Saturday, 18 April 2026
Home Blog Page 742

Dinkes Tindaklanjuti Dugaan Keracunan Makanan Program MBG di Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor bergerak cepat menindaklanjuti laporan dugaan keracunan makanan yang dilaporkan pada Rabu (7/5/2025) sekitar pukul 12.00 WIB, yang diduga berasal dari konsumsi makanan MBG di lingkungan sekolah.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno, mengatakan bahwa Dinkes langsung melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE) untuk memastikan jumlah korban terdampak, serta melakukan pemeriksaan terhadap sampel makanan dan kondisi dapur penyedia makanan.

“Dari hasil penelusuran PE, kasus pertama terjadi pada pukul 15.00 kemarin, sehingga diduga disebabkan oleh makanan yang disajikan pada tanggal 6 Mei 2025. Berdasarkan data sementara yang dihimpun, tercatat 36 orang mengalami keluhan, sebagian besar berupa diare ringan, serta gejala lain seperti mual, muntah, dan demam,” ujar Retno, Rabu (7/5/2025).

Dari jumlah tersebut, 12 orang sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Saat ini, terdapat 5 orang yang masih dirawat inap di rumah sakit, sementara 7 orang telah mendapatkan pengobatan dan diperbolehkan pulang karena kondisinya membaik.

Adapun 24 orang lainnya yang tidak dirawat di rumah sakit telah diberikan obat sesuai gejala oleh dokter jaga Unit Kesehatan Sekolah (UKS) di Sekolah Bina Insani.

“Selanjutnya dilakukan pengambilan sampel makanan untuk diperiksa di laboratorium. Hasil pemeriksaan laboratorium diperkirakan akan keluar dalam beberapa hari ke depan,” ucapnya.

Saat ini, lanjut Retno, pemantauan juga dilakukan terhadap proses pengolahan makanan di dapur penyedia untuk memastikan keamanan pangan.

Dapur yang sama diketahui menyediakan 2.977 porsi makanan yang didistribusikan ke 13 sekolah.

“Hingga pukul 17.00 WIB pada tanggal 7 Mei 2025, belum ditemukan laporan adanya kasus dari sekolah lain,” terangnya.

Sesuai arahan Wali Kota Bogor, Dinas Kesehatan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk memantau 12 sekolah lainnya apabila terdapat kasus tambahan dan memastikan semua kasus ditangani dengan baik.

Dinas Kesehatan juga terus berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk melakukan pendataan tambahan terhadap kemungkinan pasien baru.

“Seluruh rumah sakit di wilayah Kota Bogor juga telah dikoordinasikan untuk bersiap menerima pasien tambahan jika ada kasus baru yang muncul,” jelasnya.

Selanjutnya, Dinas Kesehatan akan terus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, pihak sekolah, dan instansi terkait lainnya untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Secara umum, Dinas Kesehatan juga mengimbau kepada masyarakat agar dalam mengonsumsi makanan perlu memperhatikan proses mulai dari penyiapan hingga penyajian makanan.

“Jika ada keluhan setelah mengonsumsi makanan, maka dapat segera mengakses pelayanan kesehatan di Puskesmas terdekat atau Dinas Kesehatan melalui call center PSC 119,” tutur Retno

Sebagai informasi, pendampingan oleh Dinas Kesehatan Kota Bogor dalam penyelenggaraan MBG ini meliputi:

• Koordinasi dengan pihak sekolah untuk pengawasan makanan dan tata cara penyimpanan makanan yang baik hingga sampai ke siswa.
• Melakukan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) sesuai ketentuan.
• Melakukan Pelatihan Higiene Sanitasi Pangan (HSP) kepada pengelola dan penjamah pangan dengan menggunakan modul yang telah tersedia.
• Melakukan pengambilan dan pemeriksaan sampel lingkungan (air, makanan, usap alat, dan usap dubur).
• Memberikan penyuluhan dan mewajibkan pengelola untuk menyimpan sampel makanan hasil produksi selama 2 x 24 jam di dalam freezer.
• Memastikan semua tahapan proses pengolahan pangan sesuai standar keamanan pangan.
• Melakukan pembinaan dan pengawasan ke satuan pelayanan secara berkala.
Dalam kejadian ini, Dinas Kesehatan melakukan penyelidikan sumber kontaminasi, pengawasan fasilitas pengolahan makanan, serta penanganan dan pemantauan pasien.***

LAK DKI Jakarta Buka Posko Pengaduan Konsumen Apartemen Meikarta

0

Bogordaily.net – Terhitung sejak hari ini Rabu, 7 Mei 2025, pukul 10.00 WIB, Lembaga Advokasi Konsumen DKI Jakarta (LAK DKI Jakarta) telah resmi membuka Posko Pengaduan Konsumen Apartemen Meikarta.

Posko ini dimaksudkan untuk menampung aspirasi para konsumen yang telah melakukan pembelian lunas/mencicil unit Apartemen Meikarta akan tetapi belum mendapatkan unitnya hingga saat ini dari PT Mahkota Sentosa Utama selaku Developer.

Direktur Eksekutif LAK DKI Jakarta Zentoni menduga PT Mahkota Sentosa Utama selaku Developer Apartemen Meikarta yang tidak kunjung melakukan serah terima unit Apartemen Meikarta kepara konsumen adalah perbuatan wanprestasi atau ingkar janji sebagaimana diatur dalam Pasal 1238, 1243 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, yang menentukan bahwa:

Debitur dinyatakan lalai dengan surat perintah, atau dengan akta sejenis itu, atau berdasarkan kekuatan dari perikatan sendiri, yaitu bila perikatan ini mengakibatkan debitur harus dianggap lalai dengan lewatnya waktu yang ditentukan

Penggantian biaya, kerugian dan bunga karena tak dipenuhinya sutau perikatan mulai diwajibkan bila debitur walaupun telah dinyatakan lalai tetap lalai memenuhi perikatan itu atau jika sesuatu yang harus diberikan atau dilakukannya hanya dapat diberikan atau dilakukannya dalam waktu yang melampaui waktu yang ditentukan

Untuk itu Zentoni menghimbau kepada masyarakat luas selaku konsumen Apartemen Meikarta agar segera mendaftarkan diri ke Posko yang telah dibuka oleh Lembaga Advokasi Konsumen DKI Jakarta (LAK DKI Jakarta) dengan meghubungi hotline nomor 081317422079 yang beralamat kantor di Samesta East Point DGF-09 Jl. Sentra Primer Timur No. 6, Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur.

“Selanjutnya secara bersama-sama akan diajukan upaya hukum sesuai peraturan perundangan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tutup Zentoni. ***

Mafia Bola Inisial J dan P di PSSI yang Disebut Andre Rosiade Diserbu, Siapa Dia?

Bogordaily.net – Mafia Bola Inisial j dan P di PSSI heboh. Dugaan praktik mafia bola kembali menodai wajah sepak bola nasional.

Kali ini, tudingan tak main-main datang dari anggota DPR RI yang juga penasihat klub Semen Padang FC, Andre Rosiade.

Ia menyeret dua inisial yang disebut-sebut jadi aktor penting dalam dugaan pengaturan skor dan keputusan kontroversial di Liga 1 Indonesia: I dan P.

Dalam unggahan di akun Instagram-nya, Selasa, 6 Mei 2025, Andre membuka kotak Pandora. Ia menyebut masih ada “operator mafia” di tubuh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

“Hampir semua elite PSSI tahu ini,” tulis Andre. “Ditunggu aksi bersih-bersihnya Pak Erick Thohir.”

Andre tak sekadar menggugah opini. Ia mendesak Ketua Umum PSSI Erick Thohir untuk turun tangan.

Tak hanya Erick, staf khususnya, Arya Sinulingga, ikut disentil. Arya, kata Andre, adalah salah satu korban dari sepak terjang mafia bola, karena klub miliknya kerap menjadi pihak yang dirugikan dalam pertandingan.

Pernyataan Andre memicu gelombang spekulasi. Sosok berinisial J dan P kini jadi buruan publik.

Kolom komentar media sosial dipenuhi dugaan identitas keduanya, namun hingga kini belum ada klarifikasi dari pihak PSSI.

Kepada wartawan, Andre mengungkap dua laga yang mencurigakan.

Pertama, pertandingan antara PSS Sleman melawan PSM Makassar. Kedua, laga Semen Padang kontra PSIS Semarang.

