Saturday, 18 April 2026
Home Blog Page 1066

Jalur Lingkar Stadion Pakansari bakal Ditutup Pada Malam Tahun Baru, Masyarakat Diminta Cari Alternatif Lain

0

Bogordaily.net – Jalur lingkar Stadion Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, akan ditutup pada perayaan malam Tahun Baru, Selasa malam 31 Desember 2024.

Adapun, penutupan tersebut akan dilakukan mulai pukul 18.00 WIB hingga waktu yang belum ditentukan. Penutupan tersebut terjadi diantaranya di pertigaan masuk Jalan Kol Edy Yoso, dan juga Jalan Raya Cikempong menuju area lingkar Stadion Pakansari.

Kasatlantas Polres Bogor, Iptu Rizky Guntama mengimbau masyarakat untuk dapat mencari alternatif lain dalam merayakan malam tahun baru. Mengingat kawasan Stadion Pakansari diperkirakan diserbu masyarakat dari seluruh penjuru Kabupaten Bogor.

“Untuk Nataru di Pakansari, diantisipasi ada rekayasa lalin, di mana ada penutupan di beberapa titik, akan diinformasikan untuk titiknya itu di media sosial,” kata Rizky Guntama, Senin 30 Desember 2024.

Menurut Rizky, pihaknya akan menyiagakan beberapa anggota kepolisian yang berjaga di sekitaran area Stadion Pakansari.

“Di mana nanti, nanti baik di Pakansari maupun di puncak akan tetap ada anggota yang berjaga untuk membantu kelancaran wisatawan,” jelasnya.

Sementara itu, Kabid Lalin Dishub Kabupaten Bogor Dadang Kosasih menjelaskan bahwa, penutupan tersebut akan berlangsung hingga waktu yang belum dapat dipastikan.

“Kita akan ada penutupan Pakansari dari Cikempong dari jam 6, kita belum bisa pastikan sampai jam berapa baru nanti kita buka lagi jadi kita belum bisa pastiin dari jam berapa sampe jam berapa,” ujar Dadang Kosasih.

Lebih lanjut, pihaknya menghimbau agar masyarakat dapat menjaga kebersihan serta ketertiban selama perayaan malam tahun baru berlangsung.

“Setiap masyarakat dihimbau untuk benar benar menjaga ketertiban kebersihan biar besoknya dari dlh atau instansi manapun tidak bekerja keras, kita saling bekerja sama untuk kita menertibkan kegiatan nataru,” ungkapnya.***

Albin Pandita

BYOND by BSI Berhasil Capai Target Satu Juta Pengguna

0

Bogordaily.net – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) berhasil mencapai target 1 juta pengguna aplikasi SuperApp BYOND by BSI dalam waktu satu bulan sejak diluncurkan 9 November 2024.

Adapun, capaian ini tidak hanya menjadi tonggak penting dalam perjalanan transformasi digital BSI, yang terus berkomitmen menghadirkan layanan perbankan modern dan inklusif, tetapi juga menandai BYOND by BSI sebagai game changer di dunia perbankan syariah digital.

Direktur Utama BSI, Hery Gunardi, mengungkapkan rasa syukur dan optimisme terhadap pencapaian tersebut. Hal ini merupakan bukti nyata kepercayaan masyarakat terhadap inovasi digital dari BSI.

“BYOND by BSI adalah wujud komitmen BSI untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan menciptakan pengalaman perbankan yang lebih modern, nyaman, dan sesuai dengan prinsip syariah,” kata Hery dalam keteranganya, Senin 30 Desember 2024.

Kemudian, ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pengembangan dan peluncuran BYOND by BSI. Menurutnya transformasi digital ini seiring dengan Asta Cita pemerintahan Prabowo-Gibran yang menekankan visi digitalisasi sebagai pilar utama untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan memperkuat ketahanan nasional.

Pemerintah berkomitmen untuk mengakselerasi digitalisasi termasuk di industri syariah dengan tujuan mendorong ekonomi digital, serta menciptakan ekosistem yang inklusif dan kompetitif di tingkat nasional dan global.

“Saya ingin