Home Blog Page 74

Jadwal dan Lokasi Perpanjangan SIM Keliling Kota Bogor Hari Ini Sabtu 16 Mei 2026

Bogordaily.net – Satlantas Polresta Bogor Kota menyediakan layanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) keliling di Kota Bogor pada hari ini Sabtu 16 Mei 2026.

Pelayanan keliling ini khusus untuk perpanjangan SIM tipe A dan C. Pastikan Anda mengajukan permohonan perpanjangan sebelum masa berlaku SIM habis.

Hari ini, pada Sabtu 16 Mei 2026, layanan SIM keliling akan dilaksanakan di Mall Jambu Dua dan MCD lodaya, mulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB.

Perhatikan bahwa layanan SIM keliling hanya berlaku untuk perpanjangan SIM tipe A dan C. Jadi, pastikan Anda datang tepat waktu ke lokasi yang telah ditentukan.

Biaya perpanjangan SIM sesuai dengan PP Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak adalah Rp80.000.

Untuk perpanjangan SIM tipe A dan C, biayanya adalah Rp75.000. Persyaratan perpanjangan SIM A atau C meliputi:

  • Foto kopi KTP yang masih berlaku
  • Foto kopi SIM lama dan membawa SIM asli
  • Surat keterangan kesehatan (akan diberikan di lokasi) Pentingnya Surat Izin Mengemudi (SIM)

Seperti yang diketahui SIM (Surat Izin Mengemudi) merupakan bukti registrasi dan identifikasi yang diberikan oleh Polri kepada individu yang memenuhi persyaratan.

Seperti administrasi, memiliki kondisi kesehatan baik jasmani maupun rohani, serta memahami peraturan lalu lintas dan memiliki keterampilan mengemudikan kendaraan bermotor.

Setiap pengemudi kendaraan di jalan raya wajib memiliki SIM sesuai dengan jenis kendaraan yang dikemudikan. Ketentuan ini diatur dalam Pasal 281.

(Muhammad Irfan Ramadan)

Jangan Abaikan Tremor, Kenali Parkinson Lebih Awal untuk Tingkatkan Kualitas Hidup

0

Bogordaily.net – Tremor atau gemetar pada tangan sering kali dianggap sebagai bagian dari proses penuaan atau kelelahan biasa. Namun, kondisi tersebut tidak boleh diabaikan begitu saja karena bisa menjadi salah satu tanda awal penyakit Parkinson, gangguan saraf progresif yang memengaruhi kemampuan seseorang dalam mengendalikan gerakan tubuh.

Selain tremor, gejala lain yang perlu diwaspadai antara lain gerakan tubuh yang melambat, tubuh terasa kaku, gangguan keseimbangan, hingga kesulitan melakukan aktivitas sehari-hari.

Mengenali tanda-tanda tersebut sejak dini sangat penting agar penderita dapat memperoleh penanganan yang tepat dan mempertahankan kualitas hidup yang baik.

Sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat, Rumah Sakit Islam Bogor mengajak masyarakat untuk memahami lebih dalam mengenai penyakit Parkinson melalui kegiatan edukasi kesehatan yang menghadirkan para dokter spesialis neurologi yang berpengalaman di bidangnya.

Dalam sesi edukasi tersebut, masyarakat akan mendapatkan informasi mengenai pengertian Parkinson, gejala yang perlu diwaspadai, faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit ini, serta berbagai pilihan penanganan dan terapi yang dapat membantu mengendalikan gejala yang muncul.

Selain itu, peserta juga akan memperoleh berbagai tips untuk menjaga kualitas hidup penderita Parkinson, termasuk pentingnya terapi rutin, pola hidup sehat, aktivitas fisik yang sesuai, serta dukungan keluarga dalam proses perawatan jangka panjang.

Penyakit Parkinson memang belum dapat disembuhkan sepenuhnya, namun dengan diagnosis dan penanganan yang tepat sejak dini, penderita dapat tetap menjalani aktivitas secara mandiri dan produktif.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak mengabaikan gejala-gejala awal yang muncul dan segera berkonsultasi dengan tenaga medis apabila mengalami keluhan yang mengarah pada Parkinson.

