Home Blog Page 767

DPRD Kota Bogor Buka Posko Aduan Dugaan Kecurangan SPMB 2025

0

Bogordaily.net – Komisi IV DPRD Kota Bogor membuka posko pengaduan untuk menampung laporan masyarakat terkait dugaan kecurangan dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025. Posko ini dibuka untuk semua jenjang, mulai dari SD hingga SMA.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Ence Setiawan, menyatakan bahwa posko aduan SPMB ini merupakan upaya legislatif dalam mengawal transparansi dan keadilan dalam proses seleksi masuk sekolah.

Ia mengimbau masyarakat yang menemukan indikasi pelanggaran agar melapor langsung ke ruang Komisi IV DPRD dengan membawa bukti pendukung.

“Jika ada temuan kecurangan dalam SPMB, silakan laporkan langsung ke kami. Semua laporan akan kami tindaklanjuti secara serius,” tegas Ence, Rabu 2 Juli 2025

Ence menegaskan, apabila ditemukan pelanggaran dalam proses SPMB, pihaknya akan memanggil Dinas Pendidikan Kota Bogor serta merekomendasikan sanksi tegas terhadap pihak-pihak yang terlibat, termasuk rotasi hingga pencopotan oknum yang terbukti curang.

Ia juga mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap manipulasi data, terutama terkait domisili dan jalur prestasi (japres), yang kerap menjadi celah penyalahgunaan dalam SPMB.

“Masyarakat harus aktif mengawasi. Jika ditemukan rombongan belajar (rombel) yang melebihi kapasitas setelah masa pendaftaran resmi ditutup, segera laporkan. Itu bisa jadi indikasi masuknya siswa ‘siluman’,” ujarnya.

Selain itu, DPRD Kota Bogor mendorong sinergi lebih kuat antara Dinas Pendidikan dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) untuk memperketat verifikasi data, sehingga praktik manipulasi jalur domisili dan prestasi tidak lagi terjadi.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen DPRD dalam menjamin pemerataan akses pendidikan yang adil dan bersih di Kota Bogor. ***

Muhammad Irfan Ramadan

Artis Inisial MR Ditangkap Polisi Usai Peras Pacar Sesama Jenis

0
Bogordaily.net – Viral penangkapan artis berinisial MR karena kasus dugaan pemerasan pada kekasih sesama jenisnya IMT.  Artis tersebut rupanya Muhammad Renald Kadri. Ia mengancam kekasihnya dengan memeras uang total Rp20 jutaan.
Kekasihnya IMT yang melaporkan Renald ke Polsek Cempaka Putih merasa terganggu dengan sikap Renald.
Terlebih dia juga diancam bakal menyebarkan foto dan video syur mereka berdua.
Usut punya usut, Renald merasa cemburu dengan kekasih sesama jenisnya yang memiliki selingkuhan.
Hal ini dikatakan Kapolsek Cempaka Putih Jakarta Pusat Kompol Pengky Sukmawan.
“MR ini mengancam akan menyebarkan foto bugil dan video hubungan sejenis terduga pelaku daripada si korban,” kata Pengky.
Renald pun memergoki pacarnya mencium pria lain di depan mata sehingga dia mengancam menyebar foto dan video syur lengkap dengan memeras.
“Motifnya karena cemburu, kesal, diduga korban punya lelaki idaman lain atau PIL,” papar Pengky.
Namun dalam penangkapan, Renald membantah jumlah yang menyentuh Rp20 juta.
“Nggak ya pak, Rp10 juta lebih. Itu ngelakuin hubungan dulu Pak, bukan pemerasan,” ucap Renald.
Dia pun telah didakwa sebagai tersangka pemerasan pada korban dan diancam penjara 9 tahun dengan pasal 368 KUHP tentang pemerasan.
“Dilakukan penangkapan, didalami dan ditetapkan tersangka. Pasalnya pemerasan,” kata Pengky.
Namun berjalannya menyelidikan, Pengky mengungkapkan penyidik akan mempelajari ancaman foto dan video syur yang menjadi ancaman.
“Iya tidak menutup kemungkinan sementara kita dalami lagi, kita pelajari,” pungkas Pengky. ***

Rudy Susmanto Pastikan RSUD RH Satibi Akan Terus Berkembang Tingkatkan Pelayanan Untuk Masyarakat

Bogordaily.net – Bupati Bogor, Rudy Susmanto memastikan RSUD RH Satibi akan terus berkembang untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di wilayah Bogor Timur. Demikian ditegaskan Rudy saat menghadiri HUT Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) RH Satibi ke-13, Cileungsi, Rabu (2/7).

Dalam kunjungannya Bupati Bogor meresmikan Ruang Tunggu Pasien R.A Kartini, Taman Ade Irma Suryani Nasution dan Unit Transfusi Darah (UTD). Bupati juga meninjau beberapa ruangan, mulai dari ruang High Care Unit (HCU), ruang unit transfusi darah. Pada kesempatan tersebut, Bupati Bogor juga menyerahkan hadiah umroh kepada lima orang pegawai teladan, mulai dari dokter hingga tenaga keamanan.

Bupati Bogor hadir didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Kepala Dinas Kesehatan, Direktur RSUD RH Satibi dan jajaran direktur RSUD se-Kabupaten Bogor, Pimpinan Cabang Bank BJB Cibinong, Camat Cileungsi, Camat Jonggol, serta Sekretaris Dinas Kesehatan.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto menyampaikan apresiasi atas peningkatan mutu layanan dan kebersihan rumah sakit yang kini menjadi andalan masyarakat di wilayah Bogor Timur. Pertemuan ini juga menjadi momentum koordinasi untuk memperkuat sistem layanan kesehatan terpadu di Kabupaten Bogor.

“Rumah sakit RH Satibi banyak berubah, rumah sakitnya bersih, pelayanannya ramah, dan meskipun infrastruktur masih terbatas, kita akan kejar bersama-sama untuk bangun infrastruktur yang dibutuhkan. Karena inilah satu-satunya rumah sakit milik pemerintah yang ada di wilayah Bogor Timur,” ujar Rudy.

Rudy mengungkapkan rencana strategis pemerintah daerah dalam pengembangan RSUD RH Satibi, khususnya dalam bidang infrastruktur dan penguatan sumber daya manusia.

“Kami bersiap untuk melakukan investasi di bidang SDM kesehatan. Mulai tahun 2026, tidak hanya beasiswa untuk siswa-siswi berprestasi, tetapi juga untuk dokter umum agar bisa menempuh pendidikan dokter spesialis dan subspesialis,” jelas Rudy.

Rudy menambahkan, Pemkab Bogor juga akan memberikan beasiswa lanjutan kepada perawat dan bidan agar bisa melanjutkan pendidikan di bidang manajemen rumah sakit atau bahkan menjadi dokter.

“Kebijakan ini merupakan bentuk penghargaan sekaligus investasi jangka panjang dalam peningkatan kualitas layanan kesehatan daerah,” tambahnya.

Rudy berharap RSUD RH Satibi semakin optimal dalam melayani masyarakat, khususnya di wilayah Bogor Timur. Serta menjadi rujukan layanan kesehatan yang profesional, manusiawi, dan terjangkau.

Direktur RSUD RH Satibi, dr.Kusnadi menerangkan, sejak tahun 2022, kami terus melakukan transformasi pelayanan. Merubah segala pelayanan di RSUD ini, mulai dari, system pelayanannya, SDM nya, infrastruktur layanannya, sampai peralatan medisnya.

“Saat ini, alhamdulillah pak Bupati sangat responsif terkait rencana pengembangan kedepan. Artinya pengembangan ini terus dilakukan, untuk menjawab kebutuhan layanan kesehatan masyarakat secara umum, khususnya untuk masyarakat di wilayah Bogor Timur,” terang Kusnadi.

