Home Blog Page 683

Kota Bogor Masuk Nominasi Kota Sehat Nasional, Targetkan Swasti Saba Wistara

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengikuti kegiatan Verifikasi Lanjutan Tingkat Pusat Kabupaten/Kota Sehat (KKS) yang berlangsung secara hybrid di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, Selasa (5/8/2025).

Verifikasi ini merupakan bagian dari proses penilaian lanjutan dalam ajang Kota Sehat Tingkat Nasional yang menilai pencapaian daerah terhadap sembilan tatanan kehidupan kota sehat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, menyampaikan bahwa Kota Bogor telah masuk dalam nominasi penilaian tingkat nasional.

“Alhamdulillah, Kota Bogor masuk ke nominasi tingkat nasional. Tadi ada beberapa catatan dari 9 tatanan yang perlu diperbaiki. Mudah-mudahan kita bisa mendapatkan hasil Swasti Saba Wistara yang lebih optimal,” ujar Denny.

Dalam verifikasi lanjutan ini, tim pusat memberikan sejumlah catatan dan perbaikan dari hasil peninjauan dokumen dan indikator.

Ia menyebutkan bahwa dari total 136 indikator, terdapat sekitar 20 yang masih perlu dilengkapi atau dikoreksi, khususnya dalam hal regulasi dan kelengkapan unggahan dokumen.

“Target kita tentunya yang tertinggi, yaitu Swasti Saba Wistara. Mudah-mudahan dalam waktu 2×24 jam ini kita bisa memperbaiki kekurangan tadi, khususnya di sektor kesehatan, pendidikan, dan kebencanaan,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Forum Kota Sehat Kota Bogor, Deni Mulyana menjelaskan bahwa pihaknya selama dua tahun terakhir telah aktif menyosialisasikan konsep kota sehat ke seluruh kelurahan.

“Kami bergerak bersama untuk menyosialisasikan indikator-indikator kepada masyarakat, seperti pemberantasan DBD melalui RW siaga. Kami juga bantu menginformasikan kekurangan indikator dari penilaian sebelumnya agar bisa diperbaiki,” jelas Deni.

Ia menambahkan, setelah verifikasi lanjutan, tim penilai pusat akan menggelar pleno penilaian secara menyeluruh dan dijadwalkan akan melakukan verifikasi lapangan ke sejumlah lokus pada akhir Agustus atau awal September 2025.

“Penilaian akhir akan menyesuaikan antara kelengkapan dokumen dengan kondisi riil di lapangan. Dengan sinergi kuat antara pemerintah dan masyarakat, saya yakin Kota Bogor bisa meraih kembali predikat Wistara,” pungkasnya.

Sebagai informasi, tim penilai dari tingkat pusat hadir secara daring melalui aplikasi Zoom, sementara jajaran Pemkot Bogor mengikuti kegiatan secara luring di ruangan yang sama.

Perlu diketahui, penghargaan Swasti Saba Wistara merupakan predikat atau kategori tertinggi dalam bidang kesehatan yang diberikan pemerintah pusat kepada kabupaten/kota yang telah berhasil mencapai predikat sebagai daerah yang sehat dengan memenuhi sejumlah syarat yang ditetapkan.***

Konsisten Melayani UMKM, Ekosistem Holding Ultra Mikro Berhasil Salurkan Kredit Rp631,9 Triliun untuk 34,7 Juta Debitur

0

Bogordaily.net – Sinergi strategis Holding Ultra Mikro (UMi) berkontribusi dalam mendorong percepatan inklusi keuangan nasional. Dengan menggabungkan kekuatan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebagai induk, bersama PT Pegadaian dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM), Holding UMi mampu memperluas akses permodalan sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi di tingkat akar rumput (grassroot), khususnya bagi pelaku usaha mikro dan ultra mikro.

Tercatat, hingga Triwulan II 2025, Holding Ultra Mikro telah melayani 34,7 juta debitur aktif dengan total pembiayaan mencapai Rp631,9 triliun. Bila dirinci, BRI menyalurkan sebesar Rp479,8 triliun, diikuti oleh Pegadaian sebesar Rp101,5 triliun, dan PNM sebesar Rp50,6 triliun. Pada periode yang sama, jumlah simpanan mikro pun mencapai 126 juta rekening.

