Sunday, 5 April 2026
Home Blog Page 6991

Yuk Bergabung Menjadi Bagian dari Bogor Senior Hospital

0

Bogordaily.net – Bogor Senior Hospital membuka kesempatan kepada professional terbaik untuk bergabung menjadi bagian dari RS di Bogor ini.

Dalam keterangan tertulisnya, Bogor Senior Hospital membuka lowongan untuk Dokter Umum dnegan kriteria S1 kedokteran yang memiliki STR aktif.

Senior
Lowongan Dokter Umum di Bogor Senior Hospital. (Istimewa/Bogordaily.net)

Kemudian, harus memiliki sertifikat ATLS/ACLS, akan lebih baik dan diutamakan memiliki sertifikat hiperkes, serta telah memiliki pengalaman berkerja selama 2 tahun.

Untuk pendaftaran silahkan mengirimkan CV ke [email protected] atau ke +6251-7556-777.

Mari melayani, tumbuh dan berkembang bersama memajukan kesehatan di Bogor Senior Hospital. Adv

Kota Bogor Tiadakan Perayaan Peringatan Hari Kemerdekaan

0

Bogordaily.net – Masih dalam kondisi pandemi Covid-19, kemungkinan besar berbagai perlombaan dan euforia peringatan Hari Kemerdekaan yang berpotensi menimbulkan kerumunan ditiadakan

Mencegah timbulnya potensi kerumuman, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto berencana akan mengumpulkan para ketua RW, untuk berdialog secara online dengan ketua RW di Kota Bogor.

“Saya akan berdialog bersama ketua RW secara online se-Bogor untuk menyampaikan beberapa pesan menjelang Kemerdekaan,” ujarnya Senin 9 Agustus 2021.

Intinya, kata Bima Arya, Ia menekankan agar masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan.

“Jangan dulu ada perayaan-perayaan yang menimbulkan kerumunan,” katanya.

Peringatan hari kemerdekaan di tingkat Kota Bogor, yang biasanya digelar perlombaan tahun ini ditiadakan.

Acara di tingkat kota yang dilakukan secara langsung hanyalah upacara bendera ketika tanggal 17 Agustus nanti.

Kemenag: Tahun Baru Islam 1443 Hijriah Tetap 10 Agustus, Tanggal Merahnya 11 Agustus

0

Bogordaily.net – Pemerintah mengubah libur nasional Tahun Baru Islam 1443 Hijriah yang sebelumnya jatuh pada 10 Agustus 2021 digeser menjadi 11 Agustus 2021. Namun, perlu diingat Tahun Baru Islam 1443 H atau 1 Muharram tetap jatuh pada 10 Agustus 2021, tapi hanya waktu liburnya yang berubah.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Kamaruddin Amin mengatakan Tahun Baru Islam 1443 Hijriah atau 1 Muharram 1443 H tetap jatuh pada 10 Agustus 2021.

“Tahun Baru Islam tetap 1 Muharram 1443 Hijriah, bertepatan 10 Agustus 2021 Masehi. Hari liburnya yang digeser menjadi 11 Agustus 2021 Masehi,” kata Kamaruddin seperti dilansir dari Tribunnews, Kamis 5 Agustus 2021.

Maulid Nabi dari 19 Jadi 20 Oktober Selain itu, pemerintah juga mengubah hari libur nasional Maulid Nabi Muhammad SAW dan meniadakan libur cuti bersama Hari Raya Natal.

Nantinya, hari libur nasional Maulid Nabi Muhammad SAW yang sebelumnya 19 Oktober 2021, kini berubah menjadi 20 Oktober 2021.

Sementara itu, untuk libur cuti bersama Hari Raya Natal pada 24 Desember 2021 ditiadakan.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengungkapkan, keputusan itu berdasarkan arahan Presiden Jokowi yang meminta adanya peninjauan ulang terhadap hari libur nasional dan cuti bersama yang sudah tercantum dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri.

“Oleh karena itu pemerintah perlu mengubah hari libur nasional dan menghapus cuti bersama Hari Natal 2021 untuk menghindari long weekend yang berpotensi mendorong penumpukan masyarakat pada waktu tertentu, sehingga meningkatkan penyebaran Covid-19,” kata Muhadjir, Jumat 18 Juni 2021.

Adapun perubahan ini tertuang dalam SKB Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi, Birokrasi Nomor 712, 1, dan 3 Tahun 2021 tentang Perubahan Kedua atas Keputusan Bersama Menag, Menaker, Menpan dan RB Nomor 642, 4, dan 4 Tahun 2020 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama.

Heboh! Usir Ayu Ting-Ting dari Acara TV Menggema

0

Bogordaily.net – Usir Ayu Ting Ting (ATT) dari acara TV menggema, setelah petisi ATT diblecklis di TV kini sudah mencapai 72 ribu.

Belakangan, akibat petisi tersebut reting acara TV yang dimainkan pelantun Goyang Mujaaer itu  jeblok semua dan tak masuk 30 besar.

Ada 4 acara TV Ayu Ting Ting, diantaranya ada Brownis (Trans TV), Lapor Pak (Trans 7), BTS Trans 7, hingga Rising Star Indonesia Dangdut (MNC TV).

 

Ayu Ting Ting saat tampil di acara Brownis yang tayang di Trans 7. Pasca petisi blacklist Ayu Ting Ting di TV tembus 72.590 reting acara yang dibintangi Ayu Ting Ting Jeblok.

Namun, keempat acara TV yang dibintangi  Ayu Ting Ting ini ratingnya tergolong jeblok.

Padahal, acara TV Ayu Ting Ting ini dibintangi juga oleh para komedian ternama, seperti Andre Taulany, Wendy Cagur hingga Kiky Saputri.

Namun, rupanya imbas petisi boikot Ayu Ting Ting dari TV, semua retingnya langsung terjun bebas.

Hal itu terlihat di laman Instagram indotv_official. Berdasarkan urutan pertama acara TV yang puncaki reting adalah sinetron Ikatan Cinta, disusul Amanah Wali.

Acara TV Lapor Pak, Brownis, BTS Trans 7 yang dibintangi Ayu Ting-Ting tidak ada di urutan 30 besar.

“Rating program TV Jumat, 6 Agustus 2021,” tulis caption akun indotv_official.

 

 

Rating acara TV perhari, program yang dibintangi Ayu Ting Ting tidak masuk 30 besar (kolase Instagram indotv_official)

Seperti diketahui, petisi Ayu Ting Ting agar diblacklist TV itu sudah muncul gara-gara aksinya yang menendang seorang talent TV.

“Pada acara Pas Sore, terlihat waktu acara tersebut live di Trans 7 terlihat Ayu Ting Ting menendang salah satu talent Pas Sore,” tulis caption dalam petisi.

Namun setelah Umi Kalsum dan Ayah Rojak melabrak haters Ayu Ting Ting ke Bojonegoro, orang yang menandatangani petisi untuk ATT pun makin bertambah banyak.

Ditambah lagi, Ayah Rojak dan Umi Kalsum ancam akan penjarakan orangtua sang haters.

Menurut orangtua Ayu Ting Ting, itu sebagai jaminan.

Pasalnya, sang haters yang diketahui sedang ada di Singapura lekas pulang ke Indonesia untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Hingga Minggu 8 Agustus 2021   dari data web change.org, terlihat sudah 72.590 tandatangan.

Sontak, hasil tersebut membuat Ayah Rojak panik.

Saat kedatangan wartawan, Ayah Rojak langsung menutup pintu tak izinkan pewarta masuk rumahnya.

Yang biasanya Ayah Rozak bawel, bela mati-matian Ayu Ting Ting di depan wartawan hingga mengucapkan kalimat tegas, kini mendadak bungkam.

“Ayah, minta komen dikit yah,” tanya wartawan.

“Ayah, gimana tanggapannya?” cecar wartawan lainnya.

“Muncul petisi boikot Ayu Ting Ting, Abdul Rozak mendadak diam,” tulis caption Hot Issue, Indosiar.

Hal itu pun diperparah, ketika di acara BTS Trans 7 terdengar teriakan mengusir Ayu Ting Ting.

Saat itu, Ayu Ting Ting berperan sebagai polwan yang menangkap para perampok yang dipimpin Wendy Cagur dan Andre Taulany.

“Gimana kalau kita negosisasi dan bicara baik-baik serta kekeluargaan,” imbuh Ayu Ting Ting.

