Home Blog Page 901

AAUI Gelar Seminar di SMK Pandu 2 Bogor, Edukasi Siswa Soal Asuransi Sejak Dini

0

Bogordaily.net – Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) cabang Bogor menggelar seminar yang bertajuk “Literasi Keuangan” di SMK Pandu 2 Bogor, pada Senin 19 Mei 2025.

Materi-materi dari seminar ini dipaparkan langsung oleh perwakilan dari Asuransi Raksa, yaitu Afif M.

Head of Branch AAUI, Ferdiansyah, menjelaskan bahwa kegiatan seminar ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya asuransi terutama asuransi aset sejak dini.

“Kita berkolaborasi dengan SMK Pandu 2 untuk memberikan edukasi keuangan kepada para siswa yang memang sesuai dengan jurusannya,” kata Head of Branch AAUI, Ferdiansyah kepada Bogordaily.net Senin 19 Mei 2025

Ia menerangkan, materi-materi yang dipaparkan lebih kepada dasar atau pemahaman awal seputar asuransi khususnya dalam bidang aset.

Contohnya, kata Ferdiansyah, bagaimana para siswa bisa menyisihkan uang jajan mereka untuk keperluan dana konsumtif dan juga tabungan.

“Disinilah tugas kita untuk memberikan pemahaman bagaimana mengelola keuangan sejak dini kepada para siswa, agar uang tersebut tidak habis begitu saja,” jelasnya

Ferdiansyah berharap melalui kegiatan seminar ini para siswa nantinya benar-benar bisa merencanakan keuangan mereka dengan baik melalui asuransi.

Sebagai rasa terimakasih atas kolaborasi tersebut, AAUI Cabang Bogor akan menyediakan program magang untuk para siswa SMK Pandu 2 Bogor nantinya.

AAUI Cabang Bogor juga memberikan voucher belanja kepada para siswa yang sudah berani bertanya dalam sesi seminar tersebut

“Karena di Bogor sendiri ada sekitar 24 asuransi umum. Sebagai rasa terimakasih, kami fasilitasi untuk magang siswa,” tutup Ferdiansyah

Sementara itu Waka Kurikulum SMK Pandu 2 Bogor, Hilda Fitriyah, sangat berterimakasih kepada AAUI karena sudah bersedia menjadi narasumber memberikan materi mengenai asuransi sejak dini kepada para siswa.

Ia juga berharap melalui kegiatan ini nantinya para siswa bisa lebih teratur mengelola keuangan mereka agar bisa berguna dengan sebaik mungkin.

“Kebetulan ini seminar pertamakali dari AAUI, saya harap para siswa bisa menerapkan dalam kehidupan mereka nantinya,” tutup Hilda. ***

Muhammad Irfan Ramadan

Cara Mengurus SKTM untuk Beasiswa, Lengkap dengan Syaratnya

0

Bogordaily.net – Mengajukan beasiswa berbasis kebutuhan ekonomi memerlukan beberapa dokumen penting, salah satunya adalah Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM). Begini cara mengurus SKTM untuk beasiswa.

SKCM berfungsi sebagai bukti otentik bahwa pemohon berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas sehingga layak menerima bantuan pendidikan.

Untuk mendapatkan beasiswa secara adil dan tepat sasaran, memahami cara mengurus SKTM dengan benar menjadi sangat penting.

Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah, seperti kelurahan atau desa.

SKTM berfungsi untuk menyatakan bahwa seseorang atau keluarga tergolong kurang mampu secara finansial. Dokumen ini umumnya digunakan untuk berbagai keperluan seperti pendaftaran sekolah, penerimaan bantuan sosial, dan pengajuan beasiswa.

Manfaat SKTM dalam Pengajuan Beasiswa

Surat Keterangan Tidak Mampu menjadi dokumen pendukung yang sangat berpengaruh dalam proses seleksi beasiswa, terutama yang berbasis kebutuhan finansial.

Dengan melampirkan SKTM, peluang untuk mendapatkan bantuan pendidikan menjadi lebih besar, karena menunjukkan bahwa calon penerima memang membutuhkan dukungan untuk melanjutkan pendidikan.