Dalam press conference Kinerja Keuangan BRI Triwulan II di Jakarta (01/08), Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menyampaikan bahwa capaian positif yang diraih Holding UMi ini selaras dengan Asta Cita Ketiga Pemerintah, yaitu meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas dan mendorong kewirausahaan, serta Asta Cita Keenam yakni mewujudkan pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan.

“Sinergi strategis Holding Ultra Mikro (UMi) memberikan dampak positif dalam mendorong percepatan inklusi keuangan nasional. Melalui kolaborasi 3 entitas, BRI senantiasa memastikan bahwa pelaku usaha mikro, termasuk yang berada di pelosok Indonesia dapat mengakses layanan keuangan dengan lebih mudah, cepat, dan terjangkau,” ujarnya.

Akhmad juga menambahkan bahwa hingga saat ini sudah ada 1.031 outlet SenyuM yang tersebar di banyak wilayah. Hal ini menjadikan nasabah lebih mudah dalam mengakses berbagai produk dan layanan dari ekosistem BRI Group tanpa harus jauh-jauh ke kantor cabang.

Selain memberikan akses permodalan, BRI juga secara aktif mendampingi pelaku usaha mikro untuk naik kelas dan meningkatkan daya saing melalui berbagai inisiatif pemberdayaan berkelanjutan, seperti Rumah BUMN, Desa BRILiaN, hingga Klaster Usaha.

Fokus pendampingan tersebut mencakup edukasi literasi keuangan, pelatihan kewirausahaan, serta program peningkatan kapasitas usaha.

“Dengan ekosistem yang semakin solid dan inklusif, Holding Ultra Mikro optimistis terus menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berbasis kerakyatan,” pungkas Akhmad.
Sebagaimana diketahui per Juni 2025, BRI berhasil mencatatkan penyaluran kredit sebesar Rp1.416,62 triliun atau tumbuh 6% YoY dan seluruh segmen pinjaman tercatat tumbuh positif. Adapun, penyaluran kredit BRI masih didominasi oleh segmen UMKM dengan porsi mencapai 80,32% atau dengan nominal sebesar Rp1.137,83 triliun. ***

Adityawarman Terima Aliansi Ummat Islam Aswaja yang Minta Bogor Dijaga Agar Tetap Kondusif

0

Bogordaily.net – Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil menerima kunjungan rombongan Aliansi Ummat Islam Aswaja Kota Bogor di ruang kerjanya, Rabu 6 Agustus 2025.

Rombongan merupakan perwakilan ormas pecinta habaib dari 6 kecamatan di Kota Bogor.

‘Kami datang untuk diskusi membuat Kota Bogor yang tetap kondusif”, ujar Asep Abdul Qodir, koordinator Aliansi Ummat Islam Aswaja Kota Bogor.

Urgensi diskusi ini, menurut Asep, guna mencegah terjadinya kegaduhan antar ormas Islam seperti yang terjadi di Pemalang belum lama ini.

“Kami sangat prihatin dengan kejadian di Pemalang. Kegaduhan seperti itu bisa jadi bukan hanya di Pemalang”, ungkap Asep.

Di Kota Bogor, menurutnya, sudah ditemukan indikasi ke arah sana. Sejauh ini indikasinya masih kecil tapi kalau dibiarkan akan membesar.

”Jangan sampai Kota Bogor jadi kisruh. Bogor harus dijaga agar tetap nyaman, tentram dan kondusif”, tandas Asep

Dalam kesempatan tersebut Asep menyerahkan kepada Adityawarman surat petisi penolakan terhadap ormas tertentu di Kota Bogor.

Asep juga meminta bantuan Adityawarman agar surat tersebut diteruskan ke Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) dan MUI Kota Bogor.

Adityawarman sepakat bahwa Kota Bogor harus kondusif. Kota Bogor yang kondusif tentu akan terus dijaga dan pelihara bersama.

“Semua mukmin bersaudara. Karena itu bila ada permasalahan, kita akan cari solusinya”, tambahnya.

Adityawarman menyarankan agar aliansi juga menyampaikan aspirasinya tersebut kepada MUI (Majelis Ulama Indonesia) Kota Bogor.

“Kita punya MUI. MUI bisa mengeluarkan fatwa. Fatwa MUI menjadi rujukan bagi Forkopimda,” ucapnya. ***

Muhammad Irfan Ramadan

Dukung Program Makan Bergizi Gratis Presiden Prabowo dan Jalankan Arahan Kapolri, Polres Bogor Bangun 6 Dapur SPPG

Bogordaily.net – Polres Bogor secara serentak melaksanakan pencanangan pembangunan SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) di 6 titik strategis di Kabupaten Bogor, di Kecamatan Sukaraja, pada Rabu 6 Agustus 2025.