“Anda mau negosiasi berapa episode?” timpal Andre Taulany.

“Tidak bisa,” tegas Wendy Cagur.

“Kalian tidak akan saya tahan, tidak akan saya tangkap, tapi dia yang akan saya bawa,” lanjut Ayu Ting Ting.

“Ingat, anak buah saya ada di depan. Saya janji gak akan nangkep kalian,” tambahnya.

Ngotot Ayu Ting Ting bilang seperti itu, Wendy Cagur pun langsung meneriakinya.

“Usir Ayu dari sini, usir ayu dari sini,” teriak Wendy Cagur.

Teriak dari Wendy Cagur untuk mengusir Ayu Ting Ting pun diikuti oleh kru yang lain.

“Usir, usir,” teriak yang lain.

Rupanya, keluarga Ayu Ting Ting termasuk Ayah Rojak sedang menonton acara TV tersebut di rumah.

Mendengar teriakan usir Ayu Ting Ting, terdengar suara Ayah Rojak yang tadinya tertawa ngakak, langsung kaget.

“Waduuh,” ucap Ayah Rojak.***

 

 

 

 

 

 

 

 

Dalam Waktu 5 Hari, Tes Covid-19 Terhadap 11 Juta Warga Wuhan Tuntas!

0

Bogordaily.net – Otoritas kota Wuhan di China tengah pada Minggu, 8 Agustus 2021 waktu setempat, menyatakan telah menyelesaikan tes COVID-19 terhadap lebih dari 11 juta orang penduduknya di seluruh kota.

Tes COVID-19 massal selama lima hari ini dilakukan setelah kemunculan kembali kasus-kasus infeksi baru, lebih dari setahun setelah virus Corona pertama kali muncul di sana.

Diberitakan kantor berita AFP, Senin 9 Agustus 2021, pejabat senior Wuhan, Li Tao mengatakan pada konferensi pers pada Minggu, 8 Agustus 2021, seperti dikutip kantor berita China, Xinhua, tes yang dimulai pada hari Selasa (3/8) lalu, memberikan “cakupan penuh” dari semua penduduk Wuhan, kecuali untuk anak-anak di bawah usia enam tahun dan para siswa yang tengah liburan musim panas.

Sebelumnya pada hari Sabtu 7 Agustus 2021, kota Wuhan telah mencatat 37 kasus COVID-19 yang ditularkan secara lokal dan menemukan 41 Orang Tanpa Gejala (OTG) lokal dalam putaran testing massal terbaru tersebut.

Pekan lalu, pejabat-pejabat Wuhan mengumumkan bahwa tujuh kasus infeksi penularan lokal telah ditemukan di antara pekerja migran di Wuhan. Kasus ini memecahkan rekor selama setahun tanpa kasus domestik setelah pada awal 2020, berhasil memberantas wabah awal dengan lockdown yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Otoritas Wuhan mengatakan mereka dengan cepat memobilisasi lebih dari 28.000 petugas kesehatan di sekitar 2.800 lokasi untuk kampanye testing besar-besaran ini.

China telah berhasil menurunkan kasus domestik menjadi hampir nol setelah virus Corona pertama kali muncul di Wuhan pada akhir 2019, memungkinkan ekonomi untuk pulih dan kehidupan sebagian besar kembali normal.

Tetapi wabah baru telah merusak rekor itu, dikarenakan varian Delta yang menyebar cepat mencapai puluhan kota, setelah infeksi di antara petugas kebersihan bandara di Nanjing memicu rantai kasus yang telah dilaporkan di seluruh negeri.

China sejak itu memerintahkan penduduk di seluruh kota tersebut untuk tinggal di rumah saja, memutus jaringan transportasi domestik dan meluncurkan testing massal saat memerangi wabah, yang terbesar dalam beberapa bulan.

Beijing juga telah memperketat pembatasan perjalanan ke luar negeri bagi warganya, sebagai bagian dari upaya untuk mengendalikan kasus infeksi yang meningkat.

Otoritas imigrasi China pekan lalu mengumumkan akan berhenti mengeluarkan paspor biasa dan dokumen lain yang diperlukan untuk keluar dari negara itu dalam kasus-kasus “tidak penting dan tidak darurat”. Hal itu belum berarti larangan bepergian ke luar negeri untuk masyarakat China.

