Tuesday, 7 April 2026
Home Blog Page 943

Ikatan Bidan Indonesia dan e-Nutri Luncurkan Program Aksi Nyata Bidan Cegah Anemia 

0

Bogordaily.net – Ikatan Bidan Indonesia (IBI) yang didukung oleh e-Nutri meluncurkan program Aksi Nyata Bidan Cegah Anemia melalui “Gerakan Skrining dan Edukasi Pencegahan Anemia Defisiensi Besi”, di Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Kamis 13 Februari 2025.

Adapun, gerakan ini merupakan wujud komitmen dan bukti nyata peran strategis Bidan dalam mendukung penurunan anemia pada ibu dan Anak di Indonesia demi mewujudkan generasi Indonesia bebas anemia defisiensi besi.

Diketahui, program Aksi Nyata Bidan Cegah Anemia melalui Gerakan Skrining dan Edukasi Pencegahan Anemia Defisiensi Besi ini sudah dimulai sejak 1 Februari 2025 secara serentak di seluruh Indonesia.

Program ini juga akan dilanjutkan pelaksanaannya di berbagai daerah di Indonesia dengan target dapat menjangkau 500.000 anak, ibu hamil dan ibu menyusui menggunakan Kalkulator Zat Besi pada aplikasi e-Nutri.

Ikatan Bidan Indonesia (IBI) yang didukung oleh e-Nutri meluncurkan program Aksi Nyata Bidan Cegah Anemia melalui “Gerakan Skrining dan Edukasi Pencegahan Anemia Defisiensi Besi”, di Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Kamis 13 Februari 2025. (Albin/Bogordaily.net).

Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia (PP IBI)​ Dr. Ade Jubaedah, S.Keb, Bdn, MM, MKM​ menekankan pentingnya kegiatan skrining faktor resiko dalam setiap pelayanan kesehatan.

Sehingga dapat dilakukan pencegahan lebih dini, terutama bagi Bidan sebagai garda terdepan yang memiliki peran sentral dalam dalam upaya pencegahan dan deteksi dini masalah anemia defisiensi besi bagi ibu dan anak.

“Ikatan Bidan Indonesia (IBI) berkomitmen penuh mendukung upaya penurunan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), dan stunting. Kami percaya bahwa skrining anemia yang terintegrasi dalam setiap pelayanan sehari-hari bidan adalah kunci penting untuk mencapai target tersebut,” kata Dr Ade Jubaedah, Kamis 13 Februari 2025.

Menurutnya, Gerakan Aksi Nyata Bidan Cegah Anemia merupakan salah satu inisiatif dan komitmen dari IBI bersama dengan e-Nutri yang mengupayakan gerakan skrining dan edukasi pencegahan anemia defisiensi besi bagi ibu dan anak.

Gerakan ini menjadi sangat penting dalam intervensi dini pencegahan kasus anemia, terutama sebelum gejala yang signifikan muncul dan menyebabkan berbagai masalah yang serius bagi ibu dan anak di Indonesia.

“Seperti yang kita ketahui, zat besi berperan penting mendukung kesehatan ibu dan anak. Bagi ibu hamil dan ibu menyusui, zat besi sangat penting karena adanya peningkatan volume darah selama kehamilan untuk pembentukan plasenta, janin serta cadangan zat besi dalam ASI,” jelasnya.

“Bahkan pada anak-anak, zat besi merupakan salah satu mikronutrien penting untuk proses tumbuh kembangnya. Sebab, zat besi yang cukup dapat mendukung peningkatan memori, fokus dan kecerdasan anak,” tambah Dr Ade Jubaedah.

Lebih lanjut Ade Jubaedah menjelaskan kurangnya asupan zat besi harian pada pola makan ibu hamil, ibu menyusui dan anak menjadi salah satu faktor utama masih tingginya kasus anemia di Indonesia.

Untuk itu, pentingnya memastikan kecukupan zat besi pada ibu hamil, ibu menyusui dan anak anak untuk cegah anemia.

