Home Blog Page 756

Terekam CCTV, Sepeda Warga Hilang Dibawa Kabur Bocah Tak Dikenal

0

Bogordaily.net – Insiden pencurian sepeda menghebohkan warga Perumahan Cluster Alamanda, Kelurahan Mekarwangi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. Sepeda milik warga dilaporkan hilang pada Minggu, 6 Juli 2025, sekitar pukul 14.04 WIB.

Peristiwa ini terekam jelas oleh kamera CCTV milik perumahan. Dalam rekaman tersebut, tampak seorang bocah yang belum diketahui identitasnya terlihat membawa kabur sepeda milik warga.

Kejadian ini sontak membuat warga sekitar waspada dan melakukan pencarian.

Beruntung, sepeda tersebut akhirnya ditemukan dalam kondisi utuh, terparkir di depan sebuah minimarket Alfamart di kawasan Mekarwangi, tak jauh dari Puri Anggrek.

Meski sepeda berhasil ditemukan dan tidak mengalami kerusakan, insiden ini menjadi perhatian banyak pihak.

Warga berharap peristiwa ini menjadi pelajaran penting, terutama bagi para orang tua, agar lebih memperhatikan pergaulan dan perilaku anak-anak mereka sejak dini.

Kejadian seperti ini mungkin terlihat sepele, namun bisa berdampak buruk jika tidak ditanggapi dengan bijak.

Selain meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, warga juga diimbau untuk lebih waspada dan menjaga keamanan lingkungan sekitar.***

Tragis! Perempuan Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Ciomas

0

Bogordaily.net – Warga Kampung Kreteg, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, digegerkan dengan penemuan seorang perempuan yang ditemukan meninggal gantung diri di dalam rumahnya, Senin sore, 7 Juli 2025, sekitar pukul 17.00 WIB.

Korban diketahui merupakan warga Kampung Kreteg RT 02/02, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor.

Ia pertama kali ditemukan oleh kakak dan iparnya yang merasa curiga karena korban sudah beberapa hari tak terlihat maupun terdengar kabarnya.

Karena tak kunjung ada jawaban saat rumah korban diketuk, pihak keluarga akhirnya memutuskan untuk mendobrak pintu.

Betapa terkejutnya mereka saat mendapati korban sudah dalam kondisi meninggal dunia, tergantung di dalam rumah.

Warga sekitar pun segera melaporkan kejadian ini ke pihak berwenang. Tak lama kemudian, petugas dari Polsek Ciomas datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan area.

Saat ini, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

Belum diketahui secara pasti motif atau latar belakang dari peristiwa tragis ini.

Kejadian ini menambah daftar kasus kematian tragis di wilayah Bogor. Pihak keluarga masih sangat terpukul atas kejadian ini, sementara warga sekitar juga mengaku terkejut karena selama ini korban dikenal sebagai sosok yang tertutup namun tidak pernah menunjukkan gelagat mencurigakan.***

398 Jemaah Haji Asal Kota Bogor Tiba di Tanah Air

0

Bogordaily.net – Sebanyak 398 jemaah haji asal Kota Bogor yang tergabung dalam Kloter 48 akhirnya tiba di Tanah Air setelah menunaikan ibadah haji.

Mereka sampai di masjid yang terletak di Jalan Pajajaran sekitar pukul 18.00 WIB, disambut antusias keluarga yang sudah tak sabar menanti kepulangan orang terkasih.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, bersama istrinya, ikut hadir menyambut para jemaah.

Denny menyampaikan rasa syukur atas kepulangan seluruh rombongan dengan selamat dan sehat.

“Alhamdulillah, Kloter 48 yang berjumlah 398 orang tiba dengan selamat. Semoga semua menjadi haji yang mabrur dan bisa berkumpul lagi dengan keluarga dalam keadaan sehat,” ujarnya dengan penuh sukacita.

Denny juga menambahkan, penyelenggaraan ibadah haji tahun ini berjalan lancar.

