Saturday, 11 April 2026
Home Blog Page 914

Pemkot Bogor Sesuaikan Jam Kerja ASN Selama Ramadhan

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyesuaikan jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 21 Tahun 2023 tentang Hari dan Jam Kerja Instansi Pemerintah dan Pegawai ASN.

Hal ini juga tertuang dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) Bogor Nomor 64 Tahun 2023 tentang Waktu dan Lokasi Kerja Pegawai ASN di lingkungan Pemkot Bogor.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menjelaskan bahwa aturan ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas kerja ASN, khususnya selama bulan Ramadan.

Sebagai tindak lanjut, Pemkot Bogor telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 100.3.4/1051-Org yang mengatur jam kerja ASN selama Ramadan 1446 H. Surat ini ditandatangani oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Bogor pada 26 Februari 2025.

“Kota Bogor sudah lebih dulu memiliki Perwali sebelum Perpres 21 diterbitkan. Maka, saat Perpres diberlakukan, kita sudah memiliki dasar hukum yang jelas, ditambah dengan surat edaran sebagai panduan pelaksanaannya,” ujar Dedie A. Rachim, Senin 3 Maret 2025.

Jam Kerja ASN Pemkot Bogor Selama Ramadan

Berdasarkan surat edaran tersebut, jam kerja ASN di lingkungan Pemkot Bogor selama bulan Ramadan 1446 H ditetapkan sebagai berikut:

1. Unit kerja dengan lima hari kerja:

Senin-Kamis: 08.00 – 15.00 WIB (istirahat: 12.00 – 12.30 WIB).

Jumat: 08.00 – 15.30 WIB (istirahat: 11.30 – 12.30 WIB).

2. Unit kerja dengan enam hari kerja:

Senin-Kamis: 08.00 – 14.00 WIB (istirahat: 12.00 – 12.30 WIB).

Jumat: 08.00 – 14.30 WIB (istirahat: 11.30 – 12.30 WIB).

Sabtu: 08.00 – 13.00 WIB.

3. Unit kerja yang memberikan layanan langsung di luar jam kerja akan menerapkan sistem piket atau shift yang diatur oleh masing-masing perangkat daerah.

4. Jam kerja satuan pendidikan formal dan nonformal mulai dari TK, SD, hingga SMP, diatur sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Aturan Jam Kerja ASN di Jawa Barat

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga menerapkan kebijakan serupa melalui Surat Edaran Nomor 23/OT.03/ORG.

Dalam surat edaran tersebut, perangkat daerah dengan lima hari kerja diatur sebagai berikut:

Senin-Kamis: 06.30 – 14.00 WIB (istirahat: 11.30 – 12.30 WIB).

Jumat: 06.30 – 14.30 WIB (istirahat: 11.30 – 13.00 WIB).

Aturan ini mengacu pada Surat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor B/34/KT.02/2025 tentang Pertimbangan Perubahan Jam Kerja pada Bulan Ramadan di Provinsi Jawa Barat.

Penyesuaian jam kerja ini dilakukan untuk menjaga efektivitas layanan publik sekaligus memberikan fleksibilitas bagi ASN dalam menjalankan ibadah selama Ramadan.

Oleh karena itu, seluruh ASN di lingkungan Pemkot Bogor diharapkan mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan.***

Ibnu Galansa

Bogor Dilanda 14 Bencana, BPBD : Cipaku dan Kampung Pasir Terparah

0

Bogordaily.net – Kota Bogor kembali diterjang bencana alam akibat curah hujan tinggi yang melanda sejak Minggu 2 Maret 2025 hingga Senin 3 Maret 2025 pagi.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, total terdapat 14 kejadian bencana yang terjadi di berbagai wilayah.

Bencana yang tercatat meliputi 9 tanah longsor, 3 rumah ambruk, 1 banjir lintasan, dan 1 pohon tumbang.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Hidayatullah, mengungkapkan bahwa bencana paling parah terjadi di Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan, yang mengalami tanah longsor cukup besar.

Kemudian serta di Kampung Pasir, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, yang terdampak banjir lintasan dan tembok ambruk.

