Sunday, 12 April 2026
Home Blog Page 787

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Apresiasi Festival Pencak Silat 

Bogordaily.net – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara mengapresiasi festival pencak silat yang digelar oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Senin 14 April 2025.

Menurut Sastra, kegiatan tersebut merupakan hal yang penting karena mampu melestarikan dan merawat budaya leluhur yakni pencak silat.

“Hari ini ada festival pencak silat di tingkat Kabupaten Bogor tentu kegiatan ini kita anggap penting karena di tradisi budaya leluhur kita,” kata Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara, Senin 14 April 2025.

Kemudian, ia turut berterima kasih kepada Dispora Kabupaten Bogor yang telah peduli terhadap pelestarian Pencak silat dan para atlet pancak silat di Kabupaten Bogor.

“Kita juga mengucapkan terima kasih penyelenggara Dispora sudah melaksanakan ini. Harapannya festival pencak silat ini bisa kita tingkatkan karena ini budaya kita tentu harus kita dukung bersama-sama,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dispora Kabupaten Bogor, Asnan menjelaskan festival itu merupakan langkah Dispora dalam memajukan perguruan alias Paguron Pencak Silat yang memiliki atlet berbakat.

“Bagaimana kemajuan dan tekniknya itu, kalau tidak ada event kan tidak keliatan, dalam rangka pelestarian juga, salah satunya itu. Supaya nanti anak-anak kita yang memang punya bakat disitu juga ada penyaluran nya,” ujar Asnan.

Adapun, pada festival tersebut,  ada sebanyak 47 dari 143 Paguron yang ikut serta dan mengirimkan para atlet pilihan mereka.

“Ini baru diikuti dari 143 sekian, paguron yang baru ikuti kegiatan ini sekitar 47 paguron yang ada di kabupaten Bogor sekitar kurang lebih 400 peserta lebih yang ikut,” tuturnya.

Selain itu, ia berharap, Paguron juga turut menyelenggarakan event serupa untuk mengukur kemampuan dan ketangkasan para atlet pencak silat.

“Terus kita akan lakukan dan kita sudah juga menyampaikan kepada para guron untuk mengadakan secara mandiri,” ungkap Asnan.***

Albin Pandita

Bantu Perekonomian Warga, Pemkot Gelar Padat Karya 2025

0

Bogordaily.net – Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, secara simbolis membuka pelaksanaan kegiatan Padat Karya tingkat Kota Bogor tahun 2025 di Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Senin 14 April 2025.

Saat menuju lokasi, Dedie Rachim sempat menyapa dan berbincang dengan warga serta meninjau sejumlah sarana dan prasarana di sekitar permukiman.

Dedie Rachim mengatakan, bahwa di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang belum membaik, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor turut berkontribusi membantu perekonomian warga dengan melibatkan mereka dalam kegiatan Padat Karya tingkat Kota Bogor.

“Kegiatan ini dilaksanakan selama 10 hari dan, insyaallah, ada beberapa prioritas, antara lain membersihkan lingkungan sungai, saluran-saluran air, termasuk juga ke depan ada pengolahan sampah dari hulu ke hilir,” ujarnya.

Program Padat Karya dari Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bogor yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ini merupakan bagian dari upaya untuk memberikan perhatian kepada masyarakat yang sedang mengalami kesulitan ekonomi dengan membuka kesempatan bekerja.

Selain memberikan kesempatan bekerja, Dedie Rachim, juga meminta Kepala Disnaker untuk mengumpulkan para pengusaha agar memprioritaskan warga Kota Bogor dalam penyerapan tenaga kerja.

“Dan pembatasan usianya tidak boleh terlalu ketat, karena mereka yang berusia di atas 25, 35, atau 40 tahun mengalami kesulitan. Ketika mereka terkena PHK, ternyata untuk masuk ke perusahaan kembali agak sulit karena adanya batasan usia,” ucap Dedie Rachim.

Ia juga mengimbau kepada perusahaan-perusahaan melalui Disnaker Kota Bogor untuk lebih memperhatikan para pencari kerja, dengan tidak lagi membatasi hanya lulusan fresh graduate saja yang diterima.