Syarat Mengurus SKTM

Sebelum mengurus SKTM, pastikan Anda telah menyiapkan dokumen-dokumen berikut:

  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
  • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) orang tua/wali
  • Surat pengantar dari RT/RW setempat
  • Bukti pendukung lain seperti slip gaji, surat keterangan penghasilan orang tua, atau surat keterangan tidak memiliki pekerjaan
  • Formulir permohonan SKTM (tersedia di kantor kelurahan/desa)

Cara Mengurus SKTM

Meminta Surat Pengantar dari RT/RW

Langkah awal adalah mengurus surat pengantar dari RT dan RW tempat tinggal Anda. Surat ini berfungsi sebagai bukti bahwa ketua lingkungan setempat telah mengetahui dan mendukung permohonan SKTM Anda.

Datang ke Kantor Kelurahan atau Desa

Setelah mendapatkan surat pengantar, Anda perlu membawa semua dokumen persyaratan ke kantor kelurahan atau desa. Di sana, Anda akan diminta mengisi formulir permohonan SKTM.

Verifikasi Data oleh Petugas

Petugas kelurahan/desa akan memeriksa kelengkapan dokumen dan melakukan verifikasi. Mereka mungkin juga melakukan survei lapangan untuk memastikan kebenaran data yang diajukan.

Penerbitan SKTM

Jika seluruh data dinyatakan valid, SKTM akan diterbitkan dan ditandatangani oleh kepala kelurahan atau desa. Surat ini kemudian bisa langsung digunakan untuk keperluan pengajuan beasiswa.

Legalisasi di Kecamatan (Jika Diperlukan)

Beberapa instansi pendidikan atau pemberi beasiswa mensyaratkan SKTM yang sudah dilegalisir di tingkat kecamatan. Jika demikian, Anda perlu membawa SKTM yang sudah dikeluarkan ke kantor kecamatan untuk dilegalisasi.

Mengurus KTM dengan benar sangat penting untuk meningkatkan peluang mendapatkan beasiswa.

Melengkapi semua persyaratan dan mengikuti prosedur secara cermat akan membantu proses berjalan dengan lancar. Pastikan Anda juga memperhatikan legalisasi jika diperlukan oleh pihak penyedia beasiswa.

 

Dana Bansos Rp400.000 dari ATENSI YAPI Cair! Begini Cara Cairkan Saldo dengan NIK KTP di PT Pos Indonesia

0

Bogordaily.net – Pencairan dana bansos sebesar Rp400.000 bisa Anda terima melalui PT Pos Indonesia jika Nomor Induk Kependudukan (NIK) KTP Anda termasuk dalam penerima bantuan.

Saldo dana bansos ini diberikan oleh pemerintah sebagai bentuk perhatian dan dukungan bagi masyarakat, khususnya bagi penerima Asistensi Rehabilitasi Sosial Anak Yatim Piatu (ATENSI YAPI).

Program ini ditujukan untuk membantu keluarga yang mengalami kesulitan ekonomi, terutama anak-anak yatim piatu yang memerlukan bantuan finansial untuk kebutuhan sehari-hari.

Menurut informasi dari kanal YouTube Info Bansos, bantuan sebesar Rp400.000 tersebut akan disalurkan melalui PT Pos Indonesia kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah memenuhi kriteria tertentu.

“Bantuan Atensi sebesar Rp400.000 disalurkan melalui PT Pos Indonesia kepada KPM yang memenuhi kriteria tertentu,” ujar narator dalam video yang dipublikasikan pada Senin, 19 Mei 2025.

Syarat Utama Penerima Bansos

Untuk bisa menerima saldo dana bansos ini, Anda harus terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang kini dikenal sebagai Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Data ini digunakan pemerintah sebagai basis acuan dalam menyalurkan berbagai bantuan secara efektif dan tepat sasaran.

Penyaluran dana bansos sebesar Rp400.000 ini merupakan tahap kedua, yang dialokasikan untuk periode Maret hingga April 2025.

Jika sebelumnya Anda belum mendapatkan bantuan pada periode sebelumnya, kali ini mungkin dana akan dirapel sehingga jumlah yang diterima lebih besar.