Daftar Kejadian Bencana di Kota Bogor

1. Tanah Longsor – Kampung Lebak Sari RT 004/RW 005, Kelurahan Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan.

2. Atap Rumah Ambruk – Kampung Pancasan RT 001/RW 007, Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat.

3. Tanah Longsor – Kampung Cipaku Skip Baru RT 001/RW 016, Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan.

4. Banjir Lintasan – Kampung Pasir RT 004/RW 007, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur.

5. Tanah Longsor – Gang Duren RT 001/RW 009, Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat.

6. Tanah Longsor Susulan – Kampung Tajur RT 001/RW 007, Kelurahan Pakuan, Kecamatan Bogor Selatan.

7. Tanah Longsor – Jalan Artzimar 1 No.16 RT 003/RW 007, Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara.

8. Tanah Longsor – Kampung Dadali RT 003/RW 002, Kelurahan Gunung Batu, Kecamatan Bogor Barat.

9. Tanah Longsor – Kampung Cibalagung RT 003/RW 004, Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat.

10. Pohon Tumbang – Jalan Sukajaya 3 RT 001/RW 006, Kelurahan Tajur, Kecamatan Bogor Timur.

11. Tanah Longsor – Kampung Bakom Urug RT 002/RW 006, Kelurahan Bojongkerta, Kecamatan Bogor Selatan.

12. Tembok Rumah Ambruk – Kampung Pasir RT 001/RW 007, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur.

13. Tanah Longsor – Kampung Bakom RT 003/RW 006, Kelurahan Bojongkerta, Kecamatan Bogor Selatan.

14. Tembok Ambruk – Kampung Muara Landbouw RT 002/RW 013, Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat.

“BPBD Kota Bogor bersama petugas gabungan telah bergerak cepat untuk mengevakuasi warga yang terdampak serta melakukan pembersihan material longsor dan pohon tumbang,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Hidayatullah saat dikonfirmasikan melalui telepon pada Senin 3 Maret 2025.

Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa, namun kerugian materil masih dalam pendataan.

Pihak BPBD juga mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di daerah rawan bencana, agar tetap waspada mengingat potensi hujan deras masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.***

Ibnu Galansa

SatresNarkoba Ungkap 110.422 Butir Obat Keras dan 451 Butir Psikotropika, 27 Tersangka Diamankan

0

Bogordaily.net – Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polresta Bogor Kota berhasil mengungkap 23 kasus peredaran obat keras tanpa izin dengan total 27 tersangka.

Dalam pengungkapan ini, polisi mengamankan 110.422 butir obat keras tertentu dan 451 butir psikotropika dari berbagai lokasi di Kota Bogor.

Kasatres Narkoba Polresta Bogor Kota, Kompol Dede Hendrawan, menyampaikan bahwa pengungkapan ini dilakukan di beberapa wilayah, termasuk Bogor Utara, Bogor Timur, dan Bogor Barat.

Salah satu kasus menonjol adalah penangkapan seorang tersangka berinisial MI (27) di sebuah kontrakan di Kecamatan Bogor Tengah.

Dari lokasi tersebut, polisi menyita 65.000 butir obat keras jenis Eximer dan Tramadol.

“Barang bukti lainnya juga ditemukan di dalam kamar kontrakan milik tersangka,” ujar Kompol Dede Hendrawan, Senin 3 Maret 2025.

Kasus lainnya melibatkan tersangka yang tertangkap tangan saat razia kendaraan bermotor oleh Satlantas Polresta Bogor Kota.

Saat diperiksa, ditemukan 4.800 butir obat keras dalam kendaraannya, yang kemudian diserahkan kepada Satres Narkoba.

Selain itu, polisi menyita 7.755 butir obat keras yang disimpan di sebuah kontrakan di Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor.

Tersangka lainnya, HJ, mengaku menjual obat keras di sebuah warung di Cibeber, Kecamatan Bogor Selatan.

Dari hasil pengungkapan ini, polisi memperkirakan bahwa dengan menyita 110.422 butir obat keras dan 451 butir psikotropika.

Para pelaku dijerat dengan Pasal 435 Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, yang mengatur ancaman pidana penjara maksimal lima tahun dan denda hingga Rp500 juta.

Selain itu, mereka juga dikenakan Pasal 60 Ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika, dengan ancaman hukuman serupa.***

Ibnu Galansa

Pemkab Bogor Keluarkan Status Tanggap Darurat Bencana, BNPB Siap Beri Bantuan 

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor resmi mengeluarkan status tanggap darurat bencana imbas banjir bandang yang terjadi di kawasan Puncak. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) siap berikan bantuan.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto dan Bupati Bogor Rudy Susmanto, usai rapat koordinasi tanggap darurat bencana, pada Senin 3 Maret 2025.