Kedua pertandingan itu dipimpin oleh wasit yang sama dan, menurut Andre, hasilnya menimbulkan kekecewaan mendalam dari dua tim.

“Dua pertandingan ini bikin Semen Padang dan PSM kecewa dan protes,” kata Andre.

Kritiknya tak berhenti di situ. Andre sempat menyambangi kantor PT Liga Indonesia Baru (LIB), operator kompetisi, untuk menuntut penggunaan wasit asing di laga-laga krusial.

Ia juga menyerukan agar teknologi VAR tak menjadi alat pembenaran pengaturan hasil pertandingan.

“VAR itu digunakan untuk memberantas mafia. Jangan sampai VAR jadi mafia baru,” tegasnya.

Sorotan Andre terhadap mafia bola inisial j dan P menambah daftar panjang tudingan pengaturan skor yang tak kunjung usai.

Setiap musim, aroma busuk itu kembali tercium, terutama saat tim-tim papan bawah berjuang menghindari degradasi. “Pertarungan selamat dari degradasi ini jauh lebih dahsyat dari juara,” ujar Andre.

Dugaan mafia bola inisial j dan P mungkin belum terbukti, tetapi riaknya sudah terasa.

Dan, jika tudingan ini benar, maka sepak bola Indonesia menghadapi ancaman yang lebih besar dari sekadar kekalahan di lapangan: matinya kepercayaan publik.***

Naik atau Turun? Simak Harga Emas Antam di Pegadaian 8 Mei 2025

0

Bogordaily.net – Harga emas logam mulia (LM) Antam terkini yang dijual per gram oleh Pegadaian pagi ini per gram, Kamis 8 Mei 2025.

Antam tetap menyediakan berbagai ukuran berat emas mulai dari yang terkecil, yaitu 0,5 gram, hingga yang terbesar, 1.000 gram.

Harga Emas Antam Kamis 8 Mei 2025

Segini harga emas produksi Antam :

Harga emas Antam hari ini 0,5 gram: Rp 1.069.000
Harga emas Antam hari ini 1 gram: Rp 2.033.000
Harga emas Antam hari ini 2 gram: Rp 4.003.000
Harga emas Antam hari ini 3 gram: Rp 5.978.000
Harga emas Antam hari ini 5 gram: Rp 9.928.000
Harga emas Antam hari ini 10 gram: Rp 19.799.000
Harga emas Antam hari ini 25 gram: Rp 49.365.000
Harga emas Antam hari ini 50 gram: Rp 98.648.000
Harga emas Antam hari ini ini 100 gram: Rp 197.215.000
Harga emas Antam hari ini 250 gram: Rp 492.762.000
Harga emas Antam hari ini 500 gram: Rp 985.305.000
Harga emas Antam hari ini 1000 gram: Rp 1.970.568.000

Manfaat Beli Emas Logam Mulia

1. Nilainya Stabil

Salah satu hal yang membuat banyak orang berminat menabung emas yaitu karena nilai emas stabil.

Walaupun terkadang mengalami penurunan nilai, namun nilainya cenderung naik dari waktu ke waktu.

Harga yang stabil membuat banyak investor emas bisa mendapatkan keuntungan besar di masa yang akan datang.

2. Modal Awal Relatif Kecil

Sejauh ini mungkin banyak di antara kita yang mengira bahwa tabungan emas memerlukan modal awal yang besar. Padahal, menabung emas bisa dimulai dari nominal kecil.

Anda dapat menabung emas Antam mulai dari 0,01 gram dengan biaya fasilitas penitipan emas per tahun sebesar Rp30.000.

3. Likuiditas Tinggi

Keunggulan tabungan emas Antam lainnya yaitu likuiditasnya tinggi atau mudah dicairkan.

Anda dapat mencairkan tabungan emas dalam bentuk emas batangan atau uang tunai sesuai saldo gram emas yang dimiliki.

Lembaga penyedia tabungan emas ini biasanya menyediakan fasilitas buyback atau beli kembali emas.

Misalnya, saat Anda memiliki tabungan emas, Anda dapat menjualnya kembali dengan nominal minimal sesuai ketentuan yang berlaku.

4. Bisa Menjadi Jaminan Gadai

Ketika Anda membutuhkan uang dalam waktu cepat, namun tidak ingin menjual emas yang dimiliki.

Maka Anda bisa menjadikan emas tersebut sebagai jaminan. Hal ini dikarenakan, emas memiliki nilai ekonomis, sehingga dapat dijadikan sebagai jaminan.

Tak hanya itu, nilai gadai emas juga lebih tinggi dibandingkan barang lain karena harganya sudah diketahui pasti.

Dengan memilih gadai, emas yang dijadikan sebagai jaminan tidak akan berpindah kepemilikannya.

Emas tersebut tetap menjadi milik Anda dan saat ada uang lagi, Anda dapat menebus emas tersebut kembali.

Demikian update harga emas LM Antam per gram hari ini yang dijual Pegadaian Kamis, Kamis 8 Mei 2025***

Ramalan Cuaca Kamis 8 Mei 2025, Waspada Kota Bogor Hujan Lagi

0

Bogordaily.net – Ramalan cuaca dari BMKG untuk Kota Bogor sore hari ini, Kamis 8 Mei 2025 diperkirakan cerah berawan sepanjang hari.

Padahal, Kota Bogor yang dikenal dengan julukan Kota Hujan memang kerap kali mengalami perubahan cuaca yang cepat dan tak terduga.

Oleh karena itu, mengetahui kondisi cuaca secara akurat sangat penting agar aktivitas harian Anda tidak terganggu, baik saat berangkat kerja, sekolah, maupun beraktivitas di luar ruangan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis prakiraan cuaca khusus untuk wilayah Bogor dan sekitarnya. Hari ini Bogor diperkirakan berawan seharian.

Informasi ini mencakup prediksi suhu, kelembapan, potensi hujan, dan peringatan dini cuaca ekstrem jika ada.

Jadi, pastikan Anda menyimak ulasan lengkapnya agar bisa lebih waspada dan menyesuaikan rencana kegiatan Anda sepanjang hari ini.

Ramalan Cuaca Bogor Kamis 8 Mei 2025

Berikut adalah prakiraan cuaca lengkap di masing-masing wilayah Kota Bogor:

Bogor Selatan

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 22-29°C
Kelembapan: 67–97%

Bogor Timur

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 23-29 °C
Kelembapan: 66–97%

Bogor Tengah

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 23-30°C
Kelembapan: 63–96%

Bogor Barat

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 24–31 °C
Kelembapan: 63–96%

Bogor Utara

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 23-30°C
Kelembapan: 65–96%

Tanah Sareal

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 24–31 °C
Kelembapan:63–96%

Bagi Anda yang memiliki kegiatan di luar rumah, disarankan untuk selalu membawa perlengkapan seperti jas hujan atau payung.

Jangan lupa mengenakan pakaian hangat untuk menjaga tubuh tetap nyaman di suhu yang relatif sejuk.

Selain itu, konsumsi vitamin dan cukup istirahat sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh Anda di tengah cuaca yang basah dan lembap.

BMKG secara rutin menyediakan pembaruan cuaca untuk seluruh wilayah Indonesia, termasuk Kota Bogor.

Anda dapat memantau akun resmi media sosial BMKG di Instagram atau Twitter untuk mendapatkan informasi terkini tentang prakiraan cuaca, suhu, kecepatan angin, dan tingkat kelembapan udara.

Demikian ramalan cuaca Kota Bogor untuk Kamis 8 Mei 2025. Semoga informasi ini membantu Anda dalam merencanakan aktivitas harian dengan lebih baik.***

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara Dukung Langkah Tegas Bupati Rudy Susmanto Permudah Investasi

0

Bogordaily.net – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor, Sastra Winara, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas yang diambil Bupati Bogor, Rudy Susmanto, dalam mengatasi hambatan investasi dan menindak oknum yang menyulitkan investor di wilayahnya.

Sastra menilai kebijakan yang diterapkan oleh Bupati Rudy sangat tepat. Menurutnya, hal utama yang dibutuhkan oleh para investor adalah kepastian dan kenyamanan dalam berinvestasi.

“Kami mendukung penuh upaya pemerintah membuka ruang investasi seluas-luasnya di Kabupaten Bogor,” kata Sastra Winara, Rabu, 7 Mei 2025.

