Tuesday, 14 April 2026
Home Blog Page 9073

Tarif Baru Angkot Bogor Tunggu SK Walikota

BOGOR DAILY– Pemerintah Kota Bogor kembali melakukan uji coba perombakan rute angkot atau rerouting mulai hari ini (16/5).  Ada dua trayek angkot yang akan diujicobakan yakni angkot 02 Terminal Bubulak-Ciawi (via Baranangsiang), dan angkot 03 Terminal Bubulak-Ciawi (via Leuwigintung, Suryakencana).

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bogor Rakhmawati menyampaikan, uji coba yang akan dilakukannya itu merupakan tindak lanjut program perombakan rute yang diluncurkan 14 Maret yang lalu.

“Besok (hari ini) kami akan laksanakan rerouting. Semuanya sudah dipersiapkan. Kami akan menurunkan petugas di lapangan,” kata Rakhmawati kepada wartawan di Balai Kota Bogor, Senin (15/5).

Dia pun mengatakan, dalam rerouting hari ini merupakan langkah tahap kedua dari proses tiga tahapan konversi angkutan massal di Kota Bogor. Tahapan pertama, yakni proses pemasangan stiker. Sedangkan tahapan ketiga, yakni konversi angkot menuju Transpakuan.

“Sudah ada 80 persen angkot yang terpasang stiker trayek baru, berarti tinggal 20 persen lagi yang belum terpasang. Untuk trayek selanjutnya kami akan lakukan secara bertahap. Jadi tidak menunggu sampai satu trayek selesai,” ujarnya.

Menurut Kepala Bidang Angku¬tan Dishub Kota Bogor, Jimmy Hutapea, dalam uji coba ini, pihaknya akan menurunkan 200 personel gabungan yang terdiri dari aparat Dishub, Polri, TNI, Polisi Militer, dan Brimob.

“Termasuk Organda juga untuk melakukan pengaturan atau pengawalan di sembilan titik lokasi,” katanya.

Selain itu, untuk melakukan sosialisasi perombakan trayek kepada para penumpang, Dishub akan menempatkan petugas di dalam angkot selama tiga hari penuh.

“Untuk masalah tarif, sementara ini kami serahkan kepada mekanisme pasar yang berlaku. Selanjutnya tarif akan diatur melalui Surat Keputusan Wali Kota,” kata dia.

Sebagai informasi, perubahan trayek angkutan kota (asal dan tujuan) ini telah tertuang dalam Surat Keputusan WALIKOTA BOGOR (SK) nomor : 551.2.45-108.1 tahun 2017, tanggal 22 Februari 2017 tentang penetapan jaringan trayek dan jumlah kendaraan angkutan perkotaan di wilayah kota Bogor.

Di mana terbagi 2 pelayanan yaitu pelayanan angkutan massal terdiri atas 7 koridor dan pelayanan angkutan feeder (pengumpan) terdiri 30 jaringan trayek feeder, dimana pengembangan trayek ini yang terdiri atas 14 trayek tetap, 6 trayek baru, 3 trayek perpanjangan dan 7 trayek pecahan

Siap-siap, PKL Puncak Dipindah ke Tiga Rest Area. Nih Titiknya

BOGOR DAILYRencana Pemerintah Pusat yang akan melebarkan jalan di sekitar kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, nampaknya sebentar lagi akan terealisasi. Kabarnya, Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menganggarkan sebanyak Rp36 miliar melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di tahun ini.

Sekedar diketahui, Pemerintah Pusat berencana melebarkan sepanjang jalur Puncak dari simpang Gadog hingga Gunung Mas, Kabupaten Bogor. Jalan yang akan dilebarkan selebar dua meter, baik itu kanan dan kiri jalan dengan total keselurhan nantinya menjadi selebar 11 meter.

Namun, tak hanya itu, ada PR yang siap menanti pemerintah sebelum realisasi pembangunan jalan segera dilaksanakan. Adanya ratusan pedagang kaki lima (PKL) yang berada di kawasan Puncak jadi persoalaan yang harus diselesaikan Pemerintah Pusat.

