Bogordaily.net – Nama Musda Anshori dikenal sebagai salah satu profesional yang memiliki pengalaman panjang di sektor produksi dan pertambangan.
Berbekal lebih dari 10 tahun pengalaman dalam pengelolaan operasional produksi, pengendalian kualitas, hingga penerapan teknologi terkini, ia telah terlibat dalam berbagai posisi strategis yang mendukung peningkatan efisiensi dan produktivitas perusahaan.
Dalam perjalanan kariernya, Musda Anshori memiliki keahlian di bidang perencanaan dan pengendalian produksi, manajemen tim, serta pemeliharaan mesin dan peralatan produksi. Berbagai inovasi yang diterapkan berhasil mendorong peningkatan efisiensi operasional sekaligus menekan biaya produksi melalui pendekatan lean manufacturing.
Tak hanya fokus pada produktivitas, Musda juga dikenal memiliki komitmen tinggi terhadap penerapan standar keselamatan kerja dan perlindungan lingkungan. Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam mendukung terciptanya operasional yang berkelanjutan dan berorientasi pada keunggulan kinerja.
Dari sisi pendidikan, Musda menempuh pendidikan Diploma IV di Politeknik Manufaktur Bangka Belitung pada periode 2013-2014. Selama masa studinya, ia mendalami kemampuan dalam merancang dan mengembangkan proses manufaktur yang efisien, menguasai teknologi produksi modern, serta melakukan analisis dan pemecahan masalah teknis pada proses produksi.
Sebelumnya, ia juga menyelesaikan pendidikan Diploma III di institusi yang sama pada periode 1995-1999. Pendidikan tersebut membekalinya dengan kemampuan membuat gambar teknik dan desain mesin menggunakan perangkat lunak CAD, memahami prinsip mekanika dan material, serta melakukan analisis kekuatan material dan komponen mesin.
Karier profesional Musda Anshori banyak diwarnai oleh kiprahnya di PT Timah. Dalam rentang waktu 2005 hingga 2019, ia dipercaya menduduki sejumlah jabatan penting, mulai dari Kepala Pemeliharaan Tambang Bangka Utara, Kepala Pengolahan P2P PT Timah, Perwakilan Kapal Keruk Karimata, hingga Kepala Pengawasan Tambang dan Transportasi di wilayah Bangka Main serta Tanjung Gunung.
Pengalaman memimpin berbagai unit kerja tersebut memperkuat kompetensinya dalam mengelola operasional tambang, perawatan peralatan, hingga pengawasan transportasi dan produksi secara terpadu.
Selain aktif di dunia profesional, Musda juga memiliki pengalaman organisasi yang cukup kuat. Pada 2019, ia dipercaya sebagai Ketua I Ikatan Karyawan Timah (IKT) dengan tanggung jawab mengoordinasikan kegiatan organisasi, pembinaan kader karyawan, serta menangani isu hubungan industrial.
Sejak 2020 hingga saat ini, Musda menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Laskar Merah Putih, sebuah lembaga kemasyarakatan yang berfokus pada pengelolaan administrasi dan koordinasi kegiatan organisasi.
Komitmennya dalam meningkatkan kompetensi juga dibuktikan melalui sejumlah sertifikasi profesi yang diterbitkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) pada 2023. Sertifikasi tersebut meliputi Pengawas Operasional Utama (POU), Pengawas Operasional Madya (POM), dan Pengawas Operasional Pertama (POP), yang menjadi standar kompetensi penting dalam industri pertambangan nasional.
Di bidang keterampilan teknis, Musda menguasai penggunaan aplikasi Microsoft Office, termasuk Word, Excel, dan PowerPoint pada tingkat menengah. Kemampuan tersebut melengkapi kompetensinya dalam mendukung aktivitas manajerial maupun operasional sehari-hari.
Dengan kombinasi pengalaman lapangan, kemampuan kepemimpinan, pendidikan teknis, serta sertifikasi profesional, Musda Anshori terus menunjukkan komitmennya untuk berkontribusi dalam pengembangan industri pertambangan dan manufaktur di Indonesia.***

“Penjaminan mutu merupakan fondasi penting dalam pengembangan perguruan tinggi. Melalui benchmarking ini, kami memperoleh wawasan dan pengalaman yang dapat menjadi referensi dalam penguatan tata kelola serta peningkatan kualitas akademik di UIB,” ujarnya.