Sunday, 12 April 2026
Home Blog Page 880

Teknologi Mobil Listrik 2025: Semakin Canggih, Semakin Irit!

1

Bogordaily.net – Mobil listrik kini bukan lagi sekadar tren, tetapi sudah menjadi kebutuhan di era modern. Tahun 2025 menjadi babak baru bagi industri otomotif dengan berbagai inovasi yang semakin canggih.

Dari baterai yang lebih awet hingga sistem pengisian daya super cepat, mobil listrik kini semakin efisien dan ramah lingkungan.

Salah satu terobosan terbaru adalah penggunaan baterai solid-state, yang diklaim mampu meningkatkan daya tahan hingga dua kali lipat dibandingkan baterai lithium-ion konvensional.

Tak hanya itu, pengisian daya yang dulu memakan waktu berjam-jam, kini bisa dilakukan dalam hitungan menit berkat teknologi ultra-fast charging.

Selain dari segi teknologi, pabrikan otomotif juga semakin gencar mengembangkan desain yang lebih aerodinamis dan futuristik.

Beberapa mobil listrik keluaran terbaru bahkan sudah dilengkapi dengan fitur autopilot yang semakin pintar, membantu pengemudi dalam berbagai kondisi jalan.

Namun, tantangan terbesar masih ada, yakni infrastruktur pengisian daya yang belum merata.

Meski demikian, berbagai negara, termasuk Indonesia, mulai mempercepat pembangunan stasiun pengisian daya agar transisi ke kendaraan listrik berjalan lebih lancar.

Dengan perkembangan ini, tak heran jika mobil listrik semakin diminati. Selain hemat energi, penggunaannya juga bisa mengurangi emisi karbon, membantu menciptakan lingkungan yang lebih bersih.***

Targhib Ramadhan! STAI Al-Hidayah Bogor Gelar Ifthar Jama’i & Santunan

0

Bogordaily.net – Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) dan Himpunan Mahasiswa (HIMA) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Hidayah Bogor menggelar kegiatan TARGHIB RAMADHAN.

Tema kali ini “Puasa Sungguh-sungguh, Raih Ampunan dan Keberkahan Ramadhan Momentum Hijrah” Sabtu, 15 Maret 2025.

Acara yang diadakan di Masjid Al-Iman Kampus STAI Al-Hidayah Bogor ini bertujuan untuk meramaikan dan mengisi berkah di bulan suci Ramadhan, dengan berbagai kegiatan yang bernilai ibadah dan kepedulian sosial.

Dalam kegiatan ini, berbagai rangkaian acara diselenggarakan dengan penuh semangat dan kebersamaan.

Di antaranya adalah kajian interaktif keislaman, stadium general yang memberikan pemahaman yang mendalam tentang nilai-nilai keislaman yang relevan dengan bulan Ramadhan.

Kemudian, dilanjut dengan santunan dan berbagi bingkisan bagi anak yatim dan dhuafa sebagai wujud nyata kepedulian terhadap mereka yang membutuhkan, serta untuk membawa keceriaan dan kebahagiaan di tengah-tengah mereka.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh: Dr. Adityawarman Adil, S.Si., M.Si. (Ketua DPRD Kota Bogor), Dr. Unang Wahidin, M.Pd.I. (Ketua STAI Al-Hidayah Bogor), Zaqi Ramdhani (Presma DEMA STAI Al-Hidayah Bogor), H. Abdul Aziz Siswanto, S.Th.I (Ketua Alumni STAI Al-Hidayah), Rozi Putra, S.Si., M.Si. (Anggota DPRD Kota Bogor), Dr. Rahendra Maya, S.Th.I., M.Pd.I. (Dosen Tetap Prodi PAI STAI Al-Hidayah Bogor), Dr. Muhammad Sarbini, M.H.I. (Ketua DPP Hasmi Bogor), Agus Fadilla Sandi, S.H., M.Ag. (Pimpinan Ma’had Sabilul Qur’an), KH. Dr. Ade Sarmili, M.Si. (Sekretaris Umum MUI Kota Bogor), Yudi Maryudi Somiki, SE (Lurah Margajaya) dan tamu undangan yang lainnya.

