Tuesday, 14 April 2026
Home Blog Page 91

Kemnaker Tindak 12 Perusahaan Pelanggar TKA, Denda Rp4,48 Miliar

0

Bogordaily.net – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menindak 12 pe rusahaan yang dinilai melanggar ketentuan penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) dengan menjatuhkan denda total Rp4.482.000.000.

Penindakan ini dilakukan sepanjang Januari hingga Februari 2026 di enam provinsi, sebagai langkah memastikan kepatuhan norma ketenagakerjaan berjalan nyata di lapangan dan memberi kepastian bagi pekerja maupun dunia usaha yang taat aturan. Denda ini nantinya akan masuk ke kas negara sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

“Jumlah denda yang dikenakan terhadap masing-masing perusahaan berbeda-beda, tergantung pada jumlah tenaga kerja asing yang dinilai dipekerjakan tidak sesuai dengan ketentuan,” ujar Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Dirjen Binwasnaker dan K3) Kemnaker, Ismail Pakaya, melalui Siaran Pers Biro Humas Kemnaker, Senin, 23 Februari 2026.

Ismail menegaskan, operasi kepatuhan terhadap norma ketenagakerjaan khususnya penggunaan TKA akan terus dilanjutkan sepanjang 2026. Menurut nya, isu TKA saat ini menjadi perhatian publik sehingga perlu direspons melalui pengawasan yang cepat, tepat, dan terukur agar penerapan norma berjalan efektif di tempat kerja.

Ia menjelaskan, pemeriksaan kepatuhan perusahaan terhadap penggunaan TKA mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2021 tentang Penggunaan TKA serta ketentuan dalam Undang-Undang Cipta Kerja. Perusahaan yang masih mempekerjakan TKA tidak sesuai ketentuan diminta segera melakukan penyesuaian.

“Apabila perusahaan tidak melakukan penyesuaian, akan dikenakan tindakan sesuai peraturan perundang-undangan,” tegas Ismail.

Ismail juga membuka ruang pengaduan masyarakat terkait dugaan pelanggaran norma penggunaan TKA maupun penyalahgunaan izin kerja TKA. Setiap laporan masyarakat akan menjadi bahan evaluasi dan dapat ditindaklanjuti sesuai skala prioritas pengawasan.

Sementara itu, Direktur Bina Pemeriksa Norma Ketenagakerjaan, Rinaldi Umar, menjelaskan bahwa pelanggaran penggunaan TK A tersebut ditemukan berdasarkan hasil pemeriksaan Pengawas Ketenagakerjaan provinsi setempat bersama Pengawas Ketenagakerjaan Kemnaker yang turun langsung ke lapangan.

“Selain perusahaan yang telah dikenakan denda, masih terdapat beberapa perusahaan yang dalam proses pembayaran dan penghitungan besaran denda. Tidak menutup kemungkinan jumlah penerimaan negara dari sektor ini akan bertambah,” jelas Rinaldi.

Dua belas perusahaan yang dikenakan denda tersebut berasal dari enam provinsi, dengan jumlah perusahaan terbanyak berada di Sulawesi Tengah. Namun, nilai denda terbesar dikenakan kepada PT BAP asal Kalimantan Barat sebesar Rp2.172.000.000, disusul PT BIS di Sumatera Utara sebesar Rp972.000.000.

Adapun daftar perusahaan yang dikenakan denda sebagai berikut:

Sulawesi Tengah

1. PT DSI : Rp84.000.000

2. PT ITSS : Rp180.000.000

3. PT GCNS: Rp150.000.000

4. PT IMIP : Rp108.000.000

5. PT RI : Rp252.000.000

6. PT DSI : Rp18 0.000.000

Kalimantan Barat

7. PT BAP : Rp2.172.000.000

Kalimantan Tengah

8. PT UAI : Rp12.000.000

Kepulauan Riau

9. PT HKI : Rp336.000.000

10. PT GH : Rp18.000.000

Sumatera Utara

11. PT BIS : Rp972.000.000

DKI Jakarta:

12. PT CAA : Rp18.000.000

Puncak HUT Ke-53 Bosowa Korporindo Bertabur Hadiah, dari Barang Elektronik sampai Umroh dan Haji Plus

0

Bogordaily.net – Puncak perayaan HUT ke-53 Bosowa Korporindo berlangsung sangat meriah, yang digelar secara serempak dan hybrid di Makassar, Bogor, Cilegon dan Karawang, Minggu, 22 Februari 2026.

Acara tersebut diikukuti oleh seluruh jajaran pimpinan dan karyawan Bosowa Korporindo. Kegiatan tersebut dilaksanakan sejak pukul 14.00 WIB sampai 20.00 WIB.

