Home Blog Page 7

Lionel Messi di Piala Dunia 2026: Turnamen Terakhir Sang Legenda atau Sekadar Awal dari Kejutan Baru?

0

Bogordaily.net – Lionel Messi di Piala Dunia 2026 menjadi salah satu topik yang paling banyak diperbincangkan menjelang turnamen sepak bola terbesar di dunia tahun depan. Bukan soal kemampuan. Bukan pula soal tempatnya di skuad Argentina. Yang menjadi pertanyaan adalah: apakah ini akan menjadi panggung terakhir bagi sang kapten La Albiceleste?

Usia Messi kini sudah 38 tahun. Angka yang bagi sebagian besar pesepak bola merupakan fase akhir karier. Namun Messi bukan pemain biasa. Ia adalah fenomena yang berkali-kali membuktikan bahwa hukum usia tidak selalu berlaku bagi mereka yang memiliki kualitas di atas rata-rata.

Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi keenam yang diikuti Messi. Sebuah pencapaian langka dalam sejarah sepak bola dunia. Ia telah merasakan berbagai fase. Dari pemain muda penuh harapan, bintang utama Argentina, hingga akhirnya mengangkat trofi Piala Dunia 2022 yang selama bertahun-tahun menjadi mimpi sekaligus beban dalam kariernya.

Hampir tidak ada lagi gelar yang belum disentuh Messi.

Bersama Barcelona, ia menaklukkan Eropa melalui Liga Champions. Ia juga mengoleksi berbagai gelar domestik dan internasional yang menjadikannya salah satu pemain tersukses sepanjang masa.

Di level tim nasional, koleksinya juga lengkap. Ia membawa Argentina menjadi juara Piala Dunia U-20, meraih medali emas Olimpiade, memenangkan Copa America 2021 dan 2024, hingga akhirnya berdiri di puncak dunia pada Piala Dunia 2022 di Qatar.

Karena itulah muncul anggapan bahwa Lionel Messi di Piala Dunia 2026 akan menjadi bab terakhir perjalanan internasionalnya. Tidak ada lagi trofi yang harus dikejar. Tidak ada lagi pembuktian yang perlu dilakukan.

Namun, sejarah menunjukkan Messi selalu sulit ditebak.

Beberapa kali ia pernah mengumumkan pensiun dari tim nasional Argentina. Beberapa kali pula ia kembali mengenakan seragam biru-putih. Panggilan negara selalu memiliki daya tarik yang sulit ditolak oleh pemain berjuluk La Pulga tersebut.

Ada satu hal yang membuat spekulasi pensiun itu belum bisa dianggap pasti.

Setelah Piala Dunia 2026, masih ada Copa America 2028. Saat itu Messi akan berusia 40 tahun. Usia yang terdengar tidak masuk akal bagi pesepak bola profesional. Tetapi dunia sepak bola modern telah menghadirkan banyak contoh bahwa umur bukan lagi satu-satunya penentu.

Selama kondisi fisiknya terjaga dan keinginannya masih ada, Argentina tentu tidak akan menutup pintu untuknya. Mungkin kecepatan larinya berkurang. Mungkin menit bermainnya tidak sebanyak dulu. Namun pengaruh Messi di ruang ganti dan di atas lapangan tetap menjadi aset yang sulit tergantikan.

Pada akhirnya, hanya Messi yang mengetahui jawabannya.

Apakah Lionel Messi di Piala Dunia 2026 akan menjadi salam perpisahan bagi penggemar sepak bola dunia, atau justru menjadi awal dari satu kejutan terakhir yang kembali memperpanjang kisah sang legenda bersama Argentina. Seperti yang sudah sering terjadi, Messi mungkin sekali lagi memilih jalan yang tidak diperkirakan siapa pun.***

Kenaikan Harga Pertamax dan Pertamax Green di Kota Bogor Picu Kekhawatiran Warga dan Pengemudi Ojol

0

Bogordaily.net – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green di sejumlah SPBU Kota Bogor menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat.

Warga khawatir lonjakan harga BBM tersebut akan berdampak pada meningkatnya harga kebutuhan pokok serta menambah beban pengeluaran rumah tangga.

Kekhawatiran itu disampaikan sejumlah warga saat ditemui di beberapa SPBU di Kota Bogor, Rabu (10/6/2026).

Menurut mereka, kenaikan harga BBM biasanya diikuti dengan meningkatnya biaya transportasi dan distribusi barang yang berujung pada kenaikan harga sembako di pasaran.

Salah seorang warga Rosita mengatakan, kondisi ekonomi masyarakat saat ini sudah cukup berat karena harga berbagai kebutuhan pokok terus mengalami kenaikan.

Ia berharap pemerintah dapat menjaga stabilitas harga BBM agar tidak semakin membebani masyarakat.

“Sembako sekarang sudah mahal. Kalau bisa harga BBM jangan naik terlalu tinggi, lebih baik seperti sebelumnya supaya masyarakat tidak semakin terbebani,” ujarnya.

Warga tersebut menilai kenaikan harga BBM berpotensi menurunkan daya beli masyarakat. Menurutnya, setiap kenaikan harga bahan bakar hampir selalu berdampak pada naiknya harga barang dan jasa karena biaya operasional distribusi ikut meningkat.

“Kalau harga BBM naik, biasanya harga-harga lain ikut naik. Kami khawatir daya beli masyarakat semakin menurun,” katanya.