Sebab, jika dibiarkan, kondisi anemia defisiensi besi akan menghambat tumbuh kembang optimal anak, bahkan dapat menjadi penyebab risiko stunting.

Sama halnya dengan kondisi anemia defisiensi besi pada ibu yang tidak hanya berpengaruh pada kesehatan ibu, tetapi juga dapat berdampak pada tumbuh kembang anak sejak di dalam kandungan.

“Melalui komitmen IBI dalam Aksi Nyata Bidan kali ini, kami akan mengupayakan kebermanfaatan aplikasi e-Nutri terutama fitur Kalkulator Zat Besi semaksimal mungkin, terutama dalam pencegahan anemia defisiensi besi,” ungkap Ade Jubaedah.

Sebagai informasi, e-Nutri merupakan aplikasi mobile yang dirancang khusus untuk membantu para bidan di Indonesia dalam pelayanan kesehatan harian.

Aplikasi ini menyediakan berbagai fitur dan informasi yang berguna untuk mendukung profesionalisme bidan, mulai dari informasi ilmiah terbaru dan materi pelatihan yang relevan, fitur konsultasi dengan ahli serta fitur komunikasi untuk memfasilitasi kolaborasi dan pertukaran informasi dengan bidan di seluruh Indonesia.

Untuk mendukung peran bidan dalam melakukan skrining anemia defisiensi besi, e-Nutri juga telah dilengkapi dengan Kalkulator Zat Besi.

Sementara itu, Digital Engagement Lead e-Nutri Gladys Samosir mengatakan bahwa, Fitur Kalkulator Zat Besi dalam aplikasi e-Nutri dikembangkan berdasarkan rekomendasi World Health Organization (WHO), untuk kebutuhan zat besi yang disesuaikan dengan kandungan pada berbagai jenis bahan makanan serta Angka Kebutuhan Gizi (AKG) Indonesia.

Dengan kelebihan tersebut, para tenaga kesehatan seperti bidan dapat memaksimalkan fungsinya untuk ibu dan anak dimanapun dan kapanpun dengan satu genggaman saja.

“Kami berharap Kalkulator Zat Besi dapat terintegrasi secara berkelanjutan dengan pelayanan kesehatan, tidak hanya untuk bidan saja tetapi juga untuk tenaga kesehatan lainnya demi mendukung pencegahan anemia defisiensi besi pada Ibu dan Anak Indonesia,” tutur Gladys.***

Albin Pandita

Satpol PP Kota Bogor Keluarkan Imbauan Jelang Bulan Suci Ramadan, Ini Isinya

0

Bogordaily.net – Satpol PP Kota Bogor akan mengeluarkan surat imbauan atau edaran kepada Tempat Hiburan Malam (THM) menjelang bulan suci Ramadan.

Kepala Satpol PP Kota Bogor, Agustian Syach mengatakan imbauan tersebut untuk menjaga Kamtibmas agar masyarakat Kota Bogor bisa menjalani ibadah puasa dengan tenang.

“Surat imbauan yang diedarkan ini berisi larangan beroperasi kepada para pelaku usaha THM di Kota Bogor, seperti tempat karaoke dan lain-lainnya,” kata Kepala Satpol PP Kota Bogor, Agustian Syach

Namun, kata Agus, dalam larangan tersebut nantinya akan ada beberapa klasifikasi atau penggolongan.

“Contoh live musik setelah tarawih sampai pukul 01.00 dini hari. Yang tidak boleh menjual minuman beralkohol,” ujarnya

Namun, keputusan ini masih akan dikaji lebih lanjut oleh tim dan dijabarkan dalam surat edaran wali kota. Ia berharap surat edaran itu akan menjadi pedoman bagi masyarakat.

Tidak hanya itu, dalam menyambut bulan suci ramadan nanti jajaran Satpol PP juga akan melakukan razia minuman keras atau miras dan petasan yang dijual di wilayah Kota Bogor.

“Iya razia miras dan petasan menjelang ramadhan akan dilaksanakan,” tegasnya.

Namun, beberapa imbauan ini belum bisa dipastikan olehnya. Karena harus dilakukan pengkajian terlebih dahulu serta membahasnya dengan Wali Kota Bogor terpilih Dedie A Rachim. ***

Muhammad Irfan Ramadan

Cek Ramalan Cuaca BMKG Kota Bogor Jumat 14 Februari 2025

0

Bogordaily.net – Ramalan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bahwa Kota Bogor hujan petir Jumat, 14 Februari 2025.

Berikut adalah prakiraan cuaca lengkap di masing-masing wilayah Kota Bogor:

Bogor Selatan

Cuaca: Hujan Petir
Suhu: 22–30°C
Kelembapan: 69–95%

Bogor Timur

Cuaca: Hujan Petir
Suhu: 22-30 °C
Kelembapan: 67–94%

Bogor Tengah

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 23-31°C
Kelembapan: 64–94%

Bogor Barat

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 23–31 °C
Kelembapan: 65–94%

Bogor Utara

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 23-30°C
Kelembapan: 65–94%

Tanah Sareal

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 23–31 °C
Kelembapan: 65–94%

Tips untuk Beraktivitas

Bagi Anda yang memiliki kegiatan di luar rumah, disarankan untuk selalu membawa perlengkapan seperti jas hujan atau payung.

Jangan lupa mengenakan pakaian hangat untuk menjaga tubuh tetap nyaman di suhu yang relatif sejuk.

Selain itu, konsumsi vitamin dan cukup istirahat sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh Anda di tengah cuaca yang basah dan lembap.

BMKG secara rutin menyediakan pembaruan cuaca untuk seluruh wilayah Indonesia, termasuk Kota Bogor.

Anda dapat memantau akun resmi media sosial BMKG di Instagram atau Twitter untuk mendapatkan informasi terkini tentang prakiraan cuaca, suhu, kecepatan angin, dan tingkat kelembapan udara.

Demikian ramalan cuaca Kota Bogor untuk Jumat 14 Februari 2025. Semoga informasi ini membantu Anda dalam merencanakan aktivitas harian dengan lebih baik.***

Pemerintah Apresiasi Keberpihakan BRI dalam Mendorong UMKM Naik Kelas dan Go Global

0

Bogordaily.net – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan dan pemberdayaan UMKM melalui ajang BRI Microfinance Outlook dan BRI UMKM EXPO(RT) 2025 yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD.

Acara yang berlangsung pada 30 Januari hingga 2 Februari 2025 di ICE BSD City tersebut sukses dihadiri oleh lebih dari 69 ribu pengunjung, mencatatkan transaksi lebih dari Rp40 miliar dan berhasil merealisasikan kontrak ekspor mencapai USD 90,6 juta atau sekitar Rp1,5 triliun.

Terkait dengan hal tersebut, Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa UMKM harus terus berkembang dari sekadar menjadi bantalan ekonomi saat krisis menjadi pilar utama pertumbuhan ekonomi nasional.

“Selama ini, UMKM telah menjadi bantalan ekonomi, terutama saat menghadapi masa-masa sulit seperti pandemi COVID-19 dan ketika masyarakat mengalami tekanan ekonomi. Namun, kita tidak boleh puas hanya dengan posisi itu. Kita ingin UMKM naik kelas, tidak sekadar menjadi bantalan, tetapi benar-benar menjadi tulang punggung ekonomi nasional. Lebih dari itu, UMKM harus terus bergerak maju, mampu bersaing dalam kualitas produk, serta kompetitif di tingkat global,” tegasnya.

Ia mengapresiasi peran BRI yang tidak hanya memberikan akses permodalan bagi pelaku usaha, tetapi juga aktif dalam pembinaan dan pengembangan UMKM agar semakin kompetitif.

“Saat ini, baru BRI yang dominan dalam memberikan perhatian dan dukungan nyata bagi UMKM. Kami ingin seluruh perbankan juga turut berkontribusi dengan membuka akses yang lebih luas bagi pelaku usaha kecil. BRI bukan hanya menyalurkan kredit, tetapi juga aktif dalam membina, mengembangkan, serta memberikan pendampingan hingga UMKM benar-benar produktif,” ujarnya.

Seperti diketahui BRI terus menjalankan berbagai program pemberdayaan UMKM yang berfokus pada pengembangan usaha, digitalisasi, dan akses pasar. Desa BRILiaN menjadi salah satu inisiatif utama yang membina desa-desa berdasarkan potensi lokalnya, dengan saat ini telah mencapai 4.327 desa. Selain itu, BRI juga menghadirkan PARI (Integrated Commodity Platform), yang memberikan kemudahan bagi pelaku UMKM berdasarkan komoditas dan kini telah digunakan oleh 85.298 pengguna.

Melalui Klasterku Hidupku, BRI mendukung pembentukan kelompok usaha berbasis klaster, dengan 33.804 klaster usaha yang telah mendapatkan pemberdayaan. Sementara itu, digitalisasi UMKM terus diperkuat melalui LinkUMKM, sebuah platform online yang kini telah dimanfaatkan oleh 8,9 juta pengguna untuk mengembangkan bisnisnya. Dalam upaya membangun ekosistem ekonomi digital, BRI juga mengelola 54 Rumah BUMN yang merupakan wadah kolaborasi BUMN dalam membentuk ekosistem ekonomi digital melalui pembinaan UMKM.

Pada kesempatan itu, Direktur Utama BRI Sunarso menegaskan bahwa keberlanjutan pertumbuhan UMKM tidak hanya bergantung pada akses pembiayaan, tetapi juga pada ekosistem yang kuat dan berkelanjutan.

“BRI tidak hanya menyalurkan pembiayaan, tetapi juga membangun ekosistem yang mendukung pertumbuhan usaha secara menyeluruh. Hingga Desember 2024, BRI telah menyalurkan kredit sebesar Rp1.110,37 triliun kepada UMKM, mencakup 81,97% dari total portofolio kredit. Melalui berbagai inisiatif strategis, BRI membangun ekosistem yang mendorong UMKM naik kelas dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Dengan pendekatan ini, BRI memastikan UMKM terus berkembang dan menjadi pilar utama pertumbuhan ekonomi nasional”, tegasnya.***

Polsek Bogor Selatan, DKPP dan Nusatani Panen 200 Kg Jagung di Mulyaharja

0

Bogordaily.net – Dalam rangka mendukung program Ketahanan Pangan Nasional 2025, Polsek Bogor Selatan bersama Kecamatan Bogor Selatan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor, serta Nusatani melakukan panen jagung di RT01/RW01, Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, pada Kamis, 13 Februari 2025.

Ketua Nusatani, Putra Sungkawa, menyampaikan bahwa hasil panen jagung kali ini mencapai 200 kg dan akan didistribusikan ke kelompok tani di wilayah Mulyaharja sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan lokal.

“Kami ingin mendorong pertanian berkelanjutan di Kota Bogor dengan melibatkan lebih banyak kelompok tani agar hasil pertanian bisa dimanfaatkan secara optimal,” ujar Putra Sungkawa.

Polsek Bogor Selatan turut berperan aktif dalam program ini dengan menjalin kerja sama bersama Nusatani, yang didukung oleh DKPP Kota Bogor dan Kecamatan Bogor Selatan.

Kapolsek Bogor Selatan, Kompol Firmansyah menegaskan bahwa sinergi ini bertujuan untuk memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu penopang ekonomi masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa pertanian tidak hanya menjadi sumber pangan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan warga,” katanya.

Sementara itu, Nusatani sebagai pembina kelompok tani di wilayah Bogor Selatan terus memberikan pendampingan kepada para petani, baik dalam hal teknik budidaya maupun distribusi hasil panen.

