Wednesday, 8 April 2026
Home Blog Page 831

Pastikan Aman Digunakan Saat Mudik Lebaran, Pemkab Bogor Ramp Check 32 Bus di Cibinong

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melaksanakan ramp check terhadap sejumlah kendaraan bus jelang mudik lebaran di PO Medal Jaya, Kecamatan Cibinong, pada Senin 24 Maret 2025.

Ramp check dilakukan Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama bersama jajaran Dinas Perhubungan, Polres Bogor, dan Kodim Kabupaten Bogor mengecek 32 bus yang akan digunakan untuk angkutan lebaran.

Mereka melihat langsung kondisi sejumlah bus tersebut, seperti kondisi rem, mesin dan juga ban agar aman dan layak saat digunakan pada saat mudik lebaran.

“Kita memastikan bahwa seluruh armada yang berangkat dari Kabupaten Bogor dalam kondisi prima, sehat mesinnya, bannya bagus, remnya bagus, dan fasilitasnya juga layak,” kata Rudy Susmanto, Senin 24 Maret 2025.

Menurut Rudy, pihaknya memastikan seluruh armada yang berangkat dari Kabupaten Bogor berangkat melayani masyarakat dalam rangka hari raya idul fitri dalam keadaan prima.

“Ini merupakan antisipasi tadi sudah dicek dan seluruh kendaraan di pol bus medal jaya dalam kondisi sehat, kondisi prima, tidak hanya yang menggunakan ban vulkanisir kondisi remnya baik, pencahayaan lampu dan sebagainya baik, mesin2nya baik, dan fasilitas kendaraan nya baik “ jelasnya.

Lebih lanjut, untuk pelaksanaan mudik tahun ini, pihaknya menyediakan mudik dengan tujuan ke Jawa Tengah dan Jawa Timur yang akan dilepas secara bersamaan.

“Ada beberapa titik lokasi di jawa tengah dan Jawa timur. Jadi polres menyiapkan armada, pemerintah kabupaten bogor menyiapkan armada. Kita lepas bersama-sama,” ujar Rudy.

Selain itu, pihaknya memastikan jumlah kendaraan bus yang saat ini hanya tersedia 32 bus akan bertambah untuk mengantisipasi lonjakan pemudik.

“Pemerintah Kabupaten Bogor kurang lebih 20 bus, polres kurang lebih 12 bus tapi mungkin akan bertambah,” ungkapnya.***

Albin Pandita

Gelar RUPST 2025, BRI Bagikan Dividen Rp51,73 triliun dan Bersiap Lakukan Buyback Rp3 triliun

0

Bogordaily.net – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Senin, 24 Maret 2025, di Jakarta. Pada RUPST kali ini, BRI menyetujui untuk membagikan dividen sebesar besarnya Rp51,73 triliun, angka tersebut meningkat dibandingkan dengan dividen yang dibayarkan pada tahun 2024 sebesar Rp48,10 triliun.

Di samping itu, BRI juga akan melakukan pembelian kembali (buyback) saham dengan jumlah sebesar-besarnya Rp3 triliun.

Pada RUPST BRI 2025 kali ini terdapat 10 mata acara rapat yang diputuskan dan telah disetujui.

Tiga diantaranya dijelaskan lebih lanjut oleh Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi, diantaranya adalah Penetapan Penggunaan Laba Bersih Perseroan (penetapan dividen tunai), Rencana Pembelian Kembali Saham (buyback) dan Perubahan Pengurus Perseroan.

Penggunaan Laba Bersih Perseroan (Penetapan Dividen Tunai)

Untuk tahun buku 2024, BRI mencatat laba bersih konsolidasian yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp60,15 triliun. Dari jumlah tersebut, perseroan menetapkan total dividen tunai yang dibagikan sebesar besarnya mencapai Rp51,73 triliun.

Atas nilai dividen tersebut, sebelumnya pada 15 Januari 2025, BRI telah membagikan dividen interim sebesar Rp20,33 triliun atau Rp135 per lembar saham. Dengan demikian, sisa dividen yang akan dibayarkan adalah sebesar besarnya Rp31,40 triliun. ​

Dari total nilai dividen tunai di atas, BRI menyetorkan dividen kepada negara Rp27,68 triliun (termasuk dividen interim yang telah dibagikan pada 15 Januari 2025 sebesar Rp10,88 triliun).

Sedangkan sisanya dibayarkan secara proporsional kepada setiap Pemegang Saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada tanggal pencatatan (recording date).

“Perseroan dalam memperhitungkan pembayaran dividen telah mempertimbangkan berbagai aspek, salah satunya adalah struktur modal perseroan yang kuat dan likuiditas yang cukup untuk ekspansi bisnis dan mitigasi risiko pengelolaan bank, termasuk CAR Perseroan yang diproyeksikan terjaga di atas 19% dalam jangka panjang”, jelas Hendy.

Rencana Pembelian Kembali Saham (Buyback)

Selain pembagian dividen, RUPST BRI 2025 juga menyetujui rencana BRI untuk melakukan pembelian kembali atau buyback saham dengan jumlah sebesar-besarnya Rp3 triliun.

Buyback dilakukan melalui Bursa Efek maupun di luar Bursa Efek, baik secara bertahap maupun sekaligus, dan diselesaikan paling lama 12 (dua belas) bulan setelah tanggal RUPST.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan nilai pemegang saham dan mendukung program kepemilikan saham bagi karyawan.