 

Sempat Bikin Heboh, Kini Dr. Lois Owien Gabung ke Partai Pandai

Bogordaily.net – Beberapa waktu lalu Nama Dr Lois Owien sempat menghebohkan publik Indonesia karena pernyataan kontroversial terkait Covid-19.

Belakangan, Dokter Lois terpantau bergabung dengan sebuah partai. Tak tanggung-tanggung, ia menduduki posisi Sekjen di Partai Pandai (Partai Negeri Daulat Indonesia).

Partai Pandai merupakan partai yang diketuai Farhat Abbas. Partai ini didirikan Farhat Abbas bersama Elza Syarief. Di dalam struktur, Farhat Abbas menjadi Ketua Umumnya.

Dokter Lois sendiri dikatakan belakangan memang menerima pinangan Farhat Abbas untuk bergabung dengan Partai Pandai.

Keterangan bergabungnya Dr Lois ke Partai Pandai sendiri secara resmi disampaikan Farhat Abbas dalam Instagram resminya, pada Minggu 8 Agustus 2021.

“Ayo gabung bersama kami partai pandai (Partai Negeri Daulat Indonesia) Farhat Abbas (ketum) dr Lois (sekjen),” kata Farhat dikutip dari Hops.id–jaringan Suara.com, Senin 9 Agustus 2021.

Pada kesempatan itu, Farhat Abbas kemudian mengurai janji politiknya jika Partai Pandai memenangi Pemilu 2024. Menurut dia, Partai Pandai akan membuka kembali rekam medis kematian para pasien Covid-19.

Kata Farhat, kalau rekam medik menunjukkan pasien Covid-19 mengalami keracunan obat atau nakes salah mengambil tindakan, maka pemerintah dan rumah sakit wajib memberikan uang duka Rp10 miliar per jiwa.

“Nanti kalau Partai Pandai jadi pemenang pemilu 2024, kita buka lagi rekam medis kematian korban Covid. Kalau terbukti akibat keracunan obat dan salah mengambil tindakan, maka rumah sakit dan pemerintah wajib mengganti uang duka keluarga korban Rp10 miliar per jiwa yang meninggal,” kata Farhat.

Sementara itu, usai secara resmi diumumkan Farhat Abbas soal bergabungnya Dokter Lois ke Partai Pandai, netizen kemudian ramai-ramai mengomentari perihal tersebut. Kebanyakan dari mereka merasa tergelitik dengan gabungnya Dr Lois ke partai Farhat Abbas itu.

“Partai apaan tuh, baru dengar,” kata akun Muchtar Langonah.

“Ngapain maen-maen partai gurem, hari gini mau buang-buang duit kalian ya, tepok jidat,” komentar akun Teman Babe.

Ada pula netizen yang menganggap kalau partai ini tak akan bisa mewujudkan janjinya, karena diprediksi akan mati sebelum berkembang.

“Bangun-bangun, sudah siang, jangan mimpi di siang bolong,” kata akyun Cahyono SCG.

“Ye partai abal-abal paling mati sebelum berkembang,” kata akun TS Ezport.

“Modus lama, ujung-ujungnya ntar dikawinin,” kata akun Hendra Colony.

Viral, Pria Asal Banyumas Tulis Surat Cinta di Dinding

0

Bogordaily.net – Viral, kelakuan nyeleneh seorang pria asal Banyumas Jawa Tengah yang menulis surat cinta kepada pujaan hatinya.

Saking cintanya pada seseorang, pria tersebut memiliki cara tak biasa dalam mengungkapkan perasaannya, sampai menuliskan surat yang ia tempelkan pada sebuah dinding.

“To: Nita. Nita aku sekarang tau perasaan nggak bisa dipaksakan. Tapi perasaanku juga nggak bisa dipaksa Nit. Aku tulus, cinta dan sayang padamu sejak aku mengenalmu pertama kalinya. Walau aku tau mungkin kau lebih memilih orang lain, tapi kenapa seakan-akan kau memberikan harapan dan nafas kehidupan buatku nit?,” bunyi kalimat surat cinta tersebut.

Sebenarnya pria ini banyak sekali menuliskan ungkapan cintanya pada secarik kertas yang ditempelkan di dinding tersebut.

