Home Blog Page 1018

Halal Bihalal Jajaran Direksi dan Pegawai RSUD Kota Bogor Berlangsung Khidmat

0

Bogordaily.net – Jajaran Direksi dan seluruh pegawai RSUD Kota Bogor menggelar acara halal bihalal lebaran, pada Kamis 10 April 2025.

Acara ini berlangsung khidmat dan juga disambut dengan suka cita oleh seluruh keluarga besar RSUD Kota Bogor.

Dalam sambutannya, Direktur Utama RSUD Kota Bogor, Ilham Chaidir mengatakan, acara halal bihalal ini merupakan momentum bagi semua jajaran untuk saling memaafkan dan menjaga kekompakan.

Selain itu, kata Ilham, kegiatan ini juga untuk mempererat silaturahmi, menjalin dan memperkuat hubungan antar keluarga besar RSUD Kota Bogor.

“Mari kita saling memaafkan, jadikan halal bihalal ini menjadi momen saling meminta dan memberi maaf atas kesalahan yang disengaja maupun tidak disengaja,” kata Direktur Utama RSUD Kota Bogor, Ilham Chaidir

Ilham berpesan agar seluruh jajaran RSUD Kota Bogor juga tidak lupa untuk terus membangun kebersamaan dan kekompakan
Khususnya di lingkungan kerja.

Sehingga bisa menumbuhkan nilai-nilai keislaman dan kebajikan, kemudian mengingatkan kembali pentingnya akhlak mulia, toleransi, dan kasih sayang antar sesama.

“Momen halal bihalal ini merupakan refleksi dan introspeksi sebagai waktu untuk mengevaluasi diri dan memperbaiki hubungan sosial maupun spiritual,” jelasnya.

Selain itu Ilham juga mengingatkan agar nantinya setelah acara halal bihalal, pelayanan RSUD Kota Bogor kepada masyarakat terus ditingkatkan dan dioptimalkan.

“Mari kita terus memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat, jangan pernah lelah untuk berbuat yang terbaik demi kesehatan masyarakat,” tutup Ilham

Kegiatan halal bihalal ditutup dengan acara salam-salaman antar jajaran Direksi dan seluruh pegawai RSUD Kota Bogor. ***

Muhammad Irfan Ramadan

Biodata Evandra Florasta Lengkap: Umur, Agama, Klub, Prestasi

0

Bogordaily.net – Biodata Evandra Florasta tiba-tiba jadi buah bibir di dunia sepak bola Asia.

Anak muda ini, yang masih berusia 16 tahun, mencuri perhatian setelah penampilan luar biasa di Piala Asia U-17 2025. Dua gol ke gawang Yaman membuat namanya langsung meroket.

Bahkan, namanya kini bersanding dengan Minato Yoshida, striker Jepang yang lebih dulu dikenal.

Evandra memang bukan penyerang murni. Ia gelandang bertahan. Tapi di lapangan, dia bermain seolah sudah sangat berpengalaman.

Gol-golnya, yang lahir dari insting dan keberanian, menjadikannya top skor sementara turnamen.

Kemenangan atas Yaman bukan cuma menyelamatkan posisi Indonesia di Piala Asia U-17 2025.

Lebih dari itu, pertandingan itu seakan memperkenalkan satu nama baru ke peta sepak bola Asia: Evandra Florasta.

Lalu siapa sebenarnya bocah ajaib ini? Kalau membuka biodata Evandra Florasta, kita akan menemukan fakta menarik.

Ia lahir di Malang, 17 Juni 2008. Tingginya 176 cm. Ia beragama Islam.

Saat ini, Evandra memperkuat Bhayangkara FC Youth. Sebelum sampai di titik ini, perjalanan Evandra panjang dan penuh kerja keras.

Segalanya dimulai di SSB Angkasa. Dari sana, Evandra Florasta kecil belajar dasar-dasar sepak bola.

Bakatnya lalu semakin diasah di Diklat Persema Malang. Tak butuh waktu lama untuk Bhayangkara FC Youth melihat potensinya.

Mereka meminangnya. Di sanalah, nama Evandra makin besar. Sampai akhirnya, ia dilirik oleh Indra Sjafri.

Ia menjadi salah satu pemain termuda yang membela Timnas U-20.

Sebenarnya, nama Evandra sudah mulai dikenal sejak Piala AFF U-16 2024. Saat itu, ia mencetak gol dari titik penalti, memastikan kemenangan Indonesia atas Singapura 3-0.

Sejak itu, ia tidak pernah berhenti berkembang. Kemampuan teknisnya, visi bermainnya, dan ketenangannya di lapangan, membuatnya jadi motor utama di lini tengah Timnas U-17.

Kini, dengan status top skor sementara, biodata Evandra Florasta menjadi incaran banyak orang.