Di Makassar, HUT ke-53 Bosowa Korporindo dihadiri langsung oleh Founder Bosowa Korporindo, Aksa Mahmud dan istri, Siti Ramlah Kalla serta keluarga, CEO Bosowa Korporindo, Subhan Aksa, Komisaris Utama Bosowa Korporindo, Erwin Aksa, jajaran direksi dan komisaris Bosowa Korporindo, jajaran direksi dan komisaris perusahaan-perusahaan di bawah Bosowa Korporindo, serta para karyawan Bosowa Korporindo Group.

Juga hadir sejumlah tokoh di Makassar, antara lain Walikota Makassar, Munafri Arifuddin dan Pembina PKK Kota Makassar, Melinda Aksa.

Puncak perayaan HUT ke-53 Bosowa Korporindo mengusung tema “Tudang Sipulung: Bersyukur dan Berbagi Dalam Keberkahan”.

Selain diisi dengan dzkir dan doa, santunan untuk yatim dan dhuafa, buka puasa bersama, shalat Ashar, Maghrib, Isya dan Tarawih berjamaah, juga dimeriahkan dengan pembagian doorprize.

Baik yang diberikan langsung oleh Bosowa Korporindo kepada para karyawan di berbagai kota, maupun diberikan langsung di unit usaha masing-masing.

Ada beragam hadiah yang disiapkan oleh Panitia, dari barang elektronika dan kebutuhan rumah tangga, sepeda motor, sampai umrah dan haji plus. Hadiah umroh diraih oleh karyawan Sekolah Bosowa Bina Insani (SBBI) Bogor dan karyawan Sekolah Bosowa Al-Azhar Cilegon (SBAC). Adapun hadiah haji plus juga diraih oleh karyawan Sekolah Bosowa Bina Insani (SBBI).

Acara di Sekolah Bosowa Bina Insani

Di Sekolah Bosowa Bina Insani (SBBI), Bogor, acara puncak HUT ke-53 Bosowa Korporindo diadakan di Masjid Al-Ikhlas Bosowa Bina Insani.

Acara selamatan sekaligus syukuran tersebut dihadiri oleh seluruh guru, karyawan dan tim supporting (pendukung) SBBI.

Rangkaian kegiatan tersebut diawali dengan pemberian santunan kepada anak yatim dan dhuafa, zikir dan doa; kemudian shalat Ashar, Mahrib, Isya, dan Tarawih berjamaah, buka puasa bersama, serta pemberian hadiah juara Oliampiade olahraga, lomba adzan, dan Kuis Ramadhan.

Santunan yatim tersebut berupa uang tunai dan makanan untuk berbuka.

“Dengan pemberian santunan kepada anak yatim dan dhuafa di lingkungan sekitar Sekolah Bosowa Bina Insani, kami berharap keberkahan selalu dilimpahkan kepada Sekolah Bosowa Bina Insani, agar semakin maju dan mampu memberikan layanan pendidikan terbaik kepada masyarakat. Dan melalui kegiatan olimpiade olahraga, lomba adzan dan kuis Ramadhan, semoga kekompakan dan soliditas antarkaryawan Sekolah Bosowa Bina Insani semakin kuat ,” kata Chief Academic Officer (CAO) Sekolah Bosowa Bina Insani, Haposan Andi Citra.

Ketua Panitia HUT Bosowa Korporindo di Sekolah Bosowa Bina Insani Adang Rusman mengatakan, jumlah penerima santunan sebanyak 31 anak yatim. Mereka berasal dari jenjang PAUD, TK, SD, SMP dan SMA.

“Mereka adalah anak-anak yatim yang berasal dari wilayah yang bersinggungan langsung dengan Sekolah Bosowa Bina Insani, mencakup delapan RT di Kelurahan Sukadamai dan Kelurahan Kedung Jaya, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor,” kata Adang Rusman.

Adang menambahkan, motto acara HUT ke-53 Bosowa Korporindo adalah berbagi, khususnya kepada anak yatim dan dhuafa yang bersinggungan langsung dengan sekolah. “Maka kegiatan berbagi tahun ini kami lakukan langsung kepada mereka yang betul-betul terdampak oleh kehadiran Sekolah Bosowa Bina Insani,” tuturnya.

Pemkot Bogor Gencarkan Pencegahan Judi Online, DP3A Gelar Pelatihan Ketahanan Keluarga Libatkan Lintas Sektor

0

Bogordaily.net – Ancaman judi online (Judol) terhadap generasi muda kian menjadi perhatian serius berbagai daerah, termasuk di Kota Bogor.