Ia mengatakan, RSUD RH Satibi tidak hanya melayani masyarakat dari Bogor Timur saja, kami juga menerima pasien dari Bekasi, Karawang, Cianjur, bahkan dari Pelabuhan Ratu pun kesini dirujuknya. Dari wilayah Bogor lainnya pun sudah dirujuk ke sini, jadi kami sudah menjadi bagian dari rumah sakit rujukan di Kabupaten Bogor.(*)

DPPKB Kota Bogor Gencarkan Gema Penting, Targetkan Nol Stunting 2045

Bogordaily.net – Dalam upaya mempercepat penurunan angka stunting di Kota Bogor, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bogor melaksanakan program Gebyar Gema Penting (Gerakan Umat Beragama Peduli Stunting).

Kepala Bidang Pemberdayaan dan Peningkatan Keluarga Sejahtera DPPKB Kota Bogor, Dr. H. Arief Rachman Badrudin menjelaskan bahwa Gema Penting bertujuan untuk memperkuat peran agama dalam komunikasi yang lemah lembut dan bijaksana, agar pesan pencegahan stunting lebih mudah dipahami dan diterima masyarakat.

“Stunting bukan hanya persoalan gizi, tetapi juga menyangkut masa depan bangsa. Oleh karena itu, kami mendorong pendekatan berbasis agama yang penuh hikmah demi Indonesia Emas 2045 dengan target nol persen stunting,” ujar Arief pada Rabu 2 Juli 2025.

Program ini mencakup sejumlah tujuan utama, di antaranya meningkatkan pemahaman ulama dan tokoh agama tentang stunting, menggerakkan masyarakat untuk turut serta dalam pencegahan, membangun sinergi lintas sektor, serta memanfaatkan peran penyuluh agama sebagai ujung tombak kampanye.

Arief mengatakan bahwa Gema Penting merupakan bagian dari Gerakan Penimbangan Bulanan Nasional Terintegrasi, yang mendorong pemantauan pertumbuhan anak secara rutin setiap bulan, bukan hanya lima tahun sekali.

Selain itu, program ini juga terintegrasi dengan GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), yang memberikan bantuan nutrisi dan non-nutrisi kepada ibu hamil, menyusui, dan anak balita dari keluarga berisiko.

Data intervensi keluarga risiko stunting bersumber dari DPPKB Kota Bogor, yang selanjutnya diselaraskan dengan pelaksanaan program GENTING.

Program Gema Penting dilaksanakan dengan pendekatan sistematis yang melibatkan unsur wilayah dan Tim Pendamping Keluarga (TPK) sebanyak 2.412 orang se-Kota Bogor.

“Pelatihan juga diberikan kepada kader BKB, BKR, BKL di 68 kelurahan, serta 5 orang kader terbaik perwakilan lembaga agama yang berperan sebagai Fasilitator Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) pencegahan stunting,” katanya.

Mekanisme pemantauan dilakukan secara rutin dengan pengumpulan data penimbangan anak, pendampingan ibu hamil, serta edukasi gizi.

Evaluasi mencakup seluruh aspek mulai dari input hingga outcome, serta menggunakan indikator jelas seperti cakupan wilayah dan perubahan prevalensi stunting.

Respon masyarakat pun dinilai positif. Edukasi dan pendampingan membuat masyarakat lebih memahami pentingnya gizi dan pola asuh anak.

Partisipasi masyarakat juga meningkat seiring keterlibatan tokoh agama dan kader kesehatan yang membangun rasa kepercayaan.

Meskipun menghadapi tantangan dalam hal koordinasi dan sumber daya, DPPKB optimistis bahwa program ini akan terus diperluas ke seluruh wilayah Kota Bogor.