Cara Cek Status Penerima Bansos

Buka Situs Resmi: Akses situs cekbansos.kemensos.go.id dari perangkat Anda.

  • Isi Data Lokasi: Masukkan provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa sesuai data KTP.
  • Masukkan Nama Lengkap: Pastikan nama sesuai KTP agar hasilnya akurat.
  • Verifikasi Captcha: Ketik kode yang muncul di layar untuk keamanan.
  • Klik “Cari Data”: Tunggu hasil pencarian apakah Anda terdaftar sebagai penerima.

Jika Anda terdaftar, sistem akan menampilkan informasi lengkap tentang bantuan yang Anda terima. Jika tidak, cek kembali data yang diinput agar tidak ada kesalahan.

Proses Pencairan Dana Bansos di PT Pos Indonesia

Agar pencairan berjalan lancar, Anda perlu mengikuti langkah berikut:

  • Terima Surat Undangan: Dari pihak kelurahan atau RT/RW setempat.
  • Siapkan Dokumen: Bawa e-KTP asli dan surat undangan.
  • Datang ke Kantor Pos: Sesuai jadwal pada undangan.
  • Verifikasi Identitas: Petugas akan mencocokkan data Anda.
  • Terima Bantuan: Dana akan diberikan secara tunai jika data valid.

Tips Aman Mengambil Bansos di PT Pos Indonesia

  • Datang lebih awal untuk menghindari antrean.
  • Pastikan data sesuai agar proses tidak tertunda.
  • Hindari memberikan data pribadi pada pihak tidak resmi.

Dengan memanfaatkan bantuan ini, Anda bisa meringankan beban ekonomi keluarga.

Pastikan Anda mengecek status penerima secara berkala dan mengikuti prosedur pencairan dana bansos ATENSI YAPI dengan benar agar bantuan segera didapatkan. Semoga informasi ini membantu!

Cara Mengusir Semut di Rumah dengan Bahan Alami yang Ampuh, Bisa Pakai Cuka

0

Bogordaily.net – Semut sering kali menjadi tamu tak diundang di rumah kita. Mereka datang bergerombol, terutama ketika ada makanan atau minuman manis yang terpapar begitu saja. Lantas, bagaimana cara mengusir semut di rumah?

Tidak hanya mengganggu kenyamanan, keberadaan semut juga bisa menyebabkan kontaminasi makanan. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara mengusir semut secara efektif dan mencegah mereka datang lagi.

Semut pada dasarnya masuk ke rumah dengan tujuan mencari sumber makanan atau air. Mereka dapat menemukan celah kecil sebagai jalan masuk, lalu membuat jalur dari sarang ke tempat makanan berada.

Biasanya, semut lebih suka bersarang di luar rumah, tetapi jika sumber makanan cukup dekat, mereka tidak segan-segan membuat sarang kecil di dalam rumah.

Tidak hanya makanan manis, semut juga bisa tertarik pada daging dan sisa makanan lainnya. Mereka bekerja secara terorganisir, mengikuti jejak feromon yang ditinggalkan oleh anggota koloni lainnya. Hal ini membuat mereka datang dalam jumlah besar hanya dalam waktu singkat.

Cara Efektif Mengusir Semut dari Rumah

Berikut ini adalah beberapa metode ampuh untuk mengusir semut dari rumah dengan bahan alami maupun produk kimia. Pastikan untuk memilih cara yang paling sesuai dengan kondisi rumahmu, melansir dari laman Healthline dan Better Homes & Gardens.

Menggunakan Perangkap Semut

Perangkap semut adalah solusi praktis untuk mengurangi populasi semut. Biasanya perangkap ini berisi umpan manis yang mengandung racun. Semut yang membawa umpan ke sarang akan menularkan racun tersebut kepada koloni lain. Letakkan perangkap di area seperti dapur, dekat tempat sampah, dan jalur masuk semut.

Campuran Boraks dan Gula

Campuran boraks dengan gula adalah cara rumahan yang terbukti efektif. Campurkan 2 sendok makan boraks dengan 1/4 cangkir gula, lalu letakkan pada wadah kecil di dekat area yang sering dilewati semut. Gula akan menarik mereka, sementara boraks akan membunuhnya secara perlahan.