Namun beberapa tulisan surat lainnya ada yang sudah tidak bisa dibaca lagi.

Lokasi surat cinta yang ditempelkan pada sebuah dinding itu terjadi di Desa Pajerukan, Kecamatan Kalibogor, Kabupaten Banyumas.

Karea terlalu bucin, kabar ini menjadi viral di sosial media dan bikin netizen ngakak.

“Yang namanya Nita mana, sini keluar ada yang nyariin tuh HAHAHAHA,” tulis akun @ika_lili86.

Bahkan banyak juga yang bernama Nita muncul dan ikut mengomentari.

“Maapin aku masss… Aku udah punya anak 3, lupain akuuuuu,” ucap @nitajunita85.***

Ini Wilayah Terdampak Perbaikan Pipa AC 8″ Perumda Tirta Pakuan

0

Bogordaily.net – Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor melakukan perbaikan kebocoran pipa AC 8″ di Jalan Pahlawan (Sebrang Pizza Hut)

Dikutip lama instragam Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, lamanya perbaikan kebocoran pipa AC 8″ dari pukul 10:00 WIB hingga pukul 15:00 WIB, Senin 9 Agustus 2021.

Wilayah yang terdampak dari perbaikan kebocoran pipa AC 8″ yaitu, Jalan Pahlawan, Jalan Bondongan dan sekitarnya.

Kepada pelanggan agar tetap menampung air untuk mengantisipasi gangguan pasokan selama terganggunya perbaikan kebocoran pipa AC 8″ kembali normal.

Silahkan hubungi nomer Call Center 0251-8324111 atau datang langsung ke customer servis Jalan Siliwangi 121 untuk informasi lebih lanjut.***

Presiden Umumkan Nasib PPKM Malam Ini

0

Bogordaily.net – Masyarakat masih menunggu kepastian Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 akan diperpanjang atau tidak. Rencananya presiden akan memutuskan nasib PPKM malam ini.

Seperti diketahui, perpanjangan PPKM Level 4 yang dimulai pada 3 Agustus 2021 akan berakhir pada hari ini, Senin 9 Agustus 2021.

Sebelumnya, kebijakan PPKM diberlakukan pada 21-25 Juli 2021, kemudian diperpanjang pada 26 Juli 2021 hingga 2 Agustus 2021, dan diperpanjang lagi pada 3-9 Agustus 2021.

Juru Bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Jodi Mahardi mengatakan, pemerintah belum memutuskan apakah akan memperpanjang PPKM Level 4 atau tidak.

Jodi mengatakan, pemerintah akan melakukan rapat koordinasi untuk mengevaluasi jalannya PPKM Level 4, terutama di wilayah Jawa dan Bali.

“Iya, akan ada rakor untuk evaluasi PPKM Jawa Bali,” kata Jodi, seperti diberitakan Kompas.com, Minggu 8 Agustus 2021. Ia mengatakan, keputusan untuk memperpanjang atau mengakhiri PPKM berada di tangan Presiden Joko Widodo.

Sementara itu, dalam rapat terbatas evaluasi perkembangan dan tindak lanjut PPKM Level 4, Sabtu 7 Agustus 2021, Jokowi menyebutkan, ada pergeseran lonjakan kasus Covid-19 di luar Jawa-Bali.

Menurut Jokowi, pergeseran lonjakan kasus itu terlihat dari hasil pemantauan selama dua pekan terakhir.

“Selama dua minggu terakhir ini, saya melihat penambahan kasus-kasus baru di provinsi-provinsi di luar Jawa-Bali terus meningkat,” kata Jokowi, seperti diberitakan Kompas.com, Minggu 8 Agustus 2021.

Ia menyebutkan, per 25 Juli 2021, wilayah di luar Jawa-Bali berkontribusi atas penambahan 13.200 kasus atau 34 persen dari kasus baru secara nasional.

Angka ini naik per 1 Agustus 2021 menjadi 13.589 atau sekitar 44 persen dari total kasus baru.

Sedangkan per 6 Agustus 2021, angka kasus di luar Jawa-Bali meningkat 10 persen dengan tambahan 21.374 kasus, atau sekitar 54 persen dari total kasus baru secara nasional.