Wajar saja. Siapa tahu, dari bocah Malang ini, kelak lahir kapten besar yang membawa Indonesia ke pentas dunia.***

Acer Aspire 7 Pro, Laptop Serbaguna Terbaik 2025 untuk Belajar, Kerja, dan Gaming

0

Bogordaily.net – Acer Aspire 7 Pro pertama kali ditampilkan di acara bertajuk Worry Free Ramadan Be Happy. Bukan di panggung utama, bukan pula di antara sambutan-sambutan.

Tapi di meja kecil, sederhana. Tanpa banyak bicara, laptop ini seperti berkata: “Saya kuat, saya siap, tapi saya tetap sederhana.”

Dari dekat, laptop ini tampak lebih memikat. Bodinya hitam matte, tidak banyak gaya, tapi justru itulah yang membuatnya terlihat profesional.

Seperti jas hitam yang tak pernah salah dipakai di acara apa pun. Tipis, ringan, hanya sekitar 2 kilogram. Mudah sekali dibayangkan berpindah dari kampus ke ruang rapat, dari kafe ke perpustakaan.

Acer Aspire 7 Pro bukan hanya soal tampang. Ia juga soal kemampuan. Semua port yang diperlukan ada di sana.

HDMI, DisplayPort, USB Type-A, USB Type-C — lengkap. Saya membayangkan anak-anak muda kreatif yang butuh colok proyektor, sambung hard drive, atau transfer data cepat tanpa repot bawa adaptor tambahan. Semua beres dalam satu paket.

Layar laptop ini juga bukan layar biasa. Ukurannya 15,6 inci, mendukung refresh rate 144Hz.

Artinya, setiap gerakan di layar terasa mulus, tanpa patah-patah.

Teknologi BlueLightShield hadir untuk menjaga mata tetap nyaman, bahkan setelah berjam-jam menatap dokumen, spreadsheet, atau film favorit.

Dari dalam, tenaga Acer Aspire 7 Pro datang dari prosesor Intel Core i7-12650H.

Prosesor ini seperti mesin V8 di dalam mobil sport: bertenaga tapi tetap efisien. RAM 16GB DDR4 dan SSD 512GB membuat semua aplikasi berat terasa ringan.

Mau multitasking? Mau edit video sambil streaming musik? Bisa semua.

Di sisi grafis, Acer Aspire 7 Pro mempercayakan diri pada Nvidia GeForce RTX 3050. Bukan GPU untuk gamers kelas berat, memang.

Tapi untuk pengguna yang ingin sesekali bermain game, edit foto, atau merancang desain grafis, ini sudah lebih dari cukup. Sebuah keseimbangan antara produktivitas dan hiburan.

Laptop terbaru ini mengutamakan efisiensi. Prosesor generasi baru Intel membuat daya tahan baterainya lebih panjang.

Cocok untuk orang-orang yang sehari-harinya tidak betah di satu tempat. Kerja di kafe, lanjut meeting di coworking space, lanjut nonton film di rumah teman — semua tanpa khawatir cepat kehabisan baterai.

Acer Aspire 7 Pro ini bukan hanya soal spesifikasi di atas kertas. Tapi soal memahami gaya hidup baru.

Gaya hidup yang butuh performa tinggi, fleksibilitas, dan mobilitas — dalam satu perangkat.

Acer Aspire 7 Pro, sampai tulisan ini dibuat, memang belum diumumkan harganya secara resmi.

Tapi dengan semua fitur yang ditawarkan — desain elegan, layar nyaman, performa cepat, grafis mumpuni, dan port yang lengkap — saya berani bilang laptop ini akan banyak diburu saat resmi masuk ke pasar Indonesia.***

Wabup Jaro Ade Minta ASN dapat Optimal Layani Masyarakat Pasca Libur Lebaran

Bogordaily.net – Wakil Bupati atau Wabup Bogor Ade Ruhandi (Jaro Ade) meminta agar Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk optimal melayani masyarakat pasca libur hari raya idul fitri 1446 Hijriyah.

Hal tersebut ia sampaikan dalam kegiatan apel sekaligus halal bihalal bersama ASN di Gedung Tegar Beriman, Kabupaten Bogor, pada Kamis 10 April 2025.

“Masyarakat Kabupaten Bogor istimewa tidak dapat dicapai kalo pola kerjanya tidak diikuti dengan pola kerja yang istimewa yakni bisa dirasakan manfaatnya secara langsung dengan respon cepat terhadap suatu permasalahan yang terjadi,” kata Wabup Jaro Ade, Kamis 10 April 2025.

Menurut Jaro, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor harus hadir untuk semua kebutuhan masyarakat. Sehingga ASN harus sigap dan siap melayani masyarakat dalam kondisi dan situasi apapun

“Karena kita adalah suatu kesatuan yang disatukan dalam sebuah tim atau seperti memiliki pasukan yang solid kuat dan sigap,” jelasnya.

Kemudian, lanjut dia, sebagai ASN tidak hanya menjadi berakhlak beriorentasi pelayanan akuntabel kompeten harmonis loyal adaptif dan kolaboratif.

Hal tersebut, sebagai jalan namun menjadi nilai nilai sebagai landasan dalam bertugas terutama berorientasi pelayanan.