Praktik perjudian berbasis digital ini dinilai tidak hanya merusak individu, tetapi juga berdampak luas terhadap ketahanan keluarga, stabilitas ekonomi rumah tangga, hingga kesehatan mental.

Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Bogor terus menggencarkan langkah preventif.

Edukasi dan sosialisasi tentang bahaya judi online telah dilakukan dari berbagai pendekatan, mulai dari budaya, agama, hingga aspek penegakan hukum.

Salah satu upaya konkret dilakukan melalui pelatihan ketahanan keluarga bertajuk Membangun Resiliensi dalam Rangka Pencegahan Judi Online yang digelar selama dua hari, 3–4 Februari 2026, di Rizen Padjadjaran Hotel.

Peran Keluarga Jadi Garda Terdepan

Kepala DP3A Kota Bogor, Rakhmawati, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa keluarga merupakan pondasi utama dalam mencegah praktik judi online sejak dini.

Ia menekankan bahwa dampak Judol tidak hanya menyasar aspek finansial, tetapi juga memicu konflik rumah tangga, gangguan psikologis, hingga keretakan relasi antaranggota keluarga.

“Ini menjadi alarm bagi semua, khususnya di Kota Bogor, agar lebih waspada dan diimbangi dengan langkah-langkah preventif,” kata Rakhmawati.

Selain itu, melalui pelatihan dan sosialisasi ini, dirinya berharap para ibu rumah tangga dan anggota keluarga dapat menjadi agen perubahan yang mampu menyampaikan serta menyebarkan pesan-pesan positif kepada teman sebaya di lingkungannya.

“Semoga peserta yang hadir, khususnya ibu rumah tangga, bapak-bapaknya dan  anak anaknya  mampu menjadi pelopor sekaligus pelapor serta agen perubahan lintas generasi. Utamanya terkait bahaya Judol dan Pinjol ilegal,” tegasnya.

Hadirkan Narasumber Lintas Sektor

Pelatihan ini menghadirkan berbagai narasumber dari lintas sektor guna memberikan perspektif komprehensif.

Fajar Muhammad Nur selaku Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor memaparkan dampak judi online terhadap ketahanan keluarga serta strategi membangun keluarga tangguh.

Dari sisi kesehatan mental, dr. Lahargo Kembaren, Sp.KJ, Dokter Spesialis Jiwa RS MM, menjelaskan keterkaitan antara kecanduan judi online dengan gangguan psikologis dalam keluarga.

Sementara itu, Nursaktiyo Wira Agung, S.T., (Han), Wadantim Intel Korem 061/Suryakancana, menyoroti pentingnya peran keluarga sebagai pilar bela negara dalam menghadapi ancaman nonmiliter seperti judi online.

Aspek hukum turut dibahas oleh Kompol Agus Supriyanto, Kasat Binmas Polresta Bogor Kota, yang menguraikan sanksi terhadap praktik perjudian daring.

Tak hanya itu, R.R. Endah Noorwidayati, S.Sos, M.Kesos., dari Pusdatin Kesos Kementerian Sosial RI memaparkan tindak lanjut bantuan sosial bagi keluarga terdampak judi online dan pekerjaan tidak layak.

Adi Supriatna, Koordinator PKH Dinas Sosial Kota Bogor, turut menjelaskan penguatan ketahanan ekonomi keluarga melalui optimalisasi program nasional berbasis desil.

Libatkan Komunitas dan Pemangku Kepentingan

Peserta pelatihan berasal dari berbagai unsur masyarakat, antara lain Forum Anak Kecamatan, PATBM, Kader PKK Kecamatan, KPAID Kota Bogor, UPTD PPA, PUSPAGA Kota Bogor, LPM se-Kecamatan Bogor Selatan, RW se-Kelurahan Mulyaharja, KNPI, hingga komunitas Pergerakan Anti Judi Online Amankan Generasi Bogor (PAGAR).

Keterlibatan berbagai elemen ini diharapkan dapat menciptakan sinergi antara pemerintah, komunitas, dan keluarga dalam membangun lingkungan sosial yang sehat dan bebas dari praktik judi online.

Terpisah, Wali Kota Bogor, Dedie A, Rachim menyoroti judi dan pinjaman online serta bullying di lingkungan pelajar.

Menurutnya, kemudahan akses melalui gawai dapat mempengaruhi pola pikir dan berpotensi menjerumuskan pada perilaku negatif, seperti perundungan (bullying), pemalakan, tawuran, dan tindakan menyimpang lainnya.

