Saturday, 18 April 2026
Home Blog Page 741

RS Azra Bogor Tawarkan Paket Operasi Katarak Phacoemulsifikasi

0

Bogordaily.net – Rumah Sakit Azra Bogor kini menghadirkan layanan operasi katarak dengan teknologi phacoemulsifikasi melalui paket spesial seharga Rp 10.500.000.

Teknologi ini dikenal sebagai salah satu metode operasi katarak modern yang menggunakan sayatan kecil, sehingga minim trauma dan mempercepat proses pemulihan pasien.

Teknik phacoemulsifikasi memungkinkan prosedur dilakukan secara rawat jalan, tanpa perlu rawat inap.

Keunggulan lainnya, pasien dapat merasakan kenyamanan lebih berkat luka operasi yang kecil dan risiko komplikasi yang lebih rendah.

Paket ini berlaku untuk pasien dengan jaminan umum atau pribadi, sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut atau melakukan pendaftaran, dapat menghubungi RS Azra Bogor di nomor (0251) 8318456 atau 0813-8900-1234.

Tentang RS Azra

Rumah Sakit Azra awalnya merupakan klinik bersalin yang berdiri pada tahun 1982. Klinik tersebut diberi nama Klinik Bersalin Azra yang di dirikan oleh Dr. Hidayat Danukusumah, SpOG. Klinik Bersalin Azra ini terletak di Jalan Gunung Gede No. 3 Bogor yang mempunyai tujuan memberikan pelayanan kebidanan dan kandungan

Banyaknya permintaan dari pasien dan keluarga untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan selain dari pelayanan kebidanan dan kandungan, maka melalui proses pertimbangan yang matang didirikanlah Rumah Sakit Azra pada tanggal 6 April 1994.

Status badan usaha Rumah Sakit Azra berbentuk Yayasan. Lokasi Rumah Sakit Azra ini berada di pusat kota Bogor, sangat strategis dan mudah dijangkau oleh berbagai kalangan, tepatnya di Jalan Raya Pajajaran 219 – Bogor.

Pada periode 2000 – 2001 Rumah Sakit Azra melakukan pengembangan fasilitas rumah sakit dengan membangun gedung baru dan menata gedung lama serta membeli peralatan kesehatan yang memiliki teknologi lebih maju.

Sehingga Rumah Sakit Azra menjadi Rumah Sakit Swasta tipe C yang memiliki ruang umum dengan memiliki 105 tempat tidur ( bed ) yang terdiri dari beberapa tipe kelas.

Pada tahun 2002 kepemilikannya berubah menjadi perseroan terbatas yang bernama PT. ARTHASABENA PUTRA (PT ASP) maka dengan perubahan tersebut secara operasional Rumah Sakit Azra berubah menjadi rumah sakit yang bersifat umum dengan segala aktifitas dan kelengkapannya.***

Ibnu Galansa

Politisi PKS Dedi Mulyono Usulkan Raperda Khusus Judi Online di Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Anggota Komisi 1 DPRD Kota Bogor, Dedi Mulyono, mengambil langkah tegas terkait maraknya fenomena judi online.

Oleh karena itu DPRD Kota Bogor sedang menyusun usulan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) baru yang lebih komprehensif untuk menangani masalah judi online di Kota Bogor.

“Perlu ada instrumen hukum yang lebih kuat dan relevan dengan zaman. Perda lama belum menyentuh dimensi digital. Padahal saat ini perputaran uang judi online di Bogor sudah sangat mengkhawatirkan,” ujar Dedi, Kamis 8 Mei 2025

Diketahui, Perda Kota Bogor Nomor 11 Tahun 2005 tentang Pencegahan Permainan Judi masih menjadi regulasi utama dalam menangani perjudian di wilayah Kota Hujan.

Dalam Perda tersebut, ditetapkan bahwa segala bentuk permainan judi dilarang dan pelanggar dapat dikenakan sanksi kurungan paling lama enam bulan atau denda maksimal Rp50 juta.

Namun, menurut Dedi, regulasi ini sudah tidak cukup untuk menjawab tantangan zaman.

“Perda 2005 itu belum menyentuh judi online. Dulu belum ada smartphone dan situs-situs taruhan seperti sekarang. Modus judi juga makin canggih, bahkan melibatkan media sosial dan aplikasi chatting,” ungkap politisi Komisi 1 dari Fraksi PKS ini.

