Home Blog Page 753

5 Cara Merawat Spidometer Digital Motor agar Tidak Rusak dan Blank

0

Bogordaily.net – Motor keluaran terbaru saat ini telah dibekali dengan teknologi panel spidometer digital berbasis layar LCD (Liquid Crystal Display). Berikut cara merawat spidometer digital agar tidak mudah rusak.

Panel ini memberikan informasi yang jauh lebih lengkap dan modern dibandingkan spidometer analog konvensional.

Tak sekadar menampilkan kecepatan kendaraan, spidometer digital motor kini juga dilengkapi fitur seperti tachometer, odometer, posisi gigi, jam digital, indikator bahan bakar, konsumsi bahan bakar rata-rata, hingga pengingat penggantian oli.

Tak sekadar menampilkan kecepatan kendaraan, spidometer digital motor kini juga dilengkapi fitur seperti tachometer, odometer, posisi gigi, jam digital, indikator bahan bakar, konsumsi bahan bakar rata-rata, hingga pengingat penggantian oli.

Namun, di balik kecanggihannya, panel digital ini juga memiliki sejumlah kelemahan yang bisa memengaruhi kenyamanan berkendara jika tidak dirawat dengan baik.

Tips Merawat Spidometer Digital agar Tetap Awet dan Jelas

Agar spidometer digital motor tetap berfungsi optimal dan tidak cepat rusak, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan pemilik kendaraan:

1. Jaga Kebersihan Layar Secara Rutin

Panel digital motor harus dijaga dari debu dan kotoran yang menempel. Gunakan kain lembut saat membersihkannya untuk menghindari goresan pada permukaan kaca atau mika pelindung.

2. Hindari Retakan Mika

Retakan kecil pada mika bisa membuat embun masuk ke dalam panel, terutama saat motor terkena hujan atau parkir di tempat lembap. Jika sudah muncul embun, visibilitas layar akan terganggu.

3. Lindungi dari Paparan Matahari Langsung

Paparan sinar matahari secara terus-menerus bisa menyebabkan sunburn pada layar spidometer digital, menjadikannya gelap atau bahkan tidak terbaca. Solusinya, parkir motor di tempat teduh atau gunakan cover tambahan.

4. Gunakan Lapisan Film Pelindung

Pengguna bisa menambahkan plastik film seperti yang biasa digunakan pada kaca mobil. Pilih film dengan tingkat kegelapan 20–30 persen, warna bisa disesuaikan seperti biru, hijau, atau abu gelap—yang penting tampilan tetap jelas.

5. Perhatikan Kondisi Aki Motor

Tegangan aki yang lemah atau rusak bisa menjadi penyebab utama layar spidometer berkedip atau blank total. Pastikan melakukan pengecekan tegangan aki secara berkala dan segera lakukan penggantian jika ditemukan penurunan performa.

Teknologi spidometer digital pada motor memang menawarkan kenyamanan dan kepraktisan, tetapi juga memerlukan perhatian ekstra dalam hal perawatan.

Dengan perawatan sederhana dan pengecekan berkala, pengguna dapat memperpanjang usia pakai panel digital dan menjaga fungsinya tetap maksimal.

Bagi pengguna motor modern, memahami cara merawat spidometer digital menjadi hal penting demi kenyamanan dan keselamatan berkendara setiap hari.

 

Pentil Ban Mobil Bisa Bikin Kempis Diam-Diam, Ini Ciri-Ciri Kerusakannya!

0

Bogordaily.net – Pemilik mobil bekas dengan jam terbang tinggi wajib waspada terhadap kondisi pentil ban. Meski terlihat sepele, komponen kecil ini bisa jadi penyebab utama ban mobil kempis mendadak di jalan.

Kerusakan pada pentil ban mobil sering kali luput dari perhatian. Padahal, kondisi karet pentil yang sudah getas dan retak bisa menyebabkan angin di dalam ban perlahan keluar, hingga ban menjadi kempis lebih cepat dari biasanya.

