Friday, 10 April 2026
Home Blog Page 936

Gelar Turnamen Biliard, PWI Kota Bogor Mempersatukan Berbagai Pihak

0

Bogordaily.net – Turnamen Biliard 9 Ball Class Pemula yang digelar oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor, menjadi sarana mempersatukan berbagai pihak.

Event bergengsi yang dilaksanakan di One Way Billiard, Jalan Merdeka, Kota Bogor, dihadiri unsur Forkopimda Kota Bogor, dari PJ Walikota Hery Antasari, Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Eko Prasetyo, Dandim 0606 Letkol Inf Dwi Agung Prihanto, pimpinan DPRD yang diwakili Achmad Rifqi Alaydrus, PJ Sekda Hanafi bersama sejumlah kepala SKPD dan ASN, para mitra strategis PWI Kota Bogor, Dirum Perumda Tirta Pakuan Rivelino, serta seluruh wartawan, pada Rabu 19 Februari 2025.

Kehadiran seluruh unsur elemen, menjadikan turnamen billiard yang baru pertama kali diadakan oleh PWI Kota Bogor, menjadi meriah dan semarak.

Acara dibuka dengan break off yang dilakukan PJ Walikota Hery Antasari dan Ketua PWI Kota Bogor Herman Indrabudi. Setelah itu, seluruh peserta yang hadir bertanding dengan jumlah peserta 64 orang.

Dalam sambutannya, Hery Antasari mengaku senang bisa menjadi bagian dari turnamen yang digelar oleh PWI Kota Bogor ini.

Ia menilai kegiatan turnamen biliard ini sangat positif untuk mempererat hubungan antara pemerintah, aparat, dan insan pers.

“Artinya, keberadaan insan pers melalui PWI sangat penting. Melalui turnamen biliar ini, kita semua bisa semakin akrab dan memperkuat sinergi. Diharapkan, kegiatan seperti ini bisa sering dilakukan agar lebih banyak pihak yang bisa berpartisipasi dan menjalin silaturahmi,” ujar Hery Antasari.

Ditempat yang sama, Ketua PWI Kota Bogor, Herman Indrabudi, menambahkan bahwa olahraga biliard memiliki nilai strategis dalam membangun komunikasi dan kerja sama antara berbagai elemen masyarakat.

“Dengan turnamen biliard, kita bisa menjalin silaturahmi dan berkolaborasi dengan Forkopimda untuk membangun Kota Bogor. Semoga turnamen ini bisa menjadi ajang kebersamaan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam turnamen itu, memperebutkan berbagai hadiah senilai jutaan rupiah, trophy dan piagam penghargaan. Acara yang digelar itupun merupakan kerjasama antara PWI Kota Bogor dengan Pemkot dan KORPRI Kota Bogor.

Ketua KORPRI Kota Bogor, Dodi Ahdiyat mengapresiasi kegiatan positif yang dilakukan oleh PWI Kota Bogor. Melalui olahraga billiard ini, semua bisa berkumpul dan bersatu.

“Hebat PWI Kota Bogor bisa mempersatukan berbagai elemen dan unsur yang ada di Kota Bogor. Ini juga sebagai bentuk kolaborasi dan sinergi, semoga kedepannya PWI Kota Bogor semakin solid, kompak dan terus melakukan berbagai kegiatan positif dan bermanfaat,” pungkasnya. ***

Ibnu Galansa

Dihadirkan di Polresta Bogor Kota, Motif Otak Pelaku Penembakan di Mawar Terungkap

0

Bogordaily.net – Polresta Bogor Kota berhasil mengungkap aktor utama dalam kasus penembakan di wilayah Mawar, Kota Bogor.

DPO (Daftar Pencarian Orang) yang berhasil diringkus yaitu FY dan HA yang merupakan aktor utama.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Eko Prasetyo mengungkapkan bahwa proses penangkapan kedua tersangka dilakukan selama 10 hari, dimulai sejak kejadian penembakan pada 3 Februari 2025.

“Kedua tersangka ini melarikan diri ke Bali, dan kami mengetahui hal tersebut berkat kerja sama tim antara Polresta Bogor Kota, Polres Bogor, dan Resmob Polda Jabar. Kolaborasi ini atas perintah Kapolres untuk segera melacak jejak kedua tersangka,” ujarnya, Rabu 19 Februari 2025.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota AKP Aji Riznaldi menambahkan, setelah mendapatkan informasi awal bahwa pelaku penembakan yang berinisial FY dan HA menuju ke Jakarta, pihak kepolisian melakukan pengejaran hingga ke Bogor Kabupaten.

Kepolisian kemudian melakukan pengejaran hingga ke Bandung dan berkoordinasi dengan pihak Imigrasi untuk pencekalan, mengingat adanya indikasi bahwa kedua tersangka mungkin berencana melarikan diri ke luar negeri.

