Friday, 10 April 2026
Home Blog Page 816

Gelapkan Dana Rp. 2 Miliar, Oknum Staf KSU Karya Mandiri Akhirnya Dipolisikan

Bogordaily.net – Koperasi Serba Usaha (KSU), Karya Mandiri akhirnya menempuh jalur hukum setelah mengalami kerugian hampir Rp 2 Miliar, dalam rentang waktu sejak 2020 hingga 2025. Kerugian itu akibat penggelapan dana oleh sejumlah oknum staf di sejumlah kantor cabang di Kota Bogor.

Dampak dari kerugian ini menyebabkan gagalnya pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) bagi anggota sukarela di Kota Bogor selama lima tahun terakhir.

Hal itu dikatakan Ketua sekaligus penanggung jawab KSU Karya Mandiri, Atty Somaddikarya saat dikonfirmasi.

Ia mengungkapkan bahwa kerugian tersebut tidak pernah diumumkan secara terbuka dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT).

Selama ini, Kerugian tersebut ditutup oleh anggaran pribadi demi menjaga kepercayaan kepada anggota.

“Dari tahun ke tahun tidak disampaikan dan diumumkan secara terbuka, saya tutup pakai uang pribadi saya, agar kepercayaan dari anggota kepada KSU Karya Mandiri tetap terjaga,” jelas Atty pada Kamis 3 April 2025.

Atty mengatakan modus yang digunakan para pelaku terbilang sistematis dan telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Mereka melakukan transaksi fiktif terkait pengambilan tabungan dengan mencatut nama koordinator wilayah (Korwil).

“Caranya dengan membuat transaksi fiktif pengambilan tabungan, kita sebutnya pengambilan CH dengan mencatut nama koordinator wilayahnya,” ujar Atty

Ia menambahkan, para pelaku yang merupakan staf senior yang ditugaskan di bagian administrasi dan keuangan.

“Detail transaksi fiktifnya dengan mengubah data angka, semisal uang keluar Rp. 300.000, dia ubah jadi Rp. 2.300.000, dilakukan disemua kantor saat dia bertugas selama hampir lima tahun,” ujarnya.

“Jadi ada rotasi penugasan setiap beberapa bulan, transaksi fiktif tetap di lakukan oleh staf di beberapa kantor saat dia bertugas,” tambah Atty.

Anggota DPRD Kota Bogor itu mengungkapkan bahwa upaya penyelesaian secara kekeluargaan tidak dapat ditempuh karena para pelaku tidak menunjukkan rasa penyesalan atas perbuatannya.

“Pernah dimusyawarahkan bersama untuk ditempuh jalur kekeluargaan, namun para pelaku tidak menunjukan penyesalannya. Akhirnya terpaksa kita laporkan,” tegasnya.

Lebih lanjut, tindakannya telah merugikan ratusan pengurus KSU Karya Mandiri termasuk Korwil serta ribuan anggota koperasi di enam kecamatan di Kota Bogor.

Kerugian ini juga berdampak besar terhadap operasional koperasi yang telah berdiri sejak tahun 1995, termasuk terhambatnya program pinjaman tanpa bunga bagi perempuan pelaku UMKM di Kota Bogor.

“Sebagai langkah hukum, saya telah berkoordinasi dengan bhabinmas Kelurahan Sukasari, Polsek Bogor Timur, serta Kapolresta Bogor untuk menempuh proses hukum demi menjaga tindakan main hakim sendiri dari para pengurus yang namanya dicatut dalam perbuatan jahat dari Pelaku,” jelasnya.

Ia mengapresiasi kinerja Polresta Bogor di bawah komando Kapolresta Kombes Pol. Eko Prasetyo yang responsif dalam menangani laporan kerugian anggota koperasi.

Dengan langkah hukum ini, Atty berharap ada efek jera bagi seluruh jajaran staf dan Seluruh pengurus khususnya para koordinator wilayah KSU Karya Mandiri.

Ia menekankan pentingnya menjaga nama baik dan kepercayaan anggota terhadap koperasi yang sudah sanagat di percaya anggota karena berbadan hukum.

Seluruh staf dan pengurus diharapkan dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, tetap jujur, dan amanah agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.*

Ibnu Galansa

 

Menikmati Wisata Kuliner dan Destinasi Menarik di Bandung

Bogordaily.net – Pada tanggal 19 Desember 2024, sebuah perjalanan menuju Bandung dimulai dari Jakarta pada pukul 11 siang. Perjalanan berlangsung dengan santai, menikmati pemandangan sepanjang jalan hingga akhirnya tiba di Bandung sekitar pukul 3 sore. Setibanya di Bandung, destinasi pertama yang dikunjungi adalah sebuah kafe atau bakery shop yang menarik.

Pilihan jatuh pada The Delibakes, tempat yang terkenal dengan hidangan manisnya. Namun, karena daftar tunggu yang cukup panjang, perlu menunggu sekitar 30 menit sebelum akhirnya mendapatkan tempat.

Begitu masuk, suasana kafe yang cantik langsung menyita perhatian, terutama dengan dekorasi bertema Natal yang semakin menambah kehangatan tempat tersebut. Menu yang dipilih adalah Creamy Blueberry Cheesecake yang begitu lembut dan kaya rasa, serta minuman Ceremonial Strawberry Matcha Latte yang segar dengan sentuhan milky yang pas.

Perjalanan destinasi di Bandung berlanjut ke kawasan Braga, yang selalu ramai dengan berbagai toko unik dan kuliner menarik. Beberapa tempat yang dikunjungi termasuk Tahilalats dan Fork, yang terkenal dengan makanan lezatnya. Salah satu menu yang paling berkesan adalah beef brisket yang empuk dan kaya rasa.

