Home Blog Page 962

Rudy Susmanto Terima Brevet Kehormatan Yudha Wastu Wiratama dan Yudha Turangga Wiratama Kehormatan

0

Bogordaily.net – Bupati Bogor, Rudy Susmanto menerima Brevet Kehormatan Yudha Wastu Wiratama dan Yudha Turangga Wiratama Kehormatan sebagai warga kehormatan Kavaleri dari Komandan Pusat Kesenjataan Kavaleri (Danpussenkav) TNI Angkatan Darat, Mayjen TNI Eko Susetyo di Pusat Pendidikan Kavaleri (Pusdikkav) Pussenkav, Bandung, Jumat (25/4).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Bogor sempat diajak menjajal kendaraan tempur kuda dan tank.

Bupati Bogor tampak menaiki kuda tempur dengan membawa senjata laras panjang, kemudian juga sempat menjajal mengendalikan ranpur tank.

Dilakukan juga penandatanganan surat kerjasama pinjam pakai lahan Pemerintah Kabupaten Bogor kepada Pussenkav.

Hadir Komandan Pussenkav, Komandan Pusdikkav Pussenkav, ⁠PJU Pusdikkav Pussenkav. Turut bersama Bupati Bogor, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Kapolres Bogor, Dandim 0621 Kabupaten Bogor, dan Sekretaris Daerah (Sekda).

Bupati Bogor, Rudy Susmanto menjelaskan hari ini bersilaturahmi ke Pusat Kesenjataan Kavaleri (Pussenkav) TNI Angkatan Darat.

Pada kesempatan tersebut, Rudy mendapatkan Brevet Kehormatan Yudha Wastu Wiratama dan Yudha Turangga Wiratama Kehormatan.

“Hari ini saya, jajaran Forkopimda dan Sekda bersilaturahmi ke Pusdikkav Pussenkav, banyak pelajaran hidup yang bisa kami ambil dari kegiatan hari ini,” jelas Rudy Susmanto.

Rudy mengucapkan terima kasih atas kesempatan dan kehormatan yang diberikan kepada kami sebagai warga kehormatan kavaleri.

“Terima kasih atas tradisi Korps penyematan Brevet Kehormatan Yudha Wastu Wiratama dan Yudha Turangga Wiratama kepada saya selaku Bupati Bogor, salam Bogor Istimewa Kuta Udaya Wangsa,” lanjut Bupati Rudy.

Untuk diketahui, penyematan Brevet Kehormatan tersebut bermakna bahwa Bupati Bogor dan jajaran Forkopimda secara resmi diakui sebagai salah satu anggota kehormatan Kavaleri TNI AD.

Brevet Kehormatan Yudha Wastu Wiratama diberikan kepada individu yang dianggap telah mendukung dan berperan dalam kemajuan Kavaleri, khususnya yang berkaitan dengan penggunaan kendaraan tempur (tank atau panser).

Ini menandakan bahwa penerima brevet dianggap sebagai bagian dari keluarga besar kavaleri yang setia dan bertanggung jawab dalam menggunakan alat tempur utama.

Sementara Brevet Kehormatan Yudha Turangga Wiratama diberikan kepada individu yang telah mendukung dan berperan dalam kemajuan Kavaleri, khususnya yang berkaitan dengan penggunaan kuda dalam pertempuran.

Ini menandakan bahwa penerima brevet dianggap sebagai bagian dari keluarga besar Kavaleri yang memiliki keterampilan dan pengetahuan dalam menggunakan kuda sebagai alat tempur.***

Run for Charity Pita Kuning & Donny Gahral Bantu Anak Penderita Kanker

0

Bogordaily.net – Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia bekerja sama dengan Donny Gahral Adian berencana melakukan lari solo ultra dari tugu Monas, Jakarta Pusat dan berakhir (finish) di tugu Kujang, Kota Bogor 57 kilometer untuk menggugah kepedulian terhadap anak penderita kanker.

Pengajar Filsafat Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia. Donny Gahral Adian menjelaskan makna dari maraton ultra (di atas 42 km) adalah pelari tentunya akan merasakan lapar, haus, letih, bahkan cedera tetapi itu tidak ada apa-apanya dengan anak-anak yang tengah berjuang agar bisa sembuh dari kanker.

“Kegiatan yang bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei diikuti dengan penggalangan dana secara digital melalui laman https://kitabisa.com/campaign/lariuntuksesama,” kata Donny di Jakarta.