Ciri Pentil Ban Rusak

Ciri-ciri pentil ban yang mulai rusak antara lain:

  • Karet pentil terlihat pecah-pecah atau retak halus
  • Terdapat retakan di sekitar badan pentil
  • Elastisitas karet menurun drastis, tidak mampu lagi menahan tekanan angin

Jika menemukan salah satu tanda di atas, sebaiknya segera mengganti pentil ban dengan yang baru.

Apalagi jika mobil sering digunakan menempuh jarak jauh atau melewati medan berat.

Disarankan juga untuk mengganti pentil ban bersamaan saat mengganti ban baru, agar performa ban tetap maksimal dan meminimalkan risiko kempis mendadak saat berkendara.

Soal biaya, harga pentil ban cukup terjangkau, hanya sekitar Rp15 ribuan saja per buah. Dengan mengganti secara rutin, kamu bisa berkendara dengan lebih aman dan nyaman.***

Kondisi Kos Diplomat Arya Daru Pangayunan, Ditemukan Meninggal dengan Kepala Terlilit Lakban di Menteng

0

Bogordaily.net – Publik dikejutkan oleh penemuan jenazah seorang diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemnlu) Republik Indonesia, Arya Daru Pangayunan (39) di kamar kosnya kawasan Menteng, Jakarta Pusat, dalam kondisi tragis dengan kepala terbungkus lakban.

Peristiwa yang terjadi pada Selasa, 8 Juli 2025 itu kini menjadi sorotan luas masyarakat dan menimbulkan banyak tanda tanya. Polisi hingga saat ini belum menetapkan penyebab pasti kematian diplomat asal Sleman, Yogyakarta itu.

Ditemukan Tak Bernyawa di Kosan Menteng

Jenazah ADP ditemukan tak bernyawa di kamar kosnya yang berada di kawasan elite Jalan Gondangdia Kecil, Menteng. Kamar yang ia tempati berada di lorong sisi kiri bangunan kos, dekat dengan ruang makan yang biasanya digunakan oleh penghuni yang tinggal bersama keluarga.

Sementara itu, sisi kanan bangunan dihuni oleh para penyewa yang tinggal sendiri. Struktur kos sendiri bergaya bangunan lama dengan total sembilan kamar, namun dilengkapi dengan sistem keamanan modern.

Bangunan ini memiliki akses masuk menggunakan kartu tap dan kamera CCTV yang tersebar di berbagai sudut, termasuk area pintu masuk dan lorong utama.

Kondisi Kamar Kos Diplomat ADP

Dilansir dari Metrotv, menunjukkan garis polisi telah dipasang mengitari kamar korban. Pintu dan jendela kamar korban tertutup rapat, menambah suasana mencekam di sekitar lokasi.

Menurut beberapa penghuni lain, tak terdengar suara mencurigakan atau aktivitas yang janggal dari kamar korban sebelum jenazah ditemukan.

Beberapa petugas keamanan terlihat berjaga ketat di bagian depan rumah kos tersebut. Mereka enggan memberikan banyak informasi kepada awak media yang mencoba menggali keterangan lebih lanjut.

Hingga Rabu, 9 Juli 2025 pagi, pihak Polsek Menteng belum merilis hasil resmi olah tempat kejadian perkara (TKP) maupun dugaan penyebab kematian ADP.

Sebelumnya, pihak keluarga menyebut kondisi jenazah ADP saat ditemukan cukup mengkhawatirkan. Kepala korban dililit lakban, sebuah detail yang kemudian viral di media sosial dan memicu spekulasi tentang kemungkinan adanya unsur tindak kekerasan.

Kapolsek Menteng dijadwalkan melakukan peninjauan langsung ke lokasi kejadian pada pagi hari ini. Namun hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih belum mengeluarkan keterangan resmi mengenai dugaan motif atau pelaku, serta belum menyampaikan apakah ada barang-barang korban yang hilang.

Siapa Arya Daru Pangayunan?

Korban diketahui bernama lengkap Arya Daru Pangayunan, seorang diplomat fungsional muda di Kementerian Luar Negeri RI. Ia dikenal sebagai sosok berprestasi dengan rekam jejak karier yang cemerlang.