Adapun, kegiatan ini merupakan bagian dari peresmian 205 dapur SPPG se-Indonesia yang dipimpin oleh Bapak Irwasum Polri melalui video conference.

Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, mengatakan bahwa, pembangunan ini merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis yang telah dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Kemudian, lokasi-lokasi pembangunan SPPG ini adalah aset dari Pemerintah Daerah yang dialihfungsikan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat Kabupaten Bogor.

“Kami sepenuhnya memahami bahwa kehadiran SPPG sangat penting dalam upaya membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia sejak dini. Ketahanan gizi adalah fondasi ketahanan nasional,” kata  AKBP Wikha Ardilestanto

Sebagai informasi, enam lokasi pembangunan SPPG di wilayah Bogor tersebut di Kecamatan Citeureup (1 Lokasi), Kecamatan Gunung Putri (1 Lokasi), Kecamatan Cibinong (3 lokasi), Kecamatan Sukaraja (1 Lokasi).

Melalui 6 SPPG ini, Polres Bogor menargetkan akan memberikan manfaat langsung kepada lebih dari 20 ribu anak dari 46 sekolah. Selain itu, program ini juga diproyeksikan akan menyerap kurang lebih 300 orang tenaga kerja yang akan turut menggerakkan roda perekonomian lokal.

“Pada kesempatan yang baik ini, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolri atas inisiatif luar biasa ini,” jelasnya.

“Terima kasih kepada Bapak Kapolda Jawa Barat atas bimbingannya. Serta, terima kasih kepada Bapak Bupati Kabupaten Bogor, Badan Gizi Nasional, dan seluruh elemen yang telah mendukung penuh kolaborasi ini,” tambah Kapolres.

Selain itu, Kapolres juga memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar pembangunan dapat berjalan dengan lancar dan tepat waktu, sehingga SPPG di Kabupaten Bogor dapat segera beroperasi untuk memberi manfaat bagi penerimanya.***

Albin Pandita

Seorang Wanita Ditemukan Tewas Usai Terjatuh Kedalam Sumur di Ciseeng Bogor

Bogordaily.net – Seorang warga ditemukan tewas usai terjatuh kedalam sumur di Desa Babakan, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor pada Rabu, 06 Agustus 2025.

Kapolsek Parung Kompol Maman Firmansyah menjelaskan bahwa, peristiwa penemuan mayat dalam sumur itu terjadi di Desa Babakan, Kecamatan Ciseeng pada pagi hari sekitar pukul 09.00 WIB.

Adapun, korban yang merupakan seorang perempuan bernama Ati (31) diketahui telah tidak berada di rumah sejak hari Selasa, 05 Agustus 2025.

Kemudian, pihak keluarga telah melakukan pencarian pada malam harinya sekitar pukul 19.00 WIB, namun korban tidak ditemukan.

“Keesokan harinya, Rabu pagi seorang warga bernama Wahyudin, yang merupakan tetangga korban, mencium bau tidak sedap dari arah sumur di samping rumahnya,” kata Kompol Maman.

Kemudian, saat membuka penutup sumur yang terbuat dari seng, ia melihat korban dalam kondisi mengambang di dalam sumur dengan kedalaman sekitar 5 meter.

“Penemuan tersebut langsung dilaporkan ke Ketua RT dan diteruskan ke Polsek Parung. Sekitar pukul 09.30 WIB, piket fungsi Polsek,” jelasnya.

Selanjutnya, Polsek Parung bersama tim Damkar dan BPBD Kabupaten Bogor melakukan evakuasi. Proses evakuasi berhasil dilakukan sekitar pukul 10.30 WIB.

“Pihak keluarga korban menyatakan keberatan untuk dilakukan visum dan telah mengikhlaskan kejadian ini sebagai musibah. Korban rencananya akan segera dimakamkan oleh pihak keluarga,” ungkap Kapolsek.***

Albin Pandita

Jawab Aspirasi Warga, Banggar DPRD Kota Bogor Sidak Batutulis Pastikan Perbaikan Rampung

0

Bogordaily.net – Badan Anggaran DPRD Kota Bogor melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi perbaikan jalan di Simpang Batutulis, Rabu 6 Agustus 2025.

