Sunday, 12 April 2026
Home Blog Page 781

Menjelajah Gunung Ciremai Via Apuy

0

Bogordaily.net – Perjalanan ini dimulai di tahun 2023 saat menuju kelulusan putih abu, berlokasi di kabupaten majalengka, kami beranggotakan 4 orang memutuskan untuk memulai perjalanan pukul 16.00 sore mengendarai sepeda motor dari kota Bogor. Cuaca saat itu awan berkabut sedikit mendung, namun itu tak menurunkan niat kami untuk membatalkan perjalanan kami menuju Gunung Ciremai, dengan beberapa pemberhentian sekedar hanya merebahkan badan atau untuk ke kamar kecil.

pukul 23.00 kami sudah memasuki kabupaten Majalengka dan selanjutnya tinggal menuju ke BC Apuy. Perjalanan ini tidak kami lakukan hanya untuk sebagai destinasi wisata, namun tentang bagaimana kami merayakan kelulusan dengan hal yang positif.

Menuju Bc Apuy

Singkatnya pukul 00.00 kami sampai di bc apuy, dengan jalan yang berbatu dan banyak nya jalan menanjak membuat kami beberapa kali kesulitan untuk sampai ke tempat tujuan kami yaitu Gunung Ciremai.

Sesampainya di Bc Apuy kami langsung mengurus simaksi berupa surat sehat dan juga beberapa dokumen yang akan kami serahkan, beberapa persyaratan seperti kebutuhan logistik juga kami penuhi, sehingga tepat pada pukul 02.00 kami memutuskan untuk istirahat setelah kami menyelesaikan simaksi dan administrasi dengan total -+ 75.00 kala itu.

Singkatnya matahari mulai memasuki saung kami, nyanyian burung yang seolah menjadi alarm untuk kami ber-4, dansatu per satu kami pun mulai terbangun dari tidurnya, dan pukul 07.00 kami mempersiapkan sarapan dan pukul 08.00, kami memulai pejalanan dengan ber doa untuk keselamatan kami.

Sebelum memasuki gerbang pendakian kami tak lupa mengabadikan momen bersama, sebagai kenangan untuk kami nanti. Dan ya tak lupa beberapa momen momen lain yang kami ambil di awal pendakian Gunung Ciremai.

Perjalanan menuju tempat camp

Satu per satu pos pendakian mulai kami lewati, singkatnya jam menunjukan pukul 11.00, dan kami memutuskan untuk beristirahat dan mulai mengeluarkan beberapa logistik kami untuk mempersiapkan makan siang.

Pilihan yang simpel dan instan kami memutuskan untuk makan siang dengan indomie, karna kami harus segera melanjutkan perjalanan menuju post yang akan kami jadi kan sebagai tempat bermalam kami.

Tepat pukul 12.30 setelah menyelesaikan makan siang dan sedikit bercanda gurau, kami memutuskan untuk melanjutkan perjalanan kami, karna cuaca yang sudah mulai tidak bersahaba
Bermalam di ciremai

Pukul 15.00 kami memasuki area camp yang kami nantikan, terbayang sudah suasana malam nanti yang ditemani bintang di awan malam.

Saat itu juga kami langsung bergegas untuk mendirikan tenda tempat kami istirahat, ada juga yang menyiapkan makan dan membuat kopi, sehingga pada pukul 16.00 kami suda selesai dan siap untuk bersantai dengan sedikit canda gurau.

Suasana sore itu langit cerah dan ber awan, seakan akan mengizinkan kami untuk mengelilingi dan berkunjung ke beberapa pendaki lain. Ditutup pada pukul 20.00 kami semua memutuskan untuk tidur karna mengingat kami akan memulai perjalanan dini hari.

Puncak Ciremai

Hawa dingin menusuk sampai ke beberapa tulang kami, dan sekaligus pertanda waktu sudah memasuki jam yang kami maksud, dengan 4 alarm ponsel yang bunyi secara bersamaan kami serentak bangun dengan wajah lugu.

Dengan cepat kami membagi tugas dan mempersiapkan diri kami dengan sarapan dan teh hangat untuk melangkahkan kaki kami di pagi buta itu.

Sekitar pukul 03.00 kami memutuskan untuk bergegas mengingat perjalanan kami yang cukup panjang, dengan headlamp di kepala kami pelan pelan berjalan menyusuri gelap di pagi itu bersama beberapa pendaki lain, Pukul 4 kami sudah memasuki pos terkair dan juga sekaligus tanda batas vegetasi di Gn itu.

Selanjutnya jalanan berpasir yang membuat kami sedikit jengkel karna harus beberapa kali mengeluarkan pasir serta kerikil di dalam sepatu kami, namun hal itu tidak membuat kami menjadi patah semanagat.

Dan setelah pukul 06.00 kami menginjakan kaki kami di puncak ciremai, dengan ditemani sunrise yang kami dambakan kala itu, sedkikit beristirahat dan juga mengabadikan momen, pada pukul 09.00 saat aroma kawah yang semakin menyengat, kami memutuskan untuk bergegas turun mengingat perjalanan kami yang cukup panjang sore nanti.

Sekitar pukul 11.00 kami sampai di tempat tenda yang kami bangun, tanpa beristirahat lama lama kami langsung mengemas semua perlengkapan kami. sehingga pada pukul 15.30 kami sampai di Bc Apuy dengan selamat.***

Adolf Maximus Ruba, Mahasiswa Komunikasi Digital dan Media IPB University

Pesona Syahdu Pantai Dodo Dewi, Surga Tersembunyi di Kawasan Banten

0

Bogordaily.net – Di bawah hamparan langit biru yang membentang luas tak berujung, ombak bergulung menyapa serangkaian karang menciptakan harmoni. Pasir putihnya begitu lembut, seakan-akan kapas raksasa yang membentang di tepi pantai, mengundang siapa saja untuk menjejakkan kaki tanpa ragu ke Pantai Dodo Dewi.

Sementara itu, deretan pohon kelapa menjulang tinggi, melambai-lambai seolah menyambut setiap pengunjung yang datang. Di pesisir, sederetan karang menjadi rumah bagi biota laut yang berenang lincah di antara celah-celahnya. Semilir angin yang membidik kulit menghadirkan kesejukan di Pantai Dodo Dewi.

Perjalanan menuju Pantai Dodo Dewi membuat saya merasa seolah melangkah ke dunia lain yang penuh ketenangan dan keindahan. Dari kejauhan, suara ombak mulai terdengar, seperti bisikan alam yang mengundang saya untuk segera mendekat.

Semakin dekat, angin laut berhembus lembut dengan kesejukan yang tak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Begitu tiba, pemandangan yang tersaji di depan mata benar-benar menakjubkan.

