Video: Puluhan Kambing Mati Terendam Banjir Setinggi 2 Meter

  • Whatsapp

BOGOR DAILY – Puluhan hewan ternak mati terendam banjir yang melanda puluhan desa di Kabupaten Kebumen, Minggu hingga Senin (25-26/10/2020).

Akibat banjir itu ribuan masyarakat terpaksa mengungsi sementara ke tempat aman lantaran rumah terendam air. Selain itu, 40 hewan ternak mati juga dilaporkan mati usai terendam air banjir.

Read More

Salah satu pemilik ternak Yuswanto (40) warga Desa Krakal menyebut, kambingnya sebanyak 16 ekor mati.

Itu disebabkan genangan air banjir yang mencapai sekitar 2 meter menutup kandang kambing.

Ia tidak sempat melakukan penyelamatan hewan karena fokus menyelamatkan diri.

“Mati di dalam kandang,” ungkapnya, Senin siang.

Selain Yuswanto, puluhan hewan ternak kambing warga lain juga dilaporkan mati.

Yuswanto menambahkan, banjir disebabkan hujan deras yang membuat tanggul sungai jebol sehingga air meluap. Kerugian yang dialaminya mencapai puluhan juta rupiah.

Ada yang harganya Rp 2,5 juta dan Rp 3 juta. Saya berharap segera diperbaiki tanggulnya, pintanya.

Sementara itu, Kepala Desa Kaliputih Kecamatan Alian Daniati mengatakan, terdapat kerusakan tebing longsor dan banjir di wilayahnya. Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, namun beberapa rumah warga rusak. Selain itu, akses jalan yang menghubungkan ke Kecamatan Karangsambung dan Wonosobo sempat tertutup.

“Warga dibantu petugas sudah melakukan pembersihan separo material longsor. Kami telah berkoordinasi dengan DPUPR agar dibantu alat berat untuk membersihkan tanah,” ucapnya.

Seperti diketahui, hujan deras selama dua hari menyebabkan bencana banjir dan longsor di Kebumen.

Dilaporkan terdapat 24 desa terkena banjir dan belasan titik longsor.

Selain kerusakan, ribuan warga juga sempat mengungsi dari rumah ke tempat yang lebih aman. Meskipun kini, warga telah kembali ke rumah lantaran air telah surut. (*)

Video sejumlah hewan ternak mati akibat Terendam Banjir

Loading...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *