Home Blog Page 1059

Apakah Lagu Tob Tobi Tob Lagu Kristen? Ini Penjelasan Asal Usul dan Makna Lagunya

0

Bogordaily.net – Fenomena lagu Tob Tobi Tob sedang viral di berbagai platform media sosial, terutama TikTok.

Banyak orang penasaran dan bertanya-tanya, apakah lagu Tob Tobi Tob lagu Kristen? Pertanyaan ini muncul setelah beredar video yang menunjukkan seseorang menyanyikan lagu ini sambil mengenakan kalung berbentuk salib. Hal ini kemudian memicu spekulasi bahwa lagu tersebut memiliki hubungan dengan ajaran agama Kristen.

Namun, jika ditelusuri lebih dalam, Tob Tobi Tob sebenarnya bukanlah lagu Kristen.

Lagu ini merupakan bagian dari syair berbahasa Arab yang berjudul asli Sawt Safiri El Bolbol, yang dinyanyikan oleh seorang penyanyi bernama Ahmed El Qatane.

Lirik lagu ini memiliki nuansa sastra Arab klasik, yang menceritakan keindahan alam, burung bulbul, dan suasana romantis yang digambarkan dalam bentuk puisi.

Ustadz Adi Hidayat pun turut memberikan klarifikasi mengenai asal-usul lagu ini. Menurut beliau, lagu ini berasal dari syair karya Al Asma’i, seorang sastrawan Arab terkenal yang hidup pada masa Kekhalifahan Abbasiyah.

Syair tersebut dibuat setelah Al Asma’i terinspirasi oleh burung bulbul yang sedang melompat-lompat di dahan pohon, sehingga puisinya menggambarkan keindahan pemandangan tersebut.

Meskipun sudah ada klarifikasi dari berbagai pihak, perdebatan terkait  lagu ini adalah lagu Kristen masih terus berlanjut di media sosial.

Beberapa warganet menganggap bahwa penggunaan lagu ini dalam berbagai konten yang berbau keagamaan bisa membuatnya memiliki makna yang berbeda dari tujuan aslinya.

Namun, secara historis, lagu ini tidak memiliki kaitan dengan agama tertentu. Lagu ini lebih condong sebagai ekspresi seni dan sastra Arab yang telah populer selama bertahun-tahun.

Kesimpulannya, apakah lagu Tob Tobi Tob lagu Kristen? Jawabannya adalah tidak.

Lagu ini berasal dari syair klasik Arab yang menggambarkan keindahan alam dan bukan merupakan lagu religi.

Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memahami asal-usul sebuah lagu sebelum menyebarkan informasi yang belum tentu benar.***

Bukber Bersama Kader, Elly Yasin Sampaikan Motivasi Kebangkitan PPP

0

Bogordaily.net – Ketua DPC PPP Kabupaten Bogor, Hj Elly Yasin memberikan motivasi dan spirit kebangkitan Partai Berlambang Ka’ Bah di Kabupaten Bogor.

Motivasi dan spirit Kebangkitan PPP yang disampaikan Hj Elly Yasin saat acara Buka Puasa Bersama Kader dan Pengurus PPP Kabupaten Bogor di Kantor PPP Kabupaten Bogor, Jalan Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (24/3/2025)

Menurutnya; buka puasa bersama ini sebagai ajang untuk terus meningkatkan soliditas dan silaturahmi antara semua kader dan pengurus PPP Kabupaten Bogor.

” Walaupun PPP saat ini tidak ada wakil di Parlemen. Namun di tingkat Jawa Barat suara PPP naik 100 persen dengan adanya 6 anggota DPRD Jabar dari PPP, ” ucap Hj Elly Yasin.

Selain itu, kata Elly,’ suara PPP juga masih signifikan di DPRD Kabupaten Bogor dengan 6 kursi dan juga ada wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor dari PPP yakni H. Junaidi Samsudin.

Elly Yasin menambahkan, kedepannya PPP harus ada wakil lagi di Parlemen Senayan atau di DPR RI.

Dalam kesempatan yang sama, Elly Yasin juga kembali mengatakan PPP Kabupaten Bogor akan segera membuat Madrasah Politik sebagai Kawah Chandradimuka para kader PPP Kabupaten Bogor.

Sementara itu, Sekretaris DPC PPP Kabupaten Bogor, Junaidi Samsudin mengatakan, inti kegiatan kali ini bukan semata mata buka puasa bersama antara kader, pengurus, sayap partai, para anggota DPRD Kabupaten Bogor dan anggota DPRD Jawa Barat dari PPP Kabupaten Bogor.