Ia juga mengimbau agar pemerintah daerah terus aktif mengajak investor dengan pendekatan yang meyakinkan. Hal ini dinilai penting, terutama mengingat tingginya angka pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dilaporkan oleh para buruh.

“Februari saja sudah hampir 15.000 buruh terkena PHK. Pemerintah daerah harus segera mencari solusi agar mereka bisa kembali bekerja. Salah satunya dengan mendorong masuknya investor ke Kabupaten Bogor,” jelasnya.

Sebelumnya, Bupati Bogor Rudy Susmanto telah menyampaikan komitmennya untuk mempermudah proses perizinan bagi para investor. Ia bahkan meminta para pelaku usaha untuk melapor langsung apabila menemui kendala di lapangan, khususnya yang berkaitan dengan birokrasi perizinan.

“Apabila ada kendala proses perizinan yang lama, datang dan sampaikan kepada kami. Kami pastikan prosesnya akan berjalan cepat dan optimal,” ujar Rudy Susmanto.

Lebih lanjut, ia menegaskan akan menindak tegas aparatur sipil negara (ASN) yang terbukti menghambat proses investasi. Ia menekankan pentingnya pelayanan prima demi menciptakan iklim investasi yang sehat di Kabupaten Bogor.

“Jika ada oknum ASN yang masih bermain dalam perizinan, kami tidak akan memberi toleransi. Iklim investasi harus dijaga, baik demi keberlangsungan usaha investor maupun keberlangsungan hidup para pekerja lokal,” ungkapnya.(Albin Pandita)

Soroti Kasus Keracunan Massal MBG, Rusli Prihatevy Pastikan DPRD Perketat Pengawasan

0

Bogordaily.net – Wakil Ketua I DPRD Kota Bogor, M. Rusli Prihatevy menyoroti perihal adanya indikasi kasus keracunan massal yang terjadi dari dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang berasal dari Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Bosowa Bina Insani, Tanah Sareal.

Rusli menyayangkan adanya kejadian ini dan menyampaikan rasa simpati dan prihatin kepada para korban. Ia pun menyampaikan bahwa DPRD Kota Bogor akan turun tangan mengawal dan mengawasi kasus ini.

“Sungguh disayangkan program yang sudah baik ini harus tercoreng dengan adanya kejadian ini. Kami dari DPRD akan ikut mengawal dan mengawasi kasus ini melalui Komisi IV,” kata Rusli, Rabu 7 Mei 2025

Ia pun berharap langkah taktis yang sudah diambil oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor dalam melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE) bisa mencari penyebab terjadinya keracunan massal.

Sebab, dalam menyiapkan MBG perlu diperhatikan bahan makanan mentah, kebersihan dapur, kebersihan alat makan sampai proses pengolahan dan pendistribusian.

Ia menilai, program yang sudah baik dan diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto harus bisa diterjemahkan dengan baik pula dalam pelaksanaannya.

“Tidak boleh terulang kembali hal seperti ini. Progam bagus harus di rasakan dan menjadi harapan tumbuh kembang anak anak sebagai generasi penerus bangsa,” jelas Rusli.

Berdasarkan informasi yang diterima oleh DPRD Kota Bogor, menjadi salah satu dapur yang pendistribusiannya disebar ke 13 sekolah dengan total 2.977 porsi makanan.

Berdasarkan data yang diterima, jumlah korban mencapai 36 orang dengan keluhan beragam, mulai dari mencret, pusing, muntah, demam, hingga sakit perut.

Saat ini, mereka yang terindikasi keracunan telah mendapatkan perawatan. Adapun yang dirawat inap sebanyak 5 orang, rawat jalan 7 orang, dan keluhan ringan 24 orang.

Adapun rincian pasien rawat inap adalah 2 siswa dan 3 guru dari TK Bina Insani. Sementara pasien rawat jalan terdiri dari 2 siswa dan 5 guru TK Bina Insani.

Sedangkan yang mengalami keluhan ringan berjumlah 24 orang, terdiri dari 5 murid SMP Bina Insani, 18 guru SMP Bina Insani, dan 1 office boy SMP Bina Insani.(Muhammad Irfan Ramadan)

Baru Seminggu Bertugas, Kapolsek Dramaga Gerebek Lokasi Pengoplosan Gas Ilegal

Bogordaily.net – Polsek Dramaga Polres Bogor berhasil mengungkap praktik pengoplosan gas ilegal di Di Kampung Cimoboran, Desa Sukawening, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor.

