Friday, 17 April 2026
Home Blog Page 724

Dilantik Bupati, Pengurus Karang Taruna Kabupaten Bogor Periode 2025-2030 Sampaikan 8 Asta Cita

Bogordaily.net – Bupati Bogor Rudy Susmanto secara resmi melantik Ketua dan Pengurus Karang Taruna Kabupaten Bogor periode 2025-2030. Acara pelantikan ini berlangsung meriah di Auditorium Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor pada Kamis, 15 Mei 2025.

Pada kesempatan tersebut, Rudy Susmanto menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya terhadap dedikasi serta semangat pemuda Kabupaten Bogor dalam mendukung pembangunan daerah.

Ia mengungkapkan bahwa peran pemuda sangatlah penting, terutama melalui organisasi Karang Taruna yang sudah lama dikenal sebagai wadah sosial dan kepemudaan yang aktif dalam menggerakkan berbagai kegiatan positif.

“Mudah-mudahan, saya yakin bahwa Bapak, Ibu yang hadir di ruangan ini adalah para tokoh besar, para pemuda-pemudi hebat Kabupaten Bogor yang memiliki satu tujuan, membangun bangsa dan daerah ini bersama-sama,” kata Rudy.

Rudy juga mengucapkan selamat kepada Ketua Karang Taruna yang baru dilantik, Heri Gunawan, beserta seluruh pengurus yang akan mengemban tugas hingga tahun 2030.

Ia juga memberikan apresiasi kepada pengurus sebelumnya yang dipimpin oleh Irfan Darajat atas dedikasi dan kontribusi selama lima tahun terakhir.

Visi Misi dan 8 Asta Cita

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kabupaten Bogor, Heri Gunawan, menyampaikan bahwa organisasi yang dipimpinnya memiliki tanggung jawab besar dalam menyelesaikan persoalan sosial di tengah masyarakat.

Ia memaparkan bahwa Karang Taruna akan mengusung visi misi yang terangkum dalam 8 Asta Cita Karang Taruna Kabupaten Bogor.

“Pertama yakni menjadikan Karang Taruna sebagai rumah besar pemuda dan memberikan stimulus bagi para pengurus Karang Taruna di Kecamatan,” ujar Heri

Asta Cita pertama adalah menjadikan Karang Taruna sebagai rumah besar pemuda yang memberikan stimulus kepada seluruh pengurus hingga tingkat kecamatan.

Kedua, melakukan pelatihan kompetensi secara rutin serta mendirikan Karang Taruna Institute sebagai pusat penelitian dan pengembangan ilmu kepemudaan.

Ketiga, memaksimalkan pemanfaatan teknologi digital melalui pelatihan jurnalistik dan pengelolaan media. Keempat, berperan aktif dalam isu-isu kemanusiaan, HAM, serta perlindungan perempuan dan anak dengan membentuk LBH Karang Taruna.

Selain itu, Asta Cita kelima adalah mengurangi masalah lingkungan dengan pengelolaan sampah melalui TPS3R. Keenam, memaksimalkan lahan tidak terpakai sebagai pusat ketahanan pangan komunitas.

Asta Cita ketujuh, meningkatkan keshalehan sosial melalui kegiatan sosial dan keagamaan.

“Asta Cita ketujuh, mewujudkan kader Karang Taruna yang unggul dalam keshalehan sosial dalam bidang agama dengan cara memelihara yatim, fakir miskin, serta masyarakat yang membutuhkan lainnya. Di Asta Cita ketujuh ini, kita juga akan menggelar even kebudayaan untuk pelestarian budaya Bogor,” ujar Heri.

Terakhir, kedelapan, mengembangkan potensi wisata dan ekonomi produktif melalui pembinaan UMKM serta distribusi kader ke birokrasi pemerintahan.

“Tentu pendistribusian kader ini harus berlandaskan kapasitas dan kualitas. Sehingga, Karang Taruna Kabupaten Bogor benar-benar mendistribusikan kader yang bisa memberi dampak signifikan bagi pemerintah,” tuturnya.

(Albin Pandita)

Viral, Mantan Karyawan PT PPE Tagih Gaji 2 Tahun yang Belum Dibayar, Minta Perhatian Gubernur Jabar dan Pemkab Bogor

0

Bogordaily.net –  Seorang mantan karyawan PT Prayoga Pertambangan dan Energi (PT PPE), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Bogor, mengungkapkan kondisi memilukan akibat gaji yang belum dibayarkan selama dua tahun.

Diketahui, pria bernama Irfan ini menyampaikan keluhannya lewat sebuah video yang diunggah ke media sosial dan kini tengah viral.

