Tuesday, 7 April 2026
Home Blog Page 991

Lebih Dekat Kenal Dirga, Pemilik Belasan Bisnis Kuliner di Bogor!

0

Bogordaily.net – Dirga, seorang entrepreneur asal Bogor, membuktikan bahwa bisnis dan kepedulian sosial dapat berjalan beriringan. Bersama istrinya, ia memulai perjalanan bisnis kulinernya pada tahun 2022.

Namun, yang pertama diwujudkan justru bukan restoran komersial, melainkan rumah makan gratis yang berdiri di Masjid Al-Falah, Taman Yasmin, Kota Bogor.

“Awalnya, saya bangun rumah makan gratis dulu, yang ke-8 dari rencana kami. Rumah makan ini disokong oleh tujuh restoran lainnya. Hari pertama dibantu oleh restoran pertama, hari kedua dibantu restoran kedua, dan begitu seterusnya,” jelas Dirga kepada Bogordaily.net pada Senin, 20 Januari 2025.

Dirga menyebut, langkah ini didukung oleh tujuh restoran lain miliknya, termasuk tiga cabang Menggrilla di Bogor, Rumah Sambal Ayang Bebeb yang ada di Pasir Mulya, serta Bakso Cirawang Simisdasem yang viral di Bogor dengan cabang di Air Mancur, Ciomas, dan Cibinong.

Perjalanan membangun bisnisnya tidak dimulai dari modal besar, melainkan dari doa dan keberanian.

“Kurang dari dua tahun semua unit bisnis kuliner itu berdiri. Semua berkat ridho Allah,” ujar Dirga.

Menggrilla sendiri awalnya hanya menyediakan layanan home service, yakni memasak grill daging dari rumah ke rumah. Setelah berhasil mendapatkan omzet puluhan juta, Dirga akhirnya berani membuka restoran.

Kini, Dirga menjadi bukti nyata bahwa sebuah bisnis bisa sukses sekaligus membawa manfaat sosial.

“Visi kami sederhana, ingin membantu orang lain sekaligus memberikan pengalaman kuliner terbaik. Dengan cara ini, kami berharap bisa menginspirasi orang lain untuk berbuat baik,” tutupnya.

Keberhasilan Dirga tidak hanya terletak pada bisnisnya yang berkembang pesat, tetapi juga pada dedikasinya membantu masyarakat melalui rumah makan gratis yang ia bangun dengan sepenuh hati.***

Sinopsis Final Destination Bloodlines, Teror Lama Kembali Menghantui!

0

Bogordaily.net – Film Final Destination: Bloodlines kembali melanjutkan kisah ikonik dari franchise horor yang terkenal dengan cara kematian tidak wajar dan penuh kejutan.

Cerita kali ini berfokus pada seorang wanita muda bernama Stefani yang terus dihantui mimpi buruk tentang kecelakaan tragis.

Mimpi tersebut ternyata memiliki hubungan dengan masa lalu neneknya yang pernah lolos dari maut.

Keberhasilan nenek Stefani justru menjadi awal dari kutukan yang mengancam garis keturunannya.

Stefani menyadari bahwa mimpi itu adalah firasat yang mengungkap nasib mengerikan yang akan menimpa keluarganya.

Dengan waktu yang terus berjalan, ia harus menemukan cara untuk memutus siklus kematian ini sebelum terlambat.

Film ini juga akan menghubungkan kembali cerita dari film-film sebelumnya. Salah satunya adalah kecelakaan kereta yang dialami Wendy di Final Destination 3 dan karakter Alex dari film pertama.

Selain itu, ada adegan menegangkan di sebuah restoran mewah di puncak menara, yang diprediksi menjadi salah satu momen paling mendebarkan dalam film ini.

Pemeran Final Destination Bloodlines

Film ini digarap oleh sutradara Zach Lipovsky dan Adam B. Stein, sementara naskahnya ditulis oleh Guy Busick dan Lori Evans.