Dengan adanya kolaborasi antara berbagai pihak, diharapkan sektor pertanian di Kota Bogor semakin maju dan berkontribusi nyata bagi ketahanan pangan nasional.***

Menkop Ajak Muslimat NU Ciptakan Pemerataan Ekonomi Umat Melalui Koperasi

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi mengajak Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) untuk bersama – sama mengupayakan penguatan peran koperasi bagi pemerataan ekonomi umat dan pencapaian target Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Bersama Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Muslimat NU, Menkop Budi Arie meyakini peluang memajukan koperasi khususnya di bawah naungan Muslimat NU dan juga mencapai target pemerintah akan semakin besar.

“Penguatan dan pengembangan koperasi diarahkan untuk mendukung pada Asta Cita kedua swasembada pangan, Asta Cita ketiga terkait pengembangan industri agromaritim berbasis koperasi dan Asta Cita kelima industrialisasi hilirisasi melalui koperasi,” kata Menkop Budi Arie Setiadi dalam paparannya pada Kongres Muslimah NU Ke XVIII di Surabaya, Kamis (13/02).

Menkop Budi Arie bertekad untuk mewujudkan industrialisasi hilirisasi melalui koperasi. Untuk itu seluruh program kerja prioritas Kementerian Koperasi difokuskan pada dua sasaran utama yaitu upaya peningkatan kinerja usaha koperasi dan partisipasi masyarakat Indonesia dalam perkoperasian berupa peningkatan jumlah anggota koperasi di Indonesia.

“Saat ini jumlah masyarakat yang bergabung dalam koperasi hampir 30 juta padahal kita negara Pancasila, sedangkan di Amerika Serikat yang kapitalis jumlah masyarakatnya (yang sudah bergabung koperasi) mencapai 150 juta,” ujar Menkop Budi Arie.

Dalam mengupayakan peningkatan dan pengembangan koperasi di Indonesia, Menkop Budi Arie mengakui terdapat beberapa tantangan. Tantangan tersebut diantaranya mulai dari skala usaha yang masih mikro, tata kelola koperasi yang belum modern hingga SDM pengelola koperasi yang kurang profesional.

“Tantangan lain yang kita hadapi adalah minimnya regenerasi serta keterbatasan akses modal dan nilai tambah produk. Untuk itu saya Minggu depan akan bertemu dengan anak-anak muda untuk menggelorakan semangat berkoperasi di kalangan anak muda,” katanya.

Meski begitu, Menkop Budi Arie bersyukur di Indonesia terdapat beberapa koperasi yang memiliki potensi besar untuk berkembang pesat. Contohnya Koperasi Pondok Pesatren (Kopontren) Sidogiri, Kopontren Al Ittifaq dan Koperasi Mambo Mina Mekar.

Dengan dukungan semua pihak termasuk Muslimat NU, Menkop Budi Arie optimis bahwa kedepan akan semakin banyak koperasi yang dapat dibanggakan. “Mudah-mudahan ini bisa kita breakdown bersama-sama dengan Muslimat NU,” ujar Menkop Budi Arie.

Hadir juga dalam Kongres Muslimah NU Ke XVIII Ketua Umum DPP Muslimat NU Khofifah Indar Parawangsa dan Menteri Desa dan Pembangunan Desa Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto.

Terkait dengan pengembangan koperasi di bawah naungan Muslimat NU, Menkop Budi Arie komitmen untuk memberikan dukungan berupa penguatan SDM hingga kemudahan akses pembiayaan. Kemenkop juga siap melakukan pendampingan bagi koperasi milik muslimat NU agar mampu bersaing di pasar domestik.

“Bu Ketua (Khofifah) silahkan dilist koperasinya, nanti akan kami bantu berikan dukungan pembiayaan yang murah dalam bentuk pinjaman. Saya percaya bahwa koperasi yang dikelola Ibu-ibu (Muslimat) terkelola dengan baik,” kata Menkop Budi Arie.

