Sunday, 5 April 2026
Home Blog Page 974

Tawarkan Beragam Fitur Canggih, Toyota Alphard HEV Rekomendasi Mobil MPV Premium

0

Bogordaily.net – Toyota Alphard Hybrid (HEV) menjadi salah satu opsi menarik bagi yang sedang mencari mobil MPV premium.

Toyota Alphard, cukup populer dan banyak yang mengandalkannya untuk mobilitas sehari-hari

Mobil Toyota Alphard Hybrid dilengkapi dengan mesin A25A-FXS (2.5 HEV) yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 190 PS dan torsi 239 Nm.

Toyota Alphard versi hybrid ini menawarkan sejumlah keunggulan, terutama dalam hal dimensi, dengan panjang mencapai 5.010 mm, lebar 1.850 mm, dan tinggi 1.945 mm, serta jarak sumbu roda sepanjang 3.000 mm, yang menjadikan kabinnya cukup lapang.

Dalam hal tampilan luar, Alphard Hybrid hanya tersedia dalam dua pilihan warna, yaitu hitam dan putih mutiara.

Toyota Alphard menyajikan sejumlah fitur yang ditanamkan di dalamnya. Salah satunya adalah kursi Captain Seat dengan Experience High-End Lounge yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas, termasuk Wireless Charger dan Satisfying 14″ Head Unit, yang meningkatkan kenyamanan dalam perjalanan menggunakan Alphard hybrid.

Tidak hanya itu, mobil ini dilengkapi dengan fitur keselamatan berkendara yang membuat perjalanan menjadi lebih aman. Toyota Safety Sense yang merupakan teknologi baru dan modern yang dimiliki oleh Toyota saat ini, serta fitur lainnya seperti Drive Monitoring System dan Panoramic View Monitor.

Alphard Hybrid juga dilengkapi dengan fitur T-intouch yang menawarkan peranti canggih seperti Find My Car, Geofencing, Stolen Vehicle Tracking, Vehicle Info, Guest Driver, dan Speed & Idle Alert.

Sementara itu, mobil Alphard Hybrid (HEV) bisa Anda dapatkan langsung di dealer resmi salah satunya di Plaza Toyota Citeureup, di Jalan Mayor Oking, Kabupaten Bogor.

Disini menawarkan beberapa keuntungan yang pastinya membuat kegiatan beli mobil jadi lebih efesien secara finansial.

Toyota Friends Akan mendapatkan gratis asuransi selama 2 tahun. TDP mulai 10 Juta dan cicilan hingga 10%.

Kemudian, Toyota friends juga berkesempatan membawa pulang mobil toyota terbaru dengan bunga special low rate 0℅ hingga 2 tahun.

Jangan lewatkan promo awal tahun dari Toyota ya friends. Yuk pesan segera dan hubungi 082113653658.

Atau kunjungi langsung di Plaza Toyota Citeureup, kunjungi langsung di Jalan Mayor Oking No 19, Cibinong, Kabupaten Bogor.***

Albin Pandita

Ketua DPRD Sastra Winara Dukung Event Bogor Run 2025 Mei Mendatang

0

Bogordaily.net – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, mendukung event Bogor Run 2025 yang diselenggarakan KORMI (Komite Olahraga Masyarakat Indonesia) Kabupaten Bogor pada 11 Mei 2025 mendatang.

Dia berharap ajang olahraga lari ini bisa meningkatkan sektor pariwisata di Kabupaten Bogor.

“Kami mendukung penyelenggaraan Bogor Run 2025. Kegiatan ini bisa menopang tagline Sport and Tourism Pemkab Bogor,” kata Sastra Winara di Cibinong.

Politisi Partai Gerindra ini optimis Bogor Run 2025 akan memberi nilai lebih masyarakat Kabupaten Bogor.

“Bogor Run 2025 bukan hanya sekedar olahraga, tetapi juga menjadi ajang promosi destinasi wisata Kabupaten Bogor,” jelasnya.