Kekhawatiran Dedi bukan tanpa alasan. Berdasarkan data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Kota Bogor menempati peringkat kedua tertinggi di Indonesia dalam hal perputaran uang judi online, dengan nilai transaksi mencapai Rp612 miliar sepanjang tahun 2023.

Sementara Kecamatan Bogor Selatan menjadi titik paling rawan dengan jumlah pelaku mencapai 3.720 orang dan nilai transaksi mencapai Rp349 miliar.

“Data ini jadi alarm bahaya. Kita tidak bisa lagi anggap remeh. Jika tidak ada intervensi serius, generasi muda kita bisa rusak masa depannya,” ujar Dedi dengan nada prihatin.

Melihat fenomena ini, Dedi mengusulkan agar Raperda yang akan diajukan mencakup tiga aspek utama.

Yaitu pencegahan, penindakan, dan rehabilitasi. Baginya, penanganan judol tidak cukup hanya dengan memblokir situs atau menindak pelaku, tetapi juga perlu edukasi sejak dini dan pendampingan bagi korban maupun keluarga terdampak.

“Anak-anak muda butuh literasi digital yang kuat, sekolah perlu kurikulum anti-judol, dan keluarga korban harus mendapat perlindungan. Jangan hanya pelaku yang disorot, tapi juga aspek sosialnya,” tegas Dedi.

Ia juga menyoroti pentingnya kerja sama multipihak, termasuk Diskominfo, Disdik, Satpol PP, kepolisian, tokoh masyarakat, hingga RT/RW.

“Kalau hanya dibebankan ke satu OPD, pasti tidak kuat. Butuh sinergi untuk menutup ruang tumbuhnya judi online,” tambahnya.

Selain Perda 2005, Kota Bogor juga telah mengeluarkan Surat Edaran Wali Kota Nomor 100.3.4/2901-Kesra pada 28 Juni 2024.

Surat ini melarang segala bentuk perjudian, baik konvensional maupun daring, dan meminta seluruh perangkat daerah hingga ketua RT dan RW ikut melakukan sosialisasi.

Namun menurut Dedi, surat edaran ini hanya bersifat imbauan, belum memiliki kekuatan hukum yang mengikat secara struktural.

“Ini saatnya Kota Bogor punya Perda khusus soal judol. Perda yang relevan, progresif, dan punya daya paksa. Kita harus melindungi masyarakat, terutama anak-anak dan pelajar, dari bahaya laten ini,” tandasnya.

Dedi menyatakan, ia akan segera mengajukan usulan Raperda tersebut ke Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Bogor agar bisa masuk dalam Prolegda ditahun mendatang.

“Ini bukan sekadar wacana, tapi ikhtiar nyata agar Bogor tidak jadi kota penghasil pecandu judi online. Kita harus bergerak cepat, sebelum terlambat,” pungkasnya.***

Muhammad Irfan Ramadan

RS Islam Bogor Hadirkan Layanan Home Service Lab, Cek Kesehatan Tanpa Antre

0

Bogordaily.net – Rumah Sakit (RS) Islam Bogor kini menghadirkan layanan home service lab, solusi praktis bagi masyarakat yang ingin melakukan pemeriksaan laboratorium tanpa harus datang ke rumah sakit.

Layanan ini sangat membantu terutama bagi pasien yang memiliki keterbatasan waktu atau kesulitan mobilitas.

Cukup dengan melakukan pemesanan, tim home service RS Islam Bogor akan datang langsung ke rumah pasien untuk melakukan pemeriksaan laboratorium.

Layanan ini berlaku dengan minimal biaya pemeriksaan sebesar Rp. 500.000.

Menariknya, RSIB memberikan kemudahan lebih dengan membebaskan biaya transportasi alias gratis ongkir.

Masyarakat hanya perlu menghubungi nomor 0899-8378-777 untuk melakukan reservasi layanan.

Pelayanan home servis lab tersedia setiap hari kerja mulai pukul 08:00 WIB hingga 16:00 WIB.

