Monday, 6 April 2026
Home Blog Page 982

Ribuan Jamaah Antusias Ikuti Perayaan Isra Mikraj di Masjid Nurul Huda Cilebut Bogor

0

Bogordaily.net – Ribuan jamaah antusias mengikuti pelaksanan Isra Mikraj di Masjid Jami Nurul Huda, Desa Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, pada Minggu 26 Januari 2025 malam.

Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Jami Nurul Huda Ust Muhammad Ridwan menyampaikan ucapan terima kasih kepada para jamaah yang telah hadir.

Dan juga kepada jajaran aparat keamanan yang telah mensukseskan kegiatan Isra Mikraj agar dapat berjalan aman dan juga kondusif.

“Pertama saya menyampaikan terima kasih kepada aparat keamanan yang telah hadir dan juga para jamaah yang senantiasa diberkahi oleh Allah SWT,” kata Ustadz M Ridwan dalam sambutanya, Minggu 26 Januari 2025.

Ia berharap, semoga dalam perayaan isra miraj ini para jamaah bisa mengamalkan apa saja yang telah disampaikan oleh penceramah, dan Allah SWT memberikan keberkahan kepada jamaah dalam menjalani kehidupan.

“Dengan wasilah kita bersama memperingati Isra Mikraj ini senantiasa doa doa kita dikabul oleh Allah. Semoga yang telah memberikan pengorbanan untuk peringatan isra miraj senantiasa dilipatgandakan pahalanya oleh Allah,” jelasnya.

Sementara itu, penceramah KH Akhmad Khawasi menjelaskan bahwa, malam Isra Mikraj adalah malam yang penuh perjuangan dan cinta dari nabi Muhammad SAW kepada umatnya.

Menurutnya, pada malam itu beliau (Nabi Muhammad SAW) rela bolak balik, menghadap Allah SWT untuk memohon keringanan agar umatnya tidak merasa terlalu berat dalam menjalankan sholat.

“Awalnya, Allah SWT memerintahkan umat islam untuk melaksanakan sholat sebanyak lima puluh waktu sehari semalam. Namun, karena perhatian nabi Muhammad SAW terhadap keadaan dan kemampuan umatnya,” ujar KH Akhmad Khawasi.

Kemudian, lanjut dia, beliau (Nabi Muhamamd SAW) terus memohon kepada Allah SWT atas kasih sayang dan rahmat-Nya Allah SWT mengurangi kewajiban tersebut menjadi lima waktu saja.

“Meski jumlahnya menjadi lima waktu. Allah SWT tetap memberikan pahala yang setara dengan melaksanakan 50 kali sholat,” imbuhnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, meskipun sholat telah diringankan menjadi lima waktu, banyak umat nabi Muhammad SAW yang masih mengabaikannya.

“Hal ini sangat menyedihkan, mengingat perjuangan beliau pada malam isra miraj yang rela bolak balik, menghadap Allah SWT, demi memberikan kemudahan bagi umatnya,” ungkap KH Akhmad Khawasi.***

Albin Pandita

Prakiraan Cuaca Hari Ini, Hujan Petir di Bandung, Bogor, dan Sekitarnya

0

Bogordaily.net – Senin, 27 Januari 2025, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali merilis prakiraan cuaca terkini untuk wilayah Jawa Barat melalui laman resminya.

Informasi ini tak hanya mencakup cuaca hari ini, tetapi juga proyeksi untuk besok dan beberapa hari ke depan. Warga diimbau untuk memanfaatkan informasi ini guna mendukung berbagai aktivitas harian.

Cuaca yang berubah-ubah sering kali memengaruhi kehidupan sehari-hari, mulai dari aktivitas rumah tangga hingga pekerjaan di luar ruangan. Misalnya, bagi Anda yang hendak mencuci pakaian, informasi ini dapat membantu merencanakan waktu jemur agar pakaian tidak kehujanan.

Selain itu, bagi pengguna transportasi umum, mengetahui potensi hujan bisa menjadi langkah antisipasi, seperti membawa payung atau jas hujan.

Pendek kata, prakiraan cuaca bukan hanya sekadar informasi, melainkan panduan penting untuk meminimalkan risiko ketidaknyamanan akibat cuaca.