Arya merupakan alumni Universitas Gadjah Mada (UGM), jurusan Ilmu Politik dan Hubungan Internasional, yang kemudian memulai karier di Kemlu dan sempat ditugaskan di Kedutaan Besar RI di Myanmar, serta Kedubes RI di Dili, Timor Leste pada periode 2018–2020.

Kepergian mendadak di usia produktif ini meninggalkan duka mendalam di kalangan rekan kerja, sahabat, dan keluarga.

Marak Curanmor di Ciomas, Pelaku Nyaris Dibakar Massa

0

Bogordaily.net – Aksi pencurian sepeda motor (curanmor) di wilayah Gang Sawah Cimanglid, Desa Ciapus, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, nyaris berakhir tragis.

Seorang pria tertangkap basah saat mencoba mencuri motor, hingga membuat warga sekitar naik pitam dan nyaris menghakimi pelaku di tempat.

Kejadian tersebut berlangsung pada waktu magrib, ketika suasana di permukiman sedang ramai oleh aktivitas warga.

Pelaku yang diduga hendak membawa kabur motor warga dipergoki langsung oleh pemilik atau warga sekitar.

Tanpa pikir panjang, pelaku langsung ditangkap dan digiring ke pinggir jalan.

Emosi warga yang memuncak membuat suasana nyaris tak terkendali. Pelaku hampir dibakar hidup-hidup oleh massa yang geram, namun situasi berhasil diredam berkat kehadiran petugas keamanan yang datang tepat waktu dan mengamankan pelaku.

Peristiwa ini menambah kekhawatiran warga terkait maraknya pencurian motor di kawasan Ciomas dan sekitarnya.

Dalam beberapa hari terakhir, warga menyebut telah terjadi beberapa kasus serupa, bahkan salah satu pelaku disebut sempat lolos saat kejadian lain.

Tanggapan Netizen

“Deket rumah pisan ieu mah magrib-magrib, yang satu lagi lolos malingnya,” tulis seorang netizen.

“Kemarin deket rumah di Kotabatu juga ada yang kemalingan motor… Hati-hati, bisa jadi masih pemain yang sama,” sahut lainnya.

Tak sedikit pula yang menanggapi dengan nada iba dan doa, berharap pelaku bisa berubah.

“Semoga setelah ini Allah beri hidayah kepada pelaku, dikaruniai rezeki yang halal dan berkah untuk keluarganya…”

“Kasihan sih, tapi kita juga gak bisa cuek sama usaha orang yang susah payah nyicil motor,” tulis netizen lain dengan nada getir.

Kejadian ini menjadi pengingat penting akan kewaspadaan dan pentingnya sistem keamanan lingkungan.

Warga diimbau untuk menjaga solidaritas, memperkuat keamanan lingkungan, serta tidak main hakim sendiri.

Aparat keamanan pun diharapkan segera menindaklanjuti kasus ini agar pelaku mendapat hukuman sesuai hukum yang berlaku.***

Gunung Galuga Jadi Sarang Begal, Korban Alami Patah Kaki

0

Bogordaily.net – Aksi begal kembali terjadi di kawasan Gunung Galuga, Kabupaten Bogor, pada Selasa malam, 8 Juli 2025. Insiden ini disebut sebagai kejadian berulang karena sebelumnya aksi serupa juga pernah terjadi di lokasi yang sama beberapa minggu lalu.

Dalam kejadian kali ini, korban mengalami luka serius setelah diduga ditendang oleh pelaku hingga terjatuh dan mengalami patah kaki.

Usai melumpuhkan korban, pelaku langsung membawa kabur sepeda motor milik korban dan melarikan diri dari lokasi.

Aksi begal ini kembali memicu kekhawatiran masyarakat, terlebih karena lokasi kejadian dikenal cukup rawan dan minim penerangan jalan.

Gunung Galuga memang menjadi salah satu titik sepi yang kerap dilewati pengendara, terutama saat malam hari.

Kondisi ini menuai banyak reaksi dari warganet yang turut prihatin sekaligus geram atas maraknya kejadian serupa di wilayah Bogor.

Beberapa dari mereka menyoroti buruknya penerangan jalan dan minimnya patroli keamanan di lokasi-lokasi rawan kejahatan.

