi tambah meriah.
Aldys salah satu penggagas berdirinya Red Project Bogor mengatakan bahwa, mereka punya promo ini sampai 31 Desember 2021 yang sebenarnya bisa saja ditentukan tanggal acaranya di tahun 2022.
“Ini opening promo, Rp300 ribu booking slot sampai 31 Desember 2021. Tapi acaranya boleh untuk 2022 nanti,” ujar Aldys.
“Untuk lebih lanjut boleh hubungi kontak di Instagram kami, @red.project_bogor. Ditunggu yaa,” pungkas Aldys ramah.***
Bogordaily.net – Dinas Kesehatan Kota Bogor menggelar acara puncak Kesehatan Nasional ke-57 tingkat Kota Bogor yang diadakan di Gedung Puri Begawan, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Jumat 10 Desember 2021.
Dalam acara tersebut hadir juga Wali Kota Bogor Bima Arya, Polresta Bogor Kota Susatyo Purnomo Condro, Dandim 0606 Kota Bogor Kolonel Inf Roby Bulan dan Forkompinda.
Wali Kota Bogor Bima Arya menyampaikan, dalam memperingati hari kesehatan Nasional semuanya telah melewati masa sulit di beberapa bulan terakhir.
“Saya ingatkan semua yang kita lalui adalah sebuah pembelajaran, bahwa kolaborasi, inovasi dan kesabaran adalah tiga kunci agar kita terus bertahan di masa pandemi,” kata Wali Kota Bogor Bima Arya.
Kemudian Bima Arya mengingatkan kepada semua masyarakat jangan lalai, jangan abai dan jangan lengah untuk mempersiapkan semua skenario terbaik maupun terburuk kedepannya.
Acara puncak Kesehatan Nasional ke 57 tingkat Kota Bogor di Gedung Puri Begawan, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Jumat 10 Desember 2021. (Istimewa/Bogordaily.net)
“Kesehatan bukan hanya Covid-19, Stunting, Open Defecation Free (ODF), TBC, HIV dan lain-lain ini menjadi fokus kita kedepan,” ucapnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno Mars menambahkan, pada hari kesehatan Nasional tingkat Kota Bogor ada beberapa kegiatan seperti pengabdian masyarakat, donor darah, edukasi dan seminar.
“Hari ini kami ucapkan banyak terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang berjuang bersama, khususnya dalam penanganan Covid-19,” katanya.
Karena Kota Bogor kondisi Covid-19 sudah jauh melandai, bahkan seminggu ini kasus positif Covid-19 sudah nol atau tidak ada.
“Jadi ini berkat kolaborasi semua element masyarakat, Pemerintah dan juga media,” ujarnya.
Selanjutnya Sri Nowo Retno menuturkan, masalah kesehatan bukan hanya Covid-19 saja, tetapi masih banyak kondisi kesehatan lainnya yang menjadi prioritas Dinkes Kota Bogor.
“Masih banyaknya angka penyakit menular seperti TBC dan HIV itu menjadi target kita untuk eleminasi menurunkan kasus. Dan juga angka penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes dan struk itu perlu perhatian kita juga,” tandasnya.***
Bogordaily.net – Tim sepakbola U-40 Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor meraih peringkat 2 pada pertandingan sepakbola dalam rangka mengumpulkan donasi (charity match) untuk legenda Persib Bandung, Encas Tonif di lapangan Persib Lodaya Bandung, Jumat 10 Desember 2021.
Dari tiga laga, Nasrul Zahar cs mengalahkan tim Oldstar Cimahi 1-0, menahan imbang Polrestabes Bandung tanpa gol dan kalah dari tuan rumah Kota Bandung yang diperkuat beberapa mantan pemain Persib, 0-1.
Pertandingan ini merupakan ajang silaturahmi sekaligus mengumpulkan donasi untuk mantan pemain Persib Encas Tonif yang sedang terbaring sakit setelah mengalami kecelakaan lalu lintas beberapa waktu lalu.