“Alhamdulillah pelaksanaan haji untuk warga Kota Bogor berjalan sesuai harapan. Terima kasih atas kerja sama semua pihak yang sudah mendukung,” katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kota Bogor, Indra Karmawan mengatakan, kondisi jemaah haji Kota Bogor didominasi dalam keadaan baik. Hanya terdapat satu orang jemaah yang sakit sepulang dari Tanah Suci.

“Ada satu orang jemaah haji dari kloter 48 yang sakit. Beliau mengalami pendarahan karena sempat berdesakan saat ingin mencium hajar aswad,” tuturnya

Jemaah berinisial S itu pun langsung dilarikan ke RS BMC untuk mendapat perawatan intensif saat pulang dari Asrama Haji. Indra menyebut jemaah tersebut memiliki riwayat pernah menjalani operasi wasir.(Muhammad Irfan Ramadan)

Perumda PPJ Beri Kemudahan Pedagang Miliki Kios di Pasar Jambu Dua dan Sukasari

0

Bogordaily.net – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor memberikan berbagai kemudahan bagi pedagang yang akan menempati Pasar Jambu Dua dan Pasar Gembrong Sukasari.

Kedua pasar tersebut kini tengah dikembangkan menjadi pasar bersih dan modern sebagai bagian dari upaya revitalisasi pasar tradisional di Kota Bogor.

Direktur Utama Perumda PPJ, Jenal Abidin, menjelaskan bahwa pihaknya memberikan kemudahan dari sisi pembiayaan untuk menarik minat pedagang. Salah satunya adalah penetapan uang tanda jadi (booking fee) yang sangat terjangkau.

“Dengan Rp1 juta saja sudah bisa melakukan booking fee. Selain itu, uang muka (DP) juga kecil dengan bunga rendah karena menggunakan skema Kredit Usaha Rakyat (KUR),” kata Jenal

Namun, proses revitalisasi ini sempat diwarnai kabar simpang siur terkait harga kios per meter yang menimbulkan kebingungan di kalangan pedagang, terutama mereka yang akan direlokasi. Sebuah unggahan viral di media sosial bahkan memuat daftar harga dan cicilan kios yang dinilai memberatkan.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Operasional Perumda PPJ, Haris Maraden, menegaskan bahwa informasi harga yang valid sebaiknya diperoleh langsung dari pihak pengembang.

“Baiknya langsung kontak developer, ya,” ujar Haris.

Lebih lanjut, Haris menjelaskan strategi pemasaran yang diterapkan Perumda PPJ, yaitu pendekatan melalui skema penjualan dan penyediaan fasilitas penunjang. Dalam skema penjualan, pedagang diberikan diskon serta perlakuan khusus, terutama bagi pedagang eksisting.

“Agar kios cepat laku, tentu kami berikan diskon dan perlakuan khusus, terutama bagi pedagang lama. Bila ada indikasi permainan harga atau informasi tidak valid, laporkan ke saya langsung,” ujarnya.(Muhammad Irfan Ramadan)

Kopdes/Kel Merah Putih Diawasi Penegak Hukum, Menkop: Bagian Dari Preventif dan Mitigasi Risiko

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi mengungkapkan bahwa pengawasan oleh aparat penegak hukum terhadap Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih perlu dilakukan sebagai bagian dari usaha preventif dan mitigasi risiko, baik dalam aspek kelembagaan maupun pengelolaan bisnis usaha.

“Strategi ini perlu terus diperkuat agar tercipta ekosistem usaha koperasi yang sehat, transparan, dan akuntabel,” tegas Menkop, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pembahasan Langkah Strategis Lanjutan Pasca Pembentukan 80 Ribu Kopdes/Kel Merah Putih, secara daring, di Jakarta, Senin 7 Juli 2025.

Dalam Rakor bersama seluruh Kepala Dinas Koperasi selindo yang juga sebagai Sekretaris Satuan Tugas Provinsi, Kabupaten/Kota, Menkop menambahkan, untuk mendukung pendampingan hukum dan literasi hukum, upaya mitigasi risiko dan transparansi tata kelola oleh pengurus, pengawas, dan pengelola Kopdes, pihaknya telah menggandeng Kejaksaan Agung dan KPK.