Rombongan legislator dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Kota Bogor, M. Rusli Prihatevy bersama Wakil Ketua II DPRD Kota Bogor, Zenal Abidin dan Wakil Ketua III DPRD Kota Bogor, Dadang Iskandar Danubrata.

Rusli menyampaikan kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab DPRD Kota Bogor terhadap aspirasi masyarakat yang menginginkan segera dilakukan perbaikan terhadap simpang Batutulis.

Sebab jalan tersebut merupakan akses utama bagi warga Kecamatan Bogor Selatan.

Sehingga dalam sidak ini, Rusli menekankan sebagai bagian dari pengecekan persiapan belanja tanah untuk pembangunan trase baru dan perbaikan jalan untuk kendaraan roda dua.

“Sesuai dengan jadwal rangkaian persiapan untuk belanja tanah. Kami dari DPRD Badan Anggaran bahwa sudah melakukan rapat berkali-kali ini merupakan bagian dari harapan masyarakat atas bencana yang terjadi longsor sehingga mudah-mudahan tahun ini pemerintah kota Bogor untuk persiapan belanja tanah,” ujar Rusli

Rusli menjelaskan bahwa langkah perbaikan dan belanja tanah yang dilakukan oleh Pemkot Bogor merupakan hasil dari rekomendasi Kementerian PU dan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Sehingga anggaran sebesar Rp26 miliar telah disiapkan untuk belanja tanah.

Sedangkan untuk pembangunan yang direncanakan di tahun 2026, Banggar DPRD Kota Bogor mendorong Pemkot Bogor untuk segera mencari kepastian bantuan anggaran yang dijanjikan oleh Gubernur Jawa Barat.

“Mudah-mudahan tahun 2026 proses jalan dengan mekanisme alih trase ini diambil oleh pemerintah kota dan disetujui oleh DPRD,” jelas Rusli.

Wakil Ketua III DPRD Kota Bogor, Dadang Iskandar Danubrata, menegaskan bahwa DPRD Kota Bogor telah berupaya semaksimal mungkin untuk mengikuti aturan dan regulasi yang ada. Agar pembangunan yang dilakukan nantinya tidak melahirkan permasalahan baru di kemudian hari.

Dadang juga mengatakan bahwa saat ini DPRD Kota Bogor masih menunggu hasil appraisal untuk menentukan harga beli tanah.

“Kita sangat menyadari bahwa urgensi pembukaan jalan baru ini sangat dibutuhkan sekali oleh masyarakat karena kami dari Dapil Selatan ini sangat seringlah menerima masukan atau aspirasi dari warga oleh karena itu kita berusaha mempercepat proses ini tetapi tetap mengikuti prosedur yang ada dan tidak melangkahi satupun tahapan tersebut,” tutupnya. ***

Muhammad Irfan Ramadan

Santri Kelas 11 Aliyah Pesantren Modern Ummul Quro Al Islami Bogor Ikuti ANBK

Bogordaily.net – Pada hari Rabu, 6 Agustus 2025, bertempat di Pesantren Modern Ummul Quro Al Islami Bogor, telah dilaksanakan kegiatan ANBK tahun 2025. Adapun kegiatan ini dilaksanakan mulai dari tanggal 6 Agustus – 7 Agustus 2025.

‎Tujuan dari kegiatan ANBK ini adalah untuk memetakan mutu pendidikan secara berkala dan mendorong perbaikan mutu pendidikan.

‎Adapun santri yang mengikuti kegiatan ANBK ini yaitu santri kelas 11 Aliyah Pesantren Modern Ummul Quro Al islami Bogor.

‎Adapun jumlah santri mengikuti kegiatan ini sebanyak 45 peserta utama dan 05 orang cadangan. Kemudian Panitia yang menyelenggarakan pelaksanaan kegiatan ANBK ini sebanyak 16 Panitia.

‎Adapun sambutan dari ketua panitia bahwa pelaksanaan kegiatan ANBK ini perlu pemetaan dan perbaikan berkelanjutan atas mutu pendidikan sehingga dapat mendorong pembelajaran yang menumbuhkan daya nalar dan karakter peserta didik sesuai nilai-nilai Pancasila.

‎Adapun pesan pimpinan pesantren modern Ummul Quro Al islami Bogor bahwa ikutilah asesmen ini dengan penuh kesungguhan, kejujuran, dan tanggung jawab. Jadikan momen asesmen ini sebagai sarana untuk menunjukkan kompetensi terbaik kalian, jangan merasa terbebani karena yang di ukur bukan hanya kemampuan individu, tetapi gambaran umum madrasah sebagai satu kesatuan. “Syaiful Falah”

‎Harapan nya dengan pelaksanaan ANBK ini dapat meningkatkan kompetensi literasi membaca dan numerisasi pendidik. ***

Mahasiswa KKM Kelompok 4 Institut Ummul Quro Al-islami Bogor Bersinergi Bersama Desa Cibitung Wetan Tampil Memukau di Kecamatan Expo UMKM Pamijahan dengan Produk Inovasi Desa

Bogordaily.net – Mahasiswa KKM Kelompok 4 Institut Ummul Quro Al-islami Bogor dengan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Ibu Anisa Husnul Khotimah.S.E.,M.M menjadi salah satu perwakilan desa Cibitung Wetan yang tampil memukau di Kecamatan Expo UMKM Pamijahan.

Dalam kegiatan yang bertujuan untuk mempromosikan produk-produk unggulan desa ini, mahasiswa KKM Kelompok 4 menampilkan produk inovasi desa yang dikembangkan bersama masyarakat Desa Cibitung Wetan.

Produk Inovasi Desa yang Bermanfaat

Produk inovasi desa yang ditampilkan oleh mahasiswa KKM Kelompok 4 ini adalah puding daun kelor dan telur yang bermanfaat untuk menanggulangi stunting, serta abon batang pisang yang bisa menjadi produk UMKM dan juga bermanfaat bagi kesehatan.

Puding daun kelor dan telur ini kaya akan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh, terutama untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Sementara itu, abon batang pisang ini tidak hanya lezat, tetapi juga kaya akan serat dan nutrisi lainnya.

Sambutan Positif dari Pengunjung

Pengunjung Kecamatan Expo UMKM Pamijahan sangat antusias dengan produk inovasi desa yang ditampilkan oleh mahasiswa KKM Kelompok 4. Banyak pengunjung yang tertarik untuk membeli produk ini dan memuji kreativitas dan kerja keras mahasiswa dan masyarakat desa Cibitung Wetan.

Potensi Produk UMKM yang Besar

Produk inovasi desa yang dihasilkan oleh mahasiswa KKM Kelompok 4 ini memiliki potensi besar untuk menjadi produk UMKM yang sukses. Dengan manfaat yang besar bagi kesehatan dan nutrisi, produk ini dapat menjadi salah satu produk unggulan desa Cibitung Wetan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Dukungan untuk Pengembangan UMKM Desa

Kegiatan Kecamatan Expo UMKM Pamijahan ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran dan dukungan masyarakat terhadap pengembangan UMKM desa. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan produk-produk unggulan desa dapat lebih dikenal dan diminati oleh masyarakat luas.

Mahasiswa KKM Kelompok 4 Institut Ummul Quro Al-islami Bogor telah menunjukkan kemampuan dan kreativitasnya dalam mengembangkan produk inovasi desa yang bermanfaat bagi masyarakat. Dengan dukungan dari pemerintah kecamatan dan kabupaten, diharapkan produk-produk unggulan desa dapat lebih berkembang dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. ***

Pedagang Pasar Anyar Bogor Keluhkan Rasa Tak Aman, Minta Jaminan ke DPRD

0

Bogordaily.net – Kekhawatiran masih menyelimuti para pedagang Pasar Kebon Kembang (Pasar Anyar) Kota Bogor, pasca insiden kebakaran yang terjadi pada Juni lalu.

Para pedagang merasa belum mendapatkan kejelasan atas penyebab kebakaran serta belum merasakan jaminan kenyamanan dan keamanan untuk kembali berjualan.

Hal tersebut disampaikan langsung dalam audiensi antara pedagang yang tergabung dalam DPD Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) Kota Bogor dengan Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, di Kantor DPRD Kota Bogor.

“Kejadian kemarin (kebakaran bulan Juni) di luar logika. Ada tiga titik (kebakaran) yang berbeda. Kios saya, kaos kaki. Ga ada sumber api, ga ada listrik. Kenapa bisa kebakaran”, keluh Indra, pedagang di Pasar Kebon Kembang, kepada Adityawarman.

Indra adalah salah satu peserta rombongan DPD Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) Kota Bogor yang berkunjung ke Kantor DPRD Kota Bogor, kemarin. Indra sendiri Ketua DPC IKM Kecamatan Tanah Sareal.

“Pasar kita, pintunya ada (bisa ditutup) tapi jendela terbuka”, ungkap Indra.

Police line, lanjut Indra, sudah dibuka 3 hari lalu. “Ini berarti penyelidikan polisi sudah selesai dan pedagang (terkait) bisa aktif kembali”, katanya.

“Pedagang minta solusi untuk keamanan dan kenyamanan berdagang”, tambahnya.

Hadir juga dalam pertemuan tersebut anggota Komisi III DPRD Kota Bogor Rozi Putra Nasrun. Soal kebakaran pasar, Rozi menyebutkan, Komisi III DPRD sudah sidak.

“Fakta di lapangan, tidak ada letupan konsleting listrik. Belum ada hasil investigasi pihak berwajib. Ada oknum yang dicurigai. Siapa dan apa motifnya belum diketahui”, tuturnya.

DPRD, kata Rozi, berkomitmen untuk keamanan dan keberlangsungan pasar. “Tata kelolanya harus dibenahi”, tandas politisi dari Partai Keadilan Sejahtera ini.

Adityawarman mengucapkan terimakasih atas masukan tersebut.

“Nanti kita pertemukan dengan Direksi PD Pasar Pakuan Jaya”, ucapnya.

(Muhammad Irfan Ramadan)

Permudah Pembuatan Akta Kelahiran, Kelurahan Bubulak dan Disdukcapil Kota Bogor Gelar Layanan Lapak Capil

0

Bogordaily.net — Kantor Kelurahan Bubulak bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor menggelar kegiatan “Layanan Penuhi Akta Pencatatan Sipil” atau dikenal dengan Lapak Capil, pada Rabu 6 Agustus 2025.

Kegiatan yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 12.00 WIB ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus dokumen administrasi kependudukan, khususnya akta kelahiran.

Lurah Bubulak, Arief Rusdiman, menyampaikan bahwa Lapak Capil merupakan bentuk kolaborasi pentahelix yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari Disdukcapil, perangkat kelurahan, LPM, Karang Taruna, RT/RW, kader PKK, hingga aparat keamanan seperti
Bhabinkamtibmas dan Babinsa.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi itu penting. Semua elemen kami libatkan agar kegiatan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Arief.

Arief juga menambahkan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat mengakses dokumen resmi yang kerap terabaikan, seperti akta kelahiran yang sudah lama tidak diurus.

“Jangan malu untuk mengurus hal yang penting seperti ini. Pemerintah hadir untuk membantu. Selama semua syarat dipenuhi, insyaallah hari ini kita selesaikan,” tegasnya.

Manfaat Akta Kelahiran

Akta kelahiran memiliki berbagai manfaat penting, di antaranya sebagai identitas resmi anak, syarat pendaftaran sekolah, pengurusan KTP dan paspor, perlindungan hukum, syarat untuk menikah secara sah, dasar hak waris dan akses berbagai layanan publik.

Untuk mengikuti program Lapak Capil, masyarakat diminta menyiapkan dokumen formulir F-2.01, surat keterangan kelahiran dari RS/bidan/kelurahan, fotokopi KTP orang tua, fotokopi Kartu Keluarga, fotokopi buku nikah orang tua, fotokopi KTP dua orang saksi dan Foto anak (jika usia di bawah 5 tahun).

Menurut Arief Rusdiman, Kelurahan Bubulak yang memiliki 50 RT dan 13 RW dengan luas wilayah sekitar 153 hektare, memiliki potensi besar untuk menjangkau masyarakat yang selama ini belum memiliki akta kelahiran.

“Target saya, semua warga bisa terdata. Meskipun wilayah kita berbatasan langsung dengan kabupaten, ke depan kita ingin ada sinergi antardaerah, agar layanan ini juga bisa menjangkau masyarakat di perbatasan sesuai legalitas yang berlaku,” jelasnya.

Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat. Arief menyebut, edukasi dan sosialisasi kepada warga menjadi kunci agar mereka tidak lagi malu atau takut dalam mengurus dokumen penting

“Kelurahan ini rumah kita bersama. Warga bebas datang, bawa anak, bawa cucu, tidak ada batasan. Inilah bentuk pelayanan publik yang sesungguhnya,” tambahnya.

Ia pun berharap ke depan kegiatan seperti Lapak Capil bisa terus berlanjut dan menjadi solusi nyata atas kebutuhan masyarakat dalam hal administrasi kependudukan.

(Ibnu Galansa)