Sunday, 5 April 2026
Home Blog Page 963

Kementerian UMKM Apresiasi UNIDO Turut Perkuat Daya Saing UMKM Indonesia

0

Bogordaily.net – Sekretaris Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (SesmenUMKM) Arif Rahman Hakim mengapresiasi United Nations Industrial Development Organization (UNIDO) atas kolaborasi yang telah terjalin dalam proyek Driving Capital Towards SDGs.

Program yang dimulai sejak April 2021 di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM di pasar lokal maupun internasional.

“Berbagai inisiatif dalam proyek ini, seperti pengembangan collective brand, akses pendanaan, pendampingan, serta pelatihan berbasis market intelligence, enterprise upgrading, dan strategi pengembangan, telah memberikan dampak nyata bagi UMKM di Lombok, NTB,” ujar Arif dalam pertemuannya dengan UNIDO Country Representative, Sub-Regional Office, Marco Kamiya, di Gedung Smesco Indonesia, Jakarta, Selasa 4 Februari 2025.

Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi, UNIDO telah mendampingi 12 UMKM dari empat sektor utama, yakni perhiasan/kerajinan tangan, tekstil, agribisnis pangan, dan akuakultur.

Sejumlah pencapaian penting yang dihasilkan dari program ini antara lain, pembentukan collective brand My Nyale; pendirian Koperasi Gumi Nyale Sejahtera pada 12 Oktober 2023; dan pengembangan platform digital Preneurhub.id.

Berbagai pelatihan strategis, seperti entrepreneur talk series, manajemen keuangan dan pembukuan, teknik pengemasan dan penentuan harga, serta pengembangan jaringan usaha melalui kerja sama dengan sektor perhotelan, supermarket, dan restoran.

Melihat keberhasilan tersebut, SesmenUMKM Arif mendorong UNIDO untuk memperluas pendampingannya agar lebih banyak UMKM Indonesia dapat terhubung ke rantai pasok industri.

Ia menilai, pendekatan yang digunakan UNIDO, seperti market intelligence, enterprise upgrading, dan strategi pengembangan, terbukti efektif dalam membantu UMKM memperluas akses pasar.

“Kami berharap pengusaha UMKM, terutama yang berada di level menengah, semakin diperkuat agar mampu menembus pasar global. Dengan begitu, pengusaha mikro dan kecil yang tergabung dalam skema rantai pasok juga akan ikut naik kelas,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, UNIDO Country Representative, Sub-Regional Office Indonesia, the Philippines and Timor Leste, Marco Kamiya mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung UMKM Indonesia.

“Apa yang telah kami lakukan di Lombok NTB adalah untuk membantu UMKM Indonesia dari sisi pendanaan dan peningkatan kapasitas. Dan dari hasil yang kami dapat, cukup memuaskan, bahkan sangat menggembirakan bisa melihat capaian atas apa yang telah kita lakukan terhadap UMKM melalui proyek ini,” kata Marco Kamiya.

Merespons SesmenUMKM Arif Rahman Hakim, Marco menegaskan siap untuk meningkatkan kerja sama dengan pemerintah Indonesia, khususnya Kementerian UMKM dalam membantu mengembangkan UMKM Indonesia.

“Tentu saja, ini adalah peran kami dan kami siap terus mendukung Kementerian UMKM,” kata Marco.***

Bosowa Education Laksanakan Kick Off 2025

0

Bogordaily.net – Bosowa Education sukses menggelar acara Kick Off 2025 di Hotel Royal Darmo Malioboro, Yogyakarta, Kamis, 30 Januari 2025.

Acara itu dihadiri oleh Director in Charge Bosowa Education Asrul Hidayat S.T., M.T., Penanggung Jawab (PIC) Bosowa School Eko Arianto, serta perwakilan/pimpinan enam lembaga pendididikan yang bernaung di bawah Bosowa Education, dan tersebar di Makassar, Bogor, dan Cilegon.

Seperti, Universitas Bosowa (Unibos), Politeknik Bosowa (Poltekbos), Bosowa School Makassar (BSM), Sekolah Alam Bosowa (SAB), Sekolah Bosowa Bina Insani (SBBI), dan Sekolah Bosowa Al Azhar Cilegon (SBAC).

Director in Charge Bosowa Education Asrul Hidayat, S.T., M.T. menjelaskan maksud Kick Off 2025.

“Rencana kerja dan kegiatan Bosowa Corporindo selalu mengikuti tahun fiskal dari Januari sampai Desember. Biasanya pada tiga bulan terakhir sebelum berakhirnya kegiatan (Oktober sampai Desember), kita sudah menyusun rencana kerja dan anggaran untuk tahun berikutnya. Lalu, pada Januari kita lakukan kick off, artinya untuk meng-gong-kan bahwa ‘Inilah kegiatan kita yang sudah kita rencanakan pada akhir 2024, kita mulai pada Januari tahun 2025 ini. Artinya serentak kita jalankan dan kita lakukan sesuai dengan yang telah kita rencanakan’. Jadi kick off itu sebagai gong-nya,” kata Asrul Hidayat.