Detail Prakiraan Cuaca Hari Ini  di Jawa Barat,

Berikut ini rangkuman prakiraan cuaca terkini untuk beberapa kota besar di Jawa Barat. Jangan lewatkan informasi ini agar aktivitas Anda tetap lancar meski cuaca berubah-ubah.

1. Bandung
Hari ini, 27 Januari 2025:
Pagi hingga siang, cuaca di Bandung cenderung berawan dengan suhu berkisar antara 18–27°C. Pada siang hingga sore hari, hujan ringan diprediksi akan turun dengan suhu mencapai 29°C. Malam hari kembali berawan dengan suhu 22°C.
Besok, 28 Januari 2025:
Pagi hari cerah berawan dengan suhu 18°C. Siang hingga sore kembali diguyur hujan ringan dengan suhu maksimum 29°C.
2. Bogor
Hari ini:
Kota Bogor mengalami cuaca berawan di pagi hari dengan suhu 22–23°C. Pada siang hingga sore, hujan ringan hingga hujan petir diprediksi terjadi dengan suhu mencapai 31°C.
Besok:
Cuaca cenderung stabil dengan kabut tipis di pagi hari dan hujan ringan di siang hingga malam hari. Suhu berkisar antara 22–31°C.
3. Sukabumi
Hari ini:
Sukabumi akan berawan di pagi hari, tetapi hujan ringan mulai mengguyur pada siang hingga sore dengan suhu maksimum 29°C.
Besok:
Hujan ringan diperkirakan turun sepanjang siang hingga malam dengan suhu berkisar antara 20–29°C.
4. Garut
Hari ini:
Garut akan berawan dengan suhu pagi sekitar 18°C. Namun, siang hingga sore hari hujan petir berpotensi terjadi dengan suhu maksimum 28°C.
Besok:
Cuaca cenderung berawan pada pagi hari, diikuti hujan ringan pada sore hingga malam. Suhu minimum 18°C dan maksimum 26°C.
5. Cirebon
Hari ini:
Cirebon akan menikmati cuaca berawan di pagi hingga siang hari, namun hujan ringan diperkirakan turun sore hari dengan suhu maksimum 30°C.
Besok:
Hujan ringan akan mendominasi hampir sepanjang hari, dengan suhu berkisar antara 23–30°C.
Apa yang Perlu Diantisipasi?
BMKG memperingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan petir di wilayah seperti Bogor dan Garut. Untuk Anda yang berencana berkendara atau memiliki aktivitas di luar ruangan, membawa perlengkapan seperti payung, jas hujan, atau bahkan sepatu tahan air bisa menjadi langkah antisipasi. Selain itu, bagi para petani dan pelaku usaha di sektor luar ruangan, informasi cuaca ini penting untuk mengatur jadwal kerja.

Tetap Terinformasi dengan BMKG
BMKG secara rutin memperbarui informasi prakiraan cuaca melalui website dan aplikasi resminya. Selain itu, Anda juga dapat memantau media sosial resmi BMKG untuk mendapatkan informasi real-time terkait peringatan dini cuaca ekstrem.

Demikian informasi mengenai prakiraan cuaca hari ini di Bogor dan sekitarnya.***

Jadwal Ganjil Genap di Puncak Bogor 27 Januari 2025, Waspadai Aturan Libur Panjang

0

Bogordaily.net – Jadwal ganjil genap puncak Bogor 27 Januari 2025 diberlakukan kembali.

Hal ini untuk mengurai kemacetan saat libur Isra Miraj dan Tahun Baru Imlek 2025, Polres Bogor kembali memberlakukan aturan ganjil genap di jalur wisata Puncak, rekayasa lalu lintas ini berlaku mulai Jumat (24 Januari 2025) hingga Rabu (29 Januari 2025), dengan titik pemeriksaan utama di Simpang Gadog.

Melalui unggahan Instagram @satlantaspolresbogor.tmc, masyarakat diimbau untuk menyesuaikan pelat nomor kendaraannya dengan tanggal kalender.

Misalnya, kendaraan berpelat ganjil hanya boleh melintas di tanggal ganjil, begitu pula sebaliknya untuk pelat genap. Kebijakan ini didasarkan pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 84 Tahun 2021 tentang pengaturan lalu lintas di ruas jalan nasional Ciawi-Puncak-Cianjur.