Tidak ketinggalan, acara ini juga diisi dengan ifthar jamai’, di mana seluruh peserta bersama-sama berbuka puasa dengan penuh kebersamaan dan rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT.

“Kegiatan ini bukan hanya sekadar agenda rutin, tetapi lebih merupakan wujud nyata dari semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan rasa syukur kita atas berkah Ramadhan,” ujar Zaqi Ramdani Presma DEMA Al-Hidayah.

Kegiatan yang dihadiri oleh ratusan peserta dari berbagai kalangan masyarakat ini berhasil menorehkan kebahagiaan dan keberkahan bagi semua yang terlibat.***

Geger, Pria Ditemukan Gantung Diri di Gunung Salak

0

Bogordaily.net – Warga Aspaninggal, RT 04 RW 09, Gunung Salak, Kabupaten Bogor, digegerkan dengan penemuan seorang pria yang tewas gantung diri di sebuah pohon pada Minggu pagi, 16 Maret 2025.

Kejadian ini sontak membuat warga sekitar penasaran dan bertanya-tanya mengenai penyebabnya.

Korban diketahui menghilang sejak Sabtu 15 Maret 2025 sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, ia terakhir terlihat mengendarai sepeda motor Vario hitam, sebelum akhirnya ditemukan tak bernyawa oleh seorang warga yang sedang mencari rumput di sekitar lokasi.

Kronologi Kejadian

Menurut keterangan warga setempat, korban tidak menunjukkan tanda-tanda yang mencurigakan sebelum menghilang.

Namun, sejak Sabtu sore, pihak keluarga mulai khawatir karena korban tidak kunjung pulang.

Hingga akhirnya, pada Minggu pagi, seorang warga yang hendak mencari rumput melihat sosok pria tergantung di pohon dengan kondisi sudah tak bernyawa.

Melihat kejadian tersebut, warga langsung melaporkan ke pihak RT dan kepolisian setempat.

Tak lama, petugas kepolisian datang untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi jasad korban pria yang gantung diri di Gunung Salak.

Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti penyebab pria tersebut mengakhiri hidupnya. Kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap motif di balik kejadian ini.

Pihak keluarga juga belum memberikan keterangan resmi mengenai apakah korban memiliki masalah pribadi sebelum kejadian.***

Longsor Parah di Sungai Cigede, 60 Rumah dan Satu Komplek Pemakaman Lenyap!

0

Bogordaily.net – Kondisi memprihatinkan terjadi di Desa Gunung Putri, Kabupaten Bogor, akibat longsor yang terus menggerus permukiman warga di sekitar Sungai Cigede.

Hingga saat ini, sebanyak 60 rumah hilang tersapu longsor, bahkan satu komplek pemakaman ikut lenyap.

Dulu, jarak antara Sungai Cigede dengan Jalan Raya Gunung Putri mencapai 250 meter, namun kini hanya tersisa 50 meter saja.

Jika kondisi ini terus berlanjut tanpa penanganan serius, bukan tidak mungkin infrastruktur utama juga ikut terdampak.

Warga yang terdampak berharap Pemerintah Kabupaten Bogor dan Gubernur Jawa Barat segera turun tangan untuk melihat langsung dampaknya, serta mengambil langkah cepat guna mencegah bencana yang lebih besar.

Situasi ini pun menjadi perhatian luas, dengan banyak pihak mendesak adanya upaya mitigasi dan bantuan bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.

Hingga kini, belum ada informasi resmi mengenai langkah penanganan dari pihak terkait.***

Plafon Masjid An Nashirin di Bogor Ambruk, Netizen Pertanyakan Anggaran

0

Bogordaily.net – Kejadian mengejutkan terjadi di Masjid An Nashirin yang berlokasi di Kelurahan Sukadamai, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. Plafon Masjid An Nashirin yang didominasi warna putih dengan aksen emas itu tiba-tiba ambruk, membuat warga sekitar terkejut.

Berdasarkan video yang diterima Bogordaily, awalnya hanya beberapa bagian plafon terlihat mulai turun.