Setelah puas berkeliling, perjalanan dilanjutkan ke Alun-Alun Bandung, di mana banyak pengunjung mengenakan kostum hantu, menciptakan suasana yang seru dan menghibur. Setelah puas menikmati suasana malam Bandung, akhirnya tiba waktunya untuk beristirahat dan bersiap untuk petualangan keesokan harinya.

Keesokan pagi, perjalanan berlanjut ke Lembang dengan tujuan utama Noah’s Park. Berangkat pukul 10 pagi, perjalanan melewati Tanjakan SpongeBob yang sempat viral di TikTok. Sesuai ekspektasi, tanjakan ini memang sangat curam, persis seperti yang terlihat di media sosial.

Setibanya di Noah’s Park, udara sejuk langsung menyambut dengan suasana yang menyegarkan. Di tempat ini, tiket permainan Luigi Kart dibeli seharga Rp60.000, dan permainan selama tujuh menit ini memberikan pengalaman yang menyenangkan. Setelah selesai bermain, perjalanan kembali ke atas dilakukan dengan mobil khusus dari Noah’s Park.

Setelah puas bermain, pencarian tempat makan siang dimulai. Setelah beberapa pertimbangan, pilihan akhirnya jatuh pada Asep Strawberry, restoran khas Sunda yang terkenal dengan sambalnya yang pedas dan nasi liwet yang menggugah selera. Hidangan seperti gepuk, ayam goreng, dan asin peda menjadi pilihan utama, semuanya memiliki cita rasa yang begitu khas dan lezat hingga meninggalkan kesan mendalam.

Setelah makan siang, waktu dihabiskan dengan beristirahat di sebuah rumah di Bandung. Malam harinya, sekitar pukul 7 malam, perjalanan dilanjutkan ke Sate Asin Pedas Bu Ngantuk. Dengan harga Rp1.000 per tusuk, sate ini memiliki rasa yang unik, memadukan sensasi pedas dan asin yang seimbang.

Destinasi terakhir dalam perjalanan ini adalah Kurokoffee di Ciumbuleuit, sebuah kafe bertema Studio Ghibli. Dekorasi yang terinspirasi dari film-film Ghibli menciptakan suasana yang menarik dan menggemaskan. Tidak hanya tempatnya yang nyaman, tetapi menu kopi dan makanan di sini juga sangat menggoda selera, menjadikannya tempat yang sempurna untuk bersantai di penghujung perjalanan.

Setelah tiga hari penuh petualangan, tiba waktunya untuk kembali ke kota asal. Perjalanan ini menjadi pengalaman yang sangat menyenangkan, dari wisata kuliner hingga mengeksplorasi berbagai tempat unik di Bandung. Rasanya tidak sabar untuk kembali dan menemukan lebih banyak destinasi menarik di kota ini!***

M. Andryan shevchenko, Mahasiswa Komunikasi Digital dan Media, Sekolah Vokasi IPB

 

Kisah Heroik, Polisi Kawal Ibu Hamil Hendak Melahirkan yang Terjebak One Way di Puncak

0

Bogordaily.net – Seorang ibu hamil yang hendak melahirkan mengalami kendala saat perjalanannya terjebak dalam sistem satu arah atau one way di kawasan Puncak, Bogor.

Polisi yang bertugas di lokasi segera bertindak cepat untuk memberikan pengawalan agar kendaraan yang ditumpangi ibu tersebut dapat keluar dari antrean kendaraan dan segera sampai ke tempat persalinan.

Peristiwa ini terjadi pada Rabu (2/4/2025) sekitar pukul 09.40 WIB. Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Rizky Guntama, menjelaskan bahwa ibu hamil tersebut dalam kondisi darurat dan sedang dalam perjalanan turun menuju Jakarta.

Saat itu, anggota Korbrimob Polri yang sedang bertugas di sekitar Pasar Cisarua menerima laporan dari masyarakat bahwa ada kendaraan yang membawa seorang ibu hamil dalam kondisi kritis.

Laporan tersebut segera ditindaklanjuti dengan memberikan pengawalan khusus agar ibu tersebut bisa mendapatkan pertolongan medis secepatnya.

“Mendengar laporan dari warga, petugas langsung bergerak cepat. Anggota kami dari Satlantas Polres Bogor segera melakukan koordinasi untuk memastikan pengawalan berjalan aman dan lancar. Kami memahami bahwa ini adalah situasi darurat, sehingga ibu tersebut harus segera sampai di rumah sakit tanpa hambatan,” ungkap Rizky.

Polisi kawal ibu hamil yang terjebak one way di Puncak dengan menerobos jalur yang sedang diberlakukan sistem satu arah demi keselamatan pasien.

Tim kepolisian berkoordinasi dengan petugas di berbagai titik untuk memastikan jalur yang dilewati tetap aman dan tidak menimbulkan risiko kecelakaan.

Pengawalan dilakukan hingga ibu hamil tersebut tiba di rumah sakit terdekat di kawasan Simpang Loka Wiratama.

“Seluruh personel yang bertugas di titik-titik pengamanan jalur one way telah kami beritahu agar memberikan akses bagi kendaraan darurat ini. Keamanan dan keselamatan ibu serta bayi yang akan dilahirkan menjadi prioritas utama kami,” tambah Rizky.

Situasi darurat seperti ini menjadi perhatian serius pihak kepolisian, terutama di kawasan Puncak yang sering diberlakukan sistem one way untuk mengatur kepadatan arus lalu lintas.