Di tempat yang sama Ketua Umum DPP Muslimat NU Khofifah Indar Parawangsa mengapresiasi komitmen dari Kementerian Koperasi yang akan mendukung pengembangan koperasi khususnya di bawah binaan Muslimat NU. Saat ini terdapat 150 Koperasi Primer dan lebih dari 500 koperasi sekunder di seluruh Indonesia yang berada di bawah naungan Muslimat NU.

“Kita semua bersyukur bahwa pada agenda Pleno Kongres Muslimat NU ini Pak Mendes dan Pak Menkop Budi Arie hadir dan menberikan komitmennya yang kuat untuk semangat bunda -bunda di cabang agar kita bisa bertumbuh berkembang bersama,” kata Khofifah.***

Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Raih Penghargaan P2K3 dari Provinsi Jawa Barat

0

Bogordaily.net – Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor menerima penghargaan Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2024 dengan kategori Platinum.

Penghargaan ini diberikan dalam apel puncak Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tingkat Provinsi Jawa Barat 2025, yang diselenggarakan di kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat pada Rabu, 12 Februari 2025.

Piagam penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Pj Gubernur Jawa Barat melalui Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat sebagai bentuk apresiasi atas komitmen perusahaan dalam menerapkan standar keselamatan dan kesehatan kerja.

Komitmen Perumda Tirta Kahuripan dalam Inovasi dan Keselamatan

Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor terus berinovasi sepanjang tahun 2025 guna meningkatkan kualitas layanan bagi pelanggan. Pada tahun 2024, berbagai inovasi yang dilakukan telah mengantarkan perusahaan meraih sejumlah penghargaan bergengsi, di antaranya:

Tiga Bintang Fast Learning Companies in Safety Programs dari Indonesia Safety Excellence Award (ISEA) 2024.

The Best CEO Committed in OSH Culture

Juara 2 dalam kategori Implementation HSE/K3 Perusahaan Air Minum Terbaik di Indonesia dalam PERPAMSI Award 2024

Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen Perumda Tirta Kahuripan dalam menerapkan budaya keselamatan dan kesehatan kerja, sekaligus memberikan layanan air minum yang lebih baik bagi masyarakat Kabupaten Bogor.***

(Albin Pandita)

Lewat 20 Februari, Tagihan Air Bisa Meledak! Segera Bayar Sebelum Terlambat

0

Bogordaily.net – Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor mengimbau pelanggan untuk segera membayar tagihan air sebelum batas waktu yang ditetapkan.

Pada bulan ini, batas pembayaran jatuh pada 20 Februari 2025. Pelanggan diharapkan untuk membayar tepat waktu guna menghindari denda atau gangguan layanan.

Selain itu, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan juga menawarkan diskon pemasangan sambungan baru. Promo ini berlaku bagi pelanggan kategori rumah tangga dan niaga, dengan syarat lokasi telah tersedia jaringan pipa retikulasi serta masih ada sisa kapasitas.

Perusahaan juga mengingatkan pelanggan untuk selalu menjaga meteran air di rumah, karena meteran merupakan tanggung jawab pelanggan.

Di sisi lain, masyarakat diimbau agar tidak mudah percaya terhadap petugas yang mencurigakan. Jika menemukan hal yang mencurigakan, pelanggan dapat segera menghubungi layanan pelanggan di nomor 1500862 atau melalui WhatsApp di 082119969008.***

(Albin Pandita)

Ardhita Restaurant & Lounge Kantongi Sertifikat Halal dari Kemenag Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Ardhita Restaurant & Lounge yang berlokasi di Jalan Sholeh Iskandar No.KM 2 No.2, Kedungbadak, Tanah Sereal, Kota Bogor, resmi menerima sertifikat halal dari Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bogor.

Penyerahan sertifikat dilakukan pada Kamis, 13 Februari 2025, sebagai bentuk komitmen restoran dalam menyajikan makanan dan minuman yang sesuai dengan standar kehalalan.