Ia menambahkan, “Tujuan kick off supaya seluruh karyawan aware atau sadar bahwa kita sudah punya target, kita sudah punya rencana kegiatan dan inilah komiten kita bersama, sudah kita sampaikan bersama. Harapannya semua komit terhadap yang sudah kita rencanakan untuk mencapai tujuan yang telah kita canangkan. Jadi, sekali lagi, itulah tujuan kick off, supaya semua aware.”

Bosowa Education merupakan salah satu unit/ divisi usaha yang berada di bawah Bosowa Corporindo. Adapun unit/divisi lainnya adalah: Otomotif, Energi, Properti, Keuangan, Logistik, Pertambangan, Infrastruktur, dan Wisata.

Sebelumnya, Bosowa Corporindo mengawali tahun 2025 dengan menggelar acara Kick Off 2025 bertema “Unleashing the Power of Data: Building Synergy for Sustainable Growth” di Barru Ballroom, Novotel Makassar, Kamis 9 Januari 2025.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Founder Bosowa Corporindo H. M. Aksa Mahmud, CEO Bosowa Corporindo Subhan Aksa, jajaran direksi dan komisaris Bosowa Corporindo, serta para pimpinan seluruh divisi yang ada di Bosowa Corporindo.

Acara ini menjadi momen strategis untuk menegaskan komitmen Bosowa dalam berinovasi guna menciptakan pertumbuhan berkelanjutan.

“Kick Off 2025 Bosowa Corporindo mencakup Bosowa secara keseluruhan. Pada kesempatan tersebut top management memberikan arahan secara garis besar, kemudian diturunkan oleh tiap divisi, termasuk divisi Bosowa Education untuk melaksanakan apa yang sudah digariskan oleh top management,” kata Asrul Hidayat.

Kemudian, Bosowa Education melaksanakan kick off secara khusus, di Jogjakarta, Kamis 30 Januari 2025 yang dihadiri oleh pimpinan seluruh unit bisnis yang ada di Bosowa Education.

“Bosowa Education melakukan kick off guna membawa ruh atau tools Kick Off 2025 Bosowa Corporindo kepada group (divisi) kita sendiri: Bahwa kita punya porsi tanggung jawab yang harus kita kerjakan, yang sudah diamanatkan oleh top management,” kata Asrul.

Pesan CEO Bosowa Corporindo

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Asrul Hidayat, CEO Bosowa Corporindo Subhan Aksa berpesan, “Marilah kita capai target Business Plan 2025 di mana kita telah mencanangkan pertumbuhan sebesar 14 %, lebih optimis dibandingkan target pertumbuhan Indonesia yang ditargetkan tumbuh 5% menuju 8% yang ditetapkan Presiden Prabowo. ‘Unleashing the Power of Data : Building Synergy for Sustainable Growth’ adalah semangat kita bersama di tengah tantangan dan peluang bisnis yang ada di tahun 2025.”

Ia juga mengingatkan, seiring memulai tahun 2025, penting bagi seluruh manajemen dan karyawan Bosowa Corporindo Group untuk bersama-sama mempersiapkan diri terhadap beberapa tren ekonomi yang akan memengaruhi perusahaan di seluruh dunia, termasuk Bosowa yang beroperasi dalam berbagai sektor industri:

Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi

Meskipun banyak negara telah pulih, transisi menuju ekonomi yang lebih stabil dan berkelanjutan akan terus berjalan. Hal ini dapat membuka peluang baru, terutama di sektor-sektor yang berfokus pada inovasi, teknologi, dan keberlanjutan.

Tantangan Inflasi dan Suku Bunga

Inflasi yang masih menjadi isu di banyak negara besar, dan kebijakan suku bunga yang lebih tinggi dapat mempengaruhi daya beli konsumen serta biaya operasional kita.

Perusahaan multibisnis seperti Bosowa perlu tetap fleksibel dan responsif untuk mengelola biaya dan menjaga profitabilitas di tengah tantangan ini.

Kesadaran Lingkungan dan Keberlanjutan

Kebutuhan untuk mengadopsi praktik bisnis yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan akan semakin mendesak.

Perusahaan yang mampu mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam setiap lini bisnisnya akan lebih unggul dalam jangka panjang, baik dari sisi reputasi maupun performa finansial.

Tantangan Geopolitik dan Ketidakpastian Global

Perubahan dalam kebijakan perdagangan internasional, ketegangan geopolitik, dan situasi politik yang tidak menentu dapat memengaruhi stabilitas pasar global.

