Wednesday, 8 April 2026
Home Blog Page 865

Sinopsis Film Penjagal Iblis: Dosa Turunan, Teror Pembantaian dan Misteri Sekte Iblis

0

Bogordaily.net – Industri film horor Indonesia kembali dihebohkan dengan kehadiran Penjagal Iblis: Dosa Turunan. Film ini menggabungkan unsur horor, aksi, dan investigasi dalam sebuah cerita mencekam yang menguji logika serta iman.

Disutradarai oleh Tommy Dewo, film ini diproduksi oleh Screenplay Films, Rapi Films, dan IFI Sinema, dengan jadwal tayang resmi di bioskop mulai 30 April 2025.

Sinopsis Film Penjagal Iblis: Dosa Turunan

Kisah film ini bermula dari pembunuhan brutal satu keluarga yang sedang melakukan ruqyah terhadap anak mereka yang kerasukan.

Satu-satunya yang selamat dari peristiwa mengerikan itu adalah sang ustaz yang memimpin ritual.

Namun, yang mengejutkan, pelaku pembunuhan tersebut adalah Ningrum (Satine Zaneta), seorang gadis berusia 19 tahun, yang akhirnya ditahan di rumah sakit jiwa karena diduga mengalami delusi.

Seorang wartawan bernama Daru (Marthino Lio) ditugaskan untuk meliput kasus ini. Dalam wawancara eksklusifnya dengan Ningrum, ia mengungkap fakta mengejutkan.

Ningrum mengaku sebagai Penjagal Iblis yang ditugaskan untuk membasmi makhluk kegelapan di dunia ini.

Keluarga yang ia bunuh bukanlah manusia biasa, melainkan iblis yang digunakan oleh Pakunjara (Niken Anjani), seorang pemuja iblis yang berusaha membangkitkan pemimpin sekte sesat.

Daru awalnya skeptis dengan cerita Ningrum, namun semakin ia menyelidiki, semakin banyak kejanggalan yang membuktikan bahwa ada kekuatan jahat yang bermain di balik tragedi ini.

Tanpa disadari, Daru terjebak dalam pertempuran antara Ningrum sang Penjagal Iblis dan Pakunjara sang Pemuja Iblis.

Tak punya pilihan lain, ia harus membantu Ningrum menghadapi sekte kegelapan yang mengancam nyawa banyak orang.

Akankah mereka berhasil menghentikan rencana jahat Pakunjara? Atau justru mereka menjadi korban selanjutnya dari kekuatan iblis yang bangkit?

Berbeda dengan film horor pada umumnya, Penjagal Iblis: Dosa Turunan menghadirkan adegan aksi brutal yang dipadukan dengan unsur mistis, menciptakan ketegangan yang memacu adrenalin.

Dari official trailer yang dirilis, film ini memperlihatkan pertarungan sengit antara Ningrum dan Pakunjara, serta bagaimana Daru harus berhadapan dengan sekte pemuja iblis yang haus darah.

Selain itu, film ini juga mengangkat tema investigasi yang kuat, di mana Daru berusaha mengungkap kebenaran di balik rentetan pembunuhan misterius yang selalu mengincar pemuka agama.

Daftar Pemain Penjagal Iblis: Dosa Turunan

Film ini dibintangi oleh aktor dan aktris berbakat, antara lain:

  • Satine Zaneta sebagai Ningrum, gadis misterius yang mengaku sebagai Penjagal Iblis.
  • Marthino Lio sebagai Daru, wartawan yang terjebak dalam pusaran horor dan konspirasi sekte iblis.
  • Niken Anjani sebagai Pakunjara, pemimpin sekte pemuja iblis yang berusaha membangkitkan kekuatan kegelapan.
  • Kiki Narendra dalam peran yang masih dirahasiakan, namun diduga memiliki kaitan erat dengan sekte sesat tersebut.

Film ini digarap oleh Tommy Dewo, sutradara yang sebelumnya sukses dengan serial Serigala Terakhir, Joko Anwar’s Nightmares and Daydreams, dan Santet Segoro Pitu.

Dengan pengalaman dalam genre thriller dan aksi, ia berusaha membawa pendekatan baru dalam horor Indonesia.

Bagi para penggemar film horor yang penuh aksi dan misteri, Penjagal Iblis: Dosa Turunan akan tayang di bioskop mulai 30 April 2025.***

Hujan Deras Guyur Klapanunggal, Jembatan Cibarengkok Kembali Terendam Banjir

0

Bogordaily.net – Hujan deras yang mengguyur wilayah Klapanunggal, Kabupaten Bogor, pada Senin malam, 17 Maret 2025, menyebabkan Jembatan Cibarengkok kembali terendam banjir.

