Wednesday, 15 April 2026
Home Blog Page 73

HMI Kota Bogor Gelar Aksi Solidaritas di Depan Pintu Istana

0

Bogordaily.net-Puluhan aktivis yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Bogor menggelar aksi solidaritas di depan Pintu 1 Istana Bogor, Kamis, 5 Maret 2026.

Dalam aksi tersebut, mereka mengecam keras eskalasi agresi militer yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel terhadap Republik Islam Iran serta mendesak Pemerintah Indonesia untuk mengambil peran lebih dominan dalam stabilitas geopolitik global.

Massa aksi membawa berbagai atribut dan poster tuntutan sebagai bentuk protes atas tindakan militer yang dinilai mencederai prinsip hukum internasional. 

Mereka menilai Indonesia harus segera mengevaluasi posisi strategisnya guna memastikan perdamaian dunia tetap terjaga.

Ketua Umum HMI Cabang Kota Bogor, Moeltazam, menegaskan bahwa kehadiran mereka di depan Istana Bogor merupakan panggilan moral untuk mengingatkan negara agar tetap berpijak pada konstitusi. 

Menurutnya, aksi ini bukan sekadar simbol perlawanan, melainkan dorongan agar Indonesia konsisten menjalankan amanat UUD 1945.

“Kami menyatakan keprihatinan mendalam atas eskalasi konflik dan agresi militer yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Republik Islam Iran. Tindakan militer yang mengancam kedaulatan suatu negara dan berpotensi menimbulkan korban sipil adalah preseden berbahaya bagi stabilitas global,” tegas Moeltazam di tengah kerumunan massa.

Moeltazam juga menyoroti bahwa dunia saat ini sedang berada dalam ancaman perang baru yang merusak. 

Ia menjelaskan secara tidak langsung bahwa yang dibutuhkan dunia saat ini bukanlah angkat senjata, melainkan kepemimpinan moral yang kuat serta keberanian diplomasi untuk menghentikan kekerasan yang terus meluas.

Lebih lanjut, HMI Kota Bogor menuntut Presiden Republik Indonesia untuk tidak bersikap pasif atau ambigu dalam menyikapi dinamika geopolitik ini. 

Moeltazam menekankan pentingnya politik luar negeri yang benar-benar bebas dan aktif, serta mendesak pemerintah untuk mengevaluasi keanggotaan dan peran Indonesia di berbagai organisasi internasional, termasuk Board of Peace, agar lebih efektif dalam menyuarakan keadilan.

“Indonesia tidak boleh bersikap pasif. Politik luar negeri bebas dan aktif harus diwujudkan dalam sikap yang tegas, independen, dan berkeadilan. Kami mendesak Presiden untuk menyatakan sikap tegas sesuai dengan prinsip konstitusi kita,” tambahnya.

Dalam aksi tersebut, HMI Cabang Kota Bogor secara resmi menyampaikan empat tuntutan utama:

1. Mengutuk keras segala bentuk agresi militer yang mengancam kedaulatan negara dan keselamatan warga sipil.

2. Mendesak Dewan Keamanan PBB segera mengeluarkan resolusi gencatan senjata tanpa syarat.

3. Mendesak Pemerintah RI mengambil langkah konkret melindungi dan mengevaluasi seluruh WNI di wilayah terdampak.

4. Mendesak Presiden RI bersikap tegas dan independen sesuai prinsip politik luar negeri bebas-aktif.

5. Mendesak evaluasi menyeluruh terhadap keanggotaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP), guna memastikan konsistensi kebijakan luar negeri Indonesia dengan nilai perdamaian dan kedaulatan bangsa.

Aksi yang berlangsung tertib ini dikawal ketat oleh pihak kepolisian. Massa menegaskan akan terus memantau perkembangan situasi global dan langkah diplomasi yang diambil oleh Pemerintah Indonesia dalam waktu dekat.***

Muhammad Irfan Ramadan

Pelaku Pencabulan Terhadap Disabilitas di Citeureup Bogor Diringkus Polisi

0

Bogordaily.net – Polisi berhasil meringkus pelaku pencabulan terhadap perempuan penyandang disabilitas intelektual di Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.

Adapun, tersangka telah diamankan dan kini menjalani proses hukum.
Kasus tersebut dilaporkan melalui LP Nomor LP/B/2439/XII/2024/SPKT/RES BGR/POLDA JABAR.

