Tuesday, 14 April 2026
Home Blog Page 9064

Fotonya Dituduh Pelaku Bom Bunuh Diri, Wiryawan Lapor Polisi

BOGOR DAILY– Foto seorang warga asal Sukabumi bernama Wiryawan Indra Wijaya (36) tersebar di media sosial sebagai tersangka pelaku peledakan bom di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu (24/5/2017) malam kemarin.

Namun, tudingan itu segera dibantah Wiryawan. Ia pun mengaku akan menempuh jalur hukum atas fitnah yang dilakukan oknum tidak bertanggung jawab terhadap dirinya.

“Keluarga tidak nyaman dengan adanya fitnah yang menyandingkan foto saya dengan foto jenazah kemudian disebar ke media sosial oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dan atas kasus tersebut kami akan melanjutkannya ke ranah hukum,” kata Wiryawan di rumahnya di Kampung Ranji Tengah, Desa/Kecamatan Kebonpedes, Sukabumi, Kamis (25/5/2017).

Ia menjelaskan bahwa kartu tanda penduduk (KTP) miliknya sempat hilang delapan bulan lalu, ketika dia dan rekannya mengalami kecelakaan di daerah Cimande, Bogor, sepulang dari Depok.

Setelah kecelakaan itu Wiryawan, menitipkan sepeda motornya ke satu pabrik di dekat lokasi kecelakaan untuk mencari tukang urut.

“Saya titipkan motor di pabrik tetapi syaratnya harus menyimpan KTP,” kata Wiryawan menambahkan.

Namun dari tukang urut pria kelahiran Bekasi itu langsung pulang ke rumahnya di Sukabumi tanpa lebih dulu mengambil KTP. Beberapa hari kemudian ia baru ingat kalau KTP nya ketinggalan di pabrik.

Wiryawan pun terkejut saat dia tiba-tiba dijemput polisi karena fotonya disebar di media sosial dan dikaitkan dengan ledakan bom di Kampung Melayu.

Polisi kemudian membebaskan dia karena tidak menemukan keterkaitannya dengan aksi terorisme setelah beberapa jam melakukan pemeriksaan.

“Yang jelas kami dirugikan akibat ulah oknum yang memfitnah dan menyebarkan foto saya dan berharap pelakunya segera diungkap,” kata Wiryawan
Atas tudingan itu, salah seorang kerabat, Adi Rustandi, mengatakan keluarga sangat tidak nyaman dengan penyebaran KTP Wiryawan di media sosial.

“Kami akan berkonsultasi dengan pengacara untuk penyelesaian kasus ini dan akan melaporkannya kepada pihak kepolisian,” tegasnya.

Kepala Polres Sukabumi Kota AKBP Rustam Mansur sudah mengatakan bahwa kabar yang beredar di media sosial yang mengaitkan foto Iwang dengan ledakan bom merupakan kabar bohong.

“Yang bersangkutan saat ini masih sehat dan dari hasil pemeriksaan sama sekali tidak mengetahui apalagi menjadi pelaku teror di Jakarta pada Rabu malam,” tutur Rustam.

Panti Pijat Gunungputri Digerebek, Polisi Angkut Pasangan Bugil

BOGOR DAILY- Terapis serta sejumlah pria panik saat kamar di sebuah panti pijat di Desa Ciangsana, Gunungputri, Kabupaten Bogor disambangi polisi pada Rabu (24/5/2017) malam.

Menurut Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP BImantoro Kurniawan, kedatangannya tersebut mengantisipasi gangguan kamtibmas menjelang bulan Ramadhan.

Benar saja, saat didatangi polisi menemukan sejumlah pasangan yang tak mengenakan pakaian.

“Saat kami amankan ada yang dalam keadaan bugil didalam kamar, sekarang masih diperiksa di Polres Bogor,” terangnya.

Polisi mencurigai panti pijat tersebut hanya sebagai kedok untuk menyembunyikan bisnis esek-esek.