Tingginya intensitas hujan membuat aliran Kali Cibarengkok meluap hingga menutupi seluruh permukaan jembatan.

Jembatan Cibarengkok memang dikenal memiliki ketinggian yang rendah dan sejajar dengan aliran sungai, sehingga setiap kali hujan deras, air dengan cepat meluap dan menenggelamkan akses tersebut.

Akibatnya, warga yang hendak melintas harus menunggu hingga air surut atau mencari jalur alternatif yang lebih jauh.

Warga setempat mengeluhkan kondisi jembatan yang sering rusak meskipun sudah beberapa kali diperbaiki dan diaspal.

Namun, hujan deras dan banjir yang kerap terjadi membuat perbaikan tersebut tidak bertahan lama.

Sebagai satu-satunya akses utama yang menghubungkan beberapa wilayah di Klapanunggal, warga berharap pemerintah segera memberikan solusi agar permasalahan banjir di jembatan ini bisa diatasi secara permanen.

Hingga saat ini, belum ada laporan terkait kerusakan parah atau korban akibat banjir tersebut. Namun, warga diimbau untuk tetap berhati-hati saat melintasi daerah ini, terutama saat hujan deras turun.***

Waspada Pencurian! Motor Honda Scoopy Hilang di Kosan Babakan Bogor

0

Bogordaily.net – Sebuah kasus pencurian kendaraan motor Honda Scoopy tahun 2023 dengan nomor plat B 3522 EZC kembali terjadi di Kota Bogor.

Kali ini, sebuah motor scoopy dilaporkan hilang di Kosan Ibu Etin, yang berlokasi di Jalan Malabar Ujung No. 2, RT 2/RW 7, Kelurahan Babakan, Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat.

Kronologi Kejadian

Insiden ini terjadi pada Senin, 17 Maret 2025, sekitar pukul 06.00 WIB. Motor yang sebelumnya terparkir di area kosan diduga dicuri oleh pelaku yang belum diketahui identitasnya.

Pemilik motor baru menyadari kehilangan saat hendak menggunakannya di pagi hari, tetapi kendaraan tersebut sudah tidak ada di tempatnya.

Pencurian ini menambah daftar panjang aksi kriminalitas di Kota Bogor, khususnya di kawasan pemukiman dan kos-kosan. Hingga saat ini, belum ada informasi mengenai pelaku atau keberadaan motor yang hilang.

Kasus ini membuat warga sekitar semakin waspada terhadap aksi pencurian kendaraan bermotor.

Keamanan di kos-kosan dan area pemukiman menjadi perhatian serius, terutama bagi penghuni yang sering meninggalkan kendaraan mereka dalam waktu lama tanpa pengamanan tambahan.

Sebagai langkah pencegahan, warga diimbau untuk meningkatkan keamanan dengan memasang kunci ganda, CCTV, atau memarkir kendaraan di tempat yang lebih aman.

Selain itu, koordinasi dengan pihak keamanan lingkungan juga diperlukan untuk mengurangi risiko pencurian di masa mendatang.

Bagi masyarakat yang memiliki informasi mengenai keberadaan Honda Scoopy B 3522 EZC atau melihat hal mencurigakan terkait kasus ini, diharapkan segera DM Ig Bogordaily.

Pihak berwenang juga diharapkan segera menindaklanjuti pencurian motor scoopy ini agar kejadian serupa tidak terus berulang dan pelaku bisa segera tertangkap.***

Dukung Timnas Indonesia Vs Australia, Bupati Bogor Nobar Piala Dunia 2026

0

Bogordaily.net – Pertandingan lanjutan Babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Grup C akan menjadi laga yang dinanti nanti oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Timnas Garuda Indonesia saat ini dibesut oleh Patrick Kluivert akan meladeni tuan rumah Australia di Sydney Football Stadium, Australia, Kamis 20 Maret 2025 pukul 16:10 WIB.

Laga antara Timnas Garuda kontra Socceroos julukan Australia akan menjadi duel penentu bagi kedua tim dalam merebut tiket lolos otomatis ke Piala Dunia 2026.

Perjuangan para pemain skuad Merah Putih yang akan meladeni Australia mendapat perhatian serius dari Bupati Bogor, Rudy Susmanto yang dikenal sebagai gila sepakbola ini.

Sebagai bentuk dukungan bagi Timnas Garuda yang akan berjuang melawan Australia, Rudy Susmanto akan menggelar Nobar bersama jajarannya serta akan menggunakan jersey Timnas Garuda.

“Timnas Garuda tak boleh kehilangan poin saat meladeni skuad Australia besutan Tony Popovic yang sudah pasti akan didukung para penonton tuan rumah,” ucap Rudy Susmanto, Selasa, 18 Maret 2025.