“Hal ini sebagai langkah strategis tindak lanjut telah diterbitkannya Permenkop Nomor 1/2025 tentang penyaluran pinjaman atau pembiayaan dana bergulir oleh LPDB kepada koperasi percontohan,” terang Menkop.

Bagi Menkop, sinergi dengan aparat penegak hukum itu untuk menghindari potensi terjadinya penyimpangan atau fraud dan moral hazard dalam proses penyaluran pinjaman maupun implementasinya.

Terlebih lagi, menurut Menkop, setelah tahap pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih kini saatnya fokus pada penguatan kelembagaan dan pengembangan usaha koperasi secara kongkret di lapangan.

“Kita harus memastikan koperasi yang sudah terbentuk benar-benar bisa beroperasi, tumbuh, dan berkembang,” kata Menkop,

Sehingga, ada beberapa hal penekanan dari Menkop. Pertama, peningkatkan kapasitas dan kompetensi SDM koperasi, mulai dari pengurus, pengawas, dan pengelola. “Diperlukan pelatihan sesuai dengan kebutuhan setiap koperasi, yang muaranya adalah SDM koperasi yang kompeten dan profesional,” kata Menkop.

Kedua, menentukan model bisnis yang sesuai dengan kondisi, potensi, dan sumber daya usaha setiap koperasi.

“Setiap gerai usaha harus memiliki model bisnis yang sesuai dengan potensi desa dan kearifan lokal,” ucap Menkop.

Ketiga, lanjut Menkop, karena hampir semua Kopdes/Kel Merah Putih ini merupakan pendirian baru, maka perlu pendampingan dari sisi kelembagaan dan usaha guna memastikan di tahun-tahun awal koperasi dapat berjalan dengan baik.

“Keempat, mendorong sinergi dengan berbagai pihak dalam kaitan permodalan dan pembiayaan. Dengan harapan, nanti Kopdes tidak hanya mengandalkan modal awal dari Himbara, tapi memiliki alternatif pembiayaan lainnya,” papar Menkop Budi Arie.

Dalam kaitan ini, Menkop membutuhkan koordinasi dan kolaborasi yang lebih erat karena tidak bisa berjalan sendiri.

“Kita harus bergerak bersama antara pusat dan daerah, antara dinas, satgas, dan seluruh pemangku kepentingan. Satu irama, satu tujuan,” ucap Menkop.

Menurut Menkop, fokus ke depan bukan hanya membentuk koperasi, tetapi menghidupkan koperasi.

Maka, koperasi harus dikelola secara transparan, partisipatif, dan mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat.

Sementara itu, Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono yang juga menjabat sebagai Koordinator Ketua Pelaksana Harian Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Pembentukan Kopdes/Kel Merah Putih menambahkan, Satgas sudah menyepakati untuk membentuk percontohan yang tersebar di 38 provinsi.

“Maka, kami membutuhkan dukungan dari seluruh dinas koperasi di kabupaten dan kota, termasuk Satgas di tingkat daerah,” ungkap Wamenkop.

Wamenkop juga berharap dukungan Kemendagri, dalam hal ini Dirjen Pemerintahan Desa, untuk mempercepat pembentukan Satgas Kopdes Merah Putih di setiap daerah, khususnya di 92 Mock Up di 38 provinsi.

Dalam kesempatan yang sama, Jaksa Agung Muda Intelijen Kejagung Prof Reda Manthovani mengatakan bahwa urgensi dan peran pendampingan hukum dari Kejaksaan adalah mitigasi risiko dan kepatuhan.

“Pentingnya kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta menghindari potensi dan konsekuensi hukum finansial yang merugikan. Mengingat uang yang akan dikucurkan adalah uang dari APBN,” kata Prof Reda.

Peran Kejaksaan terkait hal ini, lanjut Prof Reda, akan diselaraskan dengan program Jaga Desa yang sudah dimiliki Kejagung. “Selama ini kita sudah mengawasi keuangan dana desa, yang akan diperluas lagi krpada koperasi,” kata Prof Reda.

Program Jaga Desa adalah inisiatif Kejaksaan Agung RI yang bertujuan untuk mendampingi dan mengawal pengelolaan Dana Desa, serta mencegah terjadinya penyalahgunaan dan tindak pidana korupsi di tingkat desa.

“Program ini juga berupaya meningkatkan pemahaman hukum aparatur desa dan masyarakat, serta mewujudkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa,” ujar Prof Reda.***

EIGER Junior Kirim 2.000 Tas Sekolah untuk Anak-Anak di Pelosok Indonesia

0

Bogordaily.net – Mengawali Juli tahun 2025, musim liburan sekolah jadi momentum EIGER Junior untuk berkeliling Indonesia. Membawa satu misi khusus, menjelajahi ribuan kilometer dari barat hingga timur Indonesia. Misinya sederhana, namun berisi pesan serta doa baik dari semua yang terlibat: EIGER Junior mengirim ribuan tas sekolah untuk anak-anak di pelosok negeri.

Total sebanyak 2.000 tas sekolah dikirim ke berbagai lokasi di Indonesia. Lokasi yang dipilih memiliki cerita tentang semangat melanjutkan pendidikan, meski segala keterbatasan menjadi tantangan. Perjalanan EIGER Junior bakal bermula dari pelosok Jawa Barat, lalu menuju ke Kepulauan Mentawai, beranjak ke Pedalaman Sulawesi Tengah, masuk ke Pelosok Halmahera Tengah, hingga ke Pulau Seram di Provinsi Maluku.

Dinanti Bella Shafira, Brand Campaign EIGER Women & Junior mengatakan, di balik satu tas yang dibawa oleh, tersimpan semangat, harapan, dan masa depan yang lebih cerah untuk anak-anak Indonesia.

“Satu Tas di Pundakmu, Satu Harapan di Pundak Mereka. Mari bersama membuka lebih banyak jalan untuk anak-anak Indonesia belajar dan bermimpi,” ungkapnya.

Sekolah Pertama di Pelosok Kabupaten Bandung Barat
Sebagai pembuka rangkaian perjalanan, sekolah pertama yang didatangi oleh EIGER Junior berada di lokasi terpencil di Kabupaten Bandung Barat. Dari kota Bandung setidaknya butuh waktu nyaris tiga jam perjalanan.

Hari itu, tim EIGER Junior membawa kurang lebih 50 tas sekolah, untuk anak-anak Madrasah Ibtidaiyah Cangkuang, Kampung Langkob, Desa Bojong Salam, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat.

Usai menyusuri jalur lintas kabupaten hampir tiga jam, Tim EIGER Junior sampai di titik terakhir yang bisa dilalui oleh kendaraan roda empat. Di titik ini, aspal sudah terputus hanya tersisa jalur tanah berbatu dan lumpur, menuju ke bukit sebelah, lokasi MI Cangkuang berada.

Asep, Kepala Sekolah MI Cangkuang datang menjemput mengatakan, perjalanan hanya bisa dilanjutkan menggunakan sepeda motor yang telah disesuaikan ban dan tenaga mesinnya untuk melewati jalur tanjakan gunung, batu dan lumpur.

Usai menembus hutan juga jalan terjal berbatu dan lumpur hampir 45 menit, tim EIGER Junior tiba di MI Cangkuang. Perjalanan panjang dari Kota Bandung disambut bahagia dan meriah dan anak-anak kelas 1, kelas 2 dan kelas 3 yang baru saja mengakhiri kelasnya. Meskipun ruang kelas mereka jauh dari kata layak, atap bolong dan lantai retak di sana-sini, tapi bahagia mereka nampak jelas.

Selain tas sekolah, tim EIGER Junior juga membawa surat khusus yang ditulis oleh anak-anak dari kota lain yang membeli tas EIGER periode 1 s/d 31 Juli 2025. Surat ini berisi pesan, sekaligus doa yang tersambung melalui EIGER Junior, untuk dikirimkan ke anak-anak yang ada di Pelosok Indonesia.