Program ini berlaku hingga 30 Mei 2025, dan ditujukan khusus untuk pasien umum sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Dengan adanya layanan ini, RS Islam Bogor berharap dapat memberikan kemudahan akses layanan kesehatan bagi masyarakat tanpa harus antre dan tanpa kerepotan.***

Ibnu Galansa

Sinar Mas Land Gelar Press Bonding, Paparkan Perkembangan Proyek di Kawasan Cibubur

0

Bogordaily.net – Sinar Mas Land menggelar kegiatan Press Bonding bersama rekan-rekan media dalam rangka memberikan pembaruan informasi seputar perkembangan proyek-proyeknya di kawasan Cibubur.

Acara tersebut berlangsung pada Kamis, 8 Mei 2025 di Meilia Golf Driving Range, Komplek Legenda Wisata, Jalan Transyogi Km. 6, Cibubur, Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

Acara ini dilakukan untuk silaturahmi sekaligus penyampaian informasi terkini mengenai proyek-proyek hunian yang dikembangkan Sinar Mas Land di kawasan Cibubur.

Rangkaian kegiatan meliputi sesi pemaparan update proyek, fun golf & networking, pembagian doorprize, serta makan siang bersama.

Salah satu proyek unggulan yang diperkenalkan dalam acara ini adalah Legenda Wisata, sebuah kawasan hunian modern yang dirancang untuk memberikan kenyamanan, kualitas hidup yang baik, serta aksesibilitas tinggi bagi para penghuninya.

Sinar Mas Land Gelar Press Bonding, Paparkan Perkembangan Proyek di Kawasan Cibubur

Dengan desain elegan dan fungsional, Legenda Wisata hadir sebagai solusi hunian yang sesuai untuk berbagai kalangan.

Berada di lokasi strategis, Legenda Wisata memiliki akses langsung ke jalan utama dan transportasi publik, termasuk bus, LRT, serta konektivitas yang baik ke jalan tol.

Hal ini memberikan kemudahan mobilitas menuju pusat kota maupun wilayah sekitarnya.

Fasilitas yang ditawarkan juga sangat lengkap, mulai dari taman lanskap, area bermain anak, jalur jogging, clubhouse, hingga kolam renang.

Untuk keamanan, kawasan ini dilengkapi sistem keamanan 24 jam, pos penjagaan, dan CCTV.

Tipe hunian yang tersedia sangat beragam, mulai dari rumah 2 lantai, ruko boulevard dan kavling memberikan fleksibilitas pilihan sesuai kebutuhan calon penghuni.

Ditambah lagi dengan keberadaan fasilitas publik di sekitar kawasan seperti pusat perbelanjaan, sekolah, rumah sakit, serta area hiburan dan rekreasi, membuat Legenda Wisata semakin menarik sebagai tempat tinggal ideal.

Melalui kegiatan ini, Sinar Mas Land berharap dapat terus mempererat hubungan dengan media serta memperkenalkan lebih luas komitmen perusahaan dalam menyediakan hunian berkualitas di kawasan yang terus berkembang seperti Cibubur.***

Ibnu Galansa

Bupati Bogor Rudy Susmanto Pimpin Panen Raya di Leuwisadeng, Dorong Swasembada Pangan

Bogordaily.net – Hari ini Kamis pagi, 8 Mei 2025 bukan hari biasa, Bupati Bogor Rudy Susmanto memimpin Panen Raya di Leuwisadeng.

Mentari belum terlalu tinggi ketika sawah-sawah di Desa Sibanteng, Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, mulai ramai.

Tapi bukan karena tikus sawah. Bukan pula karena burung pipit. Kali ini yang datang: Bupati, Wakil Bupati, Danrem, Danlanud, hingga para kepala dinas.

Semuanya turun ke lumpur. Semua menunduk ke batang padi. Semua sepakat melaksanakan Panen Raya di Leuwisadeng.

Rudy Susmanto, sang Bupati, tak sendiri. Di sisinya berdiri sosok yang akrab dipanggil Jaro Ade— sang Wakil Bupati.

Mereka berjalan pelan di pematang. Memandang ke hamparan hijau menguning.

Sekitar 50 hektare lahan padi siap dipanen. Tapi ini bukan sekadar panen. Ini simbol. Ini pernyataan.

Ini semacam deklarasi diam: bahwa sawah-sawah itu akan tetap sawah. Bahwa petani-petani itu tidak sendiri.