Ia sangat optimis Muhammad Ramadan Sananta dan lainnya akan mampu meraih poin penting saat berlaga di Sydney kontra Australia.

“Duel kontra Australia di Sydney bukanlah laga yang enteng. Tapi sebagai laga yang harus dimaksimalkan meraih poin penting oleh punggawa Merah Putih,” bebernya

Sebagai warga negara Indonesia, kata Rudy, sangat optimis Timnas Garuda Indonesia mampu mengukir sejarah dengan lolos ke fase berikutnya atau mengamankan tiket Piala Dunia 2026.

Rudy berharap, semua pemain Timnas Garuda bisa bermain all out dan mengamankan poin penting melawan para pemain Socceroos julukan bagi Timnas Australia yang saat ini dibesut Tony Popovic.

“Secara materi kualitas Timnas Garuda saat ini sangat oke. Karena banyak dihuni para pemain yang bermain di Liga Eropa seperti Serie A Italia, Premier League, Eredivisie, Liga Belgia, Liga Jepang dan Liga 1. Saya yakin Timnas Garuda bisa meraih poin penting di Sydney Football Stadium,” tegas politisi Partai Gerindra ini.

Rudy Susmanto mengatakan, Patrick Kluivert kemungkinan akan mengusung skema 4- 2- 3 -1 dan hal ini berbeda dengan Shin Tae yong yang selalu menggunakan skema 3- 4 – 3 dan 3 – 5 – 2 saat menukangi Skuad Timnas Garuda

“Dengan pola tersebut tentunya skuad Timnas Garuda akan tampil dengan pola menyerang dan meningkatkan ketajaman lini serang serta pressing yang ketat,” papar Bapak Asuh Disabilitas Kabupaten Bogor ini.

Rudy Susmanto menambahkan, duel Timnas Indonesia lawan Australia ini menjadi laga yang menarik.

Karena, sambung Rudy Susmanto, kedua pelatih yakni Patrick Kluivert dan Tony Popovic tidak menutup kemungkinan akan menampilkan skema atau pola yang sama yakni 4 – 2 – 3 – 1 dengan transisinya ke skema 4 – 3 – 3.

Kemenangan atau poin penting yang diraih Timnas Garuda tentunya akan menjadi jalan mudah bagi Timnas Garuda Mendunia pada Piala Dunia 2026.

“Saya berharap, laga di Sydney ini akan menjadi pintu pembuka yang lebar bagi Timnas Garuda Mendunia di Piala 2026,” pungkas Bupati Bogor.***

Simak Ramalan Cuaca Kota Bogor Menurut BMKG Rabu 19 Maret 2025, Cek!

0

Bogordaily.net – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis ramalan cuaca untuk Kota Bogor Rabu, 19 Maret 2025.

Hal ini perlu Anda simak agar bisa beraktivitas dengan lancar. Seperti yang sudah sering terjadi, Kota Hujan ini berpotensi mengalami curah hujan di beberapa waktu dalam sehari.

Menurut informasi dari BMKG, kondisi cuaca di Bogor pada Rabu diprediksi akan hujan ringan.

Kmungkinan hujan ringan ini akan turun mulai pagi hari di beberapa wilayah.

Suhu udara diperkirakan berkisar antara 21°C hingga 30°C dengan tingkat kelembaban yang cukup tinggi.

Ramalan Cuaca 19 Maret 2025

Simak detail lengkap prakiraan cuaca BMKG untuk Kota Bogor pada 19 Maret 2025 di bawah ini agar Anda bisa mengantisipasi segala kemungkinan!

Berikut adalah prakiraan cuaca lengkap di masing-masing wilayah Kota Bogor:

Bogor Selatan

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 21–30°C
Kelembapan: 65–92%

Bogor Timur

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 21–30°C
Kelembapan: 65–92%

Bogor Tengah

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 22–30°C
Kelembapan: 64–93%

Bogor Barat

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 22–30°C
Kelembapan: 64–94%

Bogor Utara

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 22–30°C
Kelembapan: 65–92%

Tanah Sareal

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 22–30°C
Kelembapan: 64–94%

Bagi Anda yang memiliki kegiatan di luar rumah, disarankan untuk selalu membawa perlengkapan seperti jas hujan atau payung.

Jangan lupa mengenakan pakaian hangat untuk menjaga tubuh tetap nyaman di suhu yang relatif sejuk.

Selain itu, konsumsi vitamin dan cukup istirahat sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh Anda di tengah cuaca yang basah dan lembap.

BMKG secara rutin menyediakan pembaruan cuaca untuk seluruh wilayah Indonesia, termasuk Kota Bogor.

