Home Blog Page 887

Kode Redeem FF Hari Ini Jumat 23 Mei 2025, Klaim Sekarang Sebelum Kehabisan Hadiah Langka!

0

Bogordaily.net – Bagi para pemain setia Free Fire (FF), mendapatkan item eksklusif secara gratis tentu menjadi hal yang paling dinanti setiap harinya. Seperti adanya kode redeem FF hari ini Jumat, 23 Mei 2025.

Berbagai hadiah menarik di game battle royale ini adalah dengan memanfaatkan kode redeem FF terbaru.

Hari ini, Jumat, 23 Mei 2025, tersedia sejumlah kode redeem Free Fire terbaru yang sudah dirilis secara resmi dan bisa langsung Anda tukarkan melalui situs resmi Garena.

Melalui kode ini, para pemain berpeluang besar untuk mendapatkan item menarik seperti diamond gratis, bundle permanen, karakter unik, emote langka, hingga skin senjata premium yang tidak dijual bebas di toko game.

Kode redeem FF merupakan kombinasi unik antara huruf dan angka yang terdiri dari 12 hingga 16 karakter. Setiap kode yang dirilis hanya berlaku dalam jangka waktu terbatas dan memiliki kuota penukaran terbatas. Maka dari itu, siapa cepat dia dapat!

Tak hanya itu, kode redeem FF resmi ini sering kali menjadi buruan para pemain karena bisa menjadi jalan pintas untuk mendapatkan konten eksklusif tanpa perlu top-up atau mengeluarkan uang sama sekali. Hal ini tentu menjadi solusi hemat dan menyenangkan bagi gamers dari berbagai kalangan.

Cara Tukar Kode Redeem FF Hari Ini 23 Mei 2025

Agar proses penukaran berjalan lancar tanpa kendala, ikuti panduan berikut ini:

1. Kunjungi Website Penukaran Resmi
Buka browser dan akses situs resmi dari Garena untuk penukaran kode: https://reward.ff.garena.com

2. Login ke Akun Free Fire Anda
Masuk menggunakan metode yang terhubung dengan akun Anda, seperti akun Facebook, VK, Google, atau Apple.

3. Masukkan Kode Redeem
Salin dan tempel kode redeem yang masih aktif ke kolom yang tersedia. Pastikan tidak ada kesalahan ketik.

4. Klik Konfirmasi
Setelah memasukkan kode, klik tombol “Konfirmasi” dan tunggu beberapa detik untuk proses verifikasi.

5. Cek Hadiah di Game
Jika berhasil, hadiah akan langsung dikirim ke dalam akun game Anda. Masuk ke aplikasi Free Fire dan cek bagian pesan (mailbox) untuk mengklaimnya.

Kode Redeem FF Hari Ini

Berikut kode redeem FF hari ini Jumat, 23 Mei 2025 yang bisa segera diklaim lewat Garena.

OSCARGANTENG

INDOR0D4W8E6

4F96ZWSWS2R4

5GBV2KFWZ7D8

J6V4NGGHSYKB

FFBCJVGJJ6VP

V4W8X3Y7Z2A6

VNY3MQWNKEG

U8S47JGJH5MG

FFIC33NTEUKA

FFBCRT7PT5DE

FFB4CVTBG7VK

FFGTYUO4K5D1

FFBCLY4LNC4B

T9U3V7W2X5Y1

Demikian informasi yang bisa Anda ketahui tentang daftar rangkaian kode redeem FF hari ini Jumat, 23 Mei 2025 selengkapnya.

Disclaimer: Artikel ini tidak menjamin keberhasilan Anda menukar kode redeem di atas karena limit hadiah terbatas, jika sudah tidak bisa diklaim, maka bisa mencoba di lain kesempatan.

 

Wamenkop: Musdesus Di 6.500 Gampong Aceh Ditargetkan Selesai Akhir Mei 2025

0

Bogordaily.net – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono memimpin Dialog Percepatan Musyawarah Gampong/Kelurahan Khusus atau Musdesus Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih Provinsi Aceh di Balee Meuseuraya, Aceh, Kamis (22/5).

Dalam dialog ini juga dihadiri oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf dan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya.

Hadir juga dalam acara tersebut Staf Khusus Menteri Koperasi Bidang Mitigasi Resiko dan Kepatuhan Koperasi David Bastian, Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri La Ode Ahmad P. Bolombo, Deputi Bidang Sumber Daya Maritim Kementerian Koordinator Bidang Pangan Dandy Satria Iswara dan seluruh Kepala Daerah Provinsi Aceh.

