Home Blog Page 100

Mau ke Acara Kirab Mahkota Binokasih di Kota Bogor? Ini Kantong Parkir yang Disediakan Pemkot

Bogordaily.net-  Beberapa ruas jalan di Kota Bogor akan ditutup sementara saat acara kirab mahkota Binokasih, pada Jumat 8 Mei 2026.

Untuk mengatasi kemacetan dan penumpukan pengunjung, ada beberapa kantong parkir yang telah disediakan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto, mengatakan pihaknya telah menyiapkan skema pengaturan lalu lintas selama kegiatan berlangsung.

Salah satunya dengan menerapkan sistem contraflow di ruas Jalan Siliwangi guna menjaga kelancaran arus kendaraan.

Ia menjelaskan, sebanyak 25 bus rombongan peserta kirab akan diturunkan di kawasan Jalan Batutulis sebelum diarahkan menuju lokasi parkir di Terminal Baranangsiang.

“Ini akan ada 25 bis didrop. Dari sini hanya ngedrop kita atur ke belakang bisnya. Nanti kita tampung di Terminal Baranangsiang,” jelas Sujatmiko, Kamis 7 Mei 2026

Menurut Sujatmiko, peserta kirab akan menggunakan sisi kiri jalan, sementara jalur sebelah kanan tetap dapat dilalui kendaraan umum agar aktivitas masyarakat tidak sepenuhnya terganggu.

Untuk mendukung pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas, Dishub Kota Bogor menurunkan sekitar 150 personel yang akan disiagakan di sepanjang rute kirab.

Kantong parkir

Lokasi parkir tersebut berada di kawasan Gedung Bakorwil, Balaikota Bogor, Kantor Pajak, Museum Tanah, Kinderfield School Bogor, area Paspampres, Jalan Otto Iskandar Dinata, Mal BTM, serta Terminal Baranangsiang untuk parkir bus.

Dishub Kota Bogor mengimbau masyarakat agar memanfaatkan lokasi parkir yang telah disediakan dan tidak memarkir kendaraan di badan jalan.

Petugas juga akan melakukan penertiban parkir liar mulai pukul 17.00 WIB, terutama di sepanjang Jalan Siliwangi dan kawasan Suryakencana yang menjadi jalur utama kirab budaya tersebut.

(Muhammad Irfan Ramadan)

 

Mahkota Binokasih Tiba di Bogor, Jadi Momentum Bersejarah Milangkala Tatar Sunda Kirab Budaya

Bogordailynet. – Kedatangan Mahkota Binokasih Sanghyang Pake di Kota Bogor pada Kamis 7 Mesi 2026 menjadi momen bersejarah dalam rangkaian agenda Milangkala Tatar Sunda dan Kirab Budaya Kota Bogor 2026

Mahkota Binokasih di antar langsung oleh rombongan dari Keraton Sumedang Larang yang di jaga ketat oleh aparat Brimob

Wali Kota Bogor menyambut baik kedatangan rombongan Keraton Sumedang Larang di Gedung Badan Koordinasi Pemerintahan Dan Pembangunan Wilayah l Kota Bogor

Tak hanya itu, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, juga menyebut kehadiran mahkota peninggalan Kerajaan Sunda Pajajaran tersebut sebagai momentum langka dan istimewa bagi masyarakat Bogor.

“Yang ditunggu-tunggu sudah sekian lama, Mahkota Binokasih Sanghyang Pake, sebuah simbol Kerajaan Pajajaran yang dulu pernah dijadikan mahkota semua Raja Sunda Pajajaran,” ujar Dedie A. Rachim.

Ia mengatakan, pada hari ini Mahkota Binokasih resmi tiba di Kota Bogor sebagai bagian dari rangkaian budaya Tatar Sunda yang akan dilanjutkan dengan kirab budaya pada Jumat malam, 8 Mei 2026.

“Hari ini sudah tiba di Bogor. Sanghyang Pake Mahkota Binokasih ini asli terbuat dari emas 18,8 karat dengan bobot kurang lebih 8 kilogram,” jelasnya.