Hamparan pasir putih membentang luas, begitu bersih hingga rasanya seperti belum pernah tersentuh. Saya berdiri sejenak, merasakan ketenangan yang sulit ditemukan di tempat lain.

Begitu kaki saya menyentuh pasir, rasa hangat langsung terasa, anehnya, angin yang berhembus justru membuat tubuh terasa segar. Airnya jernih, sehingga ikan-ikan kecil yang berenang di antara batu karang dapat terlihat.

Deretan pohon kelapa bergoyang pelan ditiup angin, seakan ikut menikmati kedamaian yang ada di sini. Jauh dari hiruk-pikuk kota, pantai ini terasa seperti tempat pelarian sempurna bagi siapa saja yang ingin benar-benar menikmati alam.

Pasir putih yang halus membuat saya ingin berjalan lebih jauh menyusuri pantai. Saya hanya duduk sebentar, menikmati pemandangan sekitar.

Saya berjalan perlahan menuju tepi air, membiarkan ombak kecil menyapu kaki saya dengan lembut. Sesekali, saya berhenti untuk mengamati kepiting kecil yang berlarian cepat, seolah tak ingin diganggu.

Tidak seperti Pantai Anyer yang lebih ramai, di sini saya bisa benar-benar merasa santai tanpa gangguan. Rasanya, pantai ini memberikan saya kesempatan untuk beristirahat dan menikmati waktu dengan alam tanpa terburu-buru.

Di kejauhan, saya melihat beberapa perahu yang melintas, menambah kesan kehidupan lokal yang sederhana namun harmonis dengan alam sekitar.

Pantai Dodo Dewi benar-benar memberi kesempatan untuk merasakan kedamaian yang jarang ditemukan di tempat wisata yang lebih ramai, membuat saya betah berlama-lama di sana, menikmati setiap detik dari suasana yang begitu menenangkan.

Saat matahari menenggelamkan dirinya, gerimis kecil mulai turun, menambah kesan syahdu di sekitar pantai.

Langit yang semula menampilkan langit biru cerah perlahan gelap seiring tenggelamnya matahari, sementara deburan ombak yang lembut semakin memperkuat kedamaian. Gerimis kecil yang menghampiri tidak mengubah suasana tenang yang ditawarkan.

Pantai Dodo Dewi menawarkan suasana yang jauh lebih tenang dibandingkan dengan pantai-pantai lainnya di kawasan Banten. Di sini, saya bisa menikmati ketenangan tanpa gangguan, jauh dari hiruk-pikuk wisatawan. Meskipun begitu, saya juga melihat beberapa pengunjung lain yang datang untuk sekadar bermain air atau berfoto.

Pemandangan yang memukau memang membuat siapa saja ingin mengabadikan keindahan alam di sekitar. Ada yang tampak asyik berfoto di tepi pantai, sementara yang lain menikmati kesegaran air sambil menikmati kedamaian.

Pantai ini memang sangat cocok bagi siapa saja yang mencari tempat untuk melepas penat atau hanya menikmati waktu santai. S

uasana yang tenang namun tetap hidup menjadikan Pantai Dodo Dewi sebagai tempat yang sempurna untuk menenangkan pikiran atau sekadar menikmati keindahan alam.

Pantai Dodo Dewi memang menyajikan keindahan alam yang memukau. Namun, saya juga menyadari bahwa meskipun sebagian besar pantai ini terjaga kebersihannya, masih ada beberapa sampah yang tersisa di beberapa titik.

Meskipun jumlahnya tidak banyak, hal ini tetap mengganggu keindahan yang ada. Sampah-sampah kecil yang terbawa ombak atau dibuang sembarangan bisa mengancam ekosistem pantai dan kehidupan bawah laut yang ada.

Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk lebih sadar dan bertanggung jawab dalam menjaga kebersihan pantai ini. Usaha untuk membuang sampah pada tempatnya dapat memastikan Pantai Dodo Dewi tetap menjadi tempat yang indah dan terjaga.

Walaupun pantai pasir putih ini belum berkembang pesat seperti destinasi wisata besar lainnya, fasilitas yang ada cukup memadai untuk membuat pengunjung merasa nyaman.

Saya sendiri memilih untuk langsung pulang setelah menikmati keindahan pantai, tetapi bagi yang ingin lebih lama tenggelam dalam ketenangan pantai ini, ada beberapa penginapan yang hanya beberapa menit perjalanan.

Warung-warung makan sederhana yang ada menyajikan hidangan laut segar yang begitu lezat, meskipun jumlahnya terbatas. Fasilitas seperti toilet dan tempat parkir juga tersedia, meskipun agak terbatas.

Namun, karena pesona alamnya yang begitu memikat, segala keterbatasan fasilitas menjadi tak terasa, dan pengunjung bisa merasa seperti ditempatkan dalam sebuah dunia yang jauh dari keramaian.

Secara keseluruhan, Pantai Dodo Dewi adalah surga tersembunyi yang wajib dikunjungi oleh siapa saja yang mencari kedamaian.

Keindahan alamnya yang masih murni dengan suasana yang begitu tenang dan damai, menjadikannya tempat yang seolah-olah diciptakan untuk melupakan segala hiruk-pikuk kehidupan.

Pemandangan matahari terbenam hingga kejernihan air yang memukau tidak akan bisa ditemukan di tempat lain. Pantai Dodo Dewi adalah tempat yang bisa memberi ketenangan dan keindahan yang tak terlupakan, yang akan terus mengingatkan pada keajaiban alam.***

Fitria Rahma Cahyani, Mahasiswa Sekolah Vokasi IPB University

Jutaan Pihak Menjadi Korban Kasus Kebocoran Data, Apa Langkah yang Perlu Diperhatikan?

0

Bogordaily.net – Sejak memasuki abad ke-20, internet telah mengalami perkembangan yang sangat signifikan. Manusia dapat saling terhubung dengan individu lain serta mengakses berbagai informasi berkat kehadiran internet. Selain keuntungan kehadiran teknologi internet juga berpotensi terjadinya kebocoran data.

Tak hanya berhenti di situ, internet akan selalu berkembang sampai waktu yang tak dapat diprediksi.

Hingga saat ini, internet telah bertransformasi menjadi jejaring sosial media. Berbagai platform hadir agar hubungan antar individu dapat tetap terjaga tanpa harus bertemu secara langsung.

Dampak positif dapat dirasakan jutaan manusia berkat kehadiran internet, disusul dengan jumlah angka manusia yang menjadi korban penyalahgunaan internet oleh berbagai oknum.

Kasus pada platform digital telah menyeret jutaan pihak untuk menjadi korban maupun pelaku. Penipuan, penyebaran disinformasi, peretasan akun hingga kebocoran data kerap terjadi dan merugikan banyak pihak.

Kasus Kebocoran Data Pada Instansi Pemerintah
Salah satu kasus yang hingga saat ini masih sering terjadi ialah kebocoran data. Pada beberapa tahun terakhir, masyarakat Indonesia telah menyaksikan banyaknya serangkaian kasus kebocoran data pengguna platform digital.

September 2024 lalu diduga sebanyak enam juta nomor pokok wajib pajak (NPWP) bocor dan diperjualbelikan dengan harga senilai Rp150 juta.

Data yang dijual termasuk nomor induk kependudukan (NIK), nomor telfon seluler, dan surat elektronik. Dari enam juta data tersebut, mantan presiden Indonesia, Joko Widodo, turut menjadi korban peretasan data.

Tak hanya itu, beberapa tokoh penting negara mendapat imbas atas kelemahan perlindungan data.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Kemenkeu, Dwi Astuti, buka suara atas kasus yang terjadi, “Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, data log access dalam enam tahun terakhir menunjukkan tidak ada indikasi yang mengarah pada kebocoran data langsung dari sistem informasi DJP.”

Kasus kebocoran data yang merugikan jutaan orang tersebut bukanlah kasus terbesar yang terjadi. Beberapa kasus lain bahkan menyangkut belasan juta orang sebagai korban.

Kasus ini merupakan krisis yang harus segera ditangani karena belasan juta orang bukanlah jumlah yang sedikit.

Jika satu kasus mengorbankan jutaan orang, lantas berapa ratus juta orang yang telah terseret akibat banyaknya kasus kebocoran data.

Instansi pemerintah kerap menjadi korban atas peretasan dan kebocoran data. Namun, hal serupa pun terjadi pada beberapa platform e-commerce. Jutaan data pengguna pada berbagai platform tersebar dan diperjualbelikan secara ilegal dalam pasar gelap.

Kemudahan berbelanja secara daring berubah menjadi mimpi buruk para pengguna yang rugi atas penjualan data pribadinya. Berbagai data pribadi seperti nomor telfon, alamat, surat elektronik tersebar di pasar gelap karena perbuatan berbagai oknum.

Berbelanja Online Tak Lagi Menyenangkan Akibat Minimnya Perlindungan Data Pengguna
Pada tahun 2020, sebanyak 91 juta data pengguna Tokopedia mengalami kebocoran dan diperjualbelikan.

Data tersebut mencakup nama, tanggal lahir, jenis kelamin, akun, hingga kata sandi yang telah dienkripsi. Pada tahun 2019, Tokopedia menyatakan terdapat 91 juta akun aktif di platformnya. Hal tersebut menunjukkan bahwa hampir seluruh penggunanya menjadi korban atas peretasan data.

Kasus serupa terjadi pada tahun yang sama, hampir sebanyak 13 juta pengguna Bukalapak menjadi korban peretasan dan kebocoran data. Data tersebut diperjualbelikan di forum pasar gelap yang sama dengan oknum peretasan data Tokopedia.

Dikutip melalui CNN Indonesia, data yang dijual tertanggal pada tahun 2017. Akun lain juga menjual sebanyak 12 juta data pengguna Bukalapak, beberapa pihak yang menjadi korban bahkan pendiri Bukalapak, Fajrin Rasyid hingga Ahmad Zaky.

Faktor dan Strategi Efektif dalam Penjagaan Data Pribadi
Kebocoran data dapat terjadi dikarenakan beberapa faktor, baik dari pengembang platform maupun pengguna. Pada sisi pengembang platform, kebocoran data dapat terjadi akibat serangan siber atau kelemahan sistem keamanan.

Sementara pada sisi pengguna, kebocoran data dapat disebabkan oleh kelemahan kata sandi, kurangnya kepedulian atas informasi pribadi, atau menjadi korban phishing.

Data pribadi yang bocor dapat disalahgunakan untuk tujuan negatif, seperti pencurian identitas bahkan penipuan. Selain itu, reputasi pengguna dapat tercemar sehingga menimbulkan kerugian secara finansial.

Berdasarkan banyaknya kasus kebocoran data yang terjadi dalam waktu satu tahun, penanganan kasus masih belum dijalankan secara maksimal. Diperlukan kerja sama antara pengguna, pengembang platform, serta pemerintah.

Pengguna harus lebih berhati-hati dalam pemanfaatan platform digital, pengembang platform harus meningkatkan sistem keamanannya, serta pemerintah harus membuat regulasi yang lebih ketat atas perlindungan data pribadi.

UU No. 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen menuliskan sembilan hak konsumen, hak kelima bertuliskan, “Hak untuk mendapat advokasi, perlindungan dan upaya penyelesaian sengketa perlindungan konsumen secara patut.”

Tak dijelaskan secara eksplisit, namun perlindungan data konsumen yang dimaksud termasuk data pribadi pengguna yang terdaftar dalam e-commerce.

Pemerintah sebagai instansi yang berwenang dapat melakukan upaya penindakan terhadap pelaku kebocoran data dengan memberi sanksi pidana sesuai UU yang tertulis.

Sanksi tersebut diharapkan memberi efek jera bagi para pelaku kebocoran data. Korban akan mendapat kejelasan dan kepastian hukum untuk melaporkan permasalahannya. Regulasi dan pengawasan yang ketat meminimalisir penyebaran informasi ilegal dan penyalahgunaan platform digital.

Pengembang platform digital memegang tanggung jawab besar atas keamanan privasi pengguna. Sistem keamanan perlu ditingkatkan untuk melindungi data pribadi dari ancaman peretasan.

Fitur-fitur keamanan perlu dikembangkan agar pengguna mendapat kontrol yang lebih besar atas data yang diserahkan pada platform digital. Transparansi oleh pengembang platform dapat meningkatkan kepercayaan penggunanya. Pengguna juga memiliki peran krusial atas penjagaan keamanan data pribadinya.

Hal-hal yang perlu diperhatikan di antaranya meningkatkan kesadaran mengenai resiko penyalahgunaan platform digital, membatasi interaksi dengan orang yang tak dikenal, membuat kata sandi yang tak mudah diretas, serta melaporkan konten negatif yang ditemukan. Kesadaran pengguna yang tinggi meningkatkan kewaspadaan pengguna terhadap potensi ancaman.***

Fitria Rahma Cahyani, Mahasiswa Sekolah Vokasi IPB University

 

Mengungkap Dampak ‘Satu Persen’: Efektivitas Podcast dalam Pengembangan Diri di Era Media Sosial

0

Bogordaily.net – Podcast telah berkembang pesat sebagai media informasi dan pendidikan, fenomena ini tidak lepas dari perkembangan media sosial yang semakin meluas. Di Indonesia, podcasting telah merambah berbagai aspek kehidupan, menawarkan alternatif baru bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi dan pendidikan.

