Tuesday, 5 May 2026
Home Blog Page 7914

Beredar Foto Pengantin Pakai Gaun Super Tipis Sampai Celana Dalamnya Keliatan

0

BOGOR DAILY – Entah apa yang ada di pikiran wanita ini hingga memilih gaun pengantin yang tidak wajar di hari pernikahannya. Si pengantin memakai gaun transparan hingga underwear terekspos.

Foto-foto seksi si pengantin pertama kali di di forum Reddit. Seketika fotonya jadi viral karena hampir tidak ada pengantin yang memilih busana super seksi tersebut.

Dalam foto yang disebar tersebut, si pengantin wanita menggunakan gaun pengantin putih menerawang. Di bagian dalam ia mengenakan underwear suspender yang terekspos.

“Dia terlihat bagus, tapi bukan untuk gaun pernikahan. Tampak murahan,” tulis member Reddit yang menyebarkan foto tersebut.

Foto tersebut mengundang komentar netizen yang setuju jika gaun pengantin tersebut kurang pantas dipakai di hari pernikahan. Netizen menyebut bahwa gaun tersebut tampak vulgar.

“Baju yang dipakainya sangat vulgar,” komentar netizen.

“Baju yang membingungkan,” tulis netizen lainnya.

“Bajunya seperti paket lingerie untuk malam pengantin,” komentar lainnya.

Unggahan gaun pengantin tersebut di-upvote hingga ribuan orang dengan lebih dari 200 komentar. Penampilan si wanita yang kontroversial tersebut bahkan tersebar di luar forum Reddit.(*)

Cerita Detik-detik Rachel Maryam Pendarahan Hebat Usai Melahirkan Cesar

0

BOGOR DAILY – Kabar sedih datang dari anggota Fraksi Gerindra DPR RI Rachel Maryam. Artis Film Eliana, Eliana itu mengalami pendarahan hebat usai melahirkan putra keduanya.

Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad berbagi cerita. Dasco megatakan Rachel melahirkan anak keduanya di RS Bunda, Jakarta. pada Jumat 2 Oktober 2020.

Rachel yang sudah tiga periode menjadi anggota DPR kini terbaring di rumah sakit.

“Rachel di-caesar, terus pendarahan. Ditutup pendarahannya, ditutup perutnya, tiba-tiba pendarahan lagi, hebat pendarahannya,” ujar Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, Sabtu (3/10/2020).

Setelah melahirkan, Rachel mengalami kritis akibat pendarahan. Dasco menyebut Rachel sempat memerlukan donor darah.

“Nyari darah setengah mati,” sebutnya.

Meski begitu, menurut Dasco, kondisi Rachel saat ini sudah stabil. Anggota Komisi II DPR tersebut juga tidak dalam kondisi koma, tapi perlu istirahat total. Rachel sedang dalam masa pemulihan.

“Jadi sekarang ini bukan koma, tapi lagi ditidurkan sama dokter,” terang Dasco.

“Sengaja ditidurkan supaya pemulihannya cepat,” tambah Wakil Ketua DPR RI itu.

Dasco menuturkan buah hati Rachel Maryam pun dalam kondisi sehat.

“Anaknya alhamdulillah dalam keadaan selamat,” ungkap Dasco

Dasco meminta doa kepada masyarakat, khususnya pendukung Rachel Maryam.

“Minta tolong didoakan agar Rachel cepat pulih seperti sedia kala,” ucap Wakil Ketua DPR

“Doa dari teman-teman dan pendukung Rachel Maryam,” sambung Dasco. (*)

Dukung RR, Rofiq Nilai MK Dapat Mencabut Ketentuan PT Menjadi 0 Persen

0

Dukung RR, Rofiq Nilai MK Dapat Mencabut Ketentuan PT Menjadi 0 Persen

BOGOR DAILY – Jokowi, diyakini Rofiq, akan mendapatkan dukungan kuat dari rakyat setelah PT menjadi 0 persen.

“Ini kesempatan buat Pak Jokowi agar mendorong PT itu menjadi 0 persen. Rakyat akan sangat berterima kasih karena beliau telah mengembalikan harkat dan martabat rakyat dengan menyajikan demokrasi yang sesungguhnya,” pungkas Rofiq.

Sebelumnya, Rizal Ramli mendaftarkan uji materi atas Pasal 222 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu) ke MK pada 4 September lalu. Menurutnya, PT 20 persen terlalu tinggi dan seharusnya ditiadakan. (*)

Empat Pegawai Kejari Kota Bogor Positif Covid19

BOGOR DAILY – Empat pegawai Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor dilaporkan terkonfirmasi positif Covid-19. Aktivitas Kejari Kota Bogor dihentikan selama 4 hari ke depan.