Dalam video tersebut, Irfan memohon bantuan kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Bupati Bogor Rudy Susmanto, dan Wakil Bupati Bogor Ade Jaro agar memberikan kejelasan atas hak-haknya yang tak kunjung dipenuhi.

“Perkenalkan saya Irfan, salah satu karyawan BUMD Bogor PT Prayoga Pertambangan dan Energi. Di sini saya atas nama pribadi dan atas nama istri saya meminta bantuan kepada bapak-bapak sekalian, meminta kejelasan nasib saya, terutama gaji saya dua tahun belum terbayarkan,” ujar Irfan.

Adapun, PT PPE sendiri diketahui telah mengalami berbagai permasalahan serius sejak beberapa tahun terakhir, mulai dari buruknya tata kelola, utang-piutang yang tak jelas, hingga pemberhentian karyawan secara massal tanpa kejelasan kontrak.

Diketahui, Perusahaan yang awalnya didirikan dengan modal APBD sebesar Rp164 miliar ini kini nyaris kolaps. Puncak dari krisis terjadi pada tahun 2019, ketika Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) memecat Direktur Utama PT PPE, Radjab Tampubolon, setelah diketahui mengagunkan aset milik perusahaan untuk pinjaman bank tanpa sepengetahuan pemegang saham.

Lebih lanjut, Irfan berharap jeritan hatinya dapat membuka mata para pemimpin daerah, terutama karena kondisi ekonomi pribadinya semakin memburuk. Ia mengaku kini terlilit utang dan kesulitan memenuhi kebutuhan hidup.

“Saya mulai hidup susah dan mulai terlilit hutang. Saya mohon kepada bapak-bapak sekalian, tolong beri kejelasan atas hak saya,” ujarnya.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak Pemkab Bogor belum memberikan pernyataan resmi. Namun gelombang simpati publik mulai bermunculan di media sosial, menuntut agar pemerintah daerah segera turun tangan dan memberikan solusi nyata atas persoalan ini. ***

Albin Pandita

Sinar Mas Land Luncurkan Klaster Altara, Inovasi Hunian Modern Minimalis Berkonsep Ruang Terbuka di Grand Wisata Bekasi

0

Bogordaily.net – Realisasi investasi di Kabupaten Bekasi terus menunjukkan tren pertumbuhan yang positif.

Berdasarkan data resmi yang dirilis oleh Kabupaten Bekasi, sepanjang tahun 2024 total investasi yang telah direalisasikan mencapai Rp71,8 triliun.

Capaian tersebut melampaui target yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yakni sebesar Rp64 triliun. Tingginya nilai investasi ini sejalan dengan pesatnya pertumbuhan sektor industri di wilayah tersebut, sehingga turut mendorong peningkatan daya beli masyarakat, serta kebutuhan akan sarana penunjang, termasuk hunian yang nyaman dan strategis bagi masyarakat urban.

Melihat peluang ini, Sinar Mas Land melalui Grand Wisata Bekasi terus berinovasi dalam menghadirkan produk-produk properti yang relevan dengan kebutuhan pasar.

Grand Wisata Bekasi merupakan kota mandiri yang terintegrasi dengan akses Jalan Tol utama dan fasilitas lengkap seluas 1.100 hektare. Township tersebut menawarkan hunian berkualitas sekaligus peluang investasi yang menjanjikan.

Tahun ini, pengembangan difokuskan pada Kawasan timur Grand Wisata Bekasi dengan peluncuran klaster terbaru, Altara Home.

Sinar Mas Land Luncurkan Klaster Altara, Inovasi Hunian Modern Minimalis Berkonsep Ruang Terbuka di Grand Wisata Bekasi

Prasetijo Tanumihardja, CEO Residential Nasional Sinar Mas Land menyampaikan, “Grand Wisata Bekasi telah menjadi pilihan utama bagi masyarakat Kabupaten Bekasi dan sekitarnya, baik sebagai lokasi hunian maupun berbisnis.

Klaster terbaru kami, Altara Home, menawarkan kenyamanan tinggal di lingkungan yang asri dan strategis, lengkap dengan berbagai fasilitas terintegrasi.

Altara Home memiliki 250 unit eksklusif dengan harga mulai Rp1,49 miliar, ideal untuk tempat tinggal maupun investasi. Untuk memudahkan konsumen memiliki unit di klaster Altara Home, Sinar Mas Land memberikan kemudahan yakni Promo Satu Harga, untuk berbagai cara bayar, dengan tambahan keuntungan hingga 12,5%.”

Sinar Mas Land Luncurkan Klaster Altara, Inovasi Hunian Modern Minimalis Berkonsep Ruang Terbuka di Grand Wisata Bekasi

Mengusung tema ‘Essential Harmony’, rumah di klaster Altara Home dibangun di atas lahan seluas 5×12 meter dan 5×14 meter dengan luas bangunan 85 m2. Arsitekturnya bergaya modern dengan open space concept pada area komunal yang luas, terdiri atas ruang keluarga, ruang makan dan dapur.

Setiap unit Altara Home dilengkapi satu kamar tidur di lantai dasar, sementara di lantai dua terdapat kamar tidur utama dengan kamar mandi dalam, serta satu kamar tidur tambahan.

Tersedia pula ruang multifungsi yang bisa digunakan sebagai ruang kerja atau ruang belajar.

Setiap unit Altara Home juga memiliki taman yang berdampingan dengan carport di sisi depan rumah, serta halaman belakang yang berfungsi sebagai area sirkulasi udara dan pencahayaan alami.

Altara Home juga dilengkapi dengan fitur smart home, CCTV dan kanopi sebagai fasilitas tambahan.

Sinar Mas Land Luncurkan Klaster Altara, Inovasi Hunian Modern Minimalis Berkonsep Ruang Terbuka di Grand Wisata Bekasi

Klaster Altara Home di Grand Wisata Bekasi juga dilengkapi beragam fasilitas penunjang seperti Mal Living World, Premium Sport Club, Go Wet! Waterpark dan berbagai area komersial.

Township ini juga memiliki pilihan ke berbagai institusi pendidikan unggulan seperti Sekolah Al-Azhar, Sekolah IPEKA dan Notre Dame.

Fasilitas kesehatan seperti rumah sakit Mitra Keluarga, Hermina dan Eka Hospital turut memberi nilai tambah bagi kenyamanan dan kualitas hidup penghuni Altara Home.

Sinar Mas Land Luncurkan Klaster Altara, Inovasi Hunian Modern Minimalis Berkonsep Ruang Terbuka di Grand Wisata Bekasi

Altara Home terletak di sisi Gerbang Timur Grand Wisata Bekasi, dekat dengan akses Tol JORR 2 melalui gerbang Tol Setu Utara, serta dapat diakses melalui Tol Jakarta-Cikampek melalui gerbang Tol Tambun.

Sebagai kawasan hunian yang berkembang pesat, Grand Wisata Bekasi juga dilalui oleh berbagai proyek infrastruktur strategis yang menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) seperti Tol Becakayu, Kereta Cepat Jakarta-Bandung, LRT Jabodebek, serta jalur MRT Cikarang-Balaraja.

Kehadiran infrastruktur ini akan meningkatkan konektivitas wilayah Bekasi dengan Jakarta dan sekitarnya, memperlancar mobilitas masyarakat, serta meningkatkan nilai investasi properti di kawasan ini.

Township ini merupakan bagian dari Sinar Mas Land yang memenangkan sejumlah penghargaan prestisius di bidang properti mulai dari BCI Asia Awards, PropertyGuru Asia Property Awards, 99 Golden Property Awards, World Branding Awards, Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan, baik di tingkat nasional maupun internasional, atas komitmen Sinar Mas Land dalam menghadirkan kawasan terpadu yang inovatif, berkelanjutan, dan berfokus pada peningkatan kualitas hidup penghuninya.

Tentang Sinar Mas Land

Sinar Mas Land adalah pengembang properti di Indonesia dengan pengalaman lebih dari 50 tahun. Sinar Mas Land telah mengembangkan lebih dari 50 proyek di Indonesia, Inggris, dan Singapura.

Keberhasilan Sinar Mas Land dalam mengembangkan properti dan real estat di Indonesia juga telah diakui oleh lembaga yang independen dan kredibel dengan memperoleh berbagai penghargaan internasional bergengsi seperti MIPIM Awards di Prancis (2018), ASEAN Energy Awards (2019 & 2023), Asia Pacific Property Award (2021 & 2023), Cambridge IFA’s Global Good Governance Awards (2021 & 2023), FIABCI World Prix d’Excellence Awards (2022), dan PropertyGuru Asia Property Awards (2021 – 2024).

Sinar Mas Land dikenal sebagai pengembang township atau kota mandiri melalui sejumlah proyek di antaranya BSD City (Tangerang Raya), Kota Wisata & Legenda Wisata (Cibubur), Grand Wisata (Bekasi), Rancamaya Golf Estate, Royal Tajur, Harvest City, dan R Hotel (Bogor), Grand City Balikpapan dan Balikpapan Baru (Balikpapan), Nuvasa Bay (Batam), serta Wisata Bukit Mas dan Klaska Residence (Surabaya).