Donny yang juga pernah mengikuti Maraton Ultra di Gunung Lawu, Jawa Tengah menjelaskan sebagian besar anak-anak penderita kanker di bawah naungan Yayasan Pita Kuning memiliki cita-cita yang tinggi, namun kandas akibat penyakit yang dideritanya.

Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengedukasi kepada masyarakat mengenai penyakit kanker karena masih ada stigma negatif yang menganggap sebagai penyakit menular.

Donny berencana berangkat dari Monas pukul 21.00 WIB dan finish di tugu Kujang pada pukul 04.00 WIB (20/5) dengan dikawal satu sepeda motor dan satu mobil yang membawa bekal (nutrisi dan air) selama berlari.
Sementara itu, Ketua Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia Tyas Amelia mengatakan kegiatan sosial ini diharapkan dapat menghimpun dana Rp500 juta untuk nantinya dipakai membantu pengobatan anak-anak penderita kanker dari keluarga pra-sejahtera.

“Kita memberikan bantuan obat-obatan dan terapi yang tidak bisa ditutup dari BPJS Kesehatan,” ucap Tyas.

Tyas mengatakan kriteria anak yang diberikan bantuan adalah berusia 0-18 tahun, dari keluarga pra-sejahtera, dan memiliki BPJS Kesehatan.

Sedangkan untuk menjadi anggota yayasan, cukup menyertakan keterangan dokter yang menunjukkan anak menderita kanker yang dilanjutkan dengan wawancara dan survei ke rumah penderita.

Tyas membenarkan hanya 20 persen anak-anak yang mampu bertahan (survive) dikarenakan saat dibawa ke Yayasan sudah masuk ke dalam stadium lanjut.

“Kami pernah menangani anak yang penderita leukemia yang mengharuskan cangkok sum-sum tulang belakang dengan biaya Rp2 miliar. Sehingga kita bantu donasi, tetapi baru mulai kampanye anak tersebut tidak mampu bertahan,” ucapnya.

CEO kitabisa.com, Alfatih Timur, menyampaikan, solo maraton ultra kali ini ditargetkan mampu menghimpun dana hingga Rp500 juta. Dana ini akan digunakan untuk mendukung kepedulian pada anak penyandang kanker prasejahtera.

“Penggalangan dana akan dilakukan melalui kitabisa,com,” kata Alfatih.***

Ketua PWI Kota Bogor Ingatkan Peran Media di Tengah Arus Hoaks Medsos

0

Bogordaily.net – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor, Herman Indra Budi mengingatkan pentingnya kepercayaan masyarakat terhadap media mainstream di tengah gempuran informasi media sosial. Hal itu disampaikannya dalam pelatihan jurnalistik yang digelar Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor, Sabtu 26 April 2025.

Pria yang akrab disapa Aldho menegaskan bahwa saat ini media bukan sedang bersaing satu sama lain, melainkan menghadapi tantangan serupa dari maraknya informasi di media sosial yang kerap kali tidak terverifikasi.

“Poin pentingnya adalah saat ini media itu bukan sedang berperang, tapi sedang berdiri di posisi yang mirip dengan media sosial. Banyak masyarakat justru lebih percaya informasi dari media sosial dibandingkan media mainstream,” ujarnya.

Ia menambahkan, media mainstream memiliki tanggung jawab untuk mematuhi kode etik jurnalistik, termasuk dalam menyajikan informasi yang sensitif seperti asusila, kecelakaan atau kekerasan.

“Kalau media mainstream ada korban kecelakaan dan ada darah, kita blur. Tapi ada media sosial atau media non-mainstream yang tidak melakukan itu, tidak ada proses cek dan ricek di sana. Padahal sesuai kode etik jurnalistik, ada banyak hal yang harus dipatuhi,” lanjut Aldho.

Ia juga memberikan pesan kepada para peserta pelatihan jurnalistik agar terus mengasah kemampuan menulis dan memahami kode etik jurnalistik.

Menurutnya, setiap orang sebenarnya memiliki dasar kemampuan jurnalistik, hanya perlu diasah dan diarahkan melalui jalur pendidikan yang tepat.

“Semua manusia itu punya dasar jurnalistik. Tinggal diasah saja. Bisa lewat kursus atau pelatihan, nggak harus sekolah formal. Jadi tanpa ilmu jurnalistik, akan sulit juga,” katanya.