“Jadi panti pijat ini diduga menjadi tempat prostitusi terselubung,” ujarnya pada Kamis (25/5/2017).

Sebab, sambungnya, pihaknya menemukan kondom serta uang tunai sebesar Rp 500 ribu untuk dijadikan barang bukti oleh kepolisian. Lebih lanjut dia mengatakan, dalam pengerebekan tersbeut diamankan tujuh orang wanita yang bekerja ditempat tersebut dan dua orang tamu pengunjung panti pijat.

“Pengelola panti pijatnya juga akan diperiksa untuk dimintai keterangan,” tandasnya.

Ini Daftar Korban Luka di Bom Bunuh Diri Kampung Melayu

BOGOR DAILY– Bom yang meledak di Kampung Melayu menewaskan 5 orang dan melukai sedikitnya 11 orang lainnya. Korban luka terdiri dari 6 anggota Kepolisian dan 5 warga sipil.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto mengungkap identitas 11 korban luka tersebut. Enam anggota Polisi yang mengalami luka merupakan anggota unit 1 Peloton 4 Direktorat Sabara Polda Metro Metro.

Berikut nama-nama korban luka yang dirilis Mabes Polri:

1. Bripda Ferri
2. Bripda Yogi
3. Bripda M Puji
4. Bripda M Al Agung Pangestu
5. Bripda Syukron
6. Bripda Pandu Dwi Laksono
7. Agung (sopir Kopaja)
8. Damai (sopir mikrolet)
9. Tabik (karyawan BUMN)
10. Susi A Fitriyani (mahasiswi)
11. Jihan (mahasiswi)

Hingga saat ini para korban masih dirawat di sejumlah rumah sakit. Dua anggota Polisi di antaranya menjalani operasi. Sementara itu korban meninggal diberi kenaikan pangkat oleh Polri.

Insiden bom di Kampung Melayu terjadi pada Rabu (24/5) malam sekitar pukul 21.00 dan 21.05 WIB. Ledakan terjadi di dua lokasi. Hingga saat ini terduga pelaku belum teridentifikasi dan jenazahnya masih berada di RS Polri.

Polisi Beberkan Soal Korban Terpotong-potong di Bom Bunuh Diri

BOGOR DAILY– Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur, menerima lima jenazah dari lokasi ledakan bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu pada Rabu (24/5/2017) malam.

“Jenazah datang semalam, untuk anggota polisi tiga orang dan sudah dikembalikan ke keluarga. Hari ini dilakukan prosesi pemakaman di kediaman masing-masing korban. Satu jenazah lagi sudah dilakukan pemeriksaan lengkap semalam, tinggal nunggu identifikasi lebih lanjut dari perolehan sidik jari dan hasil DNA semalam,”. kata Kepala Instalasi Kedokteran Forensik Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Komisaris Besar Edi Purnomo di RS Polri Kramatjati, Kamis (25/5/2017).

Kelima jenazah terdiri dari tiga anggota polisi dan dua orang warga sipil.

Edi mengatakan petugas forensik sedang berusaha mengidentifikasi salah satu jenazah warga sipil yang anggota tubuhnya terpotong-potong.

“Satu bagian lagi belum bisa dikatakan satu jenazah karena ada bagian bagian tubuh yang belum bisa disatukan menjadi satu. Jadi belum bisa ditentukan. Nanti akan dilakukan tes DNA apakah sama antara potongan satu dan lainnya,” kata Edi.

“Selanjutnya kami masih menunggu keluarga korban yang masih ada di sini, untuk dicocokkan DNA,” Edi menambahkan.

Petugas forensik sekarang tengah menunggu hasil dari tes DNA karena proses sidik jari sulit dilakukan.

“Kalau yang tercerai berai itu sulit, karena tangan dan kakinya terpisah. apakah itu satu bagian kami menunggu hasil DNA dulu,” katanya.

Edi mengatakan proses pemeriksaan DNA paling cepat memakan waktu satu pekan. Namun, itu tergantung dari kondisi korban.

“Proses DNA paling cepat satu minggu karena korban bom itu lama karena tercerai berai jadi agak lama,” kata dia.

Tiga anggota polisi yang meninggal dunia yaitu Bripda Imam Gilang Adinata asal Klaten, Bripda Ridho Setiawan asal Lampung, dan Bripda Taufan asal Bekasi.
Dua warga sipil yang meninggal diduga merupakan pelaku bom bunuh diri.

Ledakan juga melukai sedikitnya 10 orang yang terdiri lima anggota polisi dan lima warga sipil.

Korban luka bernama Bripda Feri (unit 1 peleton 4 Polda Metro Jaya) mengalami luka pada wajah, badan dan paha, Bripda Yogi (unit 1 peleton 4 Polda Metro Jaya) mengalami luka di sekujur tubuh, Agung (17) berprofesi sebagai supir swasta mengalami luka pada kaki, tangan dan badan. Korban lainnya seorang mahasiswi bernama Jihan (19) mengalami luka melepuh pada tangan kiri.

Obrolan di WhatsApp Bisa Berujung Bui, Begini Kata Menkominfo

BOGOR DAILY– Admin atau anggota grup WhatsApp bisa dipenjara jika terbukti melanggar Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), setelah melalui proses hukum.

Hal tersebut diungkap Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara saat berbicara dalam acara Government Public Relation (GPR) Forum, di Surabaya, Rabu (24/5/2017).

Rudiantara menjelaskan bahwa yang bisa dipenjara tak terbatas pada WhatsApp saja. Admin atau anggota grup media sosial atau aplikasi pesan instan lain juga bisa diperlakukan sama.

Salah satu contoh pelanggaran UU ITE yang dimaksud adalah soal pencemaran nama baik. Menurut Rudiantara, jika dalam grup WhatsApp atau media sosial dan platform pesan instan lainnya, ada anggota yang merasa nama baiknya dicemarkan lalu melaporkan pada penegak hukum, maka laporannya bisa diproses.

“Ini kemudian diproses secara hukum dan jika dinyatakan bersalah maka bisa berakhir dengan putusan hukuman badan (penjara),” terang Rudiantara.

“Itu tidak hanya berlaku untuk admin grup saja. Dalam hal ini, contohnya memerlukan delik aduan sehingga berlaku umum untuk siapapun, bukan hanya untuk admin,” imbuhnya.

Sekadar diketahui, delik aduan berarti proses hukum hanya bisa berjalan jika ada laporan dari pihak yang merasa dirugikan. Berbeda dengan delik biasa yang akan tetap diproses meski pihak yang dirugikan tidak membuar laporan.

Soal pencemaran nama baik dimuat dalam UU ITE pasal 27 Ayat 3. Selain itu, peraturan tersebut juga memuat larangan terhadap sejumlah perbuatan lain, yakni soal penyebaran dokumen yang melanggar kesusilaan, dokumen elektronik bermuatan perjudian, pemerasan, dan ancaman.

Polwan di Polda Jabar Janjikan Calon Siswa Polri Lolos Seleksi

BOGOR DAILY– Oknum polwan di Polda Jabar, Aiptu EK, ditangkap terkait pungutan liar (pungli). Tim Saber Pungli mengamankan uang Rp 910 juta dalam penangkapan Aiptu EK.

Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan, uang yang dikumpulkan EK berasal dari calon siswa Polri yang gagal dalam tes.

“Sehingga oknum ini diduga menerima uang yang bila ditotal Rp 910 juta. Calon siswa yang memberi uang, mereka yang sudah gagal dalam serangkaian tes yang harus dijalani calon siswa. Ada yang gugur pada tahapan tes psikologi, ada yang gugur di tes kesehatan,” ungkap Setyo di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (24/5/2017).

Setyo menjelaskan, uang tersebut didapat dari rekannya di Yanma Polda Jabar yakni Bripka EEN sebesar Rp 130 juta, dan staf Renmin Dit Reskrimum Polda Jabar berinisial STS sebesar Rp 780 juta.

