Tuesday, 14 April 2026
Home Blog Page 768

Besok Hari Bumi Sedunia, Kelompok Nusa Tani Tanam Ratusan Pohon

0

Bogordaily.net – Kelompok Nusa Tani yang berlokasi di kawasan BNR, Kelurahan Ranggamekar, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor bakal menanam ratusan pohon di Hari Bumi Sedunia yang jatuh pada tanggal 22 April besok.

Sebagai persiapan, hari ini sejumlah anggota Nusa Tani mulai menggali lubang-lubang tanam sebagai bagian dari kegiatan penanaman pohon keras di sejumlah lahan gersang di wilayah mereka.

Ketua Nusa Tani, Putra Sungkawa menjelaskan bahwa pemilihan pohon keras bukan tanpa alasan.

“Selain menyumbangkan oksigen, pohon keras berperan penting dalam mencegah erosi. Ini adalah bentuk tanggung jawab kita terhadap bumi yang kita pijak,” ujarnya, Senin 21 April 2025.

Setiap tahun, kelompok ini secara konsisten menjalankan aksi penghijauan. Mereka menyasar lahan-lahan tidur yang masih banyak ditemukan di kawasan mereka untuk dijadikan ruang hijau produktif. Dalam kegiatan kali ini, selain penanaman pohon, mereka juga menerapkan sistem tumpang sari sebagai kontribusi terhadap program ketahanan pangan nasional.

“Kami ingin menggali kesadaran masyarakat dan pemerintah untuk peduli pada ketahanan pangan, mulai dari rumah tangga. Banyak yang belum tahu bahwa 22 April adalah Hari Bumi. Kami ingin mendorong masyarakat agar memperingatinya dengan tindakan nyata, seperti menanam pohon,” tambahnya.

Menurutnya, kerusakan alam seperti gempa, longsor, dan pergeseran tanah merupakan dampak dari kelalaian manusia terhadap lingkungan.

Ia menekankan pentingnya merawat bumi sebagai tempat berpijak, dan menanam pohon disebutnya sebagai langkah paling mudah namun berdampak besar.

Sebagai bentuk inisiatif konkret, ia juga mendorong Pemerintah Kota Bogor untuk mencanangkan gerakan “Satu Rumah Satu Pohon.”

“Kalaupun tidak punya lahan, bisa pakai sistem tabulampot (tanaman buah dalam pot). Ini bisa menjadi solusi untuk mengurangi pemanasan global,” katanya.

Ia menyayangkan kondisi Bogor yang kini tak lagi sejuk, bahkan disebutnya sebagai pusat pemanasan global.

Komitmen Nusa Tani terhadap penghijauan sudah dimulai sejak 2012, termasuk dengan penanaman 5.000 pohon di wilayah lain. Meski beberapa pohon telah tumbang, upaya penanaman terus dilanjutkan untuk mengganti pohon-pohon yang hilang.

Besok, dalam peringatan Hari Bumi, sebanyak 260 pohon akan ditanam. Jenisnya bervariasi, mulai dari buku, jambu kristal, kelor, kemang, hingga tanaman buah lainnya. “Kami pilih tanaman yang bisa dinikmati hasilnya oleh masyarakat. Bukan sekadar hijau, tapi juga produktif,” jelasnya.

Tak hanya soal penanaman pohon, kelompok ini juga mengembangkan berbagai inisiatif lain, seperti bank sampah, dan sedang merintis program bank pupuk serta bank pakan. Semua ini dilakukan dengan tujuan menjaga lingkungan sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat.

Sejak 2012, kawasan mereka telah dideklarasikan sebagai hutan kota. Luasnya cukup signifikan, termasuk area 3,3 hektare di eks-lahan bola dan 3.000 meter persegi di sekitar wilayah Sungkawa. Sebagian besar pohon kini telah tumbuh besar, dan penanaman lanjutan terus dilakukan di titik-titik yang pohonnya tumbang.

“Mari kita bersama menanam pohon untuk publik. Bersama kami, lestarikan bumi,” pungkasnya. ***

Royal Safari Kenalkan Budaya Membatik di Hari Kartini

0

Bogordaily.net – Hari Kartini menjadi momen penting untuk menghargai peran perempuan dalam membentuk masa depan bangsa. Di Royal Safari Garden, semangat ini dirayakan dengan cara istimewa melalui kegiatan CSR bertajuk “Kartini Masa Kini: Menginspirasi Perempuan untuk Berkarya dan Berdaya” yang berlangsung pada Rabu, 21 April 2025.