Sedangkan untuk tenaga kerja terampil, masyarakat juga berkesempatan untuk bekerja ke luar negeri, seperti ke Jerman dan Jepang. Belum lama ini, warga Kota Bogor sudah diberangkatkan untuk bekerja di sana.

“Sehingga nantinya bisa berdampak pada kesejahteraan pekerja dan keluarganya. Jadi itu yang bisa kita sampaikan,” ujarnya.

Kepala Disnaker Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto mengatakan, bahwa kegiatan Padat Karya ini dilaksanakan serentak di 68 kelurahan di Kota Bogor, dengan jumlah peserta 21 orang per kelurahan, sehingga total ada 1.428 peserta.

“Untuk pelaksanaan kegiatannya, ada masukan dari camat dan kelurahan, jadi ini kolaborasi. Tergantung pada urgensi masing-masing wilayah, ada yang menangani daerah rawan banjir, longsor, drainase, pungut sampah, dan sebagainya, disesuaikan dengan kebutuhan wilayah masing-masing,” katanya.

Para peserta Padat Karya merupakan warga yang telah dipilih sesuai dengan kriteria Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) dan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Nantinya mereka akan bekerja selama 10 hari, setiap hari selama 5 jam, mulai pukul 08.00 WIB hingga 13.00 WIB, dengan pendapatan sebesar Rp1.200.000 selama 10 hari. Tujuannya adalah untuk perlindungan masyarakat dan sebagai jaring pengaman sosial dengan memberikan kesempatan bekerja,” ucapnya.

Di lokasi yang sama, Lurah Bantarjati, Imam Suharso, mengatakan bahwa kegiatan ini disambut positif oleh warganya. Selain dapat meningkatkan perekonomian, juga memperkuat kepedulian terhadap lingkungan.

“Seperti yang sudah disampaikan Pak Wali Kota, untuk menjaga alam, menjaga lingkungan, tidak mengakuisisi jalur air atau bantaran sungai, serta tidak membuang sampah sembarangan. Lingkungan bersih, warganya sehat dan sejahtera,” ujarnya.***

Ibnu Galansa

Wamenkop: Pembentukan Kopdes Merah Putih Kembangkan Potensi Setiap Desa

0

Bogordaily.net – Dalam rangka memperkuat koordinasi dan sinergi antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah dalam rangka percepatan Pembentukan Kopdes Merah Putih, dilaksanakan agenda kick off dan sosialisasi secara nasional yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Indonesia yang sekaligus menjadi Kepala Satuan Tugas (Satgas) Zulkifli Hasan, Senin (14/04). Agenda ini diikuti oleh lintas Kementerian/ Lembaga dan juga seluruh pejabat di tingkat Kabupaten/ Kota/ Desa di seluruh Indonesia.

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono menyatakan bahwa setiap desa didorong untuk dapat mengembangkan potensi yang dimilikinya dalam ekosistem Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Pengembangan karakteristik dan potensi ini dapat dilakukan setelah pengurus Kopdes memastikan tujuh unit usaha didirikan.

“Di luar yang wajib, silahkan bagi Kopdes dapat mengembangkan potensi desa atau kelurahannya sesuai dengan karakteristik dan potensi yang dimilikinya,” kata Wamenkop Ferry Juliantono pada acara Kick Off dan Sosialisasi tersebut.

Adapun ketujuh aspek atau unit bisnis yang diwajibkan ada dalam ekosistem pembentukan Kopdes Merah Putih yaitu Kantor Koperasi, Kios Pengadaan Sembako, Unit Bisnis Simpan Pinjam, Klinik Kesehatan Desa/ Kelurahan, Apotek Desa/ Kelurahan, Sistem Pergudangan/ Cold Storage dan Sarana Logistik Desa/ Kelurahan.

Wamenkop Ferry menambahkan, sesuai Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih, Kopdes ini diperlukan untuk memastikan kehidupan masyarakat desa lebih sejahtera dan terpenuhi seluruh kebutuhan dasarnya. Oleh sebab itu ketujuh aspek atau unit bisnis ini mutlak harus ada di setiap desa/ kelurahan.

“Ini semua menurut Presiden sesuai yang kami pahami wajib harus ada dan dilakukan oleh koperasi desa,” ucap Wamenkop Ferry.