” Dalam ajang silaturahmi antar kader dan pengurus PPP, kami juga memberikan penguatan motivasi kepada semua kader, pengurus dan sayap partai dalam menatap Pemilu 2029 mendatang,” tegas Junsan panggilan akrab dari Junaidi Samsudin.
Junsam menegaskan, program madrasah politik yang akan dilakukan PPP Kabupaten Bogor adalah salah satu bentuk ikhtiar PPP Kabupaten Bogor dalam meningkatkan motivasi kedepan terutama dalam menghadapi Pemilu 2029.

” Madrasah politik akan menjadi salah satu terobosan yang positif bagi PPP Kabupaten Bogor dalam mencetak para kader kader yang akan terus berjuang membesarkan PPP,” papar Junsam.

Ia juga mengucapkan terimakasih dengan soliditas yang tetap terjaga atau terbangun di PPP Kabupaten Bogor saat ini.

Dalam bukber kali ini tampak hadir 6 anggota DPRD Kabupaten Bogor dari PPP seperti H. Junaidi Samsudin, Ferry Roveo Checanova, Hasani, Sugara, H Usup, Siti Aisyah dan M Romli salah satu anggota DPRD Jawa Barat dari Dapil Kabupaten Bogor.***

BRI Bogor Pajajaran Salurkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Jelang Idul Fitri

0

Bogordaily.net – Dalam rangka kepedulian perusahaan terhadap masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, Branch Office BRI Bogor Pajajaran menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga kurang mampu.

Puluhan paket sembako yang berisi beras, minyak goreng, gula pasir, serta kebutuhan pokok lainnya dibagikan kepada masyarakat di sekitar kantor BRI Bogor Pajajaran.

Branch Office Head BRI Bogor Pajajaran, Aris Abdillah, menyampaikan bahwa inisiatif ini adalah bagian dari upaya BRI untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Sekecil apa pun kebaikan yang kita lakukan akan memberikan pahala dan mampu meringankan beban mereka yang membutuhkan. Kami juga mohon doa restu agar BRI terus konsisten menjadi bank yang tangguh dan dicintai oleh rakyat Indonesia,” ujar Aris Abdillah, Senin 24 Maret 2025

Ia menambahkan bahwa keberhasilan sebuah perusahaan tidak hanya diukur dari keuntungan bisnis, tetapi juga dari kontribusi sosialnya bagi masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, BRI berharap dapat terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta menjadikan bulan Ramadhan sebagai momentum untuk memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial,” lanjutnya.

Masyarakat penerima bantuan menyambut baik kegiatan ini dan mengungkapkan rasa syukur atas kepedulian BRI.

“Kami sangat terbantu dengan paket sembako ini, terutama di bulan Ramadhan. Terima kasih BRI yang telah peduli kepada kami,” ujar salah satu perwakilan masyarakat. ***

Muhammad Irfan Ramadan

Cegah Longsor Berulang, Pemkot Bogor Buka Jalur Baru di Batutulis

0

Bogordaily.net – Solusi untuk mencegah potensi terulangnya longsoran atau amblas di Jalan Saleh Danasasmita, Kelurahan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, adalah dengan tidak kembali menggunakan jalan eksisting yang saat ini mengalami longsor.

Namun, upaya membuka jalan baru tersebut terkendala oleh keberadaan lahan milik masyarakat yang harus dibebaskan.

Menanggapi solusi tersebut, Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, bersama perangkat daerah terkait, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta pihak wilayah setempat melakukan peninjauan bersama ke lokasi lahan yang akan difungsikan untuk menggantikan Jalan Saleh Danasasmita yang terdampak longsoran.

Dedie A. Rachim menegaskan bahwa proses pembebasan lahan masyarakat tentu harus mengikuti prosedur dan aturan yang berlaku, sehingga semua tahapan perlu dilaksanakan dengan baik.

“Nah, sekarang sudah kita tinjau dan kita juga sudah bertemu dengan pemilik lahan. Nantinya akan kita negosiasikan, sebab dari total luas lahan yang dimiliki oleh pemilik, tentu tidak bisa kita bebaskan seluruhnya, hanya sesuai kebutuhan,” ujarnya, Senin 24 Maret 2025.

Selain pembebasan lahan, langkah-langkah yang harus disiapkan sebelum masuk ke tahap teknis pembangunan jalan meliputi pembuatan Detail Engineering Design (DED), penilaian (appraisal) nilai lahan yang akan dibebaskan, dan hal-hal teknis lainnya.

Melihat kebutuhan masyarakat yang terdampak akibat putusnya akses Batutulis akibat bencana hidrometeorologi, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor pun akan segera mengambil keputusan untuk menindaklanjuti solusi ini.

“Luas lahan yang harus dibersihkan mencapai 3.000 meter persegi untuk membuka akses jalan baru. Ini solusi yang paling memungkinkan untuk kita ambil,” tambahnya.