Acara ini tak hanya menjadi ajang peringatan, tapi juga ruang nyata untuk berbagi ilmu, mengembangkan keterampilan, dan menghidupkan kembali warisan budaya Indonesia yaitu seni membatik.

Kegiatan ini memiliki tiga tujuan utama. Pertama, melestarikan warisan budaya dengan meningkatkan kecintaan terhadap seni membatik sebagai identitas budaya bangsa. Kedua, memberdayakan perempuan khususnya para ibu warga sekitar Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, melalui keterampilan membatik yang berpotensi menjadi peluang usaha dan sumber kemandirian ekonomi. Ketiga, menginspirasi semangat Kartini, dengan mendorong perempuan untuk terus berkarya, berdaya, dan berkontribusi bagi masyarakat, sebagaimana nilai-nilai perjuangan Kartini dahulu.

Acara berlangsung di Arumba Function Hall dan Bale Banjar Royal Safari Garden; area terbuka yang nyaman dan sarat nuansa budaya. Kegiatan utama meliputi Seminar Edukasi, menghadirkan narasumber dari Batik Pancawati yang membahas kontribusi perempuan dalam industri batik. Demo Make-Up dari Instaperfect, sebagai bentuk self-care yang memperkuat kepercayaan diri perempuan masa kini. Workshop Membatik tersedia gratis untuk peserta CSR dan terbuka untuk tamu menginap dengan kontribusi Rp75.000. Di sini, peserta dapat belajar langsung teknik dasar membatik dan mengenal filosofi motif tradisional.

Acara ditutup dengan adanya makan siang bersama di Arumba Function Hall sambil menikmati momen kebersamaan para peserta. Sambil menikmati makan siang, para peserta melakukan konsultasi kesehatan dan medical checkup di booth RS Vania dan Mandiri Inhealth. Sebagai bentuk apresiasi, tersedia pula merchandise menarik bagi peserta yang beruntung selama acara berlangsung dilengkapi dengan Nipis Madu di dalamnya.

Melalui acara ini, Royal Safari Garden tidak hanya memperingati Hari Kartini sebagai simbol semangat emansipasi, tetapi juga menguatkan peran aktif dalam upaya pelestarian budaya dan pemberdayaan perempuan di tingkat lokal.
(Acep Mulyana)

Soal Revitalisasi Gedung Kesenian, Ketua DPRD Sastra Winara Minta Bupati Bogor Segera Lakukan Pembenahan

Bogordaily.net – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara memberikan tanggapan terkait rencana revitalisasi gedung kesenian yang ada di Jalan Tegar Beriman, Kecamatan Cibinong.

Menurut Sastra, pihaknya menyayangkan apabila gedung yang dibangun dengan biaya 8,8 miliar itu dibiarkan berdiri tanpa ada tujuan.

Oleh karena itu, Sastra ingin Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi selaku Bupati-Wakil Bupati Bogor saat ini bisa bergerak untuk segera melakukan pembenahan.

“Dulu saya kira (anggaran pembangunan) bangunannya cukup besar, tentu dengan pemerintahan pak Rudy-Ade gedung kesenian bisa bermanfaat dan dipakai oleh seluruh masyarakat,” kata Sastra Winara, Senin 21 April 2025.

Kemudian, Sastra turut menyerahkan sepenuhnya kepada Rudy Susmanto yang dinilainya memiliki jiwa seni.

“Saya kira pak Bupati orang seni, nanti akan diperbaiki ditambah mungkin bangunan lain. Kayak kemarin halal bihalal mancing bersama, akan membuat tempat itu bisa lebih bermanfaat dan bisa mendapatkan pendapatan juga dari situ,” jelasnya.

Lebih lanjut, dengan adanya rencana revitalisasi seperti itu, Sastra berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bisa serius melakukan pembenahan dan bukan hanya sekadar wacana.

“Kalau gedung kesenian untuk direvitalisasi silahkan pemerintah daerah ditata supaya tempat ini manfaat, kita berharap ditata sesuai dengan kebutuhannya sekarang,” ungkap Sastra.

“DPRD akan selalu mensupport pemerintah daerah, ketika memang itu bermanfaat buat masyarakat,” tambahnya.***

Albin Pandita

Siswa SMPN 2 Cibinong Menangis Usai Kehilangan Handphone saat Acara Kirab Mahkota Binokasih

Bogordaily.net – Seorang siswa kelas 8 SMPN 2 Cibinong Andreas Amos Sihombing menangis usai kehilangan handphone miliknya saat menghadiri acara Kirab Mahkota Binokasih yang digelar di area Gedung Tegar Beriman, Cibinong, pada Senin 21 April 2025.

