Home Blog Page 944

Lapak Madura di Jalan Lemah Abang Dilalap Api

0

Bogordaily.net – Kebakaran hebat terjadi di area lapak Madura yang berada tepat di depan PT Multistrada, Jalan Lemah Abang, Cikarang Timur, Pantura, pada Kamis malam 1 Mei 2025 sekitar pukul 23.30 WIB.

Api dengan cepat membesar dan melahap sejumlah lapak serta bangunan semi permanen yang berderet di sepanjang jalan tersebut. Kobaran api yang cukup besar membuat warga sekitar panik dan memicu kepanikan di tengah malam.

Belum diketahui secara pasti penyebab terjadinya kebakaran ini. Namun, tim pemadam kebakaran langsung diterjunkan ke lokasi untuk menjinakkan api dan mencegah kobaran merembet ke area lain.

Hingga berita ini diturunkan, proses penanganan masih terus berlangsung oleh petugas pemadam kebakaran. Belum ada laporan mengenai adanya korban jiwa maupun jumlah kerugian akibat kejadian ini.

Kebakaran ini menambah daftar insiden kebakaran yang terjadi di kawasan permukiman padat dan area usaha lapak, terutama yang didominasi bangunan semi permanen yang mudah terbakar.***

ODGJ Bersenjata Tajam Naik ke Atap Ala Spiderman, Warga Gunung Sindur Panik

0

Bogordaily.net – Suasana di kawasan Gunung Sindur mendadak heboh usai seorang pria yang diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) terlihat keliling tanpa busana sambil membawa senjata tajam.

Kejadian tersebut membuat warga panik dan resah, karena selain membawa senjata, ODGJ tersebut juga sempat naik ke atap rumah warga.

Kejadian yang berlangsung pada hari ini itu sempat membuat warga sekitar ketakutan, terlebih karena aksi pria tersebut cukup agresif dan tidak terkendali.

Bahkan, aksinya sempat disebut mirip seperti Spiderman karena ia memanjat atap rumah warga.

Merespons kejadian itu, layanan darurat 112 segera berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk melakukan penanganan.

Petugas gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi ODGJ tersebut tanpa adanya korban luka. Proses evakuasi dilakukan dengan penuh kehati-hatian mengingat kondisi pria itu yang membawa senjata tajam dan berada di posisi yang cukup sulit dijangkau.

Setelah berhasil diamankan, pria tersebut langsung dibawa ke Rumah Sakit Marzuki Mahdi untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Rumah sakit tersebut dikenal sebagai fasilitas khusus yang menangani pasien dengan gangguan kejiwaan.***

Truk Gagal Nanjak, Jalan Pamoyanan Macet Total!

0

Bogordaily.net – Sebuah truk mengalami insiden gagal menanjak di Jalan Pamoyanan, Kecamatan Pabuaran, Kota Bogor Selatan, pada Jumat sore 2 Mei 2025.

Peristiwa ini memicu kemacetan panjang di dua arah dan menuai keluhan dari banyak pengguna jalan.

Truk yang diduga membawa muatan material tambang itu tidak kuat menanjak di jalur yang dikenal memiliki kemiringan cukup tajam.

Akibatnya, arus lalu lintas terhambat cukup lama, bahkan sampai terjadi kemacetan parah di dua arah.

Banyak netizen di media sosial mengeluhkan insiden tersebut. Mereka menyebut bahwa jalur Pamoyanan hingga Cihideung memang sudah sering dilalui truk-truk berat bermuatan material.

Kondisi makin parah karena jam operasional truk sering kali bertepatan dengan waktu sekolah dan jam berangkat kerja.

“Aneh, truk udah nyalain hazard, tapi masih banyak pengendara yang nempel di belakang. Tolong sadar, itu truk, bukan goreng oncom,” tulis seorang netizen dengan nada kesal.

Pengguna jalan lainnya menyebut bahwa insiden semacam ini kerap terjadi di jalur tersebut. Bahkan, beberapa kendaraan terpaksa harus putar balik akibat kemacetan yang tidak kunjung reda.

Meski sempat membuat lalu lintas lumpuh, proses evakuasi truk akhirnya berhasil dilakukan. Menurut laporan warga yang melintas di lokasi, truk sudah berhasil diderek dan situasi lalu lintas kembali normal menjelang malam.