Keresahan serupa juga dirasakan oleh para pekerja sektor informal, termasuk pengemudi ojek online (ojol) yang sangat bergantung pada

BBM untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Mereka menilai kenaikan harga Pertamax akan langsung berdampak terhadap biaya operasional dan pendapatan yang diterima.

Tajudin (35), seorang pengemudi ojol di Kota Bogor, mengaku cukup terkejut dengan informasi kenaikan harga Pertamax menjadi Rp16.250 per liter.

Selama ini ia mengisi Pertamax sekitar empat kali dalam sebulan dengan kondisi tangki penuh untuk menunjang pekerjaannya sebagai pengemudi.

“Begitu mendengar adanya informasi mengenai kenaikan harga Pertamax menjadi Rp16.250 per liter, sebagai pengemudi ojol tentu saya merasa sangat keberatan. Kenaikan harga ini jelas menjadi beban tambahan yang cukup berat buat kami di lapangan,” ungkap Tajudin.

Menurutnya, sebelum kenaikan harga terjadi, pengeluaran untuk membeli BBM berkisar antara Rp30 ribu hingga Rp40 ribu per hari, tergantung jumlah order yang diperoleh.

Dengan harga baru yang lebih tinggi, biaya operasional dipastikan meningkat sementara pendapatan harian belum tentu bertambah.

“Sebelum adanya kenaikan harga Pertamax ini, pengeluaran rutin saya untuk membeli BBM berkisar antara Rp30.000 hingga Rp40.000 per hari. Dengan adanya lonjakan harga ini, biaya operasional otomatis akan membengkak” ujarnya

Ia mengaku kaget dengan adanya kenaikan secara tiba-tiba tidak ada sosialisasi terlebih dahulu dan juga ia menilai harus tetap menyisakan kebutuhan sehari-hari

“Jujur, saya sedikit kaget dengan keputusan kenaikan ini jika pengeluaran bensin terus naik sementara pendapatan harian tidak ikut menyesuaikan, tentu alokasi untuk kebutuhan sehari-hari menjadi semakin menipis,”

Masyarakat berharap pemerintah dapat mengambil langkah untuk menjaga stabilitas harga energi dan mengendalikan harga kebutuhan pokok.***

Download Apk Roblox Beta 2.0 Terbaru 2026, Coba Fitur Login Baru Sebelum Rilis Resmi

0

Bogordaily.net – Download Apk Roblox Beta 2.0 menjadi salah satu kata kunci yang ramai dicari komunitas gamer pada 2026. Ketertarikan tersebut muncul setelah beredarnya informasi mengenai sejumlah fitur baru yang mulai diuji coba oleh Roblox sebelum dirilis secara resmi kepada seluruh pengguna.

Sebagai salah satu platform game terbesar di dunia, Roblox terus melakukan pembaruan untuk meningkatkan pengalaman bermain jutaan penggunanya. Melalui versi beta, pemain dapat memperoleh akses lebih awal terhadap berbagai fitur eksperimental yang masih berada dalam tahap pengembangan.

Roblox sendiri tidak hanya dikenal sebagai platform permainan, tetapi juga sebagai ruang kreatif yang memungkinkan pengguna membuat game, membangun dunia virtual, hingga berinteraksi dengan pemain lain dari berbagai negara.

Versi Roblox Beta 2.0 hadir sebagai sarana pengujian berbagai pembaruan yang tengah disiapkan Roblox Corporation. Pengguna yang bergabung dalam program beta berkesempatan mencoba antarmuka baru, sistem permainan yang diperbarui, hingga alat kreatif terbaru sebelum tersedia secara luas.

Selain itu, Roblox memanfaatkan versi beta untuk mengumpulkan masukan dari komunitas. Berbagai saran dan laporan pengguna menjadi bahan evaluasi guna menyempurnakan fitur sebelum diluncurkan secara resmi.

Tidak mengherankan jika banyak pemain mulai mencari informasi mengenai download Apk Roblox Beta 2.0. Sebab, sejumlah pembaruan yang belum tersedia pada versi reguler disebut sudah bisa diakses oleh sebagian pengguna beta.

Beberapa fitur yang menjadi sorotan antara lain peningkatan tampilan avatar, optimalisasi performa permainan, serta opsi personalisasi yang lebih lengkap. Selain itu, sejumlah game dan pengalaman virtual baru juga kerap muncul lebih dulu di lingkungan beta.

Dari sisi kreator, Roblox Beta 2.0 juga membawa pembaruan pada perangkat pengembangan game. Roblox Studio disebut memperoleh sejumlah peningkatan yang memudahkan proses desain, pengelolaan aset, hingga pengembangan proyek secara lebih efisien.

Sementara itu, fitur komunitas juga mendapat perhatian khusus. Pengguna dapat lebih mudah berinteraksi, berdiskusi, dan berkolaborasi melalui berbagai pembaruan yang sedang diuji coba dalam versi beta.

Keunggulan lainnya adalah dukungan multi-platform yang tetap dipertahankan. Pengguna Android, iOS, hingga perangkat lain dapat mengakses akun yang sama dengan sistem sinkronisasi data sehingga progres permainan tetap tersimpan.

Bagi pengguna Android yang ingin mencoba versi beta, proses instalasi umumnya dimulai dengan mengunduh file aplikasi dari sumber resmi atau terpercaya. Pengguna kemudian dapat memasang aplikasi, memberikan izin instalasi yang diperlukan, dan masuk menggunakan akun Roblox yang dimiliki.