Kasat PPA PPO Polres Bogor AKP Silfi Adi Putri menjelaskan bahwa, sejak laporan diterima, penyidik melakukan pendalaman secara bertahap dan komprehensif dengan mengedepankan perlindungan serta pendampingan khusus bagi korban.

Peristiwa diketahui terjadi pada Sabtu, 14 Desember 2024, sekitar pukul 01.30 WIB di Kampung Kebon Kopi, Desa Puspanegara, Citeureup.

Adapun, korban berusia 42 tahun dan memiliki disabilitas intelektual, sementara tersangka berinisial A (25) merupakan buruh harian lepas dan bertetangga dengan korban.

Silfi menjelaskan bahwa, setelah alat bukti dinilai cukup, tersangka ditangkap pada Senin, 2 Maret 2026, sekitar pukul 14.00 WIB, dan telah ditahan di Rutan Polres Bogor.

“Penyidik turut mengamankan visum et repertum (VER) sebagai bagian dari alat bukti,” kata AKP Silfi kepada wartawan, Kamis 5 Maret 2026.

Sementara itu, tersangka dijerat Pasal 473 ayat (2) huruf d dan/atau Pasal 415 huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.

“Polres Bogor menegaskan komitmennya menangani setiap laporan secara profesional dan tuntas demi memberikan keadilan bagi korban serta menjaga kepercayaan masyarakat,” ungkapnya.***

Albin

Kementerian LH Soroti TPA Suwung Overkapasitas, Bali Diminta Benahi Pengelolaan Sampah

0

Bogordaily.net – Pengelolaan sampah di Provinsi Bali menjadi perhatian serius Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Banyaknya keluhan dari masyarakat internasional terkait persoalan sampah di Bali disebut telah disampaikan langsung kepada Presiden.

Menindaklanjuti hal tersebut, Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) meminta Pemerintah Provinsi Bali serta pemerintah kabupaten/kota, khususnya Denpasar dan Badung, untuk segera melakukan pemilahan sampah mulai dari hulu atau sumbernya.

“Demikian banyaknya keluhan dari masyarakat internasional ke Bali, langsung disampaikan kepada Bapak Presiden. Untuk itu, kita semua wajib menyambut baik tantangan Bapak Presiden untuk bersama-sama menangani permasalahan sampah kita,” ujar Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH, Hanif Faisol Nurofiq saat menghadiri korve di pantai Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali pada Kamis (5/3/2026).

Hanif menyebut persoalan sampah di Bali selama ini belum disentuh secara substansial. Menurutnya, langkah perbaikan harus segera dilakukan dengan melibatkan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, serta pemerintah kabupaten/kota.

Ia juga menyoroti pola penanganan sampah yang masih sebatas pungut, angkut, dan buang ke TPA Suwung. Kondisi TPA tersebut disebut telah mengalami kelebihan kapasitas (overcrowded) dan menyebabkan kerusakan lingkungan yang cukup parah.

Bahkan, TPA Suwung kini telah masuk dalam tahap penyidikan KLH/BPLH sebagai bagian dari pelaksanaan tugas pengawasan pemerintah pusat. Pemerintah telah menjatuhkan sanksi berat dan mendorong agar pola pengelolaan lama segera diakhiri.

“Kita tidak lagi bisa menunda. Ini berimplikasi bahwa kita semua wajib melakukan pilah sampah mulai sekarang,” tegasnya.

Presiden juga telah memerintahkan percepatan pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik (waste to energy). Namun, pembangunan instalasi tersebut diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 2,5 hingga 3 tahun.Selama masa transisi itu, risiko penumpukan sampah akan tetap terjadi jika pemilahan tidak segera dilakukan.

Hanif mengungkapkan, sekitar 60 persen sampah di Bali merupakan sampah organik yang sejatinya dapat diselesaikan langsung dari sumbernya secara cepat. Untuk itu KLH/BPLH pun telah meminta Wali Kota Denpasar dan Bupati Badung untuk menuntaskan pemilahan sampah organik di sumber paling lambat satu bulan ke depan.

Dengan demikian, kata Hanif, tanggung jawab penuh, berada di tangan kepala daerah hingga ke level rumah tangga.

“Kita minta semua bergegas, tidak ada yang berleha-leha. Taruhannya adalah pimpinan kepala daerah. Wali Kota Denpasar maupun Bupati Badung bertanggung jawab memimpin gerakan pilah sampah sampai di tingkat rumah tangga,” ucapnya.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari sekolah, perguruan tinggi, lembaga kemasyarakatan, hingga TNI dan Polri untuk bersama-sama membangun budaya memilah sampah.