Namun demikian, peristiwa ini kembali menyoroti soal pengawasan jam operasional truk tambang di kawasan tersebut. Banyak warga berharap ada tindakan tegas agar insiden serupa tidak terus terulang, terutama saat jam rawan pagi dan sore hari.***

Jejak Asyifa Latief: Dari Miss Indonesia ke Meja Penyidik Kejaksaan Agung

0

Bogordaily.net – Miss Indonesia 2010 Asyifa Syafningdyah Putrambami Latief. Nama panjang. Nama yang dulu dielu-elukan. Dikenal lebih ringkas: Asyifa Latief. Kini: duduk di hadapan penyidik Kejaksaan Agung.

Hari itu, Jumat, 2 Mei 2025, wajah cantik yang pernah mengharumkan nama Indonesia di ajang Miss World—masuk Top 40 fast track Talent—tak muncul di panggung, tapi di gedung bundar.

Ia diperiksa. Bukan sebagai tersangka. Tapi saksi. Dalam pusaran besar kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina (Persero) 2018–2023.

Nama besar lain ikut terseret: Gading Ramadhan Joedo. Komisaris PT Jenggala Maritim. Direktur Orbit Terminal Merak. Singkatnya: GRJ.

GRJ inilah yang diduga mengalirkan dana ke Asyifa. Dalam rentang waktu 2022 hingga 2024. Entah untuk apa. Entah bagaimana.

Tapi duit sudah mengalir. Itu kata Kapuspenkum Kejagung, Harli Siregar.

Yang menarik: Asyifa ternyata bukan hanya mantan ratu kecantikan. Ia juga sempat menjabat Senior Officer External Comm Media di Pertamina International Shipping. Ada kait-kelindan posisi dan perkara.

Tahun 2010. Ia naik panggung. Mewakili Jawa Barat. Memenangi Miss Indonesia. Cantik. Artikulatif. Lulusan Akuntansi dari Universitas Katolik Parahyangan.

Ia tak sekadar cantik di permukaan. Pernah jadi guru. Mengajar di kolong jembatan. Ikut program Bedah Rumah. Ikon pendidikan anak usia dini.

Kini: namanya kembali naik. Tapi bukan di ajang rias dan tata rambut. Melainkan ajang hukum dan tata kelola minyak.

Zaman memang cepat berubah. Yang dulu dielu-elukan, bisa duduk dalam diam. Yang dulu tampil di catwalk, kini melangkah di lorong penyidikan.

Semua masih berproses. Asyifa belum tentu salah. Tapi cerita ini: menarik. Ironis. Dan penting diikuti.***

Perjalanan Karier Firsta Yufi Amarta Putria dari Jebeng Banyuwangi ke Puteri Indonesia

0

Bogordaily.net – Firsta Yufi Amarta Putria berdiri di atas panggung besar itu. Di tengah sorotan lampu dan tepuk tangan yang tak putus-putus.

Di Plenary Hall, Jakarta. Hari itu: 12 Januari 2025.

Namanya dipanggil. Lengkap. Firsta Yufi Amarta Putria. Tapi sebagian besar orang memanggilnya: Fia.

Dunia tahu ia menang. Tapi tak banyak yang tahu: ia berangkat dari Banyuwangi. Dari tanah paling ujung timur Pulau Jawa.

Dari kota yang lebih dikenal karena Gandrung, Ijen, dan Jazz Gunung. Bukan dari dunia pageant.

Ia menyapu bersih. Tak hanya mahkota Puteri Indonesia 2025. Tapi juga gelar Puteri Intelegensia 1 dan Best in Video Profil. Lengkap.

Ia adalah salah satu dari orang-orang yang diam-diam tumbuh. Bukan yang suka tampil di depan.

Ia lahir 23 tahun lalu. Di Banyuwangi yang lama tak dilirik. Tapi dalam diam, ia belajar. Ia tumbuh.

Ia kuliah di Universitas Brawijaya. Jurusan Psikologi. Pilihan yang masuk akal. Karena ia tak ingin hanya cantik. Ia ingin paham manusia.

Dari situ, lahir ide besar: mendirikan First Step Forward. Sebuah gerakan kecil—tapi penuh makna—untuk perempuan muda yang kehilangan arah hidup.

Mereka yang orang tuanya meninggal. Atau berpisah. Atau tak lagi hadir.

Fia hadir untuk mereka. Dengan pelatihan. Dengan literasi. Dengan terapi. Dengan telinga yang mau mendengar.

Sebelum menang nasional, Fia sudah mencicipi panggung daerah. Wakil 1 Jebeng Banyuwangi (2019).

Juara 1 Raki Jawa Timur (2021). Putri Otonomi Pariwisata Indonesia (2023).

Satu demi satu. Ia panjat. Tapi tak ada yang instan. Semuanya dimulai dari keputusan sederhana: ingin berguna.

Fia bukan hanya cerita soal mahkota. Ia adalah cerita tentang cara bangkit.

Tentang bagaimana perempuan muda dari ujung Jawa bisa berdiri gagah di panggung nasional. Dan tetap tahu: siapa yang perlu dibantu.

Namanya Firsta Yufi Amarta Putria. Tapi bisa juga kita panggil: inspirasi.***

Simak Ramalan Cuaca Kota Bogor Hari Ini 3 Mei 2025 Menurut BMKG

0

Bogordaily.net – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis ramalan cuaca untuk Kota Bogor Sabtu, 3 Mei 2025.

Hal ini perlu Anda simak agar bisa beraktivitas dengan lancar. Seperti yang sudah sering terjadi, Kota Hujan ini berpotensi mengalami curah hujan di beberapa waktu dalam sehari.

Menurut informasi dari BMKG, kondisi cuaca di Bogor pada Kamis ini diprediksi akan hujan ringan sepanjang hari.

Kmungkinan hujan ringan ini akan turun mulai pagi hari di beberapa wilayah.

Ramalan Cuaca Kota Bogor 3 Mei 2025

Simak detail lengkap prakiraan cuaca BMKG untuk Kota Bogor pada 16 April 2025 di bawah ini agar Anda bisa mengantisipasi segala kemungkinan!

Berikut adalah prakiraan cuaca lengkap di masing-masing wilayah Kota Bogor:

Bogor Selatan

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 22-28°C
Kelembapan: 69-97%

Bogor Timur

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 22-28°C
Kelembapan: 69-97%

Bogor Tengah

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 23-30°C
Kelembapan: 67-98%

Bogor Barat

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 24-30°C
Kelembapan: 67-97%

Bogor Utara

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 23-30°C
Kelembapan: 68-96%

Tanah Sareal

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 24-30°C
Kelembapan: 66-96%

Bagi Anda yang memiliki kegiatan di luar rumah, disarankan untuk selalu membawa perlengkapan seperti jas hujan atau payung.

Jangan lupa mengenakan pakaian hangat untuk menjaga tubuh tetap nyaman di suhu yang relatif sejuk.

Selain itu, konsumsi vitamin dan cukup istirahat sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh Anda di tengah cuaca yang basah dan lembap.

BMKG secara rutin menyediakan pembaruan cuaca untuk seluruh wilayah Indonesia, termasuk Kota Bogor.

Anda dapat memantau akun resmi media sosial BMKG di Instagram atau Twitter untuk mendapatkan informasi terkini tentang prakiraan cuaca, suhu, kecepatan angin, dan tingkat kelembapan udara.

Demikian ramalan cuaca Kota Bogor Sabtu, 3 Mei 2025. Semoga informasi ini membantu Anda dalam merencanakan aktivitas harian dengan lebih baik.***

Pemkot Bogor Mantapkan Komitmen Pendidikan Berkeadilan

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menegaskan komitmennya dalam mendukung sistem penerimaan murid baru yang transparan dan berintegritas.

Hal ini ditegaskan melalui penandatanganan komitmen dukungan Penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2025 yang Objektif, Transparan, Akuntabel, Berkeadilan, dan Tanpa Diskriminasi.

Penandatanganan dilakukan oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Forum Koordinasi Pimpinan Wilayah (Forkopimwil) Jawa Barat, dan Dewan Pendidikan dalam Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tingkat Kota Bogor Tahun 2025 yang berlangsung di Lapangan Sempur, Jalan Sempur, Kota Bogor, Jumat (2/5/2025).

Komitmen tersebut menjadi bukti keseriusan Pemkot Bogor untuk memberikan layanan pendidikan terbaik yang terbebas dari diskriminasi sesuai dengan konstitusi.

Pada kesempatan yang sama, Pemkot Bogor juga menandatangani prasasti SMP Negeri 22 dan SMP Negeri 23 Kota Bogor sebagai sekolah baru yang dibangun untuk menjawab kebutuhan pendidikan di Kota Bogor.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Irwan Riyanto menyampaikan dua sekolah tersebut tahun ini sudah dibuka dan dapat menerima siswa baru.

Pembangunan sekolah ini menjadi komitmen Pemkot Bogor dalam menjamin tidak ada lagi anak putus sekolah di Kota Bogor.

“Pemerintah menjamin tidak ada lagi anak putus sekolah. Semua harus sekolah. Kita juga ingin menjamin semua tenaga pendidik nyaman mendidik anak-anak,” tegas Irwan.

Untuk memperkuat komitmen, Pemkot Bogor pada kesempatan Hardiknas ini juga turut memberikan Penghargaan Insan Pendidikan kepada Basuki, tokoh pendidikan yang telah mengabdikan dirinya selama puluhan tahun untuk mendukung pendidikan yang berkualitas di Kota Bogor.

Basuki berharap, penghargaan yang diterimanya bisa menjadi motivasi bagi para tenaga pendidik untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitasnya.

“Saya menyampaikan kepada pengurus PGRI, seluruh kepala sekolah dan guru dari SD hingga SMA selalu meningkatkan kualitas dirinya, disiplin dan profesional dalam mendidik, punya integritas, selalu berinovasi dan belajar sehingga pendidikan di Kota Bogor akan semakin maju,” tutur Basuki.

Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil turut menyampaikan komitmennya untuk memajukan kegiatan pendidikan yang ada di Kota Bogor melalui penandatangan komitmen SPMB serta revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan di Kota Bogor.

“Kami berharap dalam rapat-rapat Pemkot Bogor bersama DPRD Insyaallah kita akan mendukung 100 persen peningkatan atau revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan maupun dukungan kegiatan untuk yang mengadaptasikan AI maupun teknologi dalam dunia pendidikan,” ujarnya.***

Presidium AMKB Desak Pemkot Bogor Berantas Minol ke THM Besar

Bogordaily.net – Presidium Aliansi Masyarakat Kota Bogor (AMKB) mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk memberantas minuman beralkohol (minol) ke Tempat Hiburan Malam (THM) yang skala besar atau ternama.

Koordinator Presidium AMKB, Bayu Noviandi mengatakan, desakan tersebut bukan tanpa alasan, sebab patut diduga banyak THM yang eksis di Kota Bogor belum memiliki izin untuk menjual minol di atas 40 persen.

“Kita butuh kerja nyata dari mereka, jangan hanya yang dirazia atau ditertibkan warung di pinggir jalan aja yang jual minolnya. Coba cek THM SLR, vbar dan lainnya,” kata Bayu

Pria yang berprofesi sebagai advokat tersebut juga menegaskan, seharusnya Pemkot Bogor juga lebih tegas dan inisiatif jangan hanya menunggu laporan masyarakat terlebih dahulu untuk bertindak.

Karena, kata Bayu, ketentraman dan juga ketertiban sudah seharusnya diciptakan bukan berdasarkan menunggu terlebih dahulu sebuah laporan.

“Seharusnya Pemkot bogor lebih bisa mencegah daripada mengobati, sekarang banyak permasalahan gangguan ketertiban dan kenyamanan itu bersumber dari minol,” tegas Bayu

Oleh karena itu Bayu berharap Pemkot Bogor jangan pandang bulu memberantas THM jika memang ingin Kota Bogor bebas dari minol.

Sudah seharusnya yang tidak mematuhi izin juga ditertibkan dan diberikan sanksi tegas agar memberikan efek jera.

“Kalau yang sudah berizin tentu bagus, mereka mematuhi aturan yang ada, nah sekarang tinggal yang gaada izinnya diberantas,” jelas Bayu

Lebih lanjut, AMKB juga menyoroti minimnya transparansi dari Aparat Penegak Hukum (APH) seperti Kejaksaan dan Kepolisian dalam menindaklanjuti laporan dari masyarakat.

Bayu menegaskan pentingnya partisipasi aktif semua pihak dalam memastikan setiap laporan ditindak secara adil dan terbuka.

Sebagai bentuk respons, AMKB bersama sejumlah elemen masyarakat akan menggelar aksi besar-besaran di Kota Bogor.

“Ini adalah bentuk kepedulian, bukan sekadar oposisi. Kami ingin Kota Bogor diperbaiki dari akar persoalannya,” tutup Bayu. ***

Muhammad Irfan Ramadan

Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep Silaturahmi ke Kabupaten Bogor, Ini Tujuannya

Bogordaily.net – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep melakukan kunjungan ke Pendopo Bupati Bogor, pada Jum’at 2 Mei 2025.

Dalam kesempatan itu, Kaesang disambut langsung oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto beserta jajaran yang turut membahas berbagai hal.