Perusahaan kita, yang beroperasi di berbagai sektor dan pasar, harus selalu siap untuk beradaptasi dengan perubahan yang cepat.

Digitalisasi dan Perubahan Teknologi

Transformasi digital akan terus menjadi faktor utama dalam mengubah cara kita berbisnis. Oleh karena itu, investasi pada teknologi, pengembangan produk, serta peningkatan efisiensi operasional melalui digitalisasi adalah kunci untuk tetap kompetitif di pasar yang semakin dinamis.

“Saya yakin, dengan pendekatan yang adaptif, berinovasi secara terus-menerus, dan tetap berfokus pada tujuan jangka panjang, kita akan mampu memanfaatkan peluang yang muncul di tengah tantangan ekonomi global ini,” tegas Subhan Aksa.

Di akhir sambutannya, Subhan Aksa mengajak seluruh manajemen dan karyawan Bosowa Corpindo “Mari kita jadikan 2025 sebagai tahun di mana kita tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang pesat. Dengan kekuatan tim kita, semangat kolaborasi, dan komitmen untuk mencapai tujuan bersama, saya yakin kita dapat mengatasi setiap rintangan dan meraih kesuksesan yang lebih besar.”***

Datangi Kantor BPN Kota Bogor, Warga BBR Serahkan 6 Dokumen Tanah Berstatus Kavling

1

Bogordaily.net – Warga Babakan Baru (BBR) Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, mendatangi Kantor Pertanahan Kota Bogor ATR/BPN pada Selasa 4 Februari 2025.

Kedatangan mereka kali ini didampingi oleh kuasa hukum serta Ketua Sosial Justice Defender (SJD) untuk melakukan mediasi sekaligus menyerahkan berkas bukti bahwa tanah di wilayah Babakan Baru berstatus tanah kavling.

Kuasa hukum warga BBR, Santi Chintya Dewi, menegaskan bahwa berdasarkan Undang-Undang Pokok Agraria, terdapat tiga status kepemilikan tanah yang diakui, yaitu girik, sertifikat, dan kavling.

Oleh karena itu, jika tanah tersebut dialihkan menjadi status sewa, hal itu harus sesuai dengan regulasi yang berlaku.

“Kami mempertajam argumen dengan aturan konstitusi perundang-undangan. Dalam hal ini, pengalihan menjadi sewa harus memiliki dasar hukum yang jelas. Kami juga tidak akan menekan BPN Kota Bogor, karena status kedinasan mereka lebih kepada menerbitkan rekomendasi atas fakta, alat bukti, dan keterangan yang ada. BPN merekomendasikan kepada BKAD Kota Bogor atau Pemkot Bogor agar menjalankan regulasi yang sesuai,” jelas Santi.

Ia juga menegaskan bahwa, pengalihan status tanah tidak bisa dilakukan secara sepihak, melainkan harus melalui mekanisme yang diatur oleh konstitusi.

Oleh karena itu, pihaknya mendorong agar DPRD Kota Bogor, Pemkot Bogor, Kejaksaan Kota Bogor, serta pihak kepolisian duduk bersama untuk mencari solusi atas permasalahan yang telah berlangsung selama 42 tahun ini.

Sejauh ini, Kepala BPN Kota Bogor disebut telah bersikap aspiratif dan komunikatif dalam memberikan rekomendasi terkait langkah-langkah penyelesaian yang dapat ditempuh.

Namun, warga BBR juga menagih janji yang telah disampaikan oleh Pj Wali Kota Bogor, Hery Antasari, pada 11 November 2024.

Saat itu, dalam pertemuan di Balai Kota, Hery berjanji akan membentuk tim khusus guna merumuskan penyelesaian permasalahan ini. Sayangnya, hingga saat ini tim tersebut belum juga terbentuk.

“Kami menagih janji yang dibuat pada 11 November 2024, di mana Pj Wali Kota Bogor saat itu berjanji akan membentuk tim yang disaksikan oleh masyarakat BBR, Asisten Daerah, Camat, dan Lurah. Kami berharap proses ini segera direalisasikan,” tambahnya.

Masyarakat BBR berharap agar janji yang telah disampaikan benar-benar diwujudkan dalam bentuk pembentukan tim yang bekerja secara konkret.

Mereka juga mengapresiasi komunikasi yang telah terjalin dengan BPN Kota Bogor dan berharap solusi segera ditemukan demi kepastian hukum atas tanah yang mereka tempati selama puluhan tahun.(Ibnu Galansa)

Puskesmas Sempur Diduga Ancam Pasien, Kantor Hukum Sembilan Bintang Layangkan Somasi

0

Bogordaily.net – Kantor Hukum Sembilan Bintang & Partners melayangkan somasi kepada Kepala Puskesmas Sempur Kota Bogor atas dugaan pelayanan kesehatan yang tidak profesional.