Menurut Dedie, kedatangan Mahkota Binokasih ke Bogor memiliki nilai historis yang kuat. Pasalnya, Bogor memiliki keterkaitan erat dengan sejarah Kerajaan Pajajaran dan Keraton Sumedang Larang.

“Nah ini menjadi sebuah momentum yang cukup langka karena belum semua wilayah Jawa Barat disinggahi. Tetapi Bogor mendapatkan sebuah kesempatan yang istimewa karena memang kedekatan antara Bogor dengan Sumedang,” ungkapnya.

Ia menambahkan, hubungan historis tersebut juga berkaitan dengan perpindahan pusat Kerajaan Pajajaran ke Sumedang pada masa lampau.

“Terlebih lagi dengan kesejarahan dan juga latar belakang bahwa pada saat Kerajaan Pajajaran berpindah ke Sumedang, beberapa artefak termasuk juga benda-benda prasasti sejarah itu semuanya sekarang ada di Keraton Sumedang,” katanya.

Dedie menilai, kehadiran Mahkota Binokasih menjadi sebuah kehormatan bagi Kota Bogor sekaligus pengingat akan sejarah dan budaya Sunda yang harus terus dijaga serta dilestarikan.

“Ini sebuah kehormatan dalam rangkaian Milangkala Tatar Sunda yang akan kita serangkaikan kirabnya itu besok bada Magrib, 8 Mei 2026,” tutupnya.

(Fikri)

SPPG Baranangsiang Resmi di Buka, Terapkan Rapid Test Makanan Setiap Hari

Bogordaily.net – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Baranangsiang Polresta Bogor Kota II resmi dibuka di wilayah Bogor Timur sebagai bagian dari upaya memperkuat layanan pemenuhan gizi bagi masyarakat.

Peresmian dilakukan melalui kegiatan seremonial berupa penandatanganan prasasti dan pemotongan pita yang dilakukan langsung oleh Kapolresta Bogor Kota sebagai simbol dimulainya operasional fasilitas pelayanan gizi tersebut.

SPPG Baranangsiang hadir melalui kolaborasi antara Polresta Bogor Kota dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bogor dalam mendukung program pelayanan gizi masyarakat secara berkelanjutan.

Kegiatan peresmian turut dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh penting di Kota Bogor, di antaranya Ketua TP PKK Kota Bogor Yanti Rachim, Kapolresta Bogor Kota, Dandim 0606 Kota Bogor, Dandenpom III/1 Bogor, jajaran Kadin Kota dan Kabupaten Bogor, serta unsur pemerintahan lainnya.

Fasilitas tersebut diproyeksikan menjadi dapur pelayanan gizi yang mendukung pemenuhan kebutuhan makanan sehat dan bergizi bagi anak sekolah, ibu hamil, hingga ibu menyusui.

Kehadiran SPPG Baranangsiang sekaligus menambah fasilitas pelayanan gizi di Kota Bogor setelah sebelumnya unit pertama telah berdiri di kawasan Cibalagung.

Ketua Kadin Kota Bogor, Maryati Dona Hasanah, menjelaskan bahwa SPPG Baranangsiang dijadwalkan mulai beroperasi penuh pada 10 Mei 2026 setelah seluruh persiapan teknis dan administrasi dinyatakan selesai.

“SPPG Baranangsiang ini adalah bentuk kolaborasi daripada Polresta Bogor Kota dengan Kadin Kota Bogor. Ini adalah SPPG kedua, yang pertama itu di daerah Jabalagung dan ini yang kedua,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sebelum mulai beroperasi, pihaknya telah melengkapi berbagai sertifikasi penunjang guna memastikan keamanan dan kualitas layanan.

“Alhamdulillah sebelum beroperasional kami sudah melengkapi dengan berbagai macam sertifikasi, yaitu sertifikasi penjamah sampai dengan lab air dan juga SLHS atau Sertifikat Laik Higiene Sanitasi,” katanya.

Menurutnya, secara teknis operasional SPPG Baranangsiang tidak jauh berbeda dengan SPPG lainnya. Namun, fasilitas yang tersedia disebut telah memenuhi standar kualitas, mulai dari proses pengolahan hingga makanan diterima para penerima manfaat.