Salah satu saluran podcast yang menonjol dalam ranah pengembangan diri adalah “Satu Persen.” Saluran ini telah menjadi salah satu pilihan populer bagi banyak pendengar yang mencari konten edukatif dan inspiratif.

Untuk memahami dampak podcast “Satu Persen” terhadap pengembangan diri, penting untuk melihat latar belakang, efektivitas sebagai media pendidikan, dan bagaimana saluran ini berkontribusi terhadap konsistensi dalam penyampaian informasi.

Podcast di Indonesia mulai dikenal pada awal 2000-an, namun baru benar-benar populer dalam beberapa tahun terakhir seiring dengan meningkatnya penggunaan internet dan media sosial.

Keberadaan platform seperti Spotify, Apple Podcasts, dan Google Podcasts memudahkan masyarakat untuk mengakses berbagai jenis konten dengan mudah. Survei yang dilakukan terhadap pengguna ponsel pintar di Indonesia oleh Daily Social dan JakPat Mobile Survei pada 2018 lalu menyebutkan bahwa sebanyak 67,97% responden telah familiar dengan podcast.

Tren ini telah mendorong banyak individu dan organisasi untuk memanfaatkan podcast sebagai sarana untuk berbagi informasi dan pengetahuan. Di tengah berkembangnya lanskap podcast ini, saluran “Satu Persen” muncul sebagai salah satu pionir dalam menyediakan konten yang berfokus pada pengembangan diri dan motivasi.

Saluran “Satu Persen” didirikan dengan tujuan untuk membantu pendengar mencapai potensi penuh mereka melalui konten yang mendorong introspeksi dan pertumbuhan pribadi. Dibangun di atas prinsip bahwa setiap individu memiliki potensi untuk berkembang, saluran ini menawarkan berbagai episode yang membahas topik-topik seperti manajemen waktu, kesehatan mental, dan keterampilan pribadi.

Fokus utama dari “Satu Persen” adalah untuk memberikan panduan praktis dan inspirasi yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari pendengar. Saluran ini juga tidak hanya berfokus pada pengembangan diri, tetapi juga menciptakan komunitas yang saling mendukung, di mana pendengar dapat berbagi pengalaman dan belajar dari satu sama lain untuk mencapai pertumbuhan pribadi yang lebih baik.

Pemilihan podcast sebagai media pendidikan menawarkan berbagai keunggulan yang tidak dimiliki oleh bentuk media lain. Salah satu keunggulan utama podcast adalah fleksibilitasnya, pendengar dapat mengakses konten kapan saja dan di mana saja, memungkinkan mereka untuk belajar sambil menjalani rutinitas harian mereka.

Selain itu, format audio membuat podcast lebih mudah diakses dibandingkan dengan teks atau video yang seringkali memerlukan perhatian penuh dari pendengarnya. Dalam konteks pendidikan, podcast dapat menyajikan informasi dalam bentuk yang lebih informal dan mudah dicerna, menjadikannya alat yang efektif untuk menyebarkan pengetahuan.

Konten “Satu Persen” mulai diminati karena pendekatannya yang relevan dan aplikatif. Saluran ini tidak hanya menyediakan informasi teoretis tetapi juga memberikan tips

praktis yang dapat langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, episode yang membahas teknik manajemen waktu sering kali mencakup strategi konkret yang dapat membantu pendengar meningkatkan produktivitas mereka.

Selain itu, format yang bersahabat dan interaktif dari “Satu Persen” membuatnya mudah diterima oleh audiens yang beragam, termasuk mereka yang baru memulai perjalanan pengembangan diri mereka.

Kesinambungan konten dari “Satu Persen” terhadap pendidikan dan informasi terlihat dari upaya berkelanjutan mereka untuk menghadirkan topik-topik yang relevan dan up-to-date.

Salah satu episode terbarunya dengan judul “5 Kesalahan yang Bikin Daftar Kuliah Gagal” yang relevan dengan kondisi pelajar tingkat akhir dapat membantu mereka dalam mempersiapkan pendidikan ke jenjang selanjutnya.

Saluran ini secara rutin menghadirkan tamu yang ahli dalam bidangnya, memberikan wawasan yang mendalam dan berbasis bukti kepada pendengar. Konsistensi dalam menyajikan konten berkualitas tinggi membantu membangun kepercayaan dan loyalitas pendengar, yang pada gilirannya mendukung efektivitas saluran dalam menyebarkan pengetahuan dan keterampilan baru.

Dalam hal konsistensi penerapan konten, “Satu Persen” menunjukkan komitmen yang kuat terhadap pendengar mereka. Saluran ini berusaha untuk tidak hanya menghadirkan konten yang bermanfaat tetapi juga memastikan bahwa konten tersebut disampaikan dengan cara yang memotivasi dan menginspirasi.

Hal ini terlihat dari pendekatan mereka yang personal dan dekat, yang membuat pendengar merasa lebih terhubung dan terdorong untuk menerapkan apa yang mereka pelajari dalam kehidupan mereka.

Dampak positif tersebut menunjukkan bahwa “Satu Persen” berhasil menciptakan lingkungan belajar yang positif dan mendukung, di mana setiap individu dapat merasa dihargai dan termotivasi untuk berkembang.

Bagi pendengar yang ingin memaksimalkan dampak konten “Satu Persen,” ada beberapa saran yang bisa dipertimbangkan. Pertama, penting untuk secara aktif terlibat dengan konten yang disajikan, seperti mencatat poin-poin penting dan menerapkan saran yang diberikan.

Kedua, pendengar dapat memanfaatkan episode-episode yang berkaitan dengan topik spesifik yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari untuk mendapatkan wawasan yang lebih mendalam. Terakhir, bergabung dengan komunitas yang memiliki minat yang sama dalam pengembangan diri dapat meningkatkan pengalaman belajar dan memberikan dukungan tambahan.

Podcast “Satu Persen” merupakan contoh yang jelas dari bagaimana media podcast dapat menjadi alat yang efektif untuk pendidikan dan pengembangan diri. Dengan konten yang relevan, penyampaian yang inspiratif, dan komitmen terhadap kualitas, saluran ini menunjukkan bagaimana podcast dapat memfasilitasi pertumbuhan pribadi dan membantu pendengar mencapai tujuan mereka.

Melalui berbagai episode yang mendalam, pendengar diajak untuk menerapkan strategi praktis dalam kehidupan sehari-hari mereka. Selain itu, pendekatan interaktif yang dibawakan oleh pembawa acara juga mendorong partisipasi aktif dari pendengar, menjadikan podcast sebagai sarana belajar yang lebih menyenangkan.***

Fitria Rahma, SV IPB University 

Menteri Maman Paparkan Capaian Fasilitasi Perizinan UMKM sebagai Bentuk Transparansi Publik

0

Bogordaily.net – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, menyampaikan laporan pencapaian fasilitasi perizinan Kementerian UMKM sepanjang triwulan pertama tahun 2025 sebagai bagian dari komitmen dalam menjunjung tinggi transparansi dan pelibatan publik terhadap kinerja serta arah kebijakan kementerian.