Menyinggung tentang penamaan Kopdes Merah Putih di setiap desa, Wamenkop Ferry meminta agar pengurus Kopdes mengajukan penamaan koperasinya melalui Sistem Administrasi Badan Hukum (SABH) yang wajib memuat nama desa/ kelurahan setempat. Adapun format nama yang dapat dijadikan acuan yaitu harus diawali dengan kata “Koperasi”, kemudian dilanjutkan dengan penambahan frasa “Desa Merah Putih” atau “Kelurahan Merah Putih”.

Selanjutnya diakhiri dengan nama desa/ kelurahan setempat. Apabila terdapat kesamaan nama desa/ kelurahan, maka diharapkan dapat ditambahkan dengan nama kecamatan setempat/ Kabupaten/ Kota.

“Dalam pembentukan Kopdes ini harus dilakukan melalui acara musyawarah desa khusus dan harus didampingi oleh tenaga pendamping dari Kementerian Koperasi (Kemenkop) karena kami yang akan membantu menjelaskan pada peserta rapat bagaimana tata cara pembentukan Kopdes tersebut,” ucapnya.

Sementara itu Menko Bidang Pangan Indonesia, Zulkifli Hasan menambahkan bahwa agenda ini penting digelar untuk menyamakan visi dan misi antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah dalam rangka pembentukan Kopdes Merah Putih. Dengan kesamaan pandangan diharapkan Kopdes ini dapat berdiri secara resmi dan serentak pada 12 Juli 2025 bersamaan dengan Hari Koperasi Nasional.

“Kita harapkan dalam satu – dua bulan ke depan, badan hukumnya (Kopdes Merah Putih) sudah terbentuk. Jadi setelah musyawarah desa dicatatkan oleh notaris lalu didaftarkan ke Kementerian Hukum maka secara otomatis badan hukumnya selesai,” kata Zulkifli.

Selanjutnya, semua perangkat yang terlibat dalam pendirian Kopdes Merah Putih di desa harus dapat melanjutkan untuk agenda pengembangan bisnisnya agar secara aktual Kopdes Merah Putih ini benar-benar dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat di desa.

“Jadi untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di desa serta wujud kecintaan Presiden terhadap masyarakat di desa maka perlu dibangun ekosistem yang kuat melalui Kopdes ini,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menambahkan bahwa dalam proses pembentukan atau pendirian Kopdes Merah Putih ini wajib melibatkan perangkat desa, Badan Permusyawarahan Desa (BPD) dan masyarakat desa setempat. Pembentukan Kopdes ini juga wajib melalui mekanisme Musyawarah Desa Khusus (Musdessus).

Pemerintah desa bersama dengan BPD perlu memfasilitasi kegiatan pertemuan rutin dalam upaya pendataan karakteristik atau potensi desa yang diharapkan dapat menjadi sumber kekuatan baru bagi kemajuan desa. Hal ini diperlukan karena setiap desa di Indonesia sangat beragam dan memiliki keunggulan masing-masing yang dapat dikembangkan melalui Kopdes Merah Putih.

“Yang perlu menjadi perhatian juga adalah, waktu dilaksanakan rapat koordinasi di sini kita minta anggota Kopdes itu adalah masyarakat yang memang berdomisili di desa setempat, kecuali ada kopdes gabungan nanti akan ada Juklak dan Juknisnya tersendiri,” kata Yandri. ***

DPRD Kota Bogor Apresiasi Kinerja Disparbud Soal Lonjakan Wisatawan

0

Bogordaily.net – Anggota Komisi II DPRD Kota Bogor, Akhmad Saeful Bakhri (ASB), memberikan apresiasi terhadap kinerja Disparbud.

Hal tersebut lantaran adanya lonjakan wisatawan ke Kota Bogor saat libur Hari Raya Idul Fitri 1446/2025.

Berdasarkan data Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor, total kunjungan wisatawan dari 28 Maret hingga 7 April 2025 mencapai 192.610 orang.

Angka ini menunjukkan kenaikan signifikan jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Bogor dibandingkan periode yang sama tahun lalu hanya mencapai 137.872 kunjungan.