Kasubbag TU Kemenag Kota Bogor sekaligus Satgas Halal, Ujang Supriyatna, menjelaskan bahwa sertifikasi halal memiliki dasar hukum yang kuat, yakni Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2018.

Ia menegaskan bahwa ke depan, Indonesia diproyeksikan menjadi pasar global halal, dengan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai tonggak utama.

“UMKM yang ingin mendapatkan sertifikasi halal bisa melalui program ‘Sehati’ (Sertifikat Halal Gratis). Selain UMKM, kami juga menyasar restoran dan rumah makan, seperti yang dilakukan hari ini di Ardhita Restaurant & Lounge. Dengan adanya sertifikat halal, kami ingin memberikan rasa aman dan nyaman, baik bagi penjual maupun pengunjung,” ujar Ujang.

Ia juga mengingatkan bahwa sertifikasi halal harus dijaga dengan integritas tinggi dan tidak boleh ada unsur penipuan atau kecurangan dalam penerapannya.

Hingga saat ini, sebanyak 6.759 UMKM di Kota Bogor telah mendapatkan sertifikasi halal. Namun, jumlah tersebut masih jauh dari target 15.000 UMKM.

Sementara itu, tingkat kepatuhan restoran dalam memperoleh sertifikasi halal masih rendah, baru mencapai 20 persen.

“Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya sertifikasi halal masih kurang, sehingga jumlah restoran bersertifikat halal masih jauh dari harapan. Padahal, sertifikasi ini penting untuk menjamin kualitas dan kehalalan produk yang dikonsumsi masyarakat,” tambahnya.

Dengan diperolehnya sertifikat halal oleh Ardhita Restaurant & Lounge, diharapkan semakin banyak pelaku usaha kuliner yang mengikuti jejak serupa, demi mendukung ekosistem halal yang lebih luas di Indonesia.***

Sopir Truk Kecelakaan di Gerbang Tol Ciawi 2 Ditetapkan sebagai Tersangka

0

Bogordaily.net – Satlantas Polresta Bogor Kota telah menetapkan BW, sopir truk yang terlibat dalam kecelakaan di Gerbang Tol Ciawi 2, sebagai tersangka. Kejadian ini terjadi pada Selasa, 4 Februari 2025, sekitar pukul 23:30 WIB.

Kasatlantas Polresta Bogor Kota, Kompol Yudiono, menjelaskan bahwa penetapan tersangka didasarkan pada hasil pemeriksaan saksi, alat bukti, serta rekaman CCTV di lokasi kejadian.

“Dari keterangan tersangka, sebelum kecelakaan terjadi, ia sudah berusaha maksimal untuk mengendalikan kendaraannya. Namun, karena tidak bisa dikendalikan, akhirnya ia memutuskan untuk melompat dari mobil,” ungkap Yudi kepada Bogordaily.net, Kamis 13 Februari 2025.

Atas perbuatannya, lanjut Kasatlantas, Yudi, BW dijerat dengan Pasal 311 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

“Saat ini, tersangka telah diamankan di Rumah Tahanan (Rutan) Polresta Bogor Kota untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Tragedi ini mengakibatkan 8 korban meninggal dunia dan 11 orang lainnya terluka parah.

Para korban yang selamat langsung dilarikan ke RSUD Ciawi untuk mendapatkan perawatan intensif.

Kasat Lantas Polres Bogor Kota, Kompol Yudiono, mengonfirmasi bahwa kecelakaan bermula dari sebuah truk bermuatan air mineral yang menabrak mobil yang tengah mengantre pembayaran tol.

“Pada saat masuk tol, truk hilang kendali lalu menabrak kendaraan yang antre di gate tol. Truk terhenti di gate tol dan sempat terbakar dan segera dipadamkan. Evakuasi korban dan korban ke Rumah Sakit Ciawi,” ujarnya.

Sementara itu, tidak hanya korban jiwa dan luka, kecelakaan ini juga merusak infrastruktur gerbang tol, menambah dampak dari peristiwa tragis ini.***

(Ibnu Galansa)