Wamenkop Ferry Juliantono yang juga menjabat sebagai Koordinator Ketua Pelaksana Harian Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Pembentukan Kopdes/Kel Merah Putih menuturkan bahwa dasar pembentukan Kopdes/ Kel Merah Putih ini adalah Instruksi Presiden No 9 Tahun 2025. Ditargetkan 80.000 unit Kopdes/ Kel Merah Putih dapat terbentuk secara nasional pada 12 Juli 2025.

Melalui Kopdes/ Kel Merah Putih ini, pemerintah bertekad untuk memutus mata rantai distribusi yang panjang, menghapus kemiskinan ekstrim dengan melakukan pemerataan pembangunan ekonomi di desa. Akibat peran middleman yang berada di tengah-tengah mata rantai yang panjang tersebut mengakibatkan harga-harga bahan pokok yang dibutuhkan masyarakat menjadi lebih mahal. Di sisi lain produsen juga dirugikan karena dibeli oleh tengkulak dengan harga yang sangat murah.

“Ini adalah dakwah ekonomi kita, ini adalah jihad ekonomi kita. Melalui Koperasi Desa yang ada unit kegiatan simpan pinjamnya, kita akan hilangkan praktek rentenir dan praktek pinjaman online yang ada di desa-desa,” kata Wamenkop Ferry Juliantono.

Wamenkop Ferry Juliantono juga menyoroti banyaknya anak muda yang berbondong-bondong ke kota untuk mencari pekerjaan sehingga desa ditinggalkan.  Dampaknya pembangunan di desa semakin tertinggal sehingga kegiatan ekonomi semakin menurun.

Adanya Kopdes/Kel Merah Putih ini diharapkan akan ada pertumbuhan ekonomi yang merata di desa. Kemenkop mengapresiasi Provinsi Aceh yang telah melakukan percepatan Musyawarah Desa Khusus seluruh Aceh yang akan selesai pada akhir bulan Mei 2025.

“Di Provinsi Aceh ada 6.500 Desa / Gampong yang Insyaallahbisa selesai musyawarah desa khususnya di akhir bulan Mei ini,” katanya.

Sebelum menggelar dialog tersebut, Wamenkop Ferry Juliantono menyaksikan pelaksanaan musyawarah desa khusus (musdesus) secara langsung pembentukan Koperasi Desa Syariah (Kopdes Syariah) Merah Putih di Gampong (Desa) Lamteh, Aceh. Wamenkop Ferry Juliantono mendorong agar hasil dari pelaksanaan musdesus ini kemudian dicatatkan pada Notaris Pembuat Akta Koperasi (NPAK) dan selanjutnya didaftarkan kepada Kementerian Hukum (Kemenkum) melalui Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU).

“Saya merasa bahagia karena bisa ikut hadir menyaksikan proses pembentukan koperasi desa syariah di Gampong Lamteh. Tadi saya sudah lihat susunan pengawasnya lengkap termasuk pengawas syariahnya dan pengurusnya,” kata Wamenkop Ferry Juliantono.

Setelah diluncurkan secara resmi dan serentak pada 12 Juli 2025 mendatang, kegiatan operasional Kopdes Syariah dan Kopdes/ Kel Merah Putih di seluruh Indonesia diharapkan sudah dapat beroperasi dengan baik dan lancar mulai Oktober 2025. Kementerian Koperasi (Kemenkop) memastikan akan melakukan pendampingan dan pelatihan terhadap Sumber Daya Manusia (SDM) pengurus dan pengelola Kopdes/ Kel Merah Putih tersebut.

“Kami berharap Juli itu seluruh aspek legalitasnya selesai dan nanti dari Juli hingga Oktober kita persiapkan untuk kegiatan operasionalnya,” ujar Wamenkop Ferry Juliantono.

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya menambahkan bahwa keberadaan Kopdes/ Kel Merah Putih ini akan menjadi alat untuk mendistribusikan perputaran uang yang selama ini terpusat di Jakarta dialihkan ke desa-desa.

Melalui cara ini maka akan tumbuh sumber-sumber perekonomian baru di desa sehingga dapat meningkat pendapatan masyarakat desa. Dengan pendapatan masyarakat yang meningkat maka secara otomatis daya beli juga akan tumbuh dan tingkat kesejahteraan masyarakat desa juga akan terdongkrak.

“Maka dari itu Presiden Prabowo menugaskan seluruh menterinya untuk bergerak cepat dan bekerja keras agar koperasi desa ini segera terbentuk sesuai dengan target beliau,” kata Bima Arya.

Sementara itu Kepala Desa Lamteh Muhammad Yusuf Ibrahim berharap melalui Kopdes Syariah Merah Putih tersebut dapat menjadi jembatan bagi upaya pemerintah desa meningkatkan derajat perekonomian di desa/ gampong yang dipimpinnya. Dia berharap ada sinergi dan kerjasama secara berkesinambungan antara pemerintah desa Lamteh dengan Kemenkop agar ke depan operasionalisasi dari koperasi yang didirikan tersebut dapat berjalan dengan baik dan lancar.

