Sunday, 12 April 2026
Home Blog Page 1026

3 Atlet NPCI Kabupaten Bogor Sabet Dua Emas dan Satu Perak di Kejurnas Para Taekwondo Pancasila Cup 2025

0

Bogordaily.net – Prestasi membanggakan diraih atlet Tim Para Taekwondo binaan NPCI Kabupaten Bogor berhasil menyabet medali emas dan perak pada Kejurnas Para Taekwondo Pancasila Cup 2025 di GOR Ciracas, Jakarta Timur, Jumat 10 Januari 2025.

M Rojak yang tanding pada kelas Under 58 (K44) saat ini tercatat sebagai salah satu pegawai atau petugas kebersihan UPT Dispora Kabupaten Bogor di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor.

Kejurnas Para Taekwondo Pancasila Cup 2025 ini diikuti Para Taekwondoin dari berbagai daerah yang ada di Indonesia.

Keberhasilan M Rojak mendapat medali emas pada ajang Kejurnas Para Taekwondo Pancasila Cup 2025 disambut secara positif oleh Ketua NPCI Kabupaten Bogor, M Misbah yang datang langsung bersama pengurus lainnya seperti Ripin Sembiring (Sekum) dan Zulfikor salah satu staf administrasi NPCI Kabupaten Bogor.

Misbah mengaku sangat bangga M Rojak dan dua atlet Para Taekwondo NPCI Kabupaten Bogod lainnya yang telah menorehkan prestasi membanggakan pada awal tahun 2025.

Lebih lanjut, kata Misbah, selain M Rojak dua atlet Para Taekwondo NPCI Kabupaten Bogor lainnya seperti Oriana Putri Under 47 (K44) mendapatkan medali emas dan Jiar Djonyor Suenaung yang tanding pada Under 63 (K44) mendapatkan medali perak dalam Kejurnas Para Taekwondo Pancasila Cup.

Misbah mengaku kalau M Rojak, Oriana Putri dan Jiar Djonyor Suenaung akan menjadi atlet atlet masa depan yang tak hanya membela Kabupaten Bogor saja.

Pasalnya, kata Misbah, ketiganya berpeluang membela Jawa Barat pada ajang Peparnas mendatang dan tixak menutup kemungkinan bisa masuk dalam Timnas Para Taekwondo Indonesia.

“Saya ucapkan terimakasih dan sangat bangga atas keberhasilan Coach Emerald Margareth Dien yang telah membawa 3 atlet Para Taekwondo NPCI Kabupaten Bogor meraih medali emas dan perak pada Kejurnas Para Taekwondo Pancasila Cup 2025,” ujar Ketua NPCI Kabupaten Bogor, M Misbah, Jumat 10 Januari 2025.

Misbah berharap, raihan prestasi tiga atlet NPCI Kabupaten Bogor dari cabor Para Taekwondo di Kejurnas Pancasila Cup ini bisa menjadi motivasi positif bagi NPCI Kabupaten Bogor dan NPCI Jawa Barat.

Karena, kata Misbah, kedepannya para atlet Taekwondo ini akan membela Kabupaten Bogor pada ajang Peparda Jabar 2026 ataupun Peparnas mendatang membela Jawa Barat.

Kadispora Kabupaten Bogor, Asnan AP mengaku sangat bangga dengan capaian prestasi salah satu pegawai Dispora Kabupaten Bogor dan dua atlet Para Taekwondo NPCI Kabupaten Bogor yang mendulang prestasi membanggakan bagi Kabupaten Bogor.

Asnan AP menambahkan, prestasi ini tentunya akan menjadi salah satu energi yang positif bagi NPCI Kabupaten Bogor dalam menatap event selanjutnya.

“Saya minta para atlet tetap fokus kembali berlatih. Karena masih banyak event bergengsi lainnya yang harus dihadapi oleh para atlet NPCI Kabupaten Bogor,” paparnya

Intinya, kata Asnan AP, para atlet ini pada awal tahun 2025 sudah memberikan kado manis bagi dunia olahraga Kabupaten Bogor.***

Pelti Kabupaten Bogor Sambut Positif Gagasan Kadispora Soal Tegar Beriman Open

0

Bogordaily.net – Jajaran pengurus Pelti Kabupaten Bogor menyambut positif gagasan Kadispora, Asnan AP yang menginginkan adanya event resmi atau kejuaraan tenis tahunan di Lapangan Indoor dan Outdoor Pakansari, yang diakui oleh PP Pelti dan sifatnya jangan Festival tapi event prestasi dari berbagai Kelompok Usia (KU)

Apalagi, posisi Lapangan Tenis Indoor dan Outdoor Pakansari letaknya tidak jauh dari Jakarta.