“Cukup dengan memilah, maka permasalahan sampah akan mulai berkurang. Mari kita mulai dari sekarang,” pungkasnya.***

Tabligh Akbar “Penyejuk Hati” Kembali Hadir untuk Pemirsa, Dakwah Menenangkan Hati dan Sholawat Syahdu Live dan Eksklusif hanya di RCTI

0

Bogordaily.net – Ramadan Berjuta Cerita, RCTI menghadirkan program spesial penuh keberkahan melalui Tabligh Akbar “Penyejuk Hati”. Sebuah sajian religi istimewa yang menghadirkan dakwah menenangkan serta lantunan sholawat yang menggetarkan jiwa, menjadi momen refleksi untuk memperbaiki diri dan semakin mendekatkan hati kepada Allah SWT di bulan suci.

Tabligh Akbar ini menghadirkan para ulama inspiratif yaitu Ustaz Aa Hilman Fauzi, Ustaz Munawir Ngacir, Alhabib Ghasim bin Ja’far Assegaf dan Alhabib Abdallah bin Ja’far Assegaf. Melalui tausiyah yang lembut dan penuh hikmah, para ustaz akan mengajak jamaah untuk membersihkan hati, memperkuat cinta kepada Rasulullah SAW, serta menanamkan kesabaran, keikhlasan, dan semangat hijrah serta istiqomah dalam menghadapi ujian kehidupan.

Kehadiran para ulama dan tokoh dakwah ini dapat menjadi pengingat bagi umat untuk memaknai Ramadan sebagai momentum memperbaiki diri. Melalui pesan-pesan keislaman yang disampaikan dengan penuh kelembutan, jamaah diajak untuk semakin memperkuat iman, memperbanyak amal kebaikan, serta menjaga hati agar senantiasa dekat dengan Allah SWT.

Tidak hanya menjadi ajang dakwah, Tabligh Akbar “Penyejuk Hati” juga menjadi ruang kebersamaan bagi umat Muslim untuk merasakan kehangatan spiritual di bulan suci. Dengan suasana yang khusyuk dan penuh keteduhan, acara ini diharapkan mampu menghadirkan ketenangan batin serta mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

Disiarkan langsung dari Masjid Baitul Faizin Bogor, suasana semakin syahdu dengan penampilan spesial dari Nurul Musthofa yang menghadirkan lantunan hadroh dan sholawat penuh kekhusyukan, membawa ketenangan dan kesejukan bagi seluruh jamaah.

Dipandu secara hangat dan santun oleh Irfan Hakim, acara ini dikemas interaktif dan menyentuh, menghadirkan kebersamaan serta kedekatan spiritual yang terasa hingga ke rumah pemirsa.
Untuk warga sekitar juga dapat datang lebih awal dan bisa mengikuti kegiatan ngabuburit bersama Angie Carvalho dan juga Kiki MasterChef Indonesia mulai pukul 15.30 WIB.

Saksikan Tabligh Akbar “Penyejuk Hati”, Sabtu 7 Maret pukul 22.00 WIB, Live dan eksklusif hanya di RCTI.

Mari isi malam Ramadan dengan dakwah yang menenangkan dan sholawat yang menggetarkan hati, hanya di RCTI Channel 28.***

Wamenkop Ajak Fatayat NU Perkuat Ekonomi Keluarga Melalui Koperasi Desa Merah Putih

0

Bogordaily.net – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah mendorong perempuan, khususnya kader Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) di Kota Tangerang menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi dari level terendah yaitu di desa/ kelurahan. Ia percaya bahwa solidnya organisasi kemasyarakatan seperti Fatayat NU akan mampu menjadi katalis bagi pengembangan ekonomi umat terutama melalui Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/ Kel) Merah Putih.

“Kami berharap perempuan yang ada di kelurahan termasuk Fatayat NU di Tangerang ini menjadi penggerak Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, karena Koperasi ini dihadirkan pemerintah untuk masyarakat,” kata Wamenkop Farida dalam sambutannya pada acara Gebyar Ramadhan Kariim Al- Ittihad yang digelar oleh Pengurus Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama Kota Tangerang di Masjid Al-Ittihad, Tangerang, Kamis (05/03/2026).

Hadir dalam acara tersebut Pembina Fatayat NU Kota Tangerang Rini Rizqiyya Maryono, Ketua Pengurus Wilayah Fatayat NU Provinsi Banten Noni Menawati, Ketua Pengurus Cabang Fatayat NU Kota Tangerang Frida Amarilis, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang Kaonang, serta Kepala Bidang Pemberdayaan Koperasi Dinas Koperasi Kota Tangerang Abdul Kholil Kurniawan.

Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis dalam membangun generasi sekaligus menjaga stabilitas ekonomi keluarga. Karena itu, peningkatan kapasitas perempuan, baik dalam bidang parenting maupun ekonomi menjadi hal yang sangat penting.

“Perempuan, apalagi ibu-ibu muda, punya tugas mendidik penerus bangsa. Tantangan anak-anak saat ini jauh lebih besar dibandingkan zaman kita dulu,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa kondisi global saat ini memberi dampak langsung terhadap ekonomi nasional. Konflik di berbagai belahan dunia, menurutnya, turut mempengaruhi stabilitas ekonomi, termasuk di Indonesia. Sebagai upaya memastikan stabilitas ekonomi di Indonesia tetap terjaga di tengah ketidakpastian global ini, Wamenkop Farida mendorong para perempuan khususnya Fatayat NU di Tangerang membangun basis ekonominya disinergikan dengan program strategis pemerintah yaitu Kopdes/Kel Merah Putih.

Karena itu, ia menekankan pentingnya perempuan tidak hanya menjadi objek ekonomi, tetapi juga pelaku ekonomi. Menurutnya, perempuan harus mampu melihat peluang usaha di tengah perubahan kondisi ekonomi.

Ia menambahkan, perempuan yang tergabung dalam organisasi seperti Fatayat NU memiliki modal sosial yang sangat besar untuk membangun ekosistem ekonomi bersama. Dengan struktur organisasi Fatayat NU yang menjangkau hingga tingkat ranting di desa dan kelurahan, maka hal ini menjadi kekuatan besar yang dapat dimanfaatkan untuk pemberdayaan ekonomi.

“Jadikanlah anggota yang jumlahnya besar itu sebagai pelaku ekonomi, sebagai penggerak ekonomi di masyarakat,” katanya.

Wamenkop Farida menjelaskan bahwa Kopdes/Kel Merah Putih dapat menjadi sumber pendapatan bagi desa. Sebagian keuntungan koperasi dapat masuk ke kas desa yang kemudian dapat dimanfaatkan untuk pembangunan dan kebutuhan masyarakat. Ia berharap para aktivis perempuan, khususnya Fatayat NU di Kota Tangerang, dapat mengambil peran aktif dalam program tersebut.

“Kami berharap aktivis perempuan seperti Fatayat NU menjadi penggerak koperasi desa, bukan hanya sebagai anggota, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi yang melahirkan unit-unit usaha baru,” kata Farida.

Sementara itu Ketua Pengurus Wilayah Fatayat NU Provinsi Banten Noni Menawati membenarkan bahwa organisasi perempuan memiliki peran strategis dalam membangun kekuatan ekonomi berbasis komunitas. Ia menjelaskan, Fatayat NU telah memiliki koperasi sebagai salah satu instrumen pemberdayaan ekonomi organisasi.

Ia menegaskan bahwa koperasi merupakan investasi penting bagi keberlangsungan ekonomi anggota dalam jangka panjang. Menurutnya, keberadaan koperasi harus terus diperkuat agar mampu memberikan manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat sekitar.

Di tempat yang sama Pembina Fatayat NU Kota Tangerang yang juga merupakan istri Walikota Tangerang Rini Rizqiyya Maryono mengapresiasi berbagai kegiatan yang dilakukan oleh Fatayat NU di Kota Tangerang. Ia juga menilai kolaborasi antara organisasi perempuan dengan pemerintah daerah perlu terus diperkuat.

Menurutnya, dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah melalui dinas terkait, dapat membantu memperluas dampak kegiatan organisasi di masyarakat. Selain penguatan ekonomi melalui koperasi, kegiatan ini juga menyoroti pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi.***

Rajut Kebersamaan di Bulan Ramadan, BRI Gelar Buka Bersama Pemimpin Redaksi Media untuk Dukung Jurnalisme Berkualitas

0

Bogordaily.net — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menegaskan komitmennya dalam memperkuat kualitas ruang informasi publik melalui kolaborasi strategis bersama Forum Pemimpin Redaksi (Forum Pemred).

Terlebih, di tengah disrupsi digital dan banjir informasi yang kian sulit terverifikasi, dukungan terhadap jurnalisme berkualitas pun dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kepercayaan publik.

Penguatan sinergi BRI dalam mendukung jurnalisme berkualitas yang dikemas dalam forum silaturahmi bertajuk “Buka Puasa Bersama Pemimpin Redaksi” ini dihadiri oleh Direktur Utama BRI Hery Gunardi, Wakil Direktur Utama BRI Viviana Dyah Ayu R.K, jajaran Direksi dan SEVP BRI, serta puluhan Pemimpin Redaksi media nasional. Kegiatan tersebut digelar di BRILiaN Club, Jakarta, Kamis (26/02).

Dalam forum tersebut, Direktur Utama BRI Hery Gunardi memaparkan sejumlah isu strategis sebagai pengantar diskusi, mulai dari Economic Outlook hingga lanskap industri perbankan yang memuat tantangan dan peluang sektor keuangan ke depan.

Selain itu, turut disampaikan juga kinerja Perseroan hingga Triwulan IV 2025 sebagai hasil atas strategi yang dijalankan serta kemampuan perusahaan dalam merespons dinamika industri secara terukur dan berkelanjutan.

Pada kesempatan yang sama, BRI juga menyalurkan dukungan senilai Rp250 juta kepada Yayasan Forum Pemred untuk melaksanakan Program Jurnalisme Berkualitas, sebagai bagian dari komitmen memperkuat kualitas dan kredibilitas ruang informasi publik.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi menegaskan bahwa pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang mempererat silaturahmi, tetapi juga ruang strategis untuk memperkuat kolaborasi antara BRI dan insan media untuk bertukar perspektif, memperdalam pemahaman, serta membangun komunikasi yang semakin terbuka dan konstruktif.

“Momentum Ramadan kali ini pun menjadi pengingat bahwa kolaborasi yang dilandasi niat baik, saling memahami, dan saling menghormati akan memperkuat keberlanjutan bersama. Melalui kegiatan ini, BRI berharap sinergi yang telah terjalin dapat semakin solid, serta dapat membangun komunikasi yang kian selaras dan konstruktif ke depan, sehingga memberikan nilai tambah bagi institusi, masyarakat, serta perekonomian nasional,” ucap Hery.

Hery menambahkan, sebagai institusi keuangan yang bertumpu pada kepercayaan publik, BRI menjunjung tinggi transparansi dan akuntabilitas dalam setiap aktivitas bisnisnya. Nilai tersebut selaras dengan peran media sebagai penjaga arus informasi yang akurat dan berimbang.

Sementara itu, dalam sambutannya, Sekretaris Jenderal Forum Pemimpin Redaksi Irfan Djunaidi pun menyampaikan apresiasinya terhadap kontribusi BRI dalam mendukung penguatan industri media nasional.

Ia menekankan bahwa isu jurnalisme berkualitas kini bukan hanya terkait dengan kepentingan industri semata, namun berkaitan langsung dengan ketahanan ekonomi serta kedaulatan informasi bangsa.

“Terimakasih kepada BRI yang telah berkomitmen untuk mendukung program peningkatan jurnalisme yang berkualitas. Kita sadar hari ini betapa ruang informasi kita begitu bercampur antara konten yang berkualitas dengan konten yang tidak berkualitas. Masyarakat juga kerap kesulitan membedakan informasi yang benar dan yang keliru. Dengan demikian, situasi yang dihadapi oleh media saat ini tidaklah mudah,” tutur Irfan.

Sejalan dengan komitmen terhadap komunikasi publik yang terbuka, BRI juga memaparkan kinerja Perseroan hingga Triwulan IV 2025 di hadapan para Pemimpin Redaksi. Penyampaian ini menjadi bagian dari transparansi perusahaan dalam memastikan informasi yang beredar kepada publik telah disampaikan secara utuh. Tercatat, total aset BRI tumbuh 7,2% YoY menjadi Rp2.135 triliun. Dari sisi pendanaan, dana pihak ketiga meningkat 7,4% YoY menjadi Rp1.467 triliun. Pada sisi intermediasi, kredit tumbuh 12,3% YoY menjadi Rp1.521 triliun dengan fokus penyaluran kepada segmen UMKM.

“Perbaikan fundamental kinerja BRI tersebut berdampak positif terhadap capaian laba perseroan. Hingga akhir Triwulan IV 2025 BRI berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp57,132 triliun,” ujar Direktur Utama BRI Hery Gunardi.
Hery pun menegaskan bahwa komitmen BRI dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan tidak hanya melalui pembiayaan, tetapi juga lewat pemberdayaan berkelanjutan. Hingga akhir 2025, BRI telah membina lebih dari 5 ribu Desa BRILiaN, mengembangkan 42 ribu klaster usaha melalui program KlasterkuHidupku, memfasilitasi lebih dari 14,9 juta pelaku UMKM melalui platform LinkUMKM, serta membina 54 Rumah BUMN dengan lebih dari 18 ribu pelatihan untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM di seluruh Indonesia.

Menutup diskusi tersebut, Hery menekankan bahwa kolaborasi yang terjalin antara BRI dan insan media merupakan bagian penting dalam membangun trust. “Dari kebersamaan dan dialog yang kita bangun kali ini, saya meyakini satu hal yang sangat penting, yakni kepercayaan adalah fondasi utama dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan. Dan dalam membangun kepercayaan tersebut, peran media memiliki arti yang sangat strategis bagi kita semua,” pungkas Hery Gunardi.***

Dua Pekan Sakit, Wakil Walikota Bogor Jaenal Mutaqin Kembali Bertugas

0

Bogordaily.net – Wakil Walikota Bogor Jaenal Mutaqin kembali bertugas pada Kamis, 5 Maret 2026, setelah hampir dua pekan tidak terlihat beraktivitas karena sakit. Sebelumnya, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim juga menyampaikan bahwa Jaenal tengah menjalani masa pemulihan.

Meski kondisinya masih dalam tahap pemulihan, Jaenal memutuskan kembali bekerja menyusul beredarnya berbagai spekulasi terkait ketidakhadirannya.

“Sebetulnya masih lemas. Cuma ya mau tidak mau saya harus aktif karena beredar spekulasi yang lain-lain. Kasihan Pak Wali, kasihan juga warga Bogor karena kemarin tidak bisa terlayani,” ujar Jaenal kepada awak media di Balai Kota Bogor, Kamis (5/3/2026).

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kota Bogor dan awak media atas ketidakhadirannya selama beberapa waktu terakhir.

“Sekali lagi saya mohon maaf. Sebagai manusia biasa, sakit tidak bisa dihindari,” ucapnya.

Jaenal menjelaskan bahwa dirinya memang harus menjalani istirahat total selama masa sakit.

“Jadi kemarin memang butuh istirahat total,” katanya.

Selama menjalani masa pemulihan, aktivitas media sosialnya juga dihentikan sementara agar fokus pada proses penyembuhan.

“Medsos kami matikan sementara untuk proses penyembuhan supaya bisa fokus. Istri juga yang merawat saya di rumah,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi tubuhnya saat ini sudah mulai membaik meski masih terasa lemas, terlebih karena sedang menjalankan ibadah puasa.

“Sampai sekarang sudah bisa kembali beraktivitas, meskipun masih sedikit lemas. Apalagi sedang puasa. Mudah-mudahan bulan ini bisa pulih sepenuhnya,” katanya.

Ia kembali meminta maaf kepada masyarakat dan awak media yang selama ini mempertanyakan kondisinya.

“Saya mohon maaf kepada masyarakat Bogor dan juga kepada media yang sering bertanya-tanya,” tuturnya.

Jaenal menambahkan, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim sudah mengetahui kondisinya sejak awal dirinya jatuh sakit.

“Pak Wali sudah tahu sejak awal. Saya sakit dalam kondisi yang memang tidak bisa saya jelaskan secara spesifik penyakitnya, tapi awalnya memang dari asam urat,” jelasnya.

Di akhir pernyataannya, Jaenal berharap dapat segera pulih sepenuhnya dan kembali menjalankan tugasnya melayani masyarakat Kota Bogor.

“Mohon maaf kepada media dan masyarakat. Semoga saya bisa kembali aktif, sehat lagi, dan melayani warga Bogor dengan memberikan yang terbaik,” tutupnya.***

KUA Cisarua Bantah Maladministrasi, Kuasa Hukum Ancam Tempuh Jalur Pidana

0

Bogordaily.net – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, melalui kuasa hukumnya dari kantor hukum Ujang Suja’i & Associates, memberikan tanggapan resmi atas surat permohonan klarifikasi yang dilayangkan Lembaga Bantuan Hukum Aliansi Masyarakat Bogor Selatan (LBH-AMBS).

Dalam surat tertanggal 2 Maret 2026, kuasa hukum Ujang Suja’i menyatakan kliennya, Kepala KUA Cisarua H. Eman Sulaeman dan seorang pegawai Kementerian Agama Kabupaten Bogor, menolak tegas tudingan maladministrasi dalam penerbitan Surat Keterangan Berstatus Belum Menikah atas nama Meri Aldawiyah.