Nantinya, jika solusi ini diputuskan, akses jalan baru akan melalui Jalan Lawang Gintung dan langsung menuju arah Stasiun Batutulis tanpa melewati Jalan Saleh Danasasmita yang mengalami longsor.***

Ibnu Galansa

Pastikan Aman Digunakan Saat Mudik Lebaran, Pemkab Bogor Ramp Check 32 Bus di Cibinong

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melaksanakan ramp check terhadap sejumlah kendaraan bus jelang mudik lebaran di PO Medal Jaya, Kecamatan Cibinong, pada Senin 24 Maret 2025.

Ramp check dilakukan Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama bersama jajaran Dinas Perhubungan, Polres Bogor, dan Kodim Kabupaten Bogor mengecek 32 bus yang akan digunakan untuk angkutan lebaran.

Mereka melihat langsung kondisi sejumlah bus tersebut, seperti kondisi rem, mesin dan juga ban agar aman dan layak saat digunakan pada saat mudik lebaran.

“Kita memastikan bahwa seluruh armada yang berangkat dari Kabupaten Bogor dalam kondisi prima, sehat mesinnya, bannya bagus, remnya bagus, dan fasilitasnya juga layak,” kata Rudy Susmanto, Senin 24 Maret 2025.

Menurut Rudy, pihaknya memastikan seluruh armada yang berangkat dari Kabupaten Bogor berangkat melayani masyarakat dalam rangka hari raya idul fitri dalam keadaan prima.

“Ini merupakan antisipasi tadi sudah dicek dan seluruh kendaraan di pol bus medal jaya dalam kondisi sehat, kondisi prima, tidak hanya yang menggunakan ban vulkanisir kondisi remnya baik, pencahayaan lampu dan sebagainya baik, mesin2nya baik, dan fasilitas kendaraan nya baik “ jelasnya.

Lebih lanjut, untuk pelaksanaan mudik tahun ini, pihaknya menyediakan mudik dengan tujuan ke Jawa Tengah dan Jawa Timur yang akan dilepas secara bersamaan.

“Ada beberapa titik lokasi di jawa tengah dan Jawa timur. Jadi polres menyiapkan armada, pemerintah kabupaten bogor menyiapkan armada. Kita lepas bersama-sama,” ujar Rudy.

Selain itu, pihaknya memastikan jumlah kendaraan bus yang saat ini hanya tersedia 32 bus akan bertambah untuk mengantisipasi lonjakan pemudik.

“Pemerintah Kabupaten Bogor kurang lebih 20 bus, polres kurang lebih 12 bus tapi mungkin akan bertambah,” ungkapnya.***

Albin Pandita

Gelar RUPST 2025, BRI Bagikan Dividen Rp51,73 triliun dan Bersiap Lakukan Buyback Rp3 triliun

0

Bogordaily.net – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Senin, 24 Maret 2025, di Jakarta. Pada RUPST kali ini, BRI menyetujui untuk membagikan dividen sebesar besarnya Rp51,73 triliun, angka tersebut meningkat dibandingkan dengan dividen yang dibayarkan pada tahun 2024 sebesar Rp48,10 triliun.

Di samping itu, BRI juga akan melakukan pembelian kembali (buyback) saham dengan jumlah sebesar-besarnya Rp3 triliun.

Pada RUPST BRI 2025 kali ini terdapat 10 mata acara rapat yang diputuskan dan telah disetujui.

Tiga diantaranya dijelaskan lebih lanjut oleh Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi, diantaranya adalah Penetapan Penggunaan Laba Bersih Perseroan (penetapan dividen tunai), Rencana Pembelian Kembali Saham (buyback) dan Perubahan Pengurus Perseroan.

Penggunaan Laba Bersih Perseroan (Penetapan Dividen Tunai)

Untuk tahun buku 2024, BRI mencatat laba bersih konsolidasian yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp60,15 triliun. Dari jumlah tersebut, perseroan menetapkan total dividen tunai yang dibagikan sebesar besarnya mencapai Rp51,73 triliun.

Atas nilai dividen tersebut, sebelumnya pada 15 Januari 2025, BRI telah membagikan dividen interim sebesar Rp20,33 triliun atau Rp135 per lembar saham. Dengan demikian, sisa dividen yang akan dibayarkan adalah sebesar besarnya Rp31,40 triliun. ​

Dari total nilai dividen tunai di atas, BRI menyetorkan dividen kepada negara Rp27,68 triliun (termasuk dividen interim yang telah dibagikan pada 15 Januari 2025 sebesar Rp10,88 triliun).

Sedangkan sisanya dibayarkan secara proporsional kepada setiap Pemegang Saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada tanggal pencatatan (recording date).

