Home Blog Page 3

Kenal Lebih Dekat Musda Anshori, Profesional Bersertifikasi BNSP dengan Pengalaman Strategis di PT Timah

0

Bogordaily.net – Nama Musda Anshori dikenal sebagai salah satu profesional yang memiliki pengalaman panjang di sektor produksi dan pertambangan.

Berbekal lebih dari 10 tahun pengalaman dalam pengelolaan operasional produksi, pengendalian kualitas, hingga penerapan teknologi terkini, ia telah terlibat dalam berbagai posisi strategis yang mendukung peningkatan efisiensi dan produktivitas perusahaan.

Dalam perjalanan kariernya, Musda Anshori memiliki keahlian di bidang perencanaan dan pengendalian produksi, manajemen tim, serta pemeliharaan mesin dan peralatan produksi. Berbagai inovasi yang diterapkan berhasil mendorong peningkatan efisiensi operasional sekaligus menekan biaya produksi melalui pendekatan lean manufacturing.

Tak hanya fokus pada produktivitas, Musda juga dikenal memiliki komitmen tinggi terhadap penerapan standar keselamatan kerja dan perlindungan lingkungan. Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam mendukung terciptanya operasional yang berkelanjutan dan berorientasi pada keunggulan kinerja.

Dari sisi pendidikan, Musda menempuh pendidikan Diploma IV di Politeknik Manufaktur Bangka Belitung pada periode 2013-2014. Selama masa studinya, ia mendalami kemampuan dalam merancang dan mengembangkan proses manufaktur yang efisien, menguasai teknologi produksi modern, serta melakukan analisis dan pemecahan masalah teknis pada proses produksi.

Sebelumnya, ia juga menyelesaikan pendidikan Diploma III di institusi yang sama pada periode 1995-1999. Pendidikan tersebut membekalinya dengan kemampuan membuat gambar teknik dan desain mesin menggunakan perangkat lunak CAD, memahami prinsip mekanika dan material, serta melakukan analisis kekuatan material dan komponen mesin.

Karier profesional Musda Anshori banyak diwarnai oleh kiprahnya di PT Timah. Dalam rentang waktu 2005 hingga 2019, ia dipercaya menduduki sejumlah jabatan penting, mulai dari Kepala Pemeliharaan Tambang Bangka Utara, Kepala Pengolahan P2P PT Timah, Perwakilan Kapal Keruk Karimata, hingga Kepala Pengawasan Tambang dan Transportasi di wilayah Bangka Main serta Tanjung Gunung.

Pengalaman memimpin berbagai unit kerja tersebut memperkuat kompetensinya dalam mengelola operasional tambang, perawatan peralatan, hingga pengawasan transportasi dan produksi secara terpadu.

Selain aktif di dunia profesional, Musda juga memiliki pengalaman organisasi yang cukup kuat. Pada 2019, ia dipercaya sebagai Ketua I Ikatan Karyawan Timah (IKT) dengan tanggung jawab mengoordinasikan kegiatan organisasi, pembinaan kader karyawan, serta menangani isu hubungan industrial.

Sejak 2020 hingga saat ini, Musda menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Laskar Merah Putih, sebuah lembaga kemasyarakatan yang berfokus pada pengelolaan administrasi dan koordinasi kegiatan organisasi.

Komitmennya dalam meningkatkan kompetensi juga dibuktikan melalui sejumlah sertifikasi profesi yang diterbitkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) pada 2023. Sertifikasi tersebut meliputi Pengawas Operasional Utama (POU), Pengawas Operasional Madya (POM), dan Pengawas Operasional Pertama (POP), yang menjadi standar kompetensi penting dalam industri pertambangan nasional.

Di bidang keterampilan teknis, Musda menguasai penggunaan aplikasi Microsoft Office, termasuk Word, Excel, dan PowerPoint pada tingkat menengah. Kemampuan tersebut melengkapi kompetensinya dalam mendukung aktivitas manajerial maupun operasional sehari-hari.

Dengan kombinasi pengalaman lapangan, kemampuan kepemimpinan, pendidikan teknis, serta sertifikasi profesional, Musda Anshori terus menunjukkan komitmennya untuk berkontribusi dalam pengembangan industri pertambangan dan manufaktur di Indonesia.***

Menkop Raker Bersama DPR RI, Bahas Rencana Kerja dan Anggaran TA 2027

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengapresiasi DPR RI Komisi VI yang secara konsisten mendukung dan mengawal program-program kerja Kementerian Koperasi (Kemenkop).

Sinergi yang erat antara Kemenkop dan DPR RI ini diharapkan terus terjalin dengan baik sehingga program-program kerja Kemenkop khususnya dalam mengawal operasionalisasi Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dapat berjalan optimal.

Menkop Ferry menjelaskan bahwa masukan dan rekomendasi dari DPR RI Komisi VI menjadi salah satu panduan utama dalam menyusun dan melaksanakan Rencana Kerja Anggaran (RKA) dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) di tahun berjalan dan juga untuk tahun anggaran (TA) 2027.

“Kami sangat senang kalau Bapak-Ibu di Komisi VI DPR memberikan masukan terhadap upaya penyempurnaan proses pendampingan koperasi khususnya terhadap operasionalisasi KDKMP,” kata Menkop Ferry dalam rapat kerja (Raker) bersama DPR RI Komisi VI yang dipimpin oleh Adisatrya Suryo Sulisto, Jakarta, Kamis (11/6).

Turut hadir dalam raker tersebut Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah, Sekretaris Kemenkop Ahmad Zabadi, seluruh pejabat tinggi Madya dan Pratama di Kemenkop serta Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi Krisdianto.

Di dalam raker tersebut, Menkop Ferry juga melaporkan progres pembangunan dan pengoperasian KDKMP. Saat ini KDKMP yang telah selesai 100 persen pembangunan fisik berupa gudang, gerai dan alat kelengkapan lainnya sebanyak 12.533 unit dan yang sedang berjalan konstruksinya sebanyak 22.737 unit. Kemenkop bertekad untuk mengejar target operasionalisasi KDKMP sebanyak 30 ribuan unit pada Agustus 2026 sebagai lanjutan atas beroperasinya 1.061 KDKMP.

“Sampai akhir tahun 2026 ini kami harapkan jumlah koperasi desa kelurahan Merah Putih yang beroperasi sebanyak 40 ribuan,” katanya.

Menkop juga menjelaskan bahwa di dalam raker tersebut telah dibahas bersama-sama Komisi VI DPR RI untuk mengawal penambahan pagu anggaran Kemenkop tahun anggaran 2027 sebesar Rp1,34 triliun dari pagu indikatif sebesar Rp542,88 miliar. Dengan usulan tersebut, diharapkan anggaran Kemenkop untuk RKA dan RKP tahun 2027 dapat bertambah menjadi Rp1,89 triliun.

Usulan tambahan anggaran ini akan digunakan untuk mendukung penguatan program manajemen sebesar Rp228,37 miliar dan untuk program perkoperasian sebesar Rp1,12 triliun. Menkop menjelaskan bahwa penambahan anggaran dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan dalam mengawal program prioritas Presiden Prabowo Subianto yaitu KDKMP agar benar-benar dapat berjalan dengan baik.

“Kami harap dukungan terhadap usulan tambahan anggaran ini dapat berjalan optimal. Dengan demikian program prioritas Presiden bisa berjalan efektif sehingga bisa memberikan manfaat yang sebesar – besarnya bagi masyarakat,” katanya.

Menkop Ferry menegaskan dihadapan seluruh anggota DPR Komisi VI yang hadir bahwa pihaknya berkomitmen untuk memastikan proses operasionalisasi KDKMP di berbagai daerah yang telah rampung pembangunan fisiknya dapat berjalan dengan baik. Oleh karena itu monitoring dan evaluasi terus dilakukan bersamaan dengan upaya penguatan ekosistem dan kelembagaan koperasi.

Ia juga memastikan bahwa perhatian terhadap koperasi eksisting akan tetap menjadi prioritas agar KDKMP dan koperasi-koperasi yang sudah ada dapat berjalan beriringan dalam rangka mendorong peningkatan kesejahteraan anggota dan masyarakat. Di sisi lain pengawasan terhadap koperasi juga akan terus ditingkatkan agar risiko penyalahgunaan wewenang dari para pengurus koperasi dapat dimitigasi.

“Kemenkop juga akan melakukan pengawasan dan pendampingan terhadap koperasi bermasalah, sebab selain mengurusi KDKMP kami tetap mendampingi koperasi eksisting agar mereka juga tetap memiliki kemampuan berdaya saing tinggi,” ulasnya.

Sementara itu Ketua Komisi VI DPR RI Anggia Ermarini mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran di Kemenkop yang telah mampu melaksanakan instruksi Presiden RI untuk mendirikan dan membangun kelembagaan KDKMP sebanyak 83 ribu. Ia menjelaskan bahwa tahapan terpenting yang harus dikawal Kemenkop saat ini yaitu proses operasionalisasi KDKMP.

Oleh karena itu, ia menyatakan dukungannya kepada Kemenkop agar pagu anggaran di tahun 2027 dapat ditingkatkan sejalan dengan tugas dan fungsi Kemenkop dalam memastikan seluruh KDKMP dapat berjalan dengan baik. Menurutnya, KDKMP sebagai salah satu program prioritas pemerintah sudah seharusnya mendapatkan dukungan fiskal yang mencukupi agar target program tersebut dapat berhasil.

“Di tengah efisiensi yang luar biasa, DPR RI Komisi VI mendukung kebutuhan anggara di Kemenkop untuk memastikan bahwa program KDKMP dan koperasi eksisting berjalan dengan baik,” katanya.

Namun demikian, Anggia berharap Kemenkop dapat memaksimalkan pengawasan dan monitoring terhadap perjalanan program KDKMP agar dapat sesuai tujuan utama yaitu menggerakkan ekonomi di desa/kelurahan dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“KDKMP ini menjadi program baru sehingga perlu pendampingan dan pengawasan serta monitoring yang ketat, supaya cita cita presiden yang mulai untuk mengembangkan ekonomi di desa bisa berjalan dengan baik,” ucapnya.***

Prediksi Piala Dunia, Militansi Bikin Dua Tuan Rumah Berpotensi Menang Tipis

0

Oleh M. Syahran W. Lubis
Penulis buku Para Jawara Piala Dunia (2014) serta Piala Dunia, 96 Tahun Penuh Sesak Drama & Kontroversi dan 13 Kisah Tragis Sepakbola_ (2026). IG InformanBola.

PIALA Dunia 2026 memasuki hari kedua. Di Grup B tuan rumah Kanada menghadapi Bosnia-Herzegovina pada Sabtu, 13 Juni pk. 02.00 WIB, dilanjutkan dengan 6 jam kemudian tuan rumah lainnya, Amerika Serikat, jumpa Paraguai di Grup D.

Kita telisik sejenak pertandingan Kanada vs Bosnia yang akan digelar di BMO Field, Toronto. Harapan tinggi disematkan kepada Jesse Marsch—pelatih berkebangsaan Amerika Serikat pertama yang menangani Timnas Kanada—dan para pemainnya.

Ini ketiga kalinya Kanada bermain di putaran final Piala Dunia setelah 1986 dan 2022. Tantangan terbesar bagi skuat berjuluk Si Merah justru tekanan akibat bermain di kandang meskipun diimbangi dukungan penuh semangat dari suporter tuan rumah dengan tujuan awal setidaknya lolos ke babak knock out, hal yang belum pernah mereka nikmati dalam dua Piala Dunia sebelumnya.

Kanada belum memainkan pertandingan kompetitif selama hampir setahun, tetapi hanya kalah satu kali dalam periode tersebut yaitu 0–1 dari Australia pada Oktober tahun lalu.

Di dua laga uji coba awal Juni ini, Kanada menundukkan Uzbekistan 2–0 dan imbang 1–1 lawan Republik Irlandia.
Kanada pantas diprediksi membuka turnamen dengan kemenangan di grup yang sangat mudah dengan dua kontestan lainnya adalah Swiss dan Qatar.

Meski demikian, Bosnia tak boleh diremehkan terutama mengingat Edin Dzeko dan kawan-kawan lolos ke putaran final Piala Dunia kedua mereka ini dengan menyingkirkan juara dunia empat kali Italia.

Satu hal yang mesti diwaspadai Bosnia adalah rasa puas mereka berhasil masuk putaran final Piala Dunia dengan mengeliminasi tim hebat. Jika rasa puas itu terus bercokol, skuat Naga tak akan mampu bermain dengan mengeluarkan kemampuan lebih dari 100 persen dari yang mereka miliki.

Bosnia menjalani dua uji coba awal bulan ini, keduanya imbang, 1–1 vs Panama dan 0–0 vs Makedonia Utara.
Walaupun Kanada dipastikan bertarung habis-habisan, Bosnia dapat menimbulkan masalah. Edin Dzeko yang berusia 40 tahun dikelilingi beberapa talenta muda yang menjanjikan dan lima hasil imbang berturut-turut dalam waktu normal menggarisbawahi sifat keras kepala mereka.

Dengan mempertimbangkan kondisi terakhir dengan hasil uji coba serta juga melihat posisi Rankng FIFA Kanada 30 dan Bosnia 64, sangat mungkin hasil pertandingan memihak Kanada dengan kemenangan tipis.

Yang menarik, semangat menyala Kanada di hadaan pendukungnya beradu dengan keras kepala para pemain Bosnia.
Bagaimana dengan pertandingan Amerika Serikat melawan Paraguai di Grup D yang juga dihuni Australia dan Turki? Laga ini digelar di Stadion SoFi di Inglewood, Los Angeles.

AS kini menemati posisi ke-17 Ranking FIFA, sedangkan Paraguai 41. Dengan AS lolos sebagai tuan rumah, di sisi lain Paraguai membuat kejutan dengan akhirnya lolos ke putaran final setelah melalui awal kualifikasi zona Amerika Selatan dengan tertatih-tatih, hanya sekali menng dalam tujuh laga pertama.

AS adalah kekuatan sejak awal Piala Dunia digelar pada 1930 dengan finis sebagai semifinalis meskipun dalam hitungan beberapa dasawarsa berikutnya lebih banyak tersingkir di babak lebih awal. Sementara itu, prestasi tertinggi Paraguai adalah 8 besar edisi 2010.

Dalam dua uji coba awal Juni ini AS menundukkan Senegal 3–2 dan kalah 1–2 dari Jerman, sedangkan Paraguai hanya satu kali beruji coba menjelang turnamen dengan melumat Nikaragua 4–0.
Kedua tim telah bertarung tujuh kali dengan AS menang empat kali, Paraguai dua, satu sisanya seri.

Melihat kondisi terkini dan memoertimbangkan bahwa AS bakal tampil militan di hadapan pendukungnya, kemenangan tipis AS atas Paraguai adalah hasil paling mungkin.***

20 Pelajar Diamankan, Tawuran Antar Sekolah Nyaris Pecah di Underpass Sholeh Iskandar Bogor

0

Bogordaily.net – Aksi tawuran antar pelajar nyaris terjadi di kawasan Underpass Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jumat (12/6/2026) usai pelaksanaan Salat Jumat.

Berkat laporan cepat dari warga dan respons petugas, bentrokan berhasil dicegah sebelum menimbulkan korban.

Sebanyak 20 pelajar yang diduga akan terlibat dalam aksi tawuran berhasil diamankan oleh Satgas Pelajar Kota Bogor bersama pihak terkait.

Dari hasil pemeriksaan di lokasi, petugas juga menemukan dua bilah senjata tajam jenis celurit yang diduga akan digunakan dalam aksi tersebut.

Koordinator Wilayah Tanah Sareal Satgas Pelajar Kota Bogor, Andriansah, mengatakan pihaknya bergerak setelah menerima informasi dari masyarakat mengenai adanya rencana tawuran yang melibatkan sejumlah pelajar.

“Kami mendapatkan informasi dari warga setempat bahwa akan terjadi tawuran pelajar. Setelah dilakukan pengecekan ke lokasi, kami berhasil mengamankan sekitar 20 anak yang diduga akan terlibat dalam aksi tersebut,” ujar Andriansah.

Ia menambahkan, petugas turut mengamankan barang bukti berupa dua bilah senjata tajam jenis celurit yang ditemukan saat proses pengamanan berlangsung.

“Adapun barang bukti yang berhasil diamankan berupa dua buah senjata tajam jenis celurit. Barang bukti tersebut langsung kami serahkan untuk proses lebih lanjut,” katanya.

Seluruh pelajar yang diamankan kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan.

Selain itu, pihak sekolah dan orang tua siswa juga akan dipanggil guna melakukan pembinaan serta pendampingan terhadap para pelajar yang terlibat.

“Untuk selanjutnya para pelajar yang diamankan akan diproses oleh Polresta Bogor Kota. Kami juga akan berkoordinasi dengan pihak sekolah dan orang tua agar dilakukan pembinaan,” tambah Andriansah.

Satgas Pelajar Kota Bogor mengimbau para siswa untuk tidak terlibat dalam aksi kekerasan maupun tawuran yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain.

Masyarakat juga diminta segera melapor apabila menemukan indikasi aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar.***

Benchmarking Penjaminan Mutu UIB dengan UNIDA Gontor

0

Bogordaily.net – Universitas Islam Bogor (UIB) melaksanakan kegiatan Benchmarking Penjaminan Mutu di Universitas Darussalam Gontor (UNIDA Gontor) sebagai upaya memperkuat sistem penjaminan mutu dan meningkatkan kualitas tata kelola perguruan tinggi.

Kegiatan yang berlangsung di UNIDA Gontor ini menghadirkan diskusi mengenai implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), pelaksanaan audit mutu internal, monitoring dan evaluasi, pengelolaan dokumen mutu, serta pengembangan budaya mutu yang berkelanjutan. Benchmarking dilakukan bersama Kepala Badan Penjaminan Mutu UNIDA Gontor dan turut dihadiri perwakilan Lembaga Penjaminan Mutu dari UIB.

Rektor Universitas Islam Bogor (UIB) menyampaikan bahwa kegiatan benchmarking menjadi langkah strategis untuk memperkuat sistem penjaminan mutu serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan di lingkungan universitas.

Benchmarking Penjaminan Mutu UIB dengan UNIDA Gontor“Penjaminan mutu merupakan fondasi penting dalam pengembangan perguruan tinggi. Melalui benchmarking ini, kami memperoleh wawasan dan pengalaman yang dapat menjadi referensi dalam penguatan tata kelola serta peningkatan kualitas akademik di UIB,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penjaminan Mutu UNIDA Gontor menegaskan bahwa budaya mutu harus dibangun secara berkelanjutan dan menjadi bagian dari seluruh proses penyelenggaraan pendidikan tinggi.

“Mutu tidak hanya berbicara tentang pemenuhan standar, tetapi juga komitmen seluruh sivitas akademika untuk terus melakukan perbaikan dan pengembangan secara berkelanjutan,” tuturnya.***

Silaturahmi dan Penandatanganan MoU Universitas Islam Bogor dengan Universitas La Tansa Mashiroh

0

Bogordaily.net – Universitas Islam Bogor (UIB) melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Universitas La Tansa Mashiroh yang dirangkaikan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) sebagai langkah mempererat hubungan kelembagaan dan membuka peluang kerja sama antarperguruan tinggi.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Rektor Universitas Islam Bogor, KH. Dr. Syamsul Rizal Mz, S.H.I., M.Pd.I. bersama Rektor Universitas La Tansa Mashiroh, K.H. Soleh. Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, mencerminkan semangat silaturahmi serta komitmen kedua institusi dalam membangun sinergi yang positif.

Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan antarperguruan tinggi sekaligus memperluas jaringan kolaborasi dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui MoU yang telah ditandatangani, kedua universitas berharap dapat mengembangkan berbagai bentuk kerja sama yang memberikan manfaat bagi sivitas akademika maupun masyarakat luas.

Kerja sama tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, pertukaran pengetahuan, serta berbagai program akademik dan nonakademik lainnya.

Rektor Universitas Islam Bogor dan Rektor Universitas La Tansa Mashiroh menyampaikan harapan agar silaturahmi yang terjalin tidak berhenti pada penandatanganan MoU semata, tetapi dapat diwujudkan melalui program-program kolaboratif yang berkelanjutan dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan tinggi di Indonesia.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol terjalinnya hubungan baik dan komitmen kedua institusi untuk terus memperkuat kerja sama di masa mendatang.***

DPR RI Komisi V Dorong Percepatan Penanganan Perlintasan Sebidang, Anggaran Rp4 Triliun Disiapkan

0

Bogordaily.net – Komisi V DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Stasiun Bogor pada Jumat (12/6/2026) untuk meninjau kondisi perlintasan sebidang yang dinilai masih menjadi salah satu persoalan utama keselamatan transportasi kereta api.