Aldho menyampaikan apresiasinya terhadap peserta pelatihan yang sudah menunjukkan kemampuan dasar menulis. Ia berharap pelatihan serupa bisa dilanjutkan agar pemahaman peserta makin matang.

“Alhamdulillah dari peserta yang hadir, saya lihat sudah punya dasar menulis. Hanya waktunya tadi terlalu sempit. Saya harap panitia bisa adakan acara lanjutan agar ilmunya nyambung. Dari tulisan mereka, saya optimis mereka bisa jadi wartawan di masa depan,” tuntasnya.***

Ibnu Galansa

Musibah di Gontor Kampus 5 Magelang, Tandon Roboh, 4 Santri Meninggal

0

Bogordaily.net – Hari itu, langit tampak biasa saja, tapi siapa sangka, Jumat (25/4/2025), tanah di belakang asrama santri Gontor Magelang, tepatnya di Kampus 5 Darul Qiyam, Dusun Mangunsari, Desa Gadingsari—tiba-tiba ambles.

Seolah menelan sebagian kehidupan di lingkungan yang tak pernah tidur dari suara ngaji dan semangat belajar itu.

Tandon air yang bertengger di atas lereng, ikut ambruk diterjang longsor. Waktu itu para santri sedang bersiap-siap mandi.

Beberapa mungkin sedang menyabuni wajah. Yang lain menggigil menanti giliran air turun dari langit-langit pipa. Lalu, bruk! Semuanya terjadi dalam sekejap.

Tandon jatuh. Air tumpah. Dinding ambruk. Suara takbir, jerit, dan debu bercampur jadi satu.

Yang selamat langsung dilarikan ke rumah sakit. Sebagian lainnya sempat terjebak di reruntuhan. Gontor Magelang, hari itu, berubah menjadi halaman kesedihan.

Direktur Pesantren Kemenag RI, Dr. Basnang Said, tak bisa menyembunyikan dukanya.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un,” ucapnya dalam pernyataan resmi dari Jakarta.

“Doa kami untuk para santri yang wafat. Semoga Allah SWT menerima mereka di surga terbaik.”

Santri Gontor Magelang Meninggal Dunia

Laporan dari Kankemenag Kabupaten Magelang menyebutkan: 29 santri jadi korban.

Empat meninggal dunia. Enam belas dirawat inap. Sembilan lainnya rawat jalan. Semua masih anak-anak. Semua punya mimpi yang sama: jadi penerus dakwah, jadi pemimpin masa depan.

Basnang tak lupa memuji para ustaz, tim BPBD, Damkar, polisi, tenaga medis, dan relawan yang langsung sigap turun tangan. “Ini adalah pengingat pahit: keselamatan lingkungan pendidikan adalah tanggung jawab bersama.”

Gontor tak hanya melahirkan ulama. Ia juga tempat tumbuhnya solidaritas. Itu yang ingin diingatkan Basnang. Bahwa pesantren bukan sekadar tempat menimba ilmu, tapi rumah. Dan rumah, harus dijaga.

“Mari kita doakan para korban. Dan mari kita jaga bersama pesantren-pesantren kita. Ini bukan akhir. Ini adalah pengingat,” ucapnya.***

Jadwal Buka Tutup Puncak Sabtu 26 April 2025: Jadwal One Way dan Ganjil Genap

0

Bogordaily.net – Bagi Anda yang berencana liburan ke kawasan Puncak Bogor akhir pekan ini, penting untuk memperhatikan jadwal buka tutup Puncak Sabtu 26 April 2025.

Kepadatan lalu lintas yang biasa terjadi saat akhir pekan akan diantisipasi dengan penerapan sistem satu arah (one way) dan ganjil genap oleh Polres Bogor.

Jadwal Ganjil Genap Puncak 26 April 2025

Sistem ganjil genap berlaku mulai Jumat, 25 April 2025 pukul 14.00 WIB hingga Minggu, 27 April pukul 00.00 WIB.

Aturan ini diterapkan di dua arah, baik dari Simpang Gadog menuju Tugu Lampu Gentur (Cianjur) maupun sebaliknya.

Tanggal 26 April 2025 adalah tanggal genap, sehingga hanya kendaraan berpelat genap yang diperbolehkan melintas.

Kendaraan pelat ganjil akan diputar balik.

Pengecualian berlaku untuk kendaraan umum, ambulans, dan kendaraan darurat.