Hal yang sangat hebat jika Pelti Kabupaten Bogor punya event rutin tahunan yang resmi dan diakui oleh PP Pelti.

“Kami sangat bangga dan menyambut positif keinginan Kadispora yang telah menggagas event Kejurnas Tenis Tegar Beriman Open yang harus masuk dalam kalender resmi tahunan dari PP Pelti,” ujar Ketua Umum Pelti Kabupaten Bogor, Acep Sajidin, Jumat 10 Januari 2025.

Acep sepakat dengan apa yang dikatakan Asnan AP dengan event Kejurnas Tenis Tegar Beriman Open dan masuk kategori event prestasi yang akan memainkan KU 10, 12, 14, 16 dan 18 dengan Kategori Tunggal / Ganda (Putra dan Putri)

“Level Kabupaten Bogor sebagai daerah penyangga Jakarta memang kelasnya harus membuat Kejurnas resmi tahunan atau event TDP. Apalagi Kabupaten Bogor punya lapangan tenis berstandar Internasional,” tegas Acep Sajidin.

Ia sangat optimis kalau ada event resmi yang diakui oleh PP Pelti maka ini akan punya dampak positif bagi program Sport and Tourism juga.

Idealnya, kata Acep, Kabupaten Bogor harus punya dua event berskala nasional dan internasional seperti ITF.

Acep juga mengaku akan segera melakukan koordinasi dengan Kadispora untuk membahas Tegar Beriman Open.

“Beberapa hotel yang ada di kawasan Cibinong dan sekitarnya pasti akan sangat laris oleh para peserta yang datang dari berbagai daerah,” paparnya.

Supaya peserta Tegar Beriman Open bisa diikuti para petenis nasional dari berbagai daerah maka pelaksanaanya harus saat liburan sekolah.***

Awal Tahun 2025, RSUD Kota Bogor Terus Tingkatkan Layanan Kesehatan

0

Bogordaily.net – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan kesehatan bagi warga di awal tahu 2025 ini.

Direktur Utama RSUD Kota Bogor, Ilham Chaidir mengatakan pihaknya akan terus mendorong agar masyarakat mendapat pelayanan yang maksimal.

Pertama, RSUD Kota Bogor pada tahun ini akan fokus pada program perbaikan layanan kesehatan di semua lini sehingga menjadi lebih lengkap.

“Kedua, kami akan mengajukan bantuan untuk perbaikan layanan dari Menteri Kesehatan (Menkes). Bantuan ini untuk membantu pembangunan berkelanjutan 3 lantai ke atas,” kata Direktur Utama RSUD Kota Bogor, Ilham Chaidir.

Penambahan lantai ini bertujuan untuk menambal pengurangan daya tampung RSUD Kota Bogor yang akan mewujudkan program Kelas Rawat Inap Standar (KRIS).

“Awalnya kapasitas RSUD Kota Bogor itu 300 bed dan sekarang bertambah hingga 550 bed. Kalau ada KRIA akan berkurang menjadi 400-an. Kami ingin mempertahankannya di angka 600-700 bed,” terang Ilham.

Selain dari sisi infrastruktur, RSUD Kota Bogor juga akan meningkatkan layanan dari segi Sumber Daya Manusia (SDM)nya dengan menambah dokter sub spesialis yang saat ini sudah berjumlah 13 orang.

Dalam 5 tahun terakhir, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor telah banyak menghadirkan perubahan dan pertumbuhan performa yang tinggi. Termasuk memberikan kualitas layanan baik.

Dengan berbagai bantuan yang mereka terima, RSUD Kota Bogor telah berhasil melaksanakan berbagai pembangunan fisik, sehingga kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat pun semakin lengkap.

Meski begitu, hal ini tak membuat RSUD Kota Bogor berpuas diri. Mereka berkomitmen akan terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas layanan itu pada tahun 2025 ini.(Muhammad Irfan Ramadan)

Satnarkoba Polres Bogor Gagalkan Peredaran 6,9 Kg Sabu, Dua Pelaku Dibekuk

0

Bogordaily.net – Satnarkoba Polres Bogor berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu seberat 6,9 kilogram dengan menangkap dua pelaku, CMP (34), warga Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, dan RS (33), warga Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, pada Jumat, 10 Januari 2025.

Adapun, penangkapan pertama dilakukan di sebuah rumah kontrakan milik CMP yang terletak di Jalan H. Muhari, Kampung Sawah, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Cilodong, Kota Depok.

Di lokasi tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa narkotika jenis sabu dengan total berat 6,9 kilogram, serta beberapa alat bukti lainnya, yaitu handphone.

Wakapolres Bogor Kompol R. Adhimas Sriyono Putra menjelaskan bahwa, setelah penangkapan tersebut, petugas melanjutkan pengembangan kasus dan berhasil menemukan pelaku kedua, RS, di rumah kontrakannya yang juga berada di Kampung Sawah, Cilodong.

Menurutnya, petugas menemukan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 6,04 gram, serta timbangan elektrik yang digunakan oleh pelaku untuk menimbang narkotika yang akan diedarkan.

“Berdasarkan pengakuan para pelaku, mereka mendapatkan perintah dari seseorang berinisial G (yang masuk dalam daftar pencarian orang atau DPO) yang masih dalam Pengejaran,” kata Adhimas Sriyono Putra saat konferensi pers di Mapolres Bogor, Jum’at 10 Januari 2025.

Ia menjelaskan, untuk mengambil sabu di daerah Babakan Madang tersebut dan kemudian menyerahkannya kepada Pelaku CMP untuk diedarkan kembali sesuai dengan instruksi dari G (DPO).

“Dalam pemeriksaan lebih lanjut, kedua pelaku tersebut mengakui bahwa mereka mendapatkan upah sebesar 10 juta rupiah untuk setiap kilogram sabu yang berhasil mereka edarkan,” jelasnya.

Lebih lanjut, sabu tersebut rencananya akan diedarkan di wilayah Jabodetabek. Meskipun para pelaku baru pertama kali melakukan aksi tersebut. Namun tindakan pelaku sangat meresahkan karena dapat dinilai membahayakan banyak jiwa.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, diperkirakan jumlah sabu yang berhasil disita dari kedua pelaku CMP dan RS, di mana Sat Narkoba Polres Bogor dapat menyelamatkan sekitar 250.000 jiwa dari penyalahgunaan narkotika,” ungkap Kompol Adhimas.

Sementara itu, para pelaku dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) dan/atau Pasal 112 Ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana mati atau pidana penjara paling singkat enam tahun.(Albin Pandita)

Wamenkop Pastikan Revitalisasi KUD di Sektor Gula dan Pupuk Dukung Swasembada Pangan

0

Bogordaily.net – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono terus mendorong adanya revitalisasi Koperasi Unit Desa (KUD), yang menjadi salah satu program prioritas Kementerian Koperasi (Kemenkop) saat ini. Hal tersebut, mengingat pentingnya peran KUD sebagai instrumen membantu program Pemerintah terkait swasembada pangan.

“Kemenkop memastikan, revitalisasi KUD sebagai bagian penting dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), dan penyaluran pupuk bersubsidi,” katanya dalam kegiatan silaturahmi sekaligus kunjungan ke Pondok Pesantren (Ponpes) An Nur 2 Al-Murtadlo di Bululawang, Malang, Jawa Timur (Jatim), Jumat 10 Januari 2025.

Wamenkop Ferry menyampaikan, revitalisasi KUD menjadi salah satu program prioritas Kemenkop sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Kemenkop akan memberikan dukungan tambahan kepada koperasi primer dan sekunder, khususnya yang berbentuk KUD.

Dukungan ini mencakup revitalisasi aset-aset KUD, termasuk kantor dan gudang, untuk kemudian dilanjutkan dengan pengembangan usaha.

“Salah satu pengembangan usaha yang direncanakan adalah penambahan dryer untuk mengurangi kadar air gabah kering panen. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas gabah dan penyerapannya oleh Bulog,” jelasnya.

Ferry mengatakan, Kemenkop bersama Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Jawa Timur Endy Alim Abdi Nusa, dan Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kemenkop Destry Anna Sari, untuk mempersiapkan transformasi penyaluran pupuk melalui Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) yang berbadan hukum koperasi di wilayah Jawa Timur.

“Diharapkan, dalam waktu dekat akan terbit Peraturan Presiden (Perpres) yang mengatur skema penyaluran pupuk bersubsidi kepada Gapoktan yang berbadan hukum koperasi tersebut,” ujarnya.

Wamenkop juga ingin memastikan, dukungan revitalisasi KUD tidak hanya difokuskan pada aset fisik, namun pengembangan usaha juga akan menjadi fokus utama setelah revitalisasi aset selesai.

Sementara itu, Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB)-KUMKM Supomo menambahkan, Kemenkop melalui LPDB-KUMKM menyiapkan dana untuk revitalisasi KUD ini lebih dari Rp70 miliar untuk ketahanan pangan gula melalui koperasi tebu rakyat yang ada di bawah pembinaan PG Krebet Malang.