Minyak Peppermint sebagai Pengusir Alami

Minyak peppermint memiliki aroma tajam yang sangat tidak disukai semut. Campurkan 15 tetes minyak peppermint dengan 2 gelas air, masukkan dalam botol semprot, dan semprotkan pada area yang sering dilewati semut. Selain mengusir semut, minyak ini juga memberikan aroma segar pada ruangan.

Semprotan Cuka dan Air

Cuka putih juga bisa menjadi solusi alami untuk mengusir semut. Campurkan cuka dan air dengan perbandingan 1:3, kemudian semprotkan pada celah, pintu, dan jendela. Semut tidak menyukai bau asam dari cuka sehingga mereka akan mencari tempat lain.

Kulit Jeruk dan Lemon

Kulit jeruk dan lemon mengandung zat yang bisa mengusir semut. Letakkan potongan kulit buah ini di area yang sering dilewati semut atau gunakan ekstrak lemon yang dicampur air sebagai semprotan.

Bubuk Kopi sebagai Penghalang

Bubuk kopi tidak hanya efektif mengusir semut tetapi juga hama lainnya. Taburkan bubuk kopi di sekitar dapur dan sudut ruangan. Aroma pahitnya dapat membingungkan jalur semut.

Lada dan Kayu Manis

Aroma kuat dari kayu manis dan lada dapat mengganggu penciuman semut. Taburkan bubuk kayu manis atau lada di sekitar pintu dan jendela agar semut enggan masuk.

Garam sebagai Penghambat

Garam uga bisa digunakan sebagai penghalang alami. Buat garis garam di sepanjang jalur yang sering dilewati semut. Meskipun tidak membunuh, garam bisa mencegah semut masuk lebih jauh.

Baking Soda dan Gula

Baking soda yang dicampur gula bubuk dapat menarik dan membunuh semut. Campurkan dengan perbandingan yang sama dan letakkan di titik strategis.

Mengatur Kebersihan Rumah

Yang tidak kalah penting adalah menjaga kebersihan rumah. Pastikan tidak ada sisa makanan yang tergeletak di meja, lantai, atau tempat lain. Menyimpan makanan dalam wadah tertutup rapat juga bisa mencegah kedatangan semut.

Demikian informasi lengkap mengenai cara mengusir semut dan mencegahnya datang kembali. Semoga bermanfaat. ***

 

 

Dishub Bogor Akan Lakukan Rekayasa Lalu Lintas Simpang Pakansari, Siap Atasi Kemacetan

Bogordaily.net – Dalam upaya mengurangi kepadatan lalu lintas di kawasan Jalan Raya Tegar Beriman, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor akan melakukan rekayasa lalu lintas di sekitar simpang Pakansari.

Langkah ini diambil menyusul meningkatnya volume kendaraan, terutama saat adanya kegiatan besar di Stadion Pakansari.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih, menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan uji coba penggunaan traffic light di sekitar simpang Pakansari.

Saat ini, pemasangan dan pengaturan lampu lalu lintas tersebut telah rampung, dan rencananya akan segera dioperasikan dalam waktu dekat.

“Akan kita uji coba, pakai traffic light. Kita yang jelas yang arah kiri (dari Pakansari ke Bappenda) kita mau sterilin parkirnya. Yang jelas steril, sampai ke depan, karena kan suka dipake parkir tuh bahu jalan,” kata Dadang Kosasih, Senin 17 Mei 2025.

Berdasarkan pantauan Bogordaily.net, kondisi di sekitar simpang Pakansari telah rampung dan siap digunakan oleh para pengendara. Namun, masalah baru muncul akibat adanya parkir liar di sepanjang bahu jalan, terutama kendaraan roda dua dan empat.

Untuk itu, Dishub akan mensterilkan area sekitar simpang sejauh 300 hingga 400 meter guna memastikan tidak ada kendaraan yang parkir sembarangan.

Dadang menjelaskan bahwa penertiban ini dilakukan agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di titik yang sama, terutama ketika arus lalu lintas sedang padat.

Rute Baru Langsung ke Stadion Pakansari

Nantinya, pengendara dari arah Cibinong City Mall (CCM) dapat langsung belok kanan menuju Stadion Pakansari tanpa perlu putar balik.