“Kami sangat berharap bantuan dari Kementerian untuk desa kami sehingga koperasi ini dapat menguntungkan. Tentunya saya selaku kepala desa menyambut baik program ini (Kopdes/ Kel Merah Putih),” kata Yusuf. ***

Perluas Akses Perbankan Digital,  MNC Bank Berkolaborasi dengan BPR Bank Kota Bogor

0

Bogordaily.net – PT Bank MNC Internasional Tbk (IDX: BABP) atau MNC Bank, anak usaha dari PT MNC Kapital Indonesia Tbk (IDX: BCAP) yang merupakan bagian dari MNC Group, resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Perumda BPR Bank Kota Bogor (BPR Bank Kota Bogor), pada Kamis 22 Mei 2025.

Penandatanganan perjanjian kerjasama secara simbolis dilakukan oleh Rita Montagna selaku Presiden Direktur MNC Bank dan Tommy Indra Gunawan selaku Direktur Utama BPR Bank Kota Bogor.

Serta disaksikan oleh Dedie A. Rachim selaku Walikota  Bogor, Hary Tanoesoedibjo selaku Executive Chairman MNC Group, Angela Tanoesoedibjo selaku Co-CEO MNC Group, dan Yudi Hamka selaku Direktur Utama MNC Kapital.

MNC Bank akan memfasilitasi aplikasi layanan keuangan digital untuk BPR Bank Kota Bogor, guna menghadirkan layanan perbankan yang lebih inklusif dan menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Melalui kerja sama Motion white-label, MNC Bank menghubungkan BPR dengan jaringan eksternal yang lebih luas, memungkinkan BPR untuk mengakses layanan Virtual Account, API Retail, produk co-branding, top-up e-Money, QRIS, serta berbagai layanan perbankan digital lainnya.

Presiden Direktur MNC Bank, Rita Montagna, menyampaikan bahwa, MNC Bank terus berkomitmen untuk memperluas jangkauan layanan keuangannya melalui kemitraan strategis.

Perluas Akses Perbankan Digital,
MNC Bank Berkolaborasi dengan BPR Bank Kota Bogor Dalam rangka mengoptimalkan kapabilitas kami di bidang infrastruktur teknologi dan ekosistem keuangan digital, MNC Bank secara aktif menjalin kerja sama dengan berbagai perusahaan terkemuka.

Tujuannya adalah untuk menyediakan layanan perbankan digital yang lebih inklusif, inovatif, dan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat luas, kapan saja dimana saja. Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh BPR Bank Kota Bogor.

“Kami yakin kerjasama Motion whitelabel ini akan meningkatkan kinerja kedua belah pihak secara signifikan, baik dari volume transaksi perbankan digital maupun pertumbuhan basis pengguna,” kata Rita Montagna.

Kemudian, Direktur Utama MNC Kapital, Yudi Hamka, menyampaikan bahwa, MNC Bank bukan hanya unit bisnis MNC Kapital, tetapi merupakan pusat layanan utama dalam ekosistem keuangan digital MNC Group.

“Kolaborasi strategis dengan berbagai mitra lintas industri mencerminkan komitmen kami untuk memperluas jangkauan pasar dan menghadirkan solusi finansial yang relevan bagi masyarakat,” ujar Yudi.

Adapun, inisiatif ini juga memperkuat posisi MNC Kapital sebagai penyedia layanan keuangan digital terintegrasi, sekaligus mendorong percepatan digitalisasi dan inklusi keuangan di Indonesia.

Sementara itu, Direktur Utama BPR Bank Kota Bogor, Tommy Indra Gunawan, mengatakan, Perubahan teknologi, pergeseran preferensi nasabah, dan persaingan dengan fintech, merupakan
tantangan terbesar bagi industri BPR dalam proses pengembangan usaha.

Sehingga mau tidak mau, suka tidak suka BPR harus berubah dalam perkembangan dan persaingan bisnis secara digital,
kendala yang utama dialami oleh BPR dalam digitalisasi adalah modal yang dimiliki oleh BPR relatif lebih kecil serta keterbatasan sumber daya BPR dalam melakukan digitalisasi.

“Seperti kita ketahui, jika BPR ingin melakukan pengembangan digitalisasi maka harus siap dengan dana investasi atau biaya yang cukup besar. Sehingga apabila itu dipaksakan akan sangat berdampak signifikan terhadap menurunnya kemampuan finansial BPR,” ungkap Tommy.***

Albin Pandita

Tantangan Kebijakan Baru KRIS: RSUD Kota Bogor Siap Hadapi Perubahan

0

Bogordaily.net – RSUD Kota Bogor menghadapi tantangan besar seiring dengan penerapan kebijakan baru Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) dari Kementerian Kesehatan.