Ketua Satgas Covid-19 Kota Bogor, Dedie A Rachim menyebut, empat orang yang terlaporkan terinfeksi itu berdasarkan hasil swab test yang diterima Pemerintah Kota (Pemkot Bogor) Jumat (2/10/2020) pagi sebagaimana dalam siaran persnya, Sabtu (3/10/2020).

“Kami melakukan koordinasi dengan kepala kejaksaan negeri kota Bogor untuk memastikan yang pertama memberikan informasi yang semaksimal mungkin,” kata Dedie.

Selanjutnya, berdasarkan tracing Dinkes Kota Bogor juga sudah melakukan swab kepada 20 orang yang mempunyai kontak erat. Selain itu, menutup sementara aktivitas kejaksaan selama 4 hari ke depan atau hingga Selasa 6 Oktober 2020. Selain itu dilakukan desinfektan untuk memastikan area steril, juga memperbaiki saluran sistem sirkulasi udara dalam ruangan.

“Karena di kejaksaan itu setiap minggunya ada pembayaran tilang yang jumlahnya cukup banyak, dan ini salah satu faktor resiko yang harus diantisipasi,” tutur Dedie.

Berdasarkan wawancara kepada empat orang yang terinfeksi corona, lanjut Dedie, diketahui 4 orang itu kerap melakukan aktivitas persidangan dan penyidikan. “Karena ini ada kejadian bersamaan. Berdasarkan hasil wawancara, kemungkinannya dari aktivitas kejaksaan melakukan persidangan atau proses pemeriksaan,” paparnya.

Pasckejadian, Dedie pun meminta kepada kejaksaan untuk melibatkan pengamanan internal untuk membentuk Satgas kedepannya. Hal itu juga sebagai bentuk pengawasan internal, khususnya meminimalisir terjadinya klaster perkantoran.

Tiga Calon Kades Sah Ditetapkan Ikut Kontestasi Pilkades Pasarean

BOGOR DAILY – Siap Menuju Pilkades Serentak, Panitia Pilkades Pasarean siapkan 3 zona pemilihan.

Pilkades Desa Pasarean sah diikuti 3 calon laki-laki yang akan dilaksanakan pada 20 Desember 2020, serentak se-Kabupaten Bogor.

Pendaftaran calon Kepala Desa Pasarean ditutup pada tanggal 27 September 2020, pukul 24:00 WIB dengan persyaratan calon yang sudah terpenuhi.

Berbeda dengan pemilihan biasanya, dalam masa pandemi seperti ini, panitia Pilkades Desa Pasarean berinisiatif untuk membagi 3 zona untuk pemilihan ini karena mengingat akan adanya kerumunan yang membludak.

“Tetap akan berjalan secara langsung, namun sistem pemilu dibagi menjadi 3 zona. 1 Zona nya terdiri dari 5 TPS,” ujar Ketua Pilkades Desa Pasarean, Haerul Anwar.

Ia menambahkan, untuk memutus rantai COVID-19, dalam pemilihan Kepala Desa Pasarean, akan benar-benar menerapkan protokoler kesehatan seperti memakai masker, berjaga jarak serta mencuci tangan yang disediakan oleh panitia.

“Kita akan tetap patuh pada protokoler kesehatan, seperti menggunakan masker, social distancing saat pemilihan, dan menyediakan tempat cuci tangan,” tambahnya. (Egi)

Kabur dari Lapas, Napi Cai Ji Fan Punya Usaha Bengkel di Bogor

BOGOR DAILY – Polres Metro Tangerang Kota memastikan narapidana (napi) Cai Changpan alias Cai Ji Fan (53), yang kabur dari Lapas Klas 1 Tangerang, masih berada di Indonesia.

Kasat Narkoba Polrestro Tangkot, AKBP Pratomo Widodo mengatakan, pihaknya turut bergabung dengan tim lainnya dalam pencarian keberdaan terpidana mati kasus narkoba tersebut.

Pratomo menjelaskan jajarannya sekarang telah melacak keberadaan napi Cai Ji Fan.

Dia memastikan napi asal China itu masih berada di wilayah Indonesia.

Cai Ji Fan, kata Pratomo, tak dapat melarikan diri keluar dari Indonesia karena paspornya telah dicekal Direktorat Jenderal Imigrasi.

“Kita masih bergerilya. Kalau sekarang kita sudah mulai pada napinya. Masih di Indonesia. Bogor arah Bogor,” kata Pratomo, Sabtu (3/10/2020).

Pratomo mengatakan Bogor merupakan wilayah di mana Cai Ji Fan dan istrinya tinggal.

Di sana Cai Ji Fan juga diketahui memiliki usaha yakni bengkel pembakaran ban.