Aiptu EK mengaku dapat meluluskan para siswa yang sudah gagal tes kesehatan dengan cara memberi uang ke panitia penerimaan siswa sebesar Rp 30 juta untuk masing-masing kepala. Uang tersebut telah dia serahkan ke panitia melalui suaminya yang juga anggota kepolisian berpangkat Aiptu.

Sementara untuk meluluskan calon siswa yang sudah gugur tes psikologi, Aiptu EK meminta bantuan PNS yang menjadi panitia bagian tes psikologi dengan tarif Rp 27 juta percalon siswa.

“Menurut keterangan panitia kesehatan dan psikologi yang dimaksud, mereka kenal Aiptu EK namun atidak pernah sedikitpun bekerja sama untuk melakukan hal itu,” terang Setyo.

Masih kata Setyo, berdasarkan pengakuan Aiptu EK, uang yang didapatnya juga diberikan kepada seseorang perempuan bernama Nuraini yang mengaku istri dari seorang perwira menengah di Mabes Polri. Nuraini menjanjikan kepada Aiptu EK, dapat meloloskan calon siswa menjadi polisi meski sudah berstatus gugur pada tes kesehatan dan psikologi.

“Dia kemudian mengatakan uangnya diberikan kepada seseorang bernama Nuraini yang ngakunya punya suami berpangkat di Mabes Polri. Yang menjanjikan kerja sama untuk meloloskan calon siswa yang tidak lulus tes,” jelas Setyo.

“Hasil pengecekan bahwa Nuraini ini calo yang sering nongkrong di Samsat Jakarta Selatan, Polda Metro Jaya,” imbuh dia.

Bolak-Balik Curi Motor, Pria Ini Ditembak Polisi

BOGOR DAILY– Bolak-balik jadi masuk ke rumah orang mencuri motor,  DG, lelaki berusia 27 tahun itu akhirnya ditembak polisi.

Tim Alfa Force (TAF) Polresta Bogor Kota melesatkan timah panas ke kaki kirinya karena berusaha kabur dari kejaran polisi usai beraksi di di Kawasan Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, Rabu (24/5/2017).

“Ya saat penangkapan, kaki kiri pelaku terpaksa dilumpuhkan karena mencoba untuk kabur,” ujar Kasubnit Ranmor Polresta Bogor Kota Ipda Ahmad Bonnaldi di Mako Polresta Kedung Halang, Jalan KS Tubun, Kota Bogor.

Dia menuturkan, bahwa DG merupakan pelaku pencurian motor yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Jadi DG melakukan pencurian bukan hanya di wilayah Bogor saja, tapi juga Jakarta,” ucapnya.

Lebih jauh Ahmad mengatakan, bahwa DG melancarkan aksinya dengan sengaja melukai korban menggunakan senjata tajam (Satjam) dan dengan cara masuk ke dalam rumah korban.

“Aksinya sudah dilakukan lebih dari 10 kali, pelaku biasa masuk ke dalam rumah korban untuk mengambil motor,” jelasnya.

Adapun barang bukti yang diamankan dari tangan pelaku diantaranya satu buah satjam berupa pisau, dan ponsel milik pelaku.

Hingga saat ini DG masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mako Polresta Kedung Halang.

“Kami sedang mendalami kasus ini, karena bisa jadi DG melakukan aksinya tak sendiri, begitu jga dengan tempat kejadian peristiwa (TKP) masih akan dilakukan pengembangan,” tandasnya.

Pembunuh Remaja Peluk Ibunya di Tegal Kabur ke Bogor

BOGOR DAILY– Aming Rojali (21), pelaku pembunuhan Raul (16) remaja yang tewas dalam keadaan memeluk Ivo ibu kandungnya, ditangkap polisi. Selama satu pekan Aming bersembunyi di tempat saudaranya di daerah Tegal, Jawa Tengah. Kapolres Tangerang Selatan AKBP Fadli Widyanto mengatakan, pelaku diamankan di rumah orangtuanya di Tegal.