Kebijakan, yang diatur dalam Perpres 59/2024 tentang perubahan ketiga atas Perpres 82/2018, menggantikan sistem BPJS Kesehatan kelas 1, 2, dan 3. Aturan
baru ini mulai berlaku secara menyeluruh untuk rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan paling lambat 30 Juni 2025.

Direktur RSUD Kota Bogor, dr. Ilham Chaidir, M.Kes mengatakan, bila RSUD Kota Bogor telah melakukan
pembangunan ruang KRIS pada April 2025 lalu dan ditargetkan pembangunannya rampung pada Juni
2025.

“Saya berharap bisa selesai sesuai dengan target,” terang Buya Ilham, sapaan akrabnya.

Ia juga mengatakan, meskipun KRIS bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan BPJS, namun KRIS
juga membawa konsekuensi serius terhadap RS. Dimana akibat pembangunan KRIS, ruang rawat inap di
RSUD Kota Bogor mengalami penyusutan.

“Sebelum pembangunan, tempat tidur di ruang rawat inap mencapai 548. Dan saat pembangunan KRIS,
ruang rawat kita menyusut sebanyak 50 bed,” ucapnya.

Lebih lanjut, dr. Ilham juga menyatakan dengan menyusutnya jumlah tempat tidur, berdampak pada menurunnya pendapatan di RSUD Kota Bogor.

Tentunya, apabila perencanaan pembangunan KRIS ini tidak direncanakan tanpa pertimbangan yang matang dapat memberikan dampak buruk bagi RS.

“Dengan adanya pembangunan, tentu pendapatan kita mengalami penurunan,” ungkapnya.

Selain berdampak pada pendapatan RS, pembangunan KRIS juga berdampak langsung pada layanan kesehatan di RSUD Kota Bogor. Di Instalasi Gawat Darurat (IGD) misalnya. Penumpukan pasien sering terjadi disana, karena jumlah pasien yang harus dirawat lebih banyak dari jumlah ruang rawat yang
tersedia.

Tercatat, jumlah kunjungan IGD per harinya mencapai 300-350 pasien. Sementara kunjungan pada poliklinik per harinya mencapai 1300 pasien.

Atas dasar persoalan itu, jajaran manajemen RSUD Kota Bogor meminta agar masyarakat dapat
memahami situasi yang tengah dihadapi rumah sakit.

“Kami juga meminta maaf, karena selama pembangunan KRIS, tentu akan memicu kebisingan yang menganggu kenyamanan pasien saat mendapatkan perawatan. Dan kami berharap pasien dan keluarga dapat memahami hal itu,” terangnya.

Pembangunan KRIS meskipun membawa tantangan, diharapkan akan memberikan manfaat jangka panjang bagi kualitas layanan kesehatan di Kota Bogor.

Dengan dukungan dan kesadaran masyarakat, proses transisi menuju sistem KRIS diharapkan dapat
berjalan lancar, memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat di masa depan. ***

Launching BBGRM XXII 2025, Bupati Bogor Rudy Susmanto Ajak Masyarakat di 40 Kecamatan Gotong Royong

Bogordaily.net – Bupati Bogor, Rudy Susmanto meluncurkan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-XXII Tahun 2025 yang berlangsung di kawasan Ruko Citeureup Indah pada Kamis 22 Mei 2025.

Adapun, BBGRM tahun ini menjadi momentum kebangkitan gotong royong yang dilaksanakan serentak di 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor.

Melalui momentum ini, ia mengajak seluruh pihak untuk menjadikan BBGRM bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi sebagai gerakan bersama dalam membangun lingkungan yang bersih, sehat, dan tertib

Rudy Susmanto menyoroti semangat masyarakat yang kembali menunjukkan solidaritas, seperti pada era 90-an, dengan keterlibatan langsung pelajar, guru, ibu-ibu, hingga tokoh agama dalam kegiatan bersih-bersih lingkungan.

Ia juga menekankan pentingnya kebersamaan dan peran aktif masyarakat dalam menciptakan perubahan positif di lingkungan masing-masing.

“Alhamdulillah, ini adalah apel perdana saya sebagai Bupati Bogor setelah menjabat selama dua bulan 22 hari. Ini menjadi momentum berharga karena saya bisa langsung bertatap muka dengan para tokoh masyarakat dan pemangku kebijakan,” kata Rudy Susmanto.