“Ikut judi adalah sebuah kebodohan, walaupun menang sesekali, setelah itu pasti jatuh,” katanya saat menjadi inspektur upacara bendera di SMAN 3 Kota Bogor, Senin, 9 Februari 2026.

Tak hanya itu, dalam amanatnya, Dedie Rachim mengingatkan pentingnya membangun karakter sejak dini sebagai bekal meraih cita-cita dan menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

6 Iftar Buffet Hotel Bintang Lima di Jakarta, Harga dan Lokasi Lengkap untuk Bukber Mewah Bersama Keluarga

0

Bogordaily.net – Iftar buffet Jakarta 2026 kembali menjadi tren pilihan masyarakat ibu kota untuk menggelar buka puasa bersama.

Konsep prasmanan yang menyajikan aneka hidangan dalam satu waktu memberikan keleluasaan bagi tamu untuk mencicipi berbagai menu tanpa batas.

Mulai dari sajian Nusantara yang kaya rempah, hidangan autentik Timur Tengah, masakan Asia, hingga kuliner Barat modern, sejumlah hotel berbintang di Jakarta menghadirkan pengalaman berbuka yang mewah sekaligus berkesan.

Berikut enam rekomendasi iftar buffet hotel Jakarta 2026 yang bisa menjadi referensi bukber bersama keluarga, sahabat, maupun kolega bisnis.

Iftar Buffet Hotel di Jakarta

1. The Langham Jakarta

Hotel mewah yang berada di kawasan Sudirman Central Business District (SCBD) ini menghadirkan pengalaman berbuka puasa dalam balutan elegan khas Eropa modern.

Tahun ini, The Langham Jakarta menyuguhkan iftar buffet di tiga restoran berbeda, sehingga tamu dapat merasakan pengalaman kuliner yang variatif dalam beberapa kesempatan.

Di Tom’s by Tom Aikens, pengunjung dapat menikmati buffet internasional dengan sentuhan klasik Indonesia dan cita rasa Arab. Harga mulai Rp608 ribu++ per orang membuka akses ke beragam menu premium yang tersaji hangat.

Sementara itu, ALICE menghadirkan kombinasi Mediterania dan Indonesia dengan harga Rp588 ribu++. Bagi pencinta kuliner Jepang, Morimoto Jakarta menawarkan pengalaman berbuka puasa keluarga ala Negeri Sakura dengan harga serupa.

Lokasi: Sudirman Central Business District 8, Jl. Jenderal Sudirman Lot 28, Jakarta Selatan.

2. Mandarin Oriental Jakarta

Kemewahan khas hotel internasional ini semakin terasa saat Ramadan. Cinnamon Restaurant menghadirkan perpaduan kuliner Nusantara dan Arab dalam satu meja prasmanan.

Dengan harga Rp688 ribu++ per orang, tamu dapat menikmati hidangan khas Timur Tengah seperti Lamb Mandi dan Shish Tawook yang kaya aroma asap menggoda.

Di sisi lain, menu Indonesia seperti Soto Ayam Lamongan dan Kolak Pisang memberikan sentuhan hangat dan rasa rumahan yang akrab di lidah.

Lokasi: Jl. MH Thamrin, Jakarta Pusat.

3. Keraton at The Plaza

Mengusung tema Selera Keraton, The Club di Keraton at The Plaza menghadirkan sajian yang terinspirasi dari hidangan istana.

Menu yang dihadirkan tergolong jarang ditemui di restoran Indonesia modern. Selain Gudeg ala Jogja, tersedia Brongko, semur daging sapi dengan kluwek, Sate Ayam ala Keraton, hingga Sate Klathak.

Aneka jajanan pasar dan dessert tradisional menjadi penutup manis sesi berbuka. Harga yang ditawarkan Rp658 ribu++ per orang selama Ramadan.

Lokasi: Jl. MH Thamrin Kav. 15, Menteng, Jakarta Pusat.

4. Park Hyatt Jakarta

Berlokasi di kawasan Kebon Sirih, hotel berbintang enam ini menawarkan pengalaman berbuka di lantai 22 dengan panorama cityscape Jakarta yang memukau.

Ramadan at The Park menghadirkan Buffet Iftar at Dining Room dengan kombinasi menu Nusantara dan Timur Tengah. Tata sajian yang elegan berpadu dengan pemandangan lampu kota menciptakan suasana berbuka yang intim dan eksklusif.

Dengan harga Rp748 ribu++ per orang, pengalaman kuliner di sini dapat dipadukan dengan staycation untuk menikmati quality time bersama keluarga.