Polisi kawal ibu hamil yang terjebak one way di Puncak ini menjadi salah satu bukti bahwa aparat siap bertindak cepat untuk menolong warga yang membutuhkan.

Dengan pengawalan yang sigap dan koordinasi yang baik, ibu tersebut berhasil sampai di rumah sakit dengan selamat untuk menjalani proses persalinan.***

One Way Arus Balik Lebaran 2025 Berlaku Mulai Hari Ini, Simak Jadwal dan Rute Lengkapnya

0

Bogordaily.com – One way arus balik Lebaran 2025 resmi diberlakukan mulai hari ini sebagai langkah strategis dari Korlantas Polri untuk mengatasi kemacetan panjang yang kerap terjadi saat puncak arus balik.

Kebijakan ini diterapkan dengan tujuan memperlancar pergerakan kendaraan dari arah timur menuju barat, khususnya di ruas tol yang sering mengalami kepadatan ekstrem setelah libur panjang Lebaran.

Sebagai bagian dari rekayasa lalu lintas, sistem ini akan dikombinasikan dengan contraflow serta ganjil-genap, sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Informasi mengenai  one way arus balik Lebaran 2025 telah diumumkan secara resmi melalui akun Instagram @korlantaspolri.ntmc, Rabu (2/4/2025), guna memberikan sosialisasi lebih luas kepada para pemudik yang akan kembali ke kota asal mereka.

Jadwal dan Lokasi Penerapan One Way Arus Balik Lebaran 2025

Berdasarkan data dari Korlantas Polri, penerapan sistem one way arus balik akan dimulai pada Kamis (3/4/2025) pukul 14.00 WIB dan berakhir pada Senin (7/4/2025) pukul 24.00 WIB. Adapun rute yang terdampak mencakup:

– **Mulai dari KM 414 Tol Semarang-Batang hingga KM 70 Tol Jakarta-Cikampek (Japek)**
– **Penutupan seluruh pintu masuk tol yang mengarah ke Semarang selama pemberlakuan one way**
– **Pada ruas Tol Cikopo – Palimanan (Cipali), kendaraan dari Tol Cileunyi – Sumedang – Dawuan (Cisumdawu) yang menuju arah Semarang wajib keluar di Gerbang Tol Cimalaka & Gerbang Tol Cisumdawu Jaya

Namun, pelaksanaan one way arus balik Lebaran tahun ini tetap bersifat situasional dan akan disesuaikan dengan kondisi lalu lintas di lapangan berdasarkan diskresi kepolisian.

Artinya, jika terjadi kepadatan yang lebih tinggi dari perkiraan atau faktor lain yang mempengaruhi kelancaran lalu lintas, ada kemungkinan perubahan kebijakan secara real-time.

Imbauan bagi Pengguna Jalan

Para pengguna jalan diimbau untuk tetap mematuhi aturan dan arahan dari petugas demi kelancaran serta keselamatan bersama.

Pastikan kendaraan dalam kondisi prima, jaga jarak aman, dan siapkan rencana perjalanan dengan memperhatikan jadwal one way arus balik Lebaran 2025 agar dapat terhindar dari hambatan di perjalanan.

Dengan adanya rekayasa lalu lintas ini, diharapkan arus balik Lebaran tahun ini dapat berjalan lebih lancar dan aman bagi seluruh pemudik.***

Final Copa del Rey 2024/2025 Madrid vs Barcelona: Statistik Mengejutkan yang Wajib Kamu Tahu!

0

Bogordaily.net – Final Copa del Rey 2024/2025 Madrid vs Barcelona bakal menjadi duel yang penuh gengsi dan tensi tinggi. Dua raksasa sepakbola Spanyol ini akan bertarung di partai puncak setelah melewati laga semifinal yang dramatis.

Madrid memastikan tempat di final usai menyingkirkan Real Sociedad dengan agregat 5-4. Los Blancos mengamankan kemenangan 1-0 di leg pertama sebelum bermain imbang 1-1 di leg kedua.

Sementara itu, Barcelona menyingkirkan Atletico Madrid dengan cara yang tak kalah menegangkan. Blaugrana bermain imbang 4-4 di leg pertama sebelum menang tipis 1-0 di pertemuan kedua, memastikan tiket ke final dengan agregat 5-4.

Final Copa del Rey 2024/2025 ini akan digelar di Estadio La Cartuja, Seville, pada Minggu (27/4/2025) dini hari WIB.

Pertemuan ini menjadi El Clasico kedelapan dalam sejarah final Copa del Rey, menambah daftar panjang rivalitas abadi kedua klub.

Sejarah mencatat, Barcelona telah meraih 31 gelar Copa del Rey, menjadikannya klub tersukses dalam ajang ini.

Sementara itu, Real Madrid telah mengoleksi 20 trofi, masih tertinggal empat gelar dari Athletic Bilbao yang memiliki 24 trofi. Laga ini bukan hanya soal perebutan trofi, tetapi juga soal gengsi dan supremasi di sepakbola Spanyol.

Apakah Madrid mampu menambah koleksi gelarnya atau justru Barcelona yang semakin mengukuhkan dominasi mereka di ajang ini?

Final Copa del Rey 2024/2025 Madrid vs Barcelona dipastikan akan menyuguhkan pertarungan sengit yang tak boleh dilewatkan.***

Kurikulum Merdeka, Menuai Dilema

0

Bogordaily.net – Dunia pendidikan tidak ada henti-hentinya dalam hal meluncurkan kurikulum baru. Di Indonesia sendiri sudah menerapkan beberapa kurikulum, misalnya dari mulai kurikulum berbasis kompetensi (KBK) 2004, kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) 2006, kurikulum K-13 (2013), hingga yang terbaru yakni kurikulum merdeka yang diluncurkan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), yaitu Bapak Nadiem Anwar Makarim. Kurikulum merdeka yang baru berjalan semenjak tahun 2022 silam tentunya memiliki pro dan kontra, menuai dilema.