Andreas mengaku kehilangan handphone merek Oppo A17 saat sedang mengantre makanan usai menyambut Kirab Mahkota Binokasih. Menurut pengakuannya, insiden itu terjadi secara tiba-tiba dan ia tidak mengetahui secara pasti siapa pelakunya.

“HP saya ilang tadi pas lagi antri makanan mau ngambil siomay, tiba-tiba di deketin orang cuma gatau siapa tiba-tiba ngerogoh tas,” kata Andreas sembari menangis kepada wartawan, Senin 21 April 2025.

Saat itu, ia tidak menyadari saat kejadian berlangsung. Setelah mengambil makanan dan hendak mengecek tasnya, ia tersadar bahwa handphonenya telah raib.

“Saya ga engeh kalo ilang, pas saya cek abis ngambil makanan tiba-tiba gada, ilang diambil orang,” jelasnya.

Kemudian, Andreas sempat meminta bantuan untuk menghubungi orang tuanya karena khawatir dimarahi. “Minta tolong telfonin orang tua saya dong, saya takut dimarahin,” ujar Andreas.

Lebih lanjut, Ia juga menegaskan bahwa handphonenya benar-benar hilang karena dicuri, bukan karena ketinggalan. “Beneran HP saya ilang, dicuri orang. Bukan ketinggalan,” ungkapnya.

Sebagai informasi, dalam acara Kirab Panji dan Mahkota Binokasih 2025 ini sendiri merupakan kegiatan yang dihadiri oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto, serta berbagai unsur masyarakat dan pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Bogor.***

Albin Pandita

Masyarakat Puraseda Gotong Royong Bersihkan Lingkungan

Bogordaily.net – Kesadaran masyarakat Desa Puraseda, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan mulai menunjukkan peningkatan. Hal ini terlihat dari antusiasme warga dalam kegiatan gotong royong yang digelar pada Senin (21/04).

Kegiatan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat dan jajaran pemerintahan desa ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kebersamaan bisa membawa dampak positif.

Ketua MUI Desa Puraseda, Hamdan Husaeni, menilai gotong royong ini mendorong perubahan pola hidup masyarakat, khususnya dalam pengelolaan sampah.

“Alhamdulillah memberi dampak ke masyarakat. Biasanya aliran air di lingkungan kotor, sekarang mulai bersih. Ini jadi contoh dari kepala desa untuk memberi teladan soal kebersihan,” ujar Hamdan.

Ia menambahkan, kebiasaan membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai, kini mulai ditinggalkan warga. Masyarakat perlahan mulai terbiasa membakar sampahnya sendiri di sekitar rumah.

Sementara itu, Kepala Desa Puraseda, Asep Ruhiat, menjelaskan bahwa kegiatan bersih-bersih lingkungan rutin dilakukan setiap hari Senin, diawali dengan apel bersama di kantor desa yang berada di tengah perkampungan.

“Kami selalu mengadakan apel, lalu mengajak seluruh aparatur pemerintah desa dan lembaga desa untuk bergotong royong membersihkan lingkungan,” ujarnya.

Bagi Asep, memberikan contoh langsung jauh lebih efektif daripada sekadar sosialisasi. Ia berharap kegiatan ini bisa menjadikan Desa Puraseda sebagai desa yang sehat, nyaman, dan asri.

“Tujuannya bukan hanya kebersihan, tapi juga menciptakan ketertiban dan kesehatan masyarakat,” katanya. ***

Hipzhy Aiman

Kirab Mahkota Binokasih di Cibinong Sempat Bikin Macet Panjang, Pengendara Tertahan Selama Satu Jam

Bogordaily.net – Kirab Mahkota Binokasih yang berlangsung di jalan raya Karadenan menuju Jalan Raya Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor sempat bikin macet panjang, pada Senin 21 April 2025.

Adapun, kemacetan itu membuat beberapa pengendara sempat tertahan berjam jam karena kurangnya sosialisasi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terkait pengalihan arus lalu lintas.

Salah satu pengendara Andi mengatakan bahwa, sempat tertahan di dalam kemacetan panjang dari arah Karadenan menuju Jalan Tegar Beriman hingga sejam lamanya.

Dimana sebelumnya, ia tak memprediksi bakal terjadi kemacetan panjang yang justru membuat perjalananya terhambat.

“Saya sampai kejebak macet ini ada sekitar satu jam dari arah Karadenan mau ke Jalan pemda Cibinong, nggak tau ada kirab ini,” kata Andi kepada wartawan, Senin 21 April 2025.