Diketahui, sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor diterjang bencana banjir bandang dan tanah longsor, salah satunya di Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, pada Minggu 2 Maret 2025. Bencana banjir bandang tersebut membuat 423 jiwa terdampak.

“Statusnya pak bupati mengeluarkan status tanggap darurat, pemerintah pusat tidak ragu ragu langsung masuk dan bekerja sama dengan pemerintah daerah,” kata Suharyanto kepada wartawan, Senin 3 Maret 2025.

“Tadi malam terjadi banjir di Kabupaten Bogor, bahkan ada 1 orang yang meninggal dunia, tetapi alhamdulillah sudah ditemukan, untuk banjir sekarang sudah mulai surut, meskipun ada beberapa titik masih ada genangan,” tambahnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan data yang diterima oleh BNPB ada sebanyak 346 orang yang sudah kembali ke rumahnya masing masing.

Setelah menetapkan status tanggap darurat bencana, BNPB dan Pemkab Bogor akan senantiasa memberikan pelayanan serta bantuan berupa kebutuhan pokok kepada para korban yang terdampak bencana banjir bandang.

“Tetapi tentu saja yang masih mengungsi kami pastikan pemerintah kabupaten bogor dibawah arahan pak bupati, pemerintah pusat lewat BNPB, kebutuhan masyarakat yang terkena banjir terutama yang mengungsi kita penuhi semaksimal mungkin,” jelasnya.

Lebih lanjut, pemerintah pusat juga akan segera memperbaiki sejumlah bangunan, jalan hingga jembatan yang terdampak bencana banjir bandang.

“Kemudian juga terdata ada yang rumah nya rusak sedang, berat, dan ringan, itupun akan diberikan bantuan oleh pemerintah, kemudian infrastruktur yang rusak pak bupati menyampaikan ada 7 jembatan yang putus, yang jelas jelas belum tertangani ada 6,” ungkap Suharyanto.*

Albin Pandita

 

Sheyco Locker Solusi Tepat Penitipan Barang di Jogja, Liburan Nyaman Tanpa Beban

Bogordaily.net – Jogja selalu menjadi destinasi wisata favorit bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Namun, saat menjelajahi keindahan kota ini, membawa barang bawaan seperti tas besar atau koper sering kali menjadi kendala. Kini, hadir Sheyco Locker, solusi praktis penitipan barang Jogja yang membuat liburan semakin nyaman tanpa beban.

Sheyco Locker: Aman, Terjangkau, dan Nyaman
dilansir dari travellingjogja.com , Bagi wisatawan yang ingin menikmati setiap sudut Jogja tanpa harus direpotkan dengan barang bawaan, Sheyco Locker adalah pilihan terbaik. Layanan penitipan barang Jogja ini memastikan keamanan barang dengan sistem penyimpanan modern dan lokasi strategis. Dengan harga yang murah dan terjangkau, wisatawan tidak perlu khawatir mengeluarkan biaya besar untuk kenyamanan selama berwisata.

Keamanan barang yang dititipkan di Sheyco Locker menjadi prioritas utama. Dengan sistem pengawasan dan pengamanan yang ketat, wisatawan dapat dengan tenang menikmati destinasi favorit mereka tanpa khawatir kehilangan barang berharga. Selain itu, harga layanan penitipan barang Jogja ini sangat bersahabat, cocok untuk backpacker maupun wisatawan keluarga.

Lokasi Strategis di Pusat Wisata Jogja
Sheyco Locker hadir di beberapa titik strategis yang mudah diakses oleh para wisatawan, yaitu:
● Pintu Kedatangan Stasiun Tugu Yogyakarta
● Pintu Kedatangan Stasiun Lempuyangan Yogyakarta
● Malioboro
Dengan lokasi-lokasi ini, wisatawan bisa langsung menitipkan barang mereka setelah tiba di Jogja tanpa harus membawa koper atau tas berat saat menjelajahi kota.

Layanan Pemesanan Mudah
Bagi wisatawan yang ingin menggunakan layanan penitipan barang Jogja di Sheyco Locker, pemesanan dapat dilakukan dengan mudah melalui WhatsApp. Cukup hubungi: 081237921893 / 08112835818
Dengan layanan yang responsif dan profesional, wisatawan bisa memastikan tempat penitipan barang mereka tersedia sebelum tiba di lokasi.

