Home Blog Page 946

Antisipasi Kemacetan, Perumda Pasar Tohaga Bakal Relokasi Pedagang di Sisi Jalan Pasar Cibinong ke Cikema

Bogordaily.net – Perumda Pasar Tohaga bakal merelokasi sejumlah pedagang yang berjualan di sepanjang sisi jalan Pasar Cibinong menuju ke Pasar Cikema, Kabupaten Bogor.

Hal tersebut dilakukan sebagai upaya untuk mengantisipasi kemacetan yang kerap terjadi di pagi maupun siang hari.

Dirops Perumda Pasar Tohaga Haris Ibrahim menjelaskan bahwa, pihaknya akan menggeser beberapa pedagang tersebut nantinya menuju pasar Cikema, yang terletak di bawah Fly Over Cibinong.

“Jadi utk lahan basahan ini mau kita oper semua ke Cikema itu arahan pak camat. Teknisnya mulai jumat, pol pp didampingi sama pasar tohaga,” kata Haris Ibrahim kepada wartawan, Jum’at Mei 2025.

Adapun, pihaknya sementara mencatat ada sebanyak 93 pedagang kaki lima (PKL) yang saat ini berjualan di lahan basah, yang dinilai kerap menjadi biang kemacetan

“Kita mau pendataan pedagang, detilnya berapa sih by name by adress baik komoditinya berapa detailnya, kalau sekarang kan dalam rangka kasar 93, tapi kan detailnya orang mana dagang apa, belum ada,” jelasnya.

“Di luar di kaki lima di depan ramayana ada 93 totalnya, sebelah pasar, depan ramayana itu nanti yang bakal direlokasi ke Cikema,” tambah Haris.

Selain itu, pihaknya bersama Satpol PP akan melakukan sosialisasi, dan juga mendata terlebih dahulu kepada puluhan pedagang tersebut. Sehingga dalam pelaksanaan relokasi nantinya dapat berlangsung aman dan lancar.

“Kita ikut bantu satpol pp untuk sosialisasi nanti standar datanya pakai standar kita. Jadi ada nama, ktp, komoditasnya apa, kan komoditas juga penting masuk cikema sudah jelas ini dagang apa dagang apa tinggal penempatan,” ungkap Haris.***

Albin Pandita

Jangan Sampai Kejebak Info Palsu, Cek Ini Faktanya GTV Biar Kamu Anti Ketipu!

0

Bogordaily.net – Pernah nggak sih kamu tiba-tiba percaya sama sesuatu cuma karena “katanya”? Mulai dari mitos zaman dulu yang masih aja dipercaya, sampai info viral yang ternyata salah total.

Nah, sekarang waktunya kamu bilang selamat tinggal ke informasi yang menyesatkan. GTV hadirkan program terbaru “Ini Faktanya” mulai 5 Mei, tayang setiap Senin sampai Jumat, pukul 16.00 WIB!

Lewat info yang dikemas dengan visual menarik dan gaya bahasa yang mudah dipahami, “Ini Faktanya” bakal ngebongkar berbagai informasi palsu yang terlanjur dianggap benar oleh banyak orang. Mau tahu sejarah yang selama ini keliru dipahami? Atau penasaran sama fakta viral yang ramai dibahas tapi bikin bingung? Di sinilah tempatnya. Ini Faktanya nggak cuma ngasih penjelasan, tapi juga ngajak kamu mikir lebih kritis tentang apa yang kamu lihat, dengar, dan percaya.

Program ini cocok banget buat kamu yang suka banget cari insight baru, tapi tetap pengen hiburan yang ringan dan menyenangkan. Jadi jangan sampai kelewatan, apalagi kejebak info palsu duluan, Ini Faktanya tayang mulai 5 Mei, Senin sampai Jumat, pukul 16.00 WIB.

Pastikan kamu bisa nonton tanpa gangguan. Cek ulang posisi antena, scan set top box, atau kalau masih ada kendala, langsung aja hubungi layanan Solusi TV Digital lewat WhatsApp di 0856-9003-900 (Senin–Jumat, pukul 09.00–18.00 WIB). Bisa juga streaming via aplikasi RCTI+ dan Vision+.***

It’s Family Time! Entong Bikin Waktu Santai Sore Makin Seru di GTV!

0

Bogordaily.net – Sekarang sore hari dijamin ga akan bosen! Soalnya ada Entong dan gengnya yang siap bikin kamu ketawa lewat serial animasi anak lokal favorit paling ditunggu “ENTONG” yang tayang setiap hari pukul 18.00 WIB di GTV, pas banget buat nemenin waktu kumpul keluarga!