Deteksi dini merupakan langkah penting dalam pengelolaan penyakit Parkinson. Semakin cepat penyakit dikenali, semakin besar peluang untuk mengendalikan gejala dan meningkatkan kualitas hidup pasien.***

Dugaan Dana Voting Indonesian Idol 2026 Digelapkan, Nama Admin Fanbase Rio Lahskart Jadi Sorotan

0

Bogordaily.net – Ajang pencarian bakat Indonesian Idol tengah diterpa kontroversi usai muncul dugaan penggelapan dana voting senilai ratusan juta rupiah yang menyeret nama Arini, seorang admin fanbase pendukung finalis Rio Lahskart.

Kasus ini viral di platform X setelah sejumlah akun membagikan kronologi dugaan penyelewengan dana hasil patungan para penggemar yang seharusnya digunakan untuk membeli vote demi mendukung Rio bertahan di kompetisi.

“BANTU VIRALIN GUYS!! Arini dan suaminya nilep uang vote buat Rio Lahskart sampai tiga digit,” tulis akun @ahbersin dalam unggahan yang ramai diperbincangkan pada Kamis, 14 Mei 2026.

Dugaan tersebut langsung memicu kemarahan para pendukung Rio. Banyak penggemar menilai tindakan itu menjadi salah satu faktor yang menyebabkan Rio Lahskart gagal melaju ke babak Grand Final setelah terhenti di posisi Top 3.

Nama Ivan Gunawan juga ikut menjadi sorotan lantaran ia diketahui merupakan salah satu pendukung kuat Rio selama kompetisi berlangsung.

Melalui komentar di media sosial, Ivan Gunawan mengaku heran dengan hasil voting yang diumumkan. Ia bahkan mempertanyakan apakah dana yang telah dikumpulkan benar-benar digunakan untuk melakukan vote.

“Dalam perhitungan saya enggak mungkin kita kalah vote… Karena uang vote harusnya ada…. APAKAH dipakai buat VOTE beneran??????,” tulis Ivan Gunawan.

Hingga kini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Arini terkait tuduhan tersebut. Sementara itu, perdebatan di media sosial masih terus berlangsung dengan banyak netizen meminta transparansi pengelolaan dana voting dari komunitas fanbase idol.***

Tuntaskan Target 13 Unit Rumah ASRI, Polres Bogor Tegaskan Program Kemanusiaan Akan Terus Berlanju

0

Bogordaily.net – Polres Bogor sukses merampungkan komitmen kemanusiaan dalam penyediaan hunian layak bagi masyarakat prasejahtera. Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, secara simbolis menyerahkan kunci terakhir dari total 13 unit pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) melalui program unggulan “Rumah ASRI” (Aman, Sehat, Rapi, Indah), pada Rabu 13 Mei 2026 kemarin.

Penyerahan kunci di wilayah Ciawi, Kemang, dan Parung ini menandai tercapainya target awal pembangunan serentak yang telah digulirkan sejak awal tahun.

Program ini merupakan langkah nyata Polres Bogor dalam mendukung program strategis Pemerintah Pusat untuk menghadirkan tempat tinggal yang bermartabat bagi warga yang membutuhkan. Bukan puncak, melainkan Awal Keberlanjutan, meskipun target 13 unit pembangunan rumah telah terpenuhi.

Kapolres Bogor menegaskan bahwa kegiatan ini bukanlah puncak atau akhir dari misi kemanusiaan jajarannya.

Sebaliknya, capaian ini akan menjadi fondasi untuk keberlanjutan program di masa mendatang.

“Penyerahan kunci ke-13 ini bukan berarti tugas kami selesai. Ini bukan puncak kegiatan, melainkan awal dari gerakan yang lebih besar. Kami berkomitmen bahwa program Rumah ASRI ini akan terus berlanjut secara berkesinambungan untuk menjangkau warga lain di wilayah Kabupaten Bogor yang masih mendiami hunian tidak layak,” kata AKBP Wikha Ardilestanto.