Lokasi: Jl. Kebon Sirih 17-19, Jakarta Pusat.

5. Pullman Jakarta Indonesia

Mengusung tema From the Bosphorus to Jakarta: Delights of Türkiye, Pullman Jakarta Indonesia menghadirkan eksplorasi rasa khas Turki.

Sana Sini Restaurant menjadi pusat sajian autentik yang menggandeng dua chef dari Swissôtel The Bosphorus, Istanbul. Rempah aromatik khas Turki berpadu dengan sentuhan modern menciptakan pengalaman berbuka yang berbeda.

Dengan harga Rp788 ribu++ per orang, konsep ini cocok untuk menjamu klien atau menggelar bukber eksklusif bersama keluarga besar.

Lokasi: Jl. MH Thamrin No. 59, Gondangdia, Jakarta Pusat.

6. Sheraton Grand Jakarta Gandaria City

Hotel yang terintegrasi dengan pusat perbelanjaan Gandaria City ini menghadirkan tema A Journey to Oman dalam perayaan Ramadan 2026.

Anigre Restaurant menyajikan kombinasi cita rasa Oman dan Indonesia. Menu seperti daging domba slow-cooked, nasi beraroma khas, hingga aneka mezze menjadi daya tarik utama.

Harga yang ditawarkan Rp728 ribu++ per orang. Tersedia pula promosi Buy 1 Get 2 dari bank tertentu yang dapat dimanfaatkan untuk acara kantor atau reuni keluarga.

Lokasi: Jl. Sultan Iskandar Muda, Jakarta Selatan.

Deretan iftar buffet hotel Jakarta 2026 ini menawarkan pengalaman yang berbeda-beda, mulai dari konsep royal khas keraton, panorama city view dari ketinggian, hingga eksplorasi rasa Timur Tengah dan Turki.

Dengan variasi harga dan lokasi strategis di pusat maupun selatan Jakarta, masyarakat dapat menyesuaikan pilihan sesuai kebutuhan acara dan anggaran.

Bagi yang ingin menghadirkan momen buka puasa lebih istimewa tahun ini, reservasi lebih awal sangat disarankan mengingat tingginya minat terhadap iftar buffet hotel berbintang selama Ramadan.

Siapa Punch? Ini Kisah Bayi Monyet di Jepang yang Ditinggal Induknya dan Jadikan Boneka Orangutan sebagai Ibu

0

Bogordaily.net – Seekor bayi monyet bernama Punch mendadak menjadi perhatian publik internasional setelah kisah hidupnya viral di media sosial.

Cerita haru tentang bayi makaka yang ditinggalkan induknya saat lahir ini menyentuh hati banyak orang, termasuk warganet di Indonesia.

Punch, yang memiliki nama asli Panchi-kun, lahir pada Juli 2025 di Kebun Binatang Kota Ichikawa. Sejak awal kehidupannya, ia menghadapi kondisi yang tidak mudah.

Induknya dilaporkan meninggalkannya sesaat setelah proses kelahiran, sehingga Punch tumbuh tanpa kehadiran sosok ibu.

Jadikan Boneka Orangutan sebagai “Ibu”

Perhatian publik mulai tertuju pada Punch setelah sejumlah video memperlihatkan perilaku uniknya. Bayi makaka tersebut terlihat selalu membawa dan memeluk boneka orangutan ke mana pun ia pergi.

Boneka itu bukan sekadar mainan. Dalam berbagai rekaman yang beredar, Punch tampak menggenggam, menyeret, bahkan memeluk erat boneka tersebut saat merasa terancam oleh monyet lain.

Beberapa video memperlihatkan momen ketika Punch sempat diserang atau diganggu oleh monyet dewasa. Dalam situasi tersebut, ia langsung memeluk tangan boneka orangutan itu seolah mencari perlindungan.

Adegan itu membuat banyak orang tersentuh, karena boneka tersebut terlihat menjadi simbol pengganti figur ibu bagi Punch.

Sebagai bayi monyet jenis makaka, Punch harus belajar beradaptasi dengan kelompoknya. Pada awalnya, proses ini tidak berjalan mulus. Ia sempat mendapatkan perlakuan agresif dari beberapa monyet lain.

Namun, pihak kebun binatang menyebut bahwa interaksi tersebut merupakan bagian dari proses alami dalam membangun hierarki dan hubungan sosial di antara kelompok makaka.

Pada 6 Februari 2026, pihak kebun binatang melaporkan bahwa Punch mulai menunjukkan perkembangan positif dalam interaksi sosialnya. Ia perlahan menjalin hubungan dengan beberapa monyet lain.

Kemudian pada 12 Februari 2026, tercatat bahwa Punch semakin aktif berinteraksi dengan lebih banyak anggota kelompoknya.

Meski sesekali masih mendapat gangguan ringan, hal itu disebut sebagai bagian dari proses belajar memahami “aturan” dalam kelompok sosial monyet.

Dari Kisah Pilu ke Harapan Baru

Kini, kondisi Punch dilaporkan stabil dan terus dalam pengawasan penjaga kebun binatang. Ia dibantu untuk beradaptasi secara bertahap agar mampu tumbuh dan berkembang secara sosial seperti makaka lainnya.

Kisahnya yang viral di berbagai platform media sosial turut berdampak pada meningkatnya perhatian publik terhadap kebun binatang tersebut. Jumlah pengunjung dilaporkan mengalami peningkatan setelah video-video Punch menyebar luas.

Cerita Punch bukan hanya tentang seekor bayi monyet yang kehilangan induknya. Lebih dari itu, kisah ini menjadi simbol tentang ketahanan, proses adaptasi, dan cara makhluk hidup mencari rasa aman dalam keterbatasan.

Dari pelukan boneka orangutan hingga perlahan menemukan teman di kelompoknya, perjalanan Punch terus diikuti publik yang berharap ia dapat tumbuh sehat dan menemukan “keluarga” barunya di tengah kelompok makaka.

 

Waspada Kualitas Air di Rumah, Kenali Tiga Tandanya

0

Bogordaily.net – Masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap kualitas air yang digunakan sehari-hari di rumah.

Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor mengingatkan bahwa air yang tampak biasa saja belum tentu layak konsumsi apabila menunjukkan tanda-tanda tertentu.

Dalam edukasi terbarunya, Perumda Tirta Pakuan menyampaikan ada tiga ciri utama air yang tidak sehat dan perlu segera diwaspadai oleh keluarga.

Pertama, air tidak jernih. Air yang layak digunakan seharusnya bening dan bersih. Jika air berubah warna atau terlihat keruh, kondisi tersebut bisa menjadi indikasi adanya zat berbahaya atau kontaminasi di dalamnya.

Kedua, bau tidak sedap pada air. Air yang sehat tidak berbau. Apabila tercium aroma tanah, besi, maupun bau kimia, hal itu dapat menjadi sinyal bahwa air telah terkontaminasi dan tidak layak digunakan, terutama untuk konsumsi.

Ketiga, rasa air yang aneh atau tidak normal. Air layak konsumsi pada umumnya tidak memiliki rasa. Jika air terasa pahit, asin, atau memiliki rasa tidak biasa lainnya, masyarakat disarankan untuk tidak menggunakannya sebelum memastikan keamanannya.

Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor menegaskan pentingnya peran keluarga dalam memperhatikan kualitas air di lingkungan rumah masing-masing.

Dengan mengenali tanda-tanda tersebut sejak dini, risiko gangguan kesehatan akibat air yang tidak layak dapat dicegah.

Masyarakat juga diimbau untuk segera melaporkan jika menemukan indikasi penurunan kualitas air agar dapat segera ditindaklanjuti demi menjaga kesehatan bersama.

Air Bersih Jadi Fondasi Hidup Sehat, Ini Peran Perumda Tirta Pakuan

0

Bogordaily.net – Air bersih merupakan kebutuhan vital bagi kehidupan masyarakat. Tidak hanya sebagai kebutuhan dasar, air bersih juga menjadi esensi dalam menciptakan kehidupan yang sehat, aman, dan berkelanjutan.

Melalui kampanye edukatifnya, Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas dan kuantitas pasokan air bersih bagi masyarakat.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan seluruh warga Kota Bogor mendapatkan akses air yang layak dan aman digunakan dalam aktivitas sehari-hari.

Air bersih memiliki banyak manfaat penting bagi kesehatan. Di antaranya membantu melancarkan pencernaan dan peredaran darah dalam tubuh, menjaga kesehatan keluarga, serta menunjang kelancaran aktivitas harian.

Selain itu, ketersediaan air bersih juga berperan dalam mencegah risiko penyakit dan gangguan lingkungan akibat sanitasi yang tidak memadai.

Perumda Tirta Pakuan juga mengajak masyarakat untuk turut mendukung layanan air bersih dengan bijak menggunakan air dan aktif melaporkan kendala pasokan.

Untuk layanan dan informasi terkait distribusi air, masyarakat dapat menghubungi Call Center di nomor 0251-8324111.