Jadwal One Way Puncak Sabtu 26 April 2025

Sesuai informasi resmi dari Polres Bogor, berikut adalah jadwal buka tutup jalur Puncak Sabtu 26 April 2025 untuk sistem satu arah:

One Way Naik (Jakarta ke Puncak)

  • Waktu: 07.00–12.00 WIB

Bisa diperpanjang hingga pukul 15.00 WIB jika lalu lintas padat.

One Way Turun (Puncak ke Jakarta)

  • Waktu: 12.30–18.00 WIB

Dapat disesuaikan tergantung kondisi arus kendaraan.

Sistem Buka Tutup Jalur Puncak Hari Sabtu

Polisi juga akan menerapkan buka tutup jalur secara situasional untuk mengurangi kemacetan:

  • 08.00–12.00 WIB: Jalur dibuka satu arah ke atas (naik ke Puncak).
  • 13.00–16.00 WIB: Jalur dibuka satu arah turun menuju Jakarta.

Apabila arus lalu lintas terpantau normal, akan diberlakukan sistem dua arah.

Rute Alternatif untuk Hindari Kemacetan

Bagi pengendara dari Jakarta atau Depok yang ingin menghindari kepadatan jalur utama, beberapa alternatif rute yang direkomendasikan antara lain:

  • Tol Sentul Selatan → Babakan Madang → Jembatan Megamendung
  • Simpang Gadog → Cibedug → Arca Domas → Pasar Cisarua
  • Lewat jalur lokal seperti Desa Cilember dan Gadog

Pantau Informasi Terkini Jalur Puncak

Mengingat jadwal buka tutup Puncak Sabtu 26 April 2025 dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi lalu lintas, masyarakat diimbau untuk terus memantau update melalui akun resmi Instagram @satlantaspolresbogor.tmc atau NTMC Korlantas Polri.

Dengan mematuhi jadwal dan memanfaatkan jalur alternatif, perjalanan ke Puncak di akhir pekan ini bisa tetap lancar dan menyenangkan.***

Real Madrid Ogah Main di Final Copa del Real?

0

Bogordaily.net – Final Copa del Rey yang menghadirkan laga El Clasico antara Real Madrid kontra Barcelona terancam batal digelar.

Barcelona lolos ke final Copa del Rey setelah kalahkan Atletico Madrid di babak semifinal. Pada leg pertama, anak asuh Hansi Flick itu bermain imbang 4-4.

Lalu pada leg kedua, Robert Lewandowski dkk meraih kemenangan tipis 1-0 lewat gol yang dicetak oleh Ferran Torres. Blaugrana pun lolos ke final dengan menang agregat 5-4.

Sedangkan Real Madrid lolos ke partai puncak setelah di semifinal mengalahkan Real Sociedad. Di leg pertama, Real Madrid meraih kemenangan 1-0.

Namun pada leg kedua, anak asuh Carlo Ancelotti harus menjalani laga dengan susah payah. Bermain di Stadion Santiago Bernabeu, Real Madrid bermain imbang 4-4.

Akan tetapi pertandingan Real Madrid kontra Barcelona di final Copa Del Rey terancam batal lantaran rencana boikot yang dilakukan oleh kubu El Real.

Dilansir dari laporan Marca, Sabtu (26/4), kubu Real Madrid mempertimbangkan untuk tidak tanding di Stadion La Cartuja melawan Barcelona lantaran protes soal wasit.

Real Madrid geram dengan keputusan RFEF menunjuk wasit Ricardo de Burgoes Bengoetxea sebagai wasit pertandingan dan Pablo Gonzalez Fuertes sebagai wasit VAR.

Keputusan menunjuk dua wasit itu menurut Real Madrid tidak fair. Pasalnya dua wasit itu memberikan konfrensi pers pada Jumat sore waktu setempat dengan mengatakan mendapat ancaman.

Wasit Ricardo de Burgoes saat konfrensi pers menangis dan mengatakan bahwa ia dan keluarganya mendapatkan ancaman dari kelompok suporter. Hal sama juga dilakukan oleh wasit VAR Pablo Fuertes.

Pablo Fuertes dalam konfrensi pers itu bahkan mengatakan bahwa organisasi wasit Spanyol akan penyelidikan atas kasus yang mereka alami.

Tindakan yang diambil oleh dua wasit ini diklaim kubu Real Madrid menyudutkan mereka dan sikap wasit itu akan bias saat memimpin final Copa del Rey.