“Awalnya dia kabur ke tempat temannya yang punya motor ini, kemudian kabur ke rumah temannya lagi di Bogor, Jawa Barat,” papar Fadli, Rabu (24/5/2017) malam.

Di Bogor, pelaku mencari uang untuk ongkos ke Tegal dan bersembunyi di tempat orangtuanya. Di sanalah pelarian Aming berakhir, Rabu sore polisi langsung mengamankan pelaku tunggal pembunuh Raul (16) dan penikam ibu kandung Raul, Ivo (50).

Namun, lantaran saat diamankan pelaku melawan, timah panas pun bersarang di kaki kirinya. “Dia melawan, berusaha untuk kabur,” kata Fadli.

Motif Dendam Pelaku

Kepada polisi, Aming mengaku kesal tidak dipinjami sejumlah uag. Tak hanya itu, Aming juga menyimpan dendam lantaran selama di dalam tahanan saat kasus perampokan Indomart di Depok tahun lalu, tidak pernah ditengok oleh korban.

“Tak hanya itu, pelaku yang hubungannya masih keponakan korban juga mengaku kesal soal jual beli rumah warisan,” tutur Kapolres Fadli.

Sehingga, pelaku mengaku kesal dan tanpa pikir panjang menikam dan menghabisi nyawa ibu dan anak itu. Akibat perbuatannya itu, Aming didakwa dengan Pasal 340 KHUP subsider Pasal 338 dengan ancaman hukuman 20 tahun kurungan penjara.

“Sebab dia berniat dan merencanakan pembunuhan tersebut,” kata Fadli.

Seperti diketahui, Aming Rojali adalah pelaku tunggal dalam pembunuhan Raul dan penikam ibu kandungnya di daerah Kedaung Pamulang Kota Tangerang Selatan pada Rabu, 17 Mei 2017. Jasad Raul ditemukan warga setempat dengan posisi memeluk tubuh ibunya yang juga bersimbah darah lantaran ditikam pelaku.

Ini Dia Tiga Calon Rektor IPB

BOGOR DAILY– Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (HA IPB) akhirnya telah menetapkan tiga nama peserta konvensi yang dinyatakan layak untuk diusung ke bursa calon Rektor IPB periode 2017-2021. Ketiga nama tersebut adalah Dr Bayu Krisnamurti,  Dr  Ir  Rinekso Soekmadi dan  Prof  drh Wiku Adisasmito.

“Ketiganya lolos setelah melalui seleksi uji kompetensi sebagai saringan untuk maju ke konvensi yang digelar HA IPB akhir pekan lalu,” kata  Ketua Panitia Penyelenggara Konvensi BCR Rektor IPB, Iriana Muadz dalam rilis HA IPB,  Kamis (25/5).

Iriana menambahkan, ketiga nama tersebut terpilih berdasarkan uji kompetensi oleh Daya Dimensi Indonesia (DDI), sebuah lembaga assessment center terakreditasi bertaraf internasional.
Selain itu, kata Iriana.  ada pula penilaian dari 11  panelis yang ahli di bidangnya, antara lain Pendiri Rumah Perubahan Prof DR Rhenald Kasali dan Bapak Teknologi Pangan Indonesia FG Winarno yang selama 30 tahun menjabat sebagai ketua lembaga international CODEX, Sesjen Watannas,  Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto, serta Bupati Bogor Nurhayanti yang diwakili oleh Kepala Bapeda Kabupaten Bogor.

“HA IPB dengan bangga mempersembahkan putra terbaik IPB untuk almamater demi menjawab tantangan masa depan pertanian Indonesia dan peran IPB di abad teknologi digital,” ujar Iriana.

Setelah pengumuman resmi ini, Iriana menambahkan, DPP HA IPB akan memperkenalkan secara terbuka tiga  bakal calon rektor yang lolos konvensi melalui konperensi pers yang akan diselenggarakan pada 28 Mei 2017 pukul 16.00  di Gedung Alumni Bogor.

