Sunday, 12 April 2026
Home Blog Page 1018

Tanah Longsor Terjang 2 Rumah di Ciawi Bogor, 9 Warga Mengungsi

0

Bogordaily.net – Dua rumah warga rusak diterjang tanah longsor dan angin kencang di Desa Pandasari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor pada Selasa 14 Januari 2025.

Staf Kedaruratan dan Logistik Jalaludin menjelaskan bahwa, peristiwa tersebut terjadi pada pukul 14.30 WIB. Dikarenakan, curah hujan yang tinggi disertai angin kencang dengan durasi yang cukup lama.

Sehingga TPT (Tembok Penahan Tanah) tidak kuat menahan debit air hingga mengakibatkan longsor, dengan rincian panjang 10 meter, tinggi 3 meter.

“Menimpa tembok rumah warga pada bagian kamar tidur, dapur dan kamar mandi jebol. Diperkirakan dampak hasil kaji cepat,” kata Jalaludin, Selasa 14 Januari 2025.

Menurutnya, dua rumah tersebut dominan rusak pada bagian belakang rumah dan tergerus material longsor. Sehingga pemilik rumah mengungsi ke tempat yang lebih aman.

“1 unit rumah rusak sedang, 1 kk 5 jiwa rumah tertimpa longsoran jebol di bagian kamar, dapur dan kamar mandi dsm 1 unit rumah rusak ringan 1 kk 4 jiwa atap kanopi terbawa longsor,” jelasnya.

Lebih lanjut, kata Jalal, pihaknya telah berkoordinasi dengan aparat setempat, dan melakukan tindakan sesuai standar operasional prosedur (SOP) kebencanaan.

“Untuk saat ini rumah yang tertimpa longsoran hanya dibersihkan tanah yang masuk ke dalam rumah dan kanopi yang terbawa longsoran sedang dirapihkan agar bisa digunakan kembali,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya mengimbau dinas terkait untuk segera melakukan penanganan, agar kerusakan tidak berdampak parah.

“Diperkiraan hasil analisis anggota di lapangan diperlukan penanganan lebih lanjut oleh dinas terkait, karana bangunan rumah yang jebol pada bagian kamar, dapur dan kamar mandi tidak bisa digunakan,” ungkap Jalaludin soal longsor di Ciawi Bogor tersebut.***

(Albin Pandita)

Disdik Kota Bogor Jawab Wacana Libur Sekolah Selama Ramadhan 2025 

0

Bogordaily.net-Dinas Pendidikan Kota Bogor mengaku, telah menyiapkan sejumlah skema untuk melakukan pengawasan kepada peserta didik termasuk wacana soal libur sekolah selama Ramadhan dan Idul Fitri 1446 Hijriah di tahun 2025.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Irwan Riyanto mengatakan, dirinya telah menyiapkan ada dua skema pemantauan siswa oleh Dinas Pendidikan Kota Bogor.

Salah satunya pemberlakuan kembali buku laporan siswa yang berisi tentang beragam kegiatan yang dilakukan selama ramadan.

“Jadi kita Dinas Pendidikan Kota Bogor sudah menyiapkan skema pemantauan siswa dan ini rutinan setiap tahun saat Ramadan, dan anak-anak nanti dikasih buku laporan bulanan, jadi siswa tetap melaksanakan kegiatan positif walaupun libur sebulan sehingga ada catatan si siswanya,” katanya

Irwan menjelaskan bahwa, skema buku laporan siswa itu sebagai bentuk upaya pemantauan berkala, guna mendorong para siswa untuk terus berkegiatan produktif meski sekolah diliburkan.

Kemudian yang kedua, lanjut Irwan skema yang akan dilakukan yaitu dengan menghelat pesantren kilat atau biasa disebut sanlat melalui saluran online.

“Seperti misalnya lewat zoom meeting hanya untuk waktunya sendiri kita masih rumuskan,” jelas Irwan.