“Setelah pencekalan dilakukan, kami melakukan koordinasi dengan pihak bandara. Pada 3 Februari, setelah kejadian, kami mendapatkan informasi bahwa kedua tersangka berada di bandara dengan tujuan menuju Bali,” lanjut AKP Aji.

Pada tanggal 10 Februari 2025, tim gabungan berhasil menemukan tersangka yang berinisial FY dan HA di daerah Kuta, Bali, setelah melakukan pengintaian selama dua hari.

“Kami berhasil mengamankan kedua tersangka dan setelah dilakukan penangkapan, kami menemukan beberapa handphone baru yang digunakan untuk komunikasi, serta paspor dengan visa yang tertera beberapa negara,” ungkapnya.

Kedua tersangka kemudian dibawa kembali ke Polresta Bogor Kota untuk pemeriksaan lebih lanjut. Berdasarkan keterangan saksi-saksi, polisi menetapkan kedua tersangka dengan pasal 340, 338, dan 120 KUHP.

Motif Pelaku

Motif penembakan, menurut AKP Aji, bermula dari selisih paham antara pelaku dan korban yang terjadi pada hari Sabtu sebelumnya.

“Tersangka mengumpulkan rekan-rekannya yang terlibat dalam penembakan ini di sebuah hotel di Kota Bogor,” jelasnya.

Sementara itu, terkait apakah kedua tersangka merupakan pembunuh bayaran, pihak kepolisian masih mendalami lebih lanjut dan memerlukan keterangan dari saksi-saksi tambahan untuk memastikan hal tersebut.

Untuk pekerjaan para tersangka, AKP Aji menyebutkan bahwa salah satu pelaku adalah seorang pengusaha dan wiraswasta, sedangkan pelaku penembakan berinisial B adalah seorang buruh harian.

Kasat Reskrim juga menekankan komitmen Polresta Bogor Kota dalam memberantas premanisme dan tindakan kejahatan lainnya di wilayah tersebut.

“Dengan kepemimpinan Kapolresta, kami akan terus berupaya menjaga Kota Bogor agar tetap aman, nyaman, dan kondusif. Tidak ada tempat untuk premanisme dan tindakan kejahatan lainnya di Bogor Kota. Kami akan terus mengejar dan memberantas habis segala bentuk kejahatan,” tegas AKP Aji Riznaldi. ***

Muhammad Irfan Ramadan

ALVA Cervo Jadi Motor Listrik Pertama yang Dimodifikasi SOCA Wheels

0

Bogordaily.net – ALVA, sebagai pionir dalam industri motor listrik di Indonesia, bersama SOCA Wheels, merek lokal Indonesia yang mengkhususkan diri

dalam produksi pelek dan aksesori untuk skuter modern, sukses menggelar talkshow bertajuk “SOCA Wheels x ALVA: Modifikasi Motor Listrik yang Auto Keren di Jalan” dalam rangkaian Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025.

Acara ini menarik perhatian pecinta otomotif yang ingin mengetahui lebih dalam tentang potensi modifikasi motor listrik ALVA, khususnya ALVA Cervo.

Talk show yang berlangsung di booth ALVA pada 16 Februari 2025 menghadirkan narasumber dari SOCA Wheels yang berbagi pengalaman mengenai transformasi ALVA Cervo menjadi motor listrik dengan desain dan performa yang lebih impresif.

Diskusi mencakup berbagai aspek modifikasi, mulai dari alasan memilih ALVA Cervo sebagai basis modifikasi, tantangan yang dihadapi, hingga inovasi yang diterapkan untuk meningkatkan tampilan serta kinerja motor listrik ini.

Perjalanan Modifikasi ALVA Cervo

Dalam sesi talk show, SOCA Wheels mengungkapkan alasan di balik ketertarikan mereka terhadap ALVA Cervo, yakni teknologi canggih dan desain futuristik yang memberikan fleksibilitas dalam eksplorasi modifikasi. Beberapa aspek utama yang dimodifikasi meliputi:

  • Desain Eksterior yang diperbarui lewat skema warna baru dengan kombinasi abu-abu, hitam, merah, dan aksen kuning serta putih. Dengan Branding SOCA Wheels yang mencolok di beberapa bagian, terutama pada bodi belakang dan velg. ALVA Cervo dibalut stiker grafis bertema balap yang menambah kesan sporty dan agresif.
  • Velg Belakang Custom, SOCA Wheels membuat velg belakang tertutup penuh dengan desain aerodinamis dan dibubuhi logo SOCA yang besar pada bagian roda belakang, menonjolkan identitas modifikasi.
    Windshield Lebih Besar untuk memberikan tampilan lebih futuristik sekaligus meningkatkan aerodinamika.
  • Pelek dan Rem Depan Diperbarui dengan warna pelek depan yang senada dengan bodi, dilengkapi peningkatan pada sistem pengereman untuk kestabilan dan keamanan lebih baik.