Kunjungan tersebut dipimpin Tim Ketua Komisi V DPR RI Hamka B. Kady dan didampingi Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan serta jajaran Pemerintah Kota Bogor.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan membahas berbagai persoalan yang berkaitan dengan keselamatan dan kenyamanan penumpang kereta api, khususnya terkait perlintasan sebidang yang masih tersebar di sejumlah wilayah.

Komisi V DPR RI Hamka B. Kady mengatakan perlintasan sebidang menjadi fokus utama pembahasan antara DPR RI, pemerintah daerah, dan pihak terkait karena berpotensi menimbulkan kecelakaan yang mengakibatkan korban jiwa.

“Alhamdulillah hari ini kami berkunjung di Stasiun Kereta Api Bogor yang pada dasarnya kita akan coba meninjau semua permasalahan yang ada, khususnya dari sisi keselamatan dan kenyamanan penumpang” ujarnya

Ia menyebut perlintasan sebidang menjadi pembicaraan khusus pada pertemuan kali ini dengan pihak terkait

“Yang lebih khusus lagi adalah terkait dengan perlintasan sebidang ini yang menjadi fokus pembicaraan kami dengan pemerintah daerah, Dirjen Perkeretaapian, dan seluruh unsur yang terkait,” ujar Hamka.

Ia juga mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto yang telah menyiapkan anggaran besar untuk mendukung pembenahan perlintasan sebidang di seluruh Indonesia.

“Saya selaku anggota DPR RI dan teman-teman mengapresiasi Bapak Presiden Prabowo yang telah menyiapkan anggaran yang cukup besar. Itu empat triliun rupiah untuk membenahi semua perlintasan sebidang, bahkan sebenarnya mungkin empat triliun itu belum cukup,”ujarnya

Menurut Hamka, penyelesaian persoalan perlintasan sebidang membutuhkan keterlibatan lintas kementerian dan lembaga.

Karena itu, Komisi V DPR RI mendorong Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pekerjaan Umum untuk mengalokasikan anggaran secara khusus guna mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung seperti flyover dan underpass.

“Ke depan semua kementerian yang terkait, Kementerian Perhubungan dan Kementerian PU harus menganggarkan di kementeriannya masing-masing untuk menyelesaikan persoalan perlintasan sebidang” lanjutnya

DPR RI Komisi V bertekad mengawal berlangsungnya pengerjaan yang menjadi amanat Presiden serta prioritas khusus bagi keselamatan dan kenyamanan masyarakat

“Nanti kami kawal, dan ini sudah merupakan arahan Bapak Presiden bahwa persoalan keselamatan dan kenyamanan penumpang, khususnya di sektor transportasi kereta api, harus terjamin dengan baik,”jelasnya.

Selain itu, Hamka menyebutkan bahwa pembagian tugas antarinstansi akan dilakukan sesuai kewenangan masing-masing.

Kementerian PU diharapkan fokus membangun flyover dan underpass, sementara Kementerian Perhubungan bertugas melakukan koordinasi dan peningkatan teknologi pada perlintasan yang masih dapat dipertahankan.

“Kementerian PU membangun flyover dan underpass, kemudian Kementerian Perhubungan melakukan koordinasi sekaligus mendorong bagaimana persoalan yang masih memungkinkan untuk di-upgrade teknologinya mudah-mudahan secara terprogram semua bisa dilaksanakan,”ujarnya.

Komisi V DPR RI juga meminta pemerintah menyusun peta jalan atau roadmap penyelesaian perlintasan sebidang dalam tiga tahun terakhir dan lima tahun ke depan.

Langkah tersebut dinilai penting untuk menekan angka kecelakaan yang selama ini masih terjadi di sejumlah titik perlintasan.

“Kami minta tiga tahun terakhir ini dan lima tahun ke depan sudah ada roadmap penyelesaian mengenai perlintasan sebidang itu, karena itulah yang menyebabkan persoalan-persoalan yang menimbulkan korban besar kiita tidak mau hal itu terulang lagi. Mudah-mudahan semua bisa berjalan dengan baik,”tutup Hamka.***

Pasca Kepala BGN Ditangkap, Ribuan Motor Listrik Milik BGN Terbengkalai di Sentul Bogor

Bogordaily.net – Ribuan unit motor listrik berlogo Badan Gizi Nasional (BGN) terbengkalai di sebuah pabrik Kawasan Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, pada Jum’at 12 Juni 2026.

Pantauan dilokasi terlihat, pabrik bertuliskan Emmo Electric Mobile tersebut dipenuhi ribuan motor listrik berlogo BGN.

Motor listrik tersebut terlihat masih dalam kondisi baru dan sebagian besar masih terbungkus plastik pelindung.

Motor tersebut diduga untuk keperluan operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Namun, motor tersebut masih belum dioperasionalkan terutama pasca ditangkapnya Kepala BGN Dadan Hindayana beberapa waktu lalu.

Salah satu warga sekitar, Nyai menjelaskan bahwa, motor tersebut merupakan milik Badan Gizi Nasional (BGN) karena terpampang jelas dalam merk di motor tersebut.

“Iya infonya si punya BGN, keliatan di stiker motornya,” kata Nyai saat ditemui wartawan dilokasi, Jum’at 12 Juni 2026.

Menurut dia, motor tersebut sudah terparkir selama dua bulan lalu atau pasca perayaan Hari Raya Idul Fitri.

“Ada kali 2 bulan, sekitar abis lebaran,” jelasnya.

Sementara itu, dirinya memastikan bahwa, motor tersebut hanya terparkir area di pabrik. Dirinya tak mengetahui jumlah pasti motor tersebut.

“Nyewa disini mah bukan pabrik nya, gatau ada berapa motor nya,” ungkap dia.

Sebelumnya diketahui, kasus pengadaan puluhan ribu unit motor listrik oleh Badan Gizi Nasional (BGN) di era kepemimpinan Dadan Hindayana kini menjadi sorotan.

Kendaraan operasional yang dibeli menggunakan anggaran negara tersebut dipastikan tetap menjadi aset BGN setelah Dadan dipecat oleh Presiden Prabowo Subianto akibat terseret kasus korupsi.

(Albin)

Demo BEM UI Digelar Hari Ini di Bundaran HI, Ribuan Mahasiswa Suarakan Lima Tuntutan kepada Pemerintah

0

Bogordaily.net – Ribuan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) dijadwalkan menggelar aksi demonstrasi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026).

Aksi tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan kritik terhadap sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai berdampak langsung terhadap kondisi ekonomi, sosial, dan kehidupan masyarakat.

Berdasarkan informasi yang beredar, sekitar 1.500 mahasiswa diperkirakan akan turut ambil bagian dalam aksi yang dijadwalkan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB.

Massa aksi akan memusatkan kegiatan di kawasan Bundaran HI yang selama ini kerap menjadi lokasi penyampaian aspirasi publik.

Para mahasiswa menyebut demonstrasi tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap berbagai persoalan yang saat ini dirasakan masyarakat. Mereka menilai sejumlah kebijakan pemerintah perlu dievaluasi agar tidak semakin membebani kondisi ekonomi rakyat.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa membawa lima tuntutan utama yang akan disuarakan kepada pemerintah.

1. Stop Pemborosan APBN

Mahasiswa menyoroti penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dinilai belum sepenuhnya efektif dan tepat sasaran.

Mereka meminta pemerintah melakukan evaluasi terhadap berbagai program yang dianggap menghabiskan anggaran besar namun belum memberikan dampak signifikan bagi kesejahteraan masyarakat.

Menurut mahasiswa, efisiensi penggunaan anggaran negara harus menjadi prioritas agar dana publik dapat digunakan untuk program-program yang lebih mendesak dan bermanfaat.

2. Turunkan Harga Kebutuhan Pokok dan BBM

Isu kenaikan harga bahan pokok dan bahan bakar minyak menjadi salah satu perhatian utama dalam aksi tersebut.

Mahasiswa menilai kenaikan harga BBM, khususnya Pertamax yang mengalami penyesuaian harga pada 10 Juni 2026, berpotensi memicu kenaikan biaya distribusi dan harga kebutuhan pokok di berbagai daerah.

Kondisi tersebut dinilai dapat semakin menekan daya beli masyarakat yang saat ini sudah menghadapi berbagai tantangan ekonomi.

3. Hentikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga masuk dalam daftar tuntutan mahasiswa.

Mereka meminta pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program tersebut karena dianggap membutuhkan anggaran yang sangat besar.

Menurut mahasiswa, pemerintah perlu memastikan setiap program yang dijalankan memiliki efektivitas tinggi serta memberikan manfaat yang sebanding dengan dana yang dikeluarkan.

4. Evaluasi Pembangunan Koperasi Merah Putih

Selain MBG, pembangunan Koperasi Merah Putih turut menjadi sorotan.

Mahasiswa menilai program tersebut perlu dikaji ulang dari sisi manfaat, efektivitas pelaksanaan, serta penggunaan anggarannya.

Mereka meminta pemerintah membuka ruang evaluasi yang lebih transparan agar masyarakat dapat mengetahui sejauh mana program tersebut memberikan dampak nyata.

5. Menuntut Presiden Prabowo Mengakui Kesalahan dan Melakukan Evaluasi Kebijakan

Tuntutan terakhir yang akan disampaikan mahasiswa berkaitan dengan pertanggungjawaban pemerintah terhadap berbagai persoalan yang muncul akibat kebijakan yang telah diterapkan.

Mahasiswa meminta pemerintah lebih terbuka terhadap kritik publik serta melakukan evaluasi terhadap kebijakan yang dinilai menimbulkan polemik di tengah masyarakat.

Aksi demonstrasi ini diperkirakan akan mendapat pengawalan dari aparat keamanan guna memastikan kegiatan berlangsung tertib dan kondusif.

Masyarakat yang akan melintasi kawasan Bundaran HI dan sejumlah ruas jalan di Jakarta Pusat diimbau untuk mengantisipasi kemungkinan kepadatan lalu lintas selama aksi berlangsung dengan memilih jalur alternatif atau menggunakan transportasi umum.

Fundamental Kuat, BRI Sambut Positif Dukungan Berbagai Pihak terhadap Pasar Modal

0

Bogordaily.net – Di tengah pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang masih berada di zona negatif secara year-to-date, perhatian terhadap saham-saham BUMN kembali meningkat.

Hal tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, COO BPI Danantara Dony Oskaria, Direktur Utama BRI Hery Gunardi, para Direktur Utama Himbara, BPJS Ketenagakerjaan, serta sejumlah BUMN di Jakarta (09/06).

Pertemuan tersebut membahas berbagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas pasar modal dan memperkuat kepercayaan investor, termasuk wacana buyback saham emiten BUMN.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi menilai perhatian berbagai pemangku kepentingan tersebut mencerminkan keyakinan terhadap prospek jangka panjang perusahaan-perusahaan BUMN, khususnya sektor perbankan yang tetap menunjukkan kinerja dan fundamental yang solid.

Menurut Hery, stabilitas pasar yang terjaga merupakan faktor penting dalam mendukung iklim investasi yang sehat.

“Kepercayaan investor terhadap saham-saham perbankan nasional ditopang oleh kinerja industri yang tetap resilien di tengah dinamika ekonomi global. Industri perbankan masih mencatatkan pertumbuhan kredit yang positif, kualitas aset yang terjaga, serta kondisi likuiditas dan permodalan yang kuat,” ujar Hery.

Hery yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Perbanas menambahkan bahwa fundamental industri perbankan nasional hingga saat ini tetap kuat. Berdasarkan data OJK, hingga April 2026 kredit perbankan tumbuh 9,98% secara tahunan, sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat 11,40%.

“Pertumbuhan kredit dan penghimpunan dana masyarakat yang tetap kuat menunjukkan kepercayaan publik terhadap industri perbankan masih terjaga dengan baik, sekaligus mencerminkan fungsi intermediasi yang berjalan efektif,” jelas Hery.

Bagi BRI, penguatan kepercayaan pasar terutama dibangun melalui kinerja yang konsisten. Perseroan terus fokus menjaga kualitas aset, memperkuat permodalan dan likuiditas, serta menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi para pemegang saham.

“Terkait wacana buyback, setiap aksi korporasi tentu akan dikaji secara cermat dan dilaksanakan sesuai ketentuan regulator yang berlaku. Saat ini fokus utama kami tetap pada penguatan fundamental perusahaan dan penciptaan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,” pungkas Hery.(*)