Perubahan Pengurus Perseroan

Pada RUPST BRI 2025 ini juga menetapkan perubahan pengurus perseroan, diantaranya memberhentikan dengan hormat nama-nama sebagai berikut:

  1. Sunarso sebagai Direktur Utama
  2. Catur Budi Harto sebagai Wakil Direktur Utama
  3. Handayani sebagai Direktur Bisnis Konsumen
  4. Supari sebagai Direktur Bisnis Mikro
  5. Amam Sukriyanto sebagai Direktur Commercial, Small and Medium Business
  6. Arga Mahanana Nugraha sebagai Direktur Digital dan Teknologi Informasi
  7. Agus Winardono sebagai Direktur Human Capital
  8. Agus Sudiarto sebagai Direktur Manajemen Risiko
  9. Andrijanto sebagai Direktur Retail Funding and Distribution
  10. Viviana Dyah Ayu Retno Kumalasari sebagai Direktur Keuangan
    Kartika Wirjoatmodjo sebagai Komisaris Utama
  11. Rofikoh Rokhim sebagai Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen
  12. Paripurna Poerwoko Sugarda sebagai Komisaris Independen
  13. Nurmaria Sarosa sebagai Komisaris Independen
  14. Haryo Baskoro Wicaksono sebagai Komisaris Independen
  15. Dwi Ria Latifa sebagai Komisaris Independen
  16. Agus Riswanto sebagai Komisaris
    Rabin Indrajad Hattari sebagai Komisaris
  17. Heri Sunaryadi sebagai Komisaris Independen

Dalam RUPST tersebut juga mengubah nomenklatur jabatan anggota-anggota Direksi Perseroan sebagai berikut:

Kemudian, RPUST BRI 2025 mengangkat nama-nama sebagai berikut:

  1. Hery Gunardi sebagai Direktur Utama
  2. Hakim Putratama sebagai Direktur Operations
  3. Riko Tasmaya  sebagai Direktur Corporate Banking
  4. Aquarius Rudianto sebagai Direktur Network dan Retail Funding
  5. Farida Thamrin sebagai Direktur Treasury dan International Banking
  6. Akhmad Purwakajaya sebagai Direktur Micro
  7. Alexander Dippo Paris Y. S. Sebagai Direktur Commercial Banking
  8. Nancy Adistyasari sebagai Direktur Consumer Banking
  9. Viviana Dyah Ayu Retno Kumalasari sebagai Direktur Finance & Strategi
  10. Mucharom sebagai Direktur Manajemen Risiko
  11. Saladin Dharma Nugraha Effendi sebagai Direktur Information Technology
  12. Kartika Wirjoatmodjo sebagai Komisaris Utama
  13. Parman Nataatmadja sebagai Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen
  14. Helvi Yuni Moraza sebagai Komisaris
  15. Edi Susianto sebagai Komisaris Independen
  16. Lukmanul Khakim sebagai Komisaris Independen

Dalam RUPST juga mengalihkan penugasan nama nama berikut sebagai anggota Direksi Perseroan menjadi sebagai berikut:

1. Agus Noorsanto
Direktur Bisnis Wholesale dan Kelembagaan menjadi Wakil Direktur Utama

2. Ahmad Solichin Lutfiyanto
Direktur Kepatuhan menjadi Direktur Human Capital & Compliance

Sehingga Susunan Dewan Komisaris dan Direksi BRI menjadi sebagai berikut:

Dewan Komisaris

  • Komisaris Utama: Kartika Wirjoatmodjo
  • Wakil Komisaris Utama / Komisaris Independen: Parman Nataatmadja*
  • Komisaris: Awan Nurmawan Nuh
  • Komisaris: Helvi Yuni Moraza*
  • Komisaris Independen: Edi Susianto
  • Komisaris Independen: Lukmanul Khakim*

*Anggota Dewan Komisaris yang diangkat tersebut baru dapat melaksanakan tugas dan fungsi dalam jabatannya apabila telah mendapat persetujuan dari OJK dan memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Anggota Direksi

  • Direktur Utama: Hery Gunardi*
  • Wakil Direktur Utama: Agus Noorsanto*
  • Direktur Human Capital & Compliance: Ahmad Solichin Lutfiyanto
  • Direktur Operations: Hakim Putratama*
  • Direktur Corporate Banking: Riko Tasmaya*
  • Direktur Network dan Retail Funding: Aquarius Rudianto*
  • Direktur Treasury dan International Banking: Farida Thamrin*
  • Direktur Micro: Akhmad Purwakajaya*
  • Direktur Commercial Banking: Alexander Dippo Paris Y S*
  • Direktur Consumer Banking: Nancy Adistyasari*
  • Direktur Finance & Strategy: Viviana Dyah Ayu Retno Kumalasari

*Anggota Direksi yang diangkat tersebut baru dapat melaksanakan tugas dan fungsi dalam jabatannya apabila telah mendapat persetujuan dari OJK dan memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Mata Acara RUPST BRI 2025

Secara keseluruhan RUPST BRI 2025 kali ini membahas dan memutuskan 10 mata acara yang diantaranya adalah sebagai berikut:​

  1. Persetujuan Laporan Tahunan dan Pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan, Persetujuan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris serta Pengesahan Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil Tahun Buku 2024, sekaligus Pemberian Pelunasan dan Pembebasan Tanggung Jawab Sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada Direksi atas Tindakan Pengurusan Perseroan dan Dewan Komisaris atas Tindakan Pengawasan Perseroan yang Telah Dijalankan Selama Tahun Buku 2024.
  2. Penetapan Penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk Tahun Buku 2024.
  3. Penetapan gaji/Honorarium berikut Fasilitas dan Tunjangan Tahun Buku 2025, serta Tantiem/Insentif Kinerja/Insentif Khusus atas Kinerja Tahun Buku 2024 dan/atau Insentif Jangka Panjang Periode Tahun 2025-2027, untuk Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan.
  4. Penunjukan Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik untuk Mengaudit Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan Tahun Buku 2025 serta Laporan Keuangan dan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil untuk Tahun 2025.
  5. Persetujuan Laporan Realisasi Penggunaan Dana Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Tahap III Bank BRI Tahun 2024
  6. Persetujuan Pengkinian Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Plan) BRI.
  7. Penetapan Plafon (Limit) Hapus Tagih atas Piutang Pokok Macet yang Telah Dihapusbuku
  8. Persetujuan atas Rencana Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan oleh Perseroan (Buyback) dan Pengalihan Saham Hasil Buyback yang Disimpan Sebagai Saham Treasuri (Treasury Stock) Perseroan.
  9. Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan.
  10. Perubahan Susunan Pengurus Perseroan.

Hasil lengkap putusan dari RUPST BRI Tahun 2025 dapat diakses pada website BRI melalui situs www.bri.co.id.

“Keputusan-keputusan yang diambil dalam RUPST ini mencerminkan komitmen BRI untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham serta pemangku kepentingan lainnya”, pungkas Hendy.​ ***

Faldiena Marcelita, Inovator Akademik yang Mendedikasikan Ilmu untuk Masyarakat

0

Bogordaily.net – Dalam dunia akademik dan penelitian, nama Faldiena Marcelita ST, MKom, bukanlah sosok yang asing, terutama di bidang teknologi dan inovasi.

Lebih akrab disapa sebagai Ibu Fal oleh mahasiswa-mahasiswanya, dosen di Sekolah Vokasi Institut Pertanian Bogor (IPB University) ini memiliki perjalanan panjang dalam dunia akademis dan penelitian yang membawanya ke berbagai pencapaian luar biasa.

Awal Perjalanan: Dari Tangerang ke Bandung

Lahir di Bandung pada 24 Juni 1986, Faldiena Marcelita ST, M.Kom. menghabiskan masa remajanya di Tangerang, menempuh pendidikan di SMA Negeri 1 Tangerang.

Kecintaannya pada dunia teknologi membawanya melanjutkan pendidikan ke jenjang S1 di Telkom Bandung, yang kini dikenal sebagai Universitas Telkom.

Tak berhenti di sana, ia kemudian meraih gelar S2 di Universitas Indonesia dengan spesialisasi di bidang komputer.

“Semua jenjang pendidikan memiliki peran penting, tetapi justru pengalaman di luar akademis yang memberikan dampak besar bagi saya,” ujarnya.

Sejak SMA, ia aktif dalam berbagai organisasi, yang memperkaya keterampilan sosial dan kepemimpinannya.

Ia mengakui bahwa pengalaman berbicara di depan umum bukanlah hal yang mudah meski dirinya seorang ekstrovert.

Namun, melalui organisasi, ia melatih keberanian dan keterampilannya dalam komunikasi.

Dari Akademisi ke Peneliti: Menorehkan Jejak dalam Inovasi

Dengan lebih dari 13 karya ilmiah yang telah dipublikasikan, berbagai inovasi telah lahir dari tangan Faldiena Marcelita ST, M.Kom.

Selain itu, ia juga telah menerbitkan buku serta memiliki 11 paten dalam berbagai bidang teknologi. Dari sekian banyak proyek yang ia geluti, ada satu yang paling berkesan baginya: alat pencacah daun bambu kering.

Proyek ini bermula saat pandemi COVID-19, ketika desa-desa mulai membudidayakan tanaman hias dan membutuhkan alat sederhana untuk membuat kompos.

“Awalnya, saya tidak terlalu menaruh perhatian pada proyek ini, karena minat saya lebih kepada teknologi video dan digital. Namun, ternyata proyek ini memiliki manfaat yang sangat luas bagi masyarakat,” kenangnya.

Dari kebutuhan yang sederhana, proyek ini berkembang menjadi produk unggulan di program studinya.

Bahkan, penelitian ini telah masuk dalam berbagai program pengabdian masyarakat, memperoleh pendanaan, hingga diajukan untuk paten.

Antusiasme masyarakat terhadap alat ini begitu besar, hingga banyak yang menanyakan ketersediaan produk untuk dipasarkan secara massal. Namun, kendala utama yang dihadapi adalah kapasitas produksi yang masih terbatas.

“Saat itu ada peluang untuk hilirisasi atau produksi massal, tetapi kami belum memiliki sumber daya yang cukup untuk itu. Jadi, proyek ini masih dalam tahap pengembangan,” ungkapnya.

Menghadapi Tantangan dan Menatap Masa Depan

Meskipun telah meraih banyak pencapaian, Faldiena Marcelita ST, M.Kom. tetap merasa perlu untuk terus belajar dan berkembang.

Tahun ini, ia memilih untuk sedikit melambat dan lebih fokus pada sertifikasi dosen.

“Sebelumnya, saya telah mendapatkan berbagai sertifikasi profesi seperti augmented reality, machine learning, IoT dan telah membuat salah satu buku yang berjudul “Augmented Reality untuk Modul Pembelajaran” Namun, sertifikasi untuk dosen masih menjadi target utama saya tahun ini.”

Di tengah segala kesibukannya, ia tetap ingin berbagi motivasi bagi para mahasiswa yang sedang berjuang dalam dunia akademik, khususnya di bidang teknologi.

“Saya selalu mengatakan kepada mahasiswa, ingatlah hukum kekekalan energi. Energi tidak pernah hilang, tetapi berubah. Segala usaha yang kita lakukan, meskipun hasilnya tidak selalu sesuai harapan, pasti akan membawa manfaat di kemudian hari. Ilmu, pengalaman, dan kemampuan kita akan terus berkembang dari setiap usaha yang kita lakukan.”

Dengan semangat dan dedikasinya yang tinggi, Faldiena Marcelita ST, M.Kom. terus menjadi inspirasi bagi banyak mahasiswa dan rekan akademisi.

Perjalanannya membuktikan bahwa inovasi bukan hanya tentang teknologi tinggi, tetapi juga bagaimana sesuatu dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.***

Penulis: Abiya Rafa (J0401231046)

Kemenkop Pastikan Kopdes Merah Putih Tak Akan Geser Keberadaan BUMDes

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi memastikan rencana pembentukan 80.000 Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih akan menjadi stimulus bagi pemerintah desa untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat desa.

Dalam rangka mengakselerasi hal tersebut, Kementerian Koperasi (Kemenkop) gencar melakukan sosialiasi pembentukan Kopdes Merah Putih dengan Pemerintah Daerah, salah satunya melalui Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI).

Bahkan keberadaan Kopdes Merah Putih justru akan menjadi pelengkap keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam rangka pemerintah desa mengakselerasi program peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

Menkop Budi Arie mengatakan BUMDes dan Kopdes Merah Putih nantinya akan berjalan beriringan untuk membangun perekonomian di desa agar terus berkembang. Menurutnya selama ini masih banyak desa yang belum mengetahui potensi desanya secara utuh sehingga pengembangan perekonomian di desa tidak dapat maksimal.

BUMDes sebagai lembaga milik desa dan Kopdes sebagai entitas usaha milik masyarakat desa akan bersinergi untuk bersama bersama-sama menggali potensi desa tersebut untuk dijadikan sebagai modal dasar pembangunan desa.

“Dari segi kepemilikan itu sudah berbeda (antara BUMDes dan Kopdes), jadi nanti kita harapkan Kopdes yang merupakan milik masyarakat dapat bahu-membahu membangun ekonomi kerakyatan melalui koperasi ini (Kopdes Merah Putih), kata Menkop Budi Arie dalam sosialisasi teknis pembentukan Kopdes Merah Putih dengan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) secara hybrid, Senin (24/03).

Hadir dalam sosialisasi ini Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi dan seluruh Eselon I Kementerian Koperasi (Kemenkop).

Menkop Budi optimis dengan kerja sama yang erat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah khususnya pemerintah tingkat desa, visi untuk membesar usaha BUMDes dan Kopdes dapat berjalan dengan baik. Diharapkan kedua entitas ini dapat bersama-sama berperan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat dan memangkas kemiskinan ekstrim yang terjadi di desa.

“Setiap desa itu punya keunikan, yang pasti Kopdes ini tujuannya untuk memangkas rantai kemiskinan ekstrim di desa, memberantas tengkulak atau rentenir dan pinjol yang menyengsarakan masyarakat didesa,” kata Menkop Budi Arie.

Dalam hitung-hitungan kasar, apabila dari 80.000 desa terdapat satu Kopdes Merah Putih dengan dana kelolaan hingga Rp5 miliar per Kopdes, maka terjadi perputaran ekonomi yang sangat besar di desa. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa program pembentukan Kopdes Merah Putih perlu diwujudkan karena desa dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru.

“Maka itu tugas kita semua adalah menggerakkan kesadaran warga desa untuk berkoperasi, dari atas (pemerintah) sudah ada political will maka dari bawah (masyarakat) harus ada gairah (berkoperasi),” ulas Menkop Budi Arie.

Dalam rangka mengakselerasi pembentukan Kopdes Merah Putih ini, telah disiapkan rancangan Instruksi Presiden (Inpres) agar Kementerian/ Lembaga, Lembaga Non Kementerian serta pemerintah daerah tingkat provinsi hingga kabupaten kota untuk bersinergi dan berkolaborasi yang lebih erat. Ditargetkan launching Kopdes Merah Putih ini dapat dilakukan pada 12 Juli 2025 bersamaan dengan Peringatan Hari Koperasi Nasional.

“Saya harap Kopdes ini tidak hanya sekedar pendekatan teknokratis tapi harus melalui movement, jadi kami meminta dukungan kepada Bapak/ Ibu Bupati pada aspek pemetaan data, potensi usaha, mitigasi risiko dan pendampingan pada program ini,” kata Menkop Budi Arie.

Terkait dengan skema pembiayaan dan anggaran untuk mengurus legalitas Kopdes Merah Putih, Menkop Budi Arie menyatakan bahwa masih dalam tahap pembahasan lebih mendalam dengan pihak-pihak terkait seperti Bank Himbara dan Kementerian Keuangan. Petunjuk teknis dan Petunjuk Pelaksanaan sedang difinaliasi oleh pemerintah.

“Skema pendanaan sedang didiskusikan pemerintah, besok kami diundang Pak Presiden untuk melakukan rapat terbatas. Nanti akan kami tanyakan soal penyelesaian skema pembiayaan ini,” katanya.

Sementara itu Pejabat Sementara (PJs) Ketua Umum APKASI Mochamad Nur Arifin menyatakan bahwa APKASI berkomitmen untuk menyukseskan program pembentukan Kopdes Merah Putih. Bahkan sudah ada beberapa Bupati yang menyatakan bahwa terdapat koperasi-koperasi yang siap bertransformasi menjadi Kopdes Merah Putih.

“Jadi memang di daerah itu gairahnya sudah besar, tapi step by stepnya untuk proses pembentukan ini harus diperhatikan karena hal ini sangat penting. Intinya kami siap mendukung,” kata Nur Arifin.

Terkait dengan keberadaan BUMDes, Nur Arifin menegaskan bahwa dengan adanya Kopdes Merah Putih justru akan saling menguatkan perannya masing-masing dalam membangun ekonomi masyarakat di desa. Keduanya memiliki peran yang sangat vital dalam membangun kemandirian desa sehingga Kopdes ini akan membantu BUMDes untuk mendukung pertumbuhan ekonomi desa secara inklusif.

“Jadi dua instrument ini (BUMDes dan Kopdes) akan menjadikan desa lebih berdaya karena keduanya akan berjalan beriringan seperti mengayuh sepeda untuk mengakselerasi kemajuan desa,” katanya. ***

WALHI Jabar Bersama Masyarakat Desa Iwul Tanam Masal di Lahan Eks PTPN XI

Bogordaily.net – Keseimbangan alam perlu dijaga, mencegah bencana alam di kabupaten Bogor, salah satunya dengan menanami kembali pohon di lahan yang dirusak oleh Pt. Kuripan raya, seperti yang digalakkan oleh masyarakat desa iwul didampingi Oleh WALHI Jawa Barat.

WALHI Jawa Barat bersama masyarakat Desa Iwul melaksanakan kegiatan tanam masal di lahan eks PTPN XI yang terjadi ketidakseimbangan alam saat ini.

Di mana saat penghujan terjadi banjir di beberapa daerah dan saat musim kemarau terjadi banyak kekeringan.

Untuk itu masyarakat desa iwul bersama WALHI Jabar ikut serta menggeliatkan gerakan tanam kembali pohon secara massal, sebagai bukti nyata upaya menjaga dan melestarikan lingkungan.

Apalagi saat penghujan saat ini menjadi waktu yang baik untuk menanam pohon dalam rangka penghijauan.

“Pada awalnya lahan kurang lebih 143 Hektare ini adalah area perkebunan, pertanian masyarakat desa, namun karena adanya penggusuran Cut n Fill oleh perusahaan menyebabkan kerusakan lingkungan, maka kami menolak alih fungsi lahan tersebut dan berharap agar tetap menjadi lahan hijau resapan air dan vegetasi perkebunan sebagai media mencukupi kebutuhan masyarakat desa iwul” ujar seorang warga desa (Mbah Inen), Senin 24 Maret 2025.

Sedikitnya 3.000 pohon jenis produktif dilakukan hari ini, akan rencana akan ditanam di kawasan tersebut di tahap pertama 20.000 pohon di Desa Iwul, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, Jawa barat Dengan  melibatkan warga, mahasiswa, aktivis lingkungan dan WALHI Jabar untuk ikut menanam.

Dengan melibatkan para aktivis lingkungan itu Zaki menekankan Karena belajar itu tidak hanya ilmu pengetahuan tetapi juga mencintai lingkungan mereka.

Warga menegaskan dalam target penanaman 20.000 pohon tidak ada anggaran dari pemerintah yang dialokasikan namun dilakukan secara sukarela melalui gerakan sumbangan bibit pohon.

Adapun sejumlah jenis pohon yang ditanam kali ini meliputi Pohon bibit kekayaan dan Buah- buahan sengon, sirsak, pucuk merah, nangka, alpukat dan sebagainya.

Albin Pandita

BNI Sediakan Uang Pecahan Rp20.000 di 41 ATM dari Lampung Sampai Papua

0

Bogordaily.net – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menyediakan uang tunai pecahan Rp20.000 pada Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang tersebar di 41 titik dan sebagian besar berada di Universitas dan Perguruan Tinggi di seluruh Indonesia.

Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo mengatakan, keberadaan ATM pecahan Rp20.000 ini diharapkan dapat memenuhi tingginya antusiasme masyarakat untuk penukaran uang kecil menjelang Hari Raya Idul Fitri 2025.

“Kami menyadari tingginya permintaan uang tunai, khususnya pecahan Rp20.000 sebagai tradisi masyarakat Indonesia untuk berbagi dengan sanak keluarga dan tetangga. Sehingga, kami memastikan ketersediaan uang tunai yang cukup melalui distribusi di ATM, kantor cabang, dan layanan penukaran di berbagai lokasi strategis,” kata Okki dalam keterangan tertulis.

Sebanyak 22 dari 41 ATM berada di luar lokasi cabang seperti di Universitas Lampung, Galery Universitas Padjajaran (Unpad) Jatinangor. Universitas Negeri Surabaya Lidah Wetan, Universitas Trisakti, dan Gallery Institut Pertanian Bogor.

Selain itu, ATM BNI pecahan Rp20.000 juga hadir di Universitas Soedirman, Balairung Universitas Indonesia Depok, Universitas Widyagama Malang, Universitas Tarumanegara, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, hingga sejumlah tempat di Jayapura seperti Universitas Cendrawasih, Universitas Yapis, dan UNIMUDA Sorong.

Lebih rinci, Okki menambahkan, dari 41 ATM pecahan Rp20.000 sebanyak 9 titik berada di DKI Jakarta, 11 titik di Jawa Barat, 8 di Jawa Timur, dan masing-masing 3 titik di Jawa Tengah dan Sulawesi Utara, sedangkan sisanya tersebar di Banten, Lampung, Kalimantan Selatan, hingga Papua.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan keuangan dengan bijak serta memanfaatkan transaksi digital guna memastikan kelancaran aktivitas selama periode Lebaran,” tegas Okki. ***

Diberangkatkan 28 Maret, Pemkab Bogor Sediakan Program Mudik Gratis Bagi Masyarakat

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten Bogor menyediakan program mudik gratis bagi masyarakat yang hendak pulang ke kampung halaman khususnya ke wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Adapun, untuk pendaftaran mudik gratis tersebut sudah dimulai sejak Jum’at 25 Maret 2025 dan akan segera diberangkatkan pada Jum’at 28 Maret 2025.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menjelaskan bahwa, pihaknya bersama Polres Bogor menerjunkan sebanyak 32 bus yang akan diberangkatkan untuk program mudik gratis pada 28 Maret mendatang.

“Jadi pemerintah Kabupaten Bogor, Polres Bogor, mengadakan mudik gratis polres ada beberapa unit, dari Pemerintah Kabupaten Bogor ada 20 unit,” kata Rudy Susmanto, Senin 24 Maret 2025.

Menurut Rudy, program mudik gratis tersebut diperuntukan terlebih dahulu bagi masyarakat menengah, dan juga para pesapon, ob dan security yang ingin menuju kampung halamanya masing masing.

“Kita fokuskan untuk para pesapon, OB, OS, security, yang insyaallah akan kita lepas keberangkatannya tanggal 28,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Kadishub Kabupaten Bogor Agus Ridhallah menjelaskan bahwa, peserta mudik gratis tersebut nantinya akan diberangkatkan ke wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur dengan total 32 bus.

“Untuk teknisnya, kita kan tujuannya ke solo, semarang, purwokerto, jadi nanti kita akan berangkatkan disini, oleh pak Bupati, itu kan 2, yang diselenggarakan oleh Polres sama oleh pemda, jadi total bus ada 32,” ujar Agus Ridho.

Lebih lanjut, untuk kuota peserta mudik gratis ada sebanyak 800 peserta, dan pendaftaran sendiri sudah dibuka secara offline di kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor.

“Kalau kuota kita 800, sekarang kan baru offline, tadi subuh saya lihat ngantri di Dinas Perhubungan, kita siapkan 20 bus mudah mudahan cukup,” ungkapnya.***

Albin Pandita

Ini Jajaran Peraih Penghargaan Indonesia Digital Popular Brand Award 2025

0

Bogordaily.net – Popularitas brand saat ini sangat ditentukan oleh seberapa efektif mereka memanfaatkan berbagai platform digital untuk berinteraksi dengan audiens dan membangun citra positif dan berkomunikasi dengan konsumennya di ruang digital.

Oleh karena itu, atas keberhasilan brand-brand di Indonesia dalam meraih kesuksesan dalam membangun brand di dunia digital, INFOBRAND.ID bekerja sama dengan TRAS N CO Indonesia dan IMFocus Digimarketing Consultant, kembali menggelar kegiatan awarding ceremony Indonesia Digital Popular Brand Award 2025

Susilowati Ningsih, CEO INFOBRAND.ID mengungkapkan, selama lebih dari satu dekade, penghargaan Indonesia Digital Popular Brand Award telah menjadi ajang apresiasi yang sangat dinantikan oleh brand-brand di Indonesia.

“Sepanjang 34 kali penyelenggaraan, penghargaan Indonesia Digital Popular Brand ini telah menjadi tolak ukur bagi brand-brand di Indonesia dalam membangun dan mempertahankan eksistensi mereka di ranah digital,” kata dia.

Selain itu, menurut dia lagi, penghargaan ini juga memotivasi brand-brand lain untuk lebih aktif membangun citra dan engagement mereka di platform digital. Pasalnya, saat ini konsumen tidak hanya mempertimbangkan kualitas produk atau layanan, tetapi juga bagaimana brand berinteraksi dan berkomunikasi di dunia digital.

Sementara itu, Tri Raharjo, CEO TRAS N CO Indonesia & Chairman Indonesia Brand Community (IBC), mengungkapkan, perkembangan dunia digital yang terjadi saat ini telah mengubah strategi brand dalam persaingan.

Untuk itu, kata Tri Raharjo, TRAS N CO Indonesia kembali melaksanakan riset Indonesia Digital Popular Brand Index bersama IMFocus Digimarketing Consultant, dengan menggunakan tiga parameter utama: Search Engine Based, Social Media Based, dan Website Based untuk menilai kekuatan brand dalam membangun popularitas di dunia digital.

“Selama 34 kali riset ini dilakukan, kami menemukan banyak brand yang berhasil meningkatkan performa digitalnya. Namun, ada juga brand yang mengalami penurunan dari posisi tiga besar,” ujarnya.

Hal ini menunjukkan bahwa persaingan di dunia digital sangat dinamis, dan hanya brand-brand yang memiliki strategi tepat dalam membangun kepopuleran, serta respons cepat terhadap segala perubahan yang ada.

Selain itu, dalam acara ini INFOBRAND.ID juga turut menggelar the 26th INFOBRAND FORUM yang menghadirkan Prof. Amalia E Maulana, Ph.D., Professor of Marketing Binus University, dengan tema: “Thought Leader Co-Branding: A Roadmap to Impactful Co-Branding”.

Forum ini memberikan insight bagaimana strategi membangun brand yang strategis antara leader di perusahaan dan corporate brand untuk meningkatkan kredibilitas, membangun hubungan yang lebih kuat dengan audiens, serta memperluas pengaruh secara efektif kepada para peserta forum.