Lebih lanjut, Irwan mengutarakan, sejumlah skema itu bakal diberlukan jika pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan libur sekolah saat ramadhan dan teknis pemantauannya diserahkan ke daerah.

“Tapi tetap jika pemerintah pusat punya skema pemantauan lain saat libur ramadhan kita akan mengikuti arahan dari pusat, sementara skema yang kita rancang itu dulu, karena pusat sendiri belum mengeluarkan apa-apa,” ujarnya.

Irwan juga mengaku, Dinas Pendidikan Kota Bogor masih menanti keputusan dari pemerintah pusat, soal kepastian wacana libur sekolah selama ramadhan.***

(Muhammad Irfan Ramadan)

SERUNI Siap Berkontribusi Maksimal Dalam Pengembangan Koperasi Di Indonesia

0

Bogordaily.net – Solidaritas Perempuan Untuk Indonesia (SERUNI) berkomitmen untuk membantu program besar Presiden Prabowo Subianto salah satunya meningkatkan daya saing koperasi di Indonesia. Dalam agenda perdana Kunjungan Kerja Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan SERUNI, Selvi Gibran Rakabuming Raka sebagai sebagai Ketua Pembina SERUNI mengajak masyarakat khususnya kelompok ibu-ibu untuk bergabung di dalam wadah koperasi.

Selvi juga mendorong pelaku usaha untuk memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan kapasitas usahanya melalui wadah koperasi. Dalam kunjungan kerja tersebut, Selvi bersama anggota SERUNI lainnya memberikan semangat dan dukungan kepada masyarakat dan pegiat koperasi untuk lebih fokus dalam menjalankan kegiatan usahanya.

Sementara Ketua Bidang 6 Bidang Ketahanan Ekonomi Masyarakat SERUNI Dina Budi Arie Setiadi (istri Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi) menegaskan kegiatan sosialisasi dalam rangka rebranding koperasi akan dilakukan secara marathon di berbagai wilayah di Indonesia agar angka partisipasi masyarakat untuk berkoperasi semakin meningkat. Misi ini sekaligus sebagai bentuk dukungan SERUNI untuk meningkatkan rasio keanggotaan masyarakat berkoperasi sebanyak 60 juta di tahun ini.

“Sosialisasi seperti ini bagus sekali sehingga rencananya kita dalam rangka rebranding koperasi ke depan kegiatan ini akan kami lanjutkan ke daerah – daerah dengan menggandeng DWP (Dharma Wanita Persatuan), Dekranas (Dewan Kerajinan Nasional), Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) dan PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga),” kata Dina Budi Arie dalam kunjungan tersebut.

SERUNI Siap Berkontribusi Maksimal Dalam Pengembangan Koperasi Di Indonesia

Dina Budi Arie menegaskan bahwa koperasi menjadi salah satu wadah yang paling strategis pagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan secara bersama-sama. Untuk itu, Dina Budi Arie memastikan bersama SERUNI akan mendukung penuh seluruh upaya pemerintah dalam memajukan koperasi di Indonesia.

“Kami berharap semua ibu-ibu paham dan mengerti soal koperasi makanya kita adakan sosialisasi acara ini. Kami tadi mendengar bahwa banyak ibu – ibu yang belum berkoperasi padahal banyak keuntungan yang bisa didapatkan (melalui koperasi), sayangnya banyak yang belum tahu mengerti informasi secara utuh keuntungan berkoperasi itu,” ulas Dina Budi Arie.

Dalam sosialisasi tersebut, KemenKop juga mengadakan rangkaian diskusi dengan mengangkat dua tema, yaitu Mengapa Koperasi dan Bagaimana Akses Pembiayaan melalui Koperasi serta Peluang Ekonomi Pengolahan Sampah Organik dengan narasumber Adi Sulistyowati dan Prof. Ambar Pertiwiningrum. Adapun peserta dari acara tersebut mayoritas adalah anggota PKK Serang dan pengiat koperasi di Serang.