Sebagai penyedia layanan air bersih di Kota Bogor, Perumda Tirta Pakuan berkomitmen menjadi tulang punggung penyediaan air berkualitas tinggi demi terciptanya lingkungan yang sehat dan kehidupan yang lebih baik bagi seluruh warga.

LPDP Panggil Suami Dwi Sasetyaningtyas Arya Iwantoro, Dugaan Pelanggaran Kewajiban Beasiswa Diselidiki

0

Bogordaily.net – Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) akhirnya mengambil langkah tegas menyusul kontroversi yang menyeret pasangan suami istri penerima beasiswa, Dwi Sasetyaningtyas (DS) dan Arya Iwantoro (AP). Keduanya menjadi sorotan publik setelah pernyataan di media sosial memicu polemik luas.

Dalam pernyataan resmi yang disampaikan melalui akun Instagram pada Sabtu, 21 Februari 2026, LPDP memberikan klarifikasi sekaligus respons berbeda terhadap status keduanya sebagai alumni penerima beasiswa negara.

Terkait Dwi Sasetyaningtyas, LPDP menegaskan bahwa yang bersangkutan telah menyelesaikan studi magister dan dinyatakan lulus pada 31 Agustus 2017.

Selain itu, DS juga telah menuntaskan kewajiban pengabdian sesuai ketentuan yang berlaku.

Masa pengabdian tersebut dihitung selama lima tahun, yakni dua kali masa studi ditambah satu tahun. Dengan selesainya kewajiban tersebut, LPDP menyatakan tidak lagi memiliki hubungan hukum dengan DS.

“Dengan demikian, LPDP tidak lagi memiliki perikatan hukum dengan yang bersangkutan,” tegas LPDP dalam keterangannya.

Meski tidak lagi terikat secara hukum, LPDP tetap menyayangkan tindakan DS yang dinilai tidak mencerminkan nilai integritas, etika, dan profesionalisme sebagai alumni penerima beasiswa negara.

Lembaga tersebut menyatakan akan tetap berupaya menjalin komunikasi guna mengingatkan pentingnya kebijaksanaan dalam bermedia sosial serta memahami sensitivitas publik.

Arya Iwantoro Terancam Sanksi

Berbeda dengan DS, posisi Arya Iwantoro justru berada dalam sorotan serius. LPDP mengonfirmasi bahwa Arya merupakan alumni penerima beasiswa untuk program S2 dan S3 di Utrecht University, Belanda.

Namun, ia diduga belum menyelesaikan kewajiban kontribusi di Indonesia setelah menamatkan studi yang didanai penuh oleh negara. Dugaan inilah yang kini sedang didalami secara internal oleh LPDP.

“LPDP saat ini melakukan pendalaman internal terkait dugaan tersebut. LPDP tengah melakukan pemanggilan kepada Saudara AP untuk meminta klarifikasi, serta akan melakukan proses penindakan dan pengenaan sanksi sampai pengembalian seluruh dana beasiswa apabila terbukti bahwa kewajiban berkontribusi di Indonesia belum dipenuhi,” bunyi keterangan resmi LPDP.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa sanksi yang berpotensi dijatuhkan tidak main-main, termasuk kemungkinan pengembalian seluruh dana beasiswa apabila terbukti terjadi pelanggaran kewajiban.***

Menkeu Purbaya Ancam Blacklist Alumni LPDP yang Hina Indonesia, Minta Beasiswa Dikembalikan

0

Bogordaily.net – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengambil langkah tegas terhadap alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang viral karena pernyataannya dinilai menghina Indonesia.

Ia menegaskan akan menutup peluang karier di lingkungan pemerintahan bagi yang bersangkutan.

Pernyataan itu disampaikan Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTA di kantornya, Jakarta Pusat, Senin 23 Februari 2026.

Ia menekankan bahwa tindakan tegas diperlukan untuk menjaga marwah negara dan etika para penerima beasiswa yang dibiayai oleh uang rakyat.

“Nanti saya akan blacklist dia. Di seluruh (instansi) pemerintahan tidak akan bisa masuk. Nanti kita lihat blacklist-nya seperti apa. Jadi, jangan menghina negara sendiri,” ujar Purbaya saat konferensi pers APBN KiTA di kantornya, Jakarta Pusat.

Tak hanya sebatas pemblokiran akses karier di instansi pemerintah, Purbaya juga membuka kemungkinan untuk meminta pengembalian dana beasiswa.

Ia menegaskan bahwa dana LPDP bersumber dari pajak masyarakat serta pembiayaan utang negara yang dialokasikan secara khusus untuk pendidikan.

Menurutnya, penerima beasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga sikap dan etika, termasuk dalam menyampaikan pendapat di ruang publik.