Adapun brand-brand yang berhasil meraih penghargaan Indonesia Digital Popular Brand 2025 diantaranya adalah: PANADOL (Obat Flu, Obat Sakit Kepala), MPM RENT (Rental Mobil), HANSAPLAST (Plester Luka), DECOLGEN (Obat Flu), ENERVON C (Multivitamin), MOTUL (Oli Mobil), ACCELERA (Ban Mobil), NAPOLLY (Kursi Plastik), ZALORA (Marketplace Fashion), INTEX (Baby Pool), MORINAGA (Susu Formula), COMFORTA (Spring Bed), MCDonald’s (Resto Fried Chicken), ETERNA (Kabel Listrik), dan brand-brand lainnya. ***

Menapaki Keindahan Gunung Prau: Perjalanan Melalui Patak Banteng

0

Bogordaily.net – Gunung Prau, yang terletak di Dieng, Jawa Tengah, adalah salah satu destinasi favorit para pendaki di Indonesia. Dengan ketinggian sekitar 2.565 meter di atas permukaan laut, gunung ini menawarkan pemandangan yang menakjubkan, terutama saat matahari terbit.

Dikenal dengan hamparan lahan hijau yang luas dan panorama yang memukau, Gunung Prau menjadi magnet bagi para pecinta alam dan pendaki dari berbagai kalangan.

Alasan saya dan teman-teman memilih untuk mendaki Gunung Prau adalah untuk mengeksplorasi keindahan alamnya, menikmati pemandangan yang menakjubkan, dan tentunya, menciptakan kenangan bersama.

Dalam perjalanan ini, saya ditemani oleh dua teman: Rafli Akbar, penulis yang juga merupakan pendaki pemula, Rage, teman SMA saya dari SMAN 6 Bekasi, dan Mahesa, adik kelas yang juga ketua ekstrakurikuler pecinta alam di sekolah kami.

Kami semua memiliki semangat yang sama untuk menjelajahi keindahan alam dan merasakan pengalaman mendaki yang tak terlupakan.

Persiapan dan Keberangkatan
Kami merencanakan keberangkatan pada tanggal 3 Januari 2024, dan persiapan dimulai jauh-jauh hari sebelumnya. Kami melakukan riset tentang rute pendakian, cuaca, dan perlengkapan yang diperlukan.

Selain itu, kami juga menyadari pentingnya untuk menyiapkan fisik dan mental sebelum mendaki. Walaupun Gunung Prau terkenal sebagai gunung yang ramah untuk pemula, kami tahu bahwa gunung ini tidak bisa dianggap remeh.

Trek yang curam dan iklim pegunungan yang tidak bisa ditebak membuat persiapan fisik dan mental menjadi sangat penting.

Setiap anggota tim bertanggung jawab untuk membawa peralatan masing-masing, seperti tenda, sleeping bag, makanan, dan air minum.

Untuk transportasi, kami memilih menggunakan bus Sinar Jaya dan Kupu-Kupu Ayu. Saya dan Mahesa memutuskan untuk naik Kupu-Kupu Ayu, sementara Rage terpisah karena terlambat memesan tiket, yang harganya sekitar 175 ribu rupiah.

Kami berangkat dari Terminal Bekasi Timur pada pukul 19.00, dan suasana di dalam bus sangat ceria.

Kami berbincang-bincang, merencanakan aktivitas selama pendakian, dan saling berbagi cerita tentang pengalaman mendaki sebelumnya.

Perjalanan malam itu terasa panjang, tetapi semangat kami untuk mendaki Gunung Prau membuat waktu berlalu dengan cepat.

ami tiba di Terminal Mendolo sekitar pukul 04.00, dengan rasa lelah namun penuh antusiasme.

Menuju Basecamp Patak Banteng
Setelah tiba di Terminal Mendolo, kami beristirahat sejenak untuk mengumpulkan tenaga sebelum melanjutkan perjalanan ke basecamp. Kami memutuskan untuk menikmati secangkir kopi hangat di warung dekat terminal sambil menikmati suasana pagi yang sejuk.

Setelah itu, kami menyewa kendaraan untuk menuju basecamp Patak Banteng dengan biaya sekitar 35 ribu rupiah per orang. Perjalanan menuju basecamp berlangsung sekitar satu jam, dan kami sampai di sana sekitar pukul 07.00.

Selama perjalanan, kami disuguhi pemandangan indah pegunungan dan ladang pertanian yang menghijau. Setibanya di basecamp, kami langsung beristirahat, mandi, dan menikmati sarapan sebelum memulai pendakian.

Suasana di basecamp sangat menyegarkan, dikelilingi oleh pepohonan hijau dan udara yang sejuk. Kami juga bertemu dengan pendaki lain yang sedang bersiap untuk mendaki, dan suasana kebersamaan di antara para pendaki membuat kami semakin bersemangat.

Pendakian Gunung Prau
Setelah registrasi surat izin mendaki di pos registrasi, kami memulai perjalanan melewati perkampungan warga. Rute pendakian dimulai dengan jalan setapak yang dikelilingi oleh ladang sayuran dan kebun milik penduduk setempat.

Tantangan pertama yang kami hadapi adalah tangga pendakian yang panjang dan barang bawaan yang cukup berat. Meskipun terasa melelahkan, semangat kami tidak surut. Kami saling memberi semangat dan berbagi cerita untuk mengalihkan perhatian dari rasa lelah.

Setelah beberapa waktu, kami sampai di Pos 1 dan beristirahat sejenak untuk mengembalikan tenaga. Di Pos 1, kami menikmati camilan yang kami bawa dan mengagumi pemandangan sekitar yang mulai terlihat lebih luas.