Kaesang mengungkapkan bahwa, tujuannya datang ke Kabupaten Bogor untuk melanjutkan silaturahminya ke beberapa daerah di Jawa Barat.

Sekaligus mengenang perjuangan Persis Solo saat berlaga dalam Liga 1 di wilayah Kabupaten Bogor, tepatnya di Stadion Pakansari, Cibinong.

“Ini silaturahmi kami keliling ke Jawa Barat, salah satunya kami ke Kabupaten Bogor. Kabupaten Bogor punya banyak kenangan buat saya pribadi. Terkhusus dulu persis solo bisa lolos ke Liga 1 salah satunya di stadion Pakansari,” kata Kaesang kepada wartawan, Jum’at 2 Mei 2025.

Kemudian, pihaknya akan meminta kepada kadernya untuk terus bersinergi bagi kemajuan Kabupaten Bogor.

“Saya juga sudah instruksikan ke teman-teman PSI yang di Kabupaten bogor untuk bisa bersinergi dengan pemerintah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kaesang turut meminta izin kepada Bupati Bogor untuk melaksanakan kegiatan yang akan berlangsung di Kabupaten Bogor nantinya.

“Kami semua nanti ikut ketua kami yang baru. Ketua kami yang baru ini punya semangat yang besar, jadi saya izin mewanti pak bupati mohon izin kalau ada acara di sini,” ungkap Kaesang.

Sebelumnya diketahui, pada Kamis 1 Mei 2025. lalu putra bungsu Presiden ke-7 RI itu melakukan lawatan ke Kabupaten Bandung. Kemudian, dilanjut ke Kota Bogor pada Jumat 2 Mei 2025 siang.***

Albin Pandita

Presiden Prabowo Bicara Soal Pentingnya Pendidikan Bagi Bangsa saat Kunjungan ke Bogor

Bogordaily.net – Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto melakukan kunjungan ke SDN Cimahpar 5, kota Bogor dalam momen Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), pada Jum’at 2 Mei 2025.

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo memberikan pandanganya soal pendidikan yang ada di Indonesia saat ini.

Menurut Prabowo, tidak mungkin negara  Indonesia menjadi negara sejahtera, serta menjadi negara maju jika pendidikan tidak berhasil.

“Kita mengerti semuanya bahwa pendidikan adalah jalan yang sangat menentukan bagi suatu kebangkitan bangsa,” kata Prabowo dalam sambutan.

Kemudian, Pemerintah RI secara berurutan dari masa ke masa selalu menempatkan pendidikan sebagai hal utama.

Seluruh elit bangsa kata dia, telah menyadari hal ini. Kemudian telah menggariskan strategi pembangunan bangsa yang sudah baik dan benar.

Lebih lanjut, dibandingkan negara lain, Indonesia saat ini menempatkan sebagai yang teratas dalam APBN dengan angka diiatas 22 persen.

“Kita bandingkan dengan negara lain, negara India yang utama adalah pertahanan. Memang mereka mengalami ancaman ancaman terhadap bangsa,” jelasnya.

“Kita bersyukur bahwa cukup lama, berkat kepemimpinan presiden terdahulu. Bangsa kita relatif damai,” tambah Prabowo.

Oleh karena itu, kata Presiden, pendidikan lah yang menentukan negara menjadi negara miskin atau menjadi negara yang baik untuk rakyat.

“Kita masih melihat dan kita tahu begitu banyak sekolah-sekolah yang rusak. Padahal anggarannya ada. Bagaimana bisa satu sekolah toiletnya hanya satu,” imbuhnya.

Selain itu, Prabowo meminta kepada kepala daerah untuk segera dapat melakukan pembenahan infrastruktur khususnya di sekolah.

“Ini saya ingatkan tanggung jawab pemerintah daerah bupati wali kota dan gubernur untuk bersama sama, saya memang menetapkan anggaran kalau dicek cukup besar untuk perbaikan sekolah. Sekitar 16 triliun tapi cukup, hal ini hanya untuk 11 ribu sekolah,” ujar Presiden.

Ia menilai dengan banyaknya jumlah sekolah yang mencapai 330 ribu lebih menjadi tantangan sendiri bagi Pemerintah, dalam memberikan sarana pendidikan yang merata Indonesia.

“Jadi kalau kita perbaiki 11 ribu mungkin perlu 30 tahun semua sekolah bisa diperbaiki. Tapi kita tidak boleh menyerah. Karena itu saya bertekad untuk melakukan penghematan,” ungkapnya.***

Albin Pandita