Menurut pihak kuasa hukum, penerbitan surat Nomor B-08/KUA.10.01.12/PW.01/1/2025 tertanggal 8 Januari 2025 telah dilakukan sesuai prosedur dan standar operasional yang berlaku. Dokumen tersebut, disebutkan, diterbitkan berdasarkan persyaratan administratif resmi dari pemerintah desa.

“Dokumen yang menjadi dasar penerbitan antara lain Surat Keterangan dari Kepala Desa Kopo Nomor 474.2/43-Kesra tertanggal 16 Desember 2024 yang menyatakan pemohon berstatus belum pernah menikah. Selain itu, KTP dan Kartu Keluarga yang dilampirkan juga tercatat dengan status perkawinan “belum kawin”,” ujar Ujang Suja’i.

Kuasa hukum merujuk pada ketentuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan junto Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 serta Peraturan Menteri Agama Nomor 20 Tahun 2019 yang mengatur bahwa KUA menjalankan pencatatan dan administrasi berdasarkan dokumen yang diterbitkan instansi berwenang di tingkat desa atau kelurahan.

“Klien kami menjalankan tugas secara profesional sesuai kewenangannya. Apabila terdapat kesalahan data, maka hal tersebut berada pada ranah pemohon atau pejabat desa yang menerbitkan dokumen awal,” tegasnya.

Tak hanya membantah dugaan maladministrasi, pihak KUA juga menolak keras narasi yang mengaitkan penerbitan surat tersebut dengan dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) sebagaimana tercantum dalam laporan polisi di Polres Bogor.

Kuasa hukum menegaskan bahwa kliennya hanya bertindak sebagai pejabat tata usaha negara yang memproses permohonan berdasarkan dokumen yang diajukan pemohon. Penyalahgunaan dokumen oleh pihak lain, jika terjadi, disebut berada di luar tanggung jawab KUA.

Lebih jauh, dalam surat tersebut kuasa hukum juga mengungkap adanya dugaan permintaan uang kepada kliennya dengan nominal Rp150 juta hingga Rp300 juta dengan dalih klarifikasi perkara.
Tindakan itu disebut berpotensi mengarah pada dugaan penipuan dan pemerasan sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

“Atas dasar itu, pihaknya menyatakan tengah menyiapkan langkah hukum berupa pelaporan pidana terhadap sejumlah pihak yang dianggap melakukan intimidasi maupun tekanan finansial,” tegasnya.

Menutup keterangannya, kuasa hukum meminta LBH-AMBS dan pihak terkait menghentikan segala bentuk upaya yang dinilai intimidatif. Jika tidak, mereka menegaskan tidak akan ragu membawa persoalan ini ke ranah hukum.***

Comeback Setelah 4 Tahun, BTS Umumkan 14 Lagu di Album Baru ‘ARIRANG’

0

Bogordaily.net – Grup musik asal Korea Selatan, BTS, akhirnya mengumumkan daftar lagu dalam album baru mereka yang bertajuk ARIRANG.

Album tersebut dijadwalkan rilis pada 20 Maret mendatang dan menjadi penanda comeback BTS setelah hampir empat tahun hiatus dari aktivitas grup.

Daftar 14 lagu dalam album ini diumumkan oleh agensi mereka, Big Hit Music, melalui media sosial resmi pada Selasa malam.

“Album ini merangkum identitas BTS, serta emosi yang telah mereka kumpulkan sepanjang perjalanan karir mereka selama ini,” jelas agensi.

Melalui album ini, para anggota BTS disebut ingin menampilkan sisi yang lebih jujur dan personal kepada para penggemar.

Lagu-lagu yang ada di dalamnya menggambarkan berbagai perasaan yang mereka alami sepanjang perjalanan karier.

Lagu utama dalam album ARIRANG berjudul SWIM. Lagu bergenre upbeat alternative pop tersebut menggambarkan semangat untuk terus bertahan dan “berenang” menghadapi ombak kehidupan tanpa menyerah.

Lewat lagu tersebut, BTS ingin menyampaikan pesan kepada penggemar agar tetap melangkah menghadapi berbagai tantangan hidup sesuai dengan kemampuan dan ritme masing-masing.

Leader grup, Kim Namjoon atau RM, diketahui secara khusus bertanggung jawab dalam penulisan lirik lagu SWIM.

Ia menjadi satu-satunya anggota yang terlibat dalam proses penulisan lagu utama tersebut.