Lebih lanjut, ia menyayangkan kurangnya sosialisasi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terlebih dahulu untuk mengantisipasi kemacetan panjang.

“Karena kurang sosialisasi juga dari Pemerintah jadinya pada kena macet, harusnya ada pengalihan arus lalu lintas,” jelasnya.

Sebelumnya diketahui, Kirab Mahkota Binokasih disambut antusias ribuan masyarakat Kabupaten Bogor di sepanjang Jalan Raya Karadenan menuju Tegar Beriman, Cibinong, pada Senin 21 April 2025.

Berdasarkan pantauan Bogordaily.net dilokasi, kirab tersebut dimulai sejak pukul 16.00 WIB dari Lapangan SMK 1 Cibinong menuju Gedung Tegar Beriman untuk kembali menjalani berbagai prosesi acara.

Terlihat juga Bupati Bogor Rudy Susmanto beserta jajaran melakukan kirab Mahkota tersebut menggunakan mobil klasik dengan disambut penuh antusias dari masyarakat.

Sementara itu, arus lalu lintas di sekitar Jalan Raya Karadenan menuju arah Jalan Raya Tegar Beriman mengalami kemacetan yang cukup panjang karena ada penutupan terlebih dahulu.***

Albin Pandita

Diiringi Mobil Klasik Menuju Tegar Beriman, Kirab Mahkota Binokasih Disambut Antusias Ribuan Warga Bogor

Bogordaily.net – Kirab Mahkota Binokasih disambut antusias ribuan masyarakat Kabupaten Bogor di sepanjang Jalan Raya Karadenan menuju Tegar Beriman, Cibinong, pada Senin 21 April 2025.

Berdasarkan pantauan Bogordaily.net dilokasi, kirab mahkota binokasih tersebut dimulai sejak pukul 16.00 WIB dari Lapangan SMK 1 Cibinong menuju Gedung Tegar Beriman untuk kembali menjalani berbagai prosesi acara.

Terlihat juga Bupati Bogor Rudy Susmanto beserta jajaran melakukan kirab Mahkota tersebut menggunakan mobil klasik dengan disambut penuh antusias dari masyarakat.

Sementara itu, arus lalu lintas di sekitar Jalan Raya Karadenan menuju arah Jalan Raya Tegar Beriman mengalami kemacetan yang cukup panjang karena ditutup terlebih dahulu.

Sebelumnya, Mahkota Binokasih dari Keraton Sumedang larang tersebut tiba sekitar pukul 14.30 WIB dengan berbagai prosesi tari-tarian ,dan diterima langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Bogor Rudy Susmanto-Jaro Ade beserta jajaran.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan rasa syukurnya karena Mahkota Binokasih yang penuh akan sejarah itu telah tiba di Kabupaten Bogor.

“Kita bisa melihat kembali secara langsung mahkota yang meninggalkan Kabupaten Bogor sekian ratus tahun yang lalu dan alhamdulillah hari ini ada di tengah-tengah kita bersama,” kata Rudy Susmanto, Senin 21 April 2025.

Menurut Rudy, pada hari ini merupakan sejarah baru bagi masyarakat Kabupaten Bogor karena bertemu langsung dengan jajaran Keraton Sumedang Larang.

“Tentunya perjalanan ini kita tidak pernah rencanakan kita tidak pernah meminta kepada Kerajaan Sumedang Larang tetapi alhamdulillah tanpa rencana saya pernah bersilaturahmi ke Keraton Sumedang Larang bertemu langsung dengan raja Keraton Sumedang Larang,” ungkapnya.***

Albin Pandita

Mahkota Binokasih Tiba di Kabupaten Bogor, Bupati Bogor Rudy Susmanto : Ini Sejarah

Bogordaily.net – Mahkota Binokasih tiba di Kabupaten Bogor tepatnya di Lapangan SMK 1 Cibinong, Kecamatan Cibinong, pada Senin 21 April 2025.

Mahkota Binokasih dari Keraton Sumedang larang tersebut tiba sekitar pukul 14.30 WIB dengan berbagai prosesi tari-tarian dan diterima langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Bogor Rudy Susmanto-Jaro Ade beserta jajaran.

Ribuan masyarakat pun terlihat antusias menyambut kirab Mahkota Binokasih. Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan rasa syukurnya karena Mahkota Binokasih yang penuh akan sejarah itu telah tiba di Kabupaten Bogor.