Sementara di wilayah Jakarta, Sinar Mas Land juga mengembangkan berbagai proyek apartemen seperti Aerium Residence, Southgate Residence, dan The Elements.

Selanjutnya, Sinar Mas Land dan Sojitz Corporation juga mengembangkan kawasan industri, yakni Kota Deltamas yang terletak di Cikarang Bekasi. Selain itu, perusahaan bersama dengan ITOCHU Corporation juga mengembangkan Karawang International Industrial City (KIIC).

Selain residensial dan komersial, Sinar Mas Land juga mengembangkan kawasan Digital Hub di BSD City seluas 26 hektare yang dirancang khusus untuk menjadi pusat teknologi, kesehatan, dan edukasi. Sinar Mas Land tercatat di Bursa Efek Indonesia melalui empat entitas di antaranya PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS), PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI), PT. Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM) dan di Bursa Efek Singapura bernama Sinar Mas Land Limited.

Sinar Mas Land memiliki mitra strategis yang kuat seperti Sojitz Japan, Aeon, Itochu, Mitsubishi Corporation, Hongkong Land, Astra Land Indonesia dan mitra lokal seperti Kompas Gramedia, Kawan Lama Group, Duta Putra Land, dan Kalbe. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi: www.sinarmasland.com.***

TPU Batakal di Batutulis Bogor Longsor, Delapan Makam Ambrol

0

Bogordaily.net – Hujan deras yang mengguyur Kota Bogor pada Rabu malam, 14 Mei 2025, menyebabkan dinding bumi di sisi barat TPU Batakal, Kelurahan Batutulis Kota Bogor longsor.

Tanah setinggi tujuh meter ambruk, menyeret delapan makam yang berada di bibir tebing.

Petaka itu datang sekitar pukul delapan malam. Air hujan yang mengalir deras sejak sore mengguyur lapisan tanah yang sudah lama rapuh.

Di bawah gulita malam, pusara-pusara itu melorot bersama longsoran tanah selebar 18 meter.

“Tanah di pinggir pemakaman wakaf warga mengalami longsor,” kata Hidayatullah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor.

Ia menyebut intensitas hujan tinggi dan kondisi tanah yang labil sebagai penyebab utama longsoran.

Tim reaksi cepat BPBD dikerahkan ke lokasi sesaat setelah laporan diterima.

Sejumlah petugas memasang terpal di permukaan tebing untuk mencegah longsor susulan. Di tengah tanah basah dan bau lumpur yang menguar, proses evakuasi jenazah dilakukan satu per satu.

“Tiga jenazah telah dievakuasi oleh pengurus pemakaman,” ujar Hidayatullah.

Lima lainnya masih dalam proses evakuasi. Tim menunggu konfirmasi dari pihak keluarga untuk langkah relokasi selanjutnya.

Tragedi TPU longsor di Batutulis Bogor ini menambah daftar panjang bencana tanah longsor yang menghantui lereng-lereng permukiman Kota Hujan saban musim hujan tiba.

BPBD mengimbau warga agar mewaspadai lokasi rawan longsor, terutama di sekitar kawasan pemakaman dan tebing curam.***

Dana Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 2025 Cair? Begini Cara Cek Status Penerima dengan NIK KTP

0

Bogordaily.net – Pencairan saldo dana bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap 2 tahun 2025 mulai ramai dibahas.

Informasi seputar penyaluran bansos untuk alokasi bulan April, Mei, dan Juni ini semakin dinanti, terutama oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang sudah terdaftar dalam data resmi.

Pasalnya, setelah proses validasi data pada tahap pertama, banyak penerima manfaat yang masih menunggu pencairan dana pada tahap kedua.

Hal ini menyebabkan antusiasme masyarakat semakin tinggi, terlebih setelah muncul kabar bahwa sebagian saldo bansos telah cair melalui beberapa bank yang bekerja sama dengan pemerintah.

Melansir dari kanal YouTube AriawanAgus, beredar di media sosial foto struk saldo dari Bank BNI yang memperlihatkan dana bansos sebesar Rp600.000 telah masuk pada 9 Mei 2025.

“Struk ini dibagikan oleh beberapa penerima manfaat dengan keterangan ‘cair, cair, cair’. Hal tersebut memicu perbincangan hangat di kalangan masyarakat dan menjadi trending topic di sejumlah platform,” bunyi narator dalam video tersebut.

Namun, ada hal yang perlu dicermati, pencairan tersebut bukan bagian dari bansos PKH BPNT tahap kedua, melainkan validasi data by sistem.

Hingga saat ini, Kementerian Sosial (Kemensos) belum memberikan pengumuman resmi terkait pencairan bansos tahap 2.