“Perseroan dalam memperhitungkan pembayaran dividen telah mempertimbangkan berbagai aspek, salah satunya adalah struktur modal perseroan yang kuat dan likuiditas yang cukup untuk ekspansi bisnis dan mitigasi risiko pengelolaan bank, termasuk CAR Perseroan yang diproyeksikan terjaga di atas 19% dalam jangka panjang”, jelas Hendy.

Rencana Pembelian Kembali Saham (Buyback)

Selain pembagian dividen, RUPST BRI 2025 juga menyetujui rencana BRI untuk melakukan pembelian kembali atau buyback saham dengan jumlah sebesar-besarnya Rp3 triliun.

Buyback dilakukan melalui Bursa Efek maupun di luar Bursa Efek, baik secara bertahap maupun sekaligus, dan diselesaikan paling lama 12 (dua belas) bulan setelah tanggal RUPST.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan nilai pemegang saham dan mendukung program kepemilikan saham bagi karyawan.

Perubahan Pengurus Perseroan

Pada RUPST BRI 2025 ini juga menetapkan perubahan pengurus perseroan, diantaranya memberhentikan dengan hormat nama-nama sebagai berikut:

  1. Sunarso sebagai Direktur Utama
  2. Catur Budi Harto sebagai Wakil Direktur Utama
  3. Handayani sebagai Direktur Bisnis Konsumen
  4. Supari sebagai Direktur Bisnis Mikro
  5. Amam Sukriyanto sebagai Direktur Commercial, Small and Medium Business
  6. Arga Mahanana Nugraha sebagai Direktur Digital dan Teknologi Informasi
  7. Agus Winardono sebagai Direktur Human Capital
  8. Agus Sudiarto sebagai Direktur Manajemen Risiko
  9. Andrijanto sebagai Direktur Retail Funding and Distribution
  10. Viviana Dyah Ayu Retno Kumalasari sebagai Direktur Keuangan
    Kartika Wirjoatmodjo sebagai Komisaris Utama
  11. Rofikoh Rokhim sebagai Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen
  12. Paripurna Poerwoko Sugarda sebagai Komisaris Independen
  13. Nurmaria Sarosa sebagai Komisaris Independen
  14. Haryo Baskoro Wicaksono sebagai Komisaris Independen
  15. Dwi Ria Latifa sebagai Komisaris Independen
  16. Agus Riswanto sebagai Komisaris
    Rabin Indrajad Hattari sebagai Komisaris
  17. Heri Sunaryadi sebagai Komisaris Independen

Dalam RUPST tersebut juga mengubah nomenklatur jabatan anggota-anggota Direksi Perseroan sebagai berikut:

Kemudian, RPUST BRI 2025 mengangkat nama-nama sebagai berikut:

  1. Hery Gunardi sebagai Direktur Utama
  2. Hakim Putratama sebagai Direktur Operations
  3. Riko Tasmaya  sebagai Direktur Corporate Banking
  4. Aquarius Rudianto sebagai Direktur Network dan Retail Funding
  5. Farida Thamrin sebagai Direktur Treasury dan International Banking
  6. Akhmad Purwakajaya sebagai Direktur Micro
  7. Alexander Dippo Paris Y. S. Sebagai Direktur Commercial Banking
  8. Nancy Adistyasari sebagai Direktur Consumer Banking
  9. Viviana Dyah Ayu Retno Kumalasari sebagai Direktur Finance & Strategi
  10. Mucharom sebagai Direktur Manajemen Risiko
  11. Saladin Dharma Nugraha Effendi sebagai Direktur Information Technology
  12. Kartika Wirjoatmodjo sebagai Komisaris Utama
  13. Parman Nataatmadja sebagai Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen
  14. Helvi Yuni Moraza sebagai Komisaris
  15. Edi Susianto sebagai Komisaris Independen
  16. Lukmanul Khakim sebagai Komisaris Independen

Dalam RUPST juga mengalihkan penugasan nama nama berikut sebagai anggota Direksi Perseroan menjadi sebagai berikut:

1. Agus Noorsanto
Direktur Bisnis Wholesale dan Kelembagaan menjadi Wakil Direktur Utama

2. Ahmad Solichin Lutfiyanto
Direktur Kepatuhan menjadi Direktur Human Capital & Compliance

Sehingga Susunan Dewan Komisaris dan Direksi BRI menjadi sebagai berikut:

Dewan Komisaris

  • Komisaris Utama: Kartika Wirjoatmodjo
  • Wakil Komisaris Utama / Komisaris Independen: Parman Nataatmadja*
  • Komisaris: Awan Nurmawan Nuh
  • Komisaris: Helvi Yuni Moraza*
  • Komisaris Independen: Edi Susianto
  • Komisaris Independen: Lukmanul Khakim*