Tanggapan Warganet

“Udah sering banget tapi kok gini-gini aja sih, Pak Polisi?” tulis salah satu netizen.

“Bogor hampir semua jalanannya gelap. Pajak kendaraan dipungut, tapi fasilitas seperti lampu jalan malah dilupakan.”

“Kalau malam rawan banget. Daerahnya sepi pisan. Mending hindari jalur situ kalau sudah malam.”

Tak sedikit pula netizen yang menyarankan agar pelaku mendapat hukuman setimpal jika berhasil ditangkap, mengingat luka yang diderita korban cukup parah.

Kasus ini menambah daftar panjang aksi kriminal yang terjadi di jalan-jalan sepi wilayah Kabupaten Bogor.

Masyarakat pun diimbau untuk lebih waspada, terutama saat melintasi jalur-jalur rawan di malam hari.

Warga berharap pihak berwenang dapat meningkatkan keamanan dan memperbaiki fasilitas umum seperti penerangan jalan untuk menekan angka kriminalitas.***

Banjir Kembali Rendam Wilayah Dramaga, Diduga Akibat Saluran Tersumbat

0

Bogordaily.net – Bencana banjir kembali melanda wilayah Blok M, Dramaga Tanjakan, Kabupaten Bogor, pada Selasa malam, 8 Juli 2025.

Banjir ini disebut sebagai kejadian berulang yang selalu terjadi saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut.

Air yang meluap dari saluran sungai menjadi penyebab utama banjir yang merendam sejumlah rumah warga.

Tidak hanya itu, sebuah sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) juga ikut terdampak dalam peristiwa ini. Aktivitas warga pun terganggu, terutama bagi mereka yang tinggal di sekitar titik banjir.

Menurut informasi, banjir terjadi karena aliran sungai tidak lagi lancar akibat tumpukan sampah yang menyumbat saluran air.

Kondisi diperparah dengan keberadaan sebuah bangunan mushola yang didirikan di atas aliran sungai.

Hal ini membuat air tak bisa mengalir secara normal, sehingga mudah meluap saat hujan deras.

Warga setempat berharap adanya tindakan cepat dari pihak terkait untuk melakukan normalisasi saluran air serta mengevaluasi keberadaan bangunan di atas kali.

Mereka khawatir jika tidak segera ditangani, banjir akan menjadi ancaman permanen bagi lingkungan tempat tinggal mereka.

Kejadian ini menambah daftar wilayah rawan banjir di Kabupaten Bogor, khususnya di musim hujan.

Perlu sinergi antara pemerintah, warga, dan pihak terkait untuk menuntaskan persoalan banjir yang sudah berlangsung lama ini sebelum menimbulkan kerugian lebih besar.***

Gara-Gara Ikuti Google Maps, Mobil Terjun ke Jurang 50 Meter

0

Bogordaily.net – Sebuah mobil dilaporkan terjun ke jurang sedalam 50 meter di kawasan Perbukitan Menoreh, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada Senin malam 7 Juli 2025.

Insiden ini menjadi viral di media sosial karena disebut terjadi akibat sopir mengikuti arahan dari aplikasi Google Maps.

Peristiwa nahas itu terjadi di wilayah Karangrejo, Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo, Kulon Progo.

Sopir mobil yang diketahui berasal dari Kota Yogyakarta, diduga tidak hapal medan dan hanya mengandalkan aplikasi peta digital untuk menavigasi jalur yang cukup ekstrem dan minim penerangan.

“Mobil masuk jurang di Karangrejo Girimulyo, kejadian tadi malam pukul 20.00 WIB, dan sampai sekarang masih menunggu derek. Menurut warga sekitar, diduga karena salah arah Google Maps,” bunyi keterangan unggahan video yang viral, dikutip Rabu 9 Juli 2025.

Meski mobil jatuh hingga ke dasar jurang, pengemudi mobil dinyatakan selamat. Korban hanya mengalami luka ringan berupa lecet-lecet pada tangan dan kaki.

Jiddan, salah satu warga setempat yang turut membantu proses evakuasi menyebutkan bahwa korban masih mampu naik sendiri dari jurang dan berjalan menuju rumah warga terdekat untuk meminta pertolongan.