Somasi ini diajukan setelah klien mereka, K.H. Adi Wijaya (Kiyai Haji AW), mengalami kesulitan dalam mendapatkan layanan kesehatan dan menerima dugaan intimidasi setelah melaporkan kejadian tersebut.

Kronologi Kejadian

Peristiwa ini bermula pada Rabu, 22 Januari 2025, ketika K.H. AW bersama istrinya mendatangi Puskesmas Sempur untuk mendapatkan layanan di Poli Gigi.

Setelah melakukan pendaftaran, mereka diinformasikan bahwa dokter gigi tidak tersedia, meskipun masih dalam jam operasional. Mereka kemudian diminta kembali keesokan harinya tanpa penjelasan yang jelas.

Merasa pelayanan tersebut tidak sesuai dengan standar yang berlaku, K.H. AW mempertanyakan alasan ketidakhadiran dokter gigi.

Namun, petugas puskesmas tidak memberikan penjelasan resmi dan hanya meminta mereka datang kembali di hari berikutnya.

Kejadian ini menimbulkan dugaan kurangnya transparansi dan profesionalisme dalam pelayanan publik.

K.H. AW kemudian melaporkan kejadian ini ke layanan pengaduan kesehatan dengan harapan adanya perbaikan dalam sistem pelayanan di Puskesmas Sempur.

Namun, setelah pengaduan tersebut, ia justru menerima panggilan telepon dari seseorang yang mengaku dekat dengan pejabat daerah Kota Bogor.

Penelepon berbicara dengan nada tinggi dan terkesan mengintimidasi K.H. AW, mendesaknya untuk mencabut laporan serta meminta maaf kepada dokter gigi dan pihak puskesmas yang telah diadukan.

Tak berhenti di situ, individu yang menelpon K.H. AW bahkan mendatangi kediamannya dan diduga melakukan tindakan kekerasan yang menyebabkan tokoh agama tersebut mengalami trauma psikologis.

K.H. AW pun merasa khawatir akan kondisi Kota Bogor yang, menurutnya, seolah dikendalikan oleh oknum-oknum yang mengedepankan kekuatan dan intimidasi.

Atas kejadian ini, K.H. AW meminta bantuan hukum kepada Kantor Hukum Sembilan Bintang & Partners.

Ketua tim kuasa hukum, Adv. Rd. Anggi Triana Ismail, S.H., langsung melayangkan surat somasi kepada Kepala Puskesmas Sempur Kota Bogor.

“Kami geram dan murka atas perlakuan tidak manusiawi ini. Kota Bogor tidak boleh rusak oleh oknum abdi negara yang menyimpang. Apalagi korban adalah seorang ulama. Ini tindakan yang tidak bisa dibiarkan,” tegas Anggi Triana Ismail.

Menurut Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak dan transparan.

Puskesmas sebagai fasilitas layanan kesehatan tingkat pertama berkewajiban memberikan pelayanan yang berkualitas serta memastikan ketersediaan tenaga medis sesuai jadwal operasional.

Melalui somasi ini, pihak kuasa hukum meminta Kepala Puskesmas Sempur untuk segera memberikan klarifikasi resmi terkait ketidakhadiran dokter gigi pada saat jam pelayanan berlangsung.

Mereka juga menuntut perbaikan sistem pelayanan agar masyarakat tidak mengalami kendala serupa di masa depan.

Selain itu, somasi ini juga menekankan pentingnya tindakan tegas terhadap oknum yang diduga melakukan intimidasi terhadap K.H. AW.

“Kami tidak ingin ada warga lain yang mengalami ketakutan hanya karena berusaha mendapatkan haknya atas layanan kesehatan,” tambah Anggi.

Kantor Hukum Sembilan Bintang & Partners memberikan waktu 7 x 24 jam kepada Kepala Puskesmas Sempur atau setidaknya Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor untuk memberikan tanggapan resmi atas somasi tersebut.

“Jika dalam waktu yang ditentukan tidak ada respons atau tindakan konkret, kami akan mengambil langkah hukum lebih lanjut, termasuk melaporkan permasalahan ini ke lembaga terkait,” tandasnya.(Ibnu Galansa)

Kecelakaan Maut di Gerbang Tol Ciawi 2 : Delapan Orang Tewas, Tol Sempat Ditutup Sementara

0

Bogordaily.net – Kecelakaan maut terjadi di gerbang tol Ciawi 2 arah Jakarta Rabu dini hari 5 Februari 2025 sekitar pukul 00:35 WIB. Delapan orang dilaporkan meninggal dunia.

Diketahui, kecelakaan tersebut melibatkan truk tronton dan lima mobil imbas rem blong. Truk juga melabrak gerbang tol hingga ambruk.