*Anggota Dewan Komisaris yang diangkat tersebut baru dapat melaksanakan tugas dan fungsi dalam jabatannya apabila telah mendapat persetujuan dari OJK dan memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Anggota Direksi

  • Direktur Utama: Hery Gunardi*
  • Wakil Direktur Utama: Agus Noorsanto*
  • Direktur Human Capital & Compliance: Ahmad Solichin Lutfiyanto
  • Direktur Operations: Hakim Putratama*
  • Direktur Corporate Banking: Riko Tasmaya*
  • Direktur Network dan Retail Funding: Aquarius Rudianto*
  • Direktur Treasury dan International Banking: Farida Thamrin*
  • Direktur Micro: Akhmad Purwakajaya*
  • Direktur Commercial Banking: Alexander Dippo Paris Y S*
  • Direktur Consumer Banking: Nancy Adistyasari*
  • Direktur Finance & Strategy: Viviana Dyah Ayu Retno Kumalasari

*Anggota Direksi yang diangkat tersebut baru dapat melaksanakan tugas dan fungsi dalam jabatannya apabila telah mendapat persetujuan dari OJK dan memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Mata Acara RUPST BRI 2025

Secara keseluruhan RUPST BRI 2025 kali ini membahas dan memutuskan 10 mata acara yang diantaranya adalah sebagai berikut:​

  1. Persetujuan Laporan Tahunan dan Pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan, Persetujuan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris serta Pengesahan Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil Tahun Buku 2024, sekaligus Pemberian Pelunasan dan Pembebasan Tanggung Jawab Sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada Direksi atas Tindakan Pengurusan Perseroan dan Dewan Komisaris atas Tindakan Pengawasan Perseroan yang Telah Dijalankan Selama Tahun Buku 2024.
  2. Penetapan Penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk Tahun Buku 2024.
  3. Penetapan gaji/Honorarium berikut Fasilitas dan Tunjangan Tahun Buku 2025, serta Tantiem/Insentif Kinerja/Insentif Khusus atas Kinerja Tahun Buku 2024 dan/atau Insentif Jangka Panjang Periode Tahun 2025-2027, untuk Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan.
  4. Penunjukan Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik untuk Mengaudit Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan Tahun Buku 2025 serta Laporan Keuangan dan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil untuk Tahun 2025.
  5. Persetujuan Laporan Realisasi Penggunaan Dana Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Tahap III Bank BRI Tahun 2024
  6. Persetujuan Pengkinian Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Plan) BRI.
  7. Penetapan Plafon (Limit) Hapus Tagih atas Piutang Pokok Macet yang Telah Dihapusbuku
  8. Persetujuan atas Rencana Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan oleh Perseroan (Buyback) dan Pengalihan Saham Hasil Buyback yang Disimpan Sebagai Saham Treasuri (Treasury Stock) Perseroan.
  9. Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan.
  10. Perubahan Susunan Pengurus Perseroan.

Hasil lengkap putusan dari RUPST BRI Tahun 2025 dapat diakses pada website BRI melalui situs www.bri.co.id.

“Keputusan-keputusan yang diambil dalam RUPST ini mencerminkan komitmen BRI untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham serta pemangku kepentingan lainnya”, pungkas Hendy.​ ***

Faldiena Marcelita, Inovator Akademik yang Mendedikasikan Ilmu untuk Masyarakat

0

Bogordaily.net – Dalam dunia akademik dan penelitian, nama Faldiena Marcelita ST, MKom, bukanlah sosok yang asing, terutama di bidang teknologi dan inovasi.

Lebih akrab disapa sebagai Ibu Fal oleh mahasiswa-mahasiswanya, dosen di Sekolah Vokasi Institut Pertanian Bogor (IPB University) ini memiliki perjalanan panjang dalam dunia akademis dan penelitian yang membawanya ke berbagai pencapaian luar biasa.

Awal Perjalanan: Dari Tangerang ke Bandung

Lahir di Bandung pada 24 Juni 1986, Faldiena Marcelita ST, M.Kom. menghabiskan masa remajanya di Tangerang, menempuh pendidikan di SMA Negeri 1 Tangerang.

Kecintaannya pada dunia teknologi membawanya melanjutkan pendidikan ke jenjang S1 di Telkom Bandung, yang kini dikenal sebagai Universitas Telkom.

Tak berhenti di sana, ia kemudian meraih gelar S2 di Universitas Indonesia dengan spesialisasi di bidang komputer.

“Semua jenjang pendidikan memiliki peran penting, tetapi justru pengalaman di luar akademis yang memberikan dampak besar bagi saya,” ujarnya.