Anda dapat memantau akun resmi media sosial BMKG di Instagram atau Twitter untuk mendapatkan informasi terkini tentang prakiraan cuaca, suhu, kecepatan angin, dan tingkat kelembapan udara.

Demikian ramalan cuaca Kota Bogor untuk Rabu, 19 Maret 2025. Semoga informasi ini membantu Anda dalam merencanakan aktivitas harian dengan lebih baik.***

Mau Pulang Kampung Tanpa Biaya? Cek Info Lengkap Mudik Gratis 2025!

0

Bogordaily.net – Bagi Anda yang ingin pulang kampung saat Lebaran tanpa harus mengeluarkan biaya transportasi, program Mudik Gratis 2025 kembali hadir!

Pemerintah bersama berbagai instansi dan perusahaan menyediakan fasilitas mudik gratis bagi masyarakat yang ingin merayakan Idul Fitri di kampung halaman dengan aman dan nyaman.

1. Jadwal dan Pendaftaran Mudik Gratis 2025

Pendaftaran program mudik gratis ini biasanya dibuka beberapa bulan sebelum Lebaran. Pastikan Anda mengecek situs resmi Kementerian Perhubungan, BUMN, atau instansi penyelenggara lainnya untuk mendapatkan informasi lengkap mengenai tanggal dan prosedur pendaftaran.

2. Rute dan Moda Transportasi yang Disediakan

Mudik gratis tahun ini menyediakan berbagai moda transportasi, seperti:

  • Bus untuk tujuan ke berbagai kota di Pulau Jawa dan Sumatra
  • Kereta Api dengan tiket gratis ke sejumlah kota besar
  • Kapal Laut bagi pemudik yang menuju ke daerah kepulauan
  • Pesawat untuk beberapa rute tertentu dengan kuota terbatas

3. Syarat dan Cara Daftar Mudik Gratis

Agar bisa ikut serta dalam program ini, berikut beberapa syarat umum yang biasanya diberlakukan:

  • Warga negara Indonesia (WNI) dengan KTP yang masih berlaku
  • Melakukan pendaftaran secara online atau offline sesuai ketentuan penyelenggara
  • Tidak boleh membatalkan keberangkatan setelah terdaftar
  • Beberapa program juga mengizinkan pemudik membawa sepeda motor secara gratis

4. Keuntungan Ikut Mudik Gratis

  • Hemat Biaya – Tidak perlu mengeluarkan uang untuk transportasi
  • Aman dan Nyaman – Dikelola oleh penyelenggara resmi, sehingga lebih tertib
  • Mengurangi Kemacetan – Mengurangi jumlah pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi

5. Cek Info Resmi dan Daftar Sekarang!

Bagi Anda yang berminat, segera cari tahu informasi resminya dan daftarkan diri sebelum kuota penuh.

Jangan sampai ketinggalan kesempatan untuk pulang kampung dengan lebih nyaman dan gratis!***

Hadiri Talkshow ICMI, Yantie Rachim Bagikan Kisahnya Istiqamah Berhijab

0

Bogordaily.net – Ketua TP PKK Kota Bogor, Yantie Rachim, menjadi narasumber dalam talkshow dari rangkaian Bogor ICMI Islamic Festival (BiiF) yang berlangsung di Lantai II Mal Botani Square, Minggu (16/3/2025) sore.

Talkshow dengan tema ‘Mualaf: Perkuat Akidah dan Istiqamah dalam Islam’ ini dihadiri oleh puluhan peserta dan pengurus Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orda Kota Bogor.

Dalam paparannya, Yantie Rachim bercerita tentang bagaimana menjadi pribadi yang istiqamah. Ia mencontohkan pengalamannya dalam beristiqamah menggunakan hijab.

“Bogor ini salah satu yang membuat saya istiqamah menggunakan hijab. Memang lingkungan menjadi salah satu faktor dalam kita beristiqamah,” ungkap Yantie Rachim.

Terlebih saat ini, ketika menjadi istri kepala daerah, ia menyadari bahwa dirinya akan menjadi panutan bagi siapa pun yang melihat. Sehingga, keistiqamahan itu tentu harus dipertahankan.

“Apalagi saat ini di bulan Ramadan, saatnya untuk kita berubah. Untuk menjadi istiqamah, memang kita harus terus banyak mencari ilmu,” tuturnya.

Saat ini, lanjut Yantie, banyak wadah untuk mencari ilmu. Majelis taklim, pengajian, dan kajian bisa menjadi sarana untuk belajar istiqamah.

“Di situlah kita bisa mencari ilmu-ilmu baru untuk memperkuat iman kita,” sahutnya.