“Saya terharu,” ujar Rudy.

Mungkin karena lumpur di kakinya mengingatkannya bahwa kekuasaan yang benar bukan soal berdiri di podium, tapi soal berjalan di pematang.

Di tengah panen raya di Leuwisadeng itu, Rudy bicara tentang masa depan. Tentang swasembada.

Tentang harga gabah yang dijamin Rp6.500. Tentang irigasi yang harus mengalir tanpa korupsi. Tentang pupuk yang tak boleh sekadar jadi angka subsidi.

“Kita harus lindungi para petani,” tegasnya. Ia tak sedang berkampanye. Ia sedang memungut harapan yang lama jatuh di lumpur sawah.

Leuwisadeng, kata Rudy, punya potensi luar biasa. Bukan hanya lahannya, tapi juga semangat manusianya. Sawahnya luas, dan penataannya rapi.

Tapi semua itu tak cukup. Karena menurutnya, penyuluh di lapangan masih kurang. Dan bukan cuma penyuluh pertanian. Perikanan dan peternakan pun sama.

Padahal, penyuluh adalah ujung tombak. Mereka ini para guru di tanah-tanah basah, guru yang tak berdiri di depan kelas, tapi di bawah matahari.

Makanya, Pemkab Bogor akan menyiapkan generasi baru penyuluh. Bukan cuma lewat rekrutmen. Tapi lewat panggilan. Panggilan untuk kembali ke sawah. Ke kolam. Ke kandang. Di situlah masa depan bangsa ini.

Karena kekuatan sebuah bangsa tidak hanya ditentukan oleh gedung-gedung tinggi atau mobil listrik.

Tapi oleh kemampuan bangsa itu memberi makan dirinya sendiri. Dan panen raya di Leuwisadeng Bogor adalah pengingat.***

Bupati Bogor Alihkan Kendaraan Dinas Jimny Tahun Pengadaan 2023 untuk Patroli dan Peningkatan Layanan Publik   

Bogordaily.net – Bupati Bogor Rudy Susmanto telah melakukan optimalisasi sejumlah kendaraan operasional dinas milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Bogor yang merupakan hasil pengadaan tahun anggaran 2023 untuk beberapa Perangkat Daerah.

Sebelumnya ramai dimedia sosial membicarakan kabar bahwa Pemkab Bogor membeli mobil dinas baru berupa Suzuki Jimny. Rudy membantah kabar tersebut. Menurutnya, Pemkab hanya memiliki enam unit Jimny tiga pintu yang dibeli pada 2023.

Adapum, enam unit Jimny tersebut akan dialihfungsikan untuk patroli Satpol PP, Dishub, taman DPKPP, Stadion Pakansari, sosialisasi Command Center 112, serta untuk BPBD atau Damkar.

“Saat apel kendaraan di Pakansari, saya baru tahu ada mobil Jimny. Itu bukan pengadaan baru, pajaknya habis 2028. Maka saya tarik dan jadikan mobil patroli,” kata Rudy.

Langkah ini dilakukan guna menunjang tugas-tugas lapangan yang berorientasi pada keamanan dan kenyamanan masyarakat Kabupaten Bogor.

“Di tengah efisiensi anggaran, tidak memungkinkan dilakukan pengadaan kendaraan baru. Maka kami mengoptimalkan kendaraan yang sudah ada agar lebih tepat guna dan mendukung kegiatan operasional lapangan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, optimalisasi ini juga merupakan bagian dari penataan kendaraan dinas di seluruh SKPD, dalam rangka mendukung pencapaian target Monitoring Center for Prevention (MCP) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Salah satu fokusnya adalah penertiban penggunaan Barang Milik Daerah (BMD), termasuk kendaraan dinas dan pajak kendaraan bermotor, sesuai dengan program yang dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Lanjut Bupati Bogor bahwa penataan kendaraan operasional ini telah diperkuat melalui Surat Keputusan Bupati Bogor tentang status penggunaan dan pemanfaatan BMD. Kebijakan ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor untuk mengelola aset daerah secara transparan, efektif, dan efisien.

Kendaraan yang sebelumnya digunakan oleh DPUPR kini dimanfaatkan untuk mendukung patroli keamanan dan kegiatan lapangan lainnya oleh SKPD yang lebih membutuhkan.