Sejak SMA, ia aktif dalam berbagai organisasi, yang memperkaya keterampilan sosial dan kepemimpinannya.

Ia mengakui bahwa pengalaman berbicara di depan umum bukanlah hal yang mudah meski dirinya seorang ekstrovert.

Namun, melalui organisasi, ia melatih keberanian dan keterampilannya dalam komunikasi.

Dari Akademisi ke Peneliti: Menorehkan Jejak dalam Inovasi

Dengan lebih dari 13 karya ilmiah yang telah dipublikasikan, berbagai inovasi telah lahir dari tangan Faldiena Marcelita ST, M.Kom.

Selain itu, ia juga telah menerbitkan buku serta memiliki 11 paten dalam berbagai bidang teknologi. Dari sekian banyak proyek yang ia geluti, ada satu yang paling berkesan baginya: alat pencacah daun bambu kering.

Proyek ini bermula saat pandemi COVID-19, ketika desa-desa mulai membudidayakan tanaman hias dan membutuhkan alat sederhana untuk membuat kompos.

“Awalnya, saya tidak terlalu menaruh perhatian pada proyek ini, karena minat saya lebih kepada teknologi video dan digital. Namun, ternyata proyek ini memiliki manfaat yang sangat luas bagi masyarakat,” kenangnya.

Dari kebutuhan yang sederhana, proyek ini berkembang menjadi produk unggulan di program studinya.

Bahkan, penelitian ini telah masuk dalam berbagai program pengabdian masyarakat, memperoleh pendanaan, hingga diajukan untuk paten.

Antusiasme masyarakat terhadap alat ini begitu besar, hingga banyak yang menanyakan ketersediaan produk untuk dipasarkan secara massal. Namun, kendala utama yang dihadapi adalah kapasitas produksi yang masih terbatas.

“Saat itu ada peluang untuk hilirisasi atau produksi massal, tetapi kami belum memiliki sumber daya yang cukup untuk itu. Jadi, proyek ini masih dalam tahap pengembangan,” ungkapnya.

Menghadapi Tantangan dan Menatap Masa Depan

Meskipun telah meraih banyak pencapaian, Faldiena Marcelita ST, M.Kom. tetap merasa perlu untuk terus belajar dan berkembang.

Tahun ini, ia memilih untuk sedikit melambat dan lebih fokus pada sertifikasi dosen.

“Sebelumnya, saya telah mendapatkan berbagai sertifikasi profesi seperti augmented reality, machine learning, IoT dan telah membuat salah satu buku yang berjudul “Augmented Reality untuk Modul Pembelajaran” Namun, sertifikasi untuk dosen masih menjadi target utama saya tahun ini.”

Di tengah segala kesibukannya, ia tetap ingin berbagi motivasi bagi para mahasiswa yang sedang berjuang dalam dunia akademik, khususnya di bidang teknologi.

“Saya selalu mengatakan kepada mahasiswa, ingatlah hukum kekekalan energi. Energi tidak pernah hilang, tetapi berubah. Segala usaha yang kita lakukan, meskipun hasilnya tidak selalu sesuai harapan, pasti akan membawa manfaat di kemudian hari. Ilmu, pengalaman, dan kemampuan kita akan terus berkembang dari setiap usaha yang kita lakukan.”

Dengan semangat dan dedikasinya yang tinggi, Faldiena Marcelita ST, M.Kom. terus menjadi inspirasi bagi banyak mahasiswa dan rekan akademisi.

Perjalanannya membuktikan bahwa inovasi bukan hanya tentang teknologi tinggi, tetapi juga bagaimana sesuatu dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.***

Penulis: Abiya Rafa (J0401231046)

Kemenkop Pastikan Kopdes Merah Putih Tak Akan Geser Keberadaan BUMDes

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi memastikan rencana pembentukan 80.000 Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih akan menjadi stimulus bagi pemerintah desa untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat desa.

Dalam rangka mengakselerasi hal tersebut, Kementerian Koperasi (Kemenkop) gencar melakukan sosialiasi pembentukan Kopdes Merah Putih dengan Pemerintah Daerah, salah satunya melalui Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI).

Bahkan keberadaan Kopdes Merah Putih justru akan menjadi pelengkap keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam rangka pemerintah desa mengakselerasi program peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

Menkop Budi Arie mengatakan BUMDes dan Kopdes Merah Putih nantinya akan berjalan beriringan untuk membangun perekonomian di desa agar terus berkembang. Menurutnya selama ini masih banyak desa yang belum mengetahui potensi desanya secara utuh sehingga pengembangan perekonomian di desa tidak dapat maksimal.

BUMDes sebagai lembaga milik desa dan Kopdes sebagai entitas usaha milik masyarakat desa akan bersinergi untuk bersama bersama-sama menggali potensi desa tersebut untuk dijadikan sebagai modal dasar pembangunan desa.