Lantas, bagaimana cara cek bansos PKH BPNT dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan KTP?

Cara Cek Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 2025

Berikut ini cara mngecek status penerima manfaat bansos PKH dan BPNT dari Kementerian Sosial (Kemensos).

Via Aplikasi

Unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store

  • Login menggunakan akun yang tersedia atau buat akun baru menggunakan NIK KTP, nomor KK, dan email pengguna
  • Verifikasi akun baru melalui email yang telah terkirim
  • Login ke aplikasi Cek Bansos
  • Masuk ke menu utama, pilih opsi Cek Bansos
  • Masukkan informasi yang diminta di layar untuk mengecek status penerima manfaat
  • Ketuk Cari untuk melihat status penerima bansos BPNT

Via Situs Resmi

  • Buka browser dan kunjungi situs cekbansos.kemensos.go.id
  • Masukkan Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, Desa/Kelurahan
  • Ketik nama penerima manfaat sesuai KTP
  • Isi kode huruf captcha yang muncul di halaman utama
  • Ketuk Cari Data untuk melihat hasil pengecekan bansos

Demikian informasi seputar cara mengecek bansos PKH dan BPNT tahap 2 2025. Pastikan Anda termasuk sebagai penerima agar bisa mendapatkan bantuan.

 

1 Menit 50 Detik Devita Tengger, Video Viral yang Bikin Netizen Heboh di TikTok dan Twitter

0

Bogordaily.net – Video 1 menit 50 detik Devita Tengger meledak di Twitter. Tidak jelas isinya apa, tapi semua orang mencarinya. Di mana-mana. Di Mediafire. Terabox. Doodstream. Link-nya dianggap harta karun.

Devita Tengger. Itu nama yang muncul terus di FYP. Di pencarian TikTok. Juga di kolom trending Twitter.

Nama yang sebelumnya tidak terlalu dikenal, sekarang jadi bahan gosip nomor satu netizen Indonesia.

Apa sih isi video itu? Tidak ada yang benar-benar tahu. Tapi banyak yang merasa sudah tahu. Dan yang merasa tahu biasanya paling rajin menyebarkan.

Video itu disebut-sebut sebagai penyebab lahirnya “tren 0,5” — video slow motion dengan kecepatan setengah.

Entah kenapa, gaya lambat ini jadi populer sejak munculnya video Devita. Katanya sih, biar bisa lebih “menikmati momen.” Momen apa? Tidak jelas juga.

Twitter ramai. TikTok lebih ramai lagi. Devita Tengger di tengah-tengahnya.

Yang membuat nama ini viral bukan cuma karena videonya. Tapi karena misterinya. Apakah benar dia yang di video? Apakah hanya mirip? Atau ini salah paham besar yang sudah telanjur jadi bola liar?

Seseorang mengaku bernama Devita di TikTok: “Bukan ka, saya cewek baik-baik kok.”

Mungkin benar. Tapi netizen sudah terlanjur menetapkan tersangka.

Akun TikTok @rickykris55 yang pertama kali unggah, dengan caption “tenggerviralhitz”. Diserbu.

Lalu muncul komentar dalam bahasa Jawa: “Kok iso ne gae video ngunu iku…” yang artinya: “Kok bisa-bisanya bikin video begitu…”

Nama Devita Tengger terus muncul, di Twitter, di TikTok, di kepala orang-orang.

Bahkan muncul komentar seperti ini: “Ngomong-ngomong soal Tengger. Ono cah sama seng lagi viral 1.15 menit. Ya ampun Mbak Devita gede tenan tekadmu.” Walau durasi tidak cocok (1.15 vs 1.50), tapi ya sudah—netizen tidak butuh akurasi. Butuh sensasi.

Fenomena ini mengajarkan satu hal: cukup satu nama, satu video, dan satu spekulasi—viralitas bisa meledak seperti nuklir. Bahkan ketika belum jelas siapa di balik layar.

Devita Tengger. Twitter dan TikTok jadi panggungnya.

Mungkin dia bukan siapa-siapa. Tapi sekarang semua orang merasa kenal dia. Nama “Devita” yang manis, dipadukan “Tengger” yang eksotik. Gabungan yang enak di lidah dan mudah diingat.

Akhirnya, kita hanya melihat satu hal: bagaimana media sosial bisa mengangkat atau menenggelamkan seseorang hanya dalam 1 menit 50 detik. Bahkan kadang, hanya dalam 0,5 kecepatan.***

Jaga Ekosistem Laut Tetap Lestari, Ini Aksi Nyata BRI Menanam – Grow and Green di Pulau Kapoposang

0

Bogordaily.net – Laut biru yang terbentang luas, karang-karang cantik, hingga kehidupan biota laut yang melimpah menjadikan Indonesia bak surga bawah laut yang mempesona. Disinilah, manusia memiliki peran besar dalam merawat alam bahari tersebut. karena ketika alam dijaga dengan baik, maka ia pun tak segan memberi kembali kebaikannya.

Keyakinan inilah yang juga tumbuh di tengah masyarakat lokal Pulau Kapoposang, Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan. Berbagai kelompok seperti , Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Pulau Kapoposang, Kelompok Rehabilitasi Karang Web Spider, kelompok masyarakat pengawas (POKMASWAS) dan Kelompok Pelestari Kehati Bahari Lestari.

Kelompok-kelompok ini bertugas antara lain melakukan pengawasan penangkapan ikan yang marak dilakukan oleh nelayan luar dengan menggunakan bom dan bius di daerah pulau kapoposang serta membantu penanganan telur penyu di perairan Kapoposang.

POKDARWIS Kapoposang misalnya, terbentuk dari kesadaran akan pentingnya menjaga laut, kelompok ini dibentuk pada tahun 2024. Dalam waktu singkat, kelompok ini telah tumbuh hingga memiliki 33 anggota aktif yang berkomitmen terhadap pelestarian alam.
“Kami melihat potensi besar dalam pariwisata bahari, mulai dari snorkeling, diving, hingga wisata budaya. Sayangnya, pesona Kapoposang ini belum banyak dikenal masyarakat luas. Karena itu, kami bertekad untuk memperkenalkan pulau ini lebih luas sambil tetap menjaganya dari kerusakan,” ujar Abdul Rauf, salah seorang anggota POKDARWIS Pulau Kapoposang.

Aksi kepedulian terhadap alam pun juga ditunjukkan oleh Kelompok Rehabilitasi Karang Web Spider Pulau Kapoposang, yang berdiri tahun 2019 dan kini memiliki 21 anggota aktif. Kelompok ini mulanya terbentuk melalui kerja sama antara BKKPN Kupang Satuan Kerja Kapoposang dan pemuda lokal yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kondisi alam bawah laut.

“Kelompok ini hadir sebagai respon atas kerusakan terumbu karang akibat praktik penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan, seperti penggunaan bom dan bius oleh nelayan dari luar pulau. Kami juga rutin melakukan monitoring ekosistem di wilayah Taman Wisata Perairan Kapoposang untuk memastikan keamanan dan kelestarian laut di sini,” jelas Umar, Ketua Kelompok Rehabilitasi Karang Web Spider Pulau Kapoposang.

Terbantu Lewat BRI Menaman – Grow & Green: Coral Reef

Selain peran aktif dari berbagai kelompok masyarakat, Pulau Kapoposang pun juga mendapatkan perhatian khusus dari pihak BRI melalui program BRI Menanam – Grow & Green. Abdul dan Umar menceritakan bahwa awal mula keterlibatan mereka dalam program ini terjadi pada tahun 2023, saat diadakannya diskusi terbuka yang diinisiasi oleh BRI dan Yayasan Ekonomi Keanekaragaman Hayati Laut Indonesia (YEKHALI) di Pulau Kapoposang.

Abdul mengungkapkan bahwa pihaknya mendapatkan manfaat yang besar dengan adanya program BRI Menanam – Grow and Green di Pulau Kapoposang. Melalui kegiatan transplantasi karang, pelatihan rescue dan sertifikasi pemandu wisata, program ini memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat setempat.

“Khususnya bagi anggota kelompok yang terlibat, program ini juga memberikan pengetahuan baru tentang rehabilitasi terumbu karang, pertolongan pertama, serta kemampuan dasar sebagai pemandu wisata. Semua pelatihan ini tentunya menjadi bekal penting untuk mendukung pelestarian laut sekaligus membuka peluang dalam sektor pariwisata bahari di Pulau Kapoposang,” imbuh Abdul.

Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi mengungkapkan bahwa program BRI Menanam – Grow & Green: Coral Reef di Pulau Kapoposang menjadi contoh nyata upaya BRI dalam menjaga ekosistem laut yang berkelanjutan. Program ini juga diharapkan mampu mendorong perekonomian masyarakat setempat.

Di pulau ini BRI Peduli melakukan transplantasi 1.500 fragmen terumbu karang menggunakan 100 unit reef star di area seluas 1.000 meter persegi, sebagai bentuk nyata pemulihan ekosistem bawah laut. Masyarakat setempat juga dibekali kemampuan teknis melalui sertifikasi Rescue Diver, EFR, dan CPR berstandar PADI untuk 10 peserta, serta sertifikasi Pemandu Wisata Selam berstandar BNSP bagi 15 orang.