“Karena pelayanan bukan hanya di jam kerja saja tapi bisa di sore malam hari atau pagi hari sebelum jam kantor. Kita harus hadir memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Jaro.

Selanjutnya, Jaro Ade meminta kepada para camat, kades sebagai garda terdepan bagi masyarakat diharapkan dapat mempercepat proses digitalisasi desa sehingga dapat terselesaikan ditingkat desa dapat lebih cepat terealisasi.

Selain itu, ia juga turut mengucapkan terimakasih yang sebesarnya dan apresiasi setinggi tingginya nya kepada para ASN, Dinas Kesehatan, Dishub, Satpol PP, TNI dan Polri dan semua pihak yang telah berkontribusi melayani masyarakat Kabupaten Bogor di masa cuti bersama hari raya idul fitri 1446H.

“Semoga setelah ini kita terus menjaga kebersamaan serta memperkuat sinergi kolaborasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Bogor serta mewujudkan Bogor istimewa dan gemilang,” ungkapnya.***

Albin Pandita

Gubernur Jabar Tugaskan Kepala Daerah untuk Tuntaskan Masalah Sampah

0

Bogordaily.net – Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim hadir dalam rapat koordinasi (rakor) seluruh kepala daerah se-Jawa Barat bersama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi di kediaman pribadi Gubernur, Lembur Pakuan, Subang.

Dedie Rachim mengungkapkan, bahwa beberapa bahasan utama dalam pertemuan tersebut antara lain rencana pengadaan mesin incinerator yang idealnya dapat disediakan di setiap kelurahan.

“Saat ini terdapat indikasi peningkatan volume sampah di setiap daerah yang harus segera dicarikan solusi secara tuntas dan menyeluruh,” ungkap Dedie Rachim, Rabu (9/4/2025).

Sesuai arahan Gubernur, pola penanganan yang ideal bukan hanya mengurangi pasokan sampah dari rumah tangga dan industri melalui pemilahan dan pemanfaatan, tetapi juga melalui pengelolaan sampah menjadi energi atau produk bernilai.

“TPAS Galuga, yang selama ini dimanfaatkan bersama antara Kota dan Kabupaten Bogor, diarahkan untuk dikembangkan menjadi instalasi yang produktif, seperti pengolahan jumputan padat atau RDF, pupuk, maupun listrik,” tutur Dedie Rachim.

Dalam pertemuan ini juga membahas permasalahan organisasi pemerintahan daerah serta pengisian jabatan-jabatan strategis, yang diharapkan dapat mengakselerasi capaian visi dan misi kepala daerah.

Selain itu, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, akan memberikan sanksi tegas kepada masyarakat yang membuang sampah ke aliran sungai atau saluran air di wilayah Jawa Barat.

“Harus disanksi. Nanti, kalau dia penerima bantuan sosial, bantuan sosialnya hentikan,” kata Dedi Mulyadi usai melakukan penanaman pohon di kawasan hulu, Kabupaten Bogor, Sabtu (22/3/2025) lalu.

Sejak dilantik menjadi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memang tegas dalam menangani masalah kerusakan lingkungan.

Bahkan, beberapa kali ia melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah wilayah di Jawa Barat dan menemukan masih banyak tumpukan serta timbunan sampah di aliran sungai, kali, maupun saluran air.

Selain mencabut bantuan sosial, Dedi Mulyadi juga tak segan mencabut beasiswa bagi masyarakat yang membuang sampah ke sungai, jika pelanggar tersebut merupakan penerima beasiswa.

“Ya nanti kalau dia penerima beasiswa, beasiswanya dihentikan, karena dia tidak disiplin,” tegasnya. ***

Tindak Lanjuti Arahan Bupati, Wabup Bogor Gercep Pantau Irigasi dan Pelayanan di Wilayah Bogor Barat

Bogordaily.net – Menindaklanjuti arahan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, Wakil Bupati atau Wabup Bogor, Jaro Ade melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Kantor Kecamatan Cigudeg, Jasinga dan Tenjo juga meninjau langsung ke UPT Diversifikasi Sentra Usaha Pertanian dan Balai Penyuluh Pertanian Cigudeg dan dilanjutkan peninjauan irigasi di wilayah Kecamatan Cigudeg dan sekitarnya pada Rabu (9/4/2025).

Langkah ini diambil Wabup Bogor sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan ketahanan pangan di Kabupaten Bogor, khususnya di wilayah Barat.

Inspeksi mendadak ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk terus memperhatikan dan memperbaiki berbagai sektor yang mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam bidang pertanian dan ketahanan pangan.

Wakil Bupati Bogor, Ade Jaro menyampaikan bahwa dirinya menerima sejumlah laporan mengenai kerusakan irigasi, pendangkalan saluran, serta dampaknya terhadap para petani yang tidak dapat bertani akibat kekurangan air.