Rayhan dari SOCA Wheels menyampaikan seiring berkembangnya waktu serta market yang menikmati, SOCA merasa sangat bahagia dan tertantang untuk bisa berkolaborasi bersama memodifikasi ALVA CERVO —yang notabene di luar dari jenis kendaraan yang biasa SOCA garap, dengan gaya ala SOCA alias SOCA Style.

Membuat produk-produk prototipe serta mempadu-padankan produk SOCA yang sudah ada kepada unit ALVA CERVOe.

“Semoga kolaborasi ini bisa membawa kita bersama ke masa depan otomotif Indonesia yang lebih berwarna dan semakin seru,” katanya.

Sementara itu, Putu Yudha, Chief Marketing Officer ALVA, menambahkan, ALVA selalu berkomitmen untuk mendukung kreativitas dalam dunia otomotif, termasuk dalam hal modifikasi karena hal tersebut merupakan bagian dari gaya hidup dan hobi yang tumbuh bersama dengan industri otomotif.

“Kami percaya bahwa inovasi yang dilakukan SOCA Wheels dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk menjelajahi kemungkinan baru dalam penggunaan kendaraan listrik,” ujarnya.

Melalui kolaborasi ini, ALVA dan SOCA Wheels berharap dapat menginspirasi lebih banyak pecinta otomotif untuk beralih ke kendaraan listrik tanpa mengesampingkan kreativitas dalam modifikasi. Tren modifikasi motor listrik diharapkan dapat menjadi bagian dari gaya hidup ramah lingkungan yang tetap stylish dan fungsional. ***

Pembukaan Pintu Air Bendungan Ciawi Nyaris Makan Korban

0

Bogordaily.net — Pembukaan pintu air Bandungan Ciawi, di Desa Cipayung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, nyaris makan korban.

Berdasarkan kronologisnya, pada Rabu, 19 Februari 2025, sekira pukul 08.30 WIB, aliran Sungai Ciliwung tiba-tiba membesar. Sementara pada saat kejadian, sebagian warga dan ibu-ibu sedang melakukan aktivitas mencuci dan sebagiannya sedang memancing ikan, tepatnya di Kampung Leles RT 5 RW 6 Desa Cipayung, Kecamatan Megamendung.

Praktis saja warga kaget dengan kedatangan air bah yang tiba-tiba datang dari arah Bendungan Ciawi. Warga pun mencoba menyelamatkan diri naik ke tepi sungai. Lantaran kaget, sebagian warga tak sempat menyelamatkan pakaian cuciannya yang terbawa hanyut.

Warga pun lantas mengadukan persoalan tersebut ke Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Kepala Dusun (Kadus) 03.

Berdasarkan aduan warga, BPD dan Kadus kemudian mempertanyakan persoalan tersebut ke pihak penjaga air Bendungan Ciawi.

“Kami dapat jawaban, mereka membenarkan bahwa ada pembukaan pintu air,” ucap Ketua BPD Desa Cipayung, Lexi.

Dari kejadian tersebut, Ketua BPD maupun Kadus 03 Desa Cipayung, Bahrudin, melayangkan protes terhadap pembukaan pintu air Bendungan Ciawi yang dinilai membahayakan keselamatan warga.

“Pembukaan pintu air itu tidak ada komunikasi dan koordinasi dengan kami aparat desa. Seharusnya ada pemberitahuan terlebih dahulu agar warga bisa siap-siap. Atau kalau mau membuka pintu air seharusnya lada jam-jam tertentu secara teratur. Atau pada malam hari supaya tidak membahayakan warga,” ungkap Kasus 03, Bahrudin, diamini Ketua RT 05 Kampung Leles, Hendra.

(Acep Mulyana)

Message Automation: Dapatkah Meningkatkan Engagement Pelanggan?

0

Bogordaily.net – Dalam menghadapi tuntutan pelanggan yang menginginkan personalisasi dan layanan cepat, menjadi tantangan yang harus dihadapi tim pemasaran untuk mempertahankan engagement pelanggan yang stabil. Dalam mewujudkan hal ini, tim pemasaran mungkin akan menemui permasalahan umum seperti kurangnya personalisasi, masalah waktu respon yang lambat, hingga pesan yang tidak konsisten karena terlalu banyak menggunakan media pemasaran. Untungnya, saat ini ada message automation yang bisa mengambil alih, mengendalikan waktu respon, efisiensi, serta konsistensi pesan kampanye untuk pemasaran.

Mengapa Engagement Pelanggan Menjadi Prioritas dalam Bisnis?
Sebelum membahas lebih jauh tentang message automation, kamu pasti memahami mengapa bisnis yang bergerak secara digital memerlukan engagement. Ya, dalam jangka panjang, engagement ini dapat menumbuhkan loyalitas pelanggan, tingkat retensi, serta customer lifetime value (CLV). Ketiganya adalah faktor penting yang perlu dipertahankan agar bisnis dapat tetap bersaing.