“Kami ingin menyampaikan beberapa hasil pencapaian berdasarkan arahan dan petunjuk Presiden terkait kemudahan berusaha bagi pengusaha UMKM. Informasi ini kami buka sebagai bentuk pertanggungjawaban publik dan keterlibatan masyarakat dalam proses pemantauan dan benchmarking capaian,” ujar Menteri Maman dalam konferensi pers seusai acara halalbihalal di Jakarta, Selasa (15/4).

Menteri Maman menyebutkan, hingga akhir triwulan I 2025, Kementerian UMKM bersama Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), dan Badan Standardisasi Nasional (BSN) telah mendorong percepatan penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi UMKM sebanyak 739.843 NIB pada triwulan I 2025. Dengan capaian ini, secara kumulatif, total penerbitan NIB nasional telah mencapai 12,27 juta atau sekitar 80,2 persen dari target nasional sebesar 15,3 juta NIB pada tahun 2029.

Selain NIB, Menteri Maman juga melaporkan penerbitan pada triwulan I 2025 sebanyak 25.509 sertifikat halal dengan cakupan sekitar 162.754 produk dari target nasional 2025 sebesar 3,5 juta sertifikasi halal.

“Untuk itu, Kementerian UMKM terus mendorong kemudahan berusaha dan legalitas pengusaha UMKM melalui penyelenggaraan ‘Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro’ yang akan diadakan di 18 provinsi guna mempercepat target tersebut,” kata Menteri UMKM.

Menteri Maman menjelaskan guna mempercepat target nasional sertifikasi halal, Kementerian UMKM bersama BPJPH mendorong kebijakan halal self declare yang dapat dilakukan oleh pengusaha mikro dan kecil didampingi pendamping halal untuk menyatakan kehalalan produknya.

Dalam hal standardisasi produk, sebanyak 94.530 pengusaha UMKM telah memperoleh sertifikasi SNI Bina UMKM pada triwulan pertama. Sejak tahun 2022 hingga 31 Maret 2025, total akumulasi produk UMKM yang telah tersertifikasi mencapai 1.084.123 produk dari 926.696 pengusaha UMKM.

Menteri Maman juga memaparkan capaian penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang telah terealisasi hingga 31 Maret 2025 sebesar Rp57,51 triliun kepada 1.014.545 debitur. “Dari jumlah tersebut, sektor produksi menyerap dana sebesar Rp33,86 triliun atau sekitar 58,9 persen dari total penyaluran KUR,” katanya.

Menteri Maman menyatakan optimistis dapat mencapai target yang telah ditetapkan serta akan memberikan laporan perkembangan kepada publik. “Semangat transparansi ini akan terus kami dorong. Kami berencana menyampaikan laporan triwulan kedua agar masyarakat bisa memonitor langsung kinerja kementerian ini dalam mendukung pengusaha UMKM di seluruh Indonesia,” kata Menteri Maman.***

Menikmati Pesona Uluwatu dengan Monyet, Laut, dan Magisnya Tari Kecak

0

Bogordaily.net – Langit biru membentang luas di atas Uluwatu, salah satu destinasi paling eksotis di Bali. Udara hangat khas pulau tropis berpadu dengan hembusan angin laut yang membawa aroma asin dari Samudera Hindia. Di antara pepohonan rindang, monyet-monyet liar berkeliaran dengan bebas, melompat dari satu dahan ke dahan lainnya, sesekali mendekati wisatawan dengan rasa ingin tahu. Pemandangan ini menjadi bagian tak terpisahkan dari pesona Uluwatu, sebuah tempat yang menawarkan lebih dari sekadar keindahan alam.

Perjalanan menuju Uluwatu dimulai dari kawasan Legian, pusat wisata yang terkenal dengan pantai-pantai indah dan kehidupan malam yang semarak. Jalanan berkelok melewati kawasan perbukitan, memberikan pemandangan yang menakjubkan di sepanjang perjalanan. Di sisi kiri dan kanan, hamparan sawah hijau berpadu dengan vila-vila mewah yang berdiri megah. Semakin mendekati Uluwatu, suasana semakin terasa tenang, jauh dari hiruk-pikuk kota.

Di sepanjang jalan menuju lokasi, berbagai toko suvenir, restoran khas Bali, dan warung kecil menawarkan berbagai macam oleh-oleh serta hidangan khas yang menggugah selera. Bagi pecinta kopi, banyak kafe yang menawarkan kopi khas Bali dengan pemandangan langsung ke perbukitan dan laut. Perjalanan ini bukan sekadar menuju sebuah destinasi, tetapi juga pengalaman menikmati sisi lain dari keindahan Bali yang begitu memesona.

Salah satu daya tarik utama di Uluwatu adalah keberadaan monyet-monyet liar yang berkeliaran bebas di sekitar kawasan pura dan pepohonan. Hewan-hewan ini sudah terbiasa dengan kehadiran manusia, meskipun tetap perlu diwaspadai karena mereka dikenal cukup usil dalam mengambil barang-barang kecil seperti kacamata, topi, atau bahkan ponsel.

Monyet-monyet di Uluwatu dianggap sebagai penjaga spiritual kawasan ini. Menurut kepercayaan masyarakat setempat, keberadaan mereka membawa keseimbangan dan melindungi kawasan pura dari energi negatif. Melihat mereka berlarian di antara dahan-dahan atau duduk santai di tepi tebing dengan latar belakang laut biru menjadi pemandangan yang unik dan mengesankan.

Bagi wisatawan, berinteraksi dengan monyet bisa menjadi pengalaman yang menghibur, tetapi juga menantang. Banyak pengunjung yang mencoba memberi mereka makanan, meskipun hal ini sebaiknya dihindari untuk menjaga keseimbangan ekosistem. Kamera harus selalu dalam genggaman, karena kapan saja mereka bisa datang mendekat dan “meminjam” barang tanpa izin.

Setelah melewati kawasan pepohonan dan monyet-monyet yang berkeliaran, tibalah di Pura Uluwatu, sebuah tempat suci yang berdiri megah di atas tebing setinggi 70 meter dari permukaan laut. Pura ini menjadi salah satu pura tertua di Bali, didirikan pada abad ke-10, dan hingga kini masih digunakan sebagai tempat peribadatan.