Penanganan Melihat masih tingginya angka infeksi Covid-19, Jokowi menyarankan agar pemerintah daerah dan institusi terkait memperkuat penanganan pandemi.
Beberapa hal yang ia tekankan di antaranya pembatasan mobilitas, penguatan testing dan tracing, penyediaan fasilitas isolasi terpusat, serta percepatan vaksinasi.

Jokowi mengatakan, daerah yang terpantau mengalami lonjakan kasus Covid-19 tinggi, diharapkan dapat melakukan pembatasan mobilitas masyarakat, setidaknya selama dua minggu.

“Artinya, mobilitas manusianya yang direm. Paling tidak dua minggu,” kata Jokowi.

Jokowi juga meminta tracing atau pelacakan kontak diperkuat. Ketika ada seseorang yang terinfeksi Covid-19, maka kontak terdekatnya harus segera dilacak.

“Segera ditemukan siapa orang-orang yang memiliki kasus positif ini, merespons secara cepat. Karena ini berkaitan dengan kecepatan, kalau enggak orang yang punya positif udah ke mana-mana, nyebar ke mana-mana. Segera temukan!” kata Jokowi.

Selain itu, Presiden menginstruksikan kepada pemerintah provinsi dan kabupaten/kota untuk menyediakan tempat isolasi terpusat bagi masyarakat.

“Ini tugasnya gubernur, bupati, wali kota, untuk menyiapkan isolasi terpusat di kota masing-masing,” ujar dia.

Jokowi juga menginstruksikan kepala daerah untuk tidak menunda-nunda pelaksanaan vaksinasi, dan segera mendistribusikan vaksin kepada masyarakat begitu stok vaksin tersedia.

“Vaksin ada, jangan sampai kalau gubernur mendapatkan vaksin, bupati/wali kota mendapatkan vaksin, jangan biarkan vaksin itu berhenti sehari dua hari. Langsung suntikan kepada masyarakat. Habis, minta pusat lagi. Jangan ada stok vaksin terlalu lama,” kata Jokowi.

Kasus Covid-19 selama PPKM Berikut data kasus Covid-19 selama 3-8 Agustus 2021. Data diambil dari laman Satgas Penanganan Covid-19 di covid19.go.id. 3 Agustus 2021 Kasus baru: 33.900 Meninggal dunia: 1.598 Pasien pulih: 31.324 4 Agustus 2021 Kasus baru: 35.867 Meninggal dunia: 1.747 Pasien pulih: 34.251 5 Agustus 2021

Kasus baru: 35.764 Meninggal dunia: 1.739 Pasien pulih: 39.726 6 Agustus 2021 Kasus baru: 39.532 Meninggal dunia: 1.635 Pasien pulih: 48.832 7 Agustus 2021 Kasus baru: 31.753 Meninggal dunia: 1.588 Pasien pulih: 39.716 8 Agustus 2021 Kasus baru: 26.415 Meninggal dunia: 1.498 Pasien pulih: 48.508 Total hingga Minggu (8/8/2021), Indonesia mencatatkan 3.666.031 kasus terkonfirmasi positif, 107.096 orang meninggal dunia, dan 3.084.702 pasien pulih.

Ayo, Bantu Borong Dagangan UMKM Bareng ACT Bogor

0

Bogordaily.net – Serba susah di masa pandemi Covid-19, terutama bagi warga Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), waktunya saling bahu-membahu untuk borong dagangannya.

Program ini dicetus oleh Aksi Cepat Tanggap (ACT) bogor yang berusaha membantu para UMKM di Bogor yang terdampak pandemi.

Hingga saat ini, sudah banyak para relawan yang ikut membantu warga, khususnya bantu para pedagang yang sekarang sedang kesulitan.

“Senang rasanya, karena banyak yang tergerak dan bergerak bantu sesama, meski keadaan sedang pas-pasan. Semoga berkah, semoga menjadi pahala terbaik, dan semoga bisa menjadi manfaat bagi mereka yang membutuhkan,” tulis @actbogor.

Sebelumnya ACT sudah mempunyai program Wakaf Modal Usaha Mikro, dan kini mengajak sahabat dermawan semua untuk bantu borong dagangan pedagang kecil.

Untuk membantu program ini, bisa melakukan donasi di tautan https://bogor.indonesiadermawan.id/BorongUMKM. Adv