Kemudian, filosofi dan Kualitas Hunian Program ini tetap mengedepankan kualitas dengan standar ASRI yang ketat.

Setiap rumah yang dibangun dipastikan memenuhi unsur konstruksi yang Aman, sirkulasi udara dan sanitasi yang Sehat, tata ruang yang Rapi, serta aspek estetika yang Indah.

Keberhasilan menuntaskan fase pertama ini menambah deretan prestasi Polres Bogor tahun ini, setelah sebelumnya berhasil meraih penghargaan sebagai Juara II Pospam Terpadu Terbaik se-Jawa Barat pada Operasi Ketupat Lodaya 2026 dengan nilai tinggi, yakni 93 Sinergi dan Tali Asih.

Dalam peninjauan tersebut, Kapolres yang didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Bogor, Ibu Agia Wikha, juga memberikan paket tali asih kepada keluarga penerima manfaat.

Kehadiran jajaran kepolisian ini diharapkan dapat terus memupuk rasa saling peduli dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.

“Polri ingin selalu hadir di tengah masyarakat, bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai solusi atas persoalan sosial warga. Kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar program renovasi rutilahu ini dapat terus berjalan secara reguler ke depannya,” ungkapnya (Albin)

Harga Tiket Pesawat Terancam Naik, Kemenhub Izinkan Fuel Surcharge hingga 50 Persen

0

Bogordaily.net – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi memberikan izin kepada maskapai penerbangan niaga berjadwal dalam negeri untuk menerapkan tiket biaya tambahan atau fuel surcharge pesawat hingga maksimal 50 persen dari tarif batas atas (TBA).

Kebijakan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 1041 Tahun 2026 yang mulai berlaku sejak Rabu, 13 Mei 2026.

Langkah ini diambil sebagai respons terhadap lonjakan harga avtur dunia yang terus mengalami kenaikan dalam beberapa waktu terakhir.

Berdasarkan ketentuan yang diterbitkan, rata-rata harga avtur yang digunakan sebagai acuan per 1 Mei 2026 tercatat mencapai Rp29.116 per liter.

Kondisi tersebut dinilai berdampak langsung terhadap operasional maskapai penerbangan nasional.

“Badan usaha angkutan udara niaga berjadwal dalam negeri dapat menerapkan biaya tambahan (fuel surcharge) maksimal sebesar 50 persen dari tarif batas atas sesuai kelompok layanan,” terang Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Lukman F. Laisa, dalam keterangan resmi, dikutip pada Jumat 15 Mei 2026.

Dalam aturan tersebut dijelaskan bahwa besaran fuel surcharge akan disesuaikan dengan fluktuasi harga avtur yang berlaku di pasar.

Persentasenya pun dapat berbeda-beda, mulai dari 10 persen hingga 100 persen dari tarif batas atas sesuai kondisi harga bahan bakar penerbangan.

Kemenhub menilai kebijakan ini merupakan mekanisme yang memang sudah diatur pemerintah untuk menjaga keberlangsungan layanan transportasi udara nasional di tengah naiknya biaya operasional maskapai.

Lukman menjelaskan bahwa penerapan fuel surcharge juga tetap mempertimbangkan perlindungan konsumen agar tarif penerbangan masih berada dalam batas keterjangkauan masyarakat.

Selain itu, maskapai diwajibkan mencantumkan komponen fuel surcharge secara terpisah dari tarif dasar (basic fare) pada tiket penumpang.

Ketentuan ini dilakukan agar penumpang mengetahui secara jelas rincian biaya yang dibayarkan saat membeli tiket pesawat.

Kebijakan ini diperkirakan akan berdampak pada harga tiket penerbangan domestik dalam waktu dekat, terutama untuk rute-rute dengan tingkat konsumsi avtur yang tinggi.***

Dana Bantuan Gaza Diduga Dialihkan ke Israel, Trump Jadi Sorotan

0

Bogordaily.net – Laporan yang beredar di media internasional menyebut Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, diduga mengalihkan dana bantuan dari Board of Peace (BOP) senilai 17 miliar dolar AS atau sekitar Rp263,5 triliun. Dana tersebut sebelumnya disebut diperuntukkan bagi rekonstruksi dan bantuan kemanusiaan di Jalur Gaza.