Ia meminta KORMI agar lebih gencar lagi mempromosikan event Bogor Run 2025 supaya target 3000 peserta bisa tercapai.

“Saya memberikan apresiasi positif kepada KORMI Kabupaten Bogor yang akan menggelar Bogor Run 2025. Semoga target mendatangkan 3.000 peserta di ajang ini tercapai,” ungkap Sastra.

Sebagai informasi, Bogor Run 2025 rencananya akan membuka tiga kategori peserta yaitu Half Marathon, 10K, dan 5K.***

Albin Pandita

Perjuangan Devin Melawan Leukemia: Harus Jalani 127 Kali Kemoterapi di Usia 6 Tahun

0

Bogordaily.net – Devin Nur Faeyza, bocah berusia 6 tahun, harus menghadapi perjuangan berat melawan kanker darah atau leukemia. Kisahnya viral di media sosial TikTok dan mengundang doa serta dukungan dari banyak warganet. Saat ini, Devin telah menyelesaikan 12 sesi kemoterapi dari total 127 sesi yang harus dijalaninya di RSUP Fatmawati.

Sang ibu, Siti Rukmana (28), mengungkapkan bahwa awalnya Devin hanya mengalami demam tinggi yang tak kunjung membaik.

Namun, seiring waktu, muncul banyak memar di tubuhnya. Kekhawatiran pun semakin besar ketika demam Devin tak turun meski sudah dibawa ke klinik terdekat. Akhirnya, ia dan suaminya memutuskan membawa Devin ke RS Citama.

Hasil pemeriksaan menunjukkan kadar hemoglobin Devin sangat rendah, sehingga ia langsung dirujuk ke RSUD Cibinong dan mendapatkan perawatan intensif di ICU/PICU.

Selama seminggu di sana, Devin harus menjalani transfusi darah hingga hemoglobinnya naik ke angka 7. Setelah itu, ia dirujuk ke RSUP Fatmawati untuk menjalani pemeriksaan sumsum tulang belakang.

Diagnosis Mengubah Hidup Devin

Dari pemeriksaan tersebut, dokter memastikan bahwa Devin mengidap leukemia akut. Sejak saat itu, hidupnya berubah total.

Ia harus menjalani kemoterapi yang berat, sering kali tertunda karena kadar leukositnya rendah. Efek samping obat juga tidak ringan, membuat rambut Devin rontok, mual, hingga mengalami perdarahan saat buang air kecil dan dehidrasi parah.

Siti menegaskan bahwa kanker darah yang diderita anaknya bukan disebabkan faktor keturunan.

Menurutnya, kemungkinan besar mutasi genetik serta pola makan dan faktor lingkungan turut berperan dalam berkembangnya penyakit ini.

“Devin memang suka jajan dan kadang makan makanan instan seperti junk food,” ungkap Siti.

Dokter yang menangani Devin, dr Tumpal Yansen Sihombing, SpA, menjelaskan bahwa leukemia bisa dipicu oleh berbagai faktor, termasuk lingkungan dan konsumsi zat kimia dari makanan.

“Kita harus mengurangi makanan dengan tambahan bahan kimia, seperti pengawet dan pewarna. Lebih baik mengonsumsi makanan alami yang dibuat sendiri di rumah,” ujar dr Tumpal.

Berjuang Demi Kesembuhan

Saat ini, Devin harus meninggalkan bangku sekolah demi fokus pada pengobatannya. Ia juga tinggal di rumah singgah dekat rumah sakit agar lebih mudah menjalani perawatan.

Meski jalannya masih panjang, keluarga Devin tetap berharap ia bisa sembuh dan kembali menjalani hidup normal seperti anak-anak seusianya.***

Pemkot Bogor Terus Berupaya Mengoperasikan Lagi Biskita

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus berikhtiar mencari cara agar Layanan Buy The Service (BTS) Biskita Trans Pakuan mendapat suntikan subsidi dari Pemerintah Pusat. Terkini, Pemkot melayangkan surat untuk Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Kementerian Koordinasi Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenkoinfra).