Agnes Lukito, Head Division EIGER Women & Junior ikut langsung mendistribusikan tas sekolah ini ke pelosok Kabupaten Bandung Barat. Ia bercerita, satu tas di pundak anak-anak kita, terkirim satu harapan untuk masa depan anak-anak di pelosok.

“Hari ini, kami telah membagikan tas EIGER Junior di Desa Bojong Salam, Jawa Barat—sebagai bagian dari program berbagi untuk anak-anak di berbagai penjuru Indonesia. Program ini mengajak anak-anak Indonesia untuk belajar berbagi dan peduli, dengan mendonasikan tas EIGER Junior kepada teman-teman di daerah pedalaman,” ungkap Agnes.

Selama periode 1 hingga 31 Juli 2025, pembelian tas EIGER Junior di offline store EIGER Adventure, anak-anak bisa ikut menuliskan surat untuk anak-anak lain di pelosok yang nantinya bakal mendapatkan tas EIGER.

“Ribuan tas dan surat penuh harapan ini akan dibawa tim EIGER Junior ke berbagai pelosok Indonesia bekerja sama dengan Yayasan Tangan Pengharapan. Kami berharap inisiatif ini dapat menumbuhkan empati dan membuka wawasan, bahwa masih banyak anak-anak lain yang belum seberuntung mereka. Semoga tas ini bisa menemani perjalanan para penerima dalam menggapai impian mereka, serta membuka pandangan akan dunia yang lebih luas dari apa yang biasa mereka temui setiap hari,” pungkas Agnes.***

 

 

 

Semakin Viral, Akun Tiktok dan IG Andini Permata Diburu Netizen

1

Bogordaily.net – Media sosial dihebohkan dengan video viral Andini Permata dengan video TikTok berdurasi 2 menit 31 detik.

Dalam video tersebut memperlihatkan Andini Permata bersama seorang laki-laki yang diduga adik kandungnya.

Andini Permata tampil dengan berbagai pakaian berbeda, seperti baju lorek hitam putih, tanktop, daster, hingga kostum pelayan.

Tak hanya gerakannya yang menarik perhatian, ekspresi bengong dari sang adik dalam video itu justru membuat warganet bertanya-tanya dan memunculkan banyak spekulasi.

Disebutkan bahwa ada 78 video dan 130 foto yang tersebar dengan tagar populer seperti #AndiniPermata, #andiniviralditiktok, #linkvidey, #fyp, dan #videoviral.

Karena semakin viral, netizen pun ramai-ramai memburu akun media sosial asli Andini Permata terutama di TikTok dan Instagram, untuk mencari tahu lebih jauh tentang sosoknya.

“Gw ada beberapa vd dia gw simpen,” tulis akun @sandiananda625.

“Udh nonton di yt S*b**u m**t*r bro ada,” tulis akun @Tyyyaa

“Ada akun tt nya ga sih?” tulis akun @apcb.

“Dia anak mana sih?” tulis akun @Alberto Santana

Setelah ditelusuri, salah satu akun TikTok yang diduga milik Andini Permata adalah @andini_permata_viral, karena akun tersebut memuat banyak cuplikan video dirinya. Sementara di Instagram belum diketahui akun asli Andini Permata yanh mana. ***

Link Video Panas Andini Permata dan Bocil Dicari Netizen, Begini Kronologinya

0

Bogordaily.net – Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan ramainya link video yang diduga menampilkan sosok selebgram bernama Andini Permata bersama seorang anak kecil.

Video yang viral ini memicu perdebatan dan rasa penasaran publik hingga menjadi topik panas di berbagai platform digital.

Sebuah video yang disebut-sebut memperlihatkan Andini Permata melakukan aksi joget dengan pakaian minim bersama seorang bocah laki-laki beredar luas di media sosial.

Tak hanya satu, warganet bahkan menemukan puluhan video lainnya yang disebut menampilkan sosok serupa dengan berbagai gaya dan pose berbeda.