Tidak Hanya Penitipan Barang, Ada Sewa Motor, Mobil, dan Paket Wisata
Selain sebagai layanan penitipan barang Jogja, Sheyco Locker juga menyediakan berbagai fasilitas lain yang mendukung wisatawan dalam menikmati liburan mereka, seperti:
● Sewa motor dan mobil untuk mobilitas lebih fleksibel di Jogja.
● Paket wisata yang dirancang khusus untuk wisatawan yang ingin menjelajahi tempat-tempat terbaik di Jogja tanpa repot menyusun itinerary.
Dengan berbagai layanan tersebut, Sheyco Locker menjadi solusi lengkap bagi wisatawan yang ingin menikmati liburan di Jogja dengan nyaman, aman, dan bebas dari beban barang bawaan.

Kesimpulan
Liburan di Jogja kini semakin praktis dan menyenangkan dengan layanan penitipan barang Jogja dari Sheyco Locker. Dengan keamanan terjamin, harga terjangkau, serta lokasi yang strategis, wisatawan dapat menikmati perjalanan tanpa harus repot membawa barang bawaan. Ditambah lagi dengan layanan sewa kendaraan dan paket wisata, Sheyco Locker benar-benar menjadi solusi lengkap untuk perjalanan yang lebih nyaman.

Jangan ragu untuk mempercayakan barang bawaan Anda kepada Sheyco Locker dan nikmati Jogja dengan lebih bebas dan tanpa beban!

 

Perumda PPJ Kota Bogor Targetkan Pasar Sukasari Operasi Penuh Usai Lebaran 2025

0

Bogordaily.net – Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor menargetkan Pasar Sukasari akan beroperasi penuh setelah lebaran 2025.

Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya, Jenal Abidin mengatakan, bahwa progres revitalisasi Pasar Sukasari sudah mencapai 90 persen.

“Target penyelesaian bangunan adalah akhir Maret, dan setelah lebaran seluruh pedagang akan pindah ke bangunan baru,” kata Jenal Abidin

Ia menambahkan, Pasar Sukasari ini diperuntukkan bagi pedagang eksisting Pasar Sukasari, pedagang dari Pasar Bogor, serta PKL yang direlokasi dari Jalan Otista dan Surya Kencana.

“Revitalisasi ini merupakan atensi dari Pak Wali Kota Bogor, dan kami sudah menyampaikan kepada investor agar segera menyelesaikan pembangunan. Semoga setelah Lebaran pasar ini dapat digunakan oleh para pedagang,” jelasnya

Jenal berharap, Pasar Sukasari yang saat ini progresnya sudah 90 persen, bisa segera diselesaikan dan pedagang juga sudah bisa berjualan usai Lebaran 2025.

Revitalisasi ini merupakan atensi dari Pak Wali Kota Bogor, dan Perumda PPJ sudah menyampaikan kepada investor agar segera menyelesaikan pembangunan.

Jenal menerangkan, setelah rampung 100 persen, Pasar Sukasari akan memiliki 520 unit kios dan 140 unit los untuk menampung pedagang.

“Semoga setelah Lebaran pasar ini dapat digunakan oleh para pedagang. Untuk Pasar Sukasari yang saat ini memasuki tahapan akhir pembangunan, diharapkan segera selesai, termasuk persiapan untuk masuknya pedagang,” tutup Jenal.(Muhammad Irfan Ramadan)

Pemkab Bogor Segera Tetapkan Tanggap Darurat Bencana 

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor segera menetapkan tanggap darurat bencana usai banjir dan tanah longsor yang menerjang beberapa wilayah Kabupaten Bogor, pada Minggu 2 Maret 2025.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menjelaskan bahwa, hari ini pihaknya langsung melaksanakan rapat koordinasi penanganan bencana bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Menurut Rudy, bencana yang ada di Kabupaten bogor bukan hanya terjadi di wilayah Bogor selatan. Namun terjadi di beberapa wilayah diantaranya, Kecamatan Citeureup, Gunung Putri, Bojong Gede, Sukajaya, dan beberapa titik lainnya.

“Memang cukup terdampak agak besar di wilayah selatan, Cisarua, dan kita sedang menangani lebih lanjut hari ini pun kami ada rapat koordinasi bersama kepala bnpb pusat dan,” kata Rudy Susmanto

Oleh karena itu, pihaknya memastikan bahwa hari ini akan ditetapkan tanggap darurat bencana di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.