“Alhamdulillah hari ini, setelah kemarin berbicara dengan Bupati untuk berbagi tugas, saya menerima laporan terkait irigasi yang rusak. Banyak petani yang sudah lama tidak bisa bertani, yang tentunya berdampak pada ketahanan pangan. Saya ingin melihat langsung kondisi irigasi yang saat ini menghambat kurang lebih 200 hektare sawah di lima desa dan dua kecamatan,” ujar Wabup.

Selain itu, Ade Jaro juga menyoroti pentingnya perbaikan irigasi Sendung yang menjadi salah satu prioritas pemerintah, baik di tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten. Ia berharap dengan perbaikan irigasi, tidak hanya akan memperbaiki kondisi sawah yang teraliri air, namun juga memungkinkan adanya perluasan area pertanian di masa depan.

Dalam inspeksinya, Wakil Bupati juga sempat mampir ke Kantor Kecamatan Cigudeg untuk memastikan kebersihan dan kesiapan fasilitas pelayanan publik.

“Sekalian sidak, saya melihat ruangan dan fasilitas di kantor kecamatan, alhamdulillah semuanya bersih, termasuk kamar mandi dan lokasi-lokasi lainnya,” tambahnya.

Mengenai potensi pertanian di Kabupaten Bogor Barat, Ade Jaro menyebutkan bahwa pihaknya terus melakukan pemetaan terhadap irigasi yang perlu diperbaiki, sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan di wilayah tersebut.

“Kami terus memprioritaskan ketahanan pangan di semua kecamatan, terutama di wilayah barat. Kami juga akan memperhatikan potensi pertanian lainnya, serta mengelola tanah-tanah aset pemerintah untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Terkait dengan usulan pemekaran daerah otonomi baru (DOB) di Kabupaten Bogor Barat, Ade Jaro menjelaskan bahwa dokumen perencanaan sudah lama diproses dan sedang menunggu pembahasan lebih lanjut.

“Rencana DOB ini sudah berjalan cukup lama dan sedang dalam proses di Kementerian Dalam Negeri. Nama daerah pemekaran nantinya akan dipilih oleh Gubernur dan Bupati, ya bisa saja bernama Jasinga, Cigudeg, Rumpin, Leuwiliang, atau Bogor Barat,” jelasnya. (*)

Kekerasan Terhadap Hewan di Kafe Dog Ministry Menandakan Minimnya Empati

0

Bogordaily.net – Insiden pemukulan terhadap anjing bernama Oscar di Kafe Dog Ministry, Pluit, adalah bukti nyata betapa kurangnya empati sebagian orang terhadap hewan. Tidak heran jika publik, terutama para pecinta hewan merasa marah dan geram melihat kejadian ini.

Di sebuah kafe yang jelas-jelas merupakan cafe untuk para pecinta anjing, bagaimana bisa seseorang datang tetapi malah melakukan kekerasan dan menyakiti seekor anjing yang berada di sana?

Tindakan ini tidak hanya mencerminkan kurangnya rasa kasih sayang terhadap hewan, tetapi juga menunjukkan betapa minimnya empati terhadap hewan yang merupakan sesama makhluk hidup.

Logikanya, jika memang tidak menyukai anjing, mengapa Ia memilih datang ke tempat yang dipenuhi oleh anjing? Sudah jelas bahwa Kafe Dog Ministry bukan tempat makan biasa, melainkan sebuah kafe bertema yang mengharuskan pengunjungnya memiliki sikap baik terhadap keberadaan anjing di sekitar mereka.

Tempat itu seharusnya menjadi ruang aman bagi manusia yang suka berinteraksi dengan hewan dan juga anjing-anjing yang ada disana, tetapi pelaku justru bertindak kejam terhadap salah satu anjing disana. Tindakan pelaku bukan hanya salah secara moral dan norma, tetapi juga tidak masuk akal.

Para anjing yang ada Dog Ministry bukanlah anjing liar yang mengancam keselamatan manusia. Mereka dirawat dan dididik dengan baik, serta hidup dalam lingkungan yang dikontrol dan seharusnya dilindungi dari kekerasan.

Kasus ini menunjukkan bahwa meskipun anjing-anjing tersebut berada di tempat yang aman, mereka tetap bisa menjadi korban kekejaman manusia yang minim empati dan tidak bertanggung jawab.

Sudah banyak kasus kekerasan terhadap hewan yang viral di media sosial, namun sayangnya tidak semuanya mendapatkan keadilan. Banyak pelaku yang lolos dari hukuman atau hanya mendapat sanksi ringan atas perbuatannya, sehingga kekerasan terhadap hewan terus terjadi tanpa adanya efek jera terhadap pelaku kekerasan.

Oleh karena itu, pelaku kekerasan terhadap hewan sudah sepatutnya untuk ditindak tegas dan diberikan hukuman yang setimpal karena hewan, sama seperti makhluk hidup lainnya.

Undang-Undang yang mengatur perlindungan hewan harus diterapkan secara serius agar kejadian seperti ini tidak terus berulang dan manusia tidak semena-mena lagi.