Untuk menunjang aktivitas ini, BRI pun menyediakan peralatan selam lengkap yang siap digunakan masyarakat dalam kegiatan wisata. Program ini juga mengajak warga terlibat dalam kegiatan edukatif seperti penyelamatan penyu, pembersihan pantai, hingga pelepasan tukik ke laut.

“Kami terus berkomitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan ekosistem laut sebagai aksi nyata BRI dalam memerangi perubahan iklim. Semoga kegiatan transplantasi karang yang sedang berjalan dapat memberikan manfaat bagi keberlanjutan dan kelestarian alam, khususnya ekosistem laut di Pulau Kapoposang. Program ini juga harapannya bisa membantu mendorong ekonomi masyarakat setempat”, tegasnya.

Dalam pelaksanaannya, BRI Peduli menggandeng mitra pelaksana Yekhali dan masyarakat lokal menggelar serangkaian kegiatan konservasi kelautan yang berpadu dengan pelatihan berbasis kompetensi.

Pulau Kapoposang merupakan salah satu dari empat titik pelaksanaan nasional program BRI Menanam – Grow & Green: Coral Reef. Sejak tahun 2023, program ini telah menjangkau lebih dari 50 orang anggota kelompok masyarakat di empat lokasi, yaitu Maratua (Kalimantan Timur), Karampuang (Sulawesi Barat), Gili Matra (Nusa Tenggara Barat), dan Kapoposang (Sulawesi Selatan). Secara keseluruhan, BRI Peduli telah melakukan transplantasi lebih dari 5.448 fragmen karang di area konservasi seluas 0,44 hektare, menggandeng 10 kelompok lokal dan memperkuat kapasitas komunitas bahari dengan pelatihan berstandar nasional dan internasional.***

Kapan Hari Raya Idul Adha 2025? Berikut Tanggal Resmi dan Jadwal Liburnya

0

Bogordaily.net – Sebentar lagi, umat Islam akan merayakan Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah atau yang bertepatan dengan tahun 2025 Masehi. Lantas, kapan lebaran Idul Adha 2025 dilaksanakan?

Hari Raya Idul Adha menjadi momen penting dalam kalender Islam karena mengandung makna spiritual yang mendalam serta tradisi penyembelihan hewan kurban.

Namun sebenarnya, Idul Adha bukan sekadar momentum ibadah kurban, tetapi juga ajang mempererat tali silaturahmi dengan sesama.

Pada hari yang penuh berkah ini, umat Islam di berbagai penjuru dunia melaksanakan penyembelihan hewan kurban sebagai simbol ketaatan dan pengorbanan kepada Allah SWT.

Daging kurban kemudian didistribusikan kepada mereka yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian sosial.

Namun, kapan tepatnya Idul Adha 2025 dirayakan di Indonesia?

Jadwal Idul Adha 2025 Versi Pemerintah dan Muhammadiyah

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) memprediksi bahwa Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah akan jatuh pada hari Jumat, 6 Juni 2025.

Perkiraan ini didasarkan pada perhitungan Kalender Hijriah yang disusun oleh Kemenag dan telah dimuat dalam daftar Hari Raya tahun 2025.

Sementara itu, Pimpinan Pusat Muhammadiyah juga telah menetapkan bahwa Idul Adha 2025 akan jatuh pada tanggal yang sama, yaitu Jumat, 6 Juni 2025.

Penetapan ini tertuang dalam Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 1/MLM/I.0/E/2025 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah 1446 Hijriah.

Walaupun sudah ada prediksi tanggal, kepastian perayaan Idul Adha 2025 masih menunggu hasil Sidang Isbat yang akan digelar oleh Kementerian Agama.

Sidang Isbat ini akan melibatkan berbagai pihak, termasuk para ulama dan pakar astronomi, guna memastikan posisi hilal Dzulhijjah secara akurat. Hasil dari Sidang Isbat inilah yang akan menjadi acuan resmi bagi umat Islam di Indonesia dalam merayakan Idul Adha.

Jadwal Libur Panjang Idul Adha 2025

Bagi masyarakat yang menantikan libur panjang, ada kabar baik. Pemerintah telah menetapkan libur Idul Adha melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri Nomor 1017 Tahun 2024, Nomor 2 Tahun 2025, dan Nomor 2 Tahun 2025 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2025. Berikut adalah rincian libur panjang Idul Adha 2025:

  • Hari Raya Idul Adha: Jumat, 6 Juni 2025
  • Libur Akhir Pekan: Sabtu, 7 Juni 2025
  • Libur Akhir Pekan: Minggu, 8 Juni 2025
  • Cuti Bersama Idul Adha: Senin, 9 Juni 2025

Total ada empat hari libur yang bisa dimanfaatkan untuk berkumpul dengan keluarga atau melakukan perjalanan wisata.

