Rupiah Keok, IHSG Melempem ke 6.124

BOGOR DAILY – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada pada zona negatif saat penutupan sesi I siang ini. IHSG melemah 33,36 poin (0,54%) ke level 6.119. Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah terus menguat hingga menuju level Rp 14.423,0.

Pada perdagangan pre opening, IHSG melemah 55,215 poin (0,90%) ke 6.097,645. Indeks LQ45 turun 13,777 (1,40%) ke 972,184. Membuka perdagangan, Rabu (5/12), IHSG melanjutkan pelemahan 75,710 (1,23%) ke 6.077,150. Indeks LQ45 juga melemah 15,702 poin (1,59%) ke 970,259.

Pada perdagangan pukul 09.05 waktu JATS, IHSG masih melemah 58,574 poin (0,95%) ke 6.096,611. Indeks LQ45 juga masih turun 8,969 poin (0,91%) ke 977,054.

Siang ini, IHSG ditutup turun 33 poin (0,54%) ke level 6.119 pada sesi I. Sementara indeks LQ45 turun 7,9 poin (0,81%) ke 978,009.

Perdagangan saham terpantau moderat dengan nilai transaksi R[p 3,9 triliun. Sebanyak 144 saham menguat, 232 saham turun dan 106 saham tidak berubah.

Sementara itu, indeks utama bursa Wall Street terkoreksi cukup besar pada perdagangan dini hari Selasa (04/12). Indeks Dow Jones turun 3.10% ke level 25027, S&P melemah 3.24% ke level 2700, Nasdaq tertekan paling dalam 3.80% ke level 7158.

Penurunan indeks tertekan oleh sektor perbankan, industri dan sektor mining. Selain itu juga pelaku pasar pesimis akan keberhasilan perundingan AS-China serta kemudahan bagi Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa.

Pelaku pasar mengantisipasi adanya kenaikan resiko ekonomi yang terindikasi dari terbaliknya kurva imbal hasil obligasi AS, dimana imbal hasil untuk 2 tahun diatas imbal hasil 10 tahun yang merupakan prekusor untuk resesi.

Bursa saham Asia juga mayoritas bergerak negatif siang ini. Berikut pergerakannya:

Indeks Nikkei 225 berkurang 0,61% ke 21.902,16
Indeks Hang Seng turun 1,68% ke 26.802,58
Indeks Komposit Shanghai turun 0,53% ke 2.651,89
Indeks Strait Times melemah 1,05% ke 3.134,57

Saham-saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya adalah Merck (MERK) naik Rp 700 ke Rp 5.800, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 550 ke Rp 80.525, Charoen Pokphand (CPIN) naik Rp 300 ke Rp 6.500, Japfa (JPFA) naik Rp 160 ke Rp 2.290.

Saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 575 ke Rp 20.850, Unilever Indonesia (UNVR) turun Rp 475 ke Rp 43.525, Pabrik Kertas Tjiwi (TKIM) naik Rp 250 ke Rp 11.550, Astra International (ASII) turun Rp 175 ke Rp 8.350. (sumber detik.com/bdn)

Bagaimana Komentar Kamu?