Beredar luas di TikTok hingga X (dulu Twitter), video tersebut memperlihatkan seorang perempuan dengan lekuk tubuh mencolok tengah berjoget santai di hadapan kamera.

Namun yang membuat warganet resah adalah kehadiran seorang anak laki-laki dalam video tersebut yang tampak kebingungan. Ekspresi sang anak memicu berbagai spekulasi terkait dugaan tindakan tidak pantas.

Tak sedikit pengguna media sosial yang menyebut adanya versi lanjutan dari video ini, bahkan disebut-sebut ada “part 2” dan beberapa video lainnya yang dianggap lebih vulgar.

Dugaan inilah yang membuat warganet semakin giat memburu tautan (link) video lengkapnya.

Viralnya video ini juga membuat nama Andini Permata jadi perbincangan hangat.

Banyak yang mencari akun TikTok atau Instagram yang diklaim milik Andini Permata untuk memastikan identitasnya, namun sejauh ini belum ada profil resmi atau konfirmasi dari pihak mana pun terkait siapa sebenarnya sosok dalam video tersebut.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait video viral ini.

Publik diimbau untuk lebih bijak dalam menyebarkan dan mengomentari konten sensitif seperti ini, agar tidak terseret dalam penyebaran informasi yang belum tentu benar dan berpotensi melanggar hukum.***

Selebgram Andini Permata Bikin Geger Dunia Maya, Video 2 Menit 31 Detik Tuai Spekulasi

0

Bogordaily.net –  Tidak ada yang tahu siapa yang pertama kali menyebarkannya. Tapi tahu satu hal yang pasti: video berdurasi 2 menit 31 detik itu sekarang sudah menyebar ke mana-mana.

Satu nama muncul dan langsung jadi bahan obrolan: Selebgram Andini Permata. Bukan karena prestasi. Bukan karena pencapaian. Tapi karena sebuah video yang bagi sebagian orang dianggap ganjil, sebagian lain: sensasional.Ia menari. Musiknya jedag-jedug. Bajunya berganti-ganti. Dari daster sederhana, baju garis-garis, sampai seragam pelayan. Yang membuat geger bukan jogetnya—tapi kemunculan sosok anak laki-laki yang disebut-sebut sebagai adiknya.

Warganet Heboh, Kolom Komentar Jadi Ajang Debat

Belum ada klarifikasi. Tapi asumsi sudah jadi vonis.

Kolom komentar di TikTok dan X (Twitter) penuh dengan pertanyaan, spekulasi, bahkan permintaan tautan. Ada yang bilang, videonya lengkap ada di Telegram. Ada pula yang menyebut sudah menontonnya di situs luar negeri yang tidak bisa disebut namanya.

“Full video selebgram Andini Permata bisa dicari di Sa***u,” tulis satu akun.

“30 lebih video katanya, lengkap di grup,” kata yang lain.

“DM gua kalau mau link-nya,” imbuh akun anonim.

Tiga detik scroll, sepuluh spekulasi muncul. Sebagian menyesatkan. Sebagian hanya ikut-ikutan.

Mengapa Sosok Selebgram Andini Permata Bikin Penasaran?

Selebgram Andini Permata mungkin bukan nama baru di dunia konten hiburan media sosial. Tapi kali ini, yang viral bukan promo produk, bukan endorsement, bukan live mukbang—melainkan video personal yang dibumbui kehadiran sang adik.

Tidak ada pernyataan dari keluarga. Tidak ada penjelasan soal konteks. Tapi publik, seperti biasa, lebih suka menebak.

Yang paling banyak dicari bukan lagi siapa Andini. Tapi video Andini Permata 2 menit 31 detik. Bahkan lebih spesifik: link download-nya.

Ada yang mencari karena penasaran. Ada juga yang—entah bagaimana—menganggap ini sebagai hiburan digital. Padahal, bisa saja ada konteks pribadi yang tak layak dikonsumsi publik.