Franchise ini diciptakan oleh Jeffrey Reddick, yang sebelumnya sempat memberikan gambaran singkat tentang plot cerita baru ini.

Deretan pemain yang terlibat dalam Final Destination: Bloodlines meliputi Brec Bassinger, Teo Briones, Quintessa Swindell, Richard Harmon, serta aktor senior Tony Todd yang kembali memerankan William Bludworth, sosok pemilik rumah duka.

Film ini dijadwalkan tayang di bioskop pada 16 Mei 2025. Penantian selama 14 tahun sejak film terakhir akhirnya terjawab.***

Dedie Rachim Minta Menhub Pertimbangkan Pencabutan Subsidi Biskita

0

Bogordaily.net – Wali Kota Bogor terpilih, Dedie A Rachim, meminta Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, supaya mempertimbangkan keputusan pencabutan subsidi untuk Biskita Transpakuan, pada tahun 2025 ini.

Permintaan ini disampaikan menyusul pencabutan subsidi pada program Buy The Service (BTS) Biskita Transpakuan, dirasa sangat memukul program pembenahan sistem transportasi di wilayah Kota Bogor.

“Kami meminta BTS Kota Bogor tetap diberikan kesempatan sebelum sepenuhnya dialihkan subsidinya ke APBD,” kata Dedie A Rachim.

Menurut dia, ada beberapa pertimbangan kenapa subsidi Biskita Transpakuan, diharapkan dapat dilanjutkan Kemenhub.

Selain, berpengaruh terhadap program pembenahan sistem transportasi di wilayah Kota Bogor. Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor juga sudah berkontribusi atas penyerahan aset Terminal Baranangsiang ke Kemenhub pada 2019 lalu.

“Ini adalah kontribusi anak kepada orangtuanya. Dan Kota Bogor memiliki keistimewaan tersendiri, selain memiliki Istana dan Kebun Raya, sekaligus Kota tempat Presiden Prabowo menerima tamu negara asing,” ucap dia.

“Tidak dapat dipungkiri bahwa Kota Bogor memberikan kontribusi pula kepada Pemerintah Pusat,” ujar Dedie A Rachim.

Terpisah, Pengamat Tata Kota, Yayat Supriatna menilai masih dibutuhkannya subsidi Biskita Transpakuan dari APBN ini, untuk memastikan rencana penataan transportasi publik, sebagai salah satu komitmen Pemerintah Pusat, membangun standar layanan di kawasan aglomerasi Jabodetabek.

“Selain dukungan Pemkot Bogor kepada Pusat untuk menata transportasi dan menyiapkan TOD Baranangsiang dan pembebasan lahan bagi stoplet KA Sukaresmi, Pemkot juga telah turut membantu teknis di lapangan dalam penataan jalur proyek strategis nasional rel ganda Bogor-Sukabumi selama 2020-2022,” kata Yayat Supriatna.***

Atap Rumah Roboh Disapu Angin Kencang, Pekerjaan Bangunan Tertimpah Atap

0

Bogordaily.net – Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan atap rumah warga di RT 02/04, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, roboh pada Selasa 21 Januari 2025, sekira pukul 14:00 WIB.

Atap yang roboh tersebut lantas menimpa pekerjaan bangunan Ganda Saputra, yang tengah beristirahat di dalam rumah.

Korban mengalami luka di bagian kepala dan kaki, langsung dilarikan ke Rumah Sakit Medika Dramaga.

Lurah Margajaya, Yudi Maryudi Somiki mengungkapkan, saat kejadian korban tengah beristirahat di bawa atap.

Atap rumah yang berbahan baja ringan terlihat ambruk akibat hembusan angin kencang.

Tiba-tiba, angin berhembus kencang disertai hujan menyapu atap rumah. Tak kuat menahan angin kencang, atap yang terbuat dari baja ringan roboh dan menimpa korban Suganda Saputra.

“Korban Ganda yang mengalami luka di bagian kepala dan kaki langsung dibawa ke RS Medika Dramaga,” ujarnya.