Sementara itu, anggota BTS lainnya turut ambil bagian dalam penulisan lirik untuk 13 lagu lainnya yang masuk dalam album ini, yaitu Body to Body, Hooligan, Aliens, FYA, 2.0, No. 29, Merry Go Round, Normal, Like Animals, they don’t know ’bout us, One More Night, Please, dan Into The Sun.

Lagu pembuka Body to Body menggambarkan keinginan para anggota untuk bersenang-senang bersama para penggemar di konser.

Sementara Hooligan menjadi refleksi perjalanan mereka saat merintis karier sambil menjelajahi dunia.

Lagu Aliens berisi harapan BTS terhadap dunia, sedangkan FYA mencerminkan semangat mereka dalam menyambut comeback setelah sekian lama.

Kemudian lagu 2.0 menggambarkan fase baru yang kini dijalani para anggota dalam perjalanan karier mereka. Sementara No. 29 dan Merry Go Round mengangkat tema tentang bertahan dalam siklus kehidupan yang terus berulang.

Di sisi lain, Normal menceritakan perasaan yang dirasakan para anggota ketika berada di luar panggung. Lagu Like Animals mengekspresikan tekad untuk menjalani hidup dengan penuh gairah.

Sementara they don’t know ’bout us membawa pesan tentang identitas diri, bahwa mereka tetap menjadi diri mereka sendiri di tengah berbagai pandangan orang lain.

Lagu One More Night menggambarkan keinginan untuk memperpanjang momen-momen indah, sedangkan Please menyuarakan emosi tentang harapan untuk selalu bersama dalam kondisi apa pun.

Album ini ditutup dengan lagu Into The Sun, yang berisi janji untuk terus berlari menuju seseorang yang mereka cintai.

Selain para anggota BTS, pengerjaan album ARIRANG juga melibatkan sejumlah musisi ternama dunia. Salah satunya adalah DJ dan produser musik asal Amerika Serikat, Thomas Wesley Pentz yang dikenal dengan nama panggung Diplo.***

Pentingnya Mengecek Kendaraan Sebelum Mudik Lebaran Demi Perjalanan Aman dan Nyaman

0

Bogordaily.net – Mudik Lebaran merupakan tradisi tahunan yang dinantikan oleh masyarakat Indonesia untuk berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.

Namun, perjalanan jauh yang ditempuh saat mudik membutuhkan persiapan matang, terutama dalam memastikan kondisi kendaraan tetap prima.

Melakukan pengecekan kendaraan sebelum berangkat mudik menjadi langkah penting untuk menghindari kendala di perjalanan.

Kendaraan yang tidak dipersiapkan dengan baik berisiko mengalami kerusakan di tengah jalan, yang dapat mengganggu perjalanan bahkan membahayakan keselamatan pengendara dan penumpang.

Beberapa komponen kendaraan yang perlu diperiksa antara lain kondisi mesin, oli, rem, ban, serta sistem kelistrikan.

Pastikan oli mesin berada pada kondisi baik dan volumenya cukup, karena oli berfungsi melumasi komponen mesin agar tetap bekerja optimal selama perjalanan jauh.

Selain itu, kondisi ban juga harus diperhatikan. Pastikan tekanan angin sesuai standar dan tidak ada kerusakan seperti retakan atau keausan berlebihan.

Ban yang tidak layak pakai dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terutama saat melaju di jalan tol atau jalur yang padat.

Sistem pengereman juga menjadi bagian vital yang tidak boleh diabaikan. Rem yang berfungsi dengan baik sangat diperlukan untuk menjaga kendali kendaraan, terutama ketika menghadapi kemacetan atau kondisi jalan yang tidak terduga.

Tak kalah penting, pengendara juga disarankan memeriksa lampu kendaraan, air radiator, air wiper, serta memastikan aki dalam kondisi baik.

Pengecekan ini dapat dilakukan secara mandiri atau melalui bengkel resmi agar kendaraan benar-benar siap digunakan.

Selain memastikan kondisi kendaraan, pengemudi juga dianjurkan menjaga kondisi fisik tetap prima.

Istirahat yang cukup sebelum berkendara dan berhenti secara berkala selama perjalanan dapat membantu mengurangi risiko kelelahan di jalan.

Dengan melakukan pengecekan kendaraan secara menyeluruh sebelum mudik Lebaran, perjalanan menuju kampung halaman diharapkan dapat berlangsung lebih aman, lancar, dan nyaman.***