Rute baru ini diharapkan dapat memperlancar akses menuju stadion, khususnya pada saat ada acara besar seperti pertandingan sepak bola atau konser musik.

“Yang dari CCM bisa langsung bisa langsung ke kanan juga, mudah-mudahan dengan adanya dua buka gitu bisa berdampak mengurai kemacetan,” tambah Dadang.

Pihak Dishub Kabupaten Bogor menghimbau masyarakat untuk mendukung upaya ini dengan tidak memarkir kendaraan sembarangan, terutama di sepanjang Jalan Raya Tegar Beriman.

Kesadaran pengguna jalan sangat dibutuhkan agar rekayasa lalu lintas ini dapat berjalan optimal dan kemacetan di sekitar Pakansari bisa ditekan secara signifikan.

(Albin Pandita)

Kisah Mahfud, Pengatur Jalan Viral di Bogor yang Meninggal Dunia Usai Sakit

0

Bogordaily.net – Pengatur jalan dan lalu lintas sukarela di Kota Bogor Mahfud, yang dikenal lewat aksi nyentrik dan senyumannya itu sudah tiada.

Setelah puluhan tahun mengabdi di simpang jalan, Mahfud meninggal dunia dalam keheningan.

Di simpang tiga IPB Vokasi, Kota Bogor, jalanan terasa berbeda dalam beberapa minggu terakhir.

Tak ada lagi sosok pria berpeci hitam dengan gerakan tangan lincah dan tubuh yang seolah menari di tengah lalu lintas.

Ia biasa berdiri di sana, pagi hingga siang, memberi aba-aba dengan gaya khas yang lebih mirip pertunjukan jalanan ketimbang instruksi lalu lintas. Nama pria itu Mahfud.

Warga sekitar mengenalnya sebagai pengatur jalanan yang unik. Tidak berseragam, tidak digaji, tapi konsisten hadir setiap hari sejak pertengahan dekade 1990-an.

Mahfud mengatur lalu lintas pertama kali di sekitar Jalan Juanda, dekat Hotel Salak, sebelum akhirnya dipindahkan ke kawasan IPB Vokasi.

Selama hampir tiga dekade, ia menjadi bagian tak terpisahkan dari wajah kota.

“Banyak warga senang lewat situ hanya untuk melihat aksinya,” kata seorang pengguna jalan, mengenang.

Mahfud tidak hanya dikenal karena kesetiaannya menjaga kelancaran lalu lintas.

Ia juga viral di media sosial karena gayanya yang meniru tarian Michael Jackson saat memberi isyarat pada pengendara.

Videonya beredar luas, menjadikan Mahfud semacam ikon jalanan Bogor—sosok yang membuat kemacetan terasa lebih ringan.

Namun sejak awal November lalu, Mahfud menghilang dari posnya. Tak ada kabar resmi, hanya gumaman keprihatinan dari warga yang biasa melihatnya.

Lewat unggahan di akun Instagram @actbogor, publik mengetahui bahwa Mahfud sedang sakit.

Lambungnya rusak, kondisinya melemah, dan saraf-sarafnya mulai terganggu. Mulutnya kaku, suaranya tak lagi jelas.

Istrinya yang berjualan nasi uduk terpaksa berhenti bekerja demi merawat Mahfud.

Bantuan pun mulai dikumpulkan oleh masyarakat sipil. Tapi kondisi Mahfud tak membaik. Pada Jumat malam, kabar duka datang. Mahfud meninggal dunia.

“Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Benar, info dari petugas lapangan,” ujar Coki Rambe, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Bogor.

Di masa hidupnya, Mahfud sempat mendapat dua penghargaan dari Pemerintah Kota Bogor: atas kedisiplinan dan ketertiban dalam membantu lalu lintas, masing-masing pada 2004 dan 2007.

Ia tak pernah menuntut bayaran, hanya berharap jalanan kota tempat ia lahir dan besar tetap tertib. Pengabdiannya tulus, hingga akhir hayat.

Kematian Mahfud meninggalkan lubang di hati warga Bogor. Di jalanan tempat ia dulu menari sambil mengatur arus kendaraan, kini hanya tersisa riuh klakson dan lalu-lalang kendaraan.