Dengan kebijakan ini, Pemerintah Kabupaten Bogor menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan publik yang responsif, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.***

Albin Pandita

Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kepulauan Riau Jadi Kemandirian Ekonomi Berbasis Potensi Lokal

0

Bogordaily.net – Kementerian Koperasi (Kemenkop) memastikan percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih di seluruh wilayah Indonesia, menjadi langkah awal yang sangat penting dalam membangun sistem ekonomi masyarakat yang lebih berdaulat, adil, dan berbasis potensi lokal.

Kemenkop secara intens telah menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) dengan berbagai Pemerintah Daerah terkait Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, salah satunya hari ini bersama Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi mengatakan, upaya ini menjadi harapan besar, agar setiap desa kelurahan di Kepri menjadi sumber kekuatan ekonomi yang mandiri dan berkelanjutan. “Kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Gubernur Kepri, beserta para Bupati, Walikota dan Kepala Desa Se-Provinsi Kepri, atas komitmen yang luar biasa dalam mendukung terbentuknya Kopdes/kel Merah Putih di seluruh penjuru provinsi Kepri,” ucapnya dalam Rapat Koordinasi Daerah Percepatan Pembentukan Kopdes/kel Merah Putih di Provinsi Kepri, secara daring, Kamis (8/5/2025).

Kemenkop memberikan komitmen dukungan terhadap pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Provinsi Kepri. Baik itu dukungan atas biaya akta notaris, kerja sama dengan 15 perguruan tinggi dalam pendampingan dan pemberdayaan koperasi desa/kelurahan merah putih, hingga insentif bagi koperasi desa yang menjalankan usahanya dengan baik.

“Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang sedang kita rintis bersama ini, adalah bagian dari upaya besar untuk menghadirkan keadilan sosial melalui penguatan kelembagaan ekonomi rakyat. Dalam rangka mencapai hal tersebut, maka koperasi harus dikelola secara profesional,” ujarnya.

Serta dijalankan berdasarkan prinsip dan nilai koperasi, seperti kekeluargaan, kemandirian, dan keadilan. Maupun didorong untuk tumbuh menjadi lembaga ekonomi yang tangguh dan mandiri. Tak hanya itu, beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam pengembangan koperasi desa/kelurahan merah putih ini meliputi, partisipasi warga desa atas koperasi desanya, warga desa harus mempunyai rasa memiliki atas koperasi desa yang dibentuk, sehingga akan meningkatkan partisipasi.

Pengurus dan pengelola koperasi yang berkompeten dan amanah dalam menjalankan usaha koperasi. “Jangan sampai, ketua atau pengurus koperasinya untung duluan, anggotanya malah tidak memiliki apa-apa,” kata Menkop.

Selanjutnya, penting untuk pemanfaatan digitalisasi dalam pengelolaan koperasi desa/kelurahan merah putih agar transparan dan terkoneksi dalam sebuah jaringan kerja sama yang kuat antar koperasi.

Menkop meyakini, dengan sinergi dan gotong royong dari semua pihak, Kopdes/Kel Merah Putih dapat segera terbentuk di seluruh desa kelurahan, dan menjadi tonggak kebangkitan ekonomi rakyat indonesia.

Ia menuturkan, saat ini menjadi momentum kebangkitan koperasi sebuah ekonomi konstitusi yang telah dicanangkan oleh para pendiri bangsa, sebagai ekonomi yang paling sesuai untuk masyarakat Indonesia.

Menkop juga berharap, agar Kepri menjadi pelopor/lokomotif terutama bagi Kopdes/kel Merah Putih berbasis nelayan. Mengingat, Kepri memiliki sumber daya laut dan potensi desa perikanan laut seperti yang ada di Natuna, Anambas dan lainnya. “Kami harap ada percontohan dan model Kopdes/kel Merah Putih berbasis agromaritim di Kepri, sehingga menjadi contoh bagi daerah lain yang memiliki kondisi geografis yang sama,” harapnya.