“Real Madrid yakin bahwa tindakan ini merupakan bentuk prasangka terhadap Los Blancos yang dikenal menyebarkan berita buruk di Real Madrid TV sebelum pertandingan dan meminta wasit diganti,” ulas Football Espana.

Sementara itu pihak RFEF melansir dari laporan Cadena SER menegaskan tidak akan melakukan pergantian wasit laga final Copa del Rey.

Keputusan dari pihak RFEF ini membuat kubu Real Madrid membatalkan sesi latihan di La Cartuja pada Jumat malam waktu setempat.

Selain itu, sesi konfrensi pers jelang pertandingan melawan Barcelona juga dibatalkan oleh kubu Real Madrid.

Pernyataan Kubu Real Madrid

Real Madrid CF menganggap pernyataan publik yang dibuat hari ini oleh wasit yang ditunjuk untuk final Copa del Rey, yang dijadwalkan akan diadakan besok, 26 April 2025, tidak bisa diterima.

Protes-protes ini yang secara mengejutkan memusatkan perhatian pada video-video dari outlet media yang dilindungi oleh kebebasan berekspresi seperti di Real Madrid TV, yang sengaja dilakukan 24 jam sebelum laga final.

Sekali lagi fakta ini menunjukkan permusuhan dan kebencian yang jelas dan nyata dari para wasit ini terhadap Real Madrid.

Pernyataan yang lebih mengejutkan keluar dengan nada mengancam, menyingung organisasi wasit, digunakan untuk mengumumkan dugaan tindakan yang jauh dari prinsip keadilan, objektiitas dan imprarsial yang seharusnya berlaku di pertandingan sepak bola.

Mengingat keseriusan kejadian ini, Real Madrid berharap agar pihak yang bertanggung jawab, yakni RFEF dan badan wasit bertindak sebagaimana mestinya, mengambil tindakan yang diperlukan guna mempertahankan harga diri lembaga yang mereka wakili.***

IJASAH Jokowi, GM dan dan Bambang Tri

0

TERIMA KASIH Bambang Tri.

Masih adakah orang yang dapat membuktikan bahwa Ijazah Jokowi bener ada? Ketakutaan Jokowi bahwa “Ijazah Palsu” itu adalah sebuah tindakan kriminal.

Terima kasih Bambang Tri telah menunjukan fakta, pahlawan selalu benar konsekuensinya masuk penjara dengan delik yang mengada-ada.

Jika Jokowi memiliki Ijazah asli ada, iya pasti tidak akan seheboh ini?

Saya mengutip tulisan GM di Facebooknya. Isinya begini:

Ijasah adalah sebuah kesepakatan: selembar dokumen yang disetujui kalangan tertentu untuk menandai secara resmi prestasi tertentu. Seperti SIM bagi sopir bis.

Dokumen itu tak menjamin prestasi di semua hal. Dan sebagaimana SIM, hanya berlaku selama waktu terbatas.

Seorang “sarjana” (istilah ini tak tepat dipakai buat lulusan S-3) sebenarnya perlu diuji kembali sewaktu-waktu.

Penting sekalikah dokumen yang berupa ijasah itu? Penting, tapi tak penting sekali. Malah sering tak jelas gunanya. Soedjatmoko tak kita ketahui di mana ia lulus, apa pula gelarnya (yang bukan gelar penghormatan) mekipun ia disebut sebagai intelektual Indonesia terkemuka yang pernah jadi Rektor Universitas PBB di Tokyo. Juga Rendra, yang tak selesai kuliah di UGM tapi kemudian dihormati sebagai doktor honoris causa di sana.

Kita perlu menyadari tak pantas ada pemujaan kepada ijazah — pemujaan yang kini sudah mirip takhayul.

Kini desakan mengebu-gebu agar mantan Presiden Jokowi memperlihatkan ijazah asli dari Fakultas Kehutanan UGM. Menurut saya, itu tak perlu berlebihan hingga mengalhkan perhatian dari apa yang gawat, yakni salah kebijakan ekonomi yang lebih besar pasak daripada tiang ala Presiden Prabowo. Desakan soal ijazah Jokowi itu bukan gerakan reformasi atau revolusi di bidang pendikan kita yang buruk ini.

Desakan itu hanya menguji kejujuran Jokowi di satu hal — yakni dalam riwayat sekolah tingginya. Jika terbukti Jokowi di sini tidak jujur, lalu apa? Mungkin kita hanya akan beroleh sebuah cerita skandal.