“Kita bisa melihat kembali secara langsung mahkota yang meninggalkan Kabupaten Bogor sekian ratus tahun yang lalu dan alhamdulillah hari ini ada di tengah-tengah kita bersama,” kata Rudy Susmanto, Senin 21 April 2025.

Menurut Rudy, pada hari ini merupakan sejarah baru bagi masyarakat Kabupaten Bogor karena bertemu langsung dengan jajaran Keraton Sumedang Larang.

“Tentunya perjalanan ini kita tidak pernah rencanakan kita tidak pernah meminta kepada Kerajaan Sumedang Larang tetapi alhamdulillah tanpa rencana saya pernah bersilaturahmi ke Keraton Sumedang Larang bertemu langsung dengan raja Keraton Sumedang Larang,” jelasnya.

Lebih lanjut, pihaknya juga turut mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh keraton Sumedang Larang untuk terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kita diberikan amanah memimpin masyarakat Kabupaten Bogor dari Keraton Sumedang Larang dan Kerajaan Pajajaran,” ungkap Rudy. ***

Albin Pandita

Lurah Margajaya Ikut Bebersih, Warga Bahu Membahu Dalam Kegiatan Padat Karya

0

Bogordaily.net – Kegiatan Padat Karya Kelurahan Margajaya sudah efektif di setiap lokasi pelaksanaan, banyak juga masyarakat sekitar lokasi kegiatan yang antusias membantu para pekerja, ada yang ikut bebersih, ada juga yang memberi bantuan dengan menyediakan makanan dan minuman untuk para peserta.

Lurah Margajaya Yudi M Somiki mengatakan, pagi ini kegiatan dilaksanakan sampai siang hari nanti, juga ada sesi makan siang setiap harinya.

Terkait peserta yang tidak bisa hadir, itu langsung digantikan oleh peserta lain yang siap, karena harus sesuai 21 orang yang turun ke lokasi. Dan itu sudah ada konfirmasi dari pihak yang izin sakit, dan yang menggantikan.

“Untuk peralatan dan logistik lainnya juga telah dipersiapkan sesuai kebutuhan.” tambahnya yang ditemui di lokasi kegiatan.

Ketua LPM Margajaya Deni Yustian menuturkan, dirinya tidak mengetahui detail kegiatan program padat karya, karena baru mendapat laporan kegiatan setelah pelaksanaan padat karya berjalan.

“Saya sangat mendukung program ini berjalan baik dan efektif, menjadikan lingkungan bersih, tinggal ke depannya masyarakat juga perlu turut aktif menjaga kebersihan lingkungan sekitarnya ” ujarnya

Kasi Ekbang Margajaya Eti Sumiati menjelaskan, setiap pelaksanaan kita pastikan peserta yang turun 21 orang, kalaupun ada pergantian orang, itu sudah ada konfirmasi sebelumnya.

Banyak warga sekitar lokasi juga ikut mensupport kegiatan Kelurahan, baik pihak RT/RW maupun masyarakatnya bergotong royong membantu agar lingkungannya bersih. ***

Hipzhy Aiman

Perumda PPJ Bagikan Tips Memilih Daging Segar Untuk Masyarakat Bogor

0

Bogordaily.net – Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) membagikan tips memilih daging segar untuk masyarakat Kota Bogor dan sekitarnya.

Berikut beberapa tips memilih daging segar yang bisa kamu ikuti:

1. Perhatikan Warna Daging

Daging sapi segar umumnya berwarna merah cerah. Daging kambing segar juga memiliki warna merah muda ke merah cerah.

Kemudian hindari daging yang berwarna kusam, kehijauan, atau terlalu gelap.

2. Cium Aromanya

Daging segar memiliki bau alami yang tidak menyengat. Jika sudah bau asam, anyir berlebihan, atau busuk, sebaiknya jangan dibeli.

3. Tekstur Daging

Tekan daging dengan jari. Daging segar akan kembali ke bentuk semula dan tidak terlalu lembek atau berlendir.

4. Perhatikan Serat dan Lemak

Daging sapi atau kambing segar memiliki serat yang halus dan lemak yang berwarna putih atau krem (bukan kuning tua).

5. Beli di Tempat Terpercaya
Pilih pedagang atau toko daging yang bersih, punya reputasi baik, dan menyimpan daging di tempat yang dingin atau berpendingin.

Itulah beberapa tips yang berguna untuk kamu saat membeli daging segar di pasar-pasar khususnya wilayah Kota Bogor.

Untuk info lebih lanjutnya kamu bisa cek langsung di instagram @pasarpakuanjaya. ***

Muhammad Irfan Ramadan