Lokasi Penerapan Ganjil Genap:

Dari Simpang Gadog Jalan Raya Puncak hingga Simpang Empat Tugu Lampu Gentur, Cianjur.

Dari Simpang Empat Tugu Lampu Gentur, Cianjur kembali ke Simpang Gadog Jalan Raya Puncak.
Namun, aturan ini tidak berlaku untuk beberapa jenis kendaraan, seperti:
Kendaraan dinas lembaga negara, TNI, Polri, atau berpelat merah.
Mobil pemadam kebakaran dan ambulans.
Angkutan umum berpelat kuning.
Kendaraan listrik.
Kendaraan warga lokal dengan alamat di sepanjang jalur Ciawi-Puncak-Cianjur.
Kendaraan khusus penyandang disabilitas.

Langkah ini diambil demi memberikan kenyamanan bagi wisatawan sekaligus mencegah lonjakan kendaraan yang kerap menimbulkan kemacetan parah di jalur Puncak. Pastikan Anda mematuhi aturan ini agar perjalanan tetap lancar dan aman.

Catatan Penting: Jangan lupa untuk selalu mengecek informasi terbaru dari sumber resmi seperti akun Instagram @satlantaspolresbogor.tmc agar tidak terjebak aturan ganjil genap.

Demikian informasi mengenai jadwal ganjil genap puncak 27 Januari 2025.***

Bahas Rendahnya Partisipasi Pemilih, KPU dan Pemkab Bogor Evaluasi Pelaksanaan Pilkada Tahun 2024

0

Bogordaily.net – Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor evaluasi tahapan Pemilu 2024 di Kecamatan Tamansari, pada Minggu 26 Januari 2025.

Ketua KPU Kabupaten Bogor, Adi Kurnia menjelaskan bahwa, kegiatan ini turut mengundang 320 PPK dari 40 kecamatan untuk memberikan masukan terkait evaluasi.

“Kami mengumpulkan PPK dari masing-masing divisi untuk menyampaikan masukan terkait persoalan yang timbul, seperti partisipasi pemilih, logistik, dan data pemilih. Ini akan menjadi bahan evaluasi kami dalam penyelenggaraan Pilkada selanjutnya,” kata Adi Kurnia, Minggu 26 Januari 2025.

Sementara itu, Pj. Bupati Bogor, Bachril Bakri mengatakan bahwa, kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi berbagai permasalahan yang muncul selama proses pemilu untuk perbaikan di masa mendatang.

Pj. Bupati Bogor menyampaikan harapan agar melalui kegiatan evaluasi ini, seluruh permasalahan dan kendala yang ditemukan di lapangan dapat dicatat dan ditindaklanjuti.

“Kegiatan evaluasi pemilu ini sangat penting untuk menginventarisir segala permasalahan yang terjadi, sehingga dapat dijadikan bahan perbaikan dalam penyelenggaraan pemilu di masa yang akan datang,” ujar Bachril Bakri.

Selain itu, Bachril turut mengapresiasi pelaksanaan evaluasi ini sebagai langkah positif untuk perbaikan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2029 mendatang.***

Albin Pandita

The Legend (Atjeh)

0

Bogordaily.net – Dia masih menjadi mahasiswa IPB saat menghilang lima belas tahun silam di Pulau Seram, Maluku. Dia kembali ke kota hanya dengan sandal jepit dan baju lusuh. Tapi, dia disambut bak seorang pahlawan yang baru saja kembali dari medan laga. Dia dielu- elukan segenap penjuru.

Kisahnya menitikkan haru. Dia diabadikan dalam puisi. Dia seperti sungai yang tak henti mengalirkan inspirasi.

Hari itu, 22 September 1979 di Hotel Salak, Bogor. Lelaki berkulit legam itu dikelilingi teman-temannya. Dia hanya mengenakan sandal jepit. Temannya membawakan sepatu dan jas untuknya. Dia menolak memakainya. Namun, temannya bersikeras. Lelaki itu, Muhammad Kasim Arifin, serupa anak yang hilang. Dia yang lahir di Langsa. Aceh, 18 April 1938 itu adalah mahasiswa yang kembali setelah 15 tahun silam.

Teman- temannya sudah lama sarjana dan banyak yang sudah menjadi pejabat. Kasim hanya seorang petani yang bersahaja. Tapi dia justru jauh menjulang namanya dibandingkan semua orang.

Tahun 1964, dia hanya seorang mahasiswa biasa yang mengikuti Program Pengerahan Mahasiswa, yang sekarang bernama Kuliah Kerja Nyata.

Di masa itu, mahasiswa harus siap ditempatkan di pelosok negeri. Kasim mendapat lokasi di Waimital, Pulau Seram, Maluku.

Dia pun mendatangi daerah terpencil itu sebab didorong hasrat untuk membumikan semua pengetahuannya. Di Waimital, dia bertemu keluarga petani miskin yang datang melalui program transmigrasi.

Nuraninya terketuk. Dia ingin berbuat sesuatu. Dia menanggalkan semua identitas kota pada dirinya. Dia memakai sandal jepit dan baju lusuh. Dia ikut menemani petani yang berjalan kaki 20 kilometer menuju sawah. Dia melakukannya setiap hari dan bolak-balik. Dia membantu petani untuk mengolah tanah. Diajarkannya pengetahuan yang didapatnya di kampus IPB.

Dia membantu masyarakat untuk membuka jalan desa, membangun sawah baru, membuat irigasi. Dia tidak menunggu bantuan dari pemerintah. Dia membangkitkan semangat masyarakat untuk bergotong-royong.

Kasim peduli pada petani lebih dari dirinya sendiri. Dia pun mendapat kasih sayang dari semua orang.

Dia disapa Antua, sebutan bagi orang yang dihormati di Waimital. Kasim begitu larut untuk membantu masyarakat, sampai-sampai dia lupa pulang. Seharusnya dia di Waimital hanya tiga bulan. Tapi dia merasa tugasnya belum selesai. Bahkan saat semua teman-temannya pulang, dia tetap menjadi petani. Bahkan semua temannya telah diwisuda, dia masih setia di kampung itu. Hingga semua temannya lulus dan menjadi pejabat, dia tetap memilih di kampung itu hingga 15 tahun.

Di Aceh, orang tuanya memanggil. Dia tak bergeming. Bahkan Rektor IPB, Profesor Andi Hakim Nasution, memanggilnya kembali, dia masih juga tak bergeming. Tak kurang akal, Rektor IPB lalu mengutus Saleh Widodo, seorang teman kuliah Ķasim, untuk menjemputnya di sana. Dengan berat hati, Kasim bersedia ke Jakarta, lalu Bogor, hanya dengan sandal jepit dan baju lusuh.

Kampus memanggilnya untuk menyelesaikan studi. Kasim sejatinya tak butuh gelar akademik, tapi dia tak kuasa menolak permintaan teman-temannya. Dia mengaku tidak sanggup membuat skripsi.

Teman-temannya berinisiatif untuk merekam kisahnya di Waimital untuk diajukan sebagai skripsi. Dia bercerita selama 28 jam. Temannya mencatat cerita itu dengan mata basah. Semua terharu. Kasim adalah potret manusia yang melampaui dirinya. Dia bukan seperti kebanyakan orang yang hanya berpikir untuk kuliah lalu bekerja, mengumpul harta, kemudian hidup bahagia.

Dia menemukan bahagianya dengan cara lain. Saat dia melihat petani tersenyum, hatinya mekar. Selagi senyum itu belum hadir, dia akan menganggap tugasnya jauh dari kata selesai. Dia lebur bersama masyarakat. Mulanya dia datang sebagai Kasim, mahasiswa IPB yang penuh pengetahuan. Setelah 15 tahun, dia menjadi bagian dari masyarakat.

Dia tak lagi ingin sesegera mungkin lulus, kemudian menyandang toga dan bekerja di instansi pemerintahan. Dia ingin membantu semua petani untuk sejahtera melalui tindakan memuliakan bumi, menghargai lumpur, lalu mengolah tanah-tanah pertanian. Dia mencintai tunas yang tumbuh lalu mekar jadi tanaman.