“Di dalam SPPG Baranangsiang ini sudah memenuhi standar kualitas sampai ke penerima manfaat itu,” jelasnya.

Tak hanya itu, pihak pengelola juga menerapkan pengawasan ketat terhadap kualitas makanan sebelum didistribusikan. Salah satunya melalui rapid test makanan yang dilakukan setiap hari.

“Sebelum makanan didistribusikan, kami akan mengadakan rapid test untuk makanan. Itu akan kami lakukan setiap hari sebelum distribusi makanan diberikan,” ungkapnya.

Kadin Kota Bogor berharap keberadaan SPPG Baranangsiang dapat berjalan lancar dan menjadi salah satu fasilitas pelayanan gizi yang mampu memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

(Fikri)

Pertikaian Semakin Meruncing AM Tanggapi Hak Jawab Ahsan Pasinringi

0

Bogordaily.net – Pertikaian AM dengan Ahsan Pasinringi, semakin meruncing.
AM selaku pelapo, menangga[i hak jawab yang disiampaikan Ahsan melalui bogordaily.net. Menurut AM poin pentingnya Asan sudah menjadi terlapor dengan No LP: TPP/194/IV/RES.1.11./2026/Reskrim tertanggal 19 April 2026.

Dalam keterangan yang dilayangkan ke Redaksi bogirdaily.net, klarifikasi terkait penggiringan opini, ketidak berimabangan merupakan hak dari pihak Ahsan.

Hak Jawab atas Pemberitaan Dugaan Penggelapan, Ahsan Pasinringi Bantah Gelapkan Kendaraan dan Tegaskan Sengketa Perdata,

Dalam hak jawabnya Ahsan Pasinringi menyampaikan hak jawab atas pemberitaan berjudul “Diduga Menggelapkan Mobil, Ahsan Pasinringi Dipolisikan…”.

(https://bogordaily.net/2026/04/diduga-gepalapkan-mobil-ahsan-pasiringgi-dipolisikanam/)

Dalam pernyataan resminya, Ahsan menilai pemberitaan tersebut tidak berimbang dan berpotensi menggiring opini publik secara prematur.

Ahsan Pasinringi, yang menyebut dirinya sebagai kuasa hukum dalam perkara tersebut, menegaskan bahwa tudingan dugaan tindak pidana belum pernah diuji melalui proses hukum yang sah, apalagi diputus oleh pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

“Sejak awal saya tegaskan bahwa pemberitaan tersebut tidak hanya tidak berimbang, tetapi juga mengandung framing yang menggiring opini publik seolah-olah saya telah melakukan tindak pidana,” ujar Ahsan dalam keterangan tertulisnya.

Ia meluruskan bahwa kendaraan yang menjadi objek pemberitaan disebut diperoleh bukan melalui tindakan melawan hukum, melainkan diserahkan secara sah oleh pihak pelapor. Penyerahan tersebut, kata dia, didasarkan pada hubungan kepercayaan serta adanya surat kuasa yang ditandatangani.

Dengan demikian, menurut Ahsan, terdapat hubungan hukum yang jelas antara dirinya dan pihak pelapor dalam kapasitas sebagai klien dan kuasa hukum. Ia menilai permasalahan yang terjadi seharusnya ditempatkan dalam ranah perdata terkait pelaksanaan hubungan hukum tersebut.

“Permasalahan ini adalah sengketa perdata, bukan sebagaimana diberitakan secara simplistis dan tendensius sebagai dugaan tindak pidana,” tegasnya.

Menurut AM tidak sembarangan polisi menetapkan seorang sebagai tersangka, kalau tidak mengandung bukti.

Disisi lain sang pelapor menyatakan jika tidak mungkin polisi menerima laporannya kalau tidak memenuhi unsur.

MA menambahkan dalam surat perjanjian tersebut kendataan hanya dititpkan, bukan merupakan pengalihan hak kpemilikan, termasuk jual beli.

Berulangkali, lanjut AM, selalu pemilik mobil meminta Ahsan untuk mengembalikan kendaraan yang dipakai Ahsan, karena sesuai perjanjian itu hanya di titipkan dan tukar pakai,.

“Namun Ketika dihubungi Ahsan tidak bisa dikontak, malah nomer pemilik kendaraan diblok. itu menunjukkan niat tiak baik dari awal. Kami punya bukti kalau mobil itu dijual, ” papar AM.

AM meminta supaya Ahsan segera mengembalikan mobil, namun terlihat tidak ada niat mengembalikan mobil tersebut.

Sederhana, lanjut MA, kalau memang Ahsan tidak berniat menguasai mobil tersebut,t maka segera dikembalikan.

AM bahkan meminta tolong supaya mobil yang ditukar pinjam itu dikembalikan.

Kemudian AM menantang Ahsan supaya menampilkan bukti jika mobil itu masih ada padanya.

” Bisa dalam bentuk foto, dan waktunya,” Ucap AM.

Kalau ada hal-hal yang harus dibicarakan, mari duduk bersama,t katanya seraya menyampaikan sharusnya tidak memblokir nomernya serta beralasan istrinya cemburu klau menghilang.

“Balikin saja mobil saya”, pungkas AM.

Hingga kini, kasus tersebut masih menjadi perhatian publik dan proses penanganannya disebut masih berlangsung.***

Capai 50 Persen, Pemkab Bogor Percepat Pembangunan Alun-alun Tegar Beriman hingga Juni 2026

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus mempercepat progres pembangunan alun-alun Tegar Beriman Cibinong. Adapun, untuk progres saat ini telah mencapai 50 persen dan ditargetkan rampung sebelum HJB Bogor ke-544 atau tanggal 3 Juni 2026.

Kabag Umum Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Bogor, Eka Novari menjelaskan bahwa, saat ini pembangunan alun-alun masih terus dikebut hingga mencapai 50 persen.

“Progres Allhamdulillah sekitar 50 persen sudah masuk,” kata Eka, Kamis 7 Mei 2026.

Menurut Eka, pembangunan alun-alun Tegar Beriman, ditargetkan sesuai jadwal atau sebelum Hari Jadi Bogor (HJB) ke 544.

“Tetap target kita di awal Juni sebelum HJB ini sudah selesai. Optimis sebelum HJB selesai,” jelasnya.

Sementara itu, pelaksana proyek, Yusuf menjelaskan bahwa, saat ini progres pengerjaan mulai pemasangan kanstin, granit dan batu alam.

“Sudah pengecoran struktur sudah banyak yang dikerjakan kurang lebih 50 persen minggu ini,” ujar Yusuf.

Lebih lanjut, ia mengaku terdapat kendala saat pengerjaan alun-alun tersebut. Seperti cuaca hingga padatnya agenda di Pemkab Bogor.

“Kendala ya cuaca, namanya Bogor susah ditebak kadang hujan tiba-tiba jadi kendala. Terus banyak (kegiatan), sabtu manasik, minggu CFD, ya harap dimaklumi tapi semua berjalan dengan baik,” ungkap dia.

Namun, kata dia, hal tersebut tidak menjadi hambatan dan pengerjaan terus dikebut sesuai target yang ditentukan.

“Agar terus dikejar waktu sesuai hari jadi Bogor minimal sudah tidak berantakan, terlihat rapi,” tambahnya.(Albin)

Menkop Buka Kick-Off Program “Mba Maya 2026” Kolaborasi MES dengan PNM

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono membuka Kick Off Program Mba Maya (Membina dan Memberdaya) tahun 2026 dengan mengangkat tema “Usaha Berkah dalam Bingkai Ekonomi Syariah” di Menara PNM Jakarta, Rabu 6 Mei 2026.

Program yang diluncurkan oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bersama Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) tersebut di antaranya dihadiri Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Arief Mulyadi, Direktur Pembiayaan Syariah LPDB KUMKM Ari Permana, Pengurus Pusat MES Siti Ma’rifah, serta para nasabah PNM yang hadir secara langsung maupun daring dari berbagai wilayah di Indonesia.

Dalam sambutannya, Menkop Ferry mengapresiasi kepada PNM atas kepercayaan serta konsistensi dalam melibatkan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) sebagai mitra strategis dalam pelaksanaan Program Mba Maya (Membina dan Memberdaya).

“Saya menyambut baik keberlanjutan program ini sebagai wujud sinergi nyata dalam pemberdayaan ekonomi rakyat berbasis syariah, khususnya dalam mendorong peningkatan kapasitas dan kemandirian pelaku usaha, termasuk ibu-ibu nasabah Mekaar (membina ekonomi keluarga sejahtera),” ujar Menkop.

Di sela acara, Menkop memuji keberadaan Command Center dan dasbord monitoring, karena sangat detail dalam soal pendataan.

Berdasar laporan, kata Menkop, selama 2025, Program Mba Maya telah dilaksanakan sebanyak 248 kegiatan di 20 Kabupaten/Kota dan 173 Kecamatan.

Kegiatan ini melibatkan 17 pengurus daerah MES serta didukung oleh 84 narasumber, dengan total penerima manfaat mencapai 10.924 peserta.

Selain itu, kata Menkop, MES juga berkolaborasi dalam program pelatihan dan pendampingan UMKM Halal yang telah dilaksanakan di 7 Kabupaten/Kota dengan total 412 peserta, serta pendampingan usaha restoran melalui skema reguler, salah satunya pada usaha Sari Timbul di Bali.

“Melalui program ini, peserta tidak hanya memperoleh penguatan pengetahuan, tapi juga pendampingan praktis yang mendorong peningkatan kapasitas usaha, termasuk dalam aspek sertifikasi halal sebagai nilai tambah untuk memperluas daya saing pelaku usaha di berbagai daerah,” ujar Menkop.

Menurut Menkop, MES secara berkelanjutan mengembangkan ekosistem usaha halal melalui berbagai inisiatif, antara lain pelatihan pendamping proses produk halal, peningkatan kapasitas UMKM halal serta pemberdayaan ekonomi perempuan yang menjangkau seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah 3T yang menjadi perhatian prioritas.

“Saya memahami bahwa program Mba Maya yang dilaksanakan oleh PNM menyasar langsung nasabah di tingkat akar rumput. Hal ini sejalan dengan peran koperasi syariah yang memiliki posisi strategis sebagai penguat ekonomi masyarakat di tingkat desa, sekaligus sebagai penghubung bagi pelaku usaha untuk berkembang secara berkelanjutan,” ujarnya.

Menurut Menkop, program Mba Maya bisa dikolaborasi dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), sehingga pelaku usaha tidak hanya mendapatkan pelatihan, tetapi juga memperoleh akses terhadap pembiayaan, pendampingan, serta pengembangan usaha yang berbasis gotong royong.

Sementara itu, Direktur Utama PT PNM Arief Mulyadi, mengatakan bahwa PNM kini telah menjangkau 60.260 desa atau kelurahan dari total sekitar 84 ribu desa/kelurahan di Indonesia.

Layanan tersebut mencakup 943 ribu kelompok nasabah dengan total sekitar 16,1 juta nasabah aktif.

“Dengan program yang diluncurkan ini juga ditargetkan semakin berkembang jangkauan PNM ke desa dan kelurahan. Termasuk kami pun berhasil menggulirkan, meluncurkan program PNM Mekaar atau membina ekonomi keluarga sejahtera,” paparnya.***

BSI Raih The Best Corporate Emission Reduction Transparency Awards

0

Bogordaily.net – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) terus memperkuat implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam kegiatan bisnis dan operasional sebagai bentuk dukungan terhadap program Asta Cita serta awards target Net Zero Emission (NZE) Indonesia.

Adapun, komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui perhitungan emisi operasional yang secara reguler telah dilakukan BSI di seluruh outlet melalui platform digital carbon tracking dan juga disajikan secara transparan dalam laporan keberlanjutan perseroan.

BSI juga telah menjalankan berbagai inisiatif dekarbonisasi melalui penyediaan sarana dan prasarana ramah lingkungan dalam bisnis dan operasional yang dijalankan diantaranya melalui penyediaan 2 green building di Landmark BSI Aceh serta BSI Tower Jakarta.

Kemudian, pengoperasian 11 titik panel surya di outlet dan Desa Binaan BSI, penyediaan 145 kendaraan operasional listrik, penyediaan 15 titik stasiun pengisian daya kendaraan listrik, desa binaan, serta penyediaan 70 mesin daur ulang botol plastik.

Komitmen keberlanjutan BSI juga tercermin dari kinerja portofolio pembiayaan berkelanjutan BSI yang mencapai Rp73,92 triliun atau setara 23,18% dari total pembiayaan.

Portofolio ini terdiri dari pembiayaan hijau sebesar Rp15,66 triliun dan pembiayaan sosial sebesar Rp58,26 triliun. Selain itu, BSI juga mencatatkan portofolio kendaraan listrik sebesar Rp396 miliar serta menerbitkan Sukuk Keberlanjutan Tahap II senilai Rp5 triliun.

Atas komitmennya, dalam penerapan ESG, BSI memperoleh pengakuan ESG Rating dari Bloomberg sebagai First Global Islamic Bank.

Dari sisi transparansi pelaporan emisi, BSI telah menyampaikan pengukuran emisi operasional BSI tahun 2025 tercatat sebesar 19.374,40 tCO₂e untuk Cakupan (Scope) 1 dan 70.356,55 tCO₂e untuk Cakupan (Scope) 2.

Di sisi literasi dan komunikasi ESG, Perseroan juga terus mendorong berbagai kegiatan dan dukungan literasi ESG di berbagai kesempatan baik di dalam dan luar negeri.

Tidak hanya berfokus pada aspek lingkungan, BSI juga terus mendorong dampak sosial melalui pemberdayaan masyarakat dan penciptaan lingkungan yang inklusif.

Wakil Direktur Utama BSI Bob T Ananta mengatakan bahwa pihaknya, mendukung penuh asta cita pemerintah serta pencapaian target net zero emission Indonesia salah satunya melalui perhitungan emisi operasional.

“Serta penyusunan strategi dekarbonisasi perusahaan yang di publikasikan secara transparan dalam platform digital carbon tracking dan laporan keberlanjutan”, ujar Bob dikutip, Kamis 7 2026

Atas berbagai inisiatif yang dilakukan, Bank Syariah Indonesia meraih Trusted Diamond Achievement in Emission Transparency dalam ajang penghargaan The Best Corporate Emission Reduction Transparency Awards.

Sementara itu, amanah ini menjadi motivasi Perseroan untuk terus menjalankan bisnis & operasional yang berkelanjutan.(Albin)

Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti Keberpihakan BRI Terhadap Ekonomi Kerakyatan yang Terstruktur

0

Bogordaily.net – Sepanjang lima tahun terakhir sejak dibentuk pada 13 September 2021, Holding Ultra Mikro (UMi) yang terdiri dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebagai induk, bersama PT Pegadaian dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) terus menunjukkan kinerja solid dalam memperluas literasi dan inklusi keuangan sekaligus memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan di Indonesia.

Keberadaan Holding UMi dirancang untuk menjadi jawaban atas kebutuhan akses pembiayaan yang terintegrasi bagi para pelaku usaha mikro dan UMi di berbagai wilayah Indonesia.

Hingga akhir Maret 2026, Holding UMi telah menjangkau lebih dari 33,7 juta nasabah pinjaman, dengan dukungan basis simpanan mikro yang telah mencapai lebih dari 166 juta rekening.

Capaian tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan yang diberikan, sekaligus menunjukkan skala bisnis mikro yang semakin berkembang dan terdokumentasi secara formal dalam sistem keuangan nasional.

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menegaskan bahwa keberhasilan UMi tidak hanya tercermin dari pertumbuhan bisnis, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Melalui berbagai program pendampingan, pelaku usaha mikro didorong untuk terus berkembang, naik kelas, dan meningkatkan daya saing.

“Holding UMi telah berkembang menjadi ekosistem yang tidak hanya memperluas akses pembiayaan, tetapi juga meningkatkan kapasitas usaha, memperkuat literasi keuangan dan investasi, serta menciptakan jalur kenaikan kelas yang lebih terstruktur dan terukur bagi pelaku usaha, sehingga memperkuat daya saing di segmen mikro,” ujar Akhmad.

Sejalan dengan penguatan tersebut, Holding UMi juga terus mengembangkan layanan bullion (emas) serta inovasi digital seperti aplikasi Tring dari Pegadaian, yang semakin memperkuat posisi BRI Group dalam ekosistem emas nasional.

Inovasi ini memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan finansial yang beragam, termasuk mengelola investasi emas secara lebih praktis sesuai kebutuhan.

Pada periode yang sama, total tabungan emas dan deposito emas dalam ekosistem UMi BRI Group pun tercatat mencapai 22 ton.

Capaian ini mencerminkan meningkatnya minat masyarakat terhadap instrumen investasi berbasis emas yang semakin mudah diakses.

Seiring dengan itu, ekosistem UMi ini juga terbukti efektif dalam mendorong peningkatan kapasitas usaha nasabah.

Sepanjang Triwulan I 2026, sebanyak 1,2 juta debitur berhasil naik kelas (graduasi), menandakan adanya transformasi nyata dari pelaku usaha UMi menuju skala usaha yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

“Penguatan ekosistem UMi tidak hanya berbicara soal akses pembiayaan, tetapi juga bagaimana membangun ketahanan finansial masyarakat secara menyeluruh. Dalam konteks tersebut, perlindungan melalui asuransi mikro menjadi elemen yang semakin penting. Sepanjang Januari hingga Maret 2026, jumlah pemegang polis asuransi mikro tercatat bertambah sebanyak 7,9 juta polis,” jelas Akhmad.

Sebagai bentuk konkret dari sinergi tersebut, Holding UMi mengembangkan outlet fisik bernama Sentra Layanan Ultra Mikro (SenyuM) Co-Location, yaitu outlet layanan bersama yang dapat dimanfaatkan secara terintegrasi oleh nasabah BRI, PNM, dan Pegadaian. Hingga Maret 2026, jumlah outlet SenyuM Co-Location telah mencapai 1.035 titik layanan.***

Siap Tempur di Porprov 2026, Dedie Rachim Yakin Atlet Kota Bogor Bikin Bangga

0

Bogordaily.net – Kesiapan para atlet yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XIV Tahun 2026 semakin matang. Dengan tujuan yang sama, yakni membawa harum nama Kota Bogor di tingkat Jawa Barat.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, saat membuka rapat pengurus kontingen bersama para ketua cabang olahraga (cabor), pelatih, dan perwakilan atlet di Ruang Paripurna Gedung DPRD Kota Bogor, Selasa (5/5/2026).

Dedie Rachim mengatakan, ada tiga poin kesuksesan yang diharapkan mampu diraih para pejuang olahraga Kota Bogor dalam Porprov 2026. Pertama, sukses administrasi.

“Anggaran ini harus tetap dipertanggungjawabkan. Dari rakyat, dan harus membuahkan kebanggaan untuk rakyat. Ini harus mencerminkan sukses administrasi,” kata Dedie Rachim.

Ia meminta para ketua cabor, atlet, dan pengurus kontingen untuk melaporkan seluruh bentuk administrasi sebagai bagian dari pertanggungjawaban.

Kedua, lanjut Dedie Rachim, adalah sukses penyelenggaraan. Sebagai tuan rumah, Kota Bogor harus mampu memberikan kesan positif bagi seluruh peserta.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor pun terus melakukan pembenahan sarana dan prasarana olahraga, termasuk aksesibilitas yang menunjang suksesnya penyelenggaraan ajang olahraga tersebut.

“Green Forest di Pamoyanan menjadi salah satu venue Porprov. Kita sudah berkoordinasi dengan Pemprov Jabar untuk percepatan trase baru Batutulis, dengan harapan sebelum pelaksanaan Porprov jalan tersebut sudah bisa difungsikan,” ujarnya.