Selain itu, di tempat berlangsungnya acara juga disiapkan booth Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan UMKM (LPDB – KUMKM) yang merupakan Badan Layanan Umum (BLU) dari KemenKop. LPDB – KUMKM menyatakan siap memberikan pendampingan kepada koperasi untuk memperoleh fasilitas pembiayaan sebagai modal pengembangan usaha koperasi.***

Walikota Bogor Dedie A Rachim Kunjungi Wamen LH Minta Dukungan Pengelolaan Sampah

0

Bogordaily.net – Wali Kota Bogor terpilih, Dedie A Rachim bertemu Wakil Menteri Lingkungan Hidup (Wamen LH), Diaz Hendropriyono di Jakarta pada Selasa, 14 Januari 2025.

Dalam kunjungannya, Dedie A Rachim menyampaikan situasi pengelolaan manajemen sampah yang ada di Kota Bogor. Mulai dari TPA Galuga hingga TPS 3R Mekarwangi.

Dalam keterangannya, Dedie A Rachim mengungkapkan, dalam pertemuan ini dirinya menyampaikan harapan agar Pemerintah Pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup dapat mendukung kegiatan-kegiatan pengelolaan sampah dari Pemkot Bogor.

“Kita menyampaikan harapan agar Kementerian Lingkungan Hidup dapat membantu pelaksanaan strategi pengelolaan sampah dari Pemkot Bogor,” kata Dedie A Rachim.

Walikota Bogor Dedie A Rachim Kunjungi Wamenkop LH Minta Dukungan Pengelolaan Sampah

Menurut dia, kunjungan ini mendapat sambutan sangat baik. Di mana, dalam diskusi yang berlangsung hampir dua jam itu, ia dan Wamen saling bertukar pengalaman dan berjanji saling mendukung dalam pengelolaan sampah.

“Pak Wamen mendukung pengelolaan sampah organik dan non organik serta isu lingkungan hidup di Kota Bogor dapat menjadi lebih berkualitas dan bertambah baik, demi kepentingan dan kesehatan warga Kota Bogor pada umumnya,” ujar dia.

Selain itu, dalam pertemuan ini, Dedie A Rachim juga turut memperkenalkan Bapak Bing dan pengurus dari Yayasan Bogor Hijau Lestari yang bergiat dan aktif dalam kegiatan lingkungan hidup. (rez)

Dekat Dengan Pemkab Bogor, SMPN 2 Cibinong Belum Tersentuh Program Makan Bergizi Gratis

0

Bogordaily.net – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Cibinong Kabupaten Bogor belum menerima program makan bergizi gratis, walaupun lokasinya dekat dengan kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

Wakil Kepala Sekolah (Wakepsek) SMPN 2 Cibinong Eris menjelaskan bahwa, di sekolahnya belum tersentuh program unggulan Presiden Prabowo-Gibran itu sejak pertama kali kick off pada tanggal 1 Januari 2025.

“Belum, dulu pernah mau uji coba tapi ngga jadi dialihkan ke SMP dan SD yang agak ke pinggir, karena kan disini kota,” kata Eris kepada wartawan, Selasa 14 Januari 2025.

Menurut Eris, pihaknya belum sama sekali menerima maupun menggelar uji coba makan bergizi gratis. Namun, pihaknya tidak pesimis dan menganggap program itu nantinya akan diberikan oleh Pemerintah secara merata.

“Waktu itu saya dipanggil ke Polres dikumpulkan semua kepala sekolah disitu, ternyata yang kepilih swasta di sini SMPN 2 belum ada sampai hari ini dan saya belum tau sampai kapan makan bergizi gratis disini, tetapi pasti ada karena kan ini program di seluruh Indonesia,” jelasnya.

Ia menjelaskan, dengan murid SMPN 2 yang berjumlah sekitar 1.600 siswa. Tak jarang, para siswa menanyakan terkait program makan bergizi gratis tersebut langsung kepada para guru dan kepala sekolah.