Berdasarkan video yang dilihat terlihat, kobaran api dari kendaraan yang terlibat tabrakan beruntun itu.

Rem truk yang mengangkut galon air minum itu diduga blong dan menabrak sejumlah mobil didepannya.

Petugas Jasa Marga dan kepolisian melakukan evakuasi terhadap para korban. Para korban dilarikan langsung ke RSUD Ciawi.

PT Jasamarga melalui akun resminya di media sosial mengumumkan bahwa GT Ciawi 2 sempat ditutup sementara guna proses evakuasi dan pembersihan lokasi kecelakaan.

“Ada penanganan kecelakaan di GT Ciawi 2, ditutup sementara, lalu lintas dialihkan ke GT Bogor 2,” jelas keterangan resmi PT Jasa Marga, Rabu 5 Februari 2025.

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mengungkap kronologi kecelakaan beruntun berujung maut di Gerbang Tol Ciawi, Bogor, Jawa Barat, yang menimbulkan korban tewas 8 orang dan korban luka 11 orang pada Selasa (4/2) tengah malam tadi.

Direktur Penegakan Hukum Korlantas Polri Brigjen Raden Slamet Santoso mengatakan insiden kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 23.30 WIB pada Selasa tengah malam.

Slamet menjelaskan, ketika itu truk yang mengangkut galon air mineral hendak memasuki Gerbang Tol menuju arah Jakarta.

Setibanya di lokasi, truk yang dikemudikan BW (31) tidak dapat dikendalikan sehingga sempat oleng ke kanan dan ke kiri.

“Pada saat mendekati Gerbang Tol, itu si pengemudi itu kurang bisa mengendalikan kendarannya. Karena sempat agak belok kanan-kiri,” ujarnya kepada CNNIndonesia.com, Rabu 5 Februari 2025.

Truk yang tidak bisa dikendalikan itu akhirnya menabrak lima kendaraan yang sedang mengantre untuk melakukan transaksi pembayaran tol.

Slamet menuturkan akibat insiden tabrakan itu, bagian kepala truk dan dua mobil minibus Toyota Avanza yang ditabrak mengalami kebakaran.

Sementara itu jumlah korban dalam insiden maut itu mencapai 19 orang. Rinciannya tujuh korban laki-laki dan satu korban perempuan meninggal dunia.

“Untuk korban luka-luka ada 11 orang. Saat ini sudah dievakuasi ke RSUD Ciawi,” ujar Slamet.

Mengutip dari Antara, sopir truk galon itu menjadi salah satu korban luka dan dirawat di rumah sakit. Namun, kondisi sopir tersebut saat ini masih belum siuman.

“Sopir belum sadarkan diri,” kata Kasat Lantas Polresta Bogor Kota Kompol Yudiono, Rabu.

PT Jasamarga selaku pengelola jalan tol menyatakan salah satu karyawannya yang bertugas di lapangan pada tengah malam tadi menjadi korban kecelakaan tersebut.

“Berdasarkan keterangan sementara di lapangan, akibat kecelakaan ini, delapan orang meninggal dunia, empat orang mengalami luka berat dan tujuh orang mengalami luka ringan. Termasuk diantara para korban adalah petugas Customer Service Jasa Marga yang sedang bertugas di lapangan. Seluruh korban telah dievakuasi ke RSUD Ciawi untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” demikian rilis Jasamarga yang diterima pada Rabu pagi.

Albin Pandita

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Kabupaten Bogor Hari Ini, Rabu 5 Februari 2025

0

Bogordaily.net – Jadwal dan lokasi SIM Keliling Kabupaten Bogor Polres Bogor, hari Rabu 5 Februari 2025.

Nah, kali ini tempat perpanjangan SIM-nya berada di Yamaha Mekar Cibinong

Surat Izin Mengemudi (SIM) itu wajib buat bisa nyetir? Bukan cuma buat pengendara motor aja, tapi juga buat yang bawa mobil!

Melalui layanan SIM Keliling ini, Anda tak perlu ribet-ribet dateng ke SATPAS atau Polres terdekat buat urus SIM-nya.

Berdasarkan ketentuan hukum, SIM memiliki masa berlaku selama lima tahun.

Pelayanan ini sendiri adalah salah satu kegiatan yang dilakukan Polres Bogor untuk memudahkan masyarakat.

Perlu diingat, pelayanan SIM di Kabupaten Bogor ini hanya untuk melayani perpanjangan SIM A dan SIM C.

Pelayanan ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat yang ingin memperpanjang masa berlaku SIM.

Apabila melewatkan satu hari untuk memperpanjang SIM, maka Anda tidak dapat melakukannya melalui pelayanan SIM keliling.