Penggerebekan ke lokasi pengoplosan gas ilegal dipimpin langsung Kapolsek Dramaga Iptu Desi Triana yang baru seminggu bertugas bersama Anggota Polsek Dramaga, pada Selasa 6 Mei 2025, pukul 16.30 WIB.

Dalam penggerebekan tersebut Polsek Dramaga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya tabung gas lpg ukuran 12 kg sebanyak 40 tabung, gas melon 3 kg sebanyak 88 tabung, gas 5 kg sebanyak 6 tabung, 7 alat suntik gas, timbangan, dan tutup segel gas 12 kg sebanyak 926.

Kapolsek Dramaga Iptu Desi Triana langsung mengamankan satu orang yang diduga pelaku pengoplosan gas ilegal  berikut barang bukti.

“Kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut berikut barang bukti yang diamankan semua sudah berada di Mako Polsek Dramaga,” katanya.

Dalam hal ini Polsek Dramaga menerapkan pasal 53 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi dengan ancaman hukuman pidana penjara paling Lama 6  Tahun, dan denda sebesar Rp60 miliar.

“Sampai saat ini masih dalam proses penyelidikan proses hukum lebih lanjut,” ujarnya.

Kapolsek Dramaga Iptu Desi menegaskan bahwa selama dirinya menjabat akan terus melakukan penertiban terkait adanya gangguan kamtibmas di wilayah Kecamatan Dramaga kabupaten Bogor demi ketertiban keamanan keamanan serta Kondusifitas bagi wilayah dan warga masyarakat.

Kegiatan yg di laksanakan mempunyai tujuan agar masyarakat merasakan kehadiran Polri dalam rangka memberi rasa aman kepada warga.

“Untuk warga ketika melihat atau mengetahui adanya suatu yang diduga Tindak Pidana agar jangan ragu untuk melaporkan kepada kami,” kata Desi.

Diharapkan juga dengan koordinasi yang baik, ketertiban dan keamanan masyakarat dapat terus dijaga dan setiap potensi kriminalitas dapat dicegah.

Sehingga segala pengaduan ketertiban lingkungan bisa diadukan melalui Desa, Babinsa atau Bhabinkamtibmas. Hal ini dilakukan untuk menjaga kekompakan bersama dalam keamanan dan kondisivitas di desa.***

Dinkes Bergerak Cepat Tindaklanjuti Dugaan Keracunan Makanan

0

Bogordaily.net – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor bergerak cepat menindaklanjuti laporan dugaan keracunan makanan yang dilaporkan pada Selasa 7 Mei 2025 sekitar pukul 12.00 WIB, yang diduga berasal dari konsumsi makanan MBG di lingkungan sekolah.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno, mengatakan bahwa Dinkes langsung melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE) untuk memastikan jumlah korban terdampak, serta melakukan pemeriksaan terhadap sampel makanan dan kondisi dapur penyedia makanan.

“Dari hasil penelusuran PE, kasus pertama terjadi pada pukul 15.00 kemarin, sehingga diduga disebabkan oleh makanan yang disajikan pada tanggal 6 Mei 2025. Berdasarkan data sementara yang dihimpun, tercatat 36 orang mengalami keluhan, sebagian besar berupa diare ringan, serta gejala lain seperti mual, muntah, dan demam,” ujarnya.

Dari jumlah tersebut, 12 orang sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Saat ini, terdapat 5 orang yang masih dirawat inap di rumah sakit, sementara 7 orang telah mendapatkan pengobatan dan diperbolehkan pulang karena kondisinya membaik.

Adapun 24 orang lainnya yang tidak dirawat di rumah sakit telah diberikan obat sesuai gejala oleh dokter jaga Unit Kesehatan Sekolah (UKS) di Sekolah Bina Insani.

“Selanjutnya dilakukan pengambilan sampel makanan untuk diperiksa di laboratorium. Hasil pemeriksaan laboratorium diperkirakan akan keluar dalam beberapa hari ke depan,” ucapnya.

Saat ini, lanjut Retno, pemantauan juga dilakukan terhadap proses pengolahan makanan di dapur penyedia untuk memastikan keamanan pangan.