Namun, dalam informasi yang viral di media sosial, dana itu justru diduga dialihkan untuk mendukung Israel di tengah memanasnya konflik kawasan Timur Tengah.

“Dana Rp 263 T Patungan dari BOP Untuk Gaza Diduga Dialihkan Untuk Israel,” tulis keterangan dalam video yang ramai dibagikan di media sosial, dikutip pada Jumat 15 Mei 2026.

Informasi tersebut pertama kali muncul melalui laporan media Lebanon, Al Akhbar. Kabar itu kemudian turut dikutip sejumlah media lain seperti Press TV dan CGTN sehingga memicu perhatian publik internasional.

Isu ini langsung menuai beragam reaksi dari warganet. Banyak pihak mempertanyakan transparansi penyaluran dana bantuan kemanusiaan, terutama karena nominal yang disebut mencapai ratusan triliun rupiah.

Di sisi lain, belum ada dokumen resmi ataupun pernyataan langsung dari pemerintah Amerika Serikat yang mengonfirmasi tuduhan tersebut.

Hingga saat ini, pihak Gedung Putih maupun otoritas terkait di AS masih belum memberikan penjelasan resmi mengenai kabar yang beredar.

Situasi di Jalur Gaza sendiri masih menjadi sorotan dunia internasional akibat meningkatnya korban sipil serta kebutuhan bantuan kemanusiaan yang terus bertambah di wilayah tersebut.***

Wanita Ini Kehilangan HP dan Tabungan Rp25 Juta di Photobox

0

Bogordaily.net – Nasib nahas dialami seorang wanita saat berkunjung ke kawasan Green Pramuka Square pada Senin 11 Mei 2026. Niat hati ingin melakukan facial treatment sepulang kerja, korban justru harus kehilangan Hp beserta tabungannya yang dikuras hingga total kerugian mencapai Rp25 juta.

Peristiwa tersebut bermula ketika korban menyempatkan diri berfoto di sebuah photobox sebelum menjalani perawatan wajah.

Setelah selesai berfoto, korban diduga tidak sadar meninggalkan ponselnya di atas boks kamera.

Korban kemudian melanjutkan aktivitasnya dengan melakukan pembayaran dan menjalani facial treatment selama kurang lebih 30 menit. Namun setelah selesai perawatan, ia baru menyadari bahwa ponselnya tertinggal di area photobox.

Saat kembali ke lokasi, HP tersebut sudah tidak berada di tempat semula. Korban pun panik dan mencoba mencari keberadaan perangkatnya di sekitar lokasi, namun hasilnya nihil.

Dari hasil pengecekan rekaman CCTV, terlihat ponsel korban diduga diambil oleh dua orang wanita yang berada di sekitar area photobox. Rekaman tersebut kemudian menjadi petunjuk awal dalam proses pencarian.

Korban juga sempat melakukan pelacakan mandiri menggunakan fitur GPS pada perangkatnya.

Lokasi ponsel sempat terdeteksi berada di kawasan Jalan Baladewa, Gang G. Meski demikian, upaya pencarian tersebut belum berhasil menemukan keberadaan pelaku maupun ponsel korban.

Tak hanya kehilangan perangkat, korban dibuat semakin terpukul setelah mengetahui rekening bank dan e-wallet yang tersimpan di dalam Hpnya diduga berhasil dibobol.

Pelaku disebut melakukan transfer dana secara bertahap hingga saldo tabungan korban terkuras habis.

“Kita kan nemu,” begitulah dalih yang sempat terlontar dari pihak pelaku, seolah membenarkan tindakan mengambil barang yang bukan haknya sekaligus menguasai isinya.

Kasus ini kini telah dilaporkan ke pihak kepolisian dan masih dalam penanganan lebih lanjut. Peristiwa tersebut juga menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berada di tempat umum.***

Kalaksa BPBD se-Indonesia Kunjungi Kota Bogor, Ini Tujuannya!