Selain Yantie Rachim, ada pula Harlan Bengardi dan Muniarti Mukhlisin yang juga menjadi narasumber dalam talkshow tersebut. Keduanya bercerita tentang pengalaman menjadi mualaf dan istiqamah dalam menjalani agama Islam.***

Ikuti BRI UMKM EXPO(RT) 2025, Pengusaha Seni Ukir Jepara Tembus Pasar Global

0

Bogordaily.net – Terinspirasi dari R.A. Kartini yang mengenalkan seni ukir Jepara, mendorong hati Lenny Silas untuk mendirikan Els Artsindo pada tahun 1991. Els Artsindo merupakan produsen mebel dan produk kustomisasi berbahan utama kayu mahoni dan jati yang diukir oleh tangan-tangan pengrajin Jepara.

Berawal dari kepedulian terhadap kesejahteraan perajin setempat, Els Artsindo kini tumbuh menjadi produsen mebel berkualitas tinggi yang dikenal luas, baik di dalam negeri maupun di mancanegara dengan ekspor hingga ke 5 benua. Untuk memenuhi permintaan Els Artsindo didukung sekitar 500 karyawan yang terdiri dari para pengrajin, tenaga pemasar, supplier dan lainnya.

“Saat ini, kita banyak melayani pasar Asia, utamanya dari Malaysia, Singapura, Thailand. Terakhir, kita baru kirim ke Dubai, Uni Emirate Arab. Untuk pasar Eropa sedang proses ke sana. Kalau dalam negeri, ELS ARTSINDO banyak diminati di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Sumatera,” kata Renato S. Filemon, Export Division Els Artsindo.

Els Artsindo merupakan satu dari 1.000 UMKM unggulan pada kategori Home & Decor yang mengikuti pameran BRI UMKM EXPO(RT) 2025. Dalam pameran tersebut, Els Artsindo membawa kursi dengan berbagai ukiran berbeda dan meja yang estetik.

Seperti diketahui, BRI telah sukses menyelenggarakan BRI UMKM EXPO(RT) 2025 yang resmi ditutup pada Minggu, 2 Februari 2025. Melalui inisiatif strategis ini, BRI terus berkomitmen untuk mendorong semakin banyak UMKM binaan yang naik kelas dan berhasil menjangkau pasar internasional. Acara yang berlangsung pada 30 Januari hingga 2 Februari 2025 di ICE BSD City tersebut sukses dihadiri oleh lebih dari 69 ribu pengunjung, mencatatkan transaksi lebih dari Rp40 miliar dan berhasil merealisasikan kontrak ekspor mencapai USD 90,6 juta atau sekitar Rp1,5 triliun.

Renato S. Filemon menyebutkan, selain memproduksi mebel berkualitas untuk keperluan berbagai jenis property, Els Artsindo juga melayani pengadaan proyek, seperti pembuatan gorden, wallpaper, dan kebutuhan interior lainnya sesuai dengan permintaan konsumen.

“Harga jual produk kita bervariasi. Kalau kursi mulai sekitar Rp 2 jutaan sampai ada yang puluhan juta. Kalau mau satu set itu bisa sekitar 30-40 juta. Harganya tergantung pilihan model dan bahan, ada pilihan kain lokal dan kain impor,” sebutnya.

Proses produksi memerlukan waktu sekitar tiga bulan, mulai dari penentuan desain, pembuatan sampai pengiriman. Semua tergantung pada tingkat permintaan, saat sedang banyak pesanan waktunya bisa lebih lama. Salah satu contohnya saat mendapat pesanan dari Malaysia beberapa tahun lalu.

Sebagai pelaku bisnis mebel yang telah beroperasi cukup lama, Els Artsindo menghadapi berbagai tantangan yang menuntut inovasi berkelanjutan, terutama terkait regulasi ekspor, legalisasi dokumen dan beragam permintaan pasar.

“Setiap pemerintahan baru memiliki regulasi tersendiri, mulai dari sertifikasi, legalisasi, hingga pengiriman. Kendala utama biasanya terkait sertifikasi, keabsahan, dan kelengkapan dokumen. Kami tentu memahami pentingnya kepatuhan terhadap aturan, tetapi alangkah baiknya jika regulasi bagi pengusaha UMKM bisa dipermudah agar tidak menimbulkan kendala,” ujarnya.

Dari segi desain, Renato mengungkapkan bahwa tren mebel saat ini mengalami perubahan. Jika dulu mebel berukiran mendominasi, kini pasar lebih menyukai desain minimalis, terutama di kalangan pasangan muda.

“Peminat untuk barang-barang berukiran banyak sudah mulai berkurang. Kalau pasar sekarang, pasangan muda itu lebih suka yang minimalis. Itu tantangan buat Els Artsindo untuk mengembangkan produk yang inovatif,” kata Renato.
Meski begitu, pasar tertentu seperti Dubai masih memiliki permintaan tinggi untuk mebel berukiran besar dan mewah. Oleh karena itu, Els Artsindo tetap fleksibel dalam menyesuaikan produk dengan kebutuhan pelanggan.