“Jadi, dengan treatment yang fair saya harapkan ke depan teman-teman yang dapat pinjaman LPDP. Ya kalau ga seneng ya nggak seneng, tapi jangan menghina negara lah. Jangan begitu,” terang Purbaya.

Kontroversi ini bermula dari unggahan seorang perempuan pemilik akun Instagram @sasetyaningtyas yang videonya viral di media sosial.

Dalam video tersebut, ia memperlihatkan momen membuka sebuah paket yang disebutnya sangat penting bagi masa depan anak-anaknya.

Paket itu berisi surat resmi dari Home Office Inggris yang menyatakan anak keduanya telah resmi menjadi warga negara Inggris. Ia juga menunjukkan paspor Inggris yang diterima bersamaan dengan surat tersebut.

“Ini paket bukan sembarang paket, isinya adalah sebuah dokumen yang penting banget yang merubah nasib dan masa depan anak-anakku, kita buka ya,” ujarnya.

“Ini adalah surat dari Home Office Inggris yang menyatakan kalau anak aku yang kedua sudah diterima jadi WN Inggris,” lanjutnya.

Dalam video yang sama, ia juga mengungkapkan keinginannya agar anak-anaknya memiliki kewarganegaraan asing di masa depan.

“I know the world seems unfair tapi cukup aku aja yang WNI, anak-anakku jangan, kita usahakan anak-anak dengan paspor kuat WNA itu,” ujarnya.

Pernyataan tersebut kemudian memicu reaksi keras dari warganet. Banyak yang menilai ucapannya sensitif dan tidak pantas, terlebih karena ia diketahui sebagai alumni LPDP yang dibiayai oleh negara.***

Pastikan Alas Hak Kepemilikan 2.000 Warga, Keluarga Ahli Waris TB. Basuni Gelar Pertemuan

0

Bogorday.net – Menyikapi belum adanya perkembangan berarti mengenai kepastian lokasi mana saja yang termasuk dalam Persil 16, Nomer Leter C 840. Para ahli waris almarhum TB. Basuni menggelar pertemuan keluarga di kediamannya samping Kelurahan Gudang,

Pada pertemuan itu, ahli waris melakukan pengecekan dokumen yang menjadi alas hak kepemilikan lahan seluas 40 hektar, di dua kecamatan di Kota Bogor.

Pada pertemuan itu terkuak jika ahli waris akan meminta solusi kepada pemerintah Kota Bogor, terkait lahan-lahan milik ahli waris yang ditempati masyarakat.

“Selama ini warga yang mendiami di lahan tersebut tidak memiliki alas hak. Sebagian dari mereka hanya memiliki PBB, ” Papar salah satu ahli waris TP Basuni, bernama TB. Bayu Rota pada Sabtu, 21 Februari 2026.

Kepada bogordaily.net, Bayu menyampaikan keinginannya supaya Pemkot Bogor, mau campur tangan menyelesaikan supaya 2.000 warga yang tinggal di lahan tersebut, memiliki kepastian hukum.

“Keluarga akan menghibahkan lahan yang sudah didiami warga, supaya kedepan mereka memiliki alas hak kepemililan lahan,” Terang Bayu.

Pada kesempatan itu, disaksikan pihak keluarga, Bayu menyatakan pihaknya ingin Pemkot Bogor, membatu memuluskan niat keluarga almarhum TB. Basuni dalam upaya memberikan alas hak kepada masyarakat tersebut.

“Ahli waris tidak akan mengusir warga. Karena itu merupakan amanat papi kami, ” Terang Bayu, salah satu ahli waris TB. Basuni.

Namun, lanjut Bayu, supaya semua itu terwujud perlu ada campur tangan dari Pemkot Bogor.

“Keluarga hanya mengambil 30 persen dari total 40 hektar. Sedangkan sisanya 70 persen bisa dimusyawarahkan dengan Pemkot jalan keluarnya,” Ujar Bayu.

Bayu menyampaikan, 30 persen yang akan dimiliki ahli waris meliputi, Pasar Padasuka, Kantor Kelurahan Gudang dan Puskesmas.

“Sisanya silahkan Pemkot yang mengaturnya,” Cetus Bayu.

Pada kesempatan terakhir Bayu menjelaskan bawa Kapung Gudang ada di seberang BTM Mall, anehnya menurut Bayu, kenapa Kantor Kelurahan Gudang berada di Kampung Padasuka.

“Kita benahi bersama tumpang tindih mengenai kantor pelayanan publik seperti yang selama ini terjadi,” Pungkas Bayu.

Diki Sudrajat