Menkop menambahkan dengan begitu, kemiskinan ekstrim sebanyak 3,1 juta jiwa bisa dituntaskan melalui garapan Kopdes/kel Merah Putih. Menjadi solusi, jawaban bagaimana ekonomi dikelola dari bawah.“Maka dari itu, gerakan besar ini membutuhkan kerja sama partisipasi dari seluruh komponen. Kami menyerukan hilangkan ego sektoral terutama di lintas kementerian dan dinas, sebagaimana koperasi dibangun atas azas gotong-royong,” pintanya.

Di kesempatan yang sama, Gubernur Pemprov Kepri Ansar Ahmad menuturkan, melalui Inpres No 9 tahun 2025, seluruh daerah di Provinsi Kepri diwajibkan untuk memberikan dukungan yang cepat dalam pembentukan Koperasi Merah Putih di tingkat desa dan kelurahan.

“Kolaborasi antara Pemerintah Daerah, notaris, dan berbagai pihak terlibat menjadi kunci sukses dalam memfasilitasi pendirian koperasi lokal,” katanya.

Diketahui, dukungan Pemprov Kepri juga dibuktikan dengan disiapkannya tenaga pendamping penyuluh, 35 notaris memberikan pelayanan, serta anggaran hingga Rp2,25 miliar. Termasuk disediakan insentif sebesar Rp200 juta untuk masing-masing lima koperasi masif yang memiliki dampak multiplier effect bagi masyarakat.

Ansar melanjutkan, potensi maritim dan pariwisata yang melimpah di Kepri, menjadi fokus utama pengembangan koperasi ke depan. “Kita punya 2.408 pulau, dan 394 pulau berpenghuni. Sebagian pulau sudah termanfaatkan secara optimal untuk pengembangan pariwisata, industri, dan lainnya. Maka potensi-potensi ini tentunya menjadi bagian dari core bisnisnya para koperasi ke depan,” katanya.

Ia berharap, rapat koordinasi yang intensif antara Pemerintah Pusat dan Daerah menjadi kunci dalam mewujudkan visi koperasi sebagai kekuatan ekonomi rakyat. ***

Upaya Atasi Gelombang PHK di Kabupaten Bogor, Plt Kadisnaker Optimalkan Fungsi BLK

Bogordaily.net – Dalam upaya menghadapi potensi gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) menyiapkan berbagai program pelatihan untuk meningkatkan keterampilan pencari kerja.

Diketahui, Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan bahwa sejak bulan Januari sudah 15 ribu buruh di Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan 14 ribu buruh tidak diperpanjang kontrak.

Plt Kepala Disnaker Kabupaten Bogor, Nana Mulyana, menjelaskan bahwa, pihaknya telah mengoptimalkan fungsi Balai Latihan Kerja (BLK) sebagai pusat peningkatan kompetensi masyarakat.

Upaya ini diharapkan mampu menekan angka pengangguran serta memperkuat daya saing tenaga kerja lokal di tengah tantangan ekonomi.

“Untuk BLK yang kita miliki sementara ada di Desa Tonjong, kecamatan Tajurhalang. Ada 6 kejuruan yang kita lakukan secara MTU (Modul Training Unit) itu kita yang datang ke lokasi, sesuai dengan proposal masyarakat yang masuk,” kata Nana Mulyana kepada wartawan, Kamis 8 Mei 2025.

Kemudian, ia menegaskan bahwa persoalan lapangan kerja tidak bisa hanya dibebankan kepada Disnaker. Menurutnya, perlu adanya kerja sama lintas sektor untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif.

“Semua pihak yang berkepentingan harus mendukung iklim investasi. Saat datang ke kabupaten bogor baik yang sudah terjaga maupun belum bisa dilakukan secara simultan bersama-sama,” jelasnya.

Lebih lanjut, pelatihan kerja yang dilakukan mencakup berbagai bidang seperti otomotif, pengelasan, menjahit, hingga perhotelan. Program ini juga menjadi bagian dari hasil Musrenbang dan aspirasi masyarakat.

“BLK itu ada yang program musrenbang atau dari aspirasi, yang lebih penting karena luasnya wilayah tersebut, bagaimana menjadi lokasi fokus (lokus) masyarakat,” ungkap Nana.***

Albin Pandita

Rekomendasi Makanan Yang Rasanya Amazing, Rating 5 GTV Siap Kasih List Kuliner Yang Chef Approved!