Pemandangan dari area pura begitu menakjubkan. Di satu sisi, samudera luas membentang tanpa batas, sementara di sisi lain, arsitektur pura yang khas dengan ukiran-ukiran tradisional Bali menambah nuansa magis. Suasana sakral begitu terasa, terutama saat sore hari ketika langit mulai berubah warna menjelang matahari terbenam.

Di depan pura, terdapat jalan setapak yang membentang di sepanjang tebing, memungkinkan wisatawan untuk berjalan-jalan sambil menikmati pemandangan yang spektakuler. Deburan ombak yang menghantam karang di bawah tebing menciptakan suara alami yang menenangkan, seolah menjadi latar musik alami bagi setiap langkah yang diambil.

Ketika matahari mulai merunduk ke ufuk barat, pengalaman paling magis di Uluwatu pun dimulai: pertunjukan Tari Kecak. Bertempat di sebuah arena terbuka dengan latar belakang samudera, pertunjukan ini menarik perhatian ratusan wisatawan setiap harinya.

Tari Kecak merupakan salah satu tarian tradisional Bali yang menggambarkan kisah epik Ramayana. Tidak seperti tarian pada umumnya yang diiringi gamelan, Tari Kecak hanya menggunakan suara manusia sebagai musik pengiring. Para penari pria duduk melingkar, melantunkan suara “cak cak cak” yang berulang-ulang, menciptakan ritme yang semakin lama semakin intens.

Saat malam mulai tiba, api unggun dinyalakan di tengah arena, menambah kesan dramatis pada pertunjukan. Karakter-karakter dari kisah Ramayana seperti Rama, Shinta, Rahwana, dan Hanoman muncul satu per satu, menampilkan gerakan yang penuh ekspresi. Salah satu bagian paling menegangkan adalah saat Hanoman, si kera putih, melompat ke dalam lingkaran api, menunjukkan keberanian dan kekuatan yang luar biasa.

Keindahan Tari Kecak tidak hanya terletak pada gerakan para penari, tetapi juga pada suasana yang diciptakan. Dengan latar belakang langit senja yang bergradasi dari jingga ke ungu, ombak yang terus bergemuruh di bawah tebing, serta cahaya api yang menari di tengah arena, pertunjukan ini menjadi pengalaman yang begitu memukau.

Setelah pertunjukan Tari Kecak berakhir, wisatawan biasanya melanjutkan perjalanan untuk menikmati makan malam di salah satu restoran tepi tebing yang tersedia di sekitar Uluwatu. Restoran-restoran ini menawarkan hidangan laut segar dengan pemandangan malam yang begitu indah. Lampu-lampu kecil dari kapal nelayan di kejauhan menciptakan suasana romantis, sementara suara ombak tetap menjadi musik latar yang menenangkan.

Salah satu pilihan terbaik adalah menikmati hidangan di Jimbaran, yang tidak jauh dari Uluwatu. Di sini, meja-meja makan disusun langsung di atas pasir pantai, memberikan pengalaman bersantap yang unik di bawah langit penuh bintang. Ikan bakar dengan bumbu khas Bali, disajikan bersama nasi hangat dan sambal matah, menjadi pilihan yang sempurna untuk mengakhiri hari yang penuh petualangan.

Uluwatu bukan hanya tentang panorama alam yang memukau atau pertunjukan seni yang mengagumkan. Di balik keindahannya, tempat ini menyimpan filosofi kehidupan yang mendalam. Pura yang berdiri tegak di atas tebing melambangkan keteguhan spiritual, monyet-monyet yang hidup berdampingan dengan manusia mencerminkan keseimbangan alam, dan Tari Kecak yang penuh energi mengajarkan tentang keberanian serta perjuangan.

Setiap perjalanan ke Uluwatu memberikan pengalaman yang berbeda. Bagi yang pertama kali datang, keajaiban tempat ini bisa menjadi kejutan yang menyenangkan. Bagi yang kembali, selalu ada hal baru yang bisa ditemukan, entah itu sudut pandang berbeda dalam menikmati matahari terbenam atau pemahaman yang lebih dalam tentang budaya Bali.

Perjalanan ini meninggalkan kesan yang mendalam. Keindahan Uluwatu bukan hanya untuk dinikmati, tetapi juga untuk direnungkan. Setidaknya sekali dalam seumur hidup, momen magis ini perlu dirasakan langsung. Karena di setiap sudutnya, Uluwatu menyimpan cerita yang akan terus hidup dalam ingatan.***

Raja Agung Sulaiman

Berikan Payung Hukum bagi Ojek Online, Kementerian UMKM Siapkan Revisi UU UMKM

0

Bogordaily.net – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) saat ini sedang mempersiapkan revisi Undang-Undang (UU) Nomor 20 Tahun 2008 tentang UMKM yang akan diajukan pada tahun 2026 yang salah satu fokus utamanya adalah memasukkan pengemudi ojek online sebagai bagian dari pengusaha usaha mikro.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (15/4), menjelaskan bahwa revisi UU UMKM ini lahir dari hasil dialog dan pembahasan antara Kementerian UMKM dengan berbagai asosiasi dan kelompok ojek online beberapa waktu yang lalu.

“Kementerian UMKM akan memperlakukan ojek online sebagai pengusaha UMKM. Artinya, mereka akan berhak atas berbagai fasilitas dan insentif yang selama ini ditujukan bagi pengusaha UMKM,” kata Menteri Maman.

Menurut Menteri UMKM, langkah ini merupakan bentuk keberpihakan negara terhadap para pengemudi ojek online yang selama ini belum memiliki payung hukum yang pasti. Maka dengan memasukkan mereka ke dalam klasifikasi usaha mikro, para pengemudi ojek online akan memiliki perlindungan hukum yang pasti dan memperoleh akses terhadap berbagai program pelindungan dan pemberdayaan UMKM.

Menteri UMKM menyebutkan bahwa terdapat lima fasilitas yang dapat diakses pengemudi ojek online ketika nantinya masuk dalam golongan pengusaha UMKM dalam UU UMKM yang baru.

“Pertama, dengan masuknya ojek online dalam regulasi terkait UMKM, mereka akan memiliki hak yang sama untuk misalnya bisa mendapatkan subsidi BBM sebagaimana pengusaha UMKM lainnya. Kedua, akses kepada LPG 3 kilogram juga akan terbuka,” kata Menteri Maman.

Lebih lanjut, Menteri UMKM menekankan pentingnya akses pembiayaan yang selama ini menjadi tantangan besar bagi sektor informal. Melalui fasilitas KUR, para pengemudi ojek online akan dapat mengakses pinjaman hingga Rp100 juta dengan bunga 6 persen per tahun, tanpa memerlukan agunan tambahan.