“Dia ada usaha pembakaran ban, usahanya di Bogor. Tapi jauh dari mana-mana, tempatnya terpencil,” ungkapnya.

Pratomo menambahkan saat ini jajarannya telah memeriksa 16 orang yang terdiri dari pegawai Lapas Klas 1 Tangerang dan teman satu sel Cai Ji Fan.

Termasuk istrinya yang merupakan Warga Negara Indonesia (WNI).

“Ada sekitar 16 orang yang kita periksa. Termasuk istrinya. Karena napi ini sempat mampir ke rumah (setelah kabur dari Lapas),” pungkas Pratomo.

Diberitakan sebelumnya, Cai Ji Fan yang telah diputus hukuman mati pada 2017, kabur dari Lapas Klas 1 Tangerang pada, Senin (14/9/2020) lalu. Ia kabur lewat gorong-gorong.

16 Warga Kabupaten Bogor Positif Covid-19, Ini Daftarnya

BOGOR DAILY – Kasus baru Covid-19 di Kabupaten Bogor memperlihatkan tren menurun pekan ini.

Setelah mencapai puncak tertinggi pada Minggu (27/9/2020) dengan 60 kasus baru, beberapa hari terakhir pergerakan virus ini sedikit melunak.

Data monitoring harian Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor menunjukkan ada 16 kasus baru pada Jumat (3/10/2020).

Angka ini turun dari 20 kasus pada Kamis (1/10/2020) dan 55 kasus pada Rabu (30/9/2020) dan masing-masing 50 kasus pada Senin-Selasa (28-29/9/2020).

Tambahan kasus baru ini membuat total kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bogor menjadi 1.896 kasus.

“Ada 610 orang yang konfirmasi aktif, 387 suspek dan 44 probable,” ujar Bupati Bogor Ade Yasin, Sabtu (3/10/2020).

Kasus positif terbaru banyak ditemukan di Kecamatan Sukaraja dengan 6 kasus, Cibinong 3 kasus, dan Bojonggede 2 kasus.

Sementara di Kecamatan Citeureup, Tamansari, Parung, Cibungbulang, dan Ciawi masing-masing 1 kasus.

Dari 40 kecamatan di Kabupaten Bogor, 36 berada di zona merah, 3 zona orange dan 1 zona hijau.

“Zona orange ada di Kecamatan Nanggung, Sukamakmur dan Cariu. Kecamatan Tanjungsari jadi satu-satunya zona hijau,” papar Ade.

Berikut data terbaru Covid-19 di Kabupaten Bogor per Jumat (2/10/2020)

■ Suspek = 387 Orang
■ Probable = 44 Orang.
■ Total Kasus Positif Covid-19 = 1896 Kasus.
■ Sembuh = 1225 Orang
■ Meninggal = 55 Orang
■ Konfirmasi Aktif = 610 Orang
■ Probable Meninggal = 203 Orang
■ Pindah Alamat ke Luar Bogor = 6 Orang

Kasus baru
• Tambahan 13 kasus suspek
• Tambahan 16 kasus konfirmasi positif baru
• Tambahan 25 kasus sembuh
• Tambahan 1 kasus konfirmasi meninggal dunia
• Tambahan 2 kasus probable meninggal duniadunia