Namun, ia mengingatkan pentingnya konsistensi dan ketajaman analisis dinas dalam menyusun strategi pariwisata ke depan.

Ini untuk mengetahui faktor-faktor penyebab kenaikan maupun penurunan kunjungan, dibandingkan dengan tahun lalu.

“Ini penting agar target kunjungan tahun ini bisa tercapai,” ujar politisi PPP itu.

ASB juga menyoroti tren wisata favorit yang berkembang, termasuk meningkatnya popularitas wisata kuliner di kawasan Surya Kencana (Surken) sebagai salah satu penopang jumlah kunjungan.

Namun, ia mempertanyakan sejauh mana potensi wisata kuliner tersebut telah dikonversi menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Wisata kuliner Surken kelihatannya jadi favorit. Tapi sejauh mana itu menyumbang PAD? Ini yang perlu diperhatikan lebih lanjut karena sektor pariwisata adalah andalan PAD kita,” tegasnya.

Lebih jauh, dia juga menyinggung dampak kebijakan efisiensi anggaran terhadap sektor pariwisata.

Dia mempertanyakan apakah kebijakan tersebut sudah dianalisis kaitannya dengan tingkat keterisian kamar (occupancy rate) dan lama tinggal wisatawan (length of stay).

“Bagaimana strategi mempertahankan industri akomodasi setelah efisiensi anggaran? Perlu langkah-langkah antisipatif. Apalagi sudah ada dua hotel yang tutup. Ini berdampak pada pekerja yang dirumahkan,” ucapnya.(Muhammad Irfan Ramadan)

Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor Terhentinya Pengaliran Air di Gunung Putri

Bogordaily.net – Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor menginformasikan masyarakat terkait terhentinya pengaliran air untuk sementara.

Hal tersebut dilakukan sehubungan dengan tingginya tingkat kekeruhan di sumber air baku instalasi Gunung Putri yang disebabkan oleh banjir.

Sehingga berdampak pada tidak maksimalnya proses produksi air bersih yang berdampak pada kecilnya pengaliran air ke pelanggan untuk sementara.

Beberapa wilayah yang terdampak Citra Indah City, Perum, TNI AL-Sukamanah, Rs Permata Jonggol, PT Belfood, Kp Menan, Kp. Rawa Bebek, Kp. Cibedug, Kp. Cibucil.

Adapun waktu pelaksanaan pekerjaan akan dimulai pada hari Senin 14 April 2025. Dimohon untuk pelanggan agar dapat menampung air bersih sesuai kebutuhan disaat pengaliran masih normal.

Selanjutnya, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor memohon untuk pelanggan agar dapat menampung air bersih sesuai dengan kebutuhan disaat pengaliran masih normal.

Serta turut manajemen Perumda Air Minum Tirta Kabupaten Bogor menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan tersebut.***

Albin Pandita

Besthetic Clinic Bogor Rayakan Anniversary Pertama dengan Promo Spesial HIFU dan Hair Removal

0

Bogordaily.net – Dalam rangka merayakan satu tahun anniversary, Besthetic Clinic Bogor menghadirkan promo spesial yang sayang untuk dilewatkan.

Bertajuk “Tidak Perlu Mahal untuk Wajah Tirus dan Ketiak Mulus”, promo ini memberikan penawaran menarik untuk dua jenis treatment unggulan.

Untuk kamu yang ingin tampil dengan wajah lebih tirus dan segar, Besthetic Clinic Bogor memberikan potongan harga besar untuk treatment HIFU V Shape + Facial, dari harga normal Rp 1.165.000 kini hanya Rp 582.000 saja.

Tak hanya itu, tersedia juga promo untuk treatment Underarm Hair Removal dengan harga spesial Rp 150.000 dari harga awal Rp 199.000.

Menariknya, promo ini berlaku dengan sistem buy 1 get 1 jika kamu membawa teman.

Promo ini menjadi bentuk apresiasi Besthetic Clinic kepada para pelanggan yang telah mendukung sejak awal berdiri.

Besthetic Clinic Bogor yang berlokasi di Jalan GOR Pakansari ini dikenal dengan layanan estetik berkualitas dan harga yang bersahabat.

Jangan lewatkan kesempatan langka ini dan rasakan transformasi kulit dan penampilanmu hanya di Besthetic Clinic Bogor!