Pro terhadap kurikulum merdeka

Kurikulum merdeka ini dikatakan bagus karena terdapat proses belajar yang sangat spesifik demi menggapai cita-cita di masa depan. Misalnya saja, bagi siapa yang ingin meraih cita-cita menjadi dokter, maka dia mengambil mata pelajaran kimia dan biologi, tanpa perlu mempelajari fisika.

Adapun contoh lain, misalnya anak ingin masuk ke jurusan teknik, maka mata pelajaran yang dia ambil adalah fisika dan kimia, tanpa perlu biologi. Hal-hal seperti ini tentunya sangat menjanjikan, menjemput masa depan yang lebih terarah, karena anak-anak dituntut untuk fokus pada tujuannya masing-masing, tanpa perlu memikirkan hal-hal yang tidak terlalu dibutuhkan di dunia pekerjaan nanti.

Kemudian, kurikulum merdeka juga memberikan fleksibilitas kepada guru-gurunya untuk mengajar, tidak lagi dituntut dengan panduan yang kaku, tapi beralih kepada pengembangan kreativitas mengajar dan penyesuaian dengan kemampuan belajar siswa. Namun dibalik dampak positif dari kurikulum ini, ternyata terdapat kontra yang menimbulkan kekhawatiran bagi berbagai pihak.

Kontra terhadap kurikulum merdeka

Kurikulum merdeka ini kontra bagi daerah-daerah terpencil, dimana sumber daya guru belum tercukupi. Banyak daerah di Indonesia yang masih memiliki sekolah dengan jumlah anak banyak, tapi tidak sesuai dengan jumlah guru.

Hal ini menyebabkan guru sulit untuk mengajar, terlebih lagi kurikulum ini mengarahkan guru untuk mengembangkan kreativitas mengajar di mata pelajaran pilihan anak didiknya, dimana dia harus berkompeten di bidang itu.

Sementara guru-guru di daerah terpencil belum menerima cukup pelatihan, sehingga dirasa kurang bisa melakukan pengajaran di kurikulum merdeka yang sifatnya bebas tanpa panduan tersebut.

Kemudian, seperti yang sudah dibahas sebelumnya, bahwa kurikulum merdeka ini mengarahkan siswanya untuk memilih mata pelajaran sesuai apa yang dicita-citakannya di kemudian hari, seperti contohnya dokter, berarti dia tidak perlu belajar fisika.

Lalu pertanyaannya, bagaimana jika jurusan kuliah atau pekerjaan yang akan diambil, belum bisa terbayang oleh siswa-siswinya? Hal ini membuat tekanan tersendiri bagi anak-anaknya untuk memilih secara cepat.

Misalnya saja ada anak yang tidak memilih mata pelajaran biologi, sementara sewaktu lulus nanti, dia berubah pikiran ingin jadi dokter, tentu hal itu bisa membuat dilema, baik bagi anaknya maupun orang tuanya.

Maka dari itu, kurikulum merdeka sebenarnya masih perlu dievaluasi, dan mari bandingkan dengan kurikulum terdahulu.

Perbandingan kurikulum

Satu hal yang menjadi poin utama dalam kurikulum merdeka adalah bagaimana caranya supaya siswa bisa berpikir kritis. Misalnya saja di mata pelajaran matematika. Kurikulum sebelumnya, siswa dituntut untuk menghafalkan rumus untuk bisa menjawab soal matematika.

Namun pada kurikulum merdeka, siswa diajarkan bagaimana melihat sebuah pola atau rumus matematika itu sebagai eksperimen, bagaimana mereka mengkritisi rumus tersebut (misal: dari mana asalnya, kenapa jawabannya bisa seperti itu), bukan hanya belajar menghafalkan rumus atau perkalian semata.

Hal ini membuat guru-guru, orang tua, dan juga anak didik sulit beradaptasi. Karena mereka yang sebelumnya bisa menyelesaikan persoalan dengan mudah, kini menjadi sesuatu yang harus dikritisi terlebih dahulu, yang harus dicari tahu terlebih dahulu kenapa bisa seperti ini dan itu.

Misalnya perkalian dua kali empat, di kurikulum terdahulu pasti sudah langsung tahu jawabannya dengan cara menghafalnya atau dengan menggunakan logika. Tapi di kurikulum merdeka, perkalian semudah itu menjadi hal yang sulit, harus ditelaah terlebih dahulu.

Bayangkan bagaimana jika ilmu dasar tersebut mau digunakan di kehidupan sehari-hari seperti belanja? Berarti dia harus siap menghitung terlebih dahulu sesuai pikiran kritisnya.

Langkah selanjutnya

Ada baiknya guru-guru di Indonesia diberikan pelatihan yang rutin terkait kurikulum ini mengenai cara mengajarnya. Kemudian, kurikulum merdeka ini tentunya memerlukan teknologi untuk menunjang proses pembelajarannya.

Sementara itu masih banyak daerah terpencil yang belum memiliki fasilitas yang baik, maka seharusnya pemerintah Indonesia bisa memberikan dana yang cukup untuk melengkapi fasilitas di sekolah-sekolah terpencil, jadi tidak ada lagi ketidakseimbangan pendidikan.

Selain itu, mohon didiskusikan kembali mengenai ilmu dasar matematika seperti contoh perkalian tadi. Mungkin pembelajaran tersebut memang bagus untuk meningkatkan pemikiran kritis anak, tapi untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sepertinya berat.