Kesalahan Jokowi yang lebih besar: campur tangan kekuasaannya dalam memprioritaskan Gibran, anak sulungnya, untuk jadi wakil presiden seperti Bung Hatta.

Dan untuk itu ia telah menerabas kepatutan, rasa keadilan umum, dan aturan konstitusi.

Oleh: Setya Dharma Pelawi, Senior ProDem

Zaenul Mutaqin Pastikan Gelar Kembali KORMI Fest 2025

0

Bogordaily.net- Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Bogor memastikan Festival Olahraga Kota Bogor (Forkot) II KORMI Fest 2025 akan digelar tahun ini.

Ajang olahraga masyarakat itu dijadwalkan berlangsung antara Juni atau September 2025. Kepastian tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pimpinan Induk Olahraga (Inorga) di Aula Wisma Atlet GOR Pajajaran, Jumat (25/4/2025).

Rapat diikuti oleh para ketua Inorga dari tiga rumpun, yaitu Olahraga Kesehatan dan Kebugaran (OKK), Olahraga Tradisional dan Kreasi Budaya (OTKB), serta Olahraga Petualangan dan Tantangan (OPT).

Ketua KORMI Kota Bogor, Zaenul Mutaqin, menyampaikan bahwa rapat ini menjadi ajang persiapan berbagai event olahraga masyarakat, sekaligus penyampaian informasi penting dari KORMI kepada seluruh Inorga.

“Forkot II KORMI Fest 2025 sudah pasti akan dilaksanakan tahun ini. Dalam rapat ini kami juga menyosialisasikan aturan lomba, verifikasi Inorga, hingga persyaratan peserta,” ujar Zaenul Mutaqin.

Selain Forkot, agenda besar lain seperti Festival Olahraga Nasional (Fornas) di Nusa Tenggara Barat dan Festival Olahraga Provinsi (Forprov) Jawa Barat juga menjadi pembahasan.

Namun, Zaenul mengungkapkan bahwa hingga kini belum ada kepastian terkait partisipasi KORMI Jawa Barat dalam Fornas maupun Forprov.

“Kami juga masih menunggu kejelasan dari KORMI Jawa Barat, apakah akan mengirim kontingen ke Fornas atau tidak, karena sampai sekarang belum ada keputusan,” kata Zaenul.

Sementara itu, Sekretaris Umum KORMI Kota Bogor, Boy Koesnan mengatakan, Forkot KORMI Fest menjadi ajang penting untuk menggali potensi atlet olahraga masyarakat di Kota Bogor, sekaligus menjadi wadah pembinaan dan promosi olahraga berbasis komunitas.

“Forkot ini bukan sekadar ajang lomba, tapi sarana edukasi, silaturahmi, dan promosi gaya hidup sehat berbasis komunitas. Kami ingin semua Inorga aktif, karena ini juga menjadi ajang pembuktian kesiapan menuju event yang lebih besar seperti Forprov dan Fornas,” ujar Boy.***

Kemenkop Resmikan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Malang

0

Bogordaily.net – Kementerian Koperasi (Kemenkop) meresmikan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih di Kabupaten Malang, Jawa Timur (Jatim). Malang memiliki jumlah terbanyak Kopdes/Kel Merah Putih di 378 desa yang ada. Dari total desa tersebut, sudah terbentuk 220 Kopdes/Kel Merah Putih.

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono mengatakan, peresmian tersebut merupakan langkah konkret dalam mendukung program Presiden Prabowo Subianto dan Pemerintah Kabinet Merah Putih untuk memajukan sumber daya ekonomi di desa-desa.

“Program pembentukan Kopdes/Kel Merah Putih tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di desa, tetapi juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi nasional secara keseluruhan,” katanya dalam acara Penyerahan Berita Acara Pembentukan Kopdes Merah Putih di Malang, Jatim, Jumat (25/4/2025).

Presiden Prabowo Subianto telah menggarisbawahi pentingnya pembentukan koperasi desa dalam berbagai kesempatan, termasuk di acara panen rakyat dan program Indonesia Menanam.

Wamenkop Ferry menyampaikan, Kopdes/Kel Merah Putih diharapkan akan memiliki kegiatan utama. Seperti pendirian kantor koperasi, kegiatan simpan pinjam untuk mengurangi ketergantungan pada pinjaman online, pembukaan apotik dan klinik desa untuk pelayanan kesehatan masyarakat.