Tentang Besthetic Clinic Bogor

Besthetic Clinic Bogor merupakan klinik kecantikan terkemuka yang berfokus pada berbagai macam perawatan kulit dan kecantikan lainnya.

Berlokasi strategis di kawasan GOR Pakansari, klinik ini telah menjadi pilihan banyak masyarakat Bogor dan sekitarnya yang menginginkan perawatan kecantikan dengan hasil yang maksimal dan aman.***

Ibnu Galansa

Redbox Frozen Food Berikan Diskon Produk Dilly Sosis Jumbo 1 Kg

0

Bogordaily.net – Redbox Frozen Food menghadirkan promo menarik bagi para pelanggan setianya. Kali ini, produk Dilly sosis jumbo ukuran 1 kilogram mendapatkan potongan harga spesial. Dari harga semula Rp 44.000, kini bisa dibeli hanya dengan Rp 40.000.

Karyawan Redbox Frozen Food, Lia, mengatakan bahwa promo Dilly Sosis Jumbo ini merupakan bagian dari upaya Redbox untuk memberikan kemudahan dan nilai lebih kepada para pelanggan.

“Kami ingin masyarakat tetap bisa menikmati produk berkualitas dengan harga terjangkau,” ujar Lia, Senin 14 April 2025.

Tentang Redbox Frozen Food 

Redbox Frozen Food merupakan salah satu toko di Bogor yang menjual berbagai aneka makanan dan minuman. Khususnya frozen food dari berbagai merek.

Redbox Frozen Food berlokasi di Jalan Syayani Kampung Masjid RT 03/07, Kelurahan Mekarwangi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

Bagi yang ingin memesan secara online Redbox Frozen Food menyediakan layanan melalui WhatsApp di nomor 0858-6000-4436.

Untuk informasi lebih lanjut bisa cek Instagram Redbox Frozen Food di @redboxfrozenfood.

Jangan ragu, segera kunjungi Redbox Frozen Food dan dapatkan makanan atau minuman sesuai kebutuhkan kamu. Tentunya dengan kualitas dan harga terjangkau.

Jangan lewatkan kesempatan ini dan nikmati kelezatan Java Beef Burger dengan harga lebih hemat hanya di Redbox Frozen Food! ***

Ibnu Galansa

Sekda Ajat Apresiasi Festival Pencak Silat Tradisi 2025

0

Bogordaily.net – Sebanyak 310 peserta dari 47 Kontingen mengikuti ajang Festival Pencak Silat Tradisi se Kabupaten Bogor tahun 2025 yang berlangsung dari tanggal 14 sampai 16 April 2025 di GOR Laga Satria, Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor.

Festival Pencak Silat Tradisi se Kabupaten Bogor ini merupakan salah satu upaya dari Dispora Kabupaten Bogor dalam melestarikan salah satu warisan budaya leluhur bangsa ini.

“Kami sangat apresiasi program Dispora Kabupaten Bogor yang berkomitmen dalam melakukan pelestarian pencak silat tradisi kepada kalangan generasi muda saat ini atau kalangan pelajar,” ujar Sekda Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika yang mewakili Bupati Bogor, Rudy Susmanto saat membuka Festival Pencak Silat Tradisi Tingkat Kabupaten Bogor , Senin (14 /4/2025).

Ajat menambahkan, ajang ini juga harus menjadi salah satu seleksi untuk mengikuti ajang yang sama tingkat Jawa Barat.

Dengan adanya event ini, sambung Ajat, minimal Pemkab Bogor melalui Dispora sudah jadi bagian dalam melestarikan warisan dan budaya bangsa.

” Kami sangat apresiasi kegiatan Pencak Silat Tradisi ini dan saya berharap ini terus berkelanjutan,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara yang menyaksikan secara langsung festival Pencak Silat Tradisi 2025 mengatakan sangat mendukung kegiatan ini.

Sastra menegaskan, Pencak Silat Tradisi harus dilestarikan karena ini bagian dari warisan sejarah bangsa Indonesia

Sementara itu, Kadispora Kabupaten Bogor, Asnan AP mengatakan, kegiatan Festival Pencak Silat Tradisi ini juga masuk dalam bagian program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Bogor.