Sebagai pengusaha UMKM, ELS ARTSINDO telah menjalin kerja sama erat dengan BRI, terutama dalam aspek permodalan dan transaksi keuangan.

“BRI banyak membantu Els Artsindo terkait permodalan. Kalau ada orderan besar kita otomatis butuh modal dan pembiasaan baru. BRI ini sangat membantu. Sistem penggajian karyawan juga sudah pakai BRI, jadi tidak lagi cash tapi sudah system payroll. Semua transaksi, transfer semakin mudah dengan BRI, untuk pembayaran buyer dalam negeri dan ekspor juga sudah pakai BRI,” ujar Renato.

Renato menyebutkan bahwa salah satu keunggulan BRI adalah jaringannya yang luas hingga ke daerah terpencil. “Supplier kami banyak di daerah-daerah. Kalaupun tidak ada Kantor Cabang, masih ada AgenBRILink. Jadi masalah pembayaran, keuangan antar karyawan dan supplier itu mudah, sampai ke pelosok-pelosok desa sekalipun,” sebutnya.

Selain bantuan permodalan, Els Artsindo juga pernah mendapatkan pelatihan berkaitan dengan pengelolaan keuangan bersama Tim Financial Els Artsindo.
Di samping itu, Renato juga mengapresiasi BRI yang telah kembali memilih Els Artsindo untuk dapat mengikuti pameran produk UMKM yang siap ekspor.

“Ini keikutsertaan kami yang kedua kalinya. Pertama pada tahun 2023 lalu. Bangga sekali Els Artsindo bisa mengikuti BRI UMKM EXPO(RT) 2025, dari ribuan peserta yang dikurasi, kita bisa terpilih”, imbuhnya.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Commercial, Small, and Medium Business BRI Amam Sukriyanto mengungkapkan BRI terus menunjukkan konsistensi dalam melayani dan memberdayakan pengusaha UMKM. Hal ini sejalan dengan Asta Cita Pemerintah, terutama dalam meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan.

“Els Artsindo adalah bukti bahwa dari daerah Jepara, karya-karya luar biasa dan berkualitas bisa lahir dan menembus pasar global. Semoga kisah inspiratif ini bisa direplika oleh pengusaha UMKM lainnya di bebagai daerah di Indonesia” tegas Amam.***

Berhasil Bangun Bisnis, Kopontren Al-Ittifaq Jadi Ekosistem Kopdes Merah Putih

0

Bogordaily.net – Koperasi Pondok Pesantren (Kopontren) Al-Ittifaq di Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat akan dijadikan percontohan atau role model untuk pembentukan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono saat meninjau langsung greenhouse dan warehouse produk pertanian buah dan sayur milik Kopontren Al-Ittifaq bersama dengan Direktur Utama LPDB Supomo di Desa Ciburial, Alamendah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (18/03/2025).

“Ini role model contoh yang baik yang bisa dijadikan sebagai tempat pelatihan dan tempat pemagangan bagi pengurus dan manajer-manajer Koperasi Desa Merah Putih. Ini revolusi luar biasa yakni InsyaAllah nanti akan membawa desa punya lembaga ekonomi,” ujar Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono.

Menurut Ferry, Kopontren ini layak dijadikan role model karena telah memiliki tata kelola yang baik secara organisasi kelembagaan maupun tata kelola bisnis, dengan itu Kopontren Al-Ittifaq juga akan dijadikan tempat pembelajaran, pelatihan dan juga magang bagi pengurus koperasi desa merah putih.

“Saya tadi juga berbincang mengenai rencana tentang pengembangan Koperasi Desa Merah Putih yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto, kami ingin agar seluruh pengurus Kopontren Al-Ittifaq dan jaringan alumninya ini bisa membantu melatih pengurus dan manajer-manajer Koperasi Desa Merah Putih nantinya,” tambahnya.

Ferry berharap, dengan dijadikannya Kopontren Al-Ittifaq sebagai role model, maka bukan tidak mungkin akan menularkan keberhasilan yang sama kepada koperasi-koperasi lain di berbagai daerah, tentunya dengan mengutamakan keunggulan produk masing-masing wilayah.

Terlebih lagi, lanjut Ferry, ada Lembaga Pengelola Dana Bergulir yang siap juga mendukung koperasi dari sisi akses permodalan, seperti Kopontren Al-Ittifaq ini yang sudah menjadi mitra koperasi daripada LPDB dengan skema pembiayaan syariah.