“Ada, nanya pak, kapan kita akan dapat makan gratis karena kan beritanya itu booming dimana mana. Sabar ajah pokoknya kebagian nanti belum sampai ke kita hilalnya belum kelihatan,” ujarnya.

Lebih lanjut ia berharap, program makan bergizi tersebut akan sampai terhadap para siswa di sekolahnya. Dikarenakan antusiasme dari para siswa dan orang tua yang dinilai cukup tinggi dan sangat membantu.

“Harapan kami ya mudah mudahan ada, karena anak anak setiap kelas nanya itu berarti kan harapan anak dan orang tua tinggi,” ujarnya.

“Nggak mungkin kalo ngga sampai merata hanya waktunya kita belum tahu mungkin giliran dulu baru ke kita,” tambahnya.

Selain itu, upaya yang telah dilakukan oleh pihak sekolah yakni telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) untuk segera merealisasikan program makan bergizi gratis di SMPN 2 Cibinong.

“Bertanya iya, ke disdik dan jawabannya ke kepala sekolah dan bilang untuk menunggu saja karena ini program besar tidak mungkin sekaligus. Kita kebagian yang keberapa tahu, tetapi yang jelas pasti kebagian,” ungkap Eris.***

Albin Pandita

Rafita’s Cake Tetap Bertahan dari Kerugian 1.000 Toples, Optimis Tembus Pasar Kue Kering di Bogor

0

Bogordaily.net – Perjalanan bisnis tidak selalu berjalan mulus. Hal ini dialami oleh Rafita’s Cake, usaha kue kering yang harus menelan pil pahit setelah mengalami kerugian hingga 1.000 toples di tahun 2024.

Namun, bagi Rafita, sang pemilik, kegagalan ini bukan alasan untuk menyerah. Justru, ia melihat ini sebagai momen untuk bangkit dan memperbaiki usahanya.

“Tahun kemarin, Rafita’s Cake mengalami kerugian hingga 1000 toples kue kering yang kita jual,” ungkap Rafita, kepada Bogordaily.net pada Senin, 13 Januari 2025.

Meski kerugian cukup besar, semangat Rafita tidak luntur. Ia tetap berusaha menyediakan berbagai macam kue kering yang berkualitas.

Menurut Rafita, ada banyak faktor yang menyebabkan kerugian tersebut. Salah satunya adalah strategi penjualan yang perlu diperbaiki.

“Ini pelajaran berharga buat kami. Tahun ini, kami akan lebih fokus memperbaiki pemasaran dan meningkatkan kualitas produk,” tambahnya.

Optimisme itu terlihat dari komitmen Rafita yang tetap ingin menghadirkan kue terbaik untuk pelanggannya. Ia yakin, dengan inovasi dan pelayanan yang lebih baik, Rafita’s Cake akan kembali bangkit dan bahkan dikenal lebih luas di masyarakat.

“Harapan saya, Rafita’s Cake bisa jadi pilihan utama masyarakat saat mencari kue kering berkualitas. Saya percaya, dengan terus berinovasi, menjaga rasa, dan memberikan pelayanan terbaik, kami bisa meraih hasil yang lebih baik di tahun-tahun mendatang,” tutup Rafita.

Kerugian besar tidak membuat Rafita menyerah. Justru sebaliknya, ia bertekad menjadikan tahun 2025 sebagai awal kebangkitan Rafita’s Cake.

(Ade Nur Khoirudin)

Menikah di Hotel Grand Savero Bogor Bisa Tour 3 Negara

0

Bogordaily.net – Hari pernikahan menjadi suatu hari yang spesial bagi setiap orang terutama para pasangan – pasangan yang akan merayakan pernikahan.