Kemudian ia juga memberikan apresiasi kepada warga Kecamatan Citeureup atas partisipasinya dalam menata ulang wajah kawasan Pasar Citeureup dan sekitarnya, khususnya jalur Jalan Mayor Oking, yang kini tampak lebih bersih dan tertata.

Menurutnya, perubahan tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh lapisan masyarakat, termasuk para pedagang dan tokoh lokal.

“Saya menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya atas niat baik masyarakat Citeureup. Meski ada dampak sementara bagi sebagian pihak, kami akan mencari solusi terbaik agar seluruh aktivitas di pasar tetap berjalan tanpa mengganggu kepentingan umum,” jelasnya.

Kemudian, Rudy Susmanto juga mengapresiasi dedikasi Satpol PP yang telah menjalankan tugasnya dengan pendekatan humanis.

Sebagai bagian dari revitalisasi kawasan, Bupati Rudy Susmanto juga menyampaikan rencana penataan kawasan Ruko Citeureup menjadi pusat kegiatan masyarakat dengan nama baru “Ruko Pangeran Sake”, yang akan difungsikan sebagai shelter angkutan umum, pusat kuliner, dan ruang publik lainnya.

“Kami ingin ini bukan menjadi kegiatan pertama dan terakhir. Gotong royong adalah semangat kita bersama untuk membangun Kabupaten Bogor dari akar rumput. Mari kita jaga semangat ini, karena dari sinilah kebangkitan bangsa dimulai,” ujar Rudy Susmanto.

Sementara itu, Camat Citeureup, Edy Suwito menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran Bupati Bogor, Rudy Susmanto, beserta jajaran, serta apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kecamatan Citeureup sebagai tuan rumah pelaksanaan BBGRM tahun ini.

“Kegiatan BBGRM ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu menjaga kebersihan, melestarikan alam, dan menciptakan lingkungan yang indah dan sehat. Karena bila kita menjaga alam, maka alam pun akan menjaga kita,” ungkap Edy.

Ia juga mengapresiasi upaya kolaboratif yang telah terbangun antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menata wilayah Citeureup, yang kini menunjukkan hasil yang signifikan.

“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati dan seluruh jajaran atas dukungan serta kolaborasi yang telah memberikan dampak positif bagi Kecamatan Citeureup. Harapan kami, semangat ini dapat terus dilanjutkan melalui program-program yang manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” ungkapnya.***

Albin Pandita

PMUQI Jadi Pesantren Pertama Terapkan Program Nasional Pengelolaan Sampah

Bogordaily.net – Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami (PMUQI) laksanakan kegiatan Sosialisasi Standarisasi Pengelolaan Sampah bekerja sama dengan Pusat Standardisasi Instrumen Lingkungan Hidup (PSILH). Kamis, (22/05/2025).

“Alhamdulillah, pesantren kita menjadi pesantren pertama yang menerima program pengelolaan sampah ini. Kita berharap para santri dapat menerapkan cara-cara pengelolaan sampah yang baik agar bisa dijalankan secara berkelanjutan di lingkungan pesantren,” kata Ustadz Asep Saepullah Umar–yang kini menjabat sebagai Direktur Pengasuhan, dalam sambutannya.

Kegiatan ini diikuti oleh santri dan santriwati kelas 5 PMUQI yang kini sedang menjabat sebagai pengurus organisasi santri, sehingga diharapkan dapat menerapkan program ini di kalangan santri.

“Indonesia saat ini sedang menghadapi darurat lingkungan, iklim, dan polusi. Kita harus sadar akan hal ini. Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah bahkan menghasilkan gas metan yang mempercepat perubahan iklim,” tegas Yayuk Siswanti selaku Koordinator Menteri Ahli Madya dari Kementrian Lingkungan Hidup (KLHK).

Dia juga menegaskan bahwa santri harus mengambil peran aktif dalam memerangi perubahan iklim ini, karena itu ia mendorong agar santri belajar cara mengolah dan memilah sampah. Selain itu Yayuk juga menjelaskan bahwa ini bisa menjadi peluang bisnis yang strategis.

“Sebenarnya, 99% sampah di sekitar kita bisa didaur ulang dan menghasilkan uang. Jika kita peka terhadap peluang tersebut, tentu akan sangat menguntungkan,” jelasnya.

Dalam kesempatan ini santri juga diajarkan untuk memilah-milah sampah untuk didaur ulang oleh Pak Rahmat Sulaiman dari Bank Sampah, ia menjelaskan pengelompokan sampah agar sampah bisa diolah sesuai dengan klasifikasinya.