Meski terlihat mudah, persaingan digital tidak semudah yang kita pikirkan. Tantangan berikut ini sering dihadapi tim pemasaran dalam menjangkau pelanggan secara digital.
● Attention span pelanggan semakin singkat, menuntut tim pemasaran untuk lebih kreatif dalam menarik perhatian pelanggan bahkan di tiga detik pertama.
● Ekspektasi pelanggan terhadap barang yang ingin mereka beli semakin tinggi, sehingga dibutuhkan upaya kreatif untuk mempertahankan nilai engagement.
Dengan upaya lebih dalam membangun engagement, harapannya pelanggan dapat memberikan feedback yang baik terhadap bisnis, kemudian meningkatkan reputasi bisnis yang positif.

Peran Message Automation dalam Memperkuat Engagement
Tim pemasaran selalu berusaha keras untuk tetap terhubung dengan pelanggan secara personal. Tapi, apakah pesan yang terkirim sudah sesuai dengan kualitas yang menggambarkan bisnismu? Apakah hal tersebut sudah memiliki cukup value untuk mengundang pelanggan agar terlibat? Berikut ini beberapa peran message automation dalam memperkuat engagement.

Otomatisasi respons cepat: Meningkatkan kepuasan pelanggan
Pernah dengar pelanggan mengharapkan layanan pelanggan secepat mungkin? Kira-kira berapa lama waktu waktu maksimal yang diharapkan pelanggan untuk segera terhubung dengan layanan? 10 menit. Jangka waktu tersebut adalah momen krusial yang akan menentukan apakah bisnismu mendapatkan kesempatan untuk mempertahankan pelanggan atau tidak.

Message automation seperti live chat, chatbot, maupun auto responder merupakan beberapa contoh alat yang banyak digunakan untuk menjaga engagement pelanggan. Alat otomatisasi ini akan menangani tugas tim pemasaran seperti:
● Mengirimkan pesan personalisasi seperti pesan ucapan ulang tahun, atau sambutan selamat datang kepada pelanggan yang tepat di waktu yang tepat.
● Menjawab pertanyaan yang sering ditanyakan pelanggan (FAQ) secara otomatis, akurat dan konsisten.
● Mengarahkan pelanggan ke sistem ticketing ketika permasalahan yang dihadapi bersifat kompleks, agar ditangani oleh tim layanan pelanggan tepat waktu.
● Mengirimkan pesan rekomendasi produk yang relevan dengan preferensi pelanggan atau riwayat pembelian pelanggan.
● Mengundang kembali pelanggan yang mulai tidak aktif untuk kembali terlibat dengan bisnismu.

Meski, respon cepat mampu meningkatkan kepuasan pelanggan, menyerahkan keseluruhan tugas dukungan pelanggan kepada message automation juga kurang tepat. Kamu juga perlu menyesuaikan tim yang responsif dan mampu menyelesaikan permasalahan pelanggan dengan cara yang solutif. Dengan demikian, penerapan message automation memaksimalkan kepuasan pelanggan dan tingkat keterlibatan.

Konsistensi komunikasi: Menjaga pelanggan tetap terlibat
Konsistensi, banyak orang menganggap ini adalah kunci kesuksesan. Memang betul, dengan konsisten mengirimkan pesan personalisasi kepada pelanggan, kesempatan bisnismu untuk dikenal sebagai merek jadi semakin besar. Konsistensi juga tidak hanya berdasarkan intensitas jumlah pesan yang dikirimkan namun juga beberapa hal berikut:
● Tone of voice, yaitu gaya bahasa yang menjadi ciri khas serta identitas bisnismu.
● Identitas visual, yaitu elemen visual yang memperkuat identitas bisnis seperti logo, warna, serta ciri khas desain.
● Nilai merek, yaitu nilai yang diusung bisnis dan menjadi harga finansial dari sebuah merek.
● Janji yang ditawarkan merek kepada pelanggan.

Untuk mengirimkan pesan kampanye pemasaran yang selaras dengan keempat aspek di atas, kamu dapat menyusun template yang disediakan message automation. Dengan alat yang sama, kamu juga dapat menyusun sebuah alur pesan pemasaran yang terkirim secara otomatis. Sehingga, kamu dapat menjaga pelanggan tetap terlibat.

Pesan otomatis yang dipersonalisasi: Menciptakan pengalaman unik
Apakah kamu pernah menerima pesan yang menawarkan promo serta diskon saat atau menjelang ulang tahunmu? Apa yang kamu rasakan? Rasanya seperti diberi perhatian khusus, bukan? Begitulah bisnis membangun hubungan dengan sentuhan personal, memberikan perlakuan yang membuat pelanggan merasa istimewa.

Untuk membuat pesan yang personal ini, tentunya kamu membutuhkan data pelanggan seperti nama, tanggal lahir, serta preferensi pelangganmu. Mungkin kamu akan bertanya, bagaimana caranya mengumpulkan dan menyimpan data pelanggan dalam jumlah banyak? Jawabannya adalah CRM (customer relationship management), integrasi CRM dengan Whatsapp salah satu contohnya.

Mengombinasikan CRM dengan message automation memungkinkan bisnis untuk:
● personalisasi pesan yang lebih spesifik dengan segmentasi pelanggan yang tepat,
● menjadwalkan pengiriman pesan agar terkirim selama prime time,
● mengirimkan pesan dalam jumlah yang banyak hanya dengan satu kali pengiriman,
● mengukur tingkat engagement melalui jumlah keterbacaan pesan, jumlah pengisian survey, atau jumlah orang yang mengklik link tercantum dalam pesan personalisasi.

Menyimpan data pelanggan memang adalah cara yang ampuh untuk menciptakan pesan personal yang dapat memberikan pengalaman unik serta memaksimalkan jumlah keterlibatan. Satu hal yang seringkali orang abaikan, bahwa data pelanggan adalah bagian dari privasi. Pelanggan punya hak untuk data yang aman. Di tengah kejahatan digital yang juga semakin marak, wajib bagi perusahaan untuk menjaga data pelanggan tidak bocor.

Dengan demikian, bisnis tidak hanya mampu menciptakan pengalaman pelanggan yang unik, namun juga menjadi perusahaan yang terpercaya bagi pelanggannya.

Mengurangi kesalahan manusia dalam proses pengiriman pesan
Meski tak bisa sepenuhnya, message automation dapat mengurangi kesalahan yang mungkin dilakukan oleh tim pemasaran. Karena data yang masuk melalui message automation akan tersimpan dan tersinkronisasi dalam sistem CRM. Sehingga setiap tim pemasaran dapat mengakses data dari sumber yang sama. Hal ini kemudian mencegah adanya inkonsistensi.

Selain itu, permasalahan yang seringkali dihadapi tim pemasaran adalah melewatkan pesan pelanggan, karena jumlah pesan masuk yang banyak. Dengan message automation, pesan yang masuk akan terfilter dan diurutkan berdasarkan waktu, sehingga tim pemasaran dapat memprioritaskan dan menjawab pesan pelanggan dengan durasi paling lama terlebih dahulu. Ditambah adanya fitur analisis yang mampu mencatat rata-rata waktu tunggu, bisnis dapat menetapkan patokan waktu tunggu semaksimal mungkin.

Strategi multi channel: Memaksimalkan automasi pesan di berbagai platform
Menjangkau pelanggan kini tidak cukup hanya melalui satu saluran saja. Tapi, terlalu banyak saluran yang dikelola juga akan meningkatkan resiko kesalahan, dan pesan yang terabaikan. Strategi multi channel yang diterapkan oleh bisnis memang mendatangkan engagement yang maksimal. Namun, jika tidak menggunakan alat yang tepat strategi ini bisa menjadi bumerang.

Untuk mengatasi permasalahan ini, bisnis dapat menyatukan keseluruhan saluran ke dalam satu platform saja. Entah itu pesan dari email, sms, Whatsapp, bahkan Instagram, dengan menggunakan message automation atau Whatsapp CRM, kamu dapat melihat keseluruhan pesan dalam satu kotak masuk. Kamu tidak perlu khawatir pelanggan yang menghilang karena tidak tertangani dengan baik.

Memaksimalkan Engagement Pelanggan dengan Message Automation
Message automation memegang peranan penting dalam meningkatkan keterlibatan pelanggan. Dengan respons yang cepat dan personalisasi pesan, bisnis dapat membangun hubungan yang lebih kuat dan berkelanjutan dengan pelanggan. Tidak hanya meningkatkan loyalitas, alat ini juga mendorong pertumbuhan bisnis secara advokasi.
Oleh karena itu, penerapan message automation menjadi langkah strategis untuk mencapai kepuasan pelanggan dan pertumbuhan bisnis yang optimal.***

Kisruh Royalti “Nuansa Bening”: Keenan Nasution Tolak Rp50 Juta dari Manajer Vidi Aldiano

0

Bogordaily.net – Hubungan antara penyanyi dan pencipta lagu kerap jadi perbincangan, tak jarang berujung pada perselisihan. Kali ini, giliran musisi senior Keenan Nasution yang mengungkap ketidakpuasannya soal royalti lagu Nuansa Bening yang dinyanyikan ulang oleh Vidi Aldiano.

Dalam konferensi pers di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, Senin 17 Februari 2025, Keenan Nasution mengaku didatangi oleh manajer Vidi Aldiano ke rumahnya pada tahun 2024.

Sang manajer membawa uang Rp50 juta sebagai tanda terima kasih, namun Keenan menolak mentah-mentah.

“Saya baru ketemu manajernya itu di tahun 2024, (datang) ke rumah saya bawa Rp 50 juta, ‘Ini tanda terima kasih’. Kalau kayak begitu, menurut saya nggak bener juga,” ungkap Keenan.

Musisi legendaris itu merasa ada ketidaksepahaman dalam memahami hak pencipta lagu. Meskipun pihak Vidi Aldiano pernah dua kali datang ke rumahnya, Keenan menilai ada aspek yang belum sepenuhnya dipahami.

“Pernah datang ke rumah saya dua kali, ngomong-ngomong segala macam, mungkin ada yang dia nggak tahu, tapi bapaknya kan tahu,” tambahnya.

Menanggapi pernyataan Keenan, Vidi Aldiano akhirnya buka suara. Lewat Insta Story pada Selasa 18 Februari 2025, Vidi menuliskan pesan singkat yang seolah mengisyaratkan kondisi hatinya.

“Terlepas dari semua berita yang ada, gue masih banyak kok semangat untuk sehat. Jangan khawatir :”)” tulisnya.

Vidi juga menambahkan bahwa hidup tak selalu berjalan mulus.

“Emang nggak semua hari gue cerah, tapi ya kan namanya hidup pasti ada mendungnya,” pungkasnya.***

Polisi Kunjungi Korban Pengeroyokan Suporter di Jatinegara, Beri Bantuan Sembako

0

Bogordaily.net – Polisi mengunjungi kediaman korban pengeroyokan suporter di Stasiun Jatinegara, yakni Iwan Septian (32) asal Gunungputri Bogor. Korban merupakan penyandang disabilitas tunawicara dan tunarungu.

Kapolsek Gunung Putri AKP Aulia Robby menjelaskan bahwa, kunjungannya ke Desa Cicadas, Gunung Putri, Kabupaten Bogor untuk memberikan bantuan berupa sembako kepada pria penggemar Persib tersebut.

“Iya tadi siang, (rangka) engga apa-apa cuman pengen kunjungan aja, pengen ngasih bantuan aja. Sembako,” kata Aulia Robby, Rabu 19 Februari 2025.

Ia menjelaskan, tidak memiliki kapasitas untuk menjelaskan kronologi pengeroyokan tersebut karena terjadi di Jatinegara.

“Kalaupun saya tahu infonya, saya ga berkapasitas buat ngejelasin karena kan kejadiannya TKPnya kan di Jatinegara,” jelasnya.

Menurut Robby, bahwasannya Iwan penyandang disabilitas tunawicara dan tunarungu.

“Iya (disabilitas) tunawicara, tunarungu juga,” ujar Robby.

Lebih lanjut, Robby menjelaskan, Iwan mengalami luka pada pelipisnya bagian dahi kiri.

“Yang keliatan, yang di bagian pelipis bagian dahi kirinya,” tuturnya.

Selain itu, menanggapi adanya kejadian tersebut, Aulia Robby memberikan imbauan kepada masyarakat khususnya Gunung Putri untuk menaati peraturan yang dibuat oleh petugas.

“Dan juga hati-hati, jaga kondusifitas. Termasuk kan kalau bogor ini kan di sini sering kan pakansari, jadi tuan rumah, jangan ikut-ikutan kegiatan-kegiatan yang kontra produktif seperti tawuran atau ribut antar suporter lain,” ungkap Robby.(Albin Pandita)

Jelang Pelantikan, Rudy Susmanto-Jaro Ade Ikuti Gladi Kotor dan Senam Sehat di Monas

0

Bogordaily.net – Bupati dan Wakil Bupati Bogor Terpilih Rudy Susmanto-Jaro Ade mengikuti gladi kotor jelang pelantikan serta senam sehat dan baris berbaris di kawasan Monas jelang pelantikan, Jakarta, pada Selasa 18 Februari 2025.

Dalam kesempatan itu, terlihat Rudy Susmanto dan Jaro Ade mengenakan pakaian putih bersama kepala daerah lainya se-Indonesia mengikuti senam tersebut secara antusias.

Diketahui, Bupati dan Wakil Bupati Bogor Terpilih Rudy Susmanto-Ade Ruhandi (Jaro Ade) akan dilantik di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis 20 Februari 2025 besok.

Sebelumnya, Bupati dan Wakil Bupati Bogor terpilih, Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi (Jaro Ade) mengaku bersemangat jelang pelantikan hingga retreat kepala daerah 21 Februari mendatang.

Ia menjelaskan bahwa, kegiatan retreat tersebut akan diberikan wawasan kebangsaan untuk menumbuhkan kembali semangat baru dalam membangun sebuah daerah.

Kemudian, pihaknya juga sangat antusias dalam menyambut retreat tersebut.

“Kami cukup semangat, udah ga sabar pengen berangkat retreat bareng gubernur jawa barat (terpilih) karena disitulah kita diberikan wawasan kebangsaan yang tentunya ini sebagai kalau handphone dicas ulang,” ungkap Rudy Susmanto.(Albin Pandita)

Diberdayakan BRI, UMKM Handicraft Asal Kebumen Sukses Gaungkan Produk Alam Indonesia di Dunia

0

Bogordaily.net – Di sebuah sudut kota Kebumen, Jawa Tengah, tangan-tangan terampil menganyam serat pisang dan pandan menjadi karya seni yang memukau.

Di balik kerajinan tangan nan elok itu, ada sosok Novita Hermawan, pemilik Agrominafiber Handicraft, yang dengan tekad baja membawa produk lokalnya menembus pasar dunia.

Sejak berdiri pada 2021, Agrominafiber Handicraft tak hanya menjadi kebanggaan warga Kebumen, tetapi juga bukti nyata bahwa produk berbahan alam bisa bersaing di pasar global.

Novita memulai perjalanan bisnisnya dengan modal nekat dan keyakinan bahwa serat alam bisa menjadi harta karun yang belum tergarap.

Awalnya, Agrominafiber Handicraft fokus pada produk-produk dekorasi seperti wall decor, stool, karpet, dan lampshade.

Namun, Novita tak berhenti di situ. Ia terus berinovasi, mengolah serat pisang dan pandan menjadi karya yang tak hanya indah, tetapi juga ramah lingkungan. Bahkan, berbagai produk yang dihasilkan Agrominafiber Handicraft sudah menembus pasar internasional dan lintas benua.

“Kami mulai mengekspor produk ke Belgia, Chile, dan Argentina. Produk yang kami kirim antara lain stool, wall decor, dan produk custom seperti press made set dan lampshade,” cerita Novita dengan bangga.

Bahan baku utamanya adalah serat pisang dan pandan, yang diproses secara tradisional namun dengan sentuhan modern.

Hasilnya? Produk-produk yang tak hanya memikat mata, tetapi juga menyimpan cerita tentang kearifan lokal.

Agrominafiber Handicraft merupakan salah satu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang tampil di BRI UMKM EXPO(RT) 2025.

Seperti diketahui, BRI telah sukses menyelenggarakan BRI UMKM EXPO(RT) 2025 yang resmi ditutup pada Minggu, 2 Februari 2025.

Melalui inisiatif strategis ini, BRI terus berkomitmen untuk mendorong semakin banyak UMKM binaan yang naik kelas dan berhasil menjangkau pasar internasional.

Acara yang berlangsung pada 30 Januari hingga 2 Februari 2025 di ICE BSD City tersebut sukses dihadiri oleh lebih dari 69 ribu pengunjung, mencatatkan transaksi lebih dari Rp40 miliar dan berhasil merealisasikan kontrak ekspor mencapai USD 90,6 juta atau sekitar Rp1,5 triliun.

Di acara tahunan BRI tersebut, Agrominafiber Handicraft pun menghadirkan inovasi terbaru, yakni bio leather.

Inovasi tersebut terbuat dari bahan serat pisang. Tak hanya ramah lingkungan, produk tersebut juga sedang tren di pasar global.

“Bio leather ini menjadi salah satu inovasi kami di BRI UMKM EXPO(RT) 2025. Selain ramah lingkungan, produk ini juga sedang tren di pasar global,” ujar Novita.

Partisipasi Agrominafiber Handicraft dalam BRI UMKM EXPO(RT) bukan hanya di tahun ini saja, Novita mengungkapkan bahwa usahanya sudah mengikuti pameran tersebut sejak tahun 2023.

Bagi Novita, tampil di BRI UMKM EXPO(RT) menjadi titik balik penting bagi bisnisnya. Menurutnya, acara tersebut bukan sekadar pameran, tetapi juga ajang untuk membangun jaringan dan kepercayaan dari pasar internasional.

“Di tahun 2023, nama Agrominafiber Handicraft mulai dikenal berkat acara ini. Branding dan networking kami semakin kuat. Pemasaran produk dekorasi memang tidak bisa instan. Tapi, setelah lolos seleksi dan mengikuti acara BRI, kepercayaan dari pasar internasional semakin meningkat,” jelas Novita.

Berdayakan Masyarakat Lokal

Novita tak hanya fokus pada bisnis, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat sekitar.

Agrominafiber Handicraft melibatkan warga lokal dalam setiap tahap produksi, mulai dari pengolahan bahan baku hingga pembuatan produk akhir.

“Kami melatih masyarakat untuk mengolah serat pisang dan pandan. Ini menjadi bagian dari tanggung jawab sosial kami,” ujarnya.

Bagi Novita, memberdayakan masyarakat lokal bukan sekadar strategi bisnis, tetapi juga cara untuk menjaga kearifan lokal Kebumen.

“Saya ingin masyarakat Kebumen bisa merasakan manfaat dari usaha ini. Bukan hanya dari segi ekonomi, tetapi juga kebanggaan bahwa produk mereka bisa dinikmati oleh orang-orang di seluruh dunia,” ungkapnya.

Ke depan, Novita berharap Agrominafiber Handicraft bisa terus berkembang dan memberikan dampak positif yang lebih besar.

Novita juga berencana untuk terus berinovasi, menciptakan produk-produk baru yang tak hanya indah, tetapi juga ramah lingkungan.

“Harapan saya, kami bisa terus meningkatkan kualitas produk dan memperluas pasar. Selain itu, saya ingin terus memberdayakan masyarakat lokal melalui usaha ini. Kami sedang menyusun sustainability report untuk membangun kepercayaan pasar internasional. Ini penting agar bisnis kami bisa terus berkelanjutan,” katanya.