Direncanakan, tanggal 30 Mei 2017, ketiga nama tersebut akan didaftarkan oleh HA IPB ke Panitia Pemilihan Rektor (PPR) IPB. PPR IPB akan memeriksa kelengkapan administrasi bakal calon rektor IPB yang diusulkan oleh fakultas, program diploma, sekolah bisnis dan tenaga kependidikan tanggal 2 Juni-20 Juli 2017.

“Puncaknya, tanggal 15 November 2017 akan dilakukan pemilihan Rektor IPB untuk periode kepemimpinan 2017-2022 oleh Majelis Wali Amanat IPB,” papar Iriana Muadz

Manchester United Dapatkan Tiket Liga Champions

BOGOR DAILY– Manchester United akhirnya meraih sesuatu yang penting pada musim ini. Setelah mengorbankan banyak laga liga hingga akhirnya finis di peringkat enam, pengorbanan mereka tak sia-sia.

Setan Merah dipastikan menjadi juara Liga Europa saat mengalahkan FC Ajax dengan skor meyakinkan 2-0, Kamis (25/5) dini hari. Sebuah hasil yang luar biasa dan bisa menjadi obat dari segala hal buruk tim sepanjang musim.

Tak hanya meraih trofi Liga Europa pertama sepanjang sejarah dan memastikan telah mengangkat semua trofi yang pernah ada, tapi Man United dipastikan akan tampil di Liga Champions musim depan. Hal ini turut membuat Inggris diwakili lima klub di kompetisi terakbar beua Eropa itu.

Menarik ketika tahu Man United bermain sangat presisi. Mereka tak banyak menyerang bahkan menyerahkan penguasaan bola kepada Ajax, tapi pressing ketat dan pertahanan mereka sangat baik. Dan terpenting, tiap serangan yang dilakukan sangat efektif.

Gol pertama terjadi pada menit ke-18. Tendangan kaki kiri Paul Pogba dari luar kotak penalti mengenai kaki Davinson Sanchez sehingga berubah arah dan tak bisa diantisipasi oleh Andre Onana.

Ajax beberapa kali mencoba menusuk pertahanan Man United. Tapi, seiring kesempatan yang tak kunjung datang, pola mereka menjadi hancur dan Man United pun semakin mudah memotong bola.

Tak ayal, gol kedua Man United datang dari pemanfaaatan tendangan sudut. Juan Mata melakukan tendangan sudut akurat ke kepala Chris Smalling dan sang pemain menanduk bola ke arah Henrikh Mkhitaryan.

Hingga akhirnya pemain Armenia ini dengan mudah menyeploskan bola ke gawang Onana. Man United unggul 2-0 dan berada di atas angin.

Setelah keunggulan ini, Man United semakin nyaman bermain dan melawan kepanikan Ajax dengan sangat dingin. Tak ayal, tak ada perubahan hingga peluit panjang berbunyi. Manchester United berhak mengangkat trofi juara Liga Europa.

SUSUNAN PEMAIN

FC Ajax (4-3-3): 24-Andre Onana; 4-Jairo Riedewald (21-Frenkie De Jong 82′), 36-Matt de Ligt, 5-Davinson Sanchez, 3-Joel Veltman; 22-Hakim Ziyech, 20-Lasse Schone (30-Donny Van de Beek 70′), 10-Davy Klassen; 11-Amin Younes, 25-Kasper Dolberg (77-David Neres 62′), 9-Bertrand Traore

Pelatih: Peter Bosz

Manchester United (4-2-3-1): 20-Sergio Romero; 16-Matteo Darmian, 17-Daley Blind, 12-Chris Smalling, 25-Antonio Valencia; 6-Paul Pogba, 21-Ander Herrera; 22-Henrikh Mkhitaryan (14-Jesse Lingard 74′), 27-Marouane Fellaini, 8-Juan Mata (10-Wayne Rooney 90′); 19-Marcus Rashford (11-Anthony Martial 84′)

Pelatih: Jose Mourinho