Dapur yang sama diketahui menyediakan 2.977 porsi makanan yang didistribusikan ke 13 sekolah.

“Hingga pukul 17.00 WIB pada tanggal 7 Mei 2025, belum ditemukan laporan adanya kasus dari sekolah lain,” terangnya.

Sesuai arahan Wali Kota Bogor, Dinas Kesehatan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk memantau 12 sekolah lainnya apabila terdapat kasus tambahan dan memastikan semua kasus ditangani dengan baik.

Dinas Kesehatan juga terus berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk melakukan pendataan tambahan terhadap kemungkinan pasien baru.

“Seluruh rumah sakit di wilayah Kota Bogor juga telah dikoordinasikan untuk bersiap menerima pasien tambahan jika ada kasus baru yang muncul,” jelasnya.

Selanjutnya, Dinas Kesehatan akan terus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, pihak sekolah, dan instansi terkait lainnya untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Secara umum, Dinas Kesehatan juga mengimbau kepada masyarakat agar dalam mengonsumsi makanan perlu memperhatikan proses mulai dari penyiapan hingga penyajian makanan.

“Jika ada keluhan setelah mengonsumsi makanan, maka dapat segera mengakses pelayanan kesehatan di Puskesmas terdekat atau Dinas Kesehatan melalui call center PSC 119,” tutur Retno

Sebagai informasi, pendampingan oleh Dinas Kesehatan Kota Bogor dalam penyelenggaraan MBG ini meliputi:

  • Koordinasi dengan pihak sekolah untuk pengawasan makanan dan tata cara penyimpanan makanan yang baik hingga sampai ke siswa.
  • Melakukan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) sesuai ketentuan.
  • Melakukan Pelatihan Higiene Sanitasi Pangan (HSP) kepada pengelola dan penjamah pangan dengan menggunakan modul yang telah tersedia.
  • Melakukan pengambilan dan pemeriksaan sampel lingkungan (air, makanan, usap alat, dan usap dubur).
  • Memberikan penyuluhan dan mewajibkan pengelola untuk menyimpan sampel makanan hasil produksi selama 2 x 24 jam di dalam freezer.
  • Memastikan semua tahapan proses pengolahan pangan sesuai standar keamanan pangan.
  • Melakukan pembinaan dan pengawasan ke satuan pelayanan secara berkala.

Dalam kejadian ini, Dinas Kesehatan melakukan penyelidikan sumber kontaminasi, pengawasan fasilitas pengolahan makanan, serta penanganan dan pemantauan pasien.(Ibnu Galansa)

Dedie A Rachim Tindaklanjuti Indikasi Keracunan MBG di Bina Insani

Bogordaily.net – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor menerima laporan adanya indikasi keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) dari Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Bosowa Bina Insani, Sukadamai, Tanah Sareal.

Merespons hal tersebut, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, meminta Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) untuk segera memantau proses pemeriksaan sampel sisa makanan dari isi perut siswa, termasuk kemungkinan dari kebersihan nampan makan.

“Saya menekankan agar proses persiapan bahan dan pengolahan dilaksanakan secara aman, bersih, dan higienis,” ujar Dedie Rachim, Rabu (7/5/2025).

Selain itu, Dedie Rachim juga menegaskan agar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bina Insani lebih waspada dan berhati-hati serta menjaga kualitas sajian makanan bagi para siswa.

SPPG Bina Insani mengelola 13 sekolah dengan total 2.977 porsi makanan.

Berdasarkan data yang diterima, jumlah korban mencapai 36 orang dengan keluhan beragam, mulai dari mencret, pusing, muntah, demam, hingga sakit perut.

Saat ini, mereka yang terindikasi keracunan telah mendapatkan perawatan. Adapun yang dirawat inap sebanyak 5 orang, rawat jalan 7 orang, dan keluhan ringan 24 orang.

Adapun rincian pasien rawat inap adalah 2 siswa dan 3 guru dari TK Bina Insani.

Sementara pasien rawat jalan terdiri dari 2 siswa dan 5 guru TK Bina Insani.

Sedangkan yang mengalami keluhan ringan berjumlah 24 orang, terdiri dari 5 murid SMP Bina Insani, 18 guru SMP Bina Insani, dan 1 office boy SMP Bina Insani. ***