Faktor terakhir adalah sukses prestasi. Kota Bogor menargetkan raihan 100 medali emas dalam ajang tersebut. Menurut Dedie Rachim, masyarakat Kota Bogor sangat berharap target itu dapat terwujud.

“Saya yakin dan percaya, dengan semangat dan kekuatan yang kita miliki, kita bisa membanggakan Kota Bogor. Kita tidak kalah dengan kota-kota lain,” tegasnya.

Senada, Wakil Wali Kota Bogor yang juga Ketua Kontingen Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengatakan para atlet saat ini tengah menjalani proses latihan dengan intensitas tinggi dan jadwal yang cukup padat.

“Para atlet juga dipersilakan mengikuti try in dan try out. Bahkan, ada yang berhasil meraih juara di luar negeri. Ini membuktikan Kota Bogor semakin siap menghadapi Porprov,” kata Jenal Mutaqin.

Melihat grafik perkembangan atlet, Jenal Mutaqin mengaku optimistis kontingen Kota Bogor mampu menorehkan prestasi melalui raihan medali pada Porprov yang akan digelar November mendatang.***

Rekayasa Lalin Kirab Mahkota Binokasih di Bogor Dimulai Jam 14.00 WIB. Surken Steril Mulai 18.00 WIB

0

Bogordaily.net – Kota hujan itu bersiap menyambut malam budaya. Jalan-jalan utama di pusat Kota Bogor akan berubah wajah. Bukan lagi deru kendaraan yang mendominasi, melainkan iring-iringan penari, musik tradisional, dan langkah kuda para pejabat daerah.

Kirab Mahkota Binokasih di Kota Bogor akan digelar Jumat malam, 8 Mei 2026. Pemerintah Kota Bogor bersama aparat kepolisian pun mulai menyiapkan rekayasa lalu lintas besar-besaran demi mengamankan jalannya acara budaya tersebut.

Rute kirab membentang sepanjang 3,2 kilometer. Dimulai dari kawasan Museum Pajajaran Batutulis, lalu bergerak melewati Jalan Lawang Gintung, Jalan Batutulis, Jalan Siliwangi, hingga berakhir di Lawang Suryakencana, Bogor Tengah.

Di situlah pusat keramaian diperkirakan terjadi.

Jalan Suryakencana bahkan akan ditutup total mulai pukul 18.00 hingga 22.00 WIB. Kawasan kuliner legendaris itu bakal steril dari kendaraan roda dua maupun roda empat.

Polisi juga menerapkan rekayasa satu arah sejak pukul 14.00 sampai 17.30 WIB di sejumlah ruas yang dilintasi kirab budaya tersebut. Kendaraan dari arah Otista maupun Jalan Siliwangi akan dialihkan ke jalur alternatif.

Warga Bogor tampaknya harus lebih sabar sore hingga malam nanti. Kemacetan hampir dipastikan terjadi di pusat kota.

Namun, malam itu memang disiapkan bukan untuk terburu-buru.

Kirab Mahkota Binokasih di Kota Bogor diproyeksikan menjadi salah satu agenda budaya terbesar tahun ini. Sebanyak 885 penari dari berbagai daerah di Jawa Barat akan turun ke jalan. Sebanyak 27 kesenian tradisional dari kabupaten dan kota se-Jawa Barat juga dijadwalkan tampil memeriahkan suasana.

Yang paling menyita perhatian tentu kehadiran Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama jajaran Forkopimda yang disebut akan mengikuti iring-iringan dengan menunggang kuda.

Pemandangan seperti itu jarang terlihat di tengah Kota Bogor.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor, Firdaus, memperkirakan jumlah masyarakat yang hadir mencapai 2.000 hingga 3.000 orang.

“Bisa terbayang kemeriahannya dalam kirab pawai budaya ini,” ujarnya.

Kirab Mahkota Binokasih di Kota Bogor dijadwalkan mulai berlangsung sekitar pukul 20.00 WIB. Namun panitia berharap prosesi bisa dimulai lebih cepat agar rangkaian acara selesai tidak terlalu malam.

Bagi warga yang hendak melintas kawasan pusat kota pada Jumat malam, mencari jalur alternatif tampaknya menjadi pilihan paling aman.***