“Insyaallah hari ini segera kita tetapkan status bencana Kabupaten Bogor setelah kita berdiskusi dengan BNPB,” jelasnya.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat 16 Kecamatan dan 28 Desa  terdampak bencana banjir dan tanah longsor pada Minggu 2 Maret 2025.

Berdasarkan data yang dirilis BPBD Kabupaten Bogor, ada 8 kecamatan yang terdampak tanah longsor diantaranya, Kecamatan Cijeruk, Desa Cijeruk, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaraja, Desa Cimandala, Desa Nagrak, Kecamatan Megamendung, Desa Kuta, Desa Sukagalih, Desa Gadog, Desa Sukakarya.

Kemudian, Kecamatan Sukamakmur, Desa Sirnajaya Kecamatan Ciawi, Desa Bojong Murni Kecamatan Sukajaya, Desa Harkatjaya, Kecamatan Leuwisadeng, Desa Sadengkolot, Kecamatan Babakan Madang, Desa Bojong Koneng.

Kemudian ada 7 Kecamatan yang terdampak banjir diantaranya, Kecamatan Parungpanjang, Desa Kabasiran, Desa Cibunar, Kecamatan Cisarua, Desa Tugu Utara, Desa Tugu Selatan, Desa Batu Layang, Desa Kopo, Desa Jogjogan, Desa Cibeureum

Selanjutnya, Kecamatan Bojong Gede, Desa Rawa Panjang, Kecamatan Cigudeg, Desa Cilaku, Kecamatan Dramaga, Desa Babakan, Kecamatan Rumpin, Desa Sukasari

Lalu, orang hanyut di Kecamatan Cisarua, Desa Citeko, dan angin kencang di Kecamatan Jasinga, Desa Setu.(Albin Pandita)

Sebanyak 28 Desa di 6 Kecamatan Bogor Didera Bencana

0

Bogordaily.net –Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat 16 Kecamatan dan 28 Desa terdampak bencana banjir dan tanah longsor pada Minggu 2 Maret 2025.

Berdasarkan data yang dirilis BPBD Kabupaten Bogor, ada 8 kecamatan yang terdampak tanah longsor diantaranya, Kecamatan Cijeruk, Desa Cijeruk, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaraja, Desa Cimandala, Desa Nagrak, Kecamatan Megamendung, Desa Kuta, Desa Sukagalih, Desa Gadog, Desa Sukakarya.

Kemudian, Kecamatan Sukamakmur, Desa Sirnajaya Kecamatan Ciawi, Desa Bojong Murni Kecamatan Sukajaya, Desa Harkatjaya, Kecamatan Leuwisadeng, Desa Sadengkolot, Kecamatan Babakan Madang, Desa Bojong Koneng.

Kemudian ada 7 Kecamatan yang terdampak banjir diantaranya, Kecamatan Parungpanjang, Desa Kabasiran, Desa Cibunar, Kecamatan Cisarua, Desa Tugu Utara, Desa Tugu Selatan, Desa Batu Layang, Desa Kopo, Desa Jogjogan, Desa Cibeureum

Selanjutnya, Kecamatan Bojong Gede, Desa Rawa Panjang, Kecamatan Cigudeg, Desa Cilaku, Kecamatan Dramaga, Desa Babakan, Kecamatan Rumpin, Desa Sukasari

Lalu, orang hanyut di Kecamatan Cisarua, Desa Citeko, dan angin kencang di Kecamatan Jasinga, Desa Setu.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD kabupaten Bogor M Adam Hamdani menjelaskan bahwa, beberapa kejadian bencana tersebut diakibatkan hujan deras dengan intensitas tinggi di beberapa wilayah Kabupaten Bogor.

“Kadar air dalam tanah dan debit air di hulu sungai meningkat sehingga terjadi bencana di beberapa titik lokasi di Kabupaten Bogor,” ujar M Adam Hamdani, Senin 3 Maret 2025.

Adam menjelaskan, bencana banjir dan tanah longsor juga menyebabkan beberapa jembatan di wilayah Kecamatan Cisarua ambruk dan beberapa akses jalan terputus. Selain itu, ribuan warga terdampak akibat bencana tersebut.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor segera menetapkan tanggap darurat bencana usai banjir dan tanah longsor yang menerjang beberapa wilayah Kabupaten Bogor, pada Minggu 2 Maret 2025.(Albin Pandita)

Jadwal Dokter RSUD Kota Bogor Selama Ramadan 2025

0

Bogordaily.net – Bagi kalian yang mau memeriksa kesehatan di RSUD Kota Bogor, alangkah baiknya untuk mengecek jadwal dokter yang tidak praktik selama Ramadan 2025.

Terlebih pemeriksaan kesehatan tersebut harus dengan dokter spesialis yang sesuai dalam bidangnya.

Untuk itu, Anda wajib mengecek jadwal dokter spesialis yang berkaitan dengan kesehatan yang dikeluhkan.

Berikut ini jadwal dokter yang tidak praktik di RSUD selama Ramadhan 2025:

  • Spesialis rehabilitasi medik, dr. Bertharossi Christina Wulandari, Sp.KFR, tidak praktik di RSUD Kota Bogor pada Selasa 4 Maret 2025.
  • Spesialis konservasi gigi, drg. Anisha Puspitarini, Sp.KG, tidak praktik pada Senin 3 Maret 2025.
  • Spesialis kandungan dan kebidanan, dr. Astry Susanti, Sp.OG, tidak praktik di RSUD Kota Bogor, mulai 1 Maret sampai 7 Maret 2025.Spesialis bedah mulut, drg. Didi Mardian, Sp.BM, tidak praktik di RSUD Kota Bogor mulai 3 Maret sampai 15 Maret 2025.

Itulah jadwal dokter spesialis yang tidak praktik di RSUD Kota Bogor selama bulan suci Ramadan 2025.

Untuk lebih jelasnya, Anda bisa mengecek langsung di instagram @rsud_kotabogor. Atau menghubungi kontak wa center di nomor 082183883851.(Muhammad Irfan Ramadan)

Warga Bogor Terseret Ombak di Pantai Carita, Satu Orang Hilang dalam Pencarian

0

Bogordaily.netLima warga Bogor dilaporkan terseret ombak di Pantai Kondominium Lippo, Carita, Pandeglang, Banten, pada Minggu 2 Maret 2025 sore.

Dalam insiden tersebut, empat orang berhasil selamat, sementara satu orang lainnya dinyatakan hilang.

Kepala Subseksi Siaga dan Operasi Basarnas Banten, Rizky Dwianto, mengungkapkan bahwa korban yang hilang bernama Parningotan Simanjuntak.

“Satu orang wisatawan terseret ombak saat berenang di pantai kondominium Lippo,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Kronologi Kejadian

Peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, warga Bogor Parningotan Simanjuntak dan empat saudaranya tengah berenang dan terseret ombak di pantai Carita.

Namun, ombak besar tiba-tiba datang dan menyeret kelimanya ke tengah laut. Empat orang berhasil menyelamatkan diri dengan berenang kembali ke tepi pantai, tetapi Parningotan terbawa arus dan menghilang dari pandangan.

Saksi mata menyebutkan bahwa gelombang tinggi mendadak menerjang area pantai, membuat korban kesulitan kembali ke daratan.

“Kami sempat melihat mereka berenang, lalu tiba-tiba ombak besar datang dan menyeret mereka. Empat orang berhasil naik, tapi satu orang tidak terlihat lagi,” ujar seorang wisatawan yang berada di lokasi kejadian.

Mendapat laporan kejadian tersebut, Tim SAR gabungan dari Basarnas, BPBD Pandeglang, dan relawan segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pencarian.

Hingga malam hari, upaya pencarian masih dilakukan dengan metode penyisiran di sepanjang bibir pantai.

“Untuk saat ini, kami masih fokus melakukan pemantauan dan penyusuran darat. Jika kondisi memungkinkan, pencarian akan diperluas dengan menggunakan perahu karet dan penyelaman,” kata Rizky.

Selain melakukan pencarian, petugas juga mengimbau wisatawan di sekitar Pantai Carita untuk lebih waspada terhadap kondisi ombak yang sedang tinggi.

“Kami mengingatkan agar pengunjung tidak berenang terlalu jauh ke tengah laut, terutama saat gelombang sedang tinggi seperti sekarang,” tambahnya.

Pantai Carita dikenal sebagai salah satu destinasi wisata favorit di Pandeglang, Banten. Namun, kawasan ini juga sering mengalami gelombang tinggi, terutama saat cuaca buruk.

Dalam beberapa tahun terakhir, beberapa kasus wisatawan terseret ombak juga pernah terjadi di pantai ini.

BMKG sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di perairan Selat Sunda, termasuk sekitar Pantai Carita.

Wisatawan dan nelayan diminta untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum beraktivitas di laut.***