“Yang jelas rencana pembangunan ini harus simultan. Ketika rencana pembangunan jalannya tengah dibahas, mereka (Kemen PUPR) juga harus memikirkan PKL yang berada disana. Tapi, mereka juga sudah meninjau lokasi untuk rest areanya ko,” kata Camat Cisarua, Bayu Rahmawanto.

Menurut lelaki penghobi touring ini, ada tiga lokasi di kawasan Cisarua yang akan dijadikan rest area bagi para wisatawan berbelanja. Diantaranya, rest area di sekitar Perkebunan PTPN dengan lokasi seluas 5 hektar. Lalu, di sekitar Sumber Sari Pakuan akses masuk ke lokasi Paralayang dengan luasan sekitar 5 hektar. Serta, di seberang pintu masuk Taman Wisata Matahari dengan estimasi menampung sebanyak 300 PKL.

“Jadi nantinya para PKL akan berjualan di rest area bukan lagi di pinggir jalan. Kita bukan memindahkan pedagang, melainkan pembelinya,” ucap dia.

Lelaki bertubuh tambun ini juga menjelaskan, rest area ini memiliki konsep bernama anjungan cerdas yang nantinya akan menjadi icont baru di Kabupaten Bogor. Sehingga, wisatawan tak perlu lagi repot-repot untuk mencari kuliner ataupun cinderamata yang dibawa dari Bogor.

“Kita membikin model pasar wisata sesuai komiditi. Jadi, pedagang basah, kering sampai cinderamata itu sesuai dengan komoditi tidak digabung. Nanti yang mengatur PD Pasar sama PT Sayaga,” jelasnya.

Kalau berbicara kapan pembebasan lahan hingga pelebaran jalan dilakukan, dituturkan dia, memang hal tersebut belum bisa dipastikan kapan akan dilaksanakan. Namun demikian, Presiden Joko Widodo telah mengatensikan kepada jajarannya agar memprioritaskan menangani persoalan kemacetan yang kerap melanda di wilayah Selatan Kabupaten Bogor.

“Tergantung anggaran dari pusat. Kalau sekarang belum ada, namun ini sudah jadi atensi Presiden,” imbuhnya.

Bayu pun menambahkan, sudah ada beberapa langkah strategi yang dilakukan Pemerintah Daerah untuk membenahi kawasan Puncak. Salah satunya dengan cara membangun jalur alternatif di Jalur Utara Puncak, mulai dari Pasir Angin tepatnya di Makam Mbah Raya hingga Jalan Ciletuh, Desa Tugu Utara. Serta, jalur alternatif di jalur selatan Puncak, yaitu jalur Citeko-Cibeureum.

“Sampai saat ini jalan tersebut sudah terakses jalurnya dan bisa dilintasi kendaraan. Untuk anggaran karena jalan itu milik desa maka model penganggaran melalui bantuan keuangan. Saya yakin jika pembenahan Jalur Puncak dapat terealisasi, maka diperkirakan kemacetan di Jalur Puncak bakal berkurang 30 persen,” tutupnya.(metropolitan)

Chelsea Optimis Rebut Trofi Premier League dan Piala FA

BOGOR DAILY–  Setelah memastikan meraih gelar Premier League, Cesar Azplicueta optimistis Chelsea akan menutup musim dengan raihan double winners. Satu trofi lagi yang akan direngkuh adalah Piala FA, saat menghadapi Arsenal di final pada Sabtu (27/5).

Chelsea sendiri memastikan meraih titel Premier League usai menang 1-0 di kandang West Bromwich Albion pada Sabtu (13/5) dini hari WIB. Pesta berlanjut di Stamford Bridge dengan kemenangan 4-3 atas Watford, Selasa (16/5) dini hari WIB.

Setelah ini, Chelsea akan melakoni laga pamungkas Premier League 2016-2017 dengan menjamu Sunderland pada Minggu (21/5). Jika berhasil mengalahkan Sunderland, The Blues akan meraih kemenangan ke-30 yang sekaligus menjadi rekor baru dalam satu musim Premier League.

“Kami ingin finis setinggi mungkin pada hari Minggu. Kami ingin meraih poin sebanyak mungkin. Kami berada di posisi pertama sejak pekan ke-12, jadi bukti bahwa kami sangat konsisten. Meski menderita kekalahan, kami tak panik dan tetap bersatu. Tottenham Hotspur tampil baik, tapi kami memegang kendali dan tak melepasnya,” ucap Azpilicueta kepada BBC Sport.