Program ini tidak hanya berkontribusi pada penurunan angka stunting, tapi juga pada peningkatan kualitas hidup anak dan keharmonisan keluarga.

“Program ini adalah investasi jangka panjang. Dengan sinergi tokoh agama, akademisi, tenaga kesehatan, dan masyarakat, kita bisa membangun keluarga yang sehat dan generasi yang unggul,” pungkas Arief.*

Ibnu Galansa

Davina Karamoy Ungkap Alasan Tak Lagi Buat Konten Eksklusif Berbayar di Media Sosial

0

Bogordaily.net – Aktris muda Davina Karamoy turut menanggapi fenomena konten eksklusif berbayar yang kini marak di media sosial.

Meski memiliki lebih dari 1,6 juta pengikut di Instagram dengan 61 persen di antaranya adalah laki-laki Davina memilih untuk tidak lagi menawarkan konten khusus berbayar kepada para penggemarnya.

Dalam wawancaranya di podcast YouTube Don’t Play Play yang tayang Senin 30 Juni 2025, Davina mengaku senang mendapat perhatian dari penggemar, baik di dunia maya maupun secara langsung.

“Beberapa fans memang sering datang ke acara-acara aku. Misalnya aku ada turnamen padel, mereka suka datang buat support. Aku memang senang interaksi sama mereka yang datang,” ujar bintang serial Main Hati itu.

Menariknya, meski sangat aktif di media sosial dan menjadi incaran banyak brand untuk kerja sama endorsement, Davina mengaku sudah berhenti membuat konten eksklusif berbayar.

Dia sempat menjajal fitur tersebut dengan tarif Rp29.000 per akun per bulan, dan berhasil mengumpulkan sekitar 1.000 subscriber.

Itu berarti, selama sebulan ia bisa meraup sekitar Rp29 juta. Namun, keputusan menghentikan layanan tersebut datang dari dirinya sendiri.

“Aku suka lupa kalau punya eksklusif. Jadi kasihan, mereka sudah pada bayar, tapi dapatnya begitu saja. Jadi aku matikan,” jelasnya.

Meskipun tidak melanjutkan konten eksklusif, Davina tidak menilai buruk fenomena tersebut.

Menurutnya, hiburan adalah pilihan personal, dan tidak masalah jika seseorang merasa terhibur lewat konten berbayar.

“Orang lain mungkin berpikir kalau uang subscribe lebih baik dipakai untuk hal yang lebih penting. Tapi mungkin ada orang yang hiburannya memang di situ. Jadi aku nggak masalah sama hal itu,” katanya.

Untuk saat ini, Davina mengaku lebih nyaman fokus pada karier akting dan tetap menjomblo.***

Brutal! Mantan Suami Aniaya Mantan Istri Sampai Babak Belur. Diduga Pelakunya Pegawai Hokben Detos

0

Bogordaily.net – Mantan suami aniaya mantan istri sampai babak belur terjadi lagi.

Apakah ini cemburu buta? Apakah ini dendam yang tak selesai di palu hakim agama? Atau ini hanya lelaki yang merasa Tuhan?

Pria itu disebut DFA. Dulu, dia suami DES. Kini, hanya mantan. Tapi kelakuannya—kata DES—lebih buruk dari suami.

Ia datang, muncul, mengamuk. Di depan umum. Tempat yang terang benderang, ramai, penuh CCTV. Tapi DFA seolah kesurupan. Kesetanan.

Apakah benar DFA pegawai Hokben di Detos? Itu belum bisa dikonfirmasi. Tapi video yang tersebar di media sosial, cukup jelas menunjukkan: pria itu bertindak brutal.

DES tidak diam. Ia bukan perempuan lemah yang pasrah. Ia bukan perempuan yang sekadar menghapus air mata.

Ia lapor polisi. Ke Polres Bogor. Karena tempat tinggalnya di Bogor. Tapi yang membuat orang-orang terpana, bukan hanya soal kekerasan fisik yang ia alami.