“Harapannya koperasi-koperasi Desa Merah Putih ini juga akan bisa membawa kemajuan yang sama yang dirasakan oleh masyarakat desa-desa yang lain di seluruh Indonesia. LPDB juga memberikan fasilitasi dukungan,” terang Ferry

Adapun Kopontren Al-Ittifaq sendiri telah menjadi offtaker produk-produk pertanian buah dan sayur yang ditanam oleh petani di wilayah Kabupaten Bandung, kemudian dipasarkan kepada ritel modern maupun pasar modern mulai dari Jawa Barat hingga ke Jakarta.***

Perjuangan Menuju Curug Cibeureum, Surga Tersembunyi di Kaki Gunung Gede-Pangrango

0

Bogordaily.net – Pernahkah Anda membayangkan berjalan menembus lebatnya hutan pegunungan, diiringi gemericik sungai kecil, hingga akhirnya menemukan air terjun yang menakjubkan? Itulah yang saya alami saat menjelajahi Curug Cibeureum, sebuah permata tersembunyi di kawasan Cibodas, Jawa Barat. Perjalanan ini bukan sekadar wisata alam biasa, tetapi sebuah pengalaman penuh tantangan, keindahan, dan sedikit misteri yang membuatnya semakin berkesan.

Curug Cibeureum, yang terletak di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Cibodas, Cianjur, menjadi tujuan perjalanan kami kali ini. Nama “Cibeureum” sendiri berasal dari bahasa Sunda, di mana “ci” atau “cai” berarti air, dan “beureum” berarti merah. Konon, dahulu air terjun ini tampak kemerahan karena adanya lumut merah yang tumbuh di dinding tebingnya.

Awal Perjalanan Menuju Cibodas

Perjalanan dimulai dari Bogor pukul 06.30 pagi. Saya dan teman saya pergi menggunakan sepeda motor dengan menempuh perjalanan sekitar satu setengah jam menuju gerbang Wisata Cibodas. Rute yang kami lalui begitu menawan, melintasi kawasan Puncak yang terkenal dengan keindahan alamnya. Langit cerah dan udara sejuk pagi itu semakin menambah semangat untuk menjelajahi destinasi yang kami tuju

Setibanya di gerbang Wisata Cibodas, kami membayar tiket retribusi sebesar Rp12.000 per orang untuk motor. Setelah itu, kami melanjutkan perjalanan menuju pintu dua Kebun Raya Cibodas, tempat kami akan memarkir kendaraan di area terdekat. Perjalanan pun berlanjut dengan berjalan kaki menuju pintu masuk Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, di mana kami membeli tiket masuk seharga Rp18.500 per orang. Dari sinilah petualangan trekking ke Curug Cibeureum dimulai.

Trekking Menuju Curug Cibeureum

Jarak menuju Curug Cibeureum sekitar 28 hektometer dengan waktu tempuh kurang lebih satu setengah jam jika berjalan santai. Jalur yang kami lalui merupakan jalur yang sama dengan pendakian menuju puncak Gunung Gede dan Gunung Pangrango. Karena kami datang pada hari kerja dan bukan musim liburan, suasana terasa sangat sepi, hanya ada kami berdua. Rasa khawatir dan takut sempat muncul, mengingat ini adalah pengalaman pertama kami dan jalur ini berada di tengah hutan pegunungan.

Di awal perjalanan, jalur yang kami lalui berupa tangga bebatuan yang cukup tinggi. Tantangan ini cukup melelahkan bagi kami yang jarang berolahraga. Kami beberapa kali berhenti untuk beristirahat dan mengisi tenaga dengan makanan ringan yang kami bawa. Di sepanjang perjalanan, kami disuguhi pemandangan hutan tropis yang rimbun dengan berbagai jenis tumbuhan khas kawasan taman nasional. Jika beruntung, pengunjung bisa melihat lutung bergelantungan di antara pepohonan.

Setelah melewati 10 hektometer pertama, jalur mulai landai dan tidak terlalu menanjak. Kami tiba di Telaga Biru yang terletak di 16 hektometer. Telaga ini memiliki air yang dapat berubah warna, terkadang hijau, terkadang biru, tergantung pada ekosistem di dalamnya. Kami berhenti sejenak di pos yang tersedia untuk mencuci tangan dan kaki di mata air yang mengalir jernih. Di sini, kami bertemu dengan tiga orang pengunjung lain, yang membuat kami merasa lebih tenang karena ternyata kami bukan satu-satunya pengunjung hari itu.