Narasi Digital Tanpa Sensor, Tanpa Rem, Tanpa Belas Kasih

Ini bukan kasus pertama. Tapi selalu terasa seperti yang pertama.

Di era serba cepat ini, satu video bisa lebih kuat daripada klarifikasi. Satu komentar bisa lebih dipercaya daripada pernyataan resmi. Begitu juga dengan kasus selebgram Andini Permata: diseret oleh arus viral yang mungkin bahkan ia sendiri tidak siap hadapi.

Video sudah tersebar. Nama sudah viral. Tapi apakah itu berarti semuanya sah untuk disebarkan?

Akhirnya, Kita yang Harus Bertanya ke Diri Sendiri

Kita tidak sedang membicarakan konten edukasi. Ini soal privasi yang kabur, batas etika yang menguap. Di mana posisi kita sebagai penonton? Sebagai penyebar? Atau sekadar sebagai penghakim tanpa dasar?

Di balik sensasi, selalu ada yang dilukai.

Selebgram Andini Permata mungkin akan segera menghilang dari trending topic. Tapi luka digital tak pernah benar-benar hilang. Hari ini viral, besok sunyi. Yang tertinggal hanya jejak digital yang sulit dihapus.

Mungkin ini waktunya kita berhenti sebentar. Bukan untuk berhenti scroll, tapi untuk mulai berpikir: apa yang kita tonton, dan mengapa kita ingin menontonnya?.***

Siapa Pacar Andini Permata yang Viral di TikTok? Netizen Heboh Usai Isu Putus Cinta Mencuat

0

Bogordaily.net – Nama Andini Permata mendadak viral di jagat maya setelah sebuah video jogetnya menyebar luas di TikTok dan Twitter (X).

Wajah cantik dan penampilannya yang percaya diri di depan kamera berhasil menarik perhatian netizen, terutama kaum pria.

Namun di balik viralnya video tersebut, muncul sejumlah pertanyaan yang belum terjawab, siapa pacar Andini Permata? Dan benarkah ia putus cinta karena alasan kontroversial?

Video Andini berjoget dengan santai dan penuh percaya diri pertama kali diunggah melalui akun TikTok @andini_permata_viral.

Akun ini dengan cepat menjadi pusat perhatian karena memuat banyak konten seputar gadis muda yang sedang naik daun ini.

Komentar netizen pun membanjiri video tersebut. Mayoritas bernada kekaguman. “Mauu,” tulis seorang netizen dengan gaya bercanda khas TikTok. Tak sedikit yang menyebut Andini sebagai “typical cewek idaman” karena aura dan ekspresinya.

Namun, seiring meningkatnya popularitas video itu, banyak netizen mulai mempertanyakan keaslian akun TikTok Andini. Akun lamanya diduga menghilang atau dinonaktifkan, membuat para penggemar bingung dan menduga-duga apakah akun viral ini benar milik asli atau hanya fanpage.

“Akun lamanya mana kk?,” tanya salah satu pengguna TikTok, menunjukkan rasa penasaran mereka terhadap keaslian akun dan keberadaan Andini di dunia maya setelah video tersebut menjadi viral.

Bukan cuma soal penampilan dan akun asli, kehidupan pribadi Andini pun ikut terseret ke tengah pembahasan publik. Salah satu isu yang paling banyak dibicarakan adalah kabar putus cintanya dengan sang kekasih.

Sumber informasi tersebut berasal dari unggahan akun yang sama, @andini_permata_viral, yang pada 5 Juli 2025 menuliskan kalimat kontroversial:

“Juara 1 ditinggal pacar karena udah nggak perawan.”

Kalimat itu sontak menyulut gelombang simpati sekaligus kemarahan netizen. Banyak yang mengkritik keras dugaan alasan sang mantan kekasih meninggalkan Andini karena urusan personal yang dianggap tidak pantas untuk dijadikan alasan memutuskan hubungan.

“Kalau benar alasannya itu, cowoknya gak dewasa banget,” tulis netizen.

“Andini cantik dan kuat banget. Malah dia yang menang,” komentar lainnya.***