Namun, tak berselang lama, seluruh plafon bagian luar masjid mendadak runtuh. Seorang pria yang diduga merekam kejadian tersebut terdengar panik dan memperingatkan orang-orang di sekitar untuk berhati-hati.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Meski demikian, insiden ini langsung menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Banyak netizen mempertanyakan kualitas bangunan serta anggaran renovasi masjid, mengingat robohnya plafon terjadi begitu saja tanpa adanya faktor cuaca ekstrem atau gempa.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak pengelola masjid mengenai penyebab pasti runtuhnya Masjid An Nashirin tersebut.***

NU Kabupaten Bogor Gelar Konfercab XII di Ponpes Ibnu Aqil

0

Bogordaily.net – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Bogor akan menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) ke-XII pada 26-27 April 2025 di Pondok Pesantren Ibnu Aqil.

Penentuan waktu dan tempat tersebut berdasarkan rapat panita konfercab yang diselenggarakan pada Kamis, 13 Maret 2025 dengan dihadiri Penanggung Jawab konfercab KH. Abas Maruf, Sekretaris SC KH Ibnu, Jajaran SC dan OC.

Acara ini akan menjadi ajang musyawarah penting bagi NU Kabupaten Bogor dalam membahas kepemimpinan, serta berbagai isu keagamaan saat rapat kepanitian di aula utama gedung PC NU Kabupaten Bogor.

Ketua Organizing Committee (OC) Konfercab NU Kabupaten Bogor, Ustaz Abdul Somad, menyampaikan bahwa selain agenda utama konferensi, kegiatan ini juga akan diisi dengan bahtsul masail serta seminar keislaman yang melibatkan para ulama.

“Konfercab ini akan menjadi forum musyawarah penting bagi NU Kabupaten Bogor. Selain membahas kepemimpinan, juga akan ada diskusi keagamaan yang melibatkan para ulama,” ujar Ustaz Abdul Somad.

Sebanyak 40 Majelis Wakil Cabang (MWC) NU serta para kiai khos dari berbagai wilayah di Kabupaten Bogor dijadwalkan hadir dalam acara ini.

“Kehadiran para alim ulama ini diharapkan dapat memperkuat peran NU dalam membangun umat dan merespons berbagai tantangan zaman,” jelasnya.

Menurut dia, konfercab ini menjadi momentum strategis bagi organisasi untuk menentukan arah kepemimpinan ke depan.

Serta merumuskan langkah-langkah konkret dalam menghadapi berbagai dinamika sosial-keagamaan di masyarakat.

Sementara itu, kegiatan tersebut direncanakan berlangsung pada pekan ke tiga setelah Idul Fitri, dengan catatan masih menunggu persetujuan dari PBNU.(Albin Pandita)

Menjelajahi Bandung: Off-road Seru di Noah’s Park

0

Bogordaily.net – Di tengah kesibukan perkuliahan yang padat, aku dan beberapa teman kuliah memutuskan untuk mengambil jeda sejenak dan menikmati liburan singkat di Bandung. Perjalanan ini bukan sekadar pelarian dari rutinitas, tetapi juga sebuah kesempatan untuk menciptakan kenangan bersama.

Dari road trip malam hari, menikmati segarnya udara pegunungan, hingga menjelajahi tempat-tempat menarik, setiap momen terasa istimewa. Tak hanya itu, perjalanan ini juga dipenuhi tawa, cerita seru, dan pengalaman tak terlupakan yang membuat liburan kami semakin berkesan.

Perjalanan dimulai pada malam tanggal 17 November 2024. Setelah seharian mempersiapkan perlengkapan, bahan untuk barbeku, dan camilan perjalanan, kami berangkat menggunakan mobil.

Sensasi perjalanan malam selalu memiliki daya tarik tersendiri jalanan yang lebih lengang, lampu kota yang berkelap-kelip, serta obrolan ringan yang membuat waktu terasa berlalu lebih cepat.

Dalam perjalanan, kami sempat singgah di rest area untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan ke Banjaran, tempat kami akan menginap di rumah salah satu teman.

Sesampainya di sana, suasana hangat langsung menyambut kami. Malam itu, kami menghabiskan waktu dengan acara barbeku yang penuh canda tawa. Udara sejuk Bandung semakin menambah kenikmatan momen kebersamaan ini.

Setelah kenyang dan puas berbincang, kami pun beristirahat agar esok harinya siap menjelajahi destinasi wisata yang telah direncanakan.