Sepekan berselang, The Blues akan menghadapi Arsenal pada final Piala FA di Stadion Wembley, Sabtu (27/5) pukul 23:30 WIB. Jika sukses mengalahkan Arsenal, Chelsea akan menutup musim dengan raihan double winners. “Kami benar-benar fokus pada hal itu. Kami telah bekerja sangat keras untuk berada di posisi ini.

“Kami harus mempersiapkan pertandingan terakhir, lalu memiliki satu minggu penuh untuk mempersiapkan menyambut final Piala FA. Meraih double winners akan sangat menakjubkan,” pungkas dia

Kakak Beradik Tewas, Pengelola Hotel Royal Tulip Diperiksa

BOGOR DAILY- Dua kakak beradiktenggelam di kolam renang Hotel Royal Tulip  Gunung Geulis, Desa Nagrak, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.
Kejadian nahas itu menimpa Annis Shafira (7) dan Hafizh Rizqi (5), buah hati dari pasangan Mahmudi (39) dan Inna Magdalena (35).
Kapolsek Sukaraja, Kompol Musimim memaparkan bahwa kala itu kedua anak ini sedang berenang di kolam bersama tamu lainnya pada Sabtu (15/5/2017).
Menurutnya, korban tewas akibat terlalu banyak minum air hingga kehabisan napas.
“Korban merupakan rombongan dari Bank Indonesia, saat itu lagi ikut liburan bareng keluarganya,” ujarnya
Musimin berujar bahwa meski saat kejadian kolam tersebut dalam kondisi ramai namun tak ada satupun orang yang mengetahui jelas bagaimana dua anak kecil ini bisa tenggelam. “Saat ini kasusnya masih kami kembangkan, kami juga akan panggil pemilik hotel untuk diperiksa,” kata dia.
Menurut keterangan seorang saksi bernama Arif Usman, guru yoga Hotel Royal Tulip yang didapat polisi, bahwa saat kejadian kedua anak itu sudah kerumuni pengunjung hotel untuk diberikan pertolongan. Saat itu pun keduanya sudah dalam kondisi tak sadarkan diri.
Kedua orangtua korban dibantu warga langsung membawa korban ke RSUD Ciawi. Namun, nahas nyawa keduanya tidak terselamatkan. Hafizh meninggal ketika dalam perjalanan menuju runah sakit, sedangkan Kakanya Annisa menghebuskan napas terkahir saat sedang dalam perawatan medis di rumah sakit.
Keluarganya membawa dua bocah tersebut ke rumah duka di Jalan Kerinci V, Kelurahan Abadi Jaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok.

Astaga!Dua Siswa Bogor Gilir Cewek 15 Tahun Sampai Lemas

BOGOR DAILYSeorang siswi berusia 15 tahun diduga diperkosa oleh beberapa pelajar SMA di Parungpanjang, Bogor. Korban diduga diperkosa oleh pelajar berinisial SR (18) dan D (17).

Kasubag Humas Polres Bogor, AKP Ita Puspita Lena yang dikonfirmasi, Senin (15/5) membenarkan peristiwa ini. Dia mengatakan, dugaan pemerkosaan ini diketahui oleh orang tua korban pada Minggu (14/5).
Awalnya korban pulang ke rumah pada Minggu pagi sekitar pukul 07.00 WIB dalam keadaan lemas. Tak lama kemudian korban tak sadarkan diri.
Kemudian setelah bisa diajak berbicara, korban bercerita kepada orang tuanya bahwa dia telah diperkosan oleh D dan temannya.
Sekitar pukul 21.00 WIB, para pelaku diamankan polisi di Kampung Ciangsana, Desa Gorowong, Parungpanjang. Mereka dibawa ke Polsek Parungpanjang untuk dimintai keterangan.
Sementara itu korban diarahkan untuk melakukan visum di Rumah Sakit Umum Tangerang. Saat ini korban belum membuat laporan polisi karena kondisinya masih syok.