Hari itu, Kasim memasuki gedung IPB untuk wisuda. Mulanya dia ragu-ragu dan takut melihat banyak orang berdatangan, Semalaman dia tak bisa tidur di Hotel Salak karena pendingin udara dan suara bising di jalanan.

Di acara wisuda, dia ingin duduk di kursi belakang. Namun begitu dia datang, semua orang berdiri dan bertepuk tangan. Dedikasinya membuat banyak orang merinding. Dia adalah insinyur pertanian paling istimewa, paling menyentuh hati, dan paling menjulang dibandingkan yang lain.

Lelaki muda itu tetap Kasim yang bersahaja. Bahkan setelah wisuda pun, dia kembali ke Waimital demi meneruskan kerja-kerjanya. Setelah beberapa waktu, barulah dia menerima pinangan Universitas Syiah Kuala, Aceh, untuk menjádi dosen di sana hingga pensiun pada tahun 1994. Di Waimital, namanya selalu harum, bahkan diabadikan menjadi nama jalan.

Di tahun 1982, Kasim mendapatkan penghargaan Kalpataru dari pemerintah untuk jasa-jasanya membangun masyarakat desa déngan wawasan lingkungan hidup. Kasim yang tidak gila pada penghargaan, “membuang” kalpataru itu di bawah kursi dan meninggalkannya begitu saja, hingga akhirnya seseorang mengantarkan kalpataru itu ke rumahnya. Bahkan penghargaan pun bukan menjadí tujuannya.

Ketika mendapat tawaran untuk study banding ke Amerika serikat, dia menolak. “Untuk apa saya harus ke Amerika yang punya tradisi pertanian berbeda dengan disini?” Katanya.

Dia selalu menjadi Kasim yang menginspirasi. Kisah hidupnya ditulis ke dalam buku berjudul Seorang Lelaki Dari Waimital yang ditulis Hanna Rambe di tahun 1983, dan diterbitkan Sinar Harapan.

Seusai pensiun, dia tetap di Aceh dan menjadi aktivis lingkungan. Di masa kini, betapa sulitnya menemukan anak muda yang masih idealis seperti dirinya. Anak muda hari ini berlomba-lomba untuk masuk dunia bisnis, mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya, lalu masuk ke lingkaran istana, entah sebagai staf milenial atau sebagai staf menteri. Bahkan para akademisi muda bermimpi jadi dirjen, staf khusus menteri, atau jadi pejabat di BUMN.

Kasim adalah oase yang serupa mata air selalu menjadi telaga inspirasi yang tak mengering.

Saat dia diwisuda di tahun 1979, salah seorang rekannya penyair Taufiq Ismail, menulis puisi yang mengharukan tentang Kasim.

Salah satu baitnya berbunyi:

Dari pulau itu, dia telah pulang
Dia yang dikabarkan hilang
Lima belas tahun lamanya
Di Waimital, Kasim mencetak harapan
Di kota kita mencetak keluhan
(Aku iadi ingat masa kita diplonco dua puluh tahun lalu)
Dan kemarin, di tepi kali Ciliwung aku berkaca
Kulihat mukaku yang keruh dan leherku yang berdasi
Kuludahi bayanganku di air itu karena rasa maluku
Ketika aku mengingatmu, Sim
Di Waimital engkau mencetak harapan
Di kota, kami…
Padahal awan yang tergantung di atas Waimital, adalah
Awan yang tergantung di atas kota juga
Kau kini telah pulang
Kami memelukmu.

Via : FB Lukman Nurhakim

Sumber : FB Pendaki Jadul

14 Kontestan Indonesian Idol XIII Siap Tampil Memukau di Babak Spektakuler Show 1

0

Bogordaily.net – Kini saatnya Indonesian Idol XIII memasuki babak yang paling dinanti, yaitu Spektakuler Show. Setelah sebelumnya melalui babak penyisihan Top 15 yang sangat ketat, akhirnya ke 14 kontestan terbaik siap untuk menunjukkan bakat mereka dan memukau penonton di panggung besar “Home of The Idols”.

Para peserta ini telah melalui perjalanan panjang untuk mencapai titik ini, dan kini saatnya mereka untuk memberikan penampilan terbaik mereka.

Berikut adalah daftar lengkap Top 14 Indonesian Idol XIII yang akan tampil memukau di Spektakuler Show:
1. Angie Carvalho
2. Anjelia Dom
3. Ardhitio
4. Axelo
5. Fajar Noor
6. Kenriz
7. Manisa Llona
8. Mesa Hira
9. Nakei
10. Piche Kota
11. Rara Sudirman
12. Shabrina Leanor
13. Shakirra Vier
14. Vanessa Zee

Setiap kontestan membawa keunikan masing-masing dengan suara khas yang memikat. Ada penampilan yang membuat juri terharu hingga meneteskan air mata, bahkan beberapa kontestan mendapatkan standing ovation dari para juri dan penonton.

Dengan kemampuan luar biasa yang dimiliki, babak Spektakuler Show kali ini diprediksi akan menjadi salah satu yang paling menarik dan sangat ketat dalam sejarah Indonesian Idol.

Semakin spesial di Spektakuler Show 1 dengan penampilan spesial dari Elliot James Reay yang akan membuat panggung Indonesian Idol XIII semakin spektakuler.

Dukung terus kontestan favoritmu dengan terus voting melalui aplikasi RCTI+ agar tetap bertahan dan tidak tereliminasi.

Ayo, saksikan dan dukung talenta muda Indonesia di Indonesian Idol! Dan jangan lewatkan penampilan mereka setiap pekan! Pastikan untuk menonton Indonesian Idol 2025 setiap Senin pukul 21.15 WIB secara LIVE hanya di RCTI.

Pasang STB/TV digital dan arahkan antena ke pemancar RCTI. Pastikan STB, antena, kabel, dan koneksi Anda berfungsi dengan baik. Jika mengalami gangguan, hubungi RCTI Layanan Solusi Digital di 08569003900 atau melalui Instagram @officialRCTI. ***

Menteri UMKM Dorong Transformasi Gerakan Organisasi Menuju Kewirausahaan

0

Bogordaily.net – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya transformasi oleh gerakan organisasi, dari pendekatan politik menuju orientasi kewirausahaan, termasuk bagi Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI).

“Gerakan orientasi organisasi tidak lagi cukup hanya berbasis pendekatan politik semata, KAHMI dan organisasi serupa harus mulai menggeser fokusnya pada gerakan kewirausahaan,” kata Menteri UMKM Maman Abdurrahman saat memberikan sambutan dalam acara Asian Islamic Fashion and Art (AIFA) di Jakarta, Sabtu (25/01).

Menurutnya, paradigma gerakan Himpunan Mahasis Islam (HMI) dan KAHMI harus berkembang seiring dengan perubahan zaman. Hal tersebut sejalan dengan program strategis Kementerian UMKM untuk meningkatkan rasio kewirausahaan menuju Indonesia sebagai negara maju.

“Saya mengajak seluruh alumni HMI untuk mulai beralih pada gerakan kewirausahaan sebagai bagian dari upaya besar ini,” katanya.

Lebih lanjut, Menteri Maman menjelaskan langkah-langkah konkret yang telah dilakukan Kementerian UMKM untuk mendukung pengembangan UMKM. Ia menyoroti pentingnya perluasan akses pembiayaan dengan mendekatkan akses dan menyederhanakan proses. Selain itu, peningkatan kapasitas usaha juga menjadi salah satu prioritas utama, termasuk melalui pelatihan dan pengembangan keterampilan.

Menteri UMKM juga menyoroti pentingnya pembukaan akses pasar. “Tantangan persaingan terbesar yang dihadapi produk UMKM lokal adalah produk impor terutama dari Tiongkok yang dikenal memiliki harga lebih murah karena mereka memiliki kapasitas produksi yang besar,” kata Menteri Maman.

Dalam menghadapi tantangan ini, Kementerian UMKM telah memperkenalkan konsep Holding UMKM, sebuah sistem konsolidasi untuk meningkatkan efisiensi produksi dan daya saing.

“Holding UMKM memungkinkan kita untuk menurunkan biaya produksi secara signifikan. Jika satu UMKM memproduksi sendiri, biaya per produknya mungkin tinggi. Namun, dengan sistem holding, biaya tersebut dapat ditekan, sehingga produk UMKM kita mampu bersaing,” ujarnya.

Pada acara tersebut juga dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bertema “Supporting Halal and Green Economy in the International Fashion Industry” antara Kementerian UMKM, yang diwakili Deputi Bidang Kewirausahaan Siti Azizah, dengan KAHMI. Melalui MoU ini, diharapkan anggota KAHMI dapat mengembangkan jiwa kewirausahaan para anggotanya.

Di akhir acara pembukaan AIFA, Menteri Maman menerima Achievement Award bertajuk Insan Cita Award atas dedikasi dan kontribusinya dalam pembangunan Indonesia, khususnya dalam mendukung pengembangan UMKM. ***

Milad ke 11, Yayasan Pesona Dywantara Gelar Turnamen Futsal 2025

0

Bogordaily.net – Yayasan Pesona Dywantara mengelar turnamen Futsal tingkat SD dan SMP se Kabupaten Bogor.

Turnamen Futsal Cup 2025 diikuti 59 sekolah SD dan SMP di Lapangan Fusat sekolah Pesona Dywantara, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor.

Pembina Yayasan Pesona Dywantara, Budi Antoro, mengungkapkan turnamen futsal tingkat SD dan SMP di ikuti 59 Sekolah SD dan SMP se Kabupaten Bogor.

Untuk tingkat SD dan MI ada 26 tim, sedangkan turnamen tingkat SMP/MTS ada 42 tim. Sistem pertandingannya setengah kompetisi, memperebutkan juara bergilir.

“Turnamen futsal Cup 2025, dalam rangka Milad SMK Pesona Dywantara ke 11. Kita ingin memberikan. pelayanan terbaik untuk siswa dan orangtua,” ujarnya

Budi mengungkapkan alasan pihak sekolah mengelar turnamen futsal Cup 2025, olah raga futsal banyak di gandrungi siswa dan hampir sekolah juga Ekstrakurikuler (ekskul) futsal.

Selain itu, yang terpenting sebagai ajang silahturahmi antar siswa, guru sekolah dan meminimalisir terjadinya kenakalan anak sekolah.

Turnamen futsal tahun lalu juara pertama di raih SMPN 2 Jasinga dan kelas SD nya diraih juara pertama oleh SMPN 1 Bogor.

Rangkaian acara Milad SMK Pesona Dywantara, tidak hanya turnamen Futsal. Ada juga kegiatan baksos bersih-bersih Masjid.

Puncak acara Milad, Sekolah bakal mengelar pentas seni dan rencananya bakal mengundang Band ternama asal Bogor, Republik.

Tentunya, alasan utama mengundang band ternama yakni ingin memberikan motivasi bagi siswa di enam jurusan yang ada di SMK pesona Dywantara.

“Walaupun berada di wilayah Barat, Kabupaten Bogor Sekolah kita tidak kalah dengan sekolah elit yang ada di Kota. Terpenting, sekolah tidak hanya menciptakan siswa berprestasi tetapi bisa menyiapkan siswa yang unggul dan siap kerja,” ujarnya. ***

Bahas RPJMD, Pertemuan Tim Transisi Dedie – Jenal dan Pemkot Bogor Bakal Berlangsung di Balaikota

0

Bogordaily.net – Plh Wali Kota Bogor Hanafi angkat suara soal rencana pertemuan Tim Transisi Dedie-Jenal dengan Pemkot Bogor. Hanafi membenarkan informasi soal adanya rencana pertemuan Pemkot Bogor dengan Tim Transisi kepala daerah terpilih Dedie-Jenal dalam waktu dekat ini.

Dia menyebut jika pertemuan tersebut akan berlangsung di Balaikota Bogor di akhir bulan ini

“Berdasarkan hasil rapat, kami sepakat pertemuannya itu akan berlangsung di Balai Kota Bogor, bukan di Posko Pemenangan,” kata Hanafi saat dihubungi pada Minggu (26/1).

Hanafi menilai jika pertemuan Tim Transisi kepala daerah terpilih dengan pemerintah daerah merupakan hal yang wajar.

Sebab dalam pertemuan itulah nantinya akan ada banyak pembahasan soal visi dan misi wali kota terpilih yang diharuskan masuk dalam program kerja pemerintah daerah.

“Karena walau bagaimana pun nantinya yang akan bekerja itu bukan hanya kepala daerah terpilih saja, kami juga OPD akan bekerja di pemerintahan,”

“Makanya pertemuan dan pembahasan antara Tim Transisi dengan pemerintah daerah dirasa penting, karena kami dan kepala daerah terpilih harus menyelaraskan gerakan di roda pemerintahan,” sambung Hanafi.

Tak hanya itu, pertemuan itu juga nantinya akan membedah visi dan misi kepala daerah terpilih ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemkot Bogor.

“Program-program, visi, misi dan janji politik kepala daerah terpilih kan harus masuk RPJMD, jadi kami harus tahu dan membahas semuanya,”

“Karena ada beberapa program yang membutuhkan kajian teknokratik. Bagaimana kami mau membuat kajian, kalau visi, misi dan janji politik kepala daerahnya saja kami tidak tahu. Jadi saya rasa pertemuan nanti akan menjadi sangat penting,” tutupnya. ***

Grand Royale Tapos: Penginapan Glamping dan Villa Lengkap di Bogor

0

Bogordaily.net – Bogor kini punya destinasi resort unik yang patut Anda coba, yaitu Grand Royale Tapos. Berkonsep glamping dan villa, Grand Royale Tapos hadir sebagai pilihan penginapan yang menggabungkan kemewahan dengan keindahan alam.

“Grand Royale Tapos merupakan pengembangan dari D’Royal Tapos sebelumnya, dengan pengelolaan manajemen baru sejak Januari 2025. Kami ingin menghadirkan pengalaman yang berbeda, menggabungkan konsep glamping dan villa dalam satu lokasi,” ujar Iman selaku Operational Director Grand Royale Tapos pada Minggu, 26 Januari 2025.

Grand Royale Tapos menawarkan 3 jenis penginapan, yaitu tipe villa, tipe glamping dan tipe barak untuk kegiatan yang melibatkan banyak orang. Untuk villa, terdapat empat varian yang bisa dipilih sesuai kebutuhan, mulai dari, Merak 1 dan Merak 2, masing-masing memiliki dua kamar. Merak 3, dengan satu kamar. Merak 4 villa lebih besar dengan dua kamar dan fasilitas lengkap dengan space aula yang besar.

Bagi Anda yang ingin merasakan sensasi glamping, Grand Royale Tapos menyediakan tenda sarnaville dengan fasilitas kamar mandi di dalam lengkap dengan water heater.

“Kalau glamping kebanyakan pada umumnya, biasanya kamar mandinya di luar, tapi di sini kamar mandi ada di dalam dan nyaman digunakan,” jelas Iman.

Tak hanya penginapan, Grand Royale Tapos juga menyediakan fasilitas pendukung seperti dua ruang karaoke keluarga. Bagi pengunjung yang ingin mengadakan acara family karaoke.

Terdapat Villa Kerucut berbentuk unik dengan kapasitas hingga 15 orang dan tiga tingkat.

“Konsepnya barak, cocok untuk gathering atau acara kelompok,” tambah Iman.

Akses menuju resort ini pun sangat mudah. Terletak di Jalan Veteran, Cibedug, Tapos, Kabupaten Bogor, lokasi ini dapat dijangkau tanpa hambatan macet dan aturan ganjil genap Puncak.

Salah satu daya tarik utama Grand Royale Tapos adalah pemandangannya yang langsung menghadap Gunung Gede Pangrango dan Gunung Salak, memberikan suasana yang sejuk, asri dan menenangkan.

Dengan target pasar grup seperti LDKS, gathering perusahaan, hingga kegiatan outdoor seperti offroad dan rafting, Grand Royale Tapos cocok menjadi destinasi bagi Anda yang ingin menikmati alam sambil tetap merasa nyaman.

“Biasanya resort hanya memiliki konsep glamping saja atau villa saja. Di sini kami menggabungkan keduanya, membuat Grand Royale Tapos unik,” tutup Iman.

Jadi, untuk Anda yang sedang mencari tempat penginapan berkonsep villa atau glamping di Bogor, Grand Royale Tapos bisa jadi pilihan utama. Jangan ragu untuk datang dan rasakan pengalaman tak terlupakan di resort yang ramah keluarga ini! ***