Setelah aplikasi terpasang, pengguna biasanya akan diminta melakukan proses verifikasi login. Sistem keamanan terbaru Roblox memungkinkan adanya verifikasi tambahan, termasuk penggunaan kode autentikasi yang dikirim melalui email atau metode keamanan lainnya.

Karena itu, pengguna disarankan memastikan alamat email yang terhubung dengan akun Roblox masih aktif agar proses verifikasi dapat berjalan lancar. Fitur keamanan ini dirancang untuk melindungi akun dari potensi akses tidak sah.

Download Apk Roblox Beta 2.0 memberikan kesempatan bagi para pemain untuk menjajal berbagai fitur terbaru sebelum dirilis secara resmi. Namun pengguna tetap disarankan mengunduh aplikasi melalui jalur resmi dan memastikan keamanan perangkat tetap terjaga saat mengikuti program beta yang sedang berlangsung.***

Harga Pertamax Naik Jadi Rp.16.250, Pengendara di Bogor Ngaku Kaget dan Kecewa

0

Bogordaily.net – Pemerintah resmi menaikan harga BBM jenis Pertamax dari Rp.12.300 menjadi Rp.16.250 per hari Rabu 10 Juni 2026.

Kenaikan secara mendadak Pertamax tersebut menimbulkan respon dari masyarakat, terutama para pengendara yang sering menggunakan BBM jenis Pertamax.

Salah satu pengendara, Algi (27) yang merupakan Pegawai Swasta mengaku kaget saat mengetahui harga Pertamax naik per hari ini.

“Kaget lah, tidak, gak expect banget, untungnya semalam sih udah isi full tank ya, jadi ya masih aman lah gitu untuk tiga atau gak empat hari ke depan,” kata Agil kepada wartawan, Rabu 10 Juni 2026.

Menurut dia, kenaikan Pertamax dinilai mendadak dan juga melonjak cukup tinggi dari harga biasanya.

“Cuman untuk kenaikan yang dadakan kayak gini asli sih kerasa kayak, apalagi melonjaknya lumayan ke Rp16.000 kan,” jelasnya.

Ia mengaku, bahwa kenaikan tersebut cukup membebani masyarakat khususnya para pengendara yang sering menggunakan Pertamax.

“Jadi nge rasanya tuh kayak kok gak worth it banget gitu naiknya, naiknya kayak melonjak tinggi banget,” ujar Agil.

Adapun, dirinya sering mengisi BBM jenis Pertamax setiap pengisian sebesar Rp.100 Ribu dengan motor jenis PCX untuk jarak Cibubur-Bogor.

“Motor PCX 150, cuman kan kenapa gua pakai Pertamax juga karena motor gua kan udah motor cape Pak, udah 100.000 berapa gitu kan. Kalau misalkan gak pakai Pertamax itu agak kurang enak gitu buat mesinnya, kasihan gitu. Kapasitas bensin 8 liter,” katanya.

Sementara itu, dirinya mengaku kecewa dengan adanya kenaikan harga Pertamax dan meminta agar Pemerintah dapat kembali menstabilkan kembali harga BBM jenis Pertamax.

“Cape. Iya maksudnya saya ya kalau misalkan memang mau naikin-naikin apa namanya, harga bahan baku mau apa aja ya ini ya, bukan termasuk bensin juga, ya naikin juga lah yang naikin juga lah tarif gaji atau upah seluruh, seluruh rakyat Indonesia,” ungkap dia.***

Albin

Menteri Agama dan Menko PMK Tinjau MTsN 1 Bogor, Revitalisasi Rp5 Miliar Ubah Sekolah yang Nyaris Rusak Jadi Lebih Modern

Bogordaily.net – Menteri Agama Nasaruddin Umar, bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, melakukan kunjungan kerja ke MTsN 1 Bogor dalam rangka visitasi program revitalisasi madrasah tahun 2025–2026, di Jalan Achmad Sobana No. 3, RT 01/RW 15, Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.

Kunjungan tersebut turut didampingi jajaran Kementerian Agama, Kementerian Pekerjaan Umum, Pemerintah Kota Bogor, serta pihak sekolah.

Rombongan meninjau langsung hasil renovasi yang telah dilakukan melalui program revitalisasi madrasah yang menjadi salah satu proyek prioritas pemerintah di Kota Bogor.

Menteri Agama Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. menyampaikan bahwa revitalisasi MTsN 1 Bogor menunjukkan perubahan yang sangat signifikan dibandingkan kondisi sebelumnya.

Dengan anggaran sekitar Rp5 miliar, berbagai fasilitas sekolah berhasil diperbaiki demi menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan aman bagi siswa maupun tenaga pendidik.

“Bersama Pak Menko PMK, kepala sekolah, Pak Dirjen PU, Wali Kota dan jajaran Pemerintah Kota Bogor, kami baru saja meninjau proyek renovasi Madrasah Tsanawiyah ini. Seperti yang kita lihat tadi, anggaran yang diperlukan kurang lebih Rp5 miliar dan alhamdulillah hasilnya bisa kita lihat secara nyata,” ujar Menteri Agama saat kunjungan.

Menurutnya, perbaikan tidak hanya dilakukan pada struktur bangunan, tetapi juga pada sarana pendukung pembelajaran.

Atap bangunan yang sebelumnya dalam kondisi memprihatinkan kini telah diperbaiki, begitu pula ruang kelas, meja belajar, hingga pengecatan seluruh area sekolah.