“Dari segi kepemilikan itu sudah berbeda (antara BUMDes dan Kopdes), jadi nanti kita harapkan Kopdes yang merupakan milik masyarakat dapat bahu-membahu membangun ekonomi kerakyatan melalui koperasi ini (Kopdes Merah Putih), kata Menkop Budi Arie dalam sosialisasi teknis pembentukan Kopdes Merah Putih dengan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) secara hybrid, Senin (24/03).

Hadir dalam sosialisasi ini Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi dan seluruh Eselon I Kementerian Koperasi (Kemenkop).

Menkop Budi optimis dengan kerja sama yang erat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah khususnya pemerintah tingkat desa, visi untuk membesar usaha BUMDes dan Kopdes dapat berjalan dengan baik. Diharapkan kedua entitas ini dapat bersama-sama berperan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat dan memangkas kemiskinan ekstrim yang terjadi di desa.

“Setiap desa itu punya keunikan, yang pasti Kopdes ini tujuannya untuk memangkas rantai kemiskinan ekstrim di desa, memberantas tengkulak atau rentenir dan pinjol yang menyengsarakan masyarakat didesa,” kata Menkop Budi Arie.

Dalam hitung-hitungan kasar, apabila dari 80.000 desa terdapat satu Kopdes Merah Putih dengan dana kelolaan hingga Rp5 miliar per Kopdes, maka terjadi perputaran ekonomi yang sangat besar di desa. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa program pembentukan Kopdes Merah Putih perlu diwujudkan karena desa dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru.

“Maka itu tugas kita semua adalah menggerakkan kesadaran warga desa untuk berkoperasi, dari atas (pemerintah) sudah ada political will maka dari bawah (masyarakat) harus ada gairah (berkoperasi),” ulas Menkop Budi Arie.

Dalam rangka mengakselerasi pembentukan Kopdes Merah Putih ini, telah disiapkan rancangan Instruksi Presiden (Inpres) agar Kementerian/ Lembaga, Lembaga Non Kementerian serta pemerintah daerah tingkat provinsi hingga kabupaten kota untuk bersinergi dan berkolaborasi yang lebih erat. Ditargetkan launching Kopdes Merah Putih ini dapat dilakukan pada 12 Juli 2025 bersamaan dengan Peringatan Hari Koperasi Nasional.

“Saya harap Kopdes ini tidak hanya sekedar pendekatan teknokratis tapi harus melalui movement, jadi kami meminta dukungan kepada Bapak/ Ibu Bupati pada aspek pemetaan data, potensi usaha, mitigasi risiko dan pendampingan pada program ini,” kata Menkop Budi Arie.

Terkait dengan skema pembiayaan dan anggaran untuk mengurus legalitas Kopdes Merah Putih, Menkop Budi Arie menyatakan bahwa masih dalam tahap pembahasan lebih mendalam dengan pihak-pihak terkait seperti Bank Himbara dan Kementerian Keuangan. Petunjuk teknis dan Petunjuk Pelaksanaan sedang difinaliasi oleh pemerintah.

“Skema pendanaan sedang didiskusikan pemerintah, besok kami diundang Pak Presiden untuk melakukan rapat terbatas. Nanti akan kami tanyakan soal penyelesaian skema pembiayaan ini,” katanya.

Sementara itu Pejabat Sementara (PJs) Ketua Umum APKASI Mochamad Nur Arifin menyatakan bahwa APKASI berkomitmen untuk menyukseskan program pembentukan Kopdes Merah Putih. Bahkan sudah ada beberapa Bupati yang menyatakan bahwa terdapat koperasi-koperasi yang siap bertransformasi menjadi Kopdes Merah Putih.

“Jadi memang di daerah itu gairahnya sudah besar, tapi step by stepnya untuk proses pembentukan ini harus diperhatikan karena hal ini sangat penting. Intinya kami siap mendukung,” kata Nur Arifin.

Terkait dengan keberadaan BUMDes, Nur Arifin menegaskan bahwa dengan adanya Kopdes Merah Putih justru akan saling menguatkan perannya masing-masing dalam membangun ekonomi masyarakat di desa. Keduanya memiliki peran yang sangat vital dalam membangun kemandirian desa sehingga Kopdes ini akan membantu BUMDes untuk mendukung pertumbuhan ekonomi desa secara inklusif.