Penegakan hukum yang lebih ketat sangat diperlukan. Indonesia sebenarnya sudah memiliki undang-undang yang mengatur perlindungan hewan, namun implementasinya masih lemah.

Kasus seperti ini harus menjadi peringatan bagi pemerintah dan para penegak hukum bahwa perlindungan terhadap hewan bukanlah hal yang sepele. Hewan juga memiliki hak untuk hidup dengan aman, nyaman dan mendapatkan perlakuan yang layak.

Jika tindakan kekerasan terhadap hewan terus dibiarkan tanpa hukuman yang setimpal, maka tidak mungkin akan ada lebih banyak kasus serupa di masa depan.

Selain pemerintah dan para penegak hukum, masyarakat juga perlu memiliki kesadaran dan empati terhadap hewan-hewan yang hidupnya berdampingan dengan lingkungan mereka.

Sama seperti manusia, hewan juga memiliki perasaan dan bisa merasakan sakit, takut, serta stres saat diperlakukan dengan buruk. Penting bagi masyarakat untuk memahami bahwa memperlakukan hewan dengan baik adalah bagian dari nilai kemanusiaan dan itulah hal yang memang sewajarnya harus dilakukan.

Kampanye dan sosialisasi mengenai perlindungan hewan harus lebih sering dilakukan dan disuarakan dilingkungan masyarakat melalui media sosial, maupun komunitas agar masyarakat lebih aware dengan isu-isu seperti ini.

Kasus Oscar ini seharusnya menjadi pengingat dan pembelajaran bagi semua pihak bahwa hewan bukanlah objek yang bisa diperlakukan sesuka hati.

Hewan merupakan sesama makhluk hidup yang membutuhkan lingkungan hidup yang aman, sama seperti kita manusia.

Sebagai manusia yang memiliki akal dan empati, sudah sewajarnya kita menjaga dan melindungi mereka, selayaknya sesama makhluk hidup, bukan justru menyakiti.***

Intan Maharany Mahasiswa Komunikasi Digital dan Media, Sekolah Vokasi IPB

Kota Bogor Diguncang Gempa, Dedie Rachim Imbau Warga untuk Antisipasi

0

Bogordaily.net – Warga Kota Bogor dan sekitarnya dikejutkan dengan gempa berkekuatan 4,1 Magnitudo pada Kamis 10 April 2025 tepatnya pukul 22:16:13 WIB.

Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa bumi tersebut terletak pada koordinat 6.62 LS dan 106.8 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 2 km tenggara Kota Bogor, Jawa Barat, pada kedalaman 5 km.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.

Ia juga menyampaikan bahwa telah menerima laporan terkait beberapa kantor dinas yang mengalami kerusakan.

“Kepada seluruh warga, saya mengimbau untuk mengantisipasi apabila terjadi gempa susulan. Sejauh ini, saya telah menerima laporan mengenai kerusakan ringan di beberapa kantor dinas. Harapannya, tentu tidak terjadi kerusakan yang sedang maupun berat di sekitar Kota Bogor,” ucapnya.

Dedie Rachim berharap agar masyarakat tetap berada dalam kondisi aman.

Selain itu, ia juga telah mengerahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor untuk terus melakukan monitoring terhadap potensi bencana.

“Kita berdoa agar tidak terjadi lagi gempa susulan. Untuk itu, saya juga meminta kepada pihak BPBD agar terus mewaspadai dan mengantisipasi kemungkinan hal-hal yang tidak kita inginkan,” ujarnya.(Ibnu Galansa)

Sinematografi Sebagai Alat Komunikasi

0

Bogordaily.net – Sinematografi merupakan salah satu seni dalam perfilman atau seni visual yang tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetika dalam suatu film, tetapi bisa juga sebagai alat komunikasi yang efektif. Hal ini melalui elemen atau unsur visual seperti komposisi, pencahayaan, warna/color grading, dan pergerakan kamera. Dengan sinematografi para pembuat film atau pembuat naskah film dapat menyampaikan pesan, emosi, dan makna dari seni visual yang ditonton oleh penonton tanpa bergantung pada dialog verbal.

Peran Unsur Visual dalam Penyampaian Pesan

Dalam penelitian yang dipublikasi bernama MAVIB Journal, mengungkapkan bahwa sinematografi mencakup pengambilan gambar, pembangunan ide, aksi, dan emosi, yang disatukan menjadi karya visual. Pada studi ini membahas pentingnya komponen visual dasar seperti ruang, warna, gerakan, dan irama dalam mendukung penyampaian cerita dan pesan kepada penonton yang efektif.