Keesokan paginya, kami disambut dengan sarapan istimewa yang disiapkan oleh keluarga teman kami. Sajian khas yang lezat dan penuh kehangatan membuat suasana pagi terasa menyenangkan.

Setelah mengisi energi, kami bersiap menuju destinasi pertama, Noah’s Park di Lembang. Begitu tiba, kami langsung disambut oleh pemandangan hijau yang asri dengan udara segar khas pegunungan.

Tempat ini memiliki berbagai wahana menarik, tetapi yang paling menarik perhatian kami adalah ATV off-road. Meski harus mengantre cukup lama, sensasi yang didapat benar-benar sepadan.

Melintasi jalur berbatu, menanjak, dan menurun di lintasan yang cukup ekstrem memberikan pengalaman seru yang memacu adrenalin. Setelah puas menjelajahi lintasan ATV, kami mengabadikan beberapa momen dengan berfoto di berbagai spot estetik yang tersedia di Noah’s Park.

Tak lupa, kami juga menjelajahi area lain di taman ini, menikmati suasana alam yang begitu menyegarkan.Perjalanan kemudian berlanjut ke Hutan Mycelia yang terletak di Cikole. Begitu memasuki area ini, kami seolah memasuki dunia fantasi.

Pepohonan pinus yang menjulang tinggi menciptakan atmosfer yang tenang dan damai. Tempat ini sangat cocok bagi siapa saja yang ingin melepaskan penat dari hiruk-pikuk perkotaan. Selain menikmati pemandangan, kami juga menyempatkan diri untuk mengambil beberapa foto di sudut-sudut yang estetik.

Beberapa dari kami memilih untuk duduk santai di bawah rindangnya pepohonan, menikmati angin sepoi-sepoi sambil berbincang ringan. Waktu seakan berjalan begitu cepat di sini, hingga akhirnya matahari mulai tenggelam dan kami harus melanjutkan perjalanan ke destinasi berikutnya.

Malam harinya, kami berburu kuliner di sekitar Gedung Sate, salah satu ikon kota Bandung yang juga terkenal dengan jajanan kaki limanya.

Kami memutuskan untuk mencicipi Sate Taichan Ane-Ane, yang terkenal dengan rasa pedas gurihnya yang menggugah selera. Selain itu, kami juga mencoba beberapa jajanan khas Bandung lainnya seperti kue cubit lumer dan es durian.

Tak ketinggalan, beberapa teman juga membeli cireng dan batagor yang tak kalah menggoda. Kenikmatan kuliner ini benar-benar menjadi pelengkap sempurna dalam perjalanan kami.

Suasana malam yang ramai dan aroma masakan yang menggoda semakin menambah kesan mendalam dalam perjalanan kami kali ini.

Hari terakhir di Bandung diawali dengan sarapan khas buatan keluarga teman kami. Sajian hangat seperti makanan khas Bandung, gorengan, dan teh manis semakin mempererat kebersamaan kami.

Rasanya begitu akrab, membuat kami semakin berat untuk meninggalkan kota ini. Namun, perjalanan harus terus berlanjut.

Dalam perjalanan pulang, kami menghidupkan suasana dengan mendengarkan podcast horor yang sukses menambah keseruan perjalanan. Beberapa dari kami bahkan mulai berbagi cerita-cerita seram yang semakin membuat perjalanan pulang lebih menegangkan.

Liburan singkat ini bukan hanya tentang destinasi yang dikunjungi, tetapi lebih kepada pengalaman yang tercipta di sepanjang perjalanan.

Kebersamaan, canda tawa, serta cerita yang terjalin membuat perjalanan ini menjadi momen berharga yang akan selalu dikenang. Bandung, seperti biasa, selalu memiliki daya tarik tersendiri dan memberikan alasan untuk kembali di lain waktu.

Kami sepakat bahwa perjalanan seperti ini harus dilakukan lagi di lain kesempatan, karena kenangan yang dihasilkan jauh lebih berharga daripada sekadar tempat-tempat yang dikunjungi.

Nurul Hikmah                                                                                                  Mahasiswa Komunikasi Digital dan Media Sekolah Vokasi IPB

Diduga Supir Mabuk, Sedan Silver di Pasar Caringin Maseng Hantam Mobil & Motor

0

Bogordaily.net – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di depan Pasar Caringin Maseng, Kabupaten Bogor, pada Minggu 16 Maret 2025 pagi.