0

Bogordaily.net – Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) se-Indonesia melakukan kunjungan ke Kota Bogor.

Rombongan dipimpin Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Penanggulangan Bencana pada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kheriawan, dan disambut langsung oleh Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin di Balai Kota Bogor.

Kunjungan ini merupakan bagian dari kegiatan Senior Disaster Management Training (SDMT) yang menjadi program Pusdiklat BNPB. Kheriawan mengatakan, pelatihan ini diikuti para Kalaksa tidak hanya dari tingkat kabupaten/kota, tetapi juga provinsi.

“SDMT ini melakukan kunjungan ke daerah yang dianggap berhasil dalam penanganan pascabencana. Kota Bogor juga memiliki early warning system terkait ancaman tanah longsor dan banjir,” jelas Kheriawan.

Selain itu, sambungnya, Kota Bogor juga aktif melakukan sosialisasi dan edukasi kebencanaan kepada masyarakat, sehingga menjadi salah satu materi pembelajaran tambahan dalam SDMT.

Kheriawan menjelaskan, terdapat total 67 Kalaksa BPBD yang berasal dari berbagai daerah, mulai dari Sumatera hingga Papua.

Hal tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas para Kalaksa dalam penanggulangan bencana.

“Terutama agar siap menghadapi tantangan-tantangan bencana, mengingat Indonesia memiliki risiko kebencanaan yang sangat tinggi,” ungkap Kheriawan.

Di tempat yang sama, Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin mengaku bangga Kota Bogor menjadi salah satu daerah rujukan pembelajaran terkait mitigasi, tanggap darurat bencana, hingga penanganan pascabencana.

“Berbagi pengalaman saya pikir tidak ada yang paling hebat. Namun pada dasarnya, ketangguhan anggota BPBD, kerja ikhlas, dan kerja cerdas menjadi poin utama. Loyalitas dalam penanggulangan bencana jangan terpengaruh oleh apa pun,” ujar Jenal Mutaqin.

Jenal Mutaqin berharap, sharing pengalaman dari Kota Bogor dapat menjadi referensi bagi para Kalaksa dalam menentukan langkah penanggulangan bencana di daerah masing-masing.

“BPBD dengan anggaran yang mungkin terbatas memang menjadi kendala. Dalam penanganan pascabencana mereka sering tertatih-tatih. Maka dari itu, akan diusulkan dalam perubahan Perda SOTK Kota Bogor tahun ini, BPBD diperkuat dengan dukungan Belanja Tidak Terduga (BTT),” tutup Jenal Mutaqin.(Muhammad Irfan Ramadan)

DLH Kota Bogor Terus Maksimalkan Bersihkan Sampah dari Program MBG

0

Bogordaily.net – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor terus berupaya maksimal membersihkan sampah dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bersumber dari aktivitas dapur SPPG.

DLH mengklaim masih dapat menangani permasalahan sampah tersebut, sejauh ini pihaknya menerjunkan anggota dan armada guna meningkatkan pelayanan pengangkutan sampah-sampah yang bersumber dari SPPG tersebut.

Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan DLH Kota Bogor, Deden Adi Suryadi mengatakan, memang semenjak adanya MBG, timbulan sampah di wilayah Bogor ada peningkatan, namun tidak begitu banyak hanya 2 ton dari 11 SPPG.

Dia menyebut, 11 SPPG itu lantaran secara layanannya langsung diangkut dan dikelola oleh DLH, sehingga volume sampahnya secara otomatis dapat terdata ada sekitar 1 sampai 2 ton per hari.

“Sebelum ada MBG, volume sampah yang kita layani mencapai 550 ton per hari, namun dengan ditambah 11 SPPG seberat 2 ton, maka kita akumulasikan ada sekitar 552 ton per hari. Dari jumlah tersebut, 70 persennya di buang ke TPA Galuga, dan 30 persennya dikelola di TPS menggunakan metode pengurai budidaya magot,” kata Deden.