Terkait dengan hal tersebut, Direktur Commercial, Small, and Medium Business BRI Amam Sukriyanto mengungkapkan bahwa BRI terus menunjukkan konsistensi dalam melayani dan memberdayakan pelaku UMKM.

Hal ini sejalan dengan Asta Cita Pemerintah, terutama dalam meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan

“Kisah sukses Agrominafiber Handicraft adalah bukti bahwa dari daerah, karya-karya luar biasa bisa lahir dan mendunia. Semoga kisah inspiratif ini bisa direplika oleh pelakum UMKM lainnya di bebagai daerah di Indonesia” tegas Amam.***

Wamenkop Ajak Inkopontren Besarkan Ponpes dan Badan Usaha Lewat Koperasi

0

Bogordaily.net – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono mengajak Induk Koperasi Pondok Pesantren (Inkopontren) membesarkan Pondok Pesantren (Ponpes) melalui koperasi dan koperasi sebagai badan usaha.

“Inkopontren menyandang nama yang sangat mulia, dan juga menyimpan tanggung jawab yang sangat besar. Bahkan, menyandang aset besar hingga triliunan rupiah,” kata Wamenkop, pada acara Tasyakuran dan Santunan anak Yatim, serta Khotmil Qur’an, yang diselenggarakan Induk Koperasi Pondok Pesantren (Inkopontren), di Jakarta, Selasa 18 Februari 2025.

Wamenkop Ferry optimis, karena tahu persis perjalanan hingga jatuh dan bangunnya Inkopontren.

“Saya ikut sudah beberapa tahun dengan Inkopotren dalam membesarkan dan berjuang bersama-sama dengan semua suka dukanya,” ungkap Wamenkop.

Hadir dalam acara tersebut Ketua Umum Inkopontren Hapi Zajuli dan seluruh jajaran pengurus Inkopontren.

Wamenkop mengajak Inkopontren untuk sama-sama berjuang membesarkan gerakan koperasi khususnya koperasi pesantren di mana koperasi merupakan soko guru perekonomian bangsa.

Terlebih lagi, lanjut Wamenkop, saat ini Kemenkop tengah melakukan sebuah perjuangan membangkitkan kembali perkoperasian di Indonesia.

“Padahal, konstitusi kita, UUD 1945, mengamanatkan dengan jelas bahwa badan usaha koperasi merupakan soko guru perekonomian nasional,” ucap Wamenkop Ferry.

Untuk itu, Wamenkop memaparkan beberapa langkah strategis dan mendasar yang sudah dilakukan Kemenkop.

Kemenkop sudah menyampaikan kepada Presiden RI soal pengampunan dan penghapusan hutang dengan hapus buku dan hapus tagih Kredit Usaha Tani (KUT) yang menjerat banyak petani dan nelayan di seluruh Indonesia.

Kemudian, ucap Wamenkop, paling lambat Maret 2025, proses di badan legislasi sudah berjalan terkait UU Perkoperasian yang baru.

“UU Perkoperasian yang terakhir itu tahun 1992. Jadi, sudah sangat terlalu lama, sudah sangat ketinggalan jaman, dan sudah tidak elevan lagi,” ucap Wamenkop.

Wamenkop meyakini dengan adanya UU Perkoperasian yang baru ini, akan mampu membangkitkan dan melindungi koperasi supaya bisa tumbuh besar dan berkembang.

Selanjutnya sudah dikeluarkan Peraturan Presiden tentang skema penyaluran pupuk bersubsidi.

“Sekarang, koperasi bisa ikut menyalurkan pupuk bersubsidi, supaya pupuk bisa langsung sampai kepada petani-petani di Indonesia,” kata Wamenkop.

Wamenkop menjelaskan, jika yang lalu penyaluran pupuknya itu harus lewat distributor di tingkat provinsi, harus lewat distributor di tingkat kabupaten dan kota, tapi sekarang dengan Perpes yang baru penyaluran pupuk itu bisa langsung mendekati dengan petani.

“Dan koperasi terlibat dalam penyaluran pupuk itu sendiri,” kata Wamenkop.

Selanjutnya, di DPR sudah disahkan RUU Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara (Minerba) menjadi undang-undang (UU), di mana sekarang koperasi boleh mengelola tambang-tambang dan mineral di Indonesia.

“Kalau kemarin-kemarin koperasi tidak boleh mengelola tambang,” kata Wamenkop.

Dengan begitu, bagi Wamenkop, saat ini koperasi akan punya kesempatan yang sama dengan badan usaha yang lain dan itu akan bisa memperbesar volume usaha kegiatan koperasi.

“Seiring dengan target kami yakni jumlah partisipasi anggota koperasinya akan tambah, aset koperasi yang juga akan bertambah, hingga kontribusi koperasi terhadap produk domestik bruto juga akan tambah,” ujar Wamenkop.***