Revitalisasi ini dilakukan secara simultan, meliputi pembenahan kelembagaan dan peningkatan usaha, dengan dukungan dari LPDB-KUMKM.

“Program revitalisasi ini difokuskan pada peningkatan bisnis KUD di sektor ketahanan pangan, khususnya gula dan tebu, serta penyaluran pupuk,” ungkapnya.

Pemerintah telah menyiapkan peraturan Pemerintah untuk mendukung penyaluran pupuk ini. Nilai bantuan revitalisasi untuk masing-masing KUD akan bervariasi tergantung pada kebutuhan dan kapasitas serapan.

“Kita mulai dari hulu ke hilir, program kementerian sesuai dengan program Pemerintah,” kata Supomo.

KUD akan berperan sebagai distributor pupuk, bekerja sama dengan Pupuk Indonesia, untuk kemudian digunakan dalam pemupukan tebu.

Tujuan utama revitalisasi KUD adalah meningkatkan pendapatan petani dan pasokan bahan baku untuk pabrik gula, sehingga diharapkan dapat meningkatkan produksi gula nasional.

Program ini juga mendukung program MBG dengan mendorong KUD untuk mengelola program tersebut secara menyeluruh dalam satu ekosistem yang terintegrasi.

“KUD tidak hanya berperan sebagai badan hukum, tetapi juga sebagai badan usaha dengan skala ekonomi yang memadai,” jelasnya.

Pengembangan Kopontren

Di kesempatan yang sama, Wamenkop Ferry juga hadir bersilaturahmi ke Ponpes An Nur 2 Al-Murtadlo di Bululawang, Malang, sekaligus mengecek persiapan untuk pemberian bantuan pembiayaan oleh LPDB-KUMKM ke koperasi pesantren (kopontren).

“LPDB-KUMKM menerima tambahan anggaran sebesar Rp10 triliun. Dana ini akan digunakan untuk memperkuat program pembiayaan LPDB-KUMKM, khususnya untuk koperasi sektor riil,” terang Ferry.

Kolaborasi antara LPDB-KUMKM dan Ponpes An Nur 2 Al-Murtadlo telah berlangsung lama, menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung pengembangan koperasi.

Ia menegaskan, tambahan anggaran ini diharapkan dapat meningkatkan skala kegiatan LPDB-KUMKM dan memberikan dampak positif yang lebih luas bagi koperasi dan masyarakat sekitarnya.

“Dana tersebut akan disalurkan melalui berbagai program pembiayaan yang dirancang, untuk membantu koperasi meningkatkan kapasitas dan usahanya,” katanya.***

Menkop: Program MBG Jadi Stimulus Peningkatan Gairah Koperasi di Indonesia

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi menyatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto bakal menjadi pelecut bagi koperasi untuk meningkatkan kegiatan dan usahanya.

Hal itu disampaikan Menkop Budi Arie Setiadi dalam sambutannya pada acara Launching Induk Koperasi Forum Masyarakat Indonesia Emas (Formas) Bersatu di Auditorium Kementerian Koperasi (KemenKop), Jumat 10 Januari 2025.

Untuk itu Menkop mendorong Induk Koperasi Formas dapat terlibat aktif dalam menyukseskan berbagai program MBG ini.

“Inisiatif pelaksanaan kegiatan ini (Launching) inisiatif merupakan salah satu bentuk kontribusi masyarakat kepada program MBG yang dicanangkan oleh Presiden RI melalui koperasi,” kata Menkop Budi Arie.

Koperasi yang dapat menjadi bagian dari program MBG secara otomatis akan mengalami peningkatan skala usaha.

Di sisi lain naiknya kapasitas usaha akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan anggota terutama para petani, peternak, nelayan lokal dan pelaku usaha kecil sebagai bagian penting pemasok bahan baku untuk program MBG.

“Program MBG ini juga akan memfasilitasi konsolidasi dan agregasi bagi petani, nelayan dan peternak untuk meningkatkan usahanya baik sebagai penyedia bahan baku bagi MBG bahkan dapat menjadi bagian dari pengelola SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi),” kata Menkop Budi Arie.

Dengan semakin banyaknya kegiatan usaha koperasi yang dibarengi dengan peningkatan kapasitas usahanya, Menkop Budi Arie optimis minat masyarakat untuk bergabung di dalam koperasi akan semakin besar. Hal ini akan turut mempercepat peningkatan rasio partisipasi masyarakat pada koperasi.

Menkop Budi Arie menambahkan bahwa dalam program MBG ini pemerintah menganggarkan dana Rp71 triliun hingga akhir tahun 2025 dengan menyasar 19,47 juta orang penerima manfaat.

Program ini menjadi investasi jangka panjang bagi generasi muda Indonesia untuk menuju Indonesia Emas tahun 2045 mendatang.

“Jumlah (anggaran) akan terus ditingkatkan dan diperkirakan bisa mencapai Rp400 triliun ketika program ini menyasar pada 80 juta penerima manfaat sehingga ini merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak generasi yang unggul,” ucapnya.

Untuk memastikan program MBG ini berjalan dengan baik bersama koperasi – koperasi di berbagai wilayah di Indonesia, Menkop Budi Arie mengajak seluruh pihak untuk meningkatkan kapasitas koperasi, melalui pelatihan dan pendampingan dalam mengelola pasokan pangan.

Menkop juga meminta agar pengelola koperasi dan SPPG dapat menjaga kualitas produk dan mengembangkan inovasi.

“Kami juga mendorong untuk melakukan penguatan sistem rantai pasok yang efisien danterintegrasi mulai dari petani hingga konsumen untuk memastikan ketersediaan pangan yang berkelanjutan,” ujar MenKop.

Saat ini terdapat 1.332 koperasi sektor produksi di seluruh Indonesia yang siap untuk mensuplai kebutuhan dapur MBG dengan berbagai komoditas seperti ikan, telur, ayam, sayur, daging dan buah.

KemenKop telah mengusulkan beberapa koperasi ke Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menjadi rantai pasok dalam SPPG dan telah melakukan pendampingan kepada koperasi tersebut, untuk dilakukan standardisasi dapurnya bekerja sama dengan BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan).

“Kami mendorong minimal 200 koperasi yang berperan sebagai hub dalam program MBG untuk mengkonsolidasikan produk suplai dapurMBG dari koperasi lainnya. Harapannya koperasi tersebut dapat memasokkebutuhan bahan baku sesuai kebutuhan SPPG,” kata Menkop Budi Arie.

Ketua Umum FORMAS Yohanes Handojo menegaskan bahwa Formas bersama dengan koperasi-koperasi induk yang menjadi anggotanya akan siap menyukseskan program MBG.

Diakui bahwa kesuksesan program besar ini tidak dapat oleh pemerintah sendiri, melainkan harus didukung oleh semua pihak khususnya koperasi-koperasi produsen.

“Kita diberi amanat tegas oleh Pak Hashim (Hashim Djojohadikusumo) selaku Ketua Dewan Pembina kami untuk mengawal program Pak Prabowo dan memonitor kinerjanya, kita siap bekerja-sama sebagai mitra pemerintah untuk bersama-sama untuk memperbaiki kehidupan masyarakat,” kata Yohanes.

Hadir juga pada acara tersebut Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi, Deputi Kelembagaan dan Digitaliasi Koperasi Henra Saragih, Ketua Umum Kita Indonesia Prabu (KIPRA) Evi Meisaroh, Ketua Umum Induk Koperasi Indonesia Emas Bersatu Agus Santoso.***

Serunya Liburan di Taman Safari Bogor: Udara Sejuk, Water Boom, dan Wahana Bermain Lengkap

0

Bogordaily.net – Liburan di Taman Safari Bogor bisa pilihan yang tepat untuk Anda yang mencari udara sejuk, suasana asri, serta wahana bermain lengkap.

Terletak di kaki Gunung Gede Pangrango, tempat wisata ini menyediakan berbagai fasilitas menarik, termasuk water park dan beragam permainan seru untuk segala usia.

Water Park Lengkap dengan Air Panas

Salah satu daya tarik utama Taman Safari Bogor adalah water park yang lengkap dengan seluncuran, tong air, hingga kolam air panas.

Menurut General Manager Taman Safari Bogor, Lies Yuwati, fasilitas ini dirancang untuk memberikan pengalaman rekreasi yang nyaman bagi pengunjung.

“Kami menyediakan water park khusus untuk pengunjung yang ingin menikmati udara sejuk kaki Gunung Gede Pangrango. Di sini juga tersedia gazebo untuk kumpul keluarga,” jelas Lies.

Menariknya, tiket masuk ke water park ini sangat terjangkau, yaitu hanya Rp25 ribu per orang, tanpa batasan waktu bermain.

Suasana yang asri dan nyaman membuatnya cocok untuk bersantai maupun belajar berenang bersama anak-anak.

“Bahkan, ada pengunjung yang datang ke Taman Safari Bogor hanya untuk bermain di water park. Suasana di sini sejuk dan cocok untuk segala kalangan,” tambah Lies.

30+ Wahana Bermain untuk Semua Usia

Selain water park, Taman Safari Bogor juga memiliki lebih dari 30 wahana permainan yang siap memanjakan pengunjung. Beberapa di antaranya adalah:

  • Kereta Baby Zoo
  • Roller Coaster
  • Samba Balon
  • Skyrize
  • Carousel
  • Flume Ride
  • Magicbike
  • Airbycicle

Wahana-wahana ini menawarkan pengalaman seru yang cocok untuk anak-anak hingga orang dewasa.

Taman Safari Bogor adalah destinasi yang menawarkan liburan lengkap tanpa perlu bepergian jauh.

Selain menikmati keindahan satwa, pengunjung juga dapat menikmati beragam fasilitas bermain yang memadai.

“Tidak perlu jauh-jauh pergi ke Jakarta atau luar negeri. Di Taman Safari Bogor semua fasilitas bermain tersedia lengkap. Jadi selain melihat satwa, pengunjung bisa menikmati wahana permainan yang kami sediakan untuk segala kalangan,” pungkas Lies.

Liburan di Taman Safari Bogor bukan hanya sekadar berwisata, tetapi juga menciptakan momen berharga bersama keluarga di tengah keindahan alam dan udara segar.***

Pemilik Mobil RI 36 di Daftar Plat Nomor RI Kabinet Prabowo-Gibran. Siapa Dia?

0

Bogordaily.net – Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan aksi arogan iring-iringan kendaraan pejabat berpelat RI 36, pemilik mobil RI 36 itu pun kini jadi perbincangan.

Kejadian ini memicu kemarahan warganet setelah sebuah video yang memperlihatkan momen pengawalan tersebut viral dan menjadi perbincangan hangat.

Dalam video yang diunggah oleh akun X @ilhampid, tampak mobil RI 36 tengah melaju di jalanan Jakarta yang padat. Iring-iringan tersebut dikawal oleh mobil Patwal yang dengan tegas membuka jalan, bahkan sempat terlihat seorang polisi menunjuk sopir taksi eksekutif yang diduga menghalangi laju kendaraan dinas itu.

“Kok selalu darurat, ya? Apa rapatnya nggak bisa nunggu? Emang Raja Jalanan,” sindir salah satu warganet dalam komentar yang penuh kekesalan.

Mobil berplat RI 36 diketahui sebelumnya digunakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Namun, Menteri Koperasi dan UKM, Budi Arie, langsung angkat bicara untuk meluruskan isu.

“Bukan Mobil Saya”
Saat dikonfirmasi, Budi Arie menegaskan bahwa mobil yang viral tersebut bukan miliknya.

“Bukan, itu bukan kendaraan yang saya gunakan sekarang,” ujar Budi. Ia menjelaskan bahwa dirinya memang pernah menggunakan plat RI 36 ketika menjabat di Kementerian Kominfo. Namun, sejak berpindah posisi ke Kementerian Koperasi dan UKM, ia tidak lagi memakai kendaraan itu.

Meski demikian, Budi Arie mengaku tidak tahu siapa pejabat yang kini menggunakan plat dinas RI 36. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian dan Sekretariat Negara masih berupaya mengidentifikasi pengguna mobil tersebut.

Aksi di Jalan Picu Kritik Pedas

Video yang viral memperlihatkan momen di mana seorang pengendara taksi mewah mencoba menyelip di tengah kemacetan, tetapi langsung dihentikan oleh polisi Patwal yang mengawal mobil dinas tersebut. Dengan gestur tegas, pengawal menunjuk ke arah sopir taksi, memberi peringatan keras yang memancing respons beragam dari publik.

“Ini masalah kebiasaan. Pejabat nggak bisa seenaknya pakai pengawalan untuk hal yang nggak darurat,” komentar salah satu warganet di Instagram.

Pemilik Mobil RI 36 dalam Daftar Plat Nomor RI Kabinet Prabowo – Gibran 

Sebagai informasi, plat nomor kendaraan dinas RI biasanya mencerminkan jabatan pemiliknya. RI 36, misalnya, diketahui digunakan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Meutya Hafid.

Namun Meutya menyatakan bahwa Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menggunakan mobil ber plat RI-22.

“Kemkomdigi menggunakan mobil dinas dengan plat nomor 22,” kata Meutya, Jumat (10/1/2025).

Publik pun berharap ada transparansi dan penjelasan resmi dari pemerintah agar praktik serupa tak lagi terjadi.