Deden mengaku SPPG di Kota Bogor memang sudah lebih dari 100 titik. Namun pelayanan yang dilakukan DLH secara langsung ada 11 SPPG, sehingga SPPG lainnya yang tersebar di 6 kecamatan sebagian besar di kelola oleh masyarakat melalui TPS-TPS di tingkat kelurahan.

“Sebetulnya kita sudah anjurkan ke SPPG di Kota Bogor untuk mengelola sampahnya menggunakan metode budidaya magot. Kenapa? Karena disitu ada nilai ekonomis yang bisa mereka olah, misalnya dari budidaya magot maka sampah yang diurai bisa menjadi pupuk, ditambah magotnya juga bisa menjadi pakan ikan dan unggas,” ujarnya.

Tapi di sini kita melihat sisi positifnya, dan kami pun sangat mengapresiasi karena dengan adanya MBG dapat menekan angka pengangguran.

“Bahkan, dari timbulan sampah yang memang sedikit meningkat dapat terurai karena dikelola oleh masyarakat melalui TPS-TPS yang tersebar di Kota Bogor, sehingga masyarakat dapat memiliki penghasilan,” pungkasnya.(Muhammad Irfan Ramadan)

Jangan Anggap Sepele! Ini Masalah yang Sering Terjadi pada Rem Parkir Mobil dan Cara Mengatasinya

0

Bogordaily.net – Bagi pemilik kendaraan roda empat, rem parkir menjadi salah satu komponen penting yang wajib selalu dalam kondisi optimal.

Fungsi utamanya bukan hanya menjaga mobil tetap diam saat parkir, tetapi juga membantu keamanan kendaraan ketika berada di jalan menanjak atau menurun.

Seiring perkembangan teknologi otomotif, kini terdapat dua jenis rem parkir yang umum digunakan pada mobil modern, yakni rem parkir elektris (electronic parking brake/EPB) dan rem parkir mekanikal dengan tuas manual.

Keduanya memiliki cara kerja berbeda, termasuk potensi kerusakan yang juga tidak sama.

Rem parkir elektris bekerja menggunakan bantuan komputer dan motor listrik yang mengatur pengereman pada roda belakang.

Sistem ini dinilai lebih praktis karena pengemudi cukup menekan tombol untuk mengaktifkan atau melepaskan rem parkir.

Namun di balik kepraktisannya, rem parkir elektris cukup rentan mengalami gangguan pada bagian sensor atau modul elektroniknya.

Kerusakan biasanya terjadi akibat terkena air saat mencuci kendaraan atau setelah mobil menerjang banjir sehingga memicu korsleting pada sistem kelistrikan.

Jika sensor atau modul mengalami kerusakan, biaya perbaikannya tidak murah. Bahkan pada beberapa mobil premium, harga modul rem parkir elektris bisa mencapai belasan juta rupiah.

Sementara itu, rem parkir mekanikal masih menggunakan kabel baja yang terhubung langsung dengan tuas rem tangan untuk mengoperasikan rem belakang. Jenis ini dikenal lebih sederhana dan mudah diperbaiki.

Meski begitu, rem parkir mekanikal juga memiliki masalah yang cukup sering ditemui, yakni tarikan rem tangan terasa semakin tinggi dan daya cengkeram rem menjadi kurang pakem.

Kondisi tersebut umumnya disebabkan kampas rem yang sudah mulai tipis atau kabel rem yang mulai kendur.

Penanganannya pun relatif sederhana. Pemilik kendaraan cukup melakukan penggantian kampas rem, baik menggunakan komponen OEM maupun aftermarket, lalu melakukan penyetelan ulang pada kabel rem agar tarikan kembali normal.

Agar rem parkir tetap awet dan bekerja maksimal, pemilik kendaraan juga disarankan melakukan pemeriksaan berkala, terutama setelah mobil digunakan menerjang banjir atau dipakai dalam perjalanan jauh.

Selain itu, hindari kebiasaan menarik rem parkir terlalu keras karena dapat mempercepat keausan kabel maupun komponen pengereman lainnya.

Dengan perawatan rutin, sistem rem parkir bisa tetap aman digunakan dan mengurangi risiko kerusakan yang lebih besar di kemudian hari.***