Home Blog Page 831

Polresta Bogor Kota Bongkar Jaringan Narkoba dan Home Industri Ilegal, 56 Tersangka Diciduk

Bogordaily.net – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bogor Kota mencatat capaian signifikan dalam upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika selama periode April hingga Mei 2025.

Dalam kurun waktu dua bulan tersebut, jajaran Satresnarkoba berhasil mengungkap 51 kasus narkoba, dengan total 56 orang tersangka yang berhasil diamankan.

Tak hanya menyasar pengedar jalanan, petugas juga berhasil membongkar keberadaan lima home industri narkoba yang tersembunyi di kawasan permukiman padat penduduk.

Home industri ini diduga kuat menjadi salah satu sumber utama pasokan narkoba yang beredar di Kota Bogor dan sekitarnya.

Wakapolresta Bogor Kota, AKBP Indra Ranu Dikarta, dalam konferensi pers pada Senin, 9 Juni 2025, mengungkap bahwa lima dari total 51 kasus yang diungkap merupakan tempat produksi narkoba ilegal dengan skala produksi yang cukup besar.

“Lima home industri ini beroperasi secara tersembunyi di kawasan pemukiman warga. Dari lokasi tersebut, kami temukan bukti kuat bahwa produksi dilakukan secara rutin dan terorganisir,” ungkap AKBP Indra di hadapan awak media.

Ia menambahkan, keberadaan pabrik rumahan tersebut menandakan adanya peningkatan aktivitas jaringan narkoba, yang kini tidak hanya berperan sebagai pengedar, tetapi juga memproduksi barang haram tersebut secara mandiri.

“Dari jumlah tersebut, lima kasus teridentifikasi sebagai home industri, yaitu tempat produksi narkoba secara ilegal yang beroperasi secara tersembunyi di pemukiman warga,” jelas AKBP Indra kepada awak media pada Senin 9 Juni 2025.Barang Bukti Narkoba dan Miras.

Barang Bukti Narkoba dan Miras Disita

Dari penggerebekan dan penindakan yang dilakukan, lanjut AKBP Indra, pihaknya mengamankan berbagai barang bukti narkotika dan minuman keras antara lain sabu-sabu: 360,74 gram, tembakau sintetis 556 gram, ganja 127 kilogram.

AKBP Indra menyebutkan, jaringan ini memiliki kapasitas produksi skala besar dengan distribusi yang menjangkau hampir seluruh wilayah Kota Bogor.

Ia menegaskan bahwa ancaman narkoba dan miras terhadap ketertiban masyarakat sangat serius dan harus dihadapi dengan tindakan tegas dan berkelanjutan.

“Gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat salah satunya disebabkan oleh pengaruh buruk dari narkoba dan miras. Ini harus kita tekan secara sistematis,” tegasnya.

Pasal Berlapis dan Hukuman Berat

Dalam kasus ini, para tersangka dijerat Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana seumur hidup atau hukuman mati, tergantung peran masing-masing tersangka.

Undang-Undang RI No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, terkait produksi dan distribusi barang ilegal yang membahayakan kesehatan publik.

Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) pasal 55 dan 56, mengenai peran serta dalam tindak pidana.

Undang-Undang No. 18 Tahun 2012 tentang Pangan, pasal 137 ayat 1, terkait produksi pangan dan minuman ilegal yang membahayakan konsumen.

Salah satu tersangka utama, Salamun Ali Sastro, disebut sebagai koordinator jaringan produksi dan distribusi.

Ia dijerat dengan pasal berlapis dan menghadapi ancaman hukuman berat atas peran kunci dalam jaringan tersebut.

“Dengan pengungkapan ini, kami menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat upaya preventif dan represif dalam memerangi peredaran narkoba dan barang ilegal di wilayah hukum Kota Bogor,” ungkapnya.

(Ibnu Galansa)

Jaringan Home Industri Narkoba di Bogor Dibongkar, 56 Tersangka Diamankan Polisi

0

Bogordaily.net – Polresta Bogor Kota berhasil pemberantasan peredaran narkoba selama periode April hingga Mei 2025. Sebanyak 56 tersangka pengedar narkoba aktif berhasil diamankan dari 51 kasus yang berhasil diungkap, termasuk lima di antaranya yang merupakan home industri atau tempat produksi narkoba ilegal yang beroperasi tersembunyi di lingkungan permukiman warga.

Wakapolresta Bogor Kota, AKBP Indra Ranu Dikarta, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus-kasus ini menunjukkan peningkatan aktivitas jaringan narkoba di wilayah Kota Bogor.

“Dari jumlah tersebut, lima kasus teridentifikasi sebagai home industri, yaitu tempat produksi narkoba secara ilegal yang beroperasi secara tersembunyi di pemukiman warga,” jelas AKBP Indra kepada awak media pada Senin 9 Juni 2025.

Barang Bukti Narkoba dan Miras

Dari penggerebekan dan penindakan yang dilakukan, lanjut AKBP Indra, pihaknya mengamankan berbagai barang bukti narkotika dan minuman keras antara lain sabu-sabu: 360,74 gram, tembakau sintetis 556 gram, ganja 127 kilogram.

AKBP Indra menyebutkan, jaringan ini memiliki kapasitas produksi skala besar dengan distribusi yang menjangkau hampir seluruh wilayah Kota Bogor.

Ia menegaskan bahwa ancaman narkoba dan miras terhadap ketertiban masyarakat sangat serius dan harus dihadapi dengan tindakan tegas dan berkelanjutan.

“Gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat salah satunya disebabkan oleh pengaruh buruk dari narkoba dan miras. Ini harus kita tekan secara sistematis,” tegasnya.

Dalam kasus ini, para tersangka dijerat
Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana seumur hidup atau hukuman mati, tergantung peran masing-masing tersangka.

Undang-Undang RI No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, terkait produksi dan distribusi barang ilegal yang membahayakan kesehatan publik.

Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) pasal 55 dan 56, mengenai peran serta dalam tindak pidana.

Undang-Undang No. 18 Tahun 2012 tentang Pangan, pasal 137 ayat 1, terkait produksi pangan dan minuman ilegal yang membahayakan konsumen.

Salah satu tersangka utama, Salamun Ali Sastro, disebut sebagai koordinator jaringan produksi dan distribusi.

Ia dijerat dengan pasal berlapis dan menghadapi ancaman hukuman berat atas peran kunci dalam jaringan tersebut.

“Dengan pengungkapan ini, kami menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat upaya preventif dan represif dalam memerangi peredaran narkoba dan barang ilegal di wilayah hukum Kota Bogor,” ungkapnya.***

Ibnu Galansa

 

Pencurian Helm di Bangbarung, Pelaku Diduga Orang yang Sama

0

Bogordaily.net – Aksi pencurian helm kembali menghantui warga Kota Bogor. Kali ini, kejadian terjadi di Jl. Bangbarung, Bogor Selatan, pada Sabtu malam 7 Juni 2025 sekitar pukul 19.00 WIB.

Seorang korban melaporkan bahwa helm miliknya kembali digasak oleh pelaku yang sama.

“Pelaku sudah sering melakukan pencurian. Pertama helm RSV, dan kedua kalinya ini helm ALV,” ujar korban yang mengaku kecewa atas kejadian berulang tersebut.

Kejadian ini menyulut keresahan di kalangan masyarakat, terutama para pengguna kendaraan bermotor yang kerap memarkir kendaraannya di tempat umum.

Aksi pelaku diduga terekam oleh kamera warga, dan netizen pun mulai ramai berspekulasi di media sosial.

Beberapa komentar menyebut bahwa pelaku diduga merupakan orang yang sama dengan kasus pencurian helm sebelumnya, bahkan disebut pernah terlihat menggunakan motor PCX merah saat beraksi.

Salah satu warganet menyarankan korban untuk mencari helm di grup jual beli di Facebook, karena beberapa kasus serupa berhasil menemukan helm curian dijual kembali di platform tersebut.

Korban berharap kasus ini segera ditindaklanjuti oleh pihak berwenang agar tidak semakin banyak korban kehilangan helm di kawasan Bogor.

Warga pun diimbau untuk lebih waspada dan tidak meninggalkan helm tanpa pengaman tambahan saat parkir.***

Pencurian Motor Terjadi di Depan Resto Karna Rasa, Aksi Pelaku Terekam CCTV!

0

Bogordaily.net – Aksi pencurian sepeda motor kembali terjadi di Kota Bogor. Kali ini, sebuah motor milik pegawai restoran raib digondol pencuri di depan Resto Karna Rasa, yang berlokasi di wilayah Cilubang Mekar, Kota Bogor, pada Minggu 9 Juni 2025 sekitar pukul 15.00 WIB.

Dua orang pelaku disebut melakukan aksinya dengan sangat cepat dan terorganisir. Saat kejadian, motor dalam kondisi terparkir di halaman depan restoran, sementara pemilik motor tengah bekerja di dalam ruangan.

Kejadian berlangsung hanya dalam hitungan detik. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian, namun informasi yang beredar menyebutkan bahwa aksi pelaku sempat terekam kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di area parkir restoran.

Peristiwa ini menambah deretan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang belakangan kian marak terjadi di wilayah Bogor.

Warga diimbau untuk lebih waspada dan memperketat keamanan kendaraan, terutama saat diparkir di tempat umum.

Masyarakat berharap pihak berwenang dapat segera mengusut kasus ini dan menangkap pelaku untuk mencegah kejadian serupa terulang.***

Warga Resah! Lampu Jalan Kedip-Kedip Seperti Disko, Diduga Korslet

0

Bogordaily.net – Kejadian unik sekaligus berbahaya soal lampu jalan kedip-kedip terjadi di kawasan Darul Qur’an Loji, Jl. KH. M. Falak, tepat di belakang Kantor Kecamatan Bogor Barat.

Sebuah lampu jalan mengalami korsleting hingga menimbulkan suara berisik dari tiang listrik. Bahkan, lampu tersebut menyala dan mati berkedip seperti lampu disko.

Fenomena tersebut dilaporkan oleh warga berinisial AL, yang merasa khawatir akan potensi bahaya dari sambungan listrik bermasalah tersebut.

Unggahan mengenai korsleting lampu jalan ini pun langsung ramai di media sosial dan memancing berbagai tanggapan dari netizen, sebagian besar menyoroti kondisi infrastruktur di Kota Bogor yang dinilai kurang perhatian.

Banyak netizen menyampaikan keluhan lain, mulai dari lampu jalan yang mati di berbagai titik, seperti di wilayah Ciseeng dan Sibentang, hingga aduan tentang jalan longsor di Bojong Rangkas Cikampak yang tak kunjung diperbaiki dan justru menjadi tempat pungli saat akhir pekan.

Keluhan lainnya datang dari warga yang mengaku sudah melapor ke RT setempat namun tidak mendapat tanggapan memuaskan.

Mereka menilai ada ketidaktegasan dari pihak berwenang dalam menindaklanjuti masalah-masalah lingkungan di tingkat permukiman.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari dinas terkait mengenai kondisi korsleting lampu jalan tersebut.

Masyarakat berharap adanya perbaikan dari lampu jalan kedap-kedip ini secepat mungkin, mengingat korsleting pada tiang listrik dapat membahayakan warga, terutama saat malam hari.***

Curanmor di Bogor Makin Ganas! Satu Motor KLX Raib di Indomaret Pandawa

0

Bogordaily.net – Bogor kembali digegerkan dengan kasus pencurian sepeda motor. Kali ini, sebuah motor jenis Kawasaki KLX Dtracker berwarna hitam dengan nomor polisi F 6388 AAW dilaporkan hilang pada Minggu malam, 8 Juni 2025, sekitar pukul 21.30 WIB.

Kejadian tersebut terjadi di area parkir Indomaret Pandawa, yang terletak di samping Rumah Makan Padang Piaman Laweh, kawasan yang dikenal cukup ramai.

Informasi kehilangan ini cepat menyebar di media sosial dan menimbulkan beragam reaksi dari warganet, terutama mereka yang berdomisili di sekitar lokasi.

Banyak yang merasa prihatin sekaligus geram karena kejadian serupa sudah sering terjadi di daerah tersebut.

Beberapa netizen menyampaikan bahwa kawasan Pandawa dan sekitarnya sudah lama dikenal rawan pencurian sepeda motor, bahkan ada yang mengaku motornya juga pernah raib di wilayah sekitar.

Tak sedikit pula yang menyoroti kelalaian pemilik motor dalam mengamankan kendaraannya.

Ada komentar menyarankan penggunaan kunci gembok tambahan, bukan hanya mengandalkan kunci stang standar.

Menariknya, beberapa netizen mulai membandingkan postur tubuh pelaku yang terekam dalam rekaman CCTV dari kasus sebelumnya dan menduga bahwa, pencurian ini dilakukan oleh komplotan yang sama yang pernah beraksi di Mancur dan Bangbarung.

Meski sudah banyak korban melapor ke pihak berwajib, sebagian netizen mengungkapkan rasa kecewa karena belum ada hasil signifikan dari aparat kepolisian.

Situasi ini memunculkan keresahan dan rasa pasrah di kalangan warga yang merasa keamanan lingkungannya semakin rawan.

Kasus ini menambah panjang daftar kehilangan kendaraan di wilayah Bogor, khususnya di lokasi-lokasi yang sebenarnya cukup ramai dan terlihat aman di siang hari.

Diharapkan pihak kepolisian segera menindaklanjuti laporan ini dan memperketat pengawasan di area-area publik yang rawan pencurian.***

Bejat! Pedagang Lakukan Pelecehan ke Anak Kecil di Masjid, Hampir Diamuk Warga

0

Bogordaily.net – Seorang pedagang minuman pelaku pelecehan berinisial S alias Eful (35) nyaris menjadi bulan-bulanan warga di Lebak Kantin, Sempur, Bogor Tengah, Minggu 8 Juni 2025 sekitar pukul 14.00 WIB.

Pria tersebut diduga melakukan pelecehan terhadap dua orang anak perempuan yang masing-masing berusia 4 dan 7 tahun.

Kejadian ini terungkap setelah salah satu korban, seorang anak perempuan berusia 7 tahun, melaporkan perbuatan tak senonoh yang dialaminya kepada orang tuanya.

Lantaran tidak ada bukti langsung, keluarga korban bersama warga sekitar berinisiatif memeriksa rekaman CCTV Masjid Nurul Iman yang berada di dekat lokasi kejadian.

Dalam rekaman CCTV tersebut, terlihat jelas S alias Eful sedang melancarkan aksinya terhadap kedua korban.

Salah satu rekaman menunjukkan pelaku meraba payudara korban berusia 4 tahun, sementara rekaman lainnya memperlihatkan pelaku meraba kemaluan korban berusia 7 tahun.

Melihat tayangan CCTV yang gamblang, warga yang geram langsung mencari keberadaan pelaku.

Menurut keterangan warga, S alias Eful diketahui sehari-hari berdagang minuman di area Lapangan Sempur. Setelah ditemukan, pelaku langsung digiring ke lokasi kejadian.

Emosi warga yang memuncak tak terbendung. Banyak di antara mereka yang melampiaskan kemarahan dengan memukuli pelaku.

Beruntung, pihak kepolisian dari Polsek Bogor Tengah segera tiba di lokasi. Petugas berhasil mengamankan pelaku dari amukan massa dan membawanya ke kantor Polsek Bogor Tengah untuk proses hukum lebih lanjut.

Kasus pedagang yang melakukan pelecehan ini dalam penanganan pihak kepolisian. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat berwenang.***

Profil Garrick Fisher Hariyanto, Cucu Konglomerat yang Tak Banyak Bicara

0

Bogordaily.net – Profil Garrick Fisher Hariyanto mulai ramai dicari warganet sejak unggahan lama di media sosial kembali beredar.

Unggahan itu bukan tentang bisnis, bukan juga soal politik. Melainkan tentang kegiatan donor kornea mata yang melibatkan keluarganya.

Tak ada yang istimewa jika hanya melihat satu foto. Tapi nama yang muncul di sana—Garrick Fisher Hariyanto—langsung mengaitkan banyak orang ke dua nama besar: Chenny Widjaja dan Singgara Haryanto.

Maka pertanyaan pun muncul: siapa dia sebenarnya?

Profil Garrick Fisher Hariyanto tidak mudah ditemukan di media arus utama. Ia bukan publik figur, bukan influencer, dan tidak pernah tampil di hadapan kamera untuk mencari perhatian. Tapi dari jalur darah, nama ini punya cerita panjang.

Dari sisi ibunya, Chenny Widjaja, ia disebut sebagai anak dari Eka Tjipta Widjaja, pendiri Sinar Mas Group.

Artinya, secara garis besar, Garrick adalah cucu dari salah satu pendiri konglomerasi terbesar di Indonesia.

Ayahnya, Singgara Haryanto, dikenal sebagai sosok yang lebih banyak bergerak di bidang sosial dan kesehatan masyarakat, bukan di panggung bisnis utama.

Unggahan lama dari akun Facebook Bird Eye Health Game menyebutkan bahwa Garrick ikut bergabung dengan Perkumpulan Penyantun Mata Tuna Netra Indonesia (PPMTNI).

Ia disebut bersama kakaknya, Amanda Nadia Hariyanto. Sebuah kegiatan yang terlihat sederhana, tapi sarat makna.

Profil Garrick Fisher Hariyanto, jika dirunut, memperlihatkan sisi anak muda dari keluarga besar yang memilih jalan sunyi. Tidak suka sorotan, tapi tetap ada dalam lingkaran pengaruh besar.

Banyak yang bertanya-tanya, apakah ia akan mengikuti jejak kakeknya di dunia bisnis? Atau akan tetap di jalur sosial seperti ayah dan ibunya?

Belum ada yang bisa memastikan. Tapi kini, publik mulai melirik. Dan nama itu—pelan tapi pasti—mulai dikenal.***

Segera Klaim SALDO DANA GRATIS Rp50.000 dengan Cara Mudah Ini Masuk ke Dompet Elektronik, Cek Sekarang!

0

Bogordaily.net – Siapa yang nggak mau saldo gratis? Hari ini, kamu bisa klaim Saldo DANA Gratis Rp50.000 langsung masuk ke dompet elektronik kamu lewat cara yang super gampang!

Nggak perlu undian, nggak ribet, dan pastinya resmi. Kesempatan ini terbatas, jadi jangan sampai kelewat!

Dapat Saldo DANA Gratis? Emang Bisa?

Bisa banget! Promo ini biasanya dibagikan lewat fitur DANA Kaget, yaitu salah satu fitur unik dari aplikasi DANA yang memungkinkan pengguna untuk membagikan saldo ke banyak orang lewat sebuah link khusus.

Nah, hari ini tersedia saldo gratis Rp50.000 yang bisa langsung kamu ambil kalau beruntung dan cepat!

Cara Mudah Klaim SALDO DANA GRATIS Rp50.000

Nggak usah bingung, begini langkah-langkah untuk mendapatkan uang gratis:

Klik Link DANA Kaget

Link ini bisa kamu temukan di media sosial, grup chatting, atau situs yang membagikan informasi promo.

Contohnya: https://link.dana.id/kagetpromoXYZ (hanya contoh ya!)

Login ke Akun DANA Kamu

Setelah klik link, kamu akan diarahkan ke aplikasi DANA atau browser. Masuk dengan nomor HP yang terdaftar di akun DANA.

Klik Amplop

Kalau kuota masih tersedia, kamu tinggal klik amplopnya, saldo akan otomatis ditransfer ke dompet DANA milikmu.

Cek Saldo Kamu

Buka aplikasi dan cek saldo kamu, dijamin langsung bertambah kalau berhasil klaim!

Syarat untuk Bisa Klaim

Biar prosesnya lancar, pastikan kamu memenuhi syarat berikut:

Sudah Punya Akun DANA Aktif

Kalau belum punya, download dulu aplikasinya di Play Store atau App Store, lalu daftar pakai nomor HP aktif.

Link Masih Aktif dan Kuota Tersedia

Ingat, link itu rebutan! Kalau kamu telat, bisa-bisa kuota sudah habis.

Saldo DANA gratis Rp50.000 ini cuma buat yang cepat dan beruntung. Jadi, jangan mikir lama langsung klaim dan rasakan sensasi dapat rezeki dadakan! Bisa dipakai buat belanja online, bayar tagihan, atau sekadar ngopi santai.

Jangan lupa pantengin terus informasi link terbaru biar kamu jadi orang pertama yang tahu setiap kali ada DANA Kaget dibagikan!***

4 Perbedaan Honda Beat Street vs Beat Deluxe yang Perlu Kamu Tahu Sebelum Beli, Jangan Salah Pilih

0

Bogordaily.net – Honda dikenal sebagai salah satu merek motor paling populer di Indonesia, dan lini produk skuter matiknya memiliki banyak penggemar, terutama di kalangan pengguna perkotaan. Berikut perbedaan antara Honda Beat Street dan Beat Deluxe.

Selain keluarga Honda Vario yang sudah lebih dulu dikenal luas, Honda juga menawarkan lini motor Beat yang tidak kalah laris di pasaran.

Di antara varian Beat yang tersedia, dua model yang paling menarik perhatian adalah Honda Beat Street dan  Beat Deluxe.

Kedua skuter ini menempati segmen entry level, cocok untuk pemula maupun pengguna harian yang mencari motor praktis, irit, dan stylish.

Namun, banyak orang masih bingung dalam menentukan pilihan antara keduanya. Meskipun berada di kelas yang sama, Beat Street dan Beat Deluxe punya perbedaan yang cukup mencolok, terutama dari segi desain, fitur, dan harga.

Nah, jika kamu sedang mempertimbangkan untuk membeli salah satu dari kedua motor ini, berikut ini adalah perbandingan lengkap dan perbedaan utama antara Beat Street dan Beat Deluxe yang wajib kamu ketahui.

Perbedaan Honda Beat Street dan Beat Deluxe.

1. Desain dan Tampilan Eksterior

Dari sisi desain, Beat Street tampil dengan gaya yang lebih kasual dan sporty, cocok untuk anak muda yang suka tampilan motor yang garang.

Motor ini menggunakan setang model naked handlebar tanpa cover, memberikan nuansa seperti motor trail atau naked bike. Gaya ini mirip dengan karakter motor Honda CBR150R versi naked, yang memberi rasa berkendara lebih bebas dan responsif saat bermanuver di jalanan kota.

Sementara itu, Beat Deluxe mengusung tampilan yang lebih elegan dan kalem, dengan desain yang familiar dan tidak banyak berubah dari generasi sebelumnya. Bentuk bodi yang ramping dan menyatu memberikan kesan lebih formal dan cocok untuk berbagai kalangan usia.

Dari segi pilihan warna, Beat Street hanya tersedia dalam dua opsi: Street Black dan Street Silver. Sedangkan Beat Deluxe memiliki lebih banyak variasi, yaitu Deluxe Black, Deluxe Green, Deluxe Dark Silver, dan Deluxe Blue, sehingga kamu punya lebih banyak pilihan warna sesuai selera.

2. Panel Instrumen dan Dashboard

Jika kamu memperhatikan bagian dashboard, terdapat perbedaan teknologi yang cukup mencolok.

Beat Street dibekali dengan panel instrumen full digital, artinya seluruh informasi seperti kecepatan, sisa bahan bakar, dan odometer tampil dalam layar LCD yang menyala saat mesin dinyalakan.

Sebaliknya, Beat Deluxe masih menggunakan kombinasi antara analog dan digital. Panel ini menampilkan informasi dalam bentuk jarum pada kecepatan, sementara bagian digital menampilkan indikator bahan bakar dan jarak tempuh.

Meski bukan perbedaan besar, namun bagi sebagian pengendara, tampilan dashboard bisa menjadi faktor penting untuk menunjang kenyamanan dan estetika saat berkendara.

3. Fitur Teknologi: ISS Hanya Ada di Beat Deluxe

Satu lagi perbedaan mencolok ada pada fitur teknologi. Beat Deluxe sudah dilengkapi dengan fitur Idling Stop System (ISS), yaitu fitur yang memungkinkan mesin motor mati otomatis saat berhenti beberapa detik (misalnya saat di lampu merah), dan langsung menyala kembali saat gas diputar.

Fitur ini sangat membantu dalam menghemat bahan bakar serta mengurangi emisi gas buang. Sayangnya, Beat Street belum dibekali fitur ISS, kecuali kamu memilih varian Beat Street CBS ISS yang lebih tinggi dan mahal.

Jadi jika efisiensi bahan bakar menjadi prioritas kamu, Beat Deluxe adalah pilihan yang lebih unggul dari segi teknologi.

4. Harga dan Varian di Pasaran

Secara harga, Beat Deluxe menempati posisi tertinggi dalam jajaran motor Beat saat ini, karena hadir dengan fitur paling lengkap. Namun, selisih harganya tidak terlalu jauh dari Beat Street.

Berikut adalah harga On The Road (OTR) Jakarta untuk tahun 2024:

  • Honda Beat Street: Rp19.400.000
  • Honda Beat Deluxe: Mulai dari Rp19.400.000 hingga Rp19.900.000 tergantung varian

Sementara itu, jika kamu melirik pasar motor bekas, di situs jual beli OLX, harga Beat Street bekas tahun 2024 dibanderol mulai dari Rp13,5 juta hingga Rp18 juta.

Sedangkan Beat Deluxe bekas dijual dengan kisaran Rp15,7 juta hingga Rp17,2 juta, tergantung kondisi dan kilometernya.

Spesifikasi Teknis: Sama Tapi Beda Nuansa

Meski memiliki tampilan dan fitur yang berbeda, secara teknis Beat Street dan Beat Deluxe dibekali dengan mesin yang sama, yaitu:

  • Kapasitas: 110cc
  • Tipe mesin: SOHC, pendingin udara
  • Sistem bahan bakar: PGM-FI
  • Tenaga maksimum: Sekitar 8,8 hp

Keduanya juga menggunakan Combi Brake System (CBS) yang memungkinkan rem depan dan belakang bekerja bersamaan, memberikan keamanan saat pengereman mendadak.

Lampu, Penguncian, dan Port Charger

Baik Beat Street maupun Beat Deluxe sudah menggunakan lampu depan dan belakang LED, yang lebih terang dan hemat daya, cocok untuk berkendara malam hari.

Namun untuk sistem penguncian, keduanya masih mengandalkan kunci kontak manual, belum smart key. Jadi, jangan berharap fitur canggih seperti keyless atau alarm keamanan di kedua motor ini.

Kabar baiknya, port USB charger sudah tersedia di kedua motor. Namun, untuk Beat Street, hanya varian CBS ISS yang memiliki port USB, sedangkan Beat Deluxe sudah menyediakannya sebagai fitur standar.

Kalau kamu menginginkan motor yang tampil beda, bergaya sporty, dan cocok untuk penggunaan kasual sehari-hari, Beat Street bisa jadi pilihan terbaik.

Tapi jika kamu lebih suka motor yang elegan, hemat bahan bakar, dan punya fitur lengkap seperti ISS dan port charger, maka Beat Deluxe adalah opsi yang lebih unggul.

Keduanya sama-sama irit, sama-sama ringan, dan mudah dikendarai di jalanan kota. Tinggal sesuaikan saja dengan gaya dan kebutuhan kamu!