Kasus konfirmasi positif
1. L, 34 tahun, Bojonggede

2. L, 30 th, Bojonggede

3. L, 33 tahun, Tamansari

4. L, 50 tahun, Parung

5. L, 18 tahun, Citeureup

6. L, 43 tahun, Sukaraja

7. L, 44 tahun, Sukaraja

8. P, 47 tahun, Sukaraja

9. P, 47 tahun, Sukaraja

10. P, 32 tahun, Sukaraja

11. P, 49 tahun, Sukaraja

12. L, 38 tahun, Cibungbulang

13. L, 22 tahun, Cibinong

14. L, 45 tahun, Cibinong

15. P, 56 tahun, Cibinong

16. P, 37 tahun, Ciawi

Kasus sembuh
1. L, 48 th, Gunungsindur

2. P, 56 th, Gunungputri

3. P, 51 th, Gunungputri

4. P, 27 th, Cileungsi

5. L, 36 th, Cileungsi

6. P, 24 th, Cileungsi

7. L, 51 th, Cileungsi

8. L, 40 th, Cileungsi

9. L, 44 th, Cileungsi

10. L, 69 th, Cileungsi

11. L, 48 th, Cileungsi

12. L, 28 th, Cileungsi

13. L, 48 th, Cileungsi

14. P, 18 th, Cileungsi

15. L, 72 th, Cileungsi

16. P, 34 th, Cileungsi

17. P, 30 th, Cibungbulang

18. P, 59 th, Cibungbulang

19. P, 39 th, Jonggol

20. P, 27 th, Jonggol

21. P, 6 th, Jonggol

22. P, 75 th, Jonggol

23. P, 66 th, Jonggol

24. P, 47 th, Jonggol

25. P, 34 th, Jonggol

Kasus meninggal

1. P, 57 th, Cibinong (Positif)

2. P, 56 th, Nanggung (Probable)

3. L, 42 th, Pamijahan (Probable)

Meski PSBB, Okupansi Hotel Bogor Tetap Paling Tinggi di Jawa Barat

BOGOR DAILY – Kendati pada Agustus dan September okupansi hotel di Kota Bogor berada di kisaran 50 – 55 persen, namun okupansi mengalami penurunan.

“Sempat ada penurunan jadi 40 persen. Sekarang 40 – 45 persen. Salah satunya karena PSBM di Kota Bogor dan PSBB Jakarta,” ujar Yuno.

Meski mengalami penurunan, Yuno mengungkapkan bahwa tingkat okupansi hotel-hotel di Kota Bogor masih lebih tinggi dari kota dan kabupaten di Jawa Barat (Jabar).

“Kota Bogor masih paling tinggi jika dibandingkan dengan kota dan kabupaten lain di Jabar, termasuk Kota Bandung masih di bawah kita,” kata Yuno.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada 14 September lalu memutuskan untuk tetap menerapkan pembatasan sosial berskala mikro (PSBM) bagi wilayah Bogor, Depok, dan Bekasi (Bodebek).

Keputusan diambil usai menggelar rapat virtual bersama para kepala daerah Bodebek di Gedung Pakuan, Kota Bandung sebagai respon akan penerapan PSBB jilid dua di Provinsi DKI Jakarta pada waktu yang bersamaan.

“Tadi pagi pukul 09.00 WIB saya sudah merapatkan dengan kepala daerah di Bodebek. Kesimpulan yang pertama kita mendukung sepenuhnya kebijakan PSBB ketat di Jakarta dari Pak Anies, dengan melakukan pola yang sama di wilayah yang berdekatan Jakarta, dengan PSBB ketat, tapi dengan pola yang namanya PSBM,” tutur Emil.

 

Okupansi Hotel di Kota Bogor Berangsur Membaik

BOGOR DAILY – Okupansi hotel bintang dan non-bintang di Kota Bogor kian membaik meski terjadi secara tidak stabil sejak pandemi Covid-19 mulai merebak di Indonesia pada Maret 2020.

“Okupansi rata-rata hari ini kisaran 40 – 45 persen. Kalau dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya, grafik selalu naik turun,” kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Bogor Yuno Abeta Lahay.

Pada Maret – Juni, Yuno menuturkan bahwa okupansi hotel di sana merupakan yang paling buruk lantaran berada pada 8 – 12 persen.

Kendati demikian, sejak Juli mulai terlihat adanya peningkatan okupansi menjadi sekitar 30 persen dan kian meningkat pada bulan-bulan berikutnya.

“Agustus – September kurang lebih 50 – 55 persen. Tapi semua tertolong karena ada Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) dari pemerintah,” tutur Yuno.

“Kalau dari leisure ada sedikit peningkatan pada akhir pekan, tapi enggak terlalu signifikan,” lanjutnya.

Bahkan saat libur panjang pada Agustus, Yuno mengungkapkan okupansi hotel di Kota Bogor sempat meningkat hampir mencapai 90 persen meski selanjutnya kembali pada persentase sebelumnya.

Terkait hal tersebut, dia yakin bahwa peningkatan terjadi lantaran wisatawan melakukan reveng tourism karena sudah merasa penat di rumah saja.

Pegawai Kejari Kota Bogor yang Positif Bertambah jadi 70 Orang

0

BOGOR DAILY-Bertambah tiga pegawai di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor, Jawa Barat yang terkonfirmasi positif virus corona, Jumat (2/10/2020).

Kepala Seksi Intelijen Kejari Kota Bogor, Cakra Yudha mengatakan, ada tambahan sebanyak tiga orang pegawai di tempat dirinya bekerja.

“Sampai saat ini ada sebanyak tujuh orang pegawai di Kejari Bogor yang terkonfirmasi positif corona, yanh sebelumnya hanya empat pegawai,” tuturnya.

Ia menjelaskan, adanya tujuh pegawai yang terkonfirmasi positif corona membuat pelayanan publik di Kejari Kota Bogor sementara ditutup lima hari kedepan.

Namun, untuk kegiatan perkantoran sendiri kata Cakra tetap berjalan normal seperti biasanya hanya dibatasi dan sebagian bekerja di rumah.