Entong memang selalu punya punya banyak cerita. Kadang yang nyeleneh, kadang bikin geleng-geleng kepala, tapi ceritanya selalu seru buat diikutin. Misalnya, di episode Mau Untung Malah Buntung, Ninja Keder Kocak, Jagoan Silat Ogah Sunat, dan Adu Perang Di Langit, cerita Entong nggak boleh kamu lewatin!

Geng Entong juga nggak kalah rame. Siti si tomboy yang galak tapi baik sama Entong, Memed si biang kerok usil, Kiki dengan celetukannya yang nyeleneh, dan Ipeh si sahabat baiknya Entong. Mereka semua punya gaya masing-masing yang bikin tiap episode makin pecah.

Selain kocak, animasi ini juga penuh pesan moral dan nilai-nilai Islami yang dikemas dengan ringan. Jadi nggak cuma seru, tapi juga bikin anak-anak belajar nilai-nilai penting dari kehidupan sehari-hari. Cocok banget buat ditonton bareng sekeluarga sambil santai sore.

Jangan lupa catat jam tayangnya. Entong, setiap hari pukul 18.00 WIB hanya di GTV. Cek kanal digital GTV di daerahmu biar nggak ketinggalan. Kalau butuh bantuan, tinggal hubungi Solusi TV Digital di 0856-9003-900 (Senin–Jumat, pukul 09.00–18.00 WIB).

Kalau lagi nggak di depan TV? Nggak masalah! Kamu bisa nonton ulang atau streaming langsung lewat aplikasi RCTI+ dan Vision+.***

Puluhan Sopir Angkot Pelanggar Aturan di Kota Bogor Terjaring Operasi

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan operasi terhadap angkutan kota (angkot). Operasi ini menyasar angkot yang tidak tertib administrasi di Jalan Ir. H. Juanda.

Operasi dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, didampingi personel Dishub dan bantuan dari Satuan Lalu Lintas Polresta Bogor Kota.

Hasilnya, lebih dari 10 angkot ditindak karena pengemudinya tidak dapat menunjukkan kelengkapan surat kendaraan. Mulai dari KIR, STNK, hingga SIM pengemudi.

“Dalam satu bulan ini sudah tiga kali kami melakukan penindakan dan penertiban. Hari ini ada beberapa angkot yang surat-suratnya sudah habis masa berlaku bahkan kondisinya sudah usang. Mobilnya kami tahan dan sopirnya kami arahkan untuk melaporkan badan hukum koperasinya agar mengurus ke kantor Dishub,” ucap Jenal Mutaqin, Rabu (30/4/2024).

Saat penindakan, Jenal Mutaqin mengaku para pengemudi cukup kooperatif dan mengakui kesalahannya. Bagi yang bisa menunjukkan kelengkapan suratnya, dipersilakan melanjutkan perjalanan.

Dengan catatan, semua harus tertib lalu lintas. Tidak mengetem sembarangan, kecuali untuk menaikkan dan menurunkan penumpang dalam rentang waktu yang singkat. Termasuk tindakan terhadap sopir angkutan yang masih di bawah umur.

“Operasi ini sangat efektif. Kita tidak hanya menertibkan angkot, tapi juga meyakinkan penumpang agar merasa aman. Saya pastikan dan tegaskan ini efektif,” tegas Jenal Mutaqin.

Operasi ini, masih kata Jenal, juga berkaitan dengan langkah Pemkot Bogor dalam mereduksi jumlah angkot. Sejauh ini, dari hasil reduksi yang sudah dilakukan, dari total 3.412 angkot, kini sudah berkurang menjadi 2.793 kendaraan.***

Prabowo Akan Hadiri Hardiknas di SDN Cimahpar 5 Kota Bogor, Luncurkan Program Pendidikan Nasional

0

Bogordaily.net – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir di SDN Cimahpar 5, Kota Bogor, Jumat siang, 2 Mei 2025.

Kunjungan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang tahun ini mengusung tema “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.”

Kehadiran Presiden Prabowo di SDN Cimahpar 5 Kota Bogor ini bukan sekadar simbolis. Dalam kesempatan tersebut, ia akan meluncurkan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), inisiatif pemerintah yang mencakup sejumlah langkah percepatan peningkatan mutu pendidikan.

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana, menyebut program ini mencerminkan komitmen kuat pemerintah untuk menjawab tantangan di sektor pendidikan.

“Program-program ini bertujuan memberikan hasil nyata dalam waktu cepat,” ujarnya.

Salah satu fokus utama PHTC adalah percepatan pembangunan sekolah.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan renovasi dan pembangunan 10.440 sekolah hingga akhir 2025, dengan anggaran mencapai Rp 16,9 triliun.

“Kita ingin memastikan tidak ada lagi sekolah yang rusak berat dan tak layak belajar,” kata Mu’ti kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, dua hari sebelum Hardiknas.

Tak hanya infrastruktur, perhatian Prabowo juga tertuju pada kesejahteraan tenaga pendidik, terutama guru honorer dan guru yang belum menamatkan pendidikan Diploma 4 atau Strata 1.

Dalam program bantuan yang akan diumumkan resmi oleh Presiden hari ini, guru non-S1 akan menerima Rp 3 juta per semester sebagai bantuan pendidikan, sementara guru honorer akan mendapat transfer langsung sebesar Rp 300 ribu per bulan.

“Ini bentuk keberpihakan pemerintah pada mereka yang selama ini menjadi tulang punggung pendidikan namun belum mendapat perhatian cukup,” ujar Mu’ti.***

Perpanjang STNK Tanpa KTP Pemilik Lama? Ini Solusi dan Syarat Balik Nama Motor

0

Bogordaily.net – Kini, proses perpanjang STNK tanpa KTP pemilik lama tak lagi menjadi kendala besar bagi pemilik motor bekas.

Pemerintah memberikan kemudahan lewat kebijakan bebas biaya balik nama untuk kendaraan bekas, asalkan dilakukan prosedur balik nama secara resmi.

Perpanjang STNK Motor Bekas Tanpa KTP Pemilik Lama

Jika kamu baru membeli motor bekas namun tidak memiliki akses ke KTP pemilik sebelumnya, jangan khawatir.

Cara paling tepat adalah dengan melakukan balik nama kendaraan.

Melalui proses ini, data kendaraan akan sepenuhnya atas nama kamu sebagai pemilik baru, sehingga ke depannya tak perlu lagi mengandalkan KTP pemilik sebelumnya untuk perpanjangan STNK atau urusan pajak.

Syarat Balik Nama Motor Bekas

Agar proses balik nama berjalan lancar, pastikan kamu menyiapkan dokumen-dokumen berikut:

  • E-KTP pemilik baru
  • STNK asli dan fotokopi
  • SKKP (Surat Ketetapan Kewajiban Pembayaran) atau notis pajak
  • BPKB asli dan fotokopi
  • Bukti pembelian berupa kwitansi bermaterai sebagai tanda alih kepemilikan

Bebas Biaya Balik Nama Kendaraan Bekas

Mengacu pada Pasal 12 ayat (1) Paragraf 3 UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD), disebutkan bahwa Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) hanya dikenakan saat pembelian kendaraan baru (penyerahan pertama).

Artinya, untuk kendaraan bekas, BBNKB tidak lagi dikenakan, sehingga kamu bisa melakukan balik nama secara gratis.

Biaya yang Tetap Harus Dibayar Saat Perpanjang STNK

Meski biaya balik nama motor bekas gratis, ada beberapa komponen biaya lain yang masih perlu dibayar saat perpanjang STNK, di antaranya:

  • PKB (Pajak Kendaraan Bermotor): Besarnya tergantung dari jenis dan tahun kendaraan. Jika terlambat, dikenakan denda.
  • SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan): Rp 35.000 untuk motor, plus denda jika ada keterlambatan.
  • Biaya penerbitan STNK: Rp 100.000 untuk sepeda motor.
  • Biaya penerbitan TNKB (plat nomor): Rp 60.000 untuk sepeda motor.
  • Biaya penerbitan BPKB: Rp 225.000 untuk sepeda motor.

Dengan mengikuti prosedur balik nama, kamu tak perlu lagi repot mengurus perpanjang STNK dengan KTP pemilik lama. Jadi, segera balik nama motormu agar lebih aman dan legal!.***

Peringati Hardinkas, BRI Dukung Peningkatan Kualitas Pendidikan Indonesia Melalui BRI Peduli Ini Sekolahku

0

Bogordaily.net – Pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas, yang pada gilirannya akan mendorong kemajuan bangsa.

Namun, kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kualitas pengajaran dan kurikulum yang diterapkan semata, tetapi juga oleh sarana dan prasarana yang mendukung proses belajar mengajar.