Insiden ini melibatkan sebuah mobil sedan silver yang diduga dikendarai oleh sopir dalam kondisi mabuk.

Mobil tersebut kehilangan kendali dan masuk ke jalur berlawanan, hingga akhirnya menghantam mobil Avanza hitam, seorang tukang parkir, serta pengendara sepeda motor yang tengah melintas.

Sedan tersebut juga menghantam seorang tukang parkir yang sedang bertugas serta seorang pengendara motor yang berada di dekat lokasi kejadian.

Kerasnya benturan membuat pengendara motor terpental ke aspal dan mengalami luka serius.

Kendaraan Hancur, Korban Tergeletak

Dari video yang diterima Bogordaily, terlihat mobil Avanza hitam mengalami kerusakan parah, terutama di bagian depan dan kaca belakang yang pecah.

Sementara itu, sedan silver yang menjadi penyebab kecelakaan tampak ringsek di bagian depan.

Sepeda motor yang ikut tertabrak mengalami kerusakan berat hingga hancur. Di sekitar lokasi kejadian, puing-puing kendaraan berhamburan di aspal.

Salah satu korban terlihat tergeletak di jalan dalam kondisi mengenaskan. Namun, hingga saat ini, identitas korban belum diketahui.

Warga yang berada di lokasi sempat berusaha menolong korban sambil menunggu petugas medis datang ke tempat kejadian.

Warga Berkerumun, Lalu Lintas Macet

Kecelakaan ini langsung menarik perhatian warga sekitar. Banyak orang yang berkerumun di lokasi untuk melihat kondisi korban dan kendaraan yang rusak. Tak sedikit pula yang mengabadikan momen tersebut menggunakan Hpmereka.

Kondisi ini membuat arus lalu lintas di sekitar Pasar Caringin Maseng menjadi tersendat. Banyak pengendara yang memperlambat laju kendaraan mereka untuk melihat kejadian tersebut, sehingga menyebabkan kemacetan cukup panjang.***

Resmi! Inilah Susunan Staf Pelatih Timnas Indonesia di Bawah Komando Patrick Kluivert

0

Bogordaily.net – PSSI akhirnya mengumumkan susunan lengkap staf pelatih Timnas Indonesia yang akan bekerja di bawah kepemimpinan pelatih kepala Patrick Kluivert.

Sejumlah nama besar dari dunia sepak bola, baik lokal maupun internasional, akan membantu Tim Garuda dalam persiapannya menghadapi laga-laga penting, termasuk kualifikasi Piala Dunia 2026.

Deretan Nama di Skuad Pelatih Timnas

Patrick Kluivert akan didampingi oleh tiga asisten pelatih, yakni Alex Pastoor, Denny Landzaat, dan Gerald Vanenburg.

Mereka akan bertanggung jawab dalam urusan taktik dan strategi permainan Timnas Indonesia.

Untuk posisi pelatih kiper, PSSI menunjuk Sjoerd Woudenberg. Nama ini sudah tidak asing di sepak bola Indonesia karena sebelumnya ia menjabat sebagai pelatih kiper Dewa United dari 2023 hingga 2025.

Adapun pelatih fisik dipercayakan kepada Quentin Jacoba, yang akan dibantu oleh Sofie Imam Faizal. Sebelumnya, Sofie Imam Faizal menjabat sebagai pelatih fisik Timnas Indonesia U-17.

Di sektor medis dan pemulihan fisik, Timnas Indonesia diperkuat oleh dua fisioterapis asal Belanda, yaitu Leo Echteld dan Chesley ten Oever.

Selain itu, tim juga memiliki video analis yang akan membantu menganalisis performa tim dan lawan, yakni Jordy Kluitenberg.

Sementara itu, untuk tim pengembangan, dua nama yang dipercaya adalah Bram Verbruggen dan Regi Blinker.

Mereka akan berperan dalam meningkatkan kualitas individu pemain serta perkembangan tim secara keseluruhan.

Untuk urusan medis, Patrick Kluivert menunjuk dr. Alfan Nur Asyhar. Sedangkan posisi manajer tim masih dipercayakan kepada Sumardji, yang akan mengatur segala aspek manajemen Timnas Indonesia.