“Ini akan menjadi peluang besar bagi para pengemudi ojek online yang ingin meningkatkan kapasitas usaha atau mendiversifikasi penghasilan mereka. Mereka tidak hanya akan mendapat pengakuan, tapi juga akses yang konkret untuk berkembang,” katanya.

Keempat, insentif tarif Pajak Penghasilan (PPh) Final sebesar 0,5 persen bagi UMKM dengan omzet di bawah Rp4,8 miliar akan berlaku bagi para pengemudi ojek online.

“Lalu yang terakhir, ojek online juga akan mendapatkan akses terhadap pelatihan dan peningkatan kapasitas yang disediakan oleh Kementerian UMKM,” katanya.

Menanggapi pemberian bonus hari raya yang diberikan menjelang lebaran lalu kepada ojek online, Menteri Maman berpendapat bahwa itu merupakan bentuk apresiasi atau tali kasih kepada para pengemudi ojek online sebagai wujud kepedulian perusahaan e-commerce walau sifatnya tidak wajib.

“Karena ini sifatnya bonus dan bukan kewajiban hukum, kami kembalikan kepada masing-masing platform untuk memberikan apresiasi kepada para mitra pengemudi. Ini soal rasa dan empati terhadap para pekerja lapangan yang telah menopang keberlangsungan bisnis mereka,” kata Menteri Maman.***

Kelakuan dr M Syafril Firdaus, SpOG Dikuliti Netizen. Siapa Dia?

0

Bogordaily.net – Namanya M Syafril Firdaus, SpOG. Tapi masyarakat lebih mengenalnya sebagai dr. Iril.

Ia bukan selebritas. Tapi sekarang namanya viral—dan bukan karena prestasi.

Tapi karena sesuatu yang jauh dari kata baik: dugaan pelecehan terhadap pasien.

Rekaman CCTV. Kesaksian korban. Dan media sosial yang tidak pernah tidur.

Tiba-tiba nama dr. Iril menyeruak ke permukaan. Seperti gelombang besar yang datang tanpa angin. Dan menghantam keras.

Diapa sebenarnya dr. Iril atau M Syafril Firdaus, SpOG?

Dari data yang dihimpun, ia bukan orang baru di dunia medis Garut. Dokter spesialis kebidanan dan kandungan.

Pernah praktik di dua klinik: Karya Harsa dan Sekar Kusuma. Keduanya bukan nama kecil di Garut.

Alamat lengkapnya? Bahkan terlalu detail: Jl. Ahmad Yani No. 39-41 dan Jl. Beko No.1, Keresek, Cibatu.

Tapi itu dulu.

Sekarang? Dinas Kesehatan Kabupaten Garut memastikan: namanya sudah tidak lagi tercatat dalam sistem resmi praktik dokter sejak akhir 2024.

Tidak ada izin aktif. Tidak ada catatan terkini. Hilang begitu saja dari data SISDMK.

Lulusan Unpad. Tapi bukan ASN. Ia memilih jalur profesional swasta.

Mendirikan praktik. Membangun kepercayaan. Dan sekarang, mempertaruhkan semuanya.

Kisah ini meledak dari satu unggahan di Twitter. Eh, sekarang X. Dari akun @txtdarijasputih.

Isinya? Testimoni seorang perempuan. Yang mengaku mendapat perlakuan tak pantas saat USG kehamilan.

Kisah itu kemudian diperkuat oleh seorang dokter lain, dr. Mirza Mangku Anom.

Yang suaranya nyaring di dunia maya. Yang sering jadi penjaga etika medis.

Dan publik pun mulai bertanya: apakah ini satu-satunya kasus?

Ternyata tidak.

Dinkes Garut mencatat: ada kasus serupa di tahun 2024. Diselesaikan secara kekeluargaan. Melibatkan aparat penegak hukum.

Tapi kemudian hilang. Tidak ramai. Dan publik lupa. Hingga kini. Hingga video rekaman kembali menyala.

Yang menarik, setelah video itu beredar, banyak yang bersuara. Di kolom komentar. Di story Instagram. Di DM.

“Kami juga pernah merasa tidak nyaman,” kata beberapa netizen. Tidak satu. Tidak dua. Tapi banyak. Terlalu banyak untuk disebut kebetulan.

Lalu muncul pertanyaan lain: kenapa diam selama ini?

Karena takut. Karena bingung. Karena tidak tahu harus lapor ke mana. Dan kini, ketika satu suara membuka pintu, suara-suara lain pun ikut masuk.

Apakah akun Instagram dr. Iril masih ada? Tidak jelas. Tidak ada klarifikasi. Tidak ada jumpa pers. Tidak ada bantahan. Sunyi.

Dan siapa istrinya? Tidak diketahui. Sama misteriusnya dengan status terakhir praktiknya. Sama kaburnya dengan nasib masa depannya sebagai dokter.

Publik menunggu. Institusi medis menunggu. Etika profesi menunggu. Dan barangkali, korban juga menunggu: kapan kebenaran akan ditegakkan?

Karena dalam dunia medis, satu hal paling penting bukan hanya keahlian. Tapi juga: kepercayaan. Dan sekali itu retak, sangat sulit untuk kembali utuh.

Sampai saat itu tiba, nama “M Syafril Firdaus SpOG” akan tetap menggantung di ruang publik—antara harapan klarifikasi dan kenyataan penghakiman.***

Pilar Kehidupan Sosial dan Dinamika Peradaban Modern

0

Bogordaily.net – Ilmu komunikasi merupakan salah satu disiplin ilmu yang memiliki peran sangat penting dalam kehidupan manusia, baik dalam konteks pribadi, sosial, politik, maupun budaya. Dalam pengertian yang lebih luas, ilmu komunikasi tidak hanya mencakup proses penyampaian pesan antar individu, tetapi juga melibatkan analisis tentang bagaimana pesan tersebut diterima, dimaknai, dan disebarkan dalam berbagai konteks di kehidupan sosial.

Hal ini sangat relevan dalam era digital saat ini, di mana perubahan teknologi informasi telah membawa dampak signifikan terhadap cara kita berkomunikasi.

Menurut Littlejohn dan Foss (2009) dalam bukunya Theories of Human Communication, komunikasi adalah suatu proses transaksional di mana pesan dikodekan dan didekodekan melalui berbagai saluran komunikasi, baik secara verbal maupun non-verbal, dalam suatu konteks sosial dan budaya yang kompleks.

Komunikasi lebih dari sekadar menyampaikan informasi; komunikasi juga berfungsi untuk membangun hubungan, mengubah sikap, serta mempengaruhi perilaku individu dan kelompok.

Hakikat Ilmu Komunikasi

Ilmu komunikasi dalam konteks akademis adalah studi tentang proses komunikasi yang melibatkan berbagai elemen, seperti pengirim pesan, saluran komunikasi, pesan itu sendiri, penerima pesan, dan konteks sosial di mana komunikasi berlangsung. Sebagaimana dijelaskan oleh Cangara (2014) dalam Pengantar Ilmu Komunikasi, komunikasi adalah proses pengiriman pesan yang melibatkan sumber, pesan, media, penerima pesan, dan feedback (tanggapan). Proses ini bisa terjadi secara langsung (face-to-face) maupun melalui media komunikasi massa, seperti radio, televisi, dan internet.

Ilmu komunikasi berfungsi tidak hanya untuk menyampaikan informasi, tetapi juga untuk membentuk opini, menyelesaikan konflik, dan membangun konsensus dalam masyarakat. Dengan kata lain, ilmu komunikasi merupakan jembatan yang menghubungkan berbagai pihak untuk mencapai pemahaman bersama dalam berbagai aspek kehidupan.

Menurut Craig (1999) dalam jurnal Communication Theory as a Field, ilmu komunikasi lebih dari sekadar proses penyampaian pesan. Ia merupakan suatu bidang ilmu yang memiliki teori dan metodologi sendiri, yang memungkinkan para peneliti dan praktisi untuk menganalisis dan memecahkan berbagai permasalahan sosial melalui pendekatan komunikatif.

Peran Ilmu Komunikasi dalam Kehidupan Sosial
Ilmu komunikasi memiliki peran yang sangat vital dalam kehidupan sosial, baik di tingkat mikro (interaksi antar individu) maupun makro (interaksi antar kelompok atau masyarakat). Komunikasi menjadi sarana penting dalam membangun hubungan sosial yang harmonis dan efektif.

Dalam dunia politik, misalnya, komunikasi politik memainkan peran yang sangat penting dalam proses demokrasi. Sebagaimana dijelaskan oleh McQuail (2010) dalam McQuail’s Mass Communication Theory, media massa memiliki peran sentral dalam menyebarkan informasi politik, membentuk opini publik, serta mengawasi jalannya pemerintahan.

Di bidang pendidikan, ilmu komunikasi juga sangat penting. Proses pembelajaran yang efektif sangat bergantung pada komunikasi yang baik antara pengajar dan peserta didik. Selain itu, dalam konteks pembangunan masyarakat, komunikasi pembangunan menjadi alat yang sangat penting untuk menyebarkan pesan perubahan sosial.
Komunikasi di Era Digital

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan yang sangat besar dalam cara kita berkomunikasi. Internet dan media sosial memungkinkan pesan disampaikan dengan cepat dan efisien kepada audiens yang lebih luas. Namun, kemajuan teknologi ini juga membawa tantangan baru, seperti penyebaran informasi yang tidak benar (hoaks), polarisasi opini publik, dan masalah privasi.

Dalam jurnal Digital Communication and Society, Castells (2012) mengungkapkan bahwa komunikasi di era digital telah mengubah cara masyarakat berinteraksi. Komunikasi tidak lagi bersifat satu arah, melainkan menjadi lebih interaktif.

Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi digital, literasi media menjadi sangat penting. UNESCO (2017) menyatakan bahwa literasi media adalah kemampuan untuk mengakses, menganalisis, mengevaluasi, dan menciptakan media dalam berbagai bentuk.

Ilmu Komunikasi dan Dunia Profesional
Dalam dunia profesional, ilmu komunikasi memainkan peran yang sangat krusial. Komunikasi dalam organisasi berfungsi untuk memperlancar arus informasi, membangun hubungan kerja yang baik, serta menciptakan lingkungan kerja yang kondusif. Ruck dan Welch (2012) menekankan pentingnya komunikasi internal dalam meningkatkan keterlibatan karyawan dan efektivitas organisasi.

Selain itu, ilmu komunikasi juga berperan penting dalam bidang pemasaran, hubungan masyarakat, dan komunikasi bisnis.
Kesimpulan

Ilmu komunikasi dalam arti luas bukan hanya berfokus pada proses penyampaian pesan, tetapi juga melibatkan analisis mendalam tentang bagaimana pesan tersebut dikonstruksi, dimaknai, dan disebarkan dalam berbagai konteks sosial.

Dengan berkembangnya teknologi digital, peran ilmu komunikasi semakin penting dalam mengelola informasi dan menjaga keberagaman dalam masyarakat.***

Muhammad Zaki Mubarok
Mahasiswa Komunikasi Digital dan Media, Sekolah Vokasi IPB

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Akan Berkantor di Gedung Pakuan Pajajaran Bogor

0

Bogordaily.net – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akan berkantor di Gedung Pakuan Pajajaran Bogor.

Nama gedung itu dulu sangat administratif: Bakorwil I Bogor. Nama yang biasa. Bahkan nyaris tidak punya rasa.

Tapi Senin kemarin, gedung itu hidup kembali — dengan nama baru yang mengandung getaran sejarah: Gedung Pakuan Pajajaran.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang menggagas nama itu. Ia datang langsung ke lokasi, di Jalan Ir. H. Juanda, didampingi Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim.

Tidak ada seremoni besar. Tidak ada panggung megah. Tapi ada keputusan penting: gedung itu akan menjadi kantor gubernur.

Bukan satu-satunya. “Pak Gubernur akan berkantor di lima tempat,” kata Raden Iip Hidayat, pejabat senior dari Biro Administrasi Pimpinan Jawa Barat.

“Bandung, Bogor, Purwakarta, Cirebon, dan Garut. Semua bekas karesidenan zaman dulu.”

Artinya, kantor gubernur tidak lagi hanya satu. Ia akan berkeliling. Menyapa masyarakat dari dekat. Bukan lewat layar zoom, bukan lewat birokrasi.

“Kenapa namanya ditambah ‘Pajajaran’? Karena ini Bogor. Karena sejarah Pajajaran begitu kuat di sini,” ujar Dedie Rachim. “Ada hubungan emosional, historis, bahkan spiritual.”

Gedung itu memang masih kosong. Struktur bangunannya sudah siap. Tapi fasilitas perkantoran belum.

Bahkan pagar depannya masih seperti membatasi. Padahal, rencananya, akan dibuka. Supaya tidak ada jarak antara kantor gubernur dan masyarakat yang datang ke Samsat di sebelahnya.

“Pagar akan dibuka, ruang ditata, tapi struktur tidak diubah,” tegas Iip. Gedung itu cagar budaya. Dan itu akan dijaga betul.

Penataan dimulai bulan ini atau bulan depan. Targetnya dua sampai tiga bulan selesai.

Setelah itu, Dedi Mulyadi akan mulai “ngantor” di Bogor — seminggu sekali, atau dua minggu sekali.

Jika nanti Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berkantor di Gedung Pakuan Pajajaran Bogor, warga Bogor bisa datang pagi hari untuk minta selfie.***