BRI mengambil langkah nyata mendukung upaya pemerintah dalam mendorong kemajuan bangsa dengan menyediakan pendidikan yang berkualitas bagi anak bangsa melalui program BRI Peduli Ini Sekolahku. Hingga kini, program ini telah berjalan di 46 sekolah di seluruh Indonesia dengan sasaran penerimaan manfaat lebih dari 18.375 pelajar dan lebih dari 400 unit bangunan telah direnovasi.

Bantuan yang diberikan berupa pembangunan dan renovasi infrastruktur sekolah, beasiswa pendidikan serta bantuan sarana prasarana penunjang sekolah seperti perpusataan, toilet dan lapangan sekolah.

Selain bantuan inftrastruktur sekolah, BRI Peduli juga menyalurkan berbagai bantuan lainnya dalam rangka mendukung kegiatan belajar dan pengembangan siswa. Yang terbaru, dalam rangka Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada 2 Mei, BRI Peduli mengadakan sejumlah kegiatan di SDN 1 Sagalaherang yang terletak di Kecamatan Sagalaherang, Kab. Subang, Prov. Jawa Barat.

Berbagai kegiatan dilakukan di sekolah tersebut seperti story telling berupa dongeng bersama tokoh inspiratif yang berbagi pengalaman mereka dengan tema “Meraih Cita-cita”. Tujuan kegiatan ini adalah agar pelajar dapat termotivasi dengan baik dan terhibur.

Selain itu, diadakan pula kegiatan Cerdas Cermat yang bertujuan mengasah kecerdasan siswa dengan tema pendidikan umum serta kegiatan lomba pra karya siswa yang dirancang untuk mengasah kreativitas dan keterampilan sosial. BRI Peduli juga melaksanakan kegiatan penyaluran sembako bagi para guru dan tenaga pendidik.

Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi mengungkapkan bahwa Hardiknas yang selalu diperingati setiap tanggal 2 Mei menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat Indonesia tentang pentingnya pendidikan dalam membangun peradaban, kemajuan bangsa, dan mencerdaskan kehidupan masyarakat.

Hardiknas juga menjadi pengingat pentingnya akses pendidikan yang merata dan berkualitas bagi seluruh anak bangsa. BRI Peduli Ini Sekolahku merupakan wujud nyata BRI mendukung terwujudnya pilar pembangunan dan tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan. Program ini diharapkan menjadi inisiator penopang, pemberdayaan masyarakat berbasis pendidikan di sekolah serta mampu mendorong pemerataan kualitas pendidikan di Indonsia.

“Sejalan dengan Asta Cita pemerintah, program BRI Peduli Ini Sekolahku yang dijalankan ini diharapkan menjadi penopang dan pemberdayaan masyarakat berbasis pendidikan di sekolah serta mampu mendorong pemerataan kualitas pendidikan di Indonesia’’, ungkap Hendy.

Sebagai informasi, SDN 1 Sagalaherang merupakan salah satu sekolah penerima program BRI Peduli Ini Sekolahku pada 2024. Sebelum dilakukan renovasi, SDN 1 Segalaherang merupakan sekolah dengan dengan kondisi bangunan yang kurang layak. Ini terlihat dari bangunan sekolah tersebut seperti gedung yang rusak dan atap yang bocor karena usia bangunan sekolah yang telah lama.

Bantuan renovasi yang diberikan BRI Peduli membuat SDN 1 Sagalaherang menjadi sekolah yang indah, bersih dan nyaman. Bantuan renovasi diberikan dalam bentuk perbaikan bangunan dan sarana prasarana sekolah yang rusak, seperti kursi kelas, meja kelas, lemari kelas, atau peralatan pendukung pendidikan lainnya seperti perbaikan Ruang Guru, Ruang UKS dan Ruang Pustaka dan Toilet.

Ida Hartini (55) selaku Kepala Sekolah SDN 1 Sagalaherang mengatakan, siswa/i di sekolah tersebut saat ini menjadi bersemangat belajar dan betah di sekolah karena ruangan menjadi lebih nyaman. Para muridnya juga sangat bergembira karena mempunyai ruang perpustakaan baru.

“Keadaan sekolah kami sebelumnya sangat tidak nyaman karena atap yang bocor dan kami belum punya ruang perpustakaan. Sekarang semua sudah berubah, sekolah sangat nyaman dan murid kami sangat termotivasi ke sekolah. Kami juga senag, BRI Peduli juga hadir di sekolah kami dalam memperingati Hardiknas dengan berbagai kegiatan bermanfaat dan memacu motivasi belajar siswa”, ungkapnya.

Hendy juga menegaskan, Program BRI Peduli Ini Sekolahku yang dilaksanakan BRI telah menghasilkan Indeks Penilaian Program menurut Guru dan Siswa berdasarkan 3 aspek yaitu Kualitas Pembelajaran mencapai 90.45%, Iklim Keamanan Sekolah 88,29%, Angka Partisipasi Sekolah 85,77%.

Selain itu, Indeks Persepsi Orang Tua mencapai 98,28% dengan kategori baik, yang menandakan bahwa orang tua telah menunjukkan tingkat penerimaan yang tinggi serta memberikan dukungan penuh kepada anak-anak mereka untuk bersekolah di sekolah yang berpartisipasi dalam program Ini Sekolahku.

Program ini juga menjadi wujud imlementasi program berkelanjutan yang tertuang dalam Sustainability Development Goals (SGD’s) pilar 4 (empat) tentang kualitas pendidikan. Dengan demikian, pendidikan pada akhirnya bukan hanya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, namun dapat menghadirkan tumpuan dan kelanjutan hidup bangsa dan negara.***

Kuota Haji Kabupaten Bogor Terbesar di Indonesia, Bupati Rudy Susmanto Bakal Bangun Embarkasi Haji

Bogordaily.net – Kabupaten Bogor mendapat kuota haji 3.450 jemaah pada tahun 2025. Jumlah ini, menjadi yang terbesar dibanding daerah lain di Indonesia. Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan bahwa, pihaknya berencana membangun embarkasi haji bagi jemaah Kabupaten Bogor.

Dengan jumlah penduduk mencapai 5,6 juta jiwa, Kabupaten Bogor selalu mendapat kuota jemaah haji terbanyak di Indonesia setiap memasuki musim haji.

Kemudian, Bupati Bogor Rudy Susmanto dengan mendorong percepatan pembangunan embarkasi haji di Kabupaten Bogor yang berada di sekitar area Stadion Pakansari, Cibinong.

Rencana itu, diawali dengan dibangunnya Masjid Raya di kawasan yang sama, lengkap dengan aula/ballroom serta museum islami kemudian dilengkapi dengan embarkasi haji.

“Kita melihat bahwa kuota haji terbesar di dunia, nomor satu adalah Pakistan, nomor dua Bangladesh, nomor tiga Indonesia. Jadi Indonesia dari Sabang sampai Merauke, kuota haji terbesar adalah kabupaten Bogor,” kata Rudy Susmanto kepada wartawan, Kamis 1 Mei 2025.

“Maka saat Bogor bicara Haji, Bogor bicara dunia. Maka di tahun 2025 kita melakukan tahapan membangun pusat layanan haji, yaitu membangun Masjid Raya di Stadion Pakansari,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan, tahun ini Pemkab Bogor akan membangun masjid, miniatur Ka’bah untuk digunakan manasik haji serta ballroom.

“Dan Insha Allah nanti tahun 2027-2028, kita melihat kemampuan keuangan daerah, apabila memungkinkan dan syukur-syukur pemerintah pusat membantu, kita ingin Kabupaten Bogor memiliki embarkasi haji sendiri,” ungkap Rudy.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bogor Syukri Ahmad Fanani mengacungi jempol rencana Bupati Bogor Rudy Susmanto mendirikan pusat layanan haji di sekitar area Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

“Bagus itu saya menyambut baik, karena para calon jamaah kan butuh training dulu sebelum berangkat,” ujar Syukri.

Menurutnya, layanan pra-embarkasi ini akan menjadi bagian dari haji center yang akan dibangun di Kabupaten Bogor. Fasilitas ini akan menyediakan lokasi manasik, latihan-latihan terpadu, dan pelatihan-pelatihan lainnya untuk calon jemaah haji.

“Mungkin nantinya akan seperti lokasi manasik yang di Pondok Gede, dengan kabah dan mesjid miniatur, serta latihan-latihan terpadu untuk calon jemaah haji,” tuturnya.***

Albin Pandita

Fakta Khamila Djibran, Pendaki Gunung yang Dituding Jadi Joki UTBK

0

Bogordaily.net – Khamila Djibran. Namanya cantik. Wajahnya tenang. Senyumnya ramah. Tapi kini jadi teka-teki.

Entah bagaimana, wajah Khamila muncul di puluhan—atau bahkan lebih—kartu peserta UTBK SNBT 2025.

Nama-nama di kartu itu beda-beda. Tapi wajahnya sama. Wajah Khamila.

Orang-orang di media sosial langsung ramai. Mereka cepat menyimpulkan: joki.
Joki akademik. Joki masuk perguruan tinggi.

Tentu belum terbukti. Tapi publik sudah ribut. Dan seperti biasa: linimasa lebih cepat dari klarifikasi.

Yang bikin kasus ini menarik, Khamila bukan orang yang benar-benar asing di dunia maya.

Ia pernah cukup dikenal. Seorang pendaki perempuan. Konten-kontennya tentang gunung. Tentang alam. Tentang puncak-puncak yang tinggi dan dingin.

Perempuan tangguh. Setidaknya terlihat begitu. Baju outdoor, tenda kecil, kabut, batu, sunrise. Ia bagian dari komunitas pendaki yang aktif di media sosial.

Tapi semua itu sebelum ini. Sebelum namanya meledak karena hal yang tak ada hubungannya dengan alam bebas.

Kini wajahnya tersebar di dunia lain: dunia ujian masuk perguruan tinggi negeri.

Tempat di mana ribuan siswa berjuang masuk kampus impian. Dengan belajar. Dengan les. Dengan doa.
Dan dengan joki?

Belum ada bukti bahwa Khamila benar-benar menjadi joki. Tapi ada yang aneh: kenapa wajahnya bisa muncul di kartu-kartu peserta UTBK yang berbeda nama?

Apakah hanya foto yang dicuri? Apakah ia korban? Atau benar ada skema besar di balik ini semua?

Tim dari Pusat Data Perguruan Tinggi mencatat: Khamila masih mahasiswa aktif.

ITB. Teknik Pertambangan. Masuk tahun 2018. Kini terdaftar di semester genap 2024/2025.

Sudah tujuh tahun kuliah. Mungkin sedang menyelesaikan skripsi.
Mungkin juga tidak. Tak ada yang tahu pasti.

Yang pasti, Instagram-nya kini hilang. @khamiladj tak bisa diakses.
Ia bungkam. Tak muncul. Tak bicara.

Mungkin Khamila Djibran sedang menenangkan diri. Mungkin juga sedang menyusun kata-kata untuk klarifikasi.***

SMA Garut Viral: 23 Detik di Masjid

0

Bogordaily.net – Video siswa SMA Garut viral. Hanya 23 detik. Tapi cukup untuk membuat satu kecamatan gaduh.

Cukup untuk membuat nama SMA di Garut jadi perbincangan nasional. Dan cukup untuk mempermalukan satu generasi.

Dua anak SMA. Di masjid. Terekam kamera. Dan sekarang viral.

Tempatnya di Pasirwangi, Garut. Tepatnya di sebuah masjid kecil di Kampung Kawung Luwuk. Hari Selasa pagi, 29 April 2025.

Warga curiga. Warga mengintip. Warga merekam. Lalu warga menggertak. Lalu video itu tersebar. Hanya 23 detik. Tapi cukup untuk membuat satu bangsa geleng-geleng kepala.

“Audzubillah… Innalillahi…” terdengar dalam video. Disusul umpatan khas Sunda. Suara marah. Suara kecewa. Suara malu.

Laki-lakinya dari Andir. Perempuannya dari Narongtong. Dua nama kampung yang sebelumnya tak dikenal publik. Sekarang? Seluruh Indonesia tahu.

TikTok? Meledak. Twitter? Ramai. Sekarang disebut X. Tapi tetap tempat orang marah-marah.

Komentarnya keras. Bahkan kasar. “Pantesan Curug Cimanganten gempa,” tulis seseorang. Entah bercanda, entah serius.

Polisi bergerak cepat. Kapolsek Pasirwangi mengonfirmasi. Kasus diserahkan ke Unit PPA Polres Garut. Identitas pelaku ditutup. Umurnya masih di bawah 18. Tapi aibnya sudah terbuka seluas-luasnya.

Kepala Desa Padamulya buru-buru klarifikasi: “Mereka bukan warga kami.”

Video 23 detik itu lebih dari sekadar viral. Ia adalah potret buram dari zaman yang tak punya pagar.

Masjid bukan lagi tempat sakral. Kamera lebih cepat dari nasehat. Internet lebih kejam dari orang tua.

Apa yang harus disalahkan? Masjid yang terbuka? Anak yang tak diawasi? Atau kita semua yang menonton tapi tak pernah membimbing?

SMA Garut viral. Tapi bukan karena prestasi. Melainkan tragedi sunyi yang kita biarkan terjadi.

Dan semua itu, hanya butuh 23 detik.***