Ia mengungkapkan korban merupakan pekerjaan yang tengah memperbaiki atap. Adanya musibah angin kencang yang menyebabkan atap rumah warga roboh sudah dilaporkan ke BPBD Kota Bogor.

“Dirinya juga meminta warga tetap waspada menghadapi curah hujan yang tinggi saat ini,” tukasnya.***

Kick Off MBG Untuk Bumil dan Balita DPRD Kota Bogor Siap Dukung Program Mendukbangga

0

Bogordaily.net – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/ BKKBN bersama dengan Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan penandatanganan MoU dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait dimulainya program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk ibu hamil, ibu menyusui dan balita.

Penandatanganan dilakukan di kantor Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. Pada kesempatan itu, Wakil Ketua I DPRD Kota Bogor, M. Rusli Prihatevy bersama Dandim 0606 Kota Bogor Letkol Inf Dwi Agung Prihanto turut hadir untuk mendampingi kegiatan Mendukbangga/ Kepala BKKBN, Wihaji dan Kepala BGN, Dadan Hindayana.

Penandatanganan yang dilakukan ini, dijelaskan oleh Mendukbangga, Wihaji merupakan kolaborasi antara dua lembaga yang bertujuan untuk memberikan MBG yang menyasar ibu hamil, ibu menyusui dan balita.

“Kami membantu BGN dalam proses pendistribusian MBG yang diperuntukan untuk ibu hamil, menyusui, dan balita. Karena kami punya tim dan kader KB serta data-data sehingga pendistribusian tepat sasaran,,” jelas Wihaji.

Melihat antusiasme ibu-ibu yang ada di Posyandu Kenari, Kelurahan Kedung Badak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Wihaji mengaku senang, karena pelaksanaannya dapat berjalan lancar.

Namun ia menekankan bahwa sesuai dengan instruksi presiden Prabowo, kegiatan ini harus dilaksanakan dengan skema pentahelix, sehingga kerjasama antar lembaga dan dukungan pemerintah daerah serta DPRD Kota Bogor sangat dibutuhkan.

“Karena kita ini perintah Pak Presiden tidak bisa kerja sendirian. Harus pentahelix kerjasama antar stakeholder terkait, termasuk dukungan dari Dewan saya kira juga penting karena itu bagian dari semangat kepersamaan menata Indonesia lebih baik, demi merah putih,” kata Wihaji.

Setelah melakukan kunjungan ke Posyandu Kenari. Wihaji didampingi Rusli mengunjungi UPT Balai Diklat KKB Kota Bogor untuk mengikuti kegiatan Diskusi Program Bangga Kencana dengan para penyuluh KB Kota Bogor.

Dalam kesempatan itu, Wihaji menyampaikan kepada penyuluh KB di Kota Bogor agar bisa melaksanakan tugas sesuai dengan fungsi agar pelaksanaan MBG untuk ibu hamil, ibu menyusui dan balita bisa berjalan dengan baik di Kota Bogor.

Wihaji juga turut menyampaikan ada lima program unggulan “quick win” yang akan dijalankan. Yakni program orang tua asuh cegah stunting, taman asuh sayang anak (Tamasha), gerakan ayah teladan (Gate), super app berbasis AI dan pelayanan digital berbasis AI.

“Itu menjadi quick win kita, semuanya berangkat dari masalah yang ada, kita cari jalan keluarnya program itu,” tegas Wihaji.

“Dan ini teman-teman sudah kasih penjelasan sedikit saja. Nanti akan diperjelas tindak lanjut setelah nanti pelaksanaan PKS nanti tindak lanjuti antara Deputi kita dengan Deputi dari BGN. Insyaallah lebih cepat, lebih baik,” tutup Wihaji.

Wakil Ketua I DPRD Kota Bogor, M. Rusli Prihatevy menyampaikan dengan tegas bahwa DPRD Kota Bogor akan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program MBG untuk ibu hamil, ibu menyusui dan balita yang diinisiasi oleh Kemendukbangga.