Kami melanjutkan perjalanan hingga mencapai titik tulisan “Pendakian Gunung Prau via Patak Banteng.” Di sinilah kami mulai merasakan keindahan alam yang mengelilingi kami, dengan pemandangan yang semakin menakjubkan seiring kami mendaki lebih tinggi.

Setiap langkah membawa kami lebih dekat ke puncak, dan kami tidak bisa menahan rasa kagum melihat hamparan awan yang membentang di bawah kami.

Suasana semakin mendebarkan saat kami mendengar suara burung berkicau dan angin berhembus lembut, menambah keindahan perjalanan kami.

Kami juga menyadari bahwa meskipun trek ini bisa diakses oleh pemula, kami tetap harus waspada dan menjaga stamina, karena kondisi cuaca yang berubah-ubah bisa mempengaruhi perjalanan kami.

Kesimpulan
Pengalaman pendakian ini memberikan banyak pelajaran dan refleksi bagi kami. Meskipun perjalanan ini baru dimulai, antusiasme kami untuk melanjutkan perjalanan menuju puncak Gunung Prau semakin membara.

Kami berharap dapat menyaksikan pemandangan yang spektakuler dan merasakan pengalaman yang tak terlupakan di puncak. Dengan semangat yang tinggi, kami melanjutkan langkah kami, siap untuk menaklukkan puncak Gunung Prau dan menikmati keindahan alam yang menanti di depan.

Setiap momen dalam perjalanan ini, dari persiapan hingga pendakian, menjadi bagian tak terpisahkan dari kenangan indah yang akan kami bawa pulang.

Kami percaya bahwa pengalaman ini tidak hanya akan mempererat persahabatan kami, tetapi juga menambah kecintaan kami terhadap alam dan petualangan.***

Muhammad Rafli Akbar

Bogor Youth Forum Maknai HUT ke-5 dengan Menebar Kebaikan dan Kebermanfaatan

0

Bogordaily.net – Komunitas Bogor Youth Forum (BYF) adakan kegiatan sosial bersama anak-anak di panti asuhan Al-Atiqiyyah Kota Bogor dalam rangka memperingati hari ulang tahun BYF yang ke 5 tahun.

Berdasarkan keterangan, kegiatan tersebut merupakan sebuah acara rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Bogor Youth Forum untuk merayakan hari kelahiran komunitas pemuda terbesar yang ada di Kota Bogor.

Acara ini bukan hanya sekedar perayaan, tetapi juga sebagai bentuk penguatan nilai-nilai penting seperti integritas, solidaritas, dan semangat kebersamaan bagi internal dan nilai-nilai seperti keadilan, kesetaraan dan kebermanfaatan bagi eksternal.

“Kegiatan ini menjadi momen penting bagi anggota komunitas untuk menjalin kembali hubungan antar sesama, serta menjadi sarana untuk memperkuat ikatan kekeluargaan dalam suasana yang penuh kehangatan. Namun, lebih dari sekadar ajang silaturahmi internal, acara ini juga bertujuan untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.” Ujar Ketua Pelaksana Rafidan

Pada peringatan Hari Jadi yang ke-5, Bogor Youth Forum memilih untuk mengadakan acaranya di panti asuhan, sebagai bentuk kontribusi sosial langsung kepada mereka yang membutuhkan perhatian lebih. Pada kesempatan tersebut, tema yang diusung yakni “Memaknai Hari Jadi Dengan Menebar Kebaikan dan Kebermanfaatan” Yang dirancang untuk menggambarkan nilai pentingnya persatuan dan kerjasama di tengah perbedaan. Singkatnya, acara tersebut diisi dengan kegiatan edukasi, seremoni dan berbagi keperluan anak-anak panti.

“Dalam rangkaian acara ini, diharapkan peserta dapat merasakan betapa pentingnya saling membantu dan mendukung, serta mewujudkan keharmonisasian meski dengan latar belakang yang beragam. Kegiatan ini tidak hanya dimaksudkan sebagai acara peringatan, tetapi juga sebagai aksi nyata dalam menebarkan kebaikan dan memberikan manfaat kepada mereka yang membutuhkan.” Ujar Ketua Pelaksana Rafidan

Selain itu, kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkuat dan menjaga tradisi serta budaya yang telah menjadi landasan bagi perjalanan komunitas ini. Dengan niat yang positif, kegiatan ini diharapkan dapat mengukuhkan nilai-nilai integritas dan solidaritas di kalangan anggota internal BYF, serta mempererat hubungan antar sesama pemuda. Tujuan utamanya adalah menebarkan kebermanfaatan kepada masyarakat luas, khususnya bagi mereka yang membutuhkan, seperti yang tercermin dalam pemilihan lokasi kegiatan di panti asuhan.

“Kegiatan ini juga memiliki misi untuk memotivasi generasi muda lainnya agar lebih aktif dan giat dalam gerakan sosial, dengan menunjukkan bahwa kontribusi dalam kegiatan sosial tidak hanya memperkaya pengalaman pribadi, tetapi juga memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar. Melalui pelaksanaan acara ini, diharapkan BYF dapat menjadi teladan dalam membangun masyarakat yang lebih peduli, inklusif, dan bersatu dalam perbedaan.” Ujar Ketua Pelaksana Rafidan

Melalui kegiatan sosial tersebut, Bogor Youth Forum berkomitmen untuk menjadi agen perubahan yang mendorong terciptanya masyarakat yang peduli dan inklusif.

Dengan demikian, peringatan Hari Ulang Tahun yang Ke-5 diharapkan dapat memperkuat peran BYF sebagai organisasi pemuda yang berintegritas, berdedikasi, dan memberi dampak positif bagi daerah Bogor dan sekitarnya. ***