Melalui pelayanan SIM keliling Anda tidak perlu datang ke Polres terdekat untuk melakukan perpanjangan SIM.

SIM keliling merupakan layanan perpanjangan masa berlaku yang di gelar pihak kepolisian untuk masyarakat dengan menggunakan mobil khusus yang berada di lokasi khusus.

Kemudian, jadwal SIM keliling di Kabupaten Bogor fokus melakukan pelayanan selama lima hari berturut-turut.

Mulai dari Senin, Selasa, Rabu, Kamis, dan Jumat. Selain itu, untuk jam operasional dimulai dari pukul 09.00 sampai dengan 13.00 WIB.

Jadi, bagi warga Kabupaten Bogor yang ingin melakukan perpanjangan SIM dengan mudah, bisa mengunjungi layanan SIM Keliling (Simling) yang telah tersedia.

Biaya Perpanjangan SIM

Biaya perpanjangan SIM sesuai dengan PP Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak.

Biayanya Rp80.000 untuk perpanjangan SIM A. Lalu Rp75.000 untuk perpanjangan SIM C.

Setiap orang yang mengemudikan kendaraan di jalan raya wajib mengantongi Surat Izin Mengemudi. Ketentuan tersebut diatur sesuai Pasal 281.

Syarat dan Ketentuan

Adapun syarat dan ketentuan yang harus dibawa saat melakukan perpanjangan SIM keliling di Kabupaten Bogor.

1. Khusus Perpanjangan SIM A dan SIM C
2. Membawa KTP asli dan fotocopy
3. Membawa SIM asli yang masih berlaku
4. Dalam keadaan sehat jasmani dan rohani

Apabila masa berlaku SIM habis maka akan, diberlakukan penerbitan SIM Baru. Anda bisa langsung merapat ke lokasi SIM Keliling yang tertera.

Disamping itu, pelayanan SIM Keliling ini sewaktu-waktu dapat berubah lokasi dan jam pelayanannya.***

Albin Pandita

Pastikan Ketersediaan Gas LPG Aman, Hiswana Migas dan Disdagin Kabupaten Bogor Minta Pengecer Daftar Menjadi Sub Pangkalan

0

Bogordaily.net – Himpunan Wiraswasta Nasional (Hiswana) Minyak dan Gas Bumi (Migas) dan juga Dinas Perdagangan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Bogor memastikan ketersediaan stok gas LPG untuk masyarakat aman.

Sekretaris Hiswana Migas DPC Bogor, Hakanna mengatakan bahwa, untuk saat ini ketersediaan tabung gas LPG 3 kg saat ini dinilai masih aman.

Namun, ada sedikit perubahan pembelian kebutuhan gas LPG bagi masyarakat yakni dari warung eceran menjadi langsung ke Pangkalan. Sehingga dinilai menimbulkan kelangkaan.

“Tidak ada kelangkaan, dan stok tabung gas LPG 3 kg aman di pangkalan yang ada di Kabupaten Bogor. Jadi tidak ada kelangkaan,” kata Hakana kepada wartawan, Selasa 4 Februari 2025.

Menurutnya, untuk Harga Eceran Tetap (HET) di pangkalan tidak mengalami perubahan atas senilai Rp18.700/tabung.
“Sesuai aturan, kalau di pangkalan hanya melayani rumah tangga dan UMKM berdasar aturan dari pusat,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Tertib Niaga Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Bogor, Anton Sudjana mengungkapkan bahwa, mekanisme distribusi gas LPG 3 kg dimulai dari Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) yang kemudian turun ke agen, lalu ke pangkalan, dan selanjutnya ke pengecer.

Namun, untuk menghindari penyalahgunaan dan ketidaksesuaian harga, pengendalian harga dilakukan sampai pada level pangkalan.

“Pangkalan saat ini tidak melakukan penjualan langsung ke pengecer. Ini adalah kebijakan baru yang dikeluarkan oleh Kementerian SDM. Pengecer harus menjadi sub-pangkalan yang terdaftar dalam aplikasi untuk memastikan harga dapat dikendalikan dengan baik,” ujar Anton.

Ia juga menjelaskan bahwa surat edaran tersebut dikeluarkan untuk menanggulangi ketidaksesuaian harga yang selama ini terjadi di lapangan. Serta untuk memastikan gas LPG 3 kg diperuntukkan bagi UMKM dan rumah tangga sesuai dengan tujuannya.

Kebijakan ini bertujuan agar harga gas tetap terkendali sesuai dengan HET yang telah ditetapkan, yakni Rp18.700 per tabung.

Meskipun pada awalnya ada kekhawatiran dari masyarakat terkait kesulitan dalam membeli gas LPG, Anton menyampaikan bahwa saat ini, Pertamina telah membuka kembali aplikasi Monika bagi pengecer untuk menjadi sub-pangkalan dan langsung mengakses pasokan LPG.

Dengan demikian, pengecer dapat membeli langsung dari pangkalan tanpa perlu menunggu prosedur tambahan.

“Dengan aplikasi MAP (Merchant Application Pangkalan) yang sudah dibuka kembali, pengecer yang nantinya menjadi sub-pangkalan kini bisa langsung mengambil gas dari pangkalan seperti biasa. Harapan kami, harga gas akan tetap stabil dan sesuai dengan HET yang telah ditentukan,” ungkapnya.

Selain itu, Anton menekankan bahwa kebijakan ini tidak hanya bertujuan untuk mengendalikan harga, tetapi juga untuk memastikan bahwa gas LPG 3 kg tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.***

Albin Pandita

Atasi Keluhan Masyarakat Terkait Kelangkaan Gas LPG, Wamen ESDM Minta Warung Eceran Segera Daftar Jadi Sub Pangkalan

0

Bogordaily.net – Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung meminta agar warung eceran untuk dapat mendaftar menjadi Sub Pangkalan melalui Merchant Aplikasi Pangkalan (MAP) Pertamina untuk mengatasi keluhan masyarakat terkait kelangkaan gas LPG.

Menurutnya, setelah mendaftar nantinya warung eceran tersebut akan terdaftar menjadi sub pangkalan, dan juga dapat memudahkan dalam mensuplai kebutuhan gas LPG untuk masyarakat.

“Jadi pengecer itu kita jadikan sub pangkalan, itu kita lakukan di data terlebih dahulu berapa kebutuhannya nanti kita akan siapkan sesuai dengan kebutuhan,” kata Yuliot kepada wartawan, Selasa 4 Februari 2025.

“Untuk aplikasi sudah disiapkan namanya MAP (Mercen Aplikasi Pangkalan) Pertamina,” tambahnya.

Ia menjelaskan, jika sudah terdaftar nantinya sub pangkalan akan disuplai kebutuhan unit tabung gas sesuai dengan yang telah disiapkan.

“Pada saat itu mereka masuk di aplikasi ini mereka datang ke pangkalan berapa kebutuhan mereka itu bisa disiapkan,” jelasnya.

Lebih lanjut, pihaknya menargetkan dalam seminggu kedepan warung eceran agar segera daftar menjadi sub pangkalan melalui aplikasi MAP Pertamina.

“Kita mengharapkan sekitar 1 minggu ini bisa terselesaikan. Warung tersebut mendaftar dulu jadi sub pangkalan, kebutuhan masyarakat nanti kita penuhi. Ini sesuai kebutuhan, pada saat abis itu baru dilihat,” ujar Yuliot.

Selain itu, Ia menilai jika nantinya warung eceran telah terdaftar menjadi sub pangkalan. Maka, kebutuhan gas yang dinilai langka saat ini dapat teratasi dengan baik.

“Jadi kan penyesuaian, pada saat penyesuaian ada adaptasi ya tentu nanti pada saat sub pangkalan sudah jadi itu akan teratasi semua,” ungkapnya.***

Albin Pandita

Pj Bupati Bachril Bakri Minta Maaf Usai Singgung Pondok Pesantren Penyebab Rendahnya RLS di Kabupaten Bogor

0

Bogordaily.net – Pj Bupati Bogor Bachril meminta maaf usai menyinggung Pondok Pesantren menjadi penyebab rendahnya angka Rata-Rata Lama Sekolah (RLS) di Kabupaten Bogor.

Menurut Bachril, pada hari ini pihaknya telah melaksanakan pertemuan serta bersilaturahmi dengan para pengurus pondok pesantren dan juga organisasi islam yang ada di Kabupaten Bogor.

“Kami mohon maaf apabila ada terjadi kekeliruan atau kesalahpahaman pada para ulama terutama atas hal yang disampaikan kemarin saya rasa demikian terima kasih,” kata Bachril Bakri, Selasa 4 Februari 2025.

Ditempat yang sama, Kepala Diskominfo Kabupaten Bogor Bayu Ramawanto menjelaskan bahwa, pihaknya sudah memberikan klarifikasi terhadap jajaran pondok pesantren dan juga organisasi islam terhadap pernyataan beberapa waktu lalu.

“Sudah disampaikan penjelasan oleh pak Pj Bupati makanya sudah dijelaskan dan hasil penjelasannya sudah diterima oleh para ulama dan sudah diluruskan maksudnya dan kalau memang itu sudah begitu,” ujar Bayu Ramawanto.

Kemudian, Pj Bupati Bogor sudah menyatakan permohonan maaf secara langsung apabila ada kekeliruan atau maksud tujuan yang mungkin ada kesalah pahaman.