Tapi senyum Mahfud si pengatur jalan di Kota Bogor itu tetap hidup dalam ingatan banyak orang. Sosok sederhana yang membuat jalan menjadi tempat yang lebih manusiawi.

Mahfud telah pergi, namun jejaknya tak akan hilang.***

Gus Abdul Somad Hadiri Pengajian Manaqib di Bojonggede, Tegaskan Komitmen Jaga Tradisi NU

0

Bogordaily.net – Ketua PCNU Kabupaten Bogor Gus Abdul Somad menghadiri Pengajian Manaqib di Bojonggede, Jumat, 9 Mei 2025.

Malam baru saja turun ketika suara lantunan doa dan zikir menggema dari  kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Bojonggede, Kabupaten Bogor tersebut.

Para jemaah bersarung dan berpeci duduk bersila, menyimak khidmat pembacaan manaqib Tuan Syeh Abdul Qodir Zaelani.

Sebuah tradisi spiritual yang tetap hidup meski zaman terus beranjak maju.

Di tengah barisan hadirin, tampak sosok yang belakangan menjadi sorotan di lingkungan Nahdliyin Kabupaten Bogor: Gus Abdul Somad, S.IP.

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bogor yang baru saja terpilih untuk masa khidmat 2025–2030 itu hadir tanpa banyak protokol, menyatu dengan jemaah.

Ia duduk berdampingan dengan tuan rumah pengajian, Ustadz Aceng Audad, pimpinan MWC NU Bojonggede.

Acara malam itu bukan sekadar rutinitas bulanan. Bagi Ketua PCNU Kabupaten Bogor Gus Abdul Somad, ini adalah simbol keteguhan jemaah dalam menjaga tradisi keilmuan yang telah diwariskan para ulama pendahulu.

“Saya bangga para jemaah masih berkumpul untuk tholabul ilmi hingga malam hari,” ujarnya.

Kehadirannya malam itu bukan sekadar seremoni, melainkan pernyataan sikap: bahwa kepemimpinan di NU tak bisa lepas dari akar tradisi.

Gus Somad, yang dikenal dekat dengan kalangan muda santri dan aktivis pesantren, ingin memastikan bahwa amalan-amalan seperti pembacaan manaqib tetap mendapat tempat di tengah gempuran modernitas.

Dalam pandangannya, kekuatan NU terletak pada kesinambungan—antara nilai, tradisi, dan regenerasi.

“Kalau tidak kita rawat, siapa lagi?” katanya.

Sebuah pesan yang tak hanya ditujukan kepada jemaah malam itu, tapi juga kepada generasi baru Nahdliyin yang mulai mencari makna di tengah dunia yang terus berubah.***

Perumda Pasar Tohaga Ajak Masyarakat Belanja di Pasar Tradisional 

0

Bogordaily.net – Perumda Pasar Tohaga terus berupaya mengajak masyarakat untuk belanja di pasar tradisional yang ada di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.

Direktur Utama Perumda Pasar Tohaga Haris Setiawan menjelaskan bahwa, sebagai pengelola pasar modern, pihaknya berkomitmen mengangkat potensi lokal.

“Setiap produk yang kami promosikan adalah hasil kurasi dari petani dan umkm terbaik di daerah, beli lokal bangin daerah,” ujar Haris Setiawan, Senin 17 Mei 2025.

Kemudian, Perumda pasar tohaga terus berupaya meningkatkan pelayanan untuk para pedagang dan pembeli, agar nyaman berbelanja di pasar.

Dalam hal ini para petugas terus berupaya bersosialisasi dengan para pedagang perihal penerapan digitalisasi pasar, dengan metoda pembayaran melalui Qris.

Menurut Haris, digitalisasi pasar merupakan salah satu program utama yang sedang dicanangkan Perumda Pasar Tohaga hingga saat ini.

Ia mengatakan, untuk menciptakan ekosistem digital di lingkungan pasar tentunya perlu kolaborasi yang sinergis dengan semua stakeholder termasuk dengan pihak perbankan dan pedagang yang merupakan mitra utama.