Tragis! Kakak Beradik Tewas di Kolam Renang Hotel di Bogor

BOGOR DAILY- Dua bocah kakak beradik bernama Anisa Shafira (7) dan Hafizh Rizqi (5) tewas tenggelam di kolam renang sebuah hotel mewah di Desa Nagrak, Sukaraja, Bogor, Jawa Barat.

Kanit Reskrim Polsek Sukaraja, AKP Dali Saputra mengatakan, peristiwa bemula saat kedua bocah itu tengah mengikuti orangtuanya rapat kerja di hotel sekira pukul 17.00 WIB, Minggu 14 Mei 2017.

“Ayah korban membawa semua anggota keluarganya untuk menginap sekalian berlibur di hotel itu sejak Kamis 11 Mei 2017,” kata Dali, Senin (15/5/2017).

Menurut Dali, memang tidak ada yang mengetahui secara pasti kejadian tersebut. Sementara dari hasil pemeriksaan saksi di sekitar lokasi kejadian, tubuh dua bocah itu sudah dikerumuni oleh pengunjung.

“Tidak ada yang tahu pasti kejadiannya, saat itu kolam sedang ramai. Keduanya sempat diberikan pertolongan pertama oleh pengunjung tapi karena tidak sadar dibawa ke RSUD Ciawi,” jelasnya.

Saat perjalanan menuju rumah sakit, Hafizh meninggal dunia. Sedangkan sang kakak, Annisa meninggal saat dalam perawatan dan langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.

“Dugaan sementara, kolam renang tidak dilengkapi pengaman khusus anak-anak. Kedua koban meninggal karena diduga terlalu banyak minum air dari kolam renang itu,” paparnya.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki tewasnya buah hati pasangan Mahmudi (39) dan Inna Magdalena (35) warga Kerinci V, Kelurahan Abadi Jaya, Kelurahn Sukmajaya, Depok itu.

Geger! Mancing Ikan di Ciliwung, Wandi Dapat Mayat Bayi

BOGOR DAILY– Maksud hati ingin mendapatkan ikan. Wandi dan kawan-kawan malah menemukan mayat bayi berjenis kelamin perempuan yang mengambangkan di Sungai Ciliwung, Sabtu (13/5).  Mayat bayi dibungkus karung itu ditemukan, di RT3//11 Kelurahan Ratu Jaya Kecamatan Cipayung.

Seorang saksi mata, Wardi (40) mengatakan, mayat bayi berjenis kelamin perempuan dia temukan saat tengah mencari ikan di Sungai Ciliwung. Saat mencari ikan, dia tidak menduga akan menemukan mayat bayi yang mengambang di aliran sungai yang menjadi tempat dia mencari ikan.

“Kejadiannya menjelang sore, sekitar pukul 15:00 WIB saya melihat mayat bayi,” ujar Wardi.

Wardi menjelaskan, ditengah asik mencari ikan, dia melihat bungkusan karung yang didalammnya seperti boneka. Dikarenakan curiga dan ingin memastikan isi karung tersebut, Wardi berusaha mengambil karung tersebut yang menyangkut diantara tumpukan sampah.

Saat dibuka isinya, bayi. “Saat melihat isinya mayat bayi, saya memberitahukan warga sekitar dan pihak kepolisian,” terang Wardi.

Kabag Humas Polresta Depok, AKP Firdaus menuturkan, pada Sabtu (13/5) salah seorang pencari ikan menemukan mayat bayi perempuan di aliran Sungai Ciliwung.

Setelah mendapatkan laporan dari masyarakat, pihak Polsek Pancoranmas dan Polresta Depok mendatangi lokasi guna mengindentifikasi mayat bayi perempuan tersebut.

“Mayat bayi ditemukan masih terbungkus karung beras yang tersangkut antara tumpukan sampah,” ucap Firdaus.

Firdaus mengatakan, bayi perempuan diperkirakan baru satu hari dibuang dari orang tua yang tidak bertanggung jawab. Hal itu terlihat, dalam tubuh bayi perempuan masih menempel tali pusar.

Guna menindaklanjuti penemuan tersebut, pihaknya telah meminta keterangan sejumlah saksi. “Saksi sudah kami mintai keterangan, kami akan menyelidiki pelaku pembuang bayi perempuan yang tak berdosa,” tutup Firdaus.