“ini dibutuhkan agar sampah yang kalian buang bisa diolah dengan cara yang tepat dan efisien,” ucapnya sambil menunjukan bagan pengelompokan sampah. ***

Yusuf Mustofa Ubah Wajah Desa Purwasari Lewat Digitalisasi Pelayanan

Bogordaily.net – Desa Purwasari, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, kini menjelma menjadi desa mandiri yang terus berkembang, jauh meninggalkan predikat desa tertinggal yang dulu melekat padanya.

Di balik transformasi ini, terdapat peran besar seorang pemimpin muda yang penuh semangat dan kreativitas, yaitu Yusuf Mustofa, Kepala Desa Purwasari yang kini memasuki periode keduanya menjabat.

Yusuf bukan hanya dikenal sebagai kepala desa, tetapi juga sebagai pribadi yang aktif dalam dunia seni dan olahraga. Ia pernah membentuk sebuah band dan menjadi drumer, beradu akting di film pendek, serta terlibat dalam berbagai kegiatan kebudayaan lokal.

Jiwa seninya itulah yang membentuk karakternya sebagai pemimpin yang humanis dan dekat dengan masyarakat dari berbagai lapisan.

Digitalisasi Pelayanan

Salah satu langkah besar yang diambil Yusuf dalam memimpin adalah memanfaatkan kemajuan teknologi untuk membangun sistem pelayanan desa yang lebih efisien, transparan, dan menjangkau seluruh warga.

Ia melihat potensi digitalisasi sebagai solusi untuk mempercepat layanan administrasi serta membuka akses informasi pembangunan dan keuangan desa secara terbuka bagi semua masyarakat, termasuk mereka yang berada di luar daerah.

“Digitalisasi pelayanan ini sangat penting agar semua warga, baik yang tinggal di desa maupun yang merantau, tetap bisa memantau dan terlibat dalam pembangunan desa. Ini bentuk transparansi kami sebagai penyelenggara pemerintahan desa,” ungkap Yusuf.

Dengan pendekatan berbasis teknologi, Desa Purwasari kini memiliki sistem pengelolaan yang lebih modern. Proses perencanaan pembangunan, alokasi anggaran, hingga pelaporan kegiatan dilakukan secara digital.

Langkah ini memberikan kepercayaan lebih kepada masyarakat serta meningkatkan partisipasi mereka dalam setiap program desa.

Teknologi dan Gotong Royong

Namun, Yusuf juga menekankan bahwa kemajuan teknologi harus tetap dibarengi dengan nilai-nilai lokal seperti gotong royong. Ia mengibaratkan masyarakat sebagai organisme lokal yang membentuk identitas dan entitas desa.

“Dengan organisme lokal akan membentuk tatanan dan karakteristik masyarakat dalam identitas dan entitas. Karena yang menentukan adalah mikroorganisme lokal. Sehingga kalau sudah tidak ada gotong royong, itu artinya antusias masyarakat dalam pembangunan bisa dikatakan minus,” ujarnya.

Dalam aspek pembangunan fisik, Yusuf telah mendorong berbagai proyek infrastruktur yang langsung menyentuh kebutuhan warga. Salah satunya adalah betonisasi jalan desa yang dulu hanya bisa dilalui kendaraan roda dua.

Kini, dengan kondisi jalan yang jauh lebih baik, kendaraan roda empat pun bisa mengakses wilayah pertanian untuk mengangkut hasil panen dengan lebih mudah dan cepat.

Kemajuan Infrastruktur di Desa Purwasari

Kemajuan infrastruktur ini turut membawa dampak positif bagi perekonomian warga. Jika sebelumnya masyarakat hanya mengandalkan pertanian sebagai satu-satunya mata pencaharian, kini banyak warga mulai merambah ke sektor perdagangan. Selain itu, regenerasi petani juga mulai terlihat.

Anak-anak muda yang dulu enggan turun ke sawah kini banyak yang kembali memilih bertani sebagai profesi.

“Dengan begitu, ada pula mata pencarian tambahan dari yang awalnya hanya bertani, sekarang beberapa ada yang berdagang. Regenerasi petani yang sudah berusia tua, sekarang banyak dari anak muda yang beraktivitas sebagai petani,” jelas Yusuf.

Semua kemajuan ini tak lepas dari gaya kepemimpinan Yusuf Mustofa yang inklusif dan terbuka terhadap gagasan baru.

Ia terus mendorong partisipasi aktif dari warga, menjaga harmonisasi antar elemen masyarakat, dan tetap mengakar pada budaya lokal.

Menurutnya, pembangunan yang sukses bukan hanya soal bangunan yang berdiri, tetapi juga bagaimana masyarakatnya tumbuh bersama dengan semangat kolektif.

(Hipzy Aiman)

Perkuat Ekonomi Pedagang, BRI dan PPJ Kota Bogor Resmikan Kerja Sama Strategis

Bogordaily.net – PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor dalam upaya digitalisasi pasar dan perluasan akses keuangan bagi para pedagang tradisional.