Asnan AP mengatakan, para peserta event ini umumnya pelajar dengan berjumlah 310 peserta dari 47 paguron yang ambil bagian. Selain itu, ada kelas untuk sesepuh dengan 6 penampilan.

“Akan ada 265 penampilan yang akan digelar dalam Festival Pencak Silat Tradisi 2025 dan ada kelas untuk sesepuh dengan 6 penampilan.

Jumlah Kelas dan Penampilan Festival Pencak Silat Tradisi se Kabupaten Bogor 2025.

1. Usia Dini Perorangan Putra : 53 Penampilan

2. Usia Dini Perorangan PUtri : 56 Penampilan

3. Usia Dini Berkelompok : 6 Penampilan

4. Pra Remaja Perorangan Putra : 48 Penampilan

5. Pra Remaja Perorangan Putri : 53 Penampilan

6. Remaja Berpasangan Putra : 18 Penampilan

7 Remaja Berpasangan Putri : 14 Penampilan

8. Sesepuh Perorangan : 17 Penampilan

***

Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor Terhentinya Pengaliran Air di Perumahan Graha Arraya

Bogordaily.net – Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor menginformasikan masyarakat terkait terhentinya pengaliran air untuk sementara.

Hal tersebut dilakukan sehubungan dengan adanya perbaikan kebocoran pipa diameter 4 inch di Perumahan Graha Arraya.

Sehingga berdampak pada kecilnya hingga terhentinya pengaliran air ke pelanggan untuk sementara.

Adapun waktu pelaksanaan pekerjaan akan dimulai pada hari Senin 14 April 2025. Dimohon untuk pelanggan agar dapat menampung air bersih sesuai kebutuhan disaat pengaliran masih normal.

Selanjutnya, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor memohon untuk pelanggan agar dapat menampung air bersih sesuai dengan kebutuhan disaat pengaliran masih normal.

Serta turut manajemen Perumda Air Minum Tirta Kabupaten Bogor menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan tersebut.***

Albin Pandita

Jaring Atlet Muda, Pemkab Bogor Gelar Festival Pencak Silat 2025

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menggelar Festival Pencak Silat tingkat Kabupaten Bogor tahun 2025, di Gedung Laga Satria, Cibinong, Senin (14/4). Mewakili Bupati Bogor, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika membuka acara tersebut.

Hadir pada acara ini Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Ketua KONI Kabupaten Bogor, Ketua IPSI Kabupaten Bogor, Ketua Formi, SOINA Kabupaten Bogor, para Kepala Perangkat Daerah dan Perguruan Silat se-Kabupaten Bogor.

Sekda Ajat mengungkapkan, mewakili Bupati Bogor dirinya menyambut baik gelaran festival pencak silat tingkat Kabupaten Bogor tahun 2025 ini, sebagai suatu upaya untuk menjaring atlet-atlet muda di bidang pencak silat, sekaligus sebagai upaya melestarikan warisan budaya bangsa indonesia.

“Pencak Silat merupakan olahraga beladiri yang sangat kaya akan nilai-nilai kejujuran, kerja keras dan ketekunan,” ungkap Ajat.

Ajat berharap kegiatan ini dapat menjadi momen dan pengalaman yang berharga bagi para pesilat, untuk mengasah kemampuan dan memperlihatkan prestasi terbaiknya, serta semakin mempererat tali persaudaraan antar atlet pencak silat dan antar perguruan.

“Festival seperti ini sangat baik sebagai suatu upaya menjaring atlet-atlet muda Kabupaten Bogor cabang olahraga pencak silat, sekaligus sebagai upaya melestarikan warisan budaya bangsa Indonesia,” ujar Sekda Ajat.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Asnan berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti festival tersebut dengan sebaik-baiknya, jangan sampai ada hal-hal yang tidak kita inginkan selama dalam pelaksanaan di dalam pertandingan ini,

“Junjung tinggi sportivitas dan etika yang baik. Pertandingan ini adalah ajang untuk menunjukkan kemampuan terbaik kita, tetapi juga untuk memupuk sikap saling menghargai dan menghormati antara satu sama lain,” kata Asnan. ***

Albin Pandita