Program Angkot ke Kampung-kampung Mandek, Begini Jawaban Dishub

BOGOR DAILY– Sejak diluncurkannya progam angkot ke kampung-kampung melalui rerouting oleh pemerintah kota (Pemkot) Bogor, hingga kini rencana itu masih mandek. Alasannya, karena Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor masih menyelesaikan pemasangan stiker sesuai trayek baru.

““Pemasangan stiker memang memakan waktu lama karena dilakukan bertahap, meng­ingat keterbatasan personel pengawasan dan pengendal­ian dari kami,” ujar Kepala Bidang Angku­tan pada Dishub Kota Bogor Jimmy Hutapea

Saat ini ia mengklaim jika pemasangan stiker an­gkot sudah mencapai tahap finishing yaitu mencapai 80 persen. Angkot yang belum terpasang stiker sebanyak 20 persen, yaitu kebanyakan trayek 02 dan 03. Dishub pun berjanji melanjutkan pema­sangam stiker hingga tuntas.

“Kami juga akan lakukan sosialisasi sebelum pelak­sanaan rute baru. Sebab, masyarakat sebagai peng­guna angkutan umum harus mengetahui. Sehingga ketika pelaksanaan rerouting, tidak ada masyarakat yang tersesat karena salah naik angkot,”terangnya.

JImy memastikan akan menyiapkan sejumlah petugas saat rute baru angkot ke kampung-kampung mulai diterapkan. Sehingga, nantinya masyarakat tidak kebingun­gan dengan rute tersebut. “Pastinya akan ada petugas Dishub dan kepolisian saat pengefektifan rute tersebut. Saat hari pertama, kita juga berharap agar rerouting ber­jalan lancar,” kata Jimmy.

Sementara itu, Ketua DPC Organisasi Angkutan Da­rat (Organda) Kota Bogor M Ischak menjelaskan bahwa masih banyak sopir angkot yang belum siap menerapkan rerouting. Hal itu karena ban­yak sopir yang merasa ketaku­tan penghasilannya berkurang karena adanya trayek baru. “Ketika penetapan waktu re­routing kemarin, hanya ang­kutan yang berbadan hukum saja yang siap melaksanakan rerouting. Sedangkan untuk pemiliki angkot yang lainnya dirasa belum siap karena kha­watir,” tuturnya.

Dalam penerapan rerouting, menurut Ischak, dua trayek menjadi perhatian, di anta­ranya Bubulak-Ciawi. Di mana trayek tersebut akan mempu­nyai dua jalur, yang pertama jalur lewat Baranangsiang dan lewat jalur Lawanggintung. “Sedangkan untuk sejumlah feeder yang lainnya dilakukan bertahap dan tidak langsung semua berubah,” kata Ischak.

Sebelum beroperasi di trayek baru, menurut Ischak, para sopir pun akan mengikuti apel bersama di kantor Dishub. Ia juga meminta Dishub agar mengarahkan sopir angkot dalam trayek barunya. “Dishub harus mendampingi para sopir dan saya juga minta agar Dishub melakukan sosialisasi lebih gencar lagi dalam pener­apan rerouting ini,” tandasnya.

Kurangnya sosialisasi yang dilakukan Dishub atas pener­apan rerouting, mendapat kritikan keras dari Ketua LPM Kelurahan Margajaya Eko Pandu. Menurut Eko, pemer­intah seharusnya melakukan sosialisasi ke setiap sudut kota agar masyarakat pengguna angkot dapat mengetahui angkot yang akan ia gunak­an. “Pemerintah sekarang melakukan sosialisasi me­lalui media sosial, sedangkan pengguna angkot mayoritas adalah ibu-ibu,” tandasnya.

Pedagang Ikan Ciawi Geger Lihat Tubuh Ikan Berlafaz Allah

BOGOR DAILY– Warga Teluk Pinang, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, dibuat geger dengan penemuan  ikan berlafaz Allah di tubuhnya. Ikan Sepat ini ditemukan seorang pedagang ikan di Teluk Pinang bernama Firman alias Abah Boim.