Daftar Plat Nomor Mobil Dinas di Kabinet Prabowo

RI 1: Presiden RI

RI 2: Wakil Presiden RI

RI 3: Istri Presiden

RI 4: Istri Wakil Presiden

RI 5: Ketua MPR

RI 6: Ketua DPR

RI 7: Ketua DPD

RI 8: Ketua MA

RI 9: Ketua MK

RI 10: Ketua BPK

RI 11: Ketua KY

RI 12: Gubernur BI

RI 13: Otoritas Jasa Keuangan

RI 14: Kementerian Sekretariat Negara

RI 15: Menko Politik, Hukum, dan Keamanan

RI 16: Menko Perekonomian

RI 17: Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan

RI 18: Menko Kemaritiman

RI 19: tadinya dipakai Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia

RI 20: Kementerian Dalam Negeri

RI 21: Kementerian Luar Negeri

RI 22: Kementerian Pertahanan

RI 23: Kementerian Agama

RI 24: Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia

RI 25: Kementerian Keuangan

RI 26: Kementerian Kebudayaan, Pendidikan Dasar dan Menengah

RI 27: Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi

RI 28: Kementerian Kesehatan

RI 29: Kementerian Sosial

RI 30: Kementerian Ketenagakerjaan

RI 31: Kementerian Perindustrian

RI 32: Kementerian Perdagangan

RI 33:Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral

RI 34: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

RI 35: Kementerian Perhubungan

RI 36: Kementerian Komunikasi dan Informatika

RI 37: Kementerian Pertanian

RI 38: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

RI 39: Kementerian Kelautan dan Perikanan

RI 40: Kementerian Desa, Pembangunan Tertinggal, dan Transmigrasi

RI 41: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional

RI 42: Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas)

RI 43: Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi

RI 44: Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

RI 45: Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah

RI 46: Jaksa Agung.

RI 47 sampai RI 48: Sekretariat Kabinet, Kepala Intelijen Negara.

RI 49 dan RI 51: Wakil Ketua MPR.

RI 52 sampai RI 54: Wakil Ketua DPR.

RI 55 dan RI 56: Wakil Ketua DPD.

RI 57 dan RI 58: Wakil Ketua Mahkamah Agung.

RI 59: Wakil Ketua BPK.

RI 60: Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi.

RI 61: Ketua Komisi Yudisial.

RI 62: Wakil Ketua Komisi Yudisial.

RI 63: Gubernur Bank Indonesia.

RI 64: Gubernur Lemhannas.

RI 65: Ketua UKP4.

RI 66 sampai RI 74: Anggota Dewan Pertimbangan Presiden.

RI 75: Kepala BNPB.

RI 76: Wakil Ketua MPR.

RI 77: Wakil Ketua DPR.

RI 78: Utusan Khusus Presiden.

RI 79: Ketua BKPM.

RI 80 dan RI 81: Utusan Khusus Presiden.

RI 84: Panglima TNI.

RI 85: Kapolri.

RI 90: Sekretaris Kementerian Setneg.

RI 91: Sekretaris Militer Presiden.

RI 92: Sekretaris Presiden.

RI 93: Sekretaris Wakil Presiden.

RI 94: Kepala Protokol Negara.

RI 99: Utusan Khusus Presiden.

RI 100: Wakil Menteri Kementerian Pertahanan.

Hingga kini pemilik mobil RI 36 masih jadi perbincangan netizen di jagat maya.***

Luna Maya Kesulitan Ikuti Gaya Makan Cepat Maxime Bouttier

0

Bogordaily.net – Luna Maya kembali menjadi perbincangan hangat warganet setelah membagikan momen seru bersama sang kekasih, Maxime Bouttier.

Kali ini, pasangan romantis tersebut menikmati santapan bakso, tetapi gaya makan Maxime yang super cepat membuat Luna Maya kelimpungan.

Dalam video yang diunggah ulang oleh akun Instagram @lambegosiip, Luna tampak berusaha keras menyamai kecepatan Maxime dalam menyantap bakso. Namun, upaya itu berujung pada keluhan kocak dari Luna.

“Time out, time out. Kamu makannya cepat banget,” ucap Luna sambil tertawa lepas.

Meski mencoba lagi, Luna akhirnya menyerah dan mengeluhkan tempo makan Maxime yang sulit diikuti.

“Nggak bisa, nggak bisa. I cannot. Udah-udah, makannya cepat banget, nggak bisa (ngikutin),” tambahnya sambil tertawa menyerah.

Sementara itu, Maxime terlihat santai menyantap bakso dengan tempo kilat, membuat momen ini semakin menggemaskan.