“Kondisi korban luka ringan, masih bisa naik sendiri ke atas jalan,” jelas Jiddan.

Kapolsek Girimulyo, AKP Nunung Tuhono, membenarkan peristiwa kecelakaan tunggal tersebut.

“Korban menderita luka lecet pada bagian tangan dan kaki. Untuk kondisinya sadar,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Insiden ini menjadi pengingat bagi pengendara yang melintasi daerah perbukitan atau wilayah pedesaan dengan medan ekstrem untuk tidak hanya mengandalkan aplikasi peta digital, tetapi juga memperhatikan kondisi sekitar dan bertanya pada warga bila perlu.***

Apa Penyebab Arya Daru Pangayunan Meninggal? Diplomat Kemlu Ditemukan Tak Wajar di Kosan Menteng

0

Bogordaily.net – Publik tengah dikejutkan dengan kabar meninggalnya Arya Daru Pangayunan, seorang diplomat muda Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) dalam kondisi tak wajar.

Pria berusia 39 tahun itu ditemukan sudah tidak bernyawa di sebuah kamar indekos di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin, 7 Juli 2025.

Kabar kematiannya yang mendadak dan penuh kejanggalan ini langsung menjadi topik viral di media sosial, memicu gelombang spekulasi dan pertanyaan mengenai penyebab meninggalnya Arya Daru Pangayunan.

Arya Daru Pangayunan bukan sosok sembarangan. Ia merupakan staf Kemlu RI yang dikenal memiliki latar belakang pendidikan mumpuni dan pengalaman diplomatik yang luas.

Arya adalah lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, jurusan Ilmu Politik dengan fokus Hubungan Internasional.

Setelah menyelesaikan studinya, Arya langsung bergabung dengan Kementerian Luar Negeri dan mengawali karier diplomatiknya dengan penuh dedikasi. Ia pernah ditugaskan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Myanmar, dan kemudian dipindahkan ke Kedubes RI di Dili, Timor Leste, dari tahun 2018 hingga 2020.

Kepergiannya di usia yang masih produktif tidak hanya meninggalkan duka bagi keluarga, tetapi juga bagi rekan-rekan sejawat di lingkungan Kemlu yang mengenalnya sebagai pribadi pekerja keras dan berdedikasi tinggi.

Kronologi Ditemukannya Jenazah Arya Daru Pangayunan

Jenazah Arya ditemukan di kosan pribadinya di wilayah Menteng, Jakarta Pusat. Informasi awal menyebutkan bahwa tubuh Arya ditemukan dalam posisi tak wajar dengan kepala yang dililit lakban, sebuah kondisi yang mengundang banyak tanya.

Hal ini diungkapkan oleh Iyarman Waruwu, salah satu kerabat dekat Arya yang juga membenarkan bahwa keluarga sangat terpukul dengan kabar tragis tersebut.

Kondisi jasad Arya memunculkan spekulasi liar di media sosial, mulai dari dugaan pembunuhan, perampokan, hingga konspirasi, karena tidak ditemukan indikasi sakit sebelumnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan pernyataan resmi mengenai penyebab pasti meninggalnya Arya Daru Pangayunan.

Proses otopsi dan penyelidikan masih terus dilakukan oleh Polres Metro Jakarta Pusat guna mengungkap apakah terdapat unsur pidana di balik kematian tersebut.

Publik pun mendesak agar pihak berwenang segera memberikan kejelasan dan transparansi terkait penyebab kematian diplomat tersebut. Pasalnya, kejanggalan kondisi jenazah mengarah pada kemungkinan adanya tindak kekerasan atau tindakan kriminal.

Hingga kini, penyebab kematian Arya Daru Pangayunan masih misterius. Keluarga, kolega, dan masyarakat umum berharap agar aparat kepolisian dapat segera menyelesaikan investigasi dan mengumumkan hasil otopsi resmi.

 

Viral! Wanita Ini Diberi Nama “C” oleh Orang Tuanya

0

Bogordaily.net – Sebuah video yang menampilkan seorang wanita bernama “C” mendadak viral di media sosial. Bukan karena kontroversi, tapi karena nama depannya yang super singkat hanya satu huruf C.