“Perubahannya sangat signifikan. Atap yang tadinya hampir roboh sekarang menjadi sangat rapi. Meja-meja yang sebelumnya sudah kumuh kini diganti dengan yang lebih baik. Warna bangunan dan catnya juga diperbaiki sehingga suasana belajar menjadi jauh lebih nyaman,” katanya.

Menteri Agama menegaskan bahwa revitalisasi ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional tanpa membedakan sekolah umum maupun madrasah.

Menurutnya, perhatian yang diberikan pemerintah bertujuan menciptakan lingkungan pendidikan yang mampu mendukung proses belajar mengajar secara optimal.

“Ini menunjukkan bahwa pemerintah, dalam hal ini Presiden Prabowo, benar-benar memberikan perhatian kepada sekolah dan madrasah. Tidak ada perbedaan antara sekolah negeri dan madrasah. Semuanya diberikan prioritas agar anak-anak senang belajar, guru senang mengajar, dan masyarakat puas dengan hasilnya,” tutupnya.

(Fikri)

 

Pesta Bola Dimulai, 13 Tim Kuda Hitam Berpotensi Mengejutkan

0

Oleh M. Syahran W. Lubis, penulis buku Para Jawara Piala Dunia (2014) serta Piala Dunia, 96 Tahun Penuh Sesak Drama & Kontroversi dan 13 Kisah Tragis Sepakbola (2026). IG InformanBola.

Sepak bola besok bakal gegap gempita dengan dimulainya Piala Dunia 2026. Diikuti 48 tim nasional, perhelatan akbar ini boleh jadi akan memunculkan tim kuda hitam, yang semula tidak masuk hitungan, tapi kemudian tampil mengejutkan meskipun bukan berarti berujung juara.

Mari kita telisik tim-tim mana saja yang berpotensi tampil sebagai kuda hitam di Piala Dunia 2026.

Di Grup A, Korea Selatan bukan tak mungkin bakal mengejutkan lawan-lawannya yaitu tuan rumah Meksiko, Republik Ceska, dan Afrika Selatan.

Korsel pernah menorehkan prestasi tertinggi finis di peringkat keempat ketika menjadi tuan rumah Piala Dunia 2002 bersama Jepang walaupun dalam perjalanannya mereka banyak diuntungkan sejumlah keputusan kontroversial dari wasit terutama ketika mengalahkan Spanyol dan Italia.

Setelah itu, Korsel juga mampu tampil cukup mengesankan dan di Piala Dunia 2018 membuat sejarah dengan menghantam Jerman 2–0 kendati kedua tim gagal lolos ke fase knock out.

Di Piala Dunia kali ini, Laskar Taegeuk asuhan Hong Myung-bo berpeluang cukup besar untuk lolos ke babak 32 besar, setidaknya sebagai sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik.

Di dua laga terakhir sebagai persiapan berangkat ke Kanada, Korsel menundukkan dua tim yang pernah bertarung di putaran final Piala Dunia, El Salvador 1–0 dan Trinidad-Tobago 5–0.

Di Grup B, Bosnia-Herzegovina layak disebut sebagai kuda hitam di tengah persaingan dengan Swiss, Qatar, dan tuan rumah Kanada.

Edin Dzeko dkk lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 setelah di laga play-off terakhir menundukkan juara dunia empat kali Italia. Ini kedua kalinya Bosnia lolos ke putaran final Piala Dunia setelah yang pertama pada 2014.

Bosnia sangat pantas melaju ke fase knock out bukan hanya sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik, melainkan juga sebagai runner-up Grup B.

Dalam dua laga uji coba terakhir memang mereka hanya bisa imbang ketika meladeni Makedonia Utara dan Panama, tetapi itu bukan patokan bahwa tim asuhan Sergej Barbarez tak mampu mengatasi tiga lawan di Grup B.

Di Grup C terdapat Brasil, Maroko, Haiti, dan Skotlandia. Setelah finis di empat besar di Piala Dunia terakhir, sebenarnya Maroko tak bisa sepenuhnya lagi dikategorikan sekadar kuda hitam.
Apa lagi, Haiti dan Skotlandia tidak pernah lolos dari fase grup di putaran final yang pernah mereka ikuti. Jadi, Maroko layak difavoritkan untuk setidaknya lolos sampai 8 besar.
Di dua uji coba terakhir, tim besutan Mohamed Ouahbi melumat Madagaskar 4–0 dan seri 1–1 versus Norwegia, yang juga pantas dipertimbangkan sebagai kuda hitam di Piala Dunia kali ini.

Di Grup D, keempat tim bukan favorit, tapi semua berpeluang tampil mengejutkan dan bukan sekadar lolos ke 32 besar. Keempat tim itu meliputi Turki, Australia, Paraguai, dan tuan rumah Amerika Serikat.

Dari keempat tim itu, prestasi tertiggi di Piala Dunia dicapai Turki dan Amerika Serikat. Turki finis di posisi ketiga Piala Dunia 2002, sedangkan Amerika Serikat menduduki posisi semifinalis bersama Yugoslavia di Piala Dunia 1930.

Di Grup E, salah satu tim favorit juara Jerman akan bertemu dengan Pantai Gading, Ekuador, dan debutan Curacao. Pantai Gading dan Ekuador akan berebut mendampingi Jerman ke 32 besar. Boleh jadi keduanya bahkan melangkah jauh sampai 16 besar walaupun hanya lolos dari fase grup sebagai salah satu dari delapan peringkat ketiga terbaik.

Grup F dihuni Belanda, Jepang, Swedia, dan Tunisia. Belanda tetap paling pantas diunggulkan lolos ke 32 besar. Tapi Jepang pun layak diapungkan sebagai kuda hitam, bahkan bersaing dengan Swedia untuk menjadi runner-up grup.

Sementara itu, Tunisia tetap harus dihormati sebagai salah satu tim yang bisa mengejutkan lawan-lawannya. Namun, di antara tiga kekuatan yang merata selain Belanda, Tunisia boleh disebut sebagai “si bungsu” melihat perbandingan prestasinya dengan Jepang dan Swedia.

Selanjutnya Grup H mempertarungkan Belgia, Mesir, Iran, dan Selandia Baru. Mesir dengan Mohamed Salah-nya layak disebut kuda hitam hingga bukan hanya lolos ke 32 besar sebagai runner-up, tapi juga melangkah lebih jauh ke 16 besar.

Di uji coba terakhir, tim asuhan Hossam Hassan—yang juga sampai sekarang masih menjadi top skor sepanjang masa Mesir dengan 69 gol—mengatasi Rusia 1–0 tetapi kemudian kalah 1–2 dari Brasil.

Di Grup I Norwegia boleh dianggap sebagai kuda hitam ketika berjuang melawan Irak, Senegal, dan tim favorit Prancis. Di uji coba terakhir, Erling Haaland dkk mengimbangi kuda hitam lainnya Maroko 1–1 dan menundukkan Swedia 3–1, indikasi bahwa tim asuhan Stale Solbakken pantas lolos hingga 32 besar, bahkan 16 besar.

Sementara itu, Aljazair masuk kategori kuda hitam yang bersaing dengan Australia untuk menjadi runner-up Grup J di bawah juara bertahan Argentina.

Tergabung dengan Yordania, Aljazair sangat mungkin menang besar yang membawanya lolos ke 32 besar sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik.
Predikat kuda hitam untuk Aljazair layak disematkan juga karena di uji coba awal bulan ini tim besutan Vladimir Petkovic menekuk tim favorit Belanda 1–0.
Di Grup K tim unggulan Portugal akan jumpa Republik Demokratik Kongo, Kolombia, dan Uzbekistan. Portugal agaknya akan dengan mudah mengatasi tiga pesaingnya. Satu tim lagi akan menemani Portugak ke 32 besar, tapi tak satu pun tiga tim lainnya pantas disebut sebagai kuda hitam. Tim pendamping Portugal pun kemungkinan akan terhenti di 32 besar.

Di Grup L Inggris dan Kroasia sangat pantas dijagokan sebagai dua tim yang finis teratas. Sementara itu, Ghana dan Panama mencoba peruntungan setidaknya menjadi salah satu peringkat ketiga terbaik untuk sekadar melengkapi peserta 32 besar. Kedua tim tersebut pun tidak bisa dikategorikan kuda hitam.***

Harga Pertamax Resmi Naik Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini, Bagaimana dengan Pertalite dan Solar Subsidi?

0

Bogordaily.net – PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga resmi memberlakukan penyesuaian harga sejumlah produk Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi mulai Rabu, 10 Juni 2026.

Kenaikan harga terjadi pada produk Pertamax dan Pertamax Green 95, sementara harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar Subsidi tetap dipertahankan.

Penyesuaian harga tersebut langsung menjadi perhatian masyarakat karena besarnya selisih harga dibandingkan periode sebelumnya.

Pertamax yang sebelumnya dijual Rp12.300 per liter kini naik menjadi Rp16.250 per liter. Sementara Pertamax Green 95 mengalami kenaikan dari Rp12.900 per liter menjadi Rp17.000 per liter.

Dengan demikian, pengguna Pertamax harus membayar sekitar Rp3.950 lebih mahal untuk setiap liter BBM yang dibeli. Sedangkan Pertamax Green 95 mengalami kenaikan sekitar Rp4.100 per liter dibanding harga sebelumnya.

Pertamina Patra Niaga menjelaskan bahwa perubahan harga tersebut dilakukan setelah melalui proses evaluasi berkala dan koordinasi bersama pemerintah sebagai regulator sektor energi nasional.

Kebijakan tersebut mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk dinamika harga minyak mentah dunia serta perkembangan harga pasar yang menjadi dasar penentuan harga keekonomian BBM non subsidi.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan bahwa penyesuaian harga dilakukan sesuai formula yang berlaku dan bertujuan menjaga keberlangsungan pasokan energi di Indonesia.

“Penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah. Harga jual tersebut diputuskan dengan tetap dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator, dan menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan penyediaan energi dan distribusi BBM berkualitas bagi masyarakat terus berjalan optimal,” kata Roberth.

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bagian dari implementasi tata kelola energi yang memperhatikan keseimbangan antara keberlangsungan bisnis, kualitas layanan, serta kepastian distribusi BBM kepada masyarakat.

Meski terjadi kenaikan pada produk non subsidi, Pertamina memastikan pasokan BBM di seluruh jaringan SPBU tetap aman dan tersedia.

“Kami memastikan pasokan Pertamax dan Pertamax Green tetap aman serta tersedia di jaringan SPBU Pertamina. Masyarakat dapat memperoleh informasi harga BBM terbaru melalui kanal resmi Pertamina, Pertamina Patra Niaga, maupun aplikasi MyPertamina,” tambahnya.