“Baru berapa hari lalu, saya beli ikan di kolam pembesaran milik Mang Buho. Setelah saya sortir saya perhatikan ada satu ikan seperti lafaz Allah,” kata Abah Boim, Minggu (14/5/2017).

Karena penasaran, ikan itu diamati lebih dekat hingga ia memfoto ikan tersebut. Lafaz Allah ada pada badan sebelah kiri ikan sepat itu. Terangkai dari guratan alami berwarna hitam membentuk huruf alif terpisah dengan rangkaian pada lafaz Allah lainnya.

Karena melihat tulisan Allah semakin jelas, pria itu langsung memisahkan dengan ribuan ikan lain. “Ikan itu saya simpan di aquarium,” ujar Boim.

Dia mengaku tidak mempunyai firasat apa pun sebelum atau sesudah mengambi ikan berlafaz Allah  tersebut. Saat ini, ikan yang diperkirakan berusia 4 bulan itu disimpan di rumahnya sebagai barang koleksi pribadi.

Bagi Boim, keunikan ikan hias miliknya itu merupakan pengingat kepada sang maha pencipta untuk meningkatkan nilai-nilai ibadah. Selain itu, dapat memperbanyak amal serta bersyukur atas nikmat yang telah Allah SWT berikan.

“Ikan ini jadi menambah keimanan kita kepada Allah. Ini bukti bila Allah itu yang menciptakan bumi ini,” ujar Boim.

Abah Boim dikenal sebagai penjual berbagai jenis ikan predator di daerahnya di Teluk Pinang sejak 2012. Ikan yang dijual di antaranya Red Tail Catfish atau Lele Amazon, ikan Tapah, Sapu Sapu Albino, Arapaima Gigas.

Tetangga Boim, Saepudin, mengaku penasaran dengan ikan sepat itu. Setelah melihatnya, dia pun juga terkesima dengan ikan tersebut.

“Memang benar saya lihat sendiri ada tulisan di ikan itu berlafazkan Allah,” ungkapnya (bd)

Mirip Bang Toyib, Habib Rizieq Tak Pulang-pulang

BOGOR DAILY– Kasus chat mesum yang menyeeret nama pentolan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab belum juga terbongkar. Sebab, polisi masih kesulitan memanggil Habib Rizieq yang tak mau pulang ke Tanah Air.  Sontak, sikap ini pun menuai banyak komentar beragam dari netizen. Sampai-sampai ada yang menyamakan ulama kondang itu dengan ‘Bang Toyib’.

“abang rizieq shihab kemana ?? udh mau puasa mau lebaran kok ga pulang2 ke indonesia…mau jdi bang toyib ya” tulis pemilik akun Al Malik Abdul Qadir‎.

 

Bahkan beredar di facebook  lirik ‘Bang Habieb’ yang digunakan untuk menyindir  Habib Rizieq yang tak pulng-pulang mirip Bang Toyib.

 

Sementara itu, polisi masih membutuhkan kesaksiannya untuk kasus dugaan pelanggaran Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) terkait konten pornografi dalam situs baladacintarizieq.comDalam situs itu, tercatut nama Rizieq.

Polda Metro Jaya yang menangani kasus ini, sudah memanggil habib Rizieq sebanyak tiga kali agar datang untuk diperiksa. Namun, Habib Rizieq tak kunjung datang. Dia malah pergi keluar negeri bersama belasan anggota keluarganya.
Karena itu, polisi pun berencana mengeluarkan surat penjemputan paksa. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, menyebut surat itu akan dilayangkan hari ini, Senin (15/5).
Ketua Presidium Alumni 212, Ansufri Idrus Sambo, membantah Habib Rizieq akan pulang hari ini. Ansufri adalah orang yang melaporkan dugaan teror untuk tokoh FPI itu ke Komnas HAM. Kediaman Habib RIzieq di Megamendung, Bogor, Jawa Barat, disebutnya, mendapatkan teror dengan tembakan penembak jitu.
“Beliau masih di luar negeri,” kata Ansufri, Senin (15/5).
Terkait waktu kepulangan Habib Rizieq, Ansufri enggan berkomentar. Sedangkan menurut Juru bicara FPI, Slamet Ma’arif, tersangka dugaan penodaan simbol negara itu akan kembali ke Tanah Air sebelum bulan Ramadhan