“Jadi dua instrument ini (BUMDes dan Kopdes) akan menjadikan desa lebih berdaya karena keduanya akan berjalan beriringan seperti mengayuh sepeda untuk mengakselerasi kemajuan desa,” katanya. ***

WALHI Jabar Bersama Masyarakat Desa Iwul Tanam Masal di Lahan Eks PTPN XI

Bogordaily.net – Keseimbangan alam perlu dijaga, mencegah bencana alam di kabupaten Bogor, salah satunya dengan menanami kembali pohon di lahan yang dirusak oleh Pt. Kuripan raya, seperti yang digalakkan oleh masyarakat desa iwul didampingi Oleh WALHI Jawa Barat.

WALHI Jawa Barat bersama masyarakat Desa Iwul melaksanakan kegiatan tanam masal di lahan eks PTPN XI yang terjadi ketidakseimbangan alam saat ini.

Di mana saat penghujan terjadi banjir di beberapa daerah dan saat musim kemarau terjadi banyak kekeringan.

Untuk itu masyarakat desa iwul bersama WALHI Jabar ikut serta menggeliatkan gerakan tanam kembali pohon secara massal, sebagai bukti nyata upaya menjaga dan melestarikan lingkungan.

Apalagi saat penghujan saat ini menjadi waktu yang baik untuk menanam pohon dalam rangka penghijauan.

“Pada awalnya lahan kurang lebih 143 Hektare ini adalah area perkebunan, pertanian masyarakat desa, namun karena adanya penggusuran Cut n Fill oleh perusahaan menyebabkan kerusakan lingkungan, maka kami menolak alih fungsi lahan tersebut dan berharap agar tetap menjadi lahan hijau resapan air dan vegetasi perkebunan sebagai media mencukupi kebutuhan masyarakat desa iwul” ujar seorang warga desa (Mbah Inen), Senin 24 Maret 2025.

Sedikitnya 3.000 pohon jenis produktif dilakukan hari ini, akan rencana akan ditanam di kawasan tersebut di tahap pertama 20.000 pohon di Desa Iwul, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, Jawa barat Dengan  melibatkan warga, mahasiswa, aktivis lingkungan dan WALHI Jabar untuk ikut menanam.

Dengan melibatkan para aktivis lingkungan itu Zaki menekankan Karena belajar itu tidak hanya ilmu pengetahuan tetapi juga mencintai lingkungan mereka.

Warga menegaskan dalam target penanaman 20.000 pohon tidak ada anggaran dari pemerintah yang dialokasikan namun dilakukan secara sukarela melalui gerakan sumbangan bibit pohon.

Adapun sejumlah jenis pohon yang ditanam kali ini meliputi Pohon bibit kekayaan dan Buah- buahan sengon, sirsak, pucuk merah, nangka, alpukat dan sebagainya.

Albin Pandita

BNI Sediakan Uang Pecahan Rp20.000 di 41 ATM dari Lampung Sampai Papua

0

Bogordaily.net – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menyediakan uang tunai pecahan Rp20.000 pada Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang tersebar di 41 titik dan sebagian besar berada di Universitas dan Perguruan Tinggi di seluruh Indonesia.

Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo mengatakan, keberadaan ATM pecahan Rp20.000 ini diharapkan dapat memenuhi tingginya antusiasme masyarakat untuk penukaran uang kecil menjelang Hari Raya Idul Fitri 2025.

“Kami menyadari tingginya permintaan uang tunai, khususnya pecahan Rp20.000 sebagai tradisi masyarakat Indonesia untuk berbagi dengan sanak keluarga dan tetangga. Sehingga, kami memastikan ketersediaan uang tunai yang cukup melalui distribusi di ATM, kantor cabang, dan layanan penukaran di berbagai lokasi strategis,” kata Okki dalam keterangan tertulis.

Sebanyak 22 dari 41 ATM berada di luar lokasi cabang seperti di Universitas Lampung, Galery Universitas Padjajaran (Unpad) Jatinangor. Universitas Negeri Surabaya Lidah Wetan, Universitas Trisakti, dan Gallery Institut Pertanian Bogor.

Selain itu, ATM BNI pecahan Rp20.000 juga hadir di Universitas Soedirman, Balairung Universitas Indonesia Depok, Universitas Widyagama Malang, Universitas Tarumanegara, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, hingga sejumlah tempat di Jayapura seperti Universitas Cendrawasih, Universitas Yapis, dan UNIMUDA Sorong.

Lebih rinci, Okki menambahkan, dari 41 ATM pecahan Rp20.000 sebanyak 9 titik berada di DKI Jakarta, 11 titik di Jawa Barat, 8 di Jawa Timur, dan masing-masing 3 titik di Jawa Tengah dan Sulawesi Utara, sedangkan sisanya tersebar di Banten, Lampung, Kalimantan Selatan, hingga Papua.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan keuangan dengan bijak serta memanfaatkan transaksi digital guna memastikan kelancaran aktivitas selama periode Lebaran,” tegas Okki. ***