Pertalite dan Solar Subsidi Tetap

Di tengah kenaikan harga Pertamax dan Pertamax Green, masyarakat pengguna BBM subsidi masih dapat membeli Pertalite dan Solar Subsidi dengan harga yang sama seperti sebelumnya.

Pertalite tetap dijual Rp10.000 per liter, sedangkan Solar Subsidi dipertahankan pada harga Rp6.800 per liter.

Kebijakan ini dilakukan pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan sektor transportasi dan distribusi logistik tetap berjalan dengan biaya yang lebih terjangkau.

Daftar Harga BBM Pertamina per 10 Juni 2026

Berikut rincian harga BBM Pertamina yang berlaku mulai 10 Juni 2026:

BBM Subsidi

Solar Subsidi: Rp6.800 per liter (tetap)

Pertalite: Rp10.000 per liter (tetap)

BBM Non Subsidi

Pertamax (RON 92): Rp16.250 per liter (naik dari Rp12.300)

Pertamax Green 95 (RON 95): Rp17.000 per liter (naik dari Rp12.900)

Pertamax Turbo (RON 98): Rp20.750 per liter (tetap)

Dexlite (CN 51): Rp23.000 per liter (tetap)

Pertamina Dex (CN 53): Rp24.800 per liter (tetap)

Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi resmi terkait harga BBM melalui aplikasi MyPertamina maupun kanal komunikasi resmi Pertamina guna menghindari informasi yang tidak benar atau menyesatkan.(*)

Wamenkop Ajak DEKOPINWIL Jatim Jadi Mitra Strategis Kawal Kemajuan Kopdes Merah Putih

0

Bogordaily.net – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah mengajak Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (DEKOPINWIL) Jawa Timur untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengawal keberhasilan pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Peran gerakan koperasi dinilai sangat penting untuk memastikan KDKMP yang telah terbentuk mampu tumbuh sehat, produktif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Wamenkop saat menghadiri Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) DEKOPINWIL Jawa Timur di Surabaya, Selasa malam (9/6/2026).

Turut hadir dalam kegiatan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Ketua Komisi B DPRD Jawa Timur Anik Maslachah, Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari, Ketua Harian DEKOPIN Priskhianto, Ketua DEKOPINWIL Jawa Timur Slamet Sutanto, serta Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur Endy Alim Abdi Nusa.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada DEKOPINWIL Jawa Timur atas terselenggaranya Rakerwil. Ini merupakan forum strategis untuk melakukan konsolidasi gerakan koperasi, memperkuat koordinasi antarpemangku kepentingan, sekaligus merumuskan langkah-langkah konkret dalam menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang pembangunan ekonomi ke depan,” ujar Wamenkop Farida.

Menurutnya, di tengah berbagai tantangan ekonomi global, nilai-nilai koperasi justru semakin relevan sebagai instrumen untuk memperkuat ketahanan ekonomi rakyat, memperluas kesempatan berusaha, dan memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara lebih merata.

“Pemerintah terus mendorong penguatan koperasi sebagai salah satu pilar utama pembangunan ekonomi nasional. Koperasi harus menjadi kekuatan ekonomi rakyat yang modern, profesional, sehat, dan mampu bersaing di tengah perubahan zaman,” ujarnya.

Wamenkop menjelaskan bahwa salah satu agenda strategis nasional saat ini adalah pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Program tersebut merupakan upaya besar pemerintah untuk membangun pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di desa dan kelurahan, memperkuat rantai pasok nasional, memperluas akses pembiayaan masyarakat, meningkatkan nilai tambah produk lokal, serta menghadirkan layanan ekonomi yang lebih dekat dengan masyarakat.

Di Jawa Timur sendiri, telah terbentuk sebanyak 8.494 KDKMP yang tersebar di seluruh desa dan kelurahan. Bahkan pada peringatan Hari Koperasi Nasional Tahun 2026 di Kabupaten Nganjuk, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan dimulainya operasionalisasi 1.061 KDKMP secara nasional, dengan 530 unit di antaranya berada di Provinsi Jawa Timur.

“Hal ini menunjukkan bahwa Jawa Timur berada di garis depan implementasi program strategis nasional tersebut,” ujarnya.

Karena itu, Wamenkop menilai peran DEKOPIN dan DEKOPINWIL menjadi semakin penting. Pemerintah dapat menyiapkan kebijakan, regulasi, dan ekosistem pendukung, namun gerakan koperasi memiliki tanggung jawab untuk menjaga nilai, prinsip, dan jati diri koperasi.

“Saya menyambut baik komitmen DEKOPIN dan DEKOPINWIL Jawa Timur untuk terus mengawal, mendampingi, dan memperkuat KDKMP,” tegasnya.

Wamenkop berharap DEKOPINWIL Jawa Timur dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat pendidikan perkoperasian, meningkatkan kapasitas pengurus dan pengawas, serta memastikan setiap KDKMP berkembang sebagai koperasi yang sehat, profesional, dan mampu meningkatkan kesejahteraan anggotanya.

Lebih lanjut, Wamenkop menegaskan bahwa Jawa Timur memiliki posisi strategis dalam pembangunan koperasi nasional. Berdasarkan data Online Data System (ODS) Kementerian Koperasi, provinsi ini memiliki 29.233 koperasi aktif dengan jumlah anggota mencapai 7.021.652 orang dan volume usaha sebesar Rp44,34 triliun.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa Jawa Timur merupakan salah satu pusat kekuatan gerakan koperasi Indonesia yang berpotensi menjadi lokomotif pengembangan koperasi nasional, termasuk dalam mengawal keberhasilan program KDKMP.