Selanjutnya untuk hal-hal seperti pemilihan mata pelajaran untuk menentukan jurusan kuliah, ada baiknya melakukan pendekatan yang mendalam, antara guru, murid, dan orang tua, supaya bisa didiskusikan lebih awal, agar anak benar-benar siap untuk memilih masa depannya.***

Oleh: Wanda Fithriana Mahasiswa Komunikasi Digital & Media, Sekolah Vokasi IPB

 

1.286 KM: Sebuah Perjalanan dari Solok Ke Bogor

Bogordaily.net – Matahari pagi di Terminal Bareh Solok menyinari kerumunan penumpang yang berdesakan di antara bus-bus bertuliskan tujuan “Solok – Jakarta – Bogor”. Orangtuaku memelukku cepat di pintu bus, bisikannya hampir tenggelam oleh deru mesin, “Hati-hati di jalan, Nak. Telepon kalau sampai”. Aku mengangguk, lalu naik. Aku duduk di kursi dekat jendela. Tepat pukul 10.00 WIB, roda mulai bergerak. Perjalanan panjang menuju Kota Bogor pun dimulai.

Sepanjang jalan dari Solok Ke Bogor, bus meliuk di antara bukit-bukit hijau Sumatra Barat. Kami melewati jembatan yang membentang di atas sungai. Ketika di Dharmasraya, kebun sawit menjadi pemandangan dominan. Batang-batangnya tegak seperti pilar raksasa, daunnya yang lebar berdesak-desakan tertiup angin, sementara buah sawit yang kuning kecokelatan bergelantungan seperti hiasan alami. Truk-truk pengangkut hasil kebun melintas berat, mengeluarkan suara dengus mesin yang seolah mengeluh.

Saat matahari mulai condong ke barat, pemandangan berubah. Bus memasuki wilayah Jambi. Langit senja mulai memerah, membentuk gradiasi jingga dan ungu di antara awan. Bus berhenti di sebuah masjid di pinggir jalan. Masjid itu berdiri anggun di tepi jalan. Aku mengambil wudhu di kamar mandi belakang, airnya dingin, mengalir dari kran berkarat.

Saat azan berkumandang, suara muadzin yang serak menusuk kalbu. Penumpang bus, sopir truk, bahkan pedagang asongan ikut bersaf di belakang imam yang renta. Usai shalat, bus melanjutkan perjalanan malam. Jalan mulai gelap, hanya diterangi lampu depan bus. Di kursi belakang, seorang remaja memutar lagu “Ayam Den Lapeh” dari ponsel. Beberapa penumpang ikut bersenandung, sementara yang lain tertidur lelap.

Aku tertidur di kursi, terbangun saat bus berhenti di Palembang untuk istirahat singkat. Pukul 2 pagi, udara dingin menusuk tulang. Penumpang turun bergantian ke kamar mandi, sementara sopir truk di parkiran menghisap rokoknya. Di kamar mandi, airnya tak mengalir. Bau pesing menyengat. Seorang bapak tua muntah di wastafel, mungkin mabuk perjalanan. Aku cepat-cepat keluar, kembali ke bus yang mesinnya sudah menderu.

Pukul 14.00 WIB, bus sudah memasuki Lampung dan berhenti sejenak di salah satu rumah makan disana. Setelah perut terisi dengan karbohidrat, perjalanan pun berlanjut menuju Pelabuhan Bakauheni yang memiliki peran penting sebagai penyambung dua pulau besar, Sumatera dan Jawa. Bus pun tiba di Pelabuhan Bakauheni. Kapal raksasa berjajar di pelabuhan, lambungnya berkarat tapi masih gagah. Penumpang berdesakan naik ke geladak, mencari tempat teduh. Aku memilih sudut di dekat pagar besi, menatap laut yang berkilauan di bawah matahari.

Saat kapal mulai bergerak, angin laut menerpa wajah. Di kejauhan, Gunung Krakatau tampak samar. Tiba-tiba, seorang anak kecil di sebelahku berteriak, “Ibu, lihat! Ada lumba-lumba!”. Beberapa penumpang berusaha mengambil foto, tapi lumba-lumba itu terlalu cepat, hanya meninggalkan riak air dan decak kagum. “Pertanda baik” bisik seorang ibu setengah baya di sebelahku. Aku tersenyum, membiarkan detak jantung tenang oleh irama ombak.

Kapal merapat di Pelabuhan Merak tepat pukul 17.00 WIB. Bus kembali melaju, kali ini dari Solok Ke Bogor menembus jalan tol menuju Bogor dan dihantam kemacetan parah. Pemandangan berubah drastis, pabrik-pabrik berasap menjulang, dan perumahan padat. Malam semakin larut. Kemacetan di tol membuat bus merayap seperti kura-kura. Aku mencoba tidur, tapi tangisan seorang bayi yang tak kunjung henti membuatku terjaga.

Pukul 23.30 WIB, lampu-lampu Terminal Baranang Siang, Bogor, akhirnya menyambut. Kabut tipis turun menyelimuti jalanan, membuat siluet ojek online tampak seperti bayangan. Kaki terasa pegal, baju lengket oleh debu dan peluh, tapi senyum tak bisa dibendung. Seorang tukang ojek menawarkan tumpangan, “12 ribu, Bang! Aman, cepat!” Aku mengangguk, lalu duduk di belakang motornya. Angin malam menerpa wajah, membawa aroma tanah basah khas Bogor. Di ponsel, pesan dari ibu muncul, “Sudah sampai? Istirahatlah.”.***

Zhorif Febriansyah
Mahasiswa Komunikasi Digital dan Media, Sekolah Vokasi IPB

Kode redeem FF SG2 Gurun Pasir 3 April 2025

0

Bogordaily.net – Kode redeem FF SG2 Gurun Pasir 3 April 2025 menjadi incaran para pemain Free Fire yang ingin mendapatkan hadiah eksklusif secara gratis.