Setiap pasangan pasti memiliki rencana dan impian konsep pernikahan masing – masing. Berbagai aspek sangat ditentukan dengan secara matang, dari aspek dekorasi, konsep, lokasi hingga venue pernikahan yang dimana mudah di akses.

Hotel Grand Savero Bogor bisa jadi salah satu pilihan tepat untuk anda yang ingin mengadakan acara pernikahan. Untuk dari segi lokasi sendiri, Hotel Grand Savero Bogor berada di pusat kota dan sangat mudah diakses.

Dari segi venue pernikahan pun, Hotel Grand Savero memiliki Ballroom yang cukup luas dan juga memiliki ceiling gedung yang cukup tinggi hingga mencapai 7 meter dan pastinya pillar-less.

Tentunya anda tidak perlu lagi bingung soal makanan. Karena Hotel Grand Savero Bogor sudah menyediakan paket Venue & Catering yang ber-standar bintang 4, yang pastinya dari segi kualitas dan rasa tidak perlu di ragukan lagi.

Spesial promo bagi para pasangan yang ingin melaksanakan pernikahan di Hotel Grand Savero Bogor, khusus reservasi di tahun 2025 ini anda berkesempatan memenangkan paket tour 3 negara yaitu ke Singapura – Malaysia – Thailand dan Logam Mulia 10 Gram.

Paket Promo “Grand Savero Precious Wedding 2025” sendiri mulai dari Rp.14.500.000,- / Nett. Untuk paket “Grand Savero Precious Wedding 2025” sudah termasuk dengan Venue Wedding yang eksklusif,  Menu Wedding Buffet, Food Stall, 1 Honeymoon Room dan Standar Sound System.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut terkait venue ataupun paket pernikahan anda dapat menghubungi langsung wedding & social event team kami yang pastinya sudah profesional di bidang nya, yaitu anda bisa menghubungi langsung hotline resmi kami di (0251) 835 8888 atau dengan Garry di 0878 8263 2591, dengan Dery di 0895 3456 39097, atau dengan Ratih di 0811 119 688.

Selain itu anda dapat mencari info di website dan akun sosial media kami di www.grandsavero.com & @saveroweddingbogor dan anda juga dapat langsung berkonsultasi dengan staff wedding & sosial event kami ke workshop resmi kami yang berada di lantai 1 Grand Savero Hotel Bogor. ***¾

Gong Yoo dan Song Hye Kyo Mulai Syuting Drama Baru dengan Anggaran 50 Juta Dolar

0

Bogordaily.net – Kabar gembira bagi penggemar drama Korea! Dua bintang papan atas, Gong Yoo dan Song Hye Kyo, resmi memulai proses syuting drama terbaru mereka, “Slowly and Intensely.”

Dengan anggaran fantastis sebesar 50 juta dolar, drama ini diprediksi menjadi salah satu proyek besar Netflix yang paling dinantikan tahun ini.

Drama Latar Era 1960-an dan 1970-an

“Slowly and Intensely” mengangkat cerita yang berlatar di era 1960-an dan 1970-an, fokus pada dunia penyiaran serta lika-liku kehidupan para selebriti dan pekerja di balik layar.

Drama ini merupakan karya dari penulis terkenal Noh Hee Kyung, yang sebelumnya sukses menggandeng Song Hye Kyo dalam “Worlds Within” dan “That Winter, The Wind Blows.” Produksi drama ini dimulai pada 12 Januari, seperti dikonfirmasi oleh StarNews.

Transformasi Song Hye Kyo yang Totalitas

Song Hye Kyo menjadi sorotan dengan transformasi besar untuk mendalami karakternya. Aktris ini memotong rambutnya menjadi pendek bergaya chic demi mencerminkan tokoh yang ia perankan.

Dalam wawancaranya di kanal YouTube Jung Jaehyung, Song Hye Kyo berbagi, “Aku memotong rambutku untuk proyek ini. Drama ini berlatar sejarah, dan aku sangat senang bisa bekerja dengan Noh Hee Kyung lagi.”

Song Hye Kyo juga menceritakan hubungan dekatnya dengan sang penulis. Dalam acara You Quiz on the Block di tvN, ia mengungkap bahwa dirinya terinspirasi oleh Noh Hee Kyung untuk menulis jurnal rasa syukur selama lima tahun terakhir. Kedekatan ini menambah keunikan kolaborasi mereka dalam drama baru ini.

Gong Yoo Kembali ke Dunia Drama

Sementara itu, Gong Yoo kembali bekerja sama dengan sutradara Lee Yoon Jung, yang sebelumnya mengarahkan drama legendaris “Coffee Prince.”

Para penggemar sangat antusias menyaksikan bagaimana aktor berbakat ini akan membawa karakter barunya hidup dalam proyek ambisius ini.

Dengan total 22 episode dan anggaran lebih dari 50 juta dolar, “Slowly and Intensely” menjadi salah satu produksi termahal di industri drama Korea.

Drama ini dijadwalkan tayang di Netflix pada akhir tahun dan diyakini akan menjadi tontonan wajib bagi pecinta K-drama di seluruh dunia.

Proses syuting yang masih berlangsung membuat para penggemar semakin tidak sabar menantikan karya besar ini.

Akankah “Slowly and Intensely” menjadi fenomena baru seperti Squid Game? Kita tunggu saja kejutan dari Gong Yoo dan Song Hye Kyo di layar kaca.***

Penyambutan PM Jepang di Kota Bogor Diapresiasi Banyak Pihak

0

Bogordaily.net – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, telah melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) Jepang, Shigeru Ishiba, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Sabtu 11 Januari 2025.

Dalam pengantarnya, Presiden menyampaikan ucapan selamat datang kepada PM Ishiba beserta delegasi dan menilai kunjungan ini sebagai simbol komitmen kedua negara untuk memperkuat dan memperkokoh hubungan bilateral di berbagai bidang.

“Saya ucapkan selamat datang di Indonesia, dan saya ingin menyampaikan bahwa ini adalah kehormatan besar bagi kami karena kami memandang Jepang sebagai mitra dan sahabat yang lama,” ujar Presiden.

Dalam kesempatan yang sama, PM Shigeru Ishiba menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diterimanya beserta delegasi Jepang dari pemerintah dan masyarakat Indonesia.

Menurut PM Shigeru Ishiba, ini merupakan kali pertama dirinya mendapat sambutan yang luar biasa saat melakukan kunjungan.

“Saya sekali lagi mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat yang luar biasa. Saya sudah lama menjadi anggota DPR dan pernah menjabat sebagai menteri di Jepang, tetapi sambutan luar biasa seperti ini adalah yang pertama kali bagi saya,” ucap PM Shigeru Ishiba.

Kunjungan resmi ini ditutup dengan jamuan santap siang bersama yang digelar di halaman belakang Istana Kepresidenan Bogor. Dalam jamuan tersebut, turut diundang pula Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari.

Usai seluruh rangkaian selesai, Hery menyampaikan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mendapatkan apresiasi atas penyambutan yang dinilai luar biasa, meskipun memang ada sedikit perbedaan keterlibatan Pemkot Bogor dalam menerima kunjungan negara.

“Hari ini kita menyiapkan penyambutan dengan maksimal dan mendapatkan apresiasi dari Kementerian Luar Negeri, Protokol Istana, Seskab, dan Setpres. Alhamdulillah, semua dipersiapkan dengan baik,” ucap Hery.

Hery juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Kota Bogor yang telah membantu proses penyambutan tersebut.

Ke depan, Hery menegaskan, Kota Bogor siap untuk kembali menerima sejumlah tamu negara di lain kesempatan.

“Terima kasih juga kepada para siswa dan guru, terima kasih kepada Pak Sekda dan jajaran yang sudah menyiapkan segala sesuatunya dalam penyambutan tamu negara,” ujar Hery.

Perbedaan yang dirasakan dalam penyambutan kali ini, lanjut Hery, adalah dari aspek kedetilan untuk memaksimalkan ekspektasi dari Presiden Prabowo. Uniknya, PM Jepang meminta sejumlah banner untuk dibawa ke Jepang sebagai kenang-kenangan.

“Tadi, dalam pertemuan bilateral antara pengusaha Jepang dan pengusaha melalui Kadin pusat yang diundang, ada pembicaraan terpisah soal itu. Kalau pemerintah kota dan pemerintah provinsi DKI, mereka ikut makan siang kenegaraan bersama, dan di situ ada pembicaraan-pembicaraan, tetapi belum sampai pada detail teknis ke arah bisnis,” ucap Hery.

Kendati demikian, Hery menyampaikan beberapa hal, salah satunya berkaitan dengan solusi transportasi untuk Kota Bogor, termasuk soal pengelolaan sampah dan lainnya.***

Pj Wali Kota Bogor Tekankan Transisi Kepemimpinan Dalam Rapat Paripurna

0

Bogordaily.net – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor menggelar Rapat Paripurna untuk mengumumkan hasil penetapan pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor terpilih masa jabatan 2025–2030 di Ruang Rapat Paripurna, DPRD Kota Bogor, Jalan Pemuda, Senin 13 Januari 2025.

Dalam rapat tersebut, pasangan Dedie A. Rachim dan Jenal Mutaqin secara resmi ditetapkan sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih berdasarkan penetapan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Rapat tersebut juga disertai dengan penandatanganan surat keputusan yang dikeluarkan oleh DPRD untuk dikirimkan kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) melalui Gubernur Jawa Barat.

Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari, menjelaskan bahwa rapat ini bertujuan untuk menyampaikan hasil penetapan kepada masyarakat melalui DPRD. Ia juga menekankan pentingnya transisi kepemimpinan yang berjalan lancar.

“Dalam sisa waktu masa jabatan ini, saya bersama Wali Kota terpilih telah melakukan sinkronisasi tugas-tugas. Komunikasi yang baik dengan Wali Kota terpilih merupakan budaya yang positif dalam kepemimpinan, sehingga tugas-tugas ke depan dapat berjalan lebih ringan,” ungkap Hery.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, menambahkan bahwa Rapat Paripurna ini merupakan bagian dari proses administrasi menuju pelantikan.

“Kami berharap sinergi antara pasangan Dedie-Jenal dengan DPRD, Forkopimda, dan seluruh pemangku kepentingan terus terjalin guna meningkatkan pembangunan dan pelayanan publik di Kota Bogor,” ujar Adityawarman.

Senada dengan Ketua DPRD, Wali Kota Bogor terpilih, Dedie A. Rachim, menyampaikan bahwa pengumuman ini merupakan salah satu tahapan administratif sebelum pelantikan.

Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah memenuhi semua persyaratan yang diperlukan dan hanya tinggal menunggu jadwal pelantikan yang direncanakan pada 10 Februari mendatang.

Dedie juga mengungkapkan bahwa dirinya dengan Wakilnya, telah diundang untuk menghadiri Rapat Pimpinan yang dijadwalkan pada hari Rabu mendatang untuk menjelaskan prioritas kerja mereka ke depan.

“Kami akan memprioritaskan penyelarasan visi-misi, janji politik, serta rencana perubahan anggaran. Sinkronisasi dengan Pj Wali Kota sudah kami lakukan melalui poin-poin pembahasan untuk memastikan keberlanjutan program pembangunan di Kota Bogor,” jelas Dedie.

Rapat Paripurna ini menandai langkah penting dalam proses transisi kepemimpinan di Kota Bogor. Diharapkan kolaborasi yang telah terjalin dapat terus berlanjut demi mewujudkan Kota Bogor yang lebih maju, harmonis, dan sejahtera.***