Serta pembukaan warung atau toko untuk kebutuhan sehari-hari. Gudang yang dilengkapi dengan fasilitas seperti cold storage dan pengering juga akan menjadi bagian penting dari koperasi desa.

Selain itu, truk akan disediakan untuk mendukung mobilitas barang, terutama dalam kegiatan teguh di wilayah tersebut.

“Meskipun terdapat kegiatan utama, koperasi desa juga diberikan kebebasan untuk mengembangkan kegiatan sesuai dengan potensi desa masing-masing,” jelasnya.

Ia menuturkan, proses pembentukan koperasi desa dilakukan melalui musyawarah desa dengan dukungan dari dinas koperasi.

“Harapannya, seluruh desa di Kabupaten Malang akan memiliki koperasi desanya masing-masing pada bulan Mei mendatang,” kata Ferry.

Wamenkop mengatakan, tugas ini adalah tugas yang tidak mudah. Namun, melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 menegaskan, keterlibatan berbagai instansi dan pemerintah daerah untuk percepatan pembentukan koperasi desa di seluruh Indonesia.

“Jadi ada 13 Kementerian/Lembaga (K/L) terlibat untuk saling gotong royong. Ada 3 Lembaga Pemerintah Non-Departemen atau Badan yang terlibat,” ucapnya.

Serta, seluruh Gubernur, Bupati, Wali Kota seluruh Indonesia juga dalam Inpres ini diminta untuk secara gotong royong melakukan percepatan pembentukan Kopdes/Kel Merah Putih.

“Presiden Prabowo Subianto berkomitmen untuk me-launching dan mengumumkan pembentukan 80 ribu Kopdes Merah Putih di seluruh Indonesia pada bulan Juli mendatang bertepatan dengan Hari Koperasi,” ujarnya.

Ferry mengatakan, hal ini merupakan langkah penting dalam mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia melalui pemberdayaan ekonomi di tingkat desa.

“Dukungan dan doa dari seluruh masyarakat diharapkan dapat mewujudkan visi dan misi pembangunan ekonomi berbasis koperasi desa,” harapnya. ***

Dorong Ekonomi Kerakyatan, BRI Salurkan KUR Senilai Rp42,23 Triliun Hingga Akhir Maret 2025

0

Bogordaily.net – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mempertegas komitmennya dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Hingga akhir Triwulan I tahun 2025, BRI telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) senilai Rp42,23 triliun atau setara 24,13% dari alokasi tahun 2025 sebesar Rp175 triliun yang ditetapkan Pemerintah. Selama periode tersebut, sebanyak 975 ribu debitur pengusaha UMKM telah memperoleh manfaat KUR yang disalurkan BRI.

Tak hanya dari sisi nilai kredit yang disalurkan dan jumlah debitur, BRI juga memastikan penyaluran KUR diarahkan ke sektor-sektor strategis yang berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, yang tercermin dari penyaluran KUR sebesar 62,43% ke sektor produksi. Sektor pertanian menjadi sektor ekonomi dengan jumlah penyaluran terbesar, mencapai Rp18,09 triliun. Capaian ini mencerminkan komitmen BRI dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

BRI konsisten menerapkan manajemen risiko yang prudent dalam penyaluran KUR. Per Maret 2025, rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) tercatat sebesar 2,29%, mencerminkan portofolio yang sehat dan pengelolaan risiko yang optimal.

Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi menyampaikan bahwa penyaluran KUR merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam memperluas akses pembiayaan yang inklusif dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

“Penyaluran KUR yang berfokus pada sektor produktif merupakan bentuk keberpihakan nyata BRI terhadap pembangunan ekonomi nasional. BRI meyakini bahwa pembiayaan yang tepat sasaran dapat menciptakan multiplier effect yang signifikan, khususnya dalam mendorong kemandirian usaha dan membuka lapangan pekerjaan,” ujarnya.

Hendy menambahkan bahwa fokus pada sektor pertanian merupakan bagian dari strategi BRI dalam mendukung ketahanan pangan nasional. “Dukungan terhadap sektor pertanian tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan, serta mendukung upaya pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan. Hal ini sekaligus menunjukkan peran BRI dalam membangun fondasi ekonomi nasional yang tangguh dan inklusif,” pungkas Hendy. ***