Momen ini tentu sangat dinantikan oleh banyak kalangan, terutama yang ingin memanfaatkan waktu libur panjang untuk mudik atau berwisata.

Demikian tadi, informasi lengkap terkait kapan lebaran Idul Fitri 2025 dilaksanakan.

 

 

Viral Pengendara Motor Masuk Tol Bogor, Netizen: Galau Dia

0

Bogordaily.net – Seorang pengendara sepeda motor nekat menerobos masuk ke Jalan Tol Bogor, pada Kamis 15 Mei 2025, dini hari.

Berdasarkan video yang diterima tim media sosial Bogordaily dari seorang warganet, memperlihatkan pengendara motor itu nekat masuk ke Jalan Tol Bogor.

Pengendara yang menggunakan helm, celana jeans panjang dan jaket tebal itu nampak mengikuti bagian belakang bus yang akan antre di Tol Bogor.

Kejadian ini sontak menimbulkan ragam komentar dari warganet di instagram Bogordailynews.

“Si tampan dan pemberani,” ujar komentar dari akun instagram @rhdyttttt_

“Galau dia min,” ujar komentar dari akun instagram @agunghrmwn0_

Belum diketahui pasti penyebab seorang pengendara sepeda motor tersebut nekat masuk ke Jalan Tol Bogor.

Namun aksinya itu tentu melanggar aturan dan juga membahayakan pengguna jalan lainnya.

Karena Jalan Tol dikhususkan untuk kendaraan roda empat atau lebih. Sementara kendaraan roda dua tidak diperbolehkan.

Hal ini tentu menjadi perhatian bagi para pengguna jalan agar lebih mematuhi rambu lalu-lintas yang ada.

Agar tidak salah jalan dan masuk ke Jalan Tol seperti seorang pengendara yang ada dalam video tersebut.

Sampai berita ini diterbitkan, belum diketahui pasti siapa pengendara roda dua tersebut dan apa alasan dia memasuki Jalan Tol Bogor.

Pihak kepolisian Polresta Bogor Kota pun masih mencari tahu informasi pengendara motor yang masuk tol ini.(Irfan)

Jenal Mutaqin Dorong RSUD Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan

Bogordaily.net – Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, memberikan arahan tegas kepada pihak RSUD Kota Bogor untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Meskipun selama ini RSUD Kota Bogor telah menunjukkan performa yang cukup optimal, Jenal menekankan bahwa masih banyak ruang untuk perbaikan guna mencapai pelayanan yang lebih maksimal.

Dalam sebuah pertemuan dengan direksi dan staf RSUD Kota Bogor, Jenal mengapresiasi berbagai upaya yang telah dilakukan rumah sakit dalam meningkatkan fasilitas dan pelayanan kepada pasien.

Namun, ia tetap menegaskan bahwa sebagai fasilitas kesehatan utama di Kota Bogor, RSUD harus selalu berkomitmen menjaga dan bahkan meningkatkan standar pelayanan yang ada.

“Kalimat sederhana, tapi penuh makna. Kepuasan publik, review Google itu adalah angka yang secara langsung disampaikan oleh masyarakat. Saya apresiasi,” ujar Jenal dalam pertemuan tersebut.

Salah satu poin penting yang disoroti oleh Jenal adalah pentingnya mempertahankan kualitas pelayanan ICU dan keberadaan dokter spesialis yang lengkap.

Menurutnya, rumah sakit daerah Bogor ini, harus mampu menjaga reputasi sebagai rumah sakit rujukan, terutama dalam penanganan penyakit jantung yang selama ini telah berjalan dengan baik.

“Kondisi eksisting saat ini cukup baik, ICU, dokter spesialis, cukup lengkap. Bahkan hari ini RSUD menjadi rujukan untuk pasien penyakit jantung. RSUD sudah mampu, sudah siap,” tambahnya.

Selain itu, Jenal juga menyampaikan perlunya memikirkan inovasi di masa mendatang, terutama dalam hal meminimalisir waktu tunggu pelayanan di IGD yang sebelumnya sering dikeluhkan.

Ia memuji perbaikan yang sudah terlihat signifikan, namun tetap meminta agar tim medis tidak lengah dalam mempertahankan perbaikan tersebut.

“Sudah mulai dirasakan lebih baik oleh masyarakat. IGD yang dulu antre sampai keluar sekarang sudah lebih rapi. Itu upaya perbaikan yang terus RSUD lakukan,” tutup Jenal.

(Muhammad Irfan Ramadan)