Pada surat itu, Pemkot Bogor meminta agar Layanan BTS Biskita Trans Pakuan mendapat bantuan subsidi sehingga moda transportasi massal yang sudah dicintai warga Kota Bogor bisa beroperasi dengan maksimal.

Selain itu, Pemkot Bogor juga mencantumkan faktor lain yang dapat menjadi pertimbangan Pemerintah Pusat memberi dukungan pada layanan Biskita Transpakuan. Poin tersebut ialah wacana Presiden Prabowo yang akan berkantor di Istana Bogor.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Marse Hendra Saputra membenarkan poin itu ada dalam surat yang dilayangkan Pj Wali Kota Bogor, Hery Antasari kepada Kemenhub dan Kemenkoinfra.

“Memang ke depan Kota Bogor akan lebih strategis. Kami dapat informasi awal bahwa Presiden akan berkantor di sini (Istana Bogor). Harapannya ini bisa jadi pertimbangan,” kata Marse.

Dirinya menilai keberadaan Presiden Prabowo di Istana Bogor mesti diiringi dengan persiapan di Kota Bogor. Salah satunya yakni fasilitas penunjang yang lebih baik, yakni keberadaan Biskita Trans Pakuan yang dapat menjadi solusi kemacetan.

Seperti diketahui, nasib layanan transportasi Biskita Trans Pakuan di Kota Bogor sedang terkatung-katung. Sebab, anggaran APBD sebesar Rp10 miliar dinilai tak sebanding dengan biaya operasional layanan tersebut.

Sementara, pemerintah pusat belum memberikan sinyal positif terkait pengajuan kembali skema subsidi program BTS tersebut.

Saat masih dikelola Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kemenhub, anggaran operasional layanan ini mencapai lebih dari Rp 50 miliar dalam setahun.

Kekurangan anggaran ini diperkirakan akan berdampak pada jumlah koridor layanan yang akan dipangkas besar-besaran.

Meski masih menunggu kabar balasan permohonan subsidi dari Pemerintah Pusat itu, Pemkot Bogor sudah mulai mempersiapkan lelang Layanan BTS Biskita Trans Pakuan.

Marse Hendra Saputra mengakui, program ini membutuhkan waktu sebelum Biskita beroperasi kembali.

“Karena tidak bisa serta merta berjalan. Saat ini kami sedang persiapan lelang. Secara aturan regulasi kami siapkan juga,” ujarnya.

Ia menyebut, pembahasan mengenai lelang akan dibicarakan pihaknya bersama Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah (Sekda) Kota Bogor.

Marse mengatakan, lelang akan dilakukan melalui e-Catalog Kota Bogor. Lelang ini bisa diikuti oleh seluruh perusahaan yang memenuhi persyaratan administratif.

“Lelangnya agak beda dikit. Makanya kami minta bantuan pendampingan dari Kemenhub,” ucap dia.

Dirinya berharap persiapan lelang yang dilakukan secara paralel sembari menunggu kepastian subsidi dari Pemerintah Pusat bisa membuat operasional Biskita tidak terlalu lama berhenti.

Dalam pengajuan tersebut dengan skema paralel atau pemkot ikut menanggung lewat APBD. Pembiayaan APBD ini telah dianggarkan senilai Rp10 miliar yang diprediksi untuk dua koridor (1 dan 2). Sebab untuk empat koridor dengan 49 bus membutuhkan anggaran Rp58 miliar.

Adapun empat koridor yang dilayani dengan subsidi penuh antara lain: koridor 1 Terminal Bubulak-Cidangiang, koridor 2 Terminal Bubulak-Ciawi. Lalu, Koridor 5 Ciparigi-Stasiun KA Bogor dan koridor 6 Parung Banteng-Air Mancur.

Marse berupaya agar batas penghentian operasional Biskita akhir Januari ini tak diperpanjang. Anggaran APBD rencananya akan digunakan duluan untuk operasional.

“Kami kini sedang mempersiapkan skema APBD,” jelasnya.

Operasional dua koridor ini akan diterapkan sementara sampai subsidi pemerintah pusat turun. Ini untuk memastikan Biskita tetap beroperasi melayani masyarakat.

“Operasionalnya bakal disesuaikan ketersediaan anggaran APBD,” ujarnya.

Di tempat terpisah, Wali Kota Bogor Terpilih, Dedie A. Rachim menilai, subsidi layanan Biskita Transpakuan mestinya tetap dikucurkan pemerintah pusat kepada Pemkot Bogor tahun ini.

Sebab, subsidi pada layanan ini merupakan representasi subsidi langsung kepada masyarakat dan amat dirasakan manfaatnya.

“Uang rakyat ya harus kembali ke rakyat. Biskita sangat membantu pergerakan masyarakat untuk berekonomi dan melakukan kegiatan sosial,” ujarnya.

Dia menegaskan subsidi layanan Biskita Trans Pakuan semestinya menjadi prioritas lantaran banyak masyarakat yang memanfaatkan moda transportasi itu.

“Kalau tidak disubsidi, masyarakat harus membayar di atas Rp10 ribu. Makanya harus sama-sama diprioritaskan jangan sampai memberatkan,” tegas Dedie.

Dirinya berjanji akan membantu Kota Bogor memperjuangkan subsidi dari Pemerintah Pusat dengan berbagai cara.

Selain itu, Dedie juga meminta Pemerintah Pusat agar memberikan waktu dan kelonggaran untuk Pemkot Bogor dalam mempersiapkan peralihan layanan Biskita Trans Pakuan.

“Kalau pun harus diambil Pemda, mesti diberikan waktu yang longgar sesuai perjanjian awal,” katanya.***

Awal Tahun 2025, Segera Cek Kesiapan Kendaraan Anda di Plaza Toyota Citeureup

0

Bogordaily.net – Awal tahun 2025, segera cek kesiapan kendaraan Anda di bengkel Plaza Toyota Citeureup.

Tentunya dengan melakukan service mobil secara berkala agar perjalanan dapat berjalan aman.

Adapun service berkala dilakukan tidak melebihi enam bulan pemakaian. Dalam jangka waktu tersebut, oli mesin harus diganti dan filter oli harus dibersihkan.

Promo spesial bulan Januari yaitu, Tune up jasa ganti oli, Rp 279.000. Cek sistem kelistrikan battery check, Rp 233.000 dan juga pengecekan sistem rem Rp 279.000.

Dengan harga normalnya cukup dengan Rp 303.000 tentunya konsumen sudah mendapatkan gratis uji emisi.

Selain itu, di bengkel Plaza Toyota Citeureup ini dilengkapi dengan ruang tunggu yang nyaman untuk pelanggan Sales dan Service, ruang pamer showroom.

Kemudian kendaraan yang luas, 16 service stall untuk melayani perawatan dan perbaikan berbagai macam kendaraan Toyota.

Berdasarkan pantauan Bogordaily.net ketika berada dilokasi, terlihat fasilitas ruang tunggu yang nyaman untuk pelanggan, sales dan servis, ruang pamer showroom kendaraan yang luas, serta service stall yang bisa membuat betah para pelanggan untuk berlama-lama di Plaza Toyota Citeureup.

Di Plaza Toyota Citeureup selain melayani penjualan, juga melayani kebutuhan purna jual. Dan fasilitas bengkelnya ditunjang dengan 16 stall yang terdiri dari, 9 stall untuk perbaikan umum (General Repair), 2 stall Express Maintenance, serta 5 stall lainnya untuk pelayanan SBNP.

Outlet ini tidak hanya melayani penjualan, namun juga melayani kebutuhan purna jual. Dengan berbagai fasilitas sesuai standar Toyota, tentu hal ini menjadi suatu nilai tambah bagi para pengguna Toyota.

Selain memiliki sumber daya manusia yang terlatih dengan standar Toyota, mulai dari teknisi, wiraniaga hingga Kepala Cabang.

Outlet ini juga didukung oleh fasilitas penunjang yang lengkap untuk menjawab kebutuhan pelanggan akan pelayanan penjualan dan purna jual Toyota.

Ayo segera miliki mobil Toyota impian kalian sekarang juga, kunjungi Plaza Toyota Citeureup di Jalan Raya Mayor Oking Jaya Atmaja No.19, Citeureup, Kabupaten Bogor.

Atau untuk info lebih lanjutnya kalian juga bisa cek instagramnya @toyota_citeureup. Atau bisa hubungi ke nomor 02187928787 dan 082260938787.

Albin Pandita

Wali Kota Bogor Terpilih Dedie A Rachim bakal Gunakan Dana Bagi Hasil Pajak Kendaraan Untuk Hidupkan Lagi Biskita Transpakuan

0

Bogordaily.net – Wali Kota Bogor terpilih, Dedie A Rachim mengaku akan memprioritaskan anggaran dana bagi hasil pajak kendaraan bermotor atau opsen dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) untuk subsidi Biskita Transpakuan.

Hal ini sendiri diungkapkan Dedie A Rachim saat menghadiri acara pertemuan yang diselenggarakan Gubernur Jabar terpilih Dedi Mulyadi pada Rabu, 29 Januari 2025.

Di mana, dalam pertemuan ini Dedi Mulyadi mengumpulkan seluruh calon kepala daerah terpilih di Jabar, baik yang sudah ditetapkan maupun yang masih bersengketa di Mahkamah Konstitusi.

“Dalam arahannya disampaikan anggaran bagi hasil Pajak Kendaraan Bermotor atau opsen difokuskan untuk mengatasi kemacetan, infrastruktur jalan dan transportasi publik,” kata Dedie A Rachim.

“Kami merespon positif arahan ini dan siap mengalokasikan bagi subsidi transportasi publik Biskita,” sambungnya.

Selain itu, menurut Dedie A Rachim, Gubernur Jabar terpilih juga meminta daerah untuk menyiapkan rencana teknis bagi pembangunan jalan, flyover maupun underpass yang bertujuan untuk memperlancar arus distribusi dan transportasi dalam rangka memicu pertumbuhan ekonomi daerah.

Disisi lain, dilanjutkan Dedie A Rachim, dalam pertemuan ini Gubernur Jabar terpilih juga menitipkan beberapa pesan kepada para kepala daerah terpilih.

Diantaranya, meminta agar seluruh kepala daerah dapat bersinergi dan berkolaborasi untuk memastikan berbagai masalah seperti kemacetan, persampahan, kesehatan, pendidikan dan pelestarian lingkungan yang menjadi fokus utama.

Kemudian, menyinggung tentang akses distribusi hasil pertanian, perkebunan dan IKM UKM dan UMKM, maka Pemprov Jabar akan berkolaborasi menyiapkan gerbong KA khusus angkutan hasil bumi dan industri rumah tangga dari berbagai daerah khususnya Cianjur, Sukabumi, Kabupaten dan Kota Bogor ke Jakarta.

Terakhir, terkait pelestarian Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa galian C tambang di Jawa Barat lebih banyak dampak negatif kepada lingkungan, sama halnya dengan sampah yang masuk sungai dan menurunkan kualitas air baku Kota Bogor yang diperoleh dari Sungai Ciliwung dan Cisadane.

“Oleh karena itu beliau mengajak semua kepala daerah untuk membuat program yang bertujuan untuk menjaga kebersihan Sungai,” tandas Dedie A Rachim. ***

1,6 Juta Wisatawan Padati Puncak di Momen Libur Panjang Isra Mikraj dan Imlek

0

Bogordaily.net – Penjabat atau Pj Bupati Bogor, Bachril Bakri memastikan bahwa sebanyak 1,6 juta wisatawan memadati kawasan Puncak pada momen libur panjang perayaan Isra Mi’raj dan Imlek Tahun 2025.

Hal tersebut ia sampaikan usai melakukan pemantauan langsung sejumlah tempat wisata di wilayah Puncak, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, pada Rabu 29 Januari 2025.

Menurutnya, sejak libur panjang yang berlangsung mulai hari Sabtu 25 hingga Rabu 29 Januari 2025, jumlah pengunjung sudah mencapai hampir kurang lebih 1.562 ribu.

Wisatawan tersebut kata Bachril, didominasi dari berbagai wilayah Jabodetabek yang sengaja menghabiskan waktu liburan bersama sanak keluarga.

“Terhitung sejak hari Sabtu lalu sampai dengan hari ini terdapat sekitar 562 ribu lebih kendaraan yang masuk ke wilayah Puncak, dengan jumlah wisatawan sekitar 900 ribu sampai 1 juta orang,” kata Bachril, Rabu 29 Januari 2025.

Lebih lanjut ia mengatakan, kawasan puncak masih menjadi primadona wisatawan untuk berwisata, dikarenakan wilayahnya yang sejuk dan juga banyaknya tempat wisata yang tersedia.

“Kawasan Puncak masih jadi primadona destinasi wisata, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tentunya memastikan masyarakat bisa berwisata dengan aman dan nyaman di Kabupaten Bogor,” ungkapnya.***

Albin Pandita

Jembatan Rawayan Kampung Kidul Diabaikan Pemerintah

0

Bogordaily.net – Kondisi Jembatan Rawayan sepanjang 34 meter yang menghubungkan Desa Laladon Kecamatan Ciomas, kondisinya memprihatinkan.

Terlihat, struktur jembatan besi tersebut tidak kokoh banyak yang berkarat akibat tergerus air sungai. Baut jembatan sudah banyak yang hilang dan besi pegangan Jembatan sudah banyak yang hilang.

Padahal, Jembatan Rawayan sepanjang 34 Meter tersebut padat dilalui kendaraan bermotor dan Akses penghubung Kecamatan Ciomas dengan Kecamatan Dramaga.

Pengendara motor, Hipzi mengungkapkan sejak adanya Jalan Lingkar Dramaga (JLD) banyak pengendara motor yang hendak ke Desa Laladon atau sebaliknya memilik lewat JLD.

Namun, bagi pengendara roda dua akses melalui Jembatan Rawayan yang berada di Kampung Kidul jadi primadona. Sebab, lebih dekat tidak harus memutar arah.

Sayangnya, kondisi Jembatan saat ini sangat memprihatikan. Alas Jembatan yang terbuat dari besi sudah banyak berkarat dan keropos. Baut jembatan dan besi pegang Jembatan sudah banyak yang hilang.

“Seharusnya Jembatan Rawayan Kampung Kidul diperhatikan jangan sampai mengunggu rusak parah baru diperbaiki. Biasanya pemerintah memperbaiki Jembatan kalau udah roboh atau ada korban jiwa,” keluhannya

Menanggapi kondisi Jembatan Rawayan Kampung Kidul banyak yang rusak, Kepala Desa Laladon, Rusmin mengaku pihak Desa tidak berdiam diri akan kondisi Jembatan penghubung dua Kecamatan tersebut.

Pihaknya sudah beberapa kali mengusulkan agar jembatan Rawayan yang menghubungkan Desa Laladon dengan Desa Ciherang, Kecamatan Dramaga segera diperbaiki oleh Pemerintah.

“Kalau perbaikan jembatan ada, tetapi tidak menyeluruh karena membutuhkan anggaran yang cukup besar. Saya berharap pemerintah lewat Dinas terkait memprioritaskan kebutuhan urgen masyarakat yakni pembangunan Jembatan penghubung dua Kecamatan tersebut, ” tukasnya. ***

Daya Listrik di Desa Leuwisadeng Drop, PLN Leuwiliang Bakal Cek Lokasi

0

Bogordaily.net – Sudah empat bulan, warga Kampung Baragajed RT 006/004, Desa Leuwisadeng, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, mengeluhkan penurunan tegangan listrik PLN.

Akibatnya, sejumlah peralatan elektronik seperti AC, kulkas, lampu, dan peralatan lainnya tidak dapat berfungsi dengan baik.

Warga Kampung Baragajed RT 006/004, Desa Leuwisadeng, Ipit Fatmawati mengaku daya listrik drop terjadi sudah empat bulan

Dampak dari daya listrik yang drop, sejumlah alat elektronik yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari tidak berfungsi dengan baik. Malahan, menyebabkan kerusakan pada sejumlah peralatan elektronik milik warga.

“Masak nasi saja butuh waktu 6 jam dan hasilnya pun tidak bagus. Kami sudah melaporkan masalah ini ke PLN dan petugas kontrol listrik, namun hingga kini belum ada tindakan nyata,” ujar Ipit.

Ia mengaku telah menandatangani kantor Cabang PLN Leuwiliang. Menurut pihak PLN penyebabnya saya listrik Drop ada kabel listrik yang terputus dan saat ini sudah di sambungkan kembali.

Meskipun kabel yang putus sudah disambung kembali daya listrik masih drop.

“Kami berharap PLN segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah ini. Kami selalu membayar tagihan listrik tepat waktu dan berhak mendapatkan pelayanan yang baik,” tegas Ipit.

Dirinya mendesak PLN untuk segera menindaklanjuti laporan ini dengan serius.

“Saya berharap ada langkah konkret untuk memastikan kualitas pelayanan dan menghindari kerugian lebih lanjut bagi pelanggan,” ungkapnya.

Menanggapi adanya penurunan daya listrik, Manager PLN Leuwiliang, Riyan
mengaku pihaknya bakal melakukan pengecekan terkait danya penurunan daya listrik yang dikeluhkan warga Desa Leuwisadeng.

Ia mengungkapkan penurunan daya listrik biasanya disebabkan beberapa faktor diantaranya. Loss kontak di sambungan jaringan, penampang jaringan overload, dan panjang jaringan tidak standar.

“Kita bakal cek dulu. Kalau solusinya tidak perlu investasi material, biasanya tidak memerlukan waktu lama,” tukasnya. ***

Pemulung Temukan Jasad Bayi di Sungai Sindangbarang

0

Bogordaily.net – Warga Babakan Gardu RT 02/01, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor digegerkan dengan penemuan jasad bayi di Sungai Sindangbarang.

Bayi laki-laki yang dibuang ke Sungai Sindangbarang tersebut pertama kali ditemukan oleh pemulung yang hendak mencari barang rongsokan.

Ketua RT 02/01, Jamal mengungkapkan awalnya dirinya menerima laporan dari warga bahwa ada peristiwa penemuan mayat bayi di pinggir sungai Sindang Barang dekat Jembatan Babakan Gardu sekitar pukul 13.00 WIB.

“Yang pertama kali menemukan jasad bayi laki-laki di pinggir Sungai Sindang Barang yakni pemulung rongsokan. Saat diketemukan bayi tersebut sudah meninggal dunia, ” ujarnya .

Diduga bayi tersebut terlahir secara prematur terlihat dari ari-ari bayi masih menempel ditubuhnya.

Adanya penemuan mayat bayi jenis kelamin laki-laki tersebut lantas dilaporkan ke pihak Kelurahan Margajaya.

“Anggota Polsek Bogor Barat dan Babinkamtibmas juga sudah datang ke lokasi penemuan jasad bayi . Diduga mayat bayi sudah terbawa arus aliran sungai sekitar 2 hari, saat ini mayat bayi tersebut dibawa ke RSUD Leuwiliang oleh tim forensik,” tukasnya. ***