0

Bogordaily.net – Rekomendasi kuliner emang banyak beterbaran, tapi yang pasti chef approved emang ada? Jelas ada, setiap Senin sampai Jumat, pukul 14.30 WIB, GTV punya “Rating 5” Program kuliner terbaru ini bakal kasih kamu rekomendasi makanan dari yang viral sampai hidden gem rekomendasi dari para chef hits jebolan kompetisi masak terbesar di Indonesia.

Bareng Claudia Andhara dan Tiwi, bukan sekadar mencicipi makanan viral, tapi juga mengulik kuliner khas, hidden gem, sampai cara masaknya langsung dari dapurnya.

Banyak cerita seru dari beberapa episode kedepan seperti saat Tiwi dan Chef Jerry mencicipi Mie Aceh rebus yang menggugah selera dengan kuah kental dengan aroma rempah yang tajam. Di sini Chef Jerry menjelaskan, rahasianya terletak pada dua jenis kapulaga yang jadi ciri khas bumbu Aceh.

Lanjut ke yang manis-manis, saat Audi dan Chef Jerry mencoba Sop Duren Almond. Menurut Chef Jerry, daging duriannya dibekukan dan dibentuk kotak-kotak, menghasilkan tekstur yang unik saat disantap.

Tak ketinggalan, pizza dengan keju setengah kilo juga jadi sorotan. Di episode ini Audi dan Chef Jerry sampai takjub melihat ketebalan keju yang dua kali lipat dari rotinya. Chef Jerry juga menjelaskan, roti pizzanya menggunakan adonan sourdough yang difermentasi selama 48 jam, membuatnya lebih sehat dan punya cita rasa khas.

Masih banyak menu unik lainnya yang hadir di Rating 5. Dari Kembang Tahu khas Pontianak dengan kuah susu dan sari kacang hijau, Mie Kangkung dengan cita rasa ebi dalam kuahnya, hingga Ketupat Doclang khas Bogor. Rekomendasi di Rating 5 dijamin bikin kamu punya banyak rekomendasi kuliner lezat!

Jangan sampai kelewatan sajian seru dari Rating 5, setiap Senin sampai Jumat pukul 14.30 WIB hanya di GTV. Supaya tayangan kamu lancar, pastikan untuk scan ulang kanal digital GTV di rumahmu.

Kalau masih ada kendala, langsung hubungi Layanan Solusi TV Digital di 0856-9003-900 (chat only, Senin–Jumat pukul 09.00–18.00 WIB). Jangan lupa follow @officialgtvid untuk update kuliner seru lainnya! ***

Berhasil Ditangkap, Anak Kades Klapanunggal Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan 

Bogordaily.net – Anak Kepala Desa atau Kades Klapanunggal Lr (26) ditetapkan sebagai tersangka kasus penganiayaan setelah memukul seorang pemuda hingga mengalami luka sobek dan memar di bagian wajah, pada Rabu 7 Mei 2025.

Adapun, penetapan status tersangka dilakukan oleh Polsek Klapanunggal kurang dari sepekan setelah korban melaporkan kejadian tersebut.

Kapolsek Klapanunggal, AKP Silfi Adi Putri, membenarkan bahwa tersangka adalah Lr (26), warga Desa Klapanunggal, yang juga merupakan anak dari salah satu kepala desa di wilayah tersebut.

Ia diduga memukul korban, MWM (27), menggunakan tangan kosong di bagian kepala saat berada di Kampung Tegal, Desa Kembang Kuning, pada Senin malam, 28 April 2025.

“Korban mengalami luka sobek pada pelipis kiri dan memar di pelipis kanan, kemudian menjalani pengobatan di RSIA Kenari Graha Medika. Korban baru melapor keesokan harinya, tanggal 30 April,” kata AKP Silfi, dalam keteranganya Kamis 8 Mei 2025.

Kemudian, setelah melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan gelar perkara, Polsek Klapanunggal pada hari Senin , 5 Mei 2025 menetapkan Lr (26) sebagai tersangka dan melakukan penahanan di Rutan Polsek Klapanunggal.

Ia dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

“Kami tetap menjalankan proses sesuai prosedur, sambil menunggu petunjuk lebih lanjut terkait masalah pengajuan permohonan Restorative Justice yg telah diajukan oleh Pelapor yg juga merupakan korban,” ungkapnya.***

Albin Pandita