Persiapan Menuju Kualifikasi Piala Dunia 2026

Susunan staf pelatih ini diharapkan mampu membawa Timnas Indonesia tampil lebih kompetitif, terutama dalam persiapan menghadapi laga kualifikasi Piala Dunia 2026.

Timnas Indonesia akan segera menghadapi dua laga penting melawan Australia dan Bahrain pada 20 dan 25 Maret 2025.

Dengan kombinasi pengalaman dari para pelatih dan tenaga ahli di berbagai bidang, publik sepak bola Indonesia berharap Timnas Garuda bisa melangkah lebih jauh di kancah internasional.

Daftar Lengkap Staf Pelatih Timnas Indonesia

  • Pelatih Kepala: Patrick Kluivert
  • Asisten Pelatih: Alex Pastoor, Denny Landzaat, Gerald Vanenburg
  • Pelatih Kiper: Sjoerd Woudenberg
  • Pelatih Fisik: Quentin Jacoba
  • Asisten Pelatih Fisik: Sofie Imam Faizal
  • Fisioterapis: Leo Echteld, Chesley ten Oever
  • Video Analis: Jordy Kluitenberg
  • Tim Pengembangan: Bram Verbruggen, Regi Blinker
  • Dokter Tim: dr. Alfan Nur Asyhar
  • Manajer Tim: Sumardji

Dengan komposisi tim kepelatihan yang solid, mampukah Timnas Indonesia mencatat sejarah dengan lolos ke Piala Dunia 2026?***

Lama Bungkam, Agensi Kim Soo Hyun Beri Klarifikasi 

0

Bogordaily.net – Aktor Kim Soo Hyun tengah mengalami tekanan psikologis berat akibat rumor yang menyudutkannya. Agensi yang menaunginya, Gold Medalist, akhirnya merilis pernyataan resmi pada 14 Maret untuk meluruskan berbagai tuduhan yang beredar.

Menurut pernyataan tersebut, Soo Hyun mengalami kebingungan ekstrem setelah laporan dari Garo Sero Institute (Gaseyeon) yang mengaitkannya dengan kematian seseorang secara tiba-tiba.

Kondisi mentalnya semakin terguncang akibat tekanan besar yang datang bertubi-tubi.

“Pagi ini, Kim Soo Hyun menunjukkan tekanan psikologis yang parah. Kami segera mengambil tindakan agar ia dapat beristirahat dan mendapatkan stabilitas penuh,” ujar pihak agensi dalam pernyataan resminya.

Tidak hanya itu, agensi juga mengungkap adanya tindakan mencurigakan di sekitar kantor mereka.

Pada malam 12 Maret, setelah siaran Gaseyeon, sebuah kendaraan dengan seseorang yang membawa kamera terlihat berada di depan kantor dan area parkir hingga dini hari.

Keesokan harinya, beberapa orang kembali terlihat berkeliaran di sekitar gedung dengan membawa kamera, semakin menambah tekanan terhadap sang aktor.

Klarifikasi Hubungan dengan Kim Sae Ron

Selain membantah tuduhan berat yang menyeret nama Kim Soo Hyun, Gold Medalist juga meluruskan rumor terkait hubungannya dengan aktris Kim Sae Ron.

“Kim Soo Hyun dan Kim Sae Ron berpacaran sejak musim panas 2019 hingga musim gugur 2020, setelah Kim Sae Ron telah menjadi dewasa. Klaim bahwa Kim Soo Hyun berpacaran dengannya saat masih di bawah umur tidaklah benar,” tegas agensi.

Agensi juga memberikan bukti bahwa foto-foto yang diunggah Kim Saeron di Instagram pada 24 Maret 2024 dan yang diungkap oleh Gaseyeon pada 11 Maret 2025, sebenarnya diambil pada musim dingin tahun 2020 ketika mereka masih berpacaran.

Pakaian yang dikenakan Kim Sae Ron dalam foto-foto tersebut berasal dari koleksi yang dirilis pada Juni 2019, sehingga mustahil foto tersebut diambil pada 2016 seperti yang diklaim Gaseyeon.

Dengan pernyataan resmi ini, Gold Medalist berharap publik dapat memahami situasi yang sebenarnya dan tidak terpengaruh oleh rumor yang tidak berdasar.***