Garena kembali menghadirkan event spesial dengan berbagai kode redeem yang bisa ditukarkan dengan beragam hadiah menarik, termasuk skin senjata SG2 Gurun Pasir yang menawarkan peningkatan damage dan reload speed lebih cepat.

Dalam rangka menyambut FFWS Global Finals 2024, Free Fire mengadakan event spesial yang memberikan kesempatan kepada para pemain untuk mengklaim berbagai hadiah menarik.

Salah satu yang paling diminati adalah kode redeem FF SG2 Gurun Pasir ini. Dengan kode ini, pemain berkesempatan mendapatkan skin senjata premium yang dapat meningkatkan performa dalam pertempuran.

Skin ini tidak hanya menambah tampilan estetika senjata tetapi juga memberikan keunggulan dalam gameplay.

Berikut ini adalah kode redeem FF terbaru yang bisa diklaim per 3 April 2025:

– **VENGY18EX472** – Pet Emote Fly
– **4F96ZWSWS2R4** – 100% Booyah Bandana
– **HE3WH99A89S8** – Gilded Mask
– **5GBV2KFWZ7D8** – Jersey (Trial 7 hari) + Voucher
– **J6V4NGGHSYKB** – Incubator Voucher
– **KIOSGAMERFF1**

Kode redeem ini bersifat terbatas dan hanya bisa digunakan dalam jumlah tertentu. Oleh karena itu, pemain disarankan untuk segera menukarkannya sebelum batas kuota tercapai.

Cara Menukarkan Kode Redeem Free Fire

Untuk menukarkan kode redeem FF SG2 Gurun Pasir, ikuti langkah-langkah berikut:

1. Kunjungi situs resmi penukaran Garena Free Fire di **https://reward.ff.garena.com/**
2. Masuk menggunakan akun Free Fire yang terhubung dengan Facebook, Google, atau VK.
3. Masukkan kode redeem yang tersedia.
4. Klik tombol **”Confirm”** dan tunggu beberapa saat hingga hadiah dikirim ke akun.

Syarat dan Ketentuan Penukaran Kode Redeem

– Kode redeem terdiri dari kombinasi 12 atau 16 karakter berupa huruf kapital dan angka.
– Hadiah item akan langsung dikirim ke **In-game Mail**, sedangkan Gold dan Diamond akan otomatis ditambahkan ke akun pemain.
– Kode redeem memiliki batas waktu penggunaan dan tidak dapat digunakan jika sudah kedaluwarsa.
– Hanya akun yang terhubung dengan Facebook atau VK yang bisa melakukan penukaran kode redeem, akun guest tidak dapat mengklaim hadiah.
– Jika mengalami kendala dalam proses penukaran, pemain dapat menghubungi **Customer Service Garena**.

Kode redeem FF SG2 Gurun Pasir 3 April 2025 ini menjadi salah satu yang paling dinantikan oleh komunitas Free Fire.

Jangan sampai ketinggalan untuk menukarkannya sebelum kehabisan kuota! Booyah.***

Peran Buzzer dalam Mengubah Regulasi Politik di Indonesia

0

Bogordaily.net – Diera digital saat ini, media sosial telah menjadi platform dominan dalam interaksi politik di Indonesia. Salah satu fenomena yang muncul adalah peran buzzer politik, yang merujuk pada individu atau kelompok yang secara terorganisir menyebarkan pesan untuk memengaruhi opini publik dan politik. Dengan pesatnya penggunaan media sosial sebagai alat komunikasi politik, buzzer politik berperan penting dalam membentuk persepsi masyarakat tentang berbagai isu, termasuk regulasi politik yang sedang berlangsung.

Artikel ini akan membahas bagaimana buzzer mengubah regulasi politik di Indonesia, dengan fokus pada aspek komunikasi dan dampaknya terhadap pembentukan opini publik. Pengaruh buzzer dapat dilihat dalam cara mereka mengelola narasi, baik yang mendukung maupun menentang kebijakan pemerintah, serta bagaimana mereka memengaruhi proses pembuatan keputusan politik.

Strategi Komunikasi Buzzer dalam Kampanye Politik
Buzzer politik menggunakan berbagai strategi komunikasi untuk memengaruhi opini publik, salah satunya dengan cara memanipulasi informasi yang beredar di media sosial. Menurut penelitian Faulina dan Chatra (2021), strategi yang diterapkan oleh buzzer terbagi menjadi dua jenis: kampanye negatif dan kampanye positif.

Kampanye negatif bertujuan untuk menyerang atau menurunkan citra lawan politik, sementara kampanye positif dirancang untuk mempromosikan karakter atau kebijakan pihak yang disponsori.

Kedua jenis kampanye ini memiliki dampak signifikan terhadap persepsi publik, yang dapat memengaruhi regulasi politik yang tengah digulirkan. Buzzer sering kali menciptakan polarisasi melalui media sosial dengan membentuk narasi yang bisa mempengaruhi kebijakan yang sedang dibahas oleh pemerintah.

Pada pemilu 2024, misalnya, buzzer memiliki peran krusial dalam menentukan arah dukungan politik melalui penyebaran konten di platform seperti Twitter dan Facebook. Penelitian Zebua et al menunjukkan bahwa buzzer dapat menyebarkan informasi atau opini yang dapat memengaruhi pembentukan persepsi publik mengenai calon presiden, partai politik, atau regulasi tertentu.

Dalam kasus kebijakan yang kontroversial, buzzer memiliki kemampuan untuk menambah tekanan pada masyarakat dan pemerintah melalui interaksi yang intens di dunia maya. Meskipun buzzer dapat meningkatkan keterlibatan politik, penggunaan mereka juga dapat menurunkan kualitas debat politik, karena sering kali pesan yang disampaikan bersifat emosional dan tidak berbasis fakta.

Dampak Buzzer terhadap Regulasi Politik dan Kebijakan Publik
Penggunaan buzzer dalam kampanye politik memiliki dampak yang besar terhadap regulasi politik dan kebijakan publik. Sebagai alat komunikasi yang efisien, buzzer dapat memengaruhi kebijakan pemerintah, baik secara langsung maupun tidak langsung, melalui manipulasi opini publik.

Kurniawati mengemukakan bahwa buzzer berperan sebagai agen yang mendukung atau menentang kebijakan tertentu dengan cara yang sangat terorganisir. Mereka sering berfungsi sebagai saluran untuk menyalurkan aspirasi masyarakat, tetapi juga dapat menjadi alat untuk melawan kebijakan yang dianggap tidak populer. Dalam beberapa kasus, buzzer dapat menyebarkan pesan yang mendistorsi informasi dan menyesatkan publik, yang berisiko merusak proses demokrasi.

Lebih lanjut, dalam penelitian oleh Widodo, disebutkan bahwa buzzer dapat memanipulasi opini masyarakat dengan cara mengarahkan narasi yang mendukung atau menentang kebijakan atau regulasi tertentu.

Misalnya, ketika ada regulasi yang kontroversial seperti RUU Cipta Kerja, buzzer dapat menciptakan opini yang mendukung atau menentangnya. Melalui kekuatan media sosial, pesan-pesan ini dapat menciptakan efek gelombang yang mempengaruhi kebijakan pemerintah, yang akhirnya mengarah pada perubahan atau pengesahan regulasi yang dimaksud.

Hal ini menunjukkan bahwa pengaruh buzzer terhadap pembuatan keputusan politik sangat besar, meskipun dampaknya dapat bersifat sementara atau bahkan merugikan bagi keberlanjutan regulasi yang ada.

Di sisi lain, buzzer juga dapat berfungsi sebagai alat untuk mempercepat reformasi kebijakan, dengan memperkenalkan opini alternatif yang sebelumnya tidak diperhitungkan. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah untuk menanggapi pengaruh buzzer dengan cermat, baik dalam hal pembuatan kebijakan maupun dalam upaya menjaga kualitas informasi yang beredar di masyarakat.

Regulasi yang jelas mengenai penggunaan media sosial dapat membantu mengendalikan dampak negatif dari penggunaan buzzer dalam konteks politik.

Buzzer politik memainkan peran yang semakin besar dalam mengubah regulasi politik di Indonesia melalui strategi komunikasi yang mereka gunakan untuk memengaruhi opini publik. Dengan kemampuan mereka untuk menyebarkan narasi, baik positif maupun negatif, buzzer memiliki potensi besar untuk memengaruhi kebijakan pemerintah.

Namun, meskipun buzzer dapat mempercepat proses politik atau memperkenalkan opini baru, penggunaan mereka juga membawa risiko penyebaran informasi yang tidak akurat dan merusak kualitas debat publik. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah untuk memastikan adanya regulasi yang efektif dan transparansi dalam penggunaan media sosial, guna menjaga keberlanjutan demokrasi dan integritas proses politik.***

M. Andryan Shevchenko, Mahasiswa Komunikasi Digital dan Media, Sekolah Vokasi IPB

 

Pengaruh Komunikasi Orang Tua terhadap Kehidupan Anak Diera Digital

0
Bogordaily.net – Diera digital, dunia saat ini telah dipenuhi oleh berbagai macam inovasi, termasuk salah satunya ialah teknologi untuk berkomunikasi yang sangat mungkin dilakukan dari jarak dekat maupun jauh. Teknologi informasi dan komunikasi adalah sebuah media atau alat bantu dalam memperoleh pengetahuan antara seseorang kepada orang lain (Anatta Sannai, 2004).
Kehadiran teknologi komunikasi pada zaman ini, tentu membuat hidup semakin mudah, para pengguna teknologi ini bisa membuat orang yang jauh menjadi terasa dekat. Masyarakat mulai aktif menggunakan media sosial sebagai tempat untuk berkomunikasi secara digital, misalnya seperti penggunaan Whatsapp, Instagram, Twitter, Facebook, dan lain-lain.
Pengguna-nya pun cukup beragam, dari mulai anak-anak, remaja, hingga dewasa. Adanya teknologi komunikasi, berdampak kepada hubungan antara orang tua dan anak. Di satu sisi, teknologi komunikasi seperti pesan teks dan panggilan video memungkinkan orang tua dan anak berkomunikasi secara instan, terlepas dari jarak geografis yang memisahkan mereka.
Hal ini dapat memperkuat rasa kebersamaan dan ikatan emosional antara orang tua dan anak (Valkenburg & Peter, 2011). Namun di sisi lain, banyak juga yang merasa jauh karena masih tinggal satu rumah, tapi gadget menjadi prioritas masing-masing, sehingga komunikasi secara langsung pun tidak tercipta. Hal ini membuat orang tua perlu mengawasi lebih dalam terkait penggunaan gadget oleh anak-anaknya, karena saat ini banyak sekali konten yang tidak pantas untuk dilihat apalagi sampai ditiru anak-anak.
Komunikasi tatap muka yang tidak tercipta di antara orang tua dan anak pun bisa membuat hubungan menjadi terasa jauh, kurang mengenal satu sama lain, hingga akhirnya kehangatan sebuah keluarga tidak lagi dirasakan.
Sisi Negatif Teknologi Komunikasi
Keluarga adalah tempat belajar pertama kali, menjadi tempat diskusi yang hasilnya bisa sangat berpengaruh terhadap keputusan seseorang untuk menjalani hidupnya. Keluarga akan menjadi tempat ternyaman jika komunikasi di dalamnya berjalan lancar. Namun karena komunikasi saat ini sudah serba digital, maka banyak keluarga yang merasa terpisah padahal masih satu atap. Berikut beberapa contoh negatif dari anak-anak yang terlalu bergantung kepada teknologi komunikasi :
1. Berpamitan kepada orang tua melalui chat, padahal masih satu rumah
2. Memegang gadget saat makan bersama keluarga
3. Mengabaikan perintah orang tua karena asik dengan gadget.
4. Hubungan pertemanan rusak hanya karena salah mengartikan komunikasi di chat.
Hal-hal remeh seperti itu justru membuat kehadiran anggota dalam keluarga menjadi tidak terasa. Anak-anak bisa menjadi kecanduan karena tidak diawasi oleh orang tuanya, terlebih bagi mereka yang sudah terpapar sejak dini.
Orang tua terkadang menjadikan alasan sibuk dalam pekerjaannya sebagai penyebabnya mereka memberikan smartphone sejak dini. Hal yang berulang diberikan kepada anak bisa menyebabkan kecanduan memegang smartphone (Hasanah et al., 2020). Anak kecil yang sudah terpapar gadget, sangat memungkinkan dirinya lebih berpihak kepada dunia maya dibanding dunia nyata.
“Kemajuan teknologi berpotensi membuat anak cepat puas dengan pengetahuan yang diperolehnya sehingga menganggap apa yang didapatnya dari internet atau teknologi lain adalah pengetahuan yang terlengkap dan final” (Ratih Ibrahim, 2012).
Dampak lain dari perubahan komunikasi orang tua-anak di era digital adalah perubahan dalam pola komunikasi dan ekspresi emosi. Pesan teks dan media sosial seringkali tidak mampu menggambarkan nuansa emosi dengan baik seperti komunikasi langsung tatap muka (Mills-Koonce, Appleyard carmody, & Propper,, 2011). Hal ini dapat mengurangi pemahaman emosi antara orang tua dan anak serta mengganggu perkembangan keterampilan sosial anak (Uhls et al., 2014).
Sisi Positif Teknologi Komunikasi
Baik dan buruknya teknologi komunikasi diera sigital tergantung dari aktivitas penggunanya. Jika orang tua memberikan pendampingan pada anaknya saat memakai gadget, anak akan memiliki pemikiran yang kuat, dan tidak mudah terbawa arus atau kecanduan gadget. Berikut contoh positif dari teknologi komunikasi karena peran komunikasi orang tua yang kuat terhadap anak-anaknya :
1. Anak berkarya dengan cara membuat konten positif
2. Mendapatkan pertemanan yang positif
3. Memperluas wawasan
4. Meningkatkan kreativitas
Sisi positif itu bisa didapat melalui pendekatan komunikasi sederhana antara orang tua dan anak. Misalnya sering melakukan diskusi-diskusi kecil terkait apa yang ditemukan anak di laman internet. Tentunya anak akan memiliki pikiran yang lebih matang dan kuat saat menghadapi konten-konten teknologi komunikasi tersebut.
Penguatan Komunikasi Orang Tua
Orang tua bisa melakukan cara-cara ini untuk mendampingi anaknya di era digital :
1. Melakukan diskusi secara rutin tentang apa yang ditemui anaknya di laman internet
2. Membatasi waktu penggunaan gadget
3. Meluangkan waktu untuk mengobrol dengan anak tentang hari-harinya, sehingga anak merasa diperhatikan, dan tidak kecanduan gadget.
4. Mengajak anak untuk melakukan aktivitas di rumah, seperti memasak, dan lainnya.
Seperti itulah teknologi komunikasi diera digital bermain dalam hubungan orang tua dan anak. Bukan berbicara seberapa canggih teknologi berkembang, namun seberapa canggih orang tua berkomunikasi dengan anaknya di tengah-tengah kehadiran komunikasi digital di kehidupan. Teknologi komunikasi bisa fatal jika orang tua mengabaikan anak-anaknya.
Segala ekspresi dan emosi yang dikirimkan melalui chat diera digital bisa menjadi berbeda makna, hal ini bisa memicu kesalahpahaman antara yang satu dengan yang lain. Namun jika mengobrol langsung, pastinya orang tua dan anak bisa saling mengekspresikan perasaannya tanpa perlu takut keliru. Untuk menghadapi teknologi komunikasi yang semakin berkembang, diharapkan orang tua bisa selalu mempelajari apapun yang menjadi bagian dari teknologi tersebut, demi menjaga anak-anaknya terhindar dari hal-hal negatif yang setiap detik bisa saja bermunculan.
Selain itu, diera digital orang tua juga perlu memikirkan mengenai usia anak yang cocok untuk memegang gadget, sehingga kehidupan anak bisa dipenuhi dengan didikan dari orang tuanya terlebih dahulu, bukan dari dunia komunikasi digital di luar sana. Kemudian jika dirasa cukup usia untuk memegang gadget, tetap berikan pendekatan berupa diskusi-diskusi kecil sehingga membuat pola pikir anak terjaga.***
Wanda Fithriana 
Mahasiswa Komunikasi Digital dan Media, Sekolah Vokasi IPB