“Saya berharap Jawa Timur dapat menjadi salah satu lokomotif keberhasilan pengembangan KDKMP di Indonesia. Mari memperkuat kolaborasi dan membangun sinergi yang lebih erat antara gerakan koperasi, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.(*)

Ketika Kesejahteraan Pekerja Menjadi Investasi Perusahaan di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

0

Bogordaily.net – Di tengah maraknya kabar pemutusan hubungan kerja (PHK), meningkatnya sistem kerja kontrak, dan berkembangnya ekonomi digital, isu kesejahteraan pekerja kembali menjadi perbincangan penting. Banyak perusahaan masih memandang kesejahteraan pekerja sebagai biaya yang harus ditekan demi menjaga keuntungan. Padahal, dalam persaingan bisnis modern, kesejahteraan pekerja justru merupakan investasi strategis yang menentukan keberlanjutan perusahaan.

Beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa efisiensi perusahaan sering kali dilakukan melalui pengurangan tenaga kerja atau pembatasan berbagai fasilitas karyawan. Langkah tersebut memang dapat mengurangi pengeluaran dalam jangka pendek.

Namun, dalam jangka panjang, kebijakan yang mengabaikan kesejahteraan pekerja dapat menimbulkan berbagai persoalan, mulai dari rendahnya produktivitas, tingginya tingkat pergantian karyawan, hingga menurunnya loyalitas terhadap perusahaan.

Data dari International Labour Organization (ILO) menunjukkan bahwa lingkungan kerja yang layak dan perlindungan terhadap pekerja memiliki hubungan erat dengan peningkatan produktivitas.

Karyawan yang merasa aman dan dihargai cenderung memberikan kinerja yang lebih baik dibandingkan mereka yang bekerja dalam kondisi penuh ketidakpastian. Hal ini menunjukkan bahwa kesejahteraan pekerja bukan sekadar isu kemanusiaan, tetapi juga faktor ekonomi yang memengaruhi keberhasilan perusahaan.

Fenomena ekonomi digital semakin memperjelas pentingnya persoalan ini. Saat ini jutaan pekerja terlibat dalam berbagai platform digital, mulai dari pengemudi ojek online, kurir, hingga pekerja lepas berbasis aplikasi.

Mereka berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi, tetapi tidak selalu menikmati perlindungan dan jaminan kesejahteraan yang memadai. Banyak pekerja platform menghadapi ketidakpastian pendapatan, minim perlindungan sosial, dan tidak memiliki kepastian jenjang karier.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan bisnis tidak selalu berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan tenaga kerja.
Di sisi lain, berbagai perusahaan global mulai menyadari bahwa pekerja merupakan aset yang harus dijaga.

Mereka tidak hanya memberikan gaji yang kompetitif, tetapi juga menyediakan program kesehatan, pelatihan keterampilan, serta dukungan terhadap keseimbangan kehidupan dan pekerjaan. Kebijakan tersebut terbukti mampu meningkatkan keterikatan karyawan terhadap perusahaan sekaligus memperkuat daya saing organisasi.

Dalam konteks Indonesia, tantangan kesejahteraan pekerja masih cukup besar. Kenaikan biaya hidup, ketidakpastian ekonomi global, dan perubahan pola kerja akibat digitalisasi menuntut perusahaan untuk lebih adaptif dalam mengelola sumber daya manusia. Memberikan upah layak saja tidak lagi cukup.

Perusahaan juga perlu memastikan adanya kesempatan pengembangan kompetensi, perlindungan kesehatan, dan lingkungan kerja yang mendukung kesejahteraan mental pekerja.

Perlu dipahami bahwa keuntungan perusahaan dan kesejahteraan pekerja bukanlah dua tujuan yang saling bertentangan. Keduanya justru saling bergantung satu sama lain.

Perusahaan membutuhkan pekerja yang produktif dan berkomitmen, sementara pekerja membutuhkan kepastian serta penghargaan atas kontribusi yang mereka berikan.

Ketika salah satu aspek diabaikan, keseimbangan tersebut akan terganggu.
Karena itu, sudah saatnya perusahaan meninggalkan cara pandang lama yang menganggap kesejahteraan pekerja sebagai beban operasional.

Dalam ekonomi yang semakin kompetitif, perusahaan tidak hanya bersaing melalui teknologi atau modal, tetapi juga melalui kualitas sumber daya manusianya. Perusahaan yang mampu menempatkan kesejahteraan pekerja sebagai investasi akan memiliki fondasi yang lebih kuat untuk menghadapi perubahan dan krisis di masa depan.

Pada akhirnya, ukuran keberhasilan sebuah perusahaan tidak hanya terlihat dari laporan keuntungan yang terus meningkat, tetapi juga dari sejauh mana pertumbuhan tersebut dapat dirasakan oleh orang-orang yang berkontribusi di dalamnya. Sebab, perusahaan yang hebat bukanlah perusahaan yang tumbuh dengan mengorbankan pekerjanya, melainkan perusahaan yang tumbuh bersama para pekerjanya.***

Penulis: Raja Ananda Syafrizal, Mahasiswa Universias Pamulang

Tito Karnavian Soroti Honorer Tak Produktif, Sebut Jadi Beban APBD dan Larang Rekrutmen Baru

0

Bogordaily.net – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian kembali menyoroti persoalan tenaga honorer yang selama bertahun-tahun menjadi salah satu tantangan dalam tata kelola pemerintahan daerah.

Dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI dan para gubernur di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin 8 Juni 2026, Tito mengungkap masih banyak tenaga honorer yang dinilai tidak bekerja secara optimal namun tetap membebani anggaran daerah.

Menurut Tito, keberadaan tenaga honorer sebenarnya diharapkan dapat membantu meningkatkan pelayanan publik dan mendukung kinerja pemerintahan.

Namun dalam praktiknya, tidak sedikit tenaga honorer yang justru dinilai kurang produktif dan tidak memberikan kontribusi yang sebanding dengan biaya yang harus dikeluarkan pemerintah daerah.

Ia bahkan mengungkap adanya fenomena tenaga honorer yang hanya berada di kantor dalam waktu singkat setiap harinya.

Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan mengapa pemerintah terus melakukan evaluasi terhadap keberadaan tenaga honorer di berbagai instansi daerah.

Menurut Tito, sebagian tenaga honorer hanya datang ke kantor pada pukul 08.00 WIB dan pulang sekitar pukul 10.00 WIB.

Ia menduga kondisi tersebut terjadi karena banyak honorer direkrut bukan berdasarkan kompetensi, melainkan karena kedekatan dengan kepala daerah atau tim sukses saat pemilihan.

Dalam paparannya, Tito menilai persoalan utama tidak hanya terletak pada jumlah tenaga honorer yang terus bertambah, tetapi juga pada proses perekrutannya yang kerap tidak didasarkan pada kebutuhan organisasi maupun kemampuan yang dimiliki calon pegawai.

“Untuk tenaga administrasi, sering kali tidak kompeten dan tidak memiliki kapabilitas yang memadai. Mereka bisa jadi merupakan bawaan dari pejabat atau kepala daerah sebelumnya, termasuk dari tim sukses yang kemudian dimasukkan ke lingkungan pemerintahan,” kata Tito.

Menurut Tito, pola perekrutan seperti itu telah berlangsung dalam waktu yang cukup lama. Pergantian kepala daerah sering kali diikuti dengan masuknya tenaga honorer baru yang memiliki kedekatan dengan pihak tertentu.

Akibatnya, jumlah tenaga honorer terus bertambah dari satu periode pemerintahan ke periode berikutnya.

Ia menjelaskan, praktik perekrutan honorer yang terus berlangsung dari satu periode kepemimpinan ke periode berikutnya menyebabkan jumlah tenaga honorer semakin menumpuk.

Kondisi tersebut kemudian memunculkan tuntutan agar diangkat menjadi aparatur sipil negara, baik sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Ketika jumlah tenaga honorer semakin besar, pemerintah dihadapkan pada tuntutan untuk memberikan kepastian status kepegawaian.

Berbagai aksi penyampaian aspirasi hingga demonstrasi pun kerap terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

Tito mengatakan pemerintah pada akhirnya berupaya mengakomodasi aspirasi tersebut melalui mekanisme seleksi.

Namun, langkah itu turut menambah beban belanja pegawai yang harus ditanggung oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Karena jumlahnya terus bertambah dan banyak aksi demonstrasi yang menuntut kejelasan status, akhirnya pemerintah memberikan jalan melalui proses seleksi. Namun konsekuensinya, anggaran daerah juga harus menanggung biaya pegawai tersebut,” ujarnya.

Menurut Mendagri, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian serius seluruh pemerintah daerah karena belanja pegawai yang terlalu besar dapat mengurangi ruang fiskal untuk program pembangunan dan pelayanan masyarakat lainnya.

Oleh sebab itu, Tito kembali mengingatkan seluruh kepala daerah agar mematuhi kebijakan pemerintah terkait penghentian perekrutan tenaga honorer baru.

Kebijakan moratorium dinilai menjadi langkah penting untuk mengendalikan jumlah pegawai sekaligus menjaga kesehatan keuangan daerah.

Oleh karena itu, Tito kembali menegaskan larangan perekrutan baru di seluruh daerah.

Ia meminta kepala daerah mematuhi kebijakan moratorium tenaga honorer yang telah diberlakukan pemerintah.

Menurutnya, salah satu langkah untuk menjaga kesehatan fiskal daerah adalah menahan penambahan pegawai baru, terutama tenaga honorer yang tidak memiliki kebutuhan mendesak.

“Tidak boleh ada rekrutmen tenaga honorer baru. Moratorium harus dijalankan dengan tegas oleh seluruh kepala daerah,” tegas Tito.

Meski demikian, Tito juga menegaskan bahwa pemerintah tetap memahami adanya kebutuhan tenaga kerja pada sektor-sektor tertentu yang berhubungan langsung dengan pelayanan masyarakat.

Bidang pendidikan dan kesehatan, misalnya, masih membutuhkan sumber daya manusia yang memadai untuk mendukung kualitas layanan publik.

Meski demikian, Tito mengakui bahwa tenaga kerja dengan keahlian khusus, seperti guru dan tenaga kesehatan, masih memiliki peran penting dalam mendukung pelayanan publik.

Namun untuk posisi administrasi yang tidak didasarkan pada kebutuhan dan kompetensi, pemerintah daerah diminta lebih selektif agar tidak membebani anggaran di masa mendatang.***