Direktur Teknik Perumda Tirta Pakuan Ardani Yusuf yang merupakan bobotoh Maung Bandung turut hadir di stadion dan berpartisiasi memberikan donasi.
Tirta Pakuan mendokan kesembuhan untuk kang Encas Tonif. Semoga beliau kembali pulih dan dapat kembali beraktivitas seperti biasa.*
Bogordaily.net – Pertandingan Timnas Indonesia vs Kamboja pada babak penyisihan Grup B Piala AFF 2020, berhasil dimenangkan oleh Indonesia dengan skor telak 4-2.
Laga sengit tersebut berlangsung di Bishan Stadium, Singapura Kamis 9 Desember 2021.
Bermain dengan penuh percaya diri sejak peluit babak pertama dibunyikan, skuad Garuda langsung bermain menekan.
Kurang dari lima menit pertandingan babak pertama berjalan, tim Indonesia dibawah asuhan pelatih Negeri Gingseng Shin Tae-yong mampu mencetak gol pertama.
Gol pertama ini berawal dari tendangan sepak pojok yang dilakukan Evan Dimas dan mampu diteruskan Rachmat Irianto dengan sundulan kepala. Bola yang mengarah ke gawang tak mampu dihalau kiper Kamboja.
Unggul skor 1-0 membuat Timnas Indonesia terus bermain menyerang dan hasilnya keunggulan tersebut berhasil digandakan pada menit ke-17, melalui tendangan keras Evan Dimas yang berhasil menyelesaikan umpan dari Pratama Arhan.
Pada menit ke-33, timnas Indonesia kembali menambah keunggulan. Rachmat Irianto mencetak gol keduanya melalui sundulan kepala.
Seperti gol pertama, dia mampu meneruskan bola tendangan sepak pojok yang dilakukan Pratama Arhan dengan baik.
Sementara itu, Indonesia kebobolan pada menit ke-37. Kamboja mencetak satu gol balasan lewat Yue Safy.
Dia mencetak gol melalui sundulan setelah menerima umpan dari tendangan sepak pojok yang dlakukan S. Keo.
Hingga peluit babak pertama ditiupkan, skor tetap 3-1 untuk keunggulan Indonesia atas Kamboja.
Memasuki babak kedua, timnas Indonesia melakukan rotasi pemain dengan mengganti dua pemain sekaligus di lini tengah dan belakang.
Shin Tae-yong menarik Irfan Jaya dan Ryuji Utomo, memasukkan Ramai Rumakiek dan Victor Igbonefo.
Selebrasi pemain Timnas Indonesia usai membobol gawang Kamboja. (Istimewa/Bogordaily.net)
Keputusan untuk memasukan Rumakiek terbukti membawa energi yang positif. Dia mencetak gol keempat bagi Indonesia pada menit ke-54 setelah menerima umpan dari Ricky Kambuaya.
Kamboja berhasil memperkecil ketertinggalan dengan mencetak gol pada menit ke-60 melalui pemain penyerang Prak Mony melalui tendangan bebas. Bola sepakannya melambung tinggi dan menjebol gawang yang dikawal Syahrul Trisna Fadillah.
Hingga peluit babak kedua ditiupkan oleh sang wasit, skor kemenangan untuk Indonesia atas Kamboja tidak berubah yaitu 4-2.
Hasil ini membuat timnas Indonesia menempati posisi kedua klasemen sementara Grup B Piala AFF 2020 dengan tiga poin, di bawah Malaysia yang mencatat dua kemenangan pertamanya.
Sementara, bagi Kamboja, hasil ini menjadi kekalahan kedua mereka, setelah kalah 1-3 atas Malaysia di laga pertama. (Irfan Ramadhan)
Bogordaily.net – McD selalu saja membuat Pecinta kuliner cepat saji tersenyum senang dengan penawaran kerennya. Kali ini giliran pengguna Debit Mastercard BCA di Mcdelivery.