Dampak Teknik Sinematografi terhadap Alur Cerita

Pada penelitian dalam VISWA DESIGN: Journal of Design menunjukkan bahwa teknik sinematografi, seperti angle kamera dan komposisi kamera, memengaruhi cara penyampaian pesan dan alur cerita melalui perfilman. Hal ini ditunjukkan pada studi perbandingan antara dua adaptasi film Little Women (1994 dan film 2019) mengungkapkan bahwa ada perbedaan dalam sisi sinematografi dapat berdampak yang signifikan antara adaptasi dua film tersebut pada interpretasi dan pengalaman untuk penonton terhadap cerita yang sama.
II. Teknik Sinematografi Sebagai Alat Komunikasi

Sinematografi, memainkan peran yang besar dalam menceritakan dan membentuk alur cerita. Teknik-teknik yang digunakan oleh para sutradara dan sinematografer dapat memengaruhi cara penonton memahami dan merasakan cerita yang disampaikan dari film. Terdapat banyak teknik berdasarkan di dalam penelitian jurnal seperti VISWA DESIGN: Journal of Design, yang berpengaruh terhadap penyampaian alur cerita dalam film, di antaranya seperti segi komposisi, sudut kamera, kontinuitas dan pemotongan, dan tone warna.

Sudut Kamera dan Segi Komposisi

Segi komposisi dan sudut kamera adalah salah satu teknik di dalam sinematografi yang dapat mengubah perspektif para penonton yang ada pada sebuah adegan atau mengubah perspektif karakter dalam film. Contoh yang bisa ada pada film yaitu sudut kamera yang rendah (low angle) dapat menunjukkan kesan yang memiliki kekuasaan atau superioritas pada karakter, sementara sudut kamera tinggi (high angle) dapat menunjukkan karakter yang memiliki kesan yang lemah atau dibawah. Dan komposisi gambar pada sinematografi juga memiliki peran yang penting dalam mendukung pesan cerita.

Kontinuitas dan Pemotongan
Kontinuitas merupakan teknik yang digunakan untuk memastikan alur cerita tetap terjaga, sehingga penonton merasakan bahwa setiap adegan dalam film berjalan dalam urutan yang logis dan koheren. Teknik pemotongan (editing) memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kontinuitas ini. Pemotongan yang tajam atau cepat dapat menciptakan ketegangan atau bahkan kebingungan, sementara pemotongan yang lebih lambat atau transisi yang lembut memberi kesempatan kepada penonton untuk merenung dan menyerap pesan cerita secara mendalam. Dengan pemotongan yang efektif, alur cerita dapat dipercepat atau diperlambat, membantu membangun klimaks, atau memberikan jeda yang diperlukan untuk transisi emosional dalam narasi.

Tone Warna

Dalam sinematografi, warna memiliki peran penting dalam menciptakan atmosfer, menyampaikan pesan, dan memperdalam makna sebuah film. Warna bukan sekadar elemen estetis, tetapi juga berfungsi menciptakan pengalaman emosional bagi penonton serta membantu mereka dalam memahami cerita. Setiap warna apakah itu hangat, dingin, cerah, atau suram memiliki makna simbolis yang khas, berpotensi memperkuat atau mengubah persepsi penonton terhadap karakter, setting, dan peristiwa yang berlangsung di layar. Setiap warna memiliki pengaruh psikologis yang kuat, memengaruhi perasaan penonton terhadap adegan atau narasi yang ditampilkan. Berikut ini adalah beberapa contoh:

● Merah sering diasosiasikan dengan emosi yang intens, seperti gairah, kemarahan, atau bahaya. Warna ini sering dipilih untuk menandai konflik atau momen-momen emosional yang kuat.
● Biru menyebabkan kesan ketenangan atau kesedihan. Warna ini sering digunakan dalam adegan yang mencerminkan perasaan terasing, kesepian, atau melankolis.
● Hijau dapat mewakili harapan atau pertumbuhan, namun juga bisa menandakan kecemburuan atau ketidakamanan, tergantung pada konteks yang dihadirkan.
● Kuning identik dengan kebahagiaan atau keceriaan, tetapi dapat juga menggambarkan kecemasan atau ketegangan, tergantung pada tingkat intensitasnya.

IV. Sinematografi dalam Berbagai Film
Salah satu film yang kini telah meraih banyak penghargaan adalah “Everything Everywhere All At Once”. Film ini merupakan gabungan dari genre aksi, sci-fi, dan komedi, disutradarai oleh Daniel Kwan dan Daniel Scheinert. Cerita dalam film ini mengisahkan seorang imigran Tionghoa paruh baya yang terjebak dalam petualangan yang penuh warna, di mana ia memiliki kesempatan untuk menyelamatkan peradaban dunia dengan menjelajahi alam semesta lain yang terhubung dengan kehidupan sehari-harinya.

Dirilis pada 22 Juni 2022, film ini sukses besar dengan penjualan mencapai 107,6 juta USD. Prestasinya semakin naik dengan meraih 7 penghargaan di Academy Awards 2023 di Amerika Serikat, termasuk kategori Oscar untuk Film Terbaik, Aktor Utama Terbaik, Aktris Utama Terbaik, Aktor Pendukung Terbaik, Aktris Pendukung Terbaik, Penyutradaraan, Penulisan (Skenario Asli), dan Penyuntingan Film.

Penelitian serupa yang kedua dilakukan oleh Fakhri Bagus Pratama Hadifahmi yang mengkaji elemen visual dalam set desain film “Parasite”. Dalam penelitian ini, Fakhri menganalisis berbagai aspek seperti komposisi, pencahayaan, pewarnaan, serta penggunaan properti yang berkontribusi pada arah seni set desain film tersebut. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa set desain dalam film mampu merepresentasikan kondisi nyata dari lingkungan yang ingin digambarkan, sekaligus berfungsi untuk menyampaikan pesan secara tersirat. Dengan demikian, unsur set desain menjadi elemen fundamental dalam membentuk bahasa visual film ini.

Dengan mengacu pada pernyataan dan penelitian yang telah dibahas, peneliti berencana untuk menganalisis tujuh aspek Komponen Visual Dasar pada film dengan menggunakan teori Bruce Block. Aspek-aspek tersebut termasuk ruang (space), garis (line), bentuk (shape), nada (tone), warna (color), gerakan (movement), dan irama (rhythm). Berbeda dengan penelitian sebelumnya, fokus penelitian ini adalah pada film “Everything Everywhere All At Once” yang berhasil meraih 7 dari 11 nominasi di Academy Awards 2023.

V. Kesimpulan
Sinematografi, sebagai seni dan teknik pengambilan gambar bergerak dalam film, memiliki peran yang sangat penting dalam menyampaikan pesan, emosi, dan makna kepada penonton melalui elemen-elemen visual seperti komposisi, pencahayaan, warna, dan pergerakan kamera. Berdasarkan berbagai penelitian yang telah dibahas, sinematografi bukan hanya berfungsi sebagai elemen estetika, tetapi juga sebagai alat komunikasi yang efektif yang dapat memengaruhi alur cerita dan pengalaman penonton.

Teknik-teknik sinematografi seperti sudut kamera, komposisi, kontinuitas, pemotongan, dan tone warna terbukti memiliki dampak signifikan terhadap cara penonton menginterpretasikan cerita. Sebagai contoh, penggunaan warna dalam film dapat menggambarkan emosi, simbolisme, dan memperdalam makna cerita yang tidak dapat disampaikan hanya dengan dialog.

Selain itu, studi perbandingan antara dua adaptasi film Little Women menunjukkan bahwa perbedaan teknik sinematografi dapat menghasilkan pengalaman yang berbeda bagi penonton meskipun cerita yang disampaikan tetap sama.

Film seperti Everything Everywhere All At Once dan Parasite menunjukkan bagaimana sinematografi dan elemen-elemen visual lainnya dapat digunakan secara efektif untuk menciptakan atmosfer yang mendalam, menyampaikan pesan secara visual, dan memperkuat tema yang ada dalam cerita.

Penelitian lebih lanjut mengenai komponen visual dasar pada film ini dapat memberikan wawasan yang lebih dalam mengenai bagaimana elemen-elemen visual berperan dalam membentuk narasi dan pengalaman penonton.

Dengan demikian, sinematografi tidak hanya menjadi unsur teknis dalam produksi film, tetapi juga berfungsi sebagai bahasa visual yang mendalam, memungkinkan pembuat film untuk mengkomunikasikan pesan secara lebih kuat dan ekspresif tanpa bergantung pada kata-kata. Sinematografi yang tepat dapat mengubah sebuah film menjadi karya seni yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mempengaruhi emosi dan pemikiran penonton secara mendalam.

Muhammad Raffi Andhika Permana

MOV!! dan Aku: Dari Ragu Jadi Panggung Impian

0

Bogordaily.net – Hai! Aku Mahliqa Aridha Fatimah, biasa dipanggil Liqa. Aku mahasiswa Sekolah Vokasi IPB University, Program Studi Komunikasi Digital dan Media. Sekarang aku semester empat, tapi aku mau ceritain perjalanan waktu masih semester satu.

Waktu itu, aku ngerasa bosan banget. Rasanya kosong, bingung mau ngapain selain kuliah. Akhirnya, aku nyari kesibukan dengan nyanyi dan main gitar. Di tengah pencarian itu, aku ketemu organisasi keren bernama MOV!! (Music of Vocation).

Jujur, awalnya aku ragu banget buat daftar. Kayak, “Ah, aku mah nggak sejago yang lain, bisa keterima nggak ya?” Pokoknya insecure banget. Tapi ternyata, Allah ngasih jalan, dan aku keterima di MOV!!.

Nggak pernah kebayang sih, bisa benar-benar nyalurin hobi nyanyi dan gitar aku di tempat yang tepat. Dulu, mana kepikiran punya band sendiri, tampil di panggung, nyanyi di acara besar, atau bahkan satu panggung sama artis? Ditonton ratusan orang? Sama sekali nggak ada di bayangan aku. Tapi ternyata, MOV!! bikin itu semua jadi nyata.

Perjalanannya nggak gampang. Kuliah sambil aktif di organisasi itu berat. Ada masa-masa capek banget, dikit-dikit nangis, dikit-dikit ngeluh. “Kenapa sih harus kayak gini?” Tapi anehnya, tetap aku jalanin. Karena ternyata, orang-orang di sekitar aku percaya kalau aku bisa. Dari situ, aku juga belajar buat percaya sama diri sendiri.

Momen yang paling aku inget adalah pertama kali manggung di acara INAGURASI MOV!!. Rasanya? Deg-degan banget, tapi juga excited. Ini pertama kalinya aku nyanyi di depan banyak orang.

Dan yang paling nggak nyangka, banyak banget penonton yang suka sama penampilan band aku. Wah! Dari situ, aku mulai dapet banyak kesempatan buat manggung. Aku tampil di MUCOR, MOV!! Fest, dan Bicara Data 2024.

Tiap kali naik panggung, rasanya beda-beda, tapi semuanya berkesan. Dari MOV!!, aku juga belajar banyak hal. Dari yang awalnya cuma ngerti nyanyi doang, sekarang jadi ngerti soal event organizing, teamwork, sampai dunia industri musik. Banyak hal yang dulu asing buat aku, sekarang jadi bagian dari hidup aku.

Serunya lagi, aku nggak cuma belajar soal musik. Dari MOV!!, aku juga jadi lebih berani buat komunikasi sama banyak orang, belajar kerja sama dalam tim, bahkan ngurusin event besar dari awal sampai akhir. Aku yang dulu pendiam dan nggak pede, sekarang jadi lebih terbuka, lebih bisa mengekspresikan diri, dan lebih percaya diri.

Aku juga jadi kenal banyak orang hebat di MOV!!. MOV!! kasih aku pengalaman yang nggak bakal aku dapet di tempat lain. Setiap acara yang aku ikuti, setiap panggung yang aku naikin, semuanya punya cerita sendiri yang nggak bakal aku lupain.

Jujur, sering banget ada fase di mana aku ngeluh terus, merasa capek. Kuliah aja udah nguras tenaga, apalagi ditambah tanggung jawab di organisasi. Kadang kepikiran buat nyerah. Tapi setiap kali mau berhenti, aku inget alasan kenapa aku mulai. Aku inget gimana rasanya pertama kali manggung, gimana support dari teman-teman, dan gimana akhirnya aku bisa ngelewatin semua tantangan itu.

Serius, ini pengalaman yang nggak akan keulang dua kali. Makanya, kalau ada kesempatan, ambil aja! Kesempatan itu nggak datang kalau orang-orang nggak yakin sama usaha kita, gais. Jadi, jangan ragu buat maju! Menurut aku, MOV!! bukan sekadar organisasi.

Ini tempat aku tumbuh, tempat aku nemuin keluarga baru, dan tempat aku bisa wujudin mimpi-mimpi aku. Aku belajar banyak hal di sini, dan aku bangga banget jadi bagian dari MOV!!. Semua ini nggak bakal terjadi tanpa MOV!!, dan aku bersyukur banget bisa ada di sini.

MOV!! ngajarin aku pentingnya support system. Nggak ada yang bisa jalan sendirian. Teman-teman di organisasi ini bener-bener jadi keluarga kedua buat aku. Kita ngelewatin banyak hal bareng. Dan itu yang bikin aku makin yakin kalau MOV!! bukan cuma tempat buat berkembang, tapi juga tempat buat saling menguatkan.

Aku juga belajar gimana caranya ngatur waktu. Antara kuliah, organisasi, dan kehidupan pribadi, semuanya harus balance. Awalnya susah banget, tapi lama-lama aku mulai ngerti ritmenya. Aku jadi lebih disiplin, lebih bisa ngatur prioritas, dan lebih bisa memaksimalkan waktu yang aku punya.

Aku sadar, perjalanan ini masih panjang. Akan ada tantangan baru nantinya, bahkan panggung baru, dan pengalaman baru yang harus aku hadapi. Tapi satu hal yang aku tahu pasti, aku nggak akan berhenti di sini.

Aku akan terus berkembang, terus belajar, dan terus melangkah. Karena aku percaya, mimpi itu nggak cuma buat diangan-angan, tapi buat diwujudkan. Bener kan?

Setiap kali aku inget perjalanan ini, aku sadar betapa bersyukurnya aku bisa ada di sini. Aku nggak akan pernah lupa momen-momen pertama kali aku manggung, pertama kali aku belajar nyiapin event, atau pertama kali aku benar-benar merasa jadi bagian dari sesuatu yang lebih besar dari diri aku sendiri. MOV!! kasih aku pengalaman berharga yang nggak akan bisa aku tuker sama apa pun.

Jadi, kalau ada yang tanya, “Apa sih yang paling berharga selama kuliah?” Aku bisa jawab dengan yakin: MOV!!. Ini bukan sekadar organisasi. Ini adalah bagian dari hidup aku yang bikin aku jadi versi terbaik dari diri aku sendiri. Dan aku harap, perjalanan ini nggak berhenti di sini. Masih banyak mimpi yang harus aku kejar, dan aku siap buat itu semua!***

Mahliqa Aridha Fatimah
Mahasiswa Komunikasi Digital dan Media, Sekolah Vokasi IPB