“Melalui tiga fungsi yang ada di DPRD, pengawasan, anggaran dan legislasi tentu akan kami maksimalkan agar program MBG untuk ibu hamil, ibu menyusui dan balita yang diinisiasi oleh pak Menteri Wihaji bisa berjalan maksimal,” jelas Rusli.

Lebih lanjut Rusli menyampaikan, melalui program MBG ini juga diharapkan bisa menjadi salah satu cara untuk menekan angka stunting di Kota Bogor.

Program ini juga dianggap oleh Rusli sejalan dengan RPJPD Kota Bogor yang memiliki visi Kota Bogor menjadi Kota Sains Kreatif, Maju dan Berkelanjutan.

“Jadi semangat kami sama, visi kami sama, DPRD bersama pemerintah Kota Bogor dan semua unsur Forkopimda akan mendukung dan mensukseskan program ini agar angka stunting di Kota Bogor bisa ditekan dan menjalankan visi RPJPD,” tutupnya.***

Cegah DBD, Kepala Puskesmas Nanggung War-War Via Grup WhatsApp

0

Bogordaily.net – Meminimalisir terjadinya penyebaran Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dimusim hujan di Kecamatan Nanggung, Kepala Puskesmas Nanggung, Dr. Baringin TA Manik, gencar memberikan himbauan serta informasi tentang pencegahan DBD lewat grup-grup WhatsApp kader posyandu dan masyarakat.

Kepala Puskesmas Nanggung, Dr. Baringin TA Manik, mengingatkan masyarakat tentang pentingnya waspada terhadap penyakit yang disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypti.

“Demam berdarah adalah penyakit menular yang disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Terlebih di lingkungan yang kurang terjaga kebersihannya, risiko penularannya meningkat, apalagi dimusim pancaroba seperti sekarang,” ujarnya.

Meski hingga kini Kecamatan Nanggung belum mencatat kasus DBD, upaya pencegahan terus dilakukan.

Pihaknya bekerja sama dengan Posyandu, untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan melalui program 3M: Menguras, Menutup, dan Mengubur.

“Kita melibatkan Posyandu agar secara berkala memberikan edukasi kepada masyarakat. Ini langkah antisipasi supaya tidak ada kasus DBD yang muncul,” katanya.

Dia menjelaskan, bahwa musim pancaroba dikenal sebagai waktu rawan bagi perkembangan nyamuk Aedes aegypti, karena genangan air yang sering kali muncul usai hujan.

Masyarakat dihimbau untuk rutin memeriksa lingkungan sekitar, memastikan tidak ada tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

Selain itu, pentingnya menjaga pola hidup sehat untuk meningkatkan daya tahan tubuh masyarakat terhadap berbagai penyakit yang sering muncul di musim peralihan.

“Harapannya, masyarakat tetap siaga dan aktif menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah terjadinya penyebaran DBD di wilayah ini,” pungkasnya.***

Lebih Dekat Kenal Dirga, Pemilik Belasan Bisnis Kuliner di Bogor!

0

Bogordaily.net – Dirga, seorang entrepreneur asal Bogor, membuktikan bahwa bisnis dan kepedulian sosial dapat berjalan beriringan. Bersama istrinya, ia memulai perjalanan bisnis kulinernya pada tahun 2022.

Namun, yang pertama diwujudkan justru bukan restoran komersial, melainkan rumah makan gratis yang berdiri di Masjid Al-Falah, Taman Yasmin, Kota Bogor.

“Awalnya, saya bangun rumah makan gratis dulu, yang ke-8 dari rencana kami. Rumah makan ini disokong oleh tujuh restoran lainnya. Hari pertama dibantu oleh restoran pertama, hari kedua dibantu restoran kedua, dan begitu seterusnya,” jelas Dirga kepada Bogordaily.net pada Senin, 20 Januari 2025.

Dirga menyebut, langkah ini didukung oleh tujuh restoran lain miliknya, termasuk tiga cabang Menggrilla di Bogor, Rumah Sambal Ayang Bebeb yang ada di Pasir Mulya, serta Bakso Cirawang Simisdasem yang viral di Bogor dengan cabang di Air Mancur, Ciomas, dan Cibinong.

Perjalanan membangun bisnisnya tidak dimulai dari modal besar, melainkan dari doa dan keberanian.

“Kurang dari dua tahun semua unit bisnis kuliner itu berdiri. Semua berkat ridho Allah,” ujar Dirga.

Menggrilla sendiri awalnya hanya menyediakan layanan home service, yakni memasak grill daging dari rumah ke rumah. Setelah berhasil mendapatkan omzet puluhan juta, Dirga akhirnya berani membuka restoran.

Kini, Dirga menjadi bukti nyata bahwa sebuah bisnis bisa sukses sekaligus membawa manfaat sosial.

“Visi kami sederhana, ingin membantu orang lain sekaligus memberikan pengalaman kuliner terbaik. Dengan cara ini, kami berharap bisa menginspirasi orang lain untuk berbuat baik,” tutupnya.

Keberhasilan Dirga tidak hanya terletak pada bisnisnya yang berkembang pesat, tetapi juga pada dedikasinya membantu masyarakat melalui rumah makan gratis yang ia bangun dengan sepenuh hati.

Jelang Dilantik Bupati Bogor terpilih, Rudy Susmanto, Pindahkan Makam Orang Tua

Bogordaily.net – Jelang dilantik, Bupati Bogor terpilih, Rudy Susmanto, memindahkan makam orang tua dari Kota Surakarta, Jawa Tengah ke Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Seperti diberitaman Antara, Rudy memindahkan makam ayahnya Peltu Dada Hada Hardiana dan kakek Peltu Suryana ke Pemakaman Keluarga di Pendopo Pelataran Patriot, Perum Puri Nirwana Estate, Cibinong, Selasa 21 Januari 2025, dengan upacara militer.

Rudy yang merupakan Ketua DPRD Kabupaten Bogor periode 2019-2024 itu menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses pemindahan makam orang tua dari Suarakarta ke Kabupaten Bogor.

“Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu prosesi pemindahan makam ini. Terima kasih kepada Kodim 0621, Sub Garnisun 0606 Bogor, dan Yonif 315 Garuda yang membantu prosesi pemindahan orang tua kami,” kata Rudy.

Bagi Rudy, almarhum merupakan panutan karena telah memberikan seluruh jiwa dan raganya tak hanya untuk keluarga, tetapi juga untuk bangsa Indonesia.

“Orang tua kami adalah sosok panutan dan kebanggaan bagi kami, sosok ayah yang rela memberikan jiwa dan raga untuk keluarga, bangsa dan negara,” kata dia, disela-sela prosesi pmindahan makam orang tua.

Rudy juga mengenang orang tuanya sebagai sosok prajurit yang memiliki jiwa patriot yang mementingkan kepentingan negara dan bangsa di atas segalanya.

Selain dihadiri keluarga, sejumlah tokoh juga turut hadir dalam prosesi pemakaman mantan anggota Kopassus tersebut, termasuk Penjabat Bupati Bogor Bachril Bakri dan jajaran kepala perangkat daerah Pemerintah Kabupaten Bogor. (Antara)

Simak! Ini Aturan Tentang Pembelajaran di Bulan Ramadan 1446 H

0

Bogordaily.net – Melalui Surat Edaran bersama (SEB) Nomor 2 Tahun 2025 nomor 400.1/320/SJ tentang pembelajaran di bulan Ramadan 1446 H, yang ditetapkan pada 20 Januari, Pemerintah memutuskan sekolah tidak libur full selama Ramadan 1446 Hijriah. Pemerintah mengatur pembelajaran siswa dilakukan di rumah dan sekolah saat bulan Ramadan.