“Kita mulai dengan QRIS dan E-KTB semoga dukungan dari semua pihak guna terciptanya ekosistem digital di pasar,” ungkap Haris Setiawan.***

(Albin Pandita)

Disdik Kabupaten Bogor Larang Pelajar Bawa Motor ke Sekolah!

0

Bogordaily.net – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor melarang pelajar membawa sepeda motor ke sekolah.

Hal itu menanggapi terkait banyaknya pelajar yang berangkat ke sekolah mengendarai sepeda motor.

Kepala Disdik Kabupaten Bogor, Bambang Tawekal mengatakan bahwa pihaknya meminta pelajar tak mengendarai motor ke sekolah.

Dikarenakan, saat ini para pelajar yang membawa kendaraan ke sekolah belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

“Karena memang anak-anak SD, SMP kan tidak punya SIM ya. Seyogyanya itu juga orang tua bisa memberikan pembelajaran kepada anak,” kata Bambang Tawekal, Senin 19 Mei 2025.

Ia meminta, kepada pelajar yang rumahnya jauh dari sekolah bisa diantar oleh orang tua menggunakan sepeda motor.

“Tapi kalau misalnya harus pakai motor ya diantar orang tuanya, tidak harus mereka membawa sendiri karena itu kan bahaya juga,” jelasnya.

Kemudian, kata Bambang, saat ini tengah berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait pelajar yang memiliki jarak rumah cukup jauh dengan tempat sekolah.

“Masuk bagian dari yang akan kita bahas dengan kepolisian karena kepolisian mengatur tentang aturan-aturan anak boleh atau tidaknya mah kita belum jajaki lebih lanjut, kita akan komunikasi dan koordinasi lebih lanjut dengan kepolisian terkait ini,” ujar Bambang.

Lebih lanjut, ia berharap orang tua bisa mengantarkan anaknya ke sekolah untuk meminimalisir angka kecelakaan pelajar yang tidak memiliki SIM.

“Lebih bijak orang tua untuk mengantarkannya atau dengan orang-orang terdekat (yang punya SIM), sehingga anak-anak lebih nyaman dan aman ketika yang bersangkutan bersekolah di sekolah masing-masing,” ungkapnya.***

(Albin Pandita)

RSUD Cibinong Komitmen Layani Masyarakat Secara Profesional

0

Bogordaily.net – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibinong komitmen dalam membangun zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibinong dr Yukie Meistisia menjelaskan bahwa, maklumat pelayanan kepada seluruh masyarakat sebagai bentuk deklarasi keterbukaan dan tanggung jawab moral institusi.

Menurutnya, maklumat ini bukan sekedar tulisan formal di dinding rumah sakit. Ia adalah janji dan ikrar kami kepada publik bahwa setiap insan RSUD Cibinong siap memberikan pelayanan yang cepat, tepat, transparan, profesional, dan bebas dari segala bentuk pungutan liar serta korupsi.

“Dengan adanya maklumat ini RSUD Cibinong menegaskan bahwa, pelayanan publik adalah aman, bukan sekedar prosedur administratif. Kemudian, integritas adalah pondasi utama kami dalam melayani,” ujar dr Yukie, Senin 19 Mei 2025.

Kemudian, masyarakat berhak mendapatkan layanan yang manusiawi dan adil di setiap lini rumah sakit.

“Kami mengajak seluruh pihak, baik internal maupun eksternal, untuk bersama sama mengawasi, mendukung, dan menjadi bagian dari perubahan menuju pelayanan publik yang lebih bersih, transparan, dan bermanfaat,” jelasnya.

Sementara itu, maklumat pelayanan tersebut menyatakan bahwa, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibinong menyatakan sanggup menyelenggarakan pelayanan sesuai standar pelayanan.

Kemudian, sanggup dan bersungguh-sungguh akan memberikan prioritas layanan terhadap kelompok rentan (lansia, penyandang disabilitas, wanita hamil, dan menyusui serta anak).

Serta memberikan pelayanan sesuai dengan kewajiban serta akan melakukan perbaikan secara terus menerus, siap menerima sanksi dan/atau memberikan kompensasi apabila pelayanan yang diberikan tidak sesuai standar.***

(Albin Pandita)