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara kedua pihak berlangsung pada Selasa, 20 Mei 2025, bertempat di Aula Lantai 2 BRI Regional Office Jakarta 2, Menara BRIPENS, Jakarta Selatan.

Kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam modernisasi layanan pasar tradisional di Kota Bogor, serta pemberdayaan ekonomi pedagang kecil.

Direktur Utama Perumda PPJ, Jenal Abidin, menyampaikan apresiasi mendalam atas terjalinnya kolaborasi dengan BRI.

Ia menilai kerja sama ini bukan hanya sebagai bentuk sinergi kelembagaan, tetapi juga sebagai solusi strategis untuk meningkatkan keterisian kios dan los di pasar yang dikelola PPJ

“Mudah-mudahan dengan adanya MoU antara PPJ dengan Bank BRI ini bisa memudahkan kami tidak hanya dalam meningkatkan keterisian kios dan los, tetapi juga memberikan kemudahan akses keuangan bagi para pedagang,” ujar dia.

Menurutnya, akses pembiayaan dari perbankan akan sangat membantu pedagang untuk bisa memiliki kios secara mandiri.

“MoU hari ini mudah-mudahan menjadi batu loncatan untuk mengembangkan perusahaan kami menjadi lebih baik,” tambahnya.

BRI Siap Perkuat Ekonomi Pasar Lewat Digitalisasi dan Agen BRILink

Dalam kesempatan yang sama, Micro Business Area Manager Bodebek Regional Office Jakarta 2 Region 7 BRI, Setyo Agung Yulianto, menegaskan komitmen BRI untuk hadir secara langsung di tengah masyarakat, terutama bagi segmen pelaku usaha kecil dan menengah.

Ia menilai, pasar-pasar tradisional seperti yang dikelola oleh Perumda PPJ memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak perekonomian nasional.

“Pasar itu fondasi perekonomian nasional. Jika pasar tradisional kuat, maka ekonomi nasional juga ikut bergerak,” ujar Setyo.

BRI, lanjut Setyo, akan menghadirkan layanan perbankan berbasis digital langsung ke dalam area pasar, termasuk melalui agen BRILink.

Kehadiran agen BRILink di lingkungan pasar akan sangat memudahkan pedagang melakukan berbagai transaksi keuangan seperti tarik tunai, setor uang, transfer, hingga pembayaran tagihan seperti listrik atau iuran lainnya.

(Muhammad Irfan Ramadan)

Dinsos Kabupaten Bogor Rancang Pusat Rehabilitasi PSK, Target Rampung 2026

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Sosial (Dinsos) terus berupaya menangani persoalan sosial yang semakin marak, salah satunya terkait keberadaan Pekerja Seks Komersial (PSK) yang kerap terjaring razia penyakit masyarakat (pekat).

Meski razia rutin telah dilakukan bersama Satpol PP, namun tempat rehabilitasi PSK di wilayah Kabupaten Bogor hingga kini belum tersedia secara permanen.

Baru-baru ini, setidaknya 11 PSK diamankan dalam razia pekat di wilayah Cibinong, Kabupaten Bogor. Dalam razia tersebut, beberapa di antara mereka diketahui mengidap HIV/AIDS, sehingga perlu mendapat penanganan khusus dari Dinsos setempat.

Akan Ada Pusat Rehabilitasi PSK

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor, Farid Ma’ruf, menjelaskan bahwa hingga saat ini pihaknya masih melakukan pemetaaan lokasi yang memungkinkan dibangun sebagai pusat rehabilitasi sosial khusus untuk para PSK yang terjaring operasi.

“Disini sudah gaada karena sudah gabisa ditampung disini, kemarin itu yang dikirim ke dinsos itu yang masuk kategori gelandangan, kalo yang PSK itu langsung kita kirim ke Sukabumi,” kata Farid Ma’ruf.

Menurut Farid, selama ini pemerintah daerah hanya bisa mengirimkan para korban praktik prostitusi itu ke sejumlah tempat rehabilitasi di luar wilayah Kabupaten Bogor, seperti di Sukabumi dan Cirebon, karena keterbatasan fasilitas lokal.

Tak hanya soal tempat, kebutuhan akan rehabilitasi sosial ini juga menyangkut program pembinaan, pendampingan psikologis, hingga pelatihan keterampilan agar mereka bisa keluar dari lingkaran dunia prostitusi.

Lebih jauh, Farid mengungkapkan bahwa Dinas Sosial telah merumuskan beberapa lokasi alternatif yang dinilai strategis untuk pembangunan pusat rehabilitasi ke depan. Wilayah yang dipertimbangkan antara lain Citeureup, Kemang, hingga Pondok Rajeg.