Setelah beristirahat dan berfoto sejenak, kami melanjutkan perjalanan. Jalur berikutnya lebih datar, namun tetap berbatu. Tak lama, kami tiba di Jembatan Gayonggong, sebuah jembatan panjang yang membentang di tengah area terbuka. Berbeda dengan jalur sebelumnya yang tertutup pepohonan lebat, di sini kami bisa melihat pemandangan langit yang luas serta Gunung Pangrango yang berdiri megah di kejauhan. Di bawah jembatan mengalir sungai kecil yang jernih, sementara di kanan-kiri terdapat ladang rumput yang tinggi.

Saat berada di Jembatan Gayonggong, hujan gerimis mulai turun. Langit yang mulai gelap kembali membangkitkan rasa khawatir, terlebih kami hanya berdua. Meski begitu, kami tetap mengabadikan momen dengan berfoto. Setelah melintasi jembatan, jalur kembali menanjak dan hutan lebat kembali mengelilingi kami. Tak lama kemudian, kami menemukan pertigaan dengan papan petunjuk arah. Kami memilih jalur lurus menuju Curug Cibeureum, sementara jalur ke kiri adalah pendakian ke Gunung Gede Pangrango.

Ketika suara gemuruh air mulai terdengar, kami tahu bahwa tujuan kami sudah dekat. Aliran sungai kecil yang jernih semakin banyak ditemui di sepanjang jalur. Hingga akhirnya, kami tiba di Curug Cibeureum dan disambut oleh pemandangan air terjun yang begitu indah dan memukau.

Keindahan Curug Cibeureum

Curug Cibeureum memiliki aliran air yang sangat deras dan dingin. Percikannya bahkan bisa mencapai area tempat duduk yang tersedia di sekitarnya. Meski tak bisa berendam karena dingin dan derasnya aliran air, kami menikmati keindahan curug ini dari kejauhan. Selain Curug Cibeureum utama, ada juga curug tersembunyi lainnya yang lebih mudah diakses dan tak kalah cantik. Jika tak ingin mendekati air terjun langsung, pengunjung bisa bermain air di sungai kecil yang mengalir di sekitar curug.

Di sekitar curug, terdapat fasilitas seperti warung kecil, pos istirahat, kamar mandi, dan mushola. Kami pun memutuskan untuk membeli kopi, basreng, dan mi instan cup di salah satu warung. Sambil menunggu pesanan, kami mengobrol dengan dua penjual warung yang ramah. Setelah kenyang dan puas berfoto, kami memutuskan untuk kembali turun sekitar pukul 13.00 siang.

Perjalanan Pulang yang Penuh Misteri

Saat perjalanan pulang, hujan kembali turun dengan lebih deras. Kami tidak menggunakan jas hujan, mengandalkan rindangnya pepohonan sebagai pelindung alami. Kali ini, jalur terasa lebih mencekam. Kabut tipis mulai turun, membuat suasana hutan semakin gelap.

Dalam perjalanan, kami menemukan sesuatu yang cukup aneh. Sebelumnya, semua warung di sepanjang jalur tutup karena hari kerja. Namun, sebelum melintasi Jembatan Gayonggong, kami menemukan sebuah lapak jualan di pinggir hutan. Tidak berbentuk warung, hanya meja panjang dengan berbagai makanan ringan dan mi instan cup di atasnya. Yang membuat kami merinding, tak ada satu pun penjual di sana. Kami berusaha mengusir pikiran-pikiran negatif dengan membaca Asmaul Husna bersama.

Ketika membaca bagian terakhir, kami merasa ada sesuatu yang mengikuti dari belakang. Kami tak berani menoleh, hanya terus berjalan dan melanjutkan doa. Hingga akhirnya, ada suara yang berkata “permisi” dari belakang. Dua orang laki-laki yang ingin berjalan lebih dulu ternyata adalah pengunjung yang kami lihat di area curug tadi. Rasa lega menyelimuti kami karena akhirnya ada orang lain yang menemani perjalanan turun.

Turun dari curug ternyata jauh lebih cepat dibanding mendaki. Namun, otot-otot kaki kami mulai bergetar akibat ketegangan. Curug Cibeureum memang bukan tempat yang cocok untuk berenang atau bermain air seperti curug lainnya, tetapi tempat ini sangat sempurna bagi mereka yang ingin menikmati trekking ringan dan melarikan diri sejenak dari hiruk-pikuk kehidupan kota.

Perjalanan ke Curug Cibeureum menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Keindahan alam, tantangan ketika trekking, serta berbagai kejadian unik yang kami alami selama perjalanan menambah kesan tersendiri. Meskipun awalnya penuh dengan kekhawatiran, pada akhirnya perjalanan ini justru memberikan kebahagiaan dan kepuasan tersendiri. Bagi siapa pun yang ingin mencari ketenangan di tengah alam dan menikmati suasana pegunungan yang asri, Curug Cibeureum adalah destinasi yang sangat direkomendasikan.