Melalui SEB yang diteken Mendikdasmen Abdul Mu’ti, Mendagri Tito Karnavian dan Menag Nasaruddin Umar, Pemerintah mengatur pembelajaran siswa dilakukan di rumah dan sekolah saat bulan Ramadan.

Menyikapi hal itu Kemenag, menyiapkan perencanaan kegiatan pembelajaran selama Ramadan untuk dipedomani madrasah atau satuan pendidikan. Termasuk juga menyelaraskan waktu pelaksanaan kegiatan pembelajaran selama Ramadan.

“Orang tua/wali membimbing dan mendampingi peserta didik dalam melaksanakan ibadah. Memantau peserta didik pada saat melaksanakan kegiatan belajar mandiri,” demikian isi SEB, dilihat Selasa 21 Januari 2025.

Siswa Belajar di Rumah
Ada hal yang diatur soal pembelajaran murid selama Ramadan. Di awal puasa, pemerintah memutuskan para murid belajar dari rumah mulai tanggal 27 Februari.

“Tanggal 27 dan 28 Februari serta tanggal 3, 4, dan 5 Maret 2025, kegiatan pembelajaran dilaksanakan secara mandiri di lingkungan keluarga, tempat ibadah, dan masyarakat,” tulis SEB tersebut.

Mengutip dari detik.com, selama pembelajaran dari rumah, siswa mendapat penugasan dari sekolah. Berikut jadwal belajar siswa belajar di rumah:

– Kamis 27 Februari
– Jumat 28 Februari
– Sabtu 1 Maret (libur akhir pekan)
– Minggu 2 Maret (libur akhir pekan)
– Senin 3 Maret
– Selasa 4 Maret
– Rabu 5 Maret

Siswa Belajar di Sekolah
Para siswa belajar dari rumah hanya di awal puasa. Mulai tanggal 6 Maret, para murid kembali belajar dari sekolah.
“Tanggal 6 sampai dengan tanggal 25 Maret 2025, kegiatan pembelajaran dilaksanakan di sekolah/ madrasah/ satuan pendidikan keagamaan,” demikian bunyi SEB tersebut.

Selama kegiatan di bulan puasa, diharapkan kegiatan bermanfaat meningkatkan iman dan takwa para murid. Termasuk akhlak yang membentuk karakter mulia.

Jadwal Murid Belajar di Sekolah

– Kamis 6 Maret
– Jumat 7 Maret
– Sabtu 8 Maret (libur akhir pekan)
– Minggu 9 Maret (libur akhir pekan)
– Senin 10 Maret
– Selasa 11 Maret
– Rabu 12 Maret
– Kamis 13 Maret
– Jumat 14 Maret
– Sabtu 15 Maret (libur akhir pekan)
– Minggu 16 Maret (libur akhir pekan)
– Senin 17 Maret
– Selasa 18 Maret
– Rabu 19 Maret
– Kamis 20 Maret
– Jumat 21 Maret
– Sabtu 22 Maret (libur akhir pekan)
– Minggu 23 Maret (libur akhir pekan)
– Senin 24 Maret
– Selasa 25 Maret.

Kegiatan Bagi Non-Islam Saat Ramadan
Dalam SEB ini pemerintah juga menganjurkan kegiatan bagi siswa selain beragama Islam. Selama Ramadan, murid non-muslim dianjurkan melaksanakan kegiatan bimbingan sesuai agama dan kepercayaan masing-masing.
“Bagi peserta didik yang beragama selain Islam, dianjurkan melaksanakan kegiatan bimbingan rohani dan kegiatan keagamaan sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing,” tulis SEB tersebut.

Adapun para murid yang beragama Islam dianjurkan melaksanakan tadarus Alquran, pesantren kilat, kajian keislaman, dan kegiatan lainnya yang meningkatkan iman, takwa, dan akhlak mulia.