Dengan transaksi minimum pemesanan Rp.150rb yang sudah termasuk pajak, biaya antar dan biaya Take Away.
Ada diskon 50 persen atau maksimal Rp100rb untuk pengguna Debit Mastercard BCA di Mcdelivery.
Promo ini berlaku khusus 12 sampai 14 Des 2021. Berlaku untuk pemesanan melalui www.mcdelivery.co.id atau Aplikasi McDelivery Indonesia dan maksimum satu kali perkartu atau perperiode promo.
Nah tunggu apalagi, mumpung bisa hemat 50 persen untuk nikmati menu favorit McD loh McD’ers!***
Bogordaily.net – PT PLN (Persero) memastikan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin dan Gas (PLTMG) Bangkanai Stage 2 selesai tepat waktu.
Saat ini kemajuan pengerjaan proyek senilai Rp 1,9 triliun mencapai lebih dari 90 persen.
General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (PLN UIP KLB), Didik Mardiyanto mengatakan, pembangunan PLTMG Bangkanai Stage 2 masih tetap berjalan, kendati pandemi melanda dan lokasi akses menuju lokasi cukup sulit dicapai di saat musim hujan seperti saat ini.
Saat ini, pembangunan pembangkit telah mencapai lebih dari 90 persen.
“PLN pun optimistis, dengan beroperasinya PLTMG Bangkanai Stage 2 ini akan meningkatkan keandalan listrik terutama di Kalimantan Tengah,” kata Didik.
Nilai investasi pembangkit yang berlokasi di Desa Karendan, Kecamatan Lahei, Kabupaten Barito Utara ini mencapai Rp1,9 triliun, PLTMG Bangkanai Stage 2 memiliki total kapasitas sebesar 140 megawatt (MW), terdiri dari 2 engine hall dan masing-masing dapat menghasilkan listrik berkapasitas sebesar 70 MW.
“Proyek ini memiliki nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) 44,55 persen dan melibatkan 48 tenaga kerja lokal,” tuturnya.
Pada pertengahan Oktober lalu Rekomendasi Laik Sinkron (RLS) juga telah terbit untuk keseluruhan mesin PLTMG.
Sistem pembangkit ini kini tengah memasuki tahap pengujian. Hal itu dilakukan untuk memastikan seluruh mesinnya dapat beroperasi dengan baik dan optimal.
“Kami berharap tahapan pengujian sistem yang saat ini sedang dilakukan dapat berjalan lancar. Pengujian yang akan kami lakukan antara lain pengujian performa pembangkti dan juga reliability run untuk memastikan keandalan mesinnya,” kata Didik.
Didik menambahkan, dengan terbitnya rekomendasi laik sinkron tersebut, pembangkit listrik yang memiliki 16 mesin ini sudah dapat terhubung ke jaringan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilo Volt (kV) Bangkanai-Muara Teweh.
“Pada awal Oktober lalu, pembangkit kami juga sudah melalui tahap backfeeding dan sinkronisasi untuk keseluruhan unit mesinnya dengan hasil yang baik. Tahapan tersebut kami lakukan untuk memastikan keandalan sistem pembangkit sebelum dilakukan tahapan berikutnya,” kata Didik.
PLN UIP KLB juga menargetkan untuk menyelesaikan pembangunan jaringan interkoneksi antara sistem kelistrikan Barito di Kalimantan Tengah dan sistem Khatulistiwa di Kalimantan Barat, seperti SUTT 150 kV Pangkalan Bun-Sukamara dan Sukamara-Kendawangan.
Interkoneksi bertujuan agar setiap sistem kelistrikan di Kalimantan dapat terhubung dan saling menopang satu dengan lainnya.
Dengan pembangkit ini mampu menopang kebutuhan daya di Kalteng sebesar 196 MW dan Kalimantan Selatan sebesar 558 MW.***