“Jadi alhamdulillah sudah aman semua dan insyaallah bogor akan tetap maju ke depan didukung oleh para ustadz, santri, dan pondok pesantren yang memang besar perjuangannya,” jelasnya.

Sebelumnya diketahui, berdasarkan data yang diperoleh dari laman resmi Badan Pusat Statistik Kabupaten Bogor, pada 2022 hingga 2024 Rata Rata Lama Sekolah (RLS) mengalami kenaikkan dari 8,34 menjadi 8,39 tahun. Hal itu masih di bawah standar nasional sebanyak 9.22 tahun.

Oleh karena itu, Pj Bupati Bogor, Bachril Bakri menduga, rendahnya RLS di Bumi Tegar Beriman itu dikarenakan banyak siswa yang berhenti sekolah dan lebih memilih pondok pesantren.

“Kemungkinan masalah RLS banyak yang putus sekola pada setelah SMP karena mereka langsung masuk pesantren,” ungkap Bachril Bakri.

“Ke sekolah pendidikan agama, sehingga tidak tercatat sebagai pendidikan lanjutan,” tambahnya.***

Albin Pandita

Kerja Keras Berbuah Manis! Tim Pasus dan Basket SMA Bina Insani Raih Prestasi

0

Bogordaily.net – Tim Pasukan Khusus (Pasus) SMA Bina Insani berhasil meraih dua gelar juara dalam Lomba Ketangkasan Baris Berbaris (LKBB) REBARA yang digelar pada Minggu, 26 Januari 2025. Tim Pasus membawa pulang Juara 2 kategori Purwa dan Juara 3 kategori Kostum.

LKBB REBARA merupakan kompetisi bergengsi yang diadakan di Sekolah Almadinah, Kabupaten Bogor, dengan venue lomba bertempat di gedung semi-indoor. Kompetisi ini terbuka untuk tiga jenjang pendidikan: SD, SMP, dan SMA sederajat, dengan total peserta mencapai 50 tim, termasuk 23 tim dari jenjang SMA.

Tim Pasus SMA Bina Insani, yang dikomandani oleh Alfarizki (XI-1), telah menjalani latihan intensif selama kurang lebih tiga minggu. Hampir setiap sore mereka berlatih, bahkan pada hari Sabtu dan Minggu mereka tetap meluangkan waktu untuk latihan.

“Sangat melelahkan, tapi juga banyak momen seru saat latihan, seperti makan bersama, salat bersama, dan membaca Al-Qur’an bersama,” ujar Alfa.

Alfa juga mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian ini, karena menjadi sejarah bagi SMA Bina Insani. Ini merupakan keikutsertaan pertama mereka dalam lomba, tetapi langsung meraih hasil membanggakan. Meski begitu, ia merasa masih ada kekurangan dalam penampilan tim saat lomba. “Tapi kami tetap sangat bersyukur,” tambahnya.

Tim Basket SMA Bina Insani Sabet Juara di Acalapati Open

P ada hari yang sama, Tim Basket SMA Bina Insani juga mencatat prestasi membanggakan di Tryout Acalapati Open yang digelar di GOR Karadenan, Cibinong. Mereka berhasil meraih Juara 3 Bersama, mengulang pencapaian yang sama seperti tahun sebelumnya.

Perjalanan menuju semifinal tidak mudah. Salah satu pemain, Muhammad Fadhli (X-2), mengalami cedera engkel cukup serius dalam dua pertandingan di babak grup.

“Tidak apa-apa cedera, saya cukup puas dengan pertandingan hari ini, apalagi kami berhasil mengalahkan MAN 2 Bogor,” ungkap Fadhli.

Di babak grup, tim basket SMA Bina Insani sukses mengalahkan SMAN 6 Bogor dan MAN 2 Bogor, sehingga lolos ke semifinal sebagai juara grup. Sayangnya, mereka harus mengakui keunggulan SMAN 1 Bojonggede, dengan skor 20-14.

Gouwanda Aji Wandana, Koordinator Pembinaan dan Prestasi (Binpres) SMA Bina Insani yang turut mendampingi tim, mengaku bangga atas pencapaian ini.

“Hasil ini jujur di luar ekspektasi karena tim yang dikirim merupakan pemain regenerasi setelah kelas XII pensiun. Awalnya, tujuan kami hanya untuk memberi mereka pengalaman bertanding, karena sebagian besar pemain baru pertama kali turun di turnamen. Selama ini mereka hanya ikut ekstrakurikuler. Tapi ternyata mereka bisa meraih dua kemenangan di turnamen ini,” jelas Aji.

Aji berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi siswa untuk terus berkembang.

“Alhamdulillah, hari ini (Minggu), anak-anak dari Pasus dan Basket meraih prestasi yang membanggakan. Semoga mereka tidak cepat puas dan terus meningkatkan kemampuan mereka,” pungkasnya. ***