“Selama bulan Ramadan diharapkan melaksanakan kegiatan yang bermanfaat untuk meningkatkan iman dan takwa, akhlak mulia, kepemimpinan, dan kegiatan sosial yang membentuk karakter mulia dan kepribadian utama,” tulis SEB itu.

Jadwal Sekolah Libur Lebaran
Adapun pemerintah mengatur jadwal sekolah libur lebaran 2025. Sekolah libur 10 hari mulai 26 Maret.
“Tanggal 26,27, dan 28 Maret serta tanggal 2,3,4,7, dan 8 April 2025, merupakan libur bersama Idul Fitri bagi sekolah/madrasah/satuan pendidikan keagamaan,” tulis SEB tersebut dilihat, Selasa (21/1/2025).

Berikut jadwal libur sekolah:

– Rabu 26 Maret (libur sekolah)
– Kamis 27 Maret (libur sekolah)
– Jumat 28 Maret (libur sekolah)
– Sabtu 29 Maret 2025 (libur nasional Hari Suci Nyepi)
– Minggu 30 Maret 2025 (libur akhir pekan)
– Senin 31 Maret 2025 (libur nasional Idul Fitri 1446 Hijriah)
– Selasa, 1 April 2025 (libur nasional Idul Fitri 1446 Hijriah)
– Rabu 2 April 2025 (cuti bersama Idul Fitri 1446 Hijriah)
– Kamis 3 April 2025 (cuti bersama Idul Fitri 1446 Hijriah)
– Jumat 4 April 2025 (cuti bersama Idul Fitri 1446 Hijriah)
– Sabtu 5 April (libur akhir pekan)
– Minggu 6 April 2025 (libur akhir pekan)
– Senin 7 April 2025 (uti bersama Idul Fitri 1446 Hijriah)
– Selasa 8 April (libur sekolah).

Selama libur lebaran para murid diharapkan melaksanakan silaturahmi dengan keluarga dan masyarakat untuk meningkatkan persaudaraan dan persatuan. Setelahnya para murid kembali masuk sekolah pada 9 April

“Kegiatan pembelajaran di sekolah/madrasah/satuan pendidikan keagamaan dilaksanakan kembali pada tanggal 9 April 2025,” demikian isi SEB tersebut.***

Ramalan Cuaca Kota Bogor Rabu 22 Januari 2025, Hujan?

0

Bogordaily.net – Ramalan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bahwa Kota Bogor hujan ringan Rabu 22 Januari 2025.

Berikut adalah prakiraan cuaca lengkap di masing-masing wilayah Kota Bogor:

Bogor Selatan

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 22–29°C
Kelembapan: 78–91%

Bogor Timur

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 22–29 °C
Kelembapan: 77–91%

Bogor Tengah

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 23–29°C
Kelembapan: 75–92%

Bogor Barat

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 23–29 °C
Kelembapan: 76–92%

Bogor Utara

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 23–29 °C
Kelembapan: 76–92%

Tanah Sareal

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 23–29 °C
Kelembapan: 75–94%

Tips untuk Beraktivitas

Bagi Anda yang memiliki kegiatan di luar rumah, disarankan untuk selalu membawa perlengkapan seperti jas hujan atau payung.

Jangan lupa mengenakan pakaian hangat untuk menjaga tubuh tetap nyaman di suhu yang relatif sejuk.

Selain itu, konsumsi vitamin dan cukup istirahat sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh Anda di tengah cuaca yang basah dan lembap.

BMKG secara rutin menyediakan pembaruan cuaca untuk seluruh wilayah Indonesia, termasuk Kota Bogor.

Anda dapat memantau akun resmi media sosial BMKG di Instagram atau Twitter untuk mendapatkan informasi terkini tentang prakiraan cuaca, suhu, kecepatan angin, dan tingkat kelembapan udara.

Demikian ramalan cuaca Kota Bogor untuk Rabu 22 Januari 2025. Semoga informasi ini membantu Anda dalam merencanakan aktivitas harian dengan lebih baik.***