Luna Maya dan Maxime Bouttier telah menjalin hubungan asmara sejak April 2023. Selama lebih dari satu tahun, mereka kerap menunjukkan kemesraan di media sosial yang membuat para penggemar terpesona.

Tak hanya romantis di depan kamera, pasangan ini juga saling mengenal keluarga masing-masing.

Banyak penggemar berharap hubungan harmonis mereka segera berlanjut ke jenjang pernikahan.

Meski sering diisukan sedang mempersiapkan pernikahan, baik Luna maupun Maxime belum memberikan pernyataan resmi.

Salah satu rumor yang sempat mencuat adalah soal fitting baju pengantin, tetapi hingga kini kabar tersebut belum terbukti.

Momen makan bakso ini kembali menunjukkan hubungan santai dan penuh kebahagiaan antara Luna dan Maxime. Chemistry kuat mereka di berbagai kesempatan terus mencuri perhatian publik.

Bagi para penggemar, kebersamaan mereka bukan hanya menghibur, tetapi juga memberikan harapan bahwa pasangan ini akan terus harmonis dan bahagia.***

Waspada! Kenali 5 Penyebab Mobil Tidak Seimbang Saat Ngebut

0

Bogordaily.net – Mobil yang tidak seimbang saat melaju dengan kecepatan tinggi tentu menjadi momok bagi pengemudi. Selain membahayakan keselamatan, kondisi ini juga dapat menyebabkan kerusakan pada komponen kendaraan jika dibiarkan terlalu lama.

Untuk itu, Anda perlu memahami penyebab mobil tidak seimbang saat ngebut agar bisa segera menanganinya. Berikut ini lima penyebab utamanya:

5 Penyebab Mobil Tidak Seimbang

1. Ban Tidak Seimbang atau Aus

Kondisi ban merupakan faktor utama yang memengaruhi stabilitas mobil. Ban yang tidak seimbang, gundul, atau mengalami keausan tidak merata akan membuat mobil terasa goyang saat dikendarai.

Ini terjadi karena ban tidak dapat mencengkeram jalan dengan optimal, terutama saat melaju dengan kecepatan tinggi.

Solusinya lakukan rotasi ban secara rutin dan pastikan tekanan angin sesuai rekomendasi pabrik. Jika ban sudah aus, segera ganti dengan yang baru.

2. Sistem Suspensi Bermasalah

Suspensi berfungsi menyerap guncangan dan menjaga kenyamanan selama berkendara. Jika suspensi bermasalah, seperti per atau shock absorber yang sudah aus, mobil akan sulit stabil. Gejala umumnya adalah mobil terasa melayang atau miring ke satu sisi.

Solusinya periksa dan servis sistem suspensi secara berkala. Ganti komponen yang rusak untuk mengembalikan stabilitas kendaraan.

3. Velg yang Bengkok atau Tidak Seimbang

Velg yang bengkok atau tidak seimbang sering kali luput dari perhatian. Padahal, kondisi ini dapat memengaruhi putaran roda dan membuat mobil terasa tidak stabil, terutama pada kecepatan tinggi.

Solusinya, lakukan pengecekan velg di bengkel terpercaya. Jika ditemukan kerusakan, perbaiki atau ganti dengan velg baru.

4. Masalah pada Sistem Kemudi

Sistem kemudi yang tidak berfungsi dengan baik juga bisa menjadi penyebab mobil tidak seimbang.

Misalnya, jika tie rod, ball joint, atau komponen lainnya mengalami keausan atau kerusakan, Anda mungkin merasa sulit mengendalikan mobil saat ngebut.

Solusinya, lakukan pemeriksaan menyeluruh pada sistem kemudi dan segera perbaiki bagian yang rusak.

5. Beban yang Tidak Merata

Muat barang atau beban yang terlalu berat di satu sisi mobil dapat membuat kendaraan tidak seimbang. Kondisi ini sangat berbahaya, terutama saat menikung atau melaju dengan kecepatan tinggi.

Solusinya, pastikan distribusi beban di dalam mobil merata. Hindari membawa barang yang terlalu berat di satu sisi saja.

Tips Tambahan untuk Berkendara Aman

  • Selalu periksa kondisi mobil sebelum melakukan perjalanan jauh.
  • Hindari ngebut di jalan yang tidak rata atau berlubang.
  • Servis kendaraan secara rutin untuk memastikan semua komponen dalam kondisi prima.

Dengan memahami penyebab dan solusinya, Anda dapat mencegah risiko kecelakaan akibat mobil yang tidak stabil.***