“Ada beberapa alternatif di Citeureup, Kemang, Pondok Rajeg. Nah ini lagi kita hitung-hitung, pertimbangkan,” jelasnya.

Fasilitas Ditargetkan Rampung  2026

Meski masih dalam tahap wacana, pembangunan fasilitas ini ditargetkan dapat direalisasikan pada tahun 2026. Pemerintah berharap, dengan hadirnya tempat rehabilitasi milik sendiri, penanganan kasus PSK di Bogor bisa lebih terintegrasi dan cepat tertangani tanpa harus menunggu pengiriman ke kota lain.

“Tahun depan (2026) kita pengennya sudah punya. Karena kan kalau razia kemarin kita nggak punya fasilitas, kita kirim ke Sukabumi, Cirebon. Nah, sedangkan kalau sudah mampu, kenapa nggak kita tampung sendiri,” lanjut Farid.

Ia juga menyebutkan bahwa saat ini pihaknya sedang aktif berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bogor untuk menyusun rencana pembangunan, termasuk dalam memilih lokasi yang dianggap paling sesuai dan representatif bagi fungsi rehabilitasi sosial tersebut.

“Masih rencana, tapi sudah masuk ke tahapan-tahapan. Sekarang lagi mempertimbangkan lokasinya yang tepat dimana,” tandasnya.

Upaya ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Bogor dalam menyelesaikan persoalan sosial secara menyeluruh, bukan hanya sekadar menindak, tetapi juga membina dan memberikan solusi jangka panjang bagi para PSK yang terjaring operasi.

 

(Albin Pandita)

Truk Tronton Hantam Minibus hingga Terguling di Sentul Bogor, Sopir Alami Luka Serius

 

Bogordaily.net – Sebuah truk tronton menabrak minibus hingga terguling di kawasan Jalan Sentul City, Kecamatan Babakan Madang, pada Kamis pagi, 22 Mei 2025. Peristiwa itu terjadi di jalur menurun yang kerap dilalui kendaraan besar dengan kecepatan tinggi.

Kecelakaan lalu lintas tersebut melibatkan kendaraan truk Hino Head Container dan sebuah mobil minibus jenis Daihatsu Ayla.

Akibat tabrakan tersebut, truk tronton mengalami kecelakaan cukup parah hingga terguling dengan posisi ban kiri berada di atas.

Kanit Penegakan Hukum Satlantas Polres Bogor, Ipda Ferdhyan, mengonfirmasi kejadian ini. Ia menjelaskan bahwa insiden terjadi sekitar pukul 05.30 WIB, dan pihak kepolisian menerima laporan resmi pada pukul 07.00 WIB dari anggota Polsek Babakan Madang.

Truk Tronton Diduga Alami Microsleep Sebelum Menabrak

Menurut hasil olah tempat kejadian perkara, truk Hino tersebut melaju dari arah Taman Budaya menuju Jungleland.

Namun ketika melintasi jalan menurun di kawasan Sentul City, sopir truk diduga mengalami kondisi microsleep atau tidur singkat tanpa sadar, yang kerap dialami oleh pengemudi dengan jam kerja panjang.

“Setibanya di TKP kondisi jalan menurun diduga supir mengalami microsleep menabrak kendaraan Mobil Daihatsu Ayla  yang berada di depannya. Kemudian terpental bergerak ke kiri dan menabrak tembok pembatas perumahan,” terang Ferdhyan.

Seketika itu juga, kendaraan truk membanting setir ke arah kiri untuk menghindari tabrakan lebih parah. Namun, manuver tersebut justru membuat truk kehilangan keseimbangan dan terguling ke sisi jalan dengan posisi miring.

“Pada saat yang bersamaan kendaraan Truck Hino Head Container membanting stir ke kiri  menyebabkan terguling dengan posisi ban sebelah kiri berada di atas,” sambungnya.

Sopir Truk Alami Cedera Serius

Dari peristiwa tragis tersebut, sopir truk yang diketahui berinisial MS (52), asal Karawang, mengalami luka cukup serius. Ia langsung dievakuasi dan dilarikan ke RSUD Cibinong untuk mendapatkan perawatan intensif.

“Korban MS (52) asal Karawang, mengalami luka patah tulang di tangan kanan dan luka lecet di sekujur tubuh, dibawa ke RSUD Cibinong,” ungkap Ferdhyan.

Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Namun kerusakan pada kendaraan dan infrastruktur di sekitar lokasi kejadian cukup signifikan. Tim dari Satlantas Polres Bogor telah melakukan evakuasi kendaraan dan membersihkan puing-puing agar arus lalu lintas kembali lancar.

(Albin Pandita)