Dalam unggahan video yang beredar, wanita tersebut menceritakan dengan penuh rasa syukur bahwa ia diberi nama “C” oleh kedua orang tuanya.

Ia pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada ayah dan ibunya yang telah memberinya nama yang dianggap unik dan tidak biasa.

“Wanita ini bernama C, berterima kasih pada ayah dan ibunya karena memberikan nama langka,” tulis keterangan dalam video, dikutip Rabu 9 Juli 2025.

Video tersebut sontak memicu reaksi heboh dari netizen yang penasaran sekaligus terhibur dengan keunikan nama tersebut.

“Trus dipanggilnya apa?” tulis salah satu netizen.

“Singkat, jelas, padat,” timpal akun lain.

“Apapun namanya, itu tetap pemberian orang tua kita,” sahut warganet lainnya dengan nada bijak.

Meskipun terlihat nyeleneh, banyak juga netizen yang justru menganggap nama “C” sebagai bentuk kebebasan dan kreativitas dalam penamaan anak.

Beberapa bahkan membandingkan dengan tren nama-nama unik lain yang sempat viral sebelumnya.

Terlepas dari makna di balik huruf “C” itu sendiri, kisah ini jadi pengingat bahwa setiap nama seaneh atau sesingkat apapun tetaplah memiliki makna, terutama ketika datang dari orang tua yang penuh kasih. Yang penting, si pemilik nama bangga dan bahagia menjalaninya.***

Penumpang KA Sancaka Alami Luka Usai Kaca Gerbong Pecah Dilempar Batu

0

Bogordaily.net – Sebuah insiden mengejutkan baru-baru ini terjadi di perjalanan malam Kereta Api (KA) Sancaka rute Yogyakarta–Surabaya.

Seorang penumpang bernama Widya Anggraini mengalami luka di bagian wajah dan mata setelah kaca jendela gerbong tempat ia duduk pecah akibat diduga lemparan batu dari luar.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu malam, 6 Juli 2025, sekitar pukul 22.45 WIB. Saat kejadian, Widya tengah berada di kursi 4C dan 4D di Gerbong 2 KA Sancaka.

Ia tampak santai menikmati perjalanan sambil membaca novel dan mendengarkan musik.

Tanpa diduga, suasana tenang berubah menjadi kepanikan. Kaca jendela di samping Widya mendadak pecah keras, memecah keheningan malam.

“Seketika panik. Lagi tenang-tenang di dalam kereta, terus tiba-tiba ada yang lempar batu ke kaca KAI,” tulis Widya melalui akun Instagram dan Threads miliknya, @widya_anggraini_awaw.

Dalam video yang ia unggah, terlihat jelas bagian tengah kaca jendela berlubang, diduga kuat akibat hantaman benda keras dari luar.

Serpihan kaca berhamburan dan menghantam bagian wajah hingga mengenai mata Widya.

Petugas KAI segera memberikan pertolongan pertama di dalam kereta. Begitu KA Sancaka tiba di Stasiun Solo Balapan, Widya langsung dilarikan ke IGD Rumah Sakit Triharsi Surakarta.

Namun karena tidak tersedia dokter spesialis mata malam itu, ia hanya mendapatkan penanganan sementara.

Pihak KAI kemudian merujuk Widya ke rumah sakit mata di Surabaya untuk pengobatan lanjutan.

“Karena ada serpihan kaca yang masuk ke mata. Dijanjikan perawatan sampai sembuh,” tambah Widya.

Pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut dan menyatakan bahwa penumpang akan menerima kompensasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

KAI juga menegaskan komitmennya untuk meningkatkan keamanan perjalanan, terutama pada malam hari.

Insiden ini langsung menuai perhatian warganet. Banyak yang menyoroti pentingnya peningkatan keamanan transportasi publik, termasuk perlindungan ekstra terhadap ancaman eksternal saat perjalanan malam.

“Naik kereta malam dari Jogja ke Surabaya. Semua tenang, sampai tiba-tiba… BRAK! Kaca gerbong dilempar batu dari luar… Rasa aman itu bisa diganggu dalam sekejap,” tulis Widya dalam unggahan Threads-nya yang kini viral.***