Yang membuat bulu kuduk merinding: “DF bilang tidak ada polisi yang bisa memenjarakan dia,” kata DES.

Kalimat itu diucapkan lugas. Seolah hukum ini bisa dia injak. Seolah negara ini tak punya taring.

Apakah ini bentuk baru dari pelecehan pasca-cerai?

Mereka memang sudah resmi bercerai di pengadilan agama. Tapi DFA, menurut pengakuan DES, tak pernah benar-benar pergi.

Pesan-pesan ancaman datang hampir tiap hari. Nada ancamannya menakutkan. Bahkan sampai “aku akan bunuh kamu.”

DES—perempuan biasa, katanya. Ia tak minta apa-apa. Hanya ingin hidup tenang. Tanpa teror. Tanpa bayang-bayang DFA.

Tapi DFA masih bebas.

Apakah ini berarti benar ucapannya? Bahwa tak ada polisi yang bisa menahannya?

Jika ya, maka kasus ini bukan lagi soal kekerasan dalam rumah tangga. Bukan sekadar soal mantan suami yang gagal move on.

Ini tentang nyali aparat penegak hukum. Tentang kepercayaan masyarakat yang dipertaruhkan.

DES sudah berani bicara. Ia sudah datang ke kantor polisi. Sudah buka suara ke media. Bola sekarang ada di tangan Polres Bogor.

Kita tunggu, apakah kasus mantan suami aniaya mantan istri itu akan segera diproses atau dibiarkan menggelinding sendiri.***

Lee Hyeri Dikabarkan Pacaran dengan Penari Woo Tae, Ini Kata Agensi

0

Bogordaily.net – Mantan personel Girl’s Day sekaligus aktris populer Korea Selatan, Lee Hyeri, kembali menjadi sorotan publik usai muncul kabar kedekatannya dengan seorang penari profesional bernama Woo Tae.

Rumor asmara ini muncul setelah Hyeri dikonfirmasi putus dari aktor Ryu Jun Yeol pada November 2023.

Kabar ini awalnya mencuat dari laporan media Korea Selatan, Sports Kyunghyang, yang mengutip sumber-sumber anonim dalam industri hiburan. Laporan itu menyebut bahwa keduanya telah menjalin hubungan istimewa sejak lebih dari setahun lalu.

Menanggapi kabar yang viral tersebut, agensi SUBLIME yang menaungi Hyeri akhirnya buka suara. Namun mereka memilih untuk tidak mengonfirmasi secara tegas.

“Sulit bagi kami untuk bersuara, mengingat hal tersebut merupakan kehidupan pribadi sang artis,” ujar perwakilan agensi tersebut seperti dikutip dari Sports Kyunghyang, pada Rabu, 2Juli 2025.

Menurut informasi dari tim produksi film Victory, Hyeri dan Woo Tae pertama kali bertemu di lokasi syuting pada tahun 2023. Dalam film tersebut, Hyeri memerankan karakter yang membutuhkan kemampuan menari, sehingga ia harus belajar langsung dari Woo Tae yang saat itu ditunjuk sebagai koreografer utama.

Setelah proses syuting selesai dan keduanya kembali ke Seoul, hubungan itu disebut tidak terputus. Bahkan, beberapa orang dekat mengungkap bahwa mereka masih intens berkomunikasi dan kerap terlihat bersama di luar kegiatan profesional.

Sejumlah sumber dekat juga mengungkapkan bahwa hubungan keduanya dibangun di atas rasa saling menghargai. Hyeri disebut mulai terbuka mengenai kedekatannya dengan Woo Tae kepada lingkaran terdekat, termasuk rekan-rekan seprofesi.

“Mereka saling mendukung satu sama lain di masa-masa sulit. Itu yang membuat hubungan mereka semakin solid saat ini,” ungkap sumber tersebut.***

 

 

Aksi Pembuldozeran Lahan Warga oleh PT PMC di Tamansari Picu Protes dan Pemukulan

Bogordaily.net – Aksi PT PMC yang membuldozer lahan garapan warga di Desa Tamansari, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, menuai kecaman.

Salah satu warga bernama Mardhi menjadi korban pemukulan usai menagih janji ganti rugi lahan dari perusahaan yang belum terealisasi sejak tahun 2020.

Menurut informasi, insiden terjadi ketika pekerja lapangan PT PMC tengah mengerahkan alat berat untuk meratakan lahan garapan. Melihat lahannya mulai dihancurkan, Mardhi mendatangi lokasi untuk mengingatkan perusahaan terkait janji ganti rugi yang hingga kini tak kunjung dipenuhi.

Namun respons yang didapat justru berujung pada tindakan kekerasan. Mardhi mengaku dikeroyok dan dipukul oleh beberapa pekerja lapangan PT PMC, yang disebut tidak memberi kesempatan baginya untuk berdialog secara damai.

Yang membuat warga makin geram, sengketa atas lahan garapan tersebut masih dalam proses hukum di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Mardhi bersama sejumlah warga lainnya telah mengajukan gugatan perdata terhadap PT PMC, dan hingga saat ini proses persidangan masih berlangsung serta belum ada putusan final dari pengadilan.

Aktivis dan tokoh masyarakat menilai, langkah PT PMC melakukan pembuldozeran secara sepihak merupakan bentuk pengabaian terhadap proses hukum yang sedang berjalan.

Mereka meminta agar pihak perusahaan menghormati asas hukum dengan menunda seluruh aktivitas fisik hingga ada kejelasan hukum dari pengadilan.

 

Kebakaran Warung di Terminal Cibinong, Petugas Damkar Langsung Dikerahkan

0

Bogordaily.net – Kebakaran terjadi di sebuah warung yang berada di kawasan Terminal Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa 2 Juli 2025. Peristiwa tersebut dilaporkan warga melalui layanan darurat 112 pada Rabu sore.

Setelah menerima laporan, petugas 112 langsung berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor (@damkarbogorkab) dan mendapatkan respons cepat.

Saat ini, petugas pemadam kebakaran masih berada di lokasi dan terus berupaya memadamkan api.

Belum diketahui pasti penyebab terjadinya kebakaran. Informasi lebih lanjut akan disampaikan setelah proses pemadaman selesai dan berita resmi dirilis oleh pihak berwenang.

Warga diminta untuk tetap tenang dan menjauh dari lokasi kejadian demi keselamatan bersama.

Jika Anda mengalami situasi darurat, segera hubungi layanan darurat 112. Layanan ini gratis dan aktif 24 jam.***

Rabu Siang Macet Parah di Jalur Puncak Ciawi, Pengendara Diminta Waspada

0

Bogordaily.net – Arus lalu lintas di Jalan Raya Puncak, tepatnya di kawasan Ciawi, Kabupaten Bogor, dilaporkan mengalami kemacetan cukup parah pada Rabu siang, 2 Juli 2025.

Kemacetan terjadi di kedua arah dan berdampak pada laju kendaraan yang melambat secara signifikan.

Pengendara diimbau untuk tetap sabar, menjaga jarak aman, serta tidak memaksakan diri melaju di sela-sela kendaraan lain.

Hingga pukul 13.00 WIB, antrean kendaraan masih mengular di sejumlah titik, terutama menjelang simpang Gadog yang merupakan pintu masuk utama menuju kawasan wisata Puncak.

Bagi masyarakat yang hendak melintas ke arah Puncak atau turun ke arah Bogor, disarankan mencari jalur alternatif atau menunda perjalanan hingga kondisi lalu lintas kembali normal.

Tetap berhati-hati dalam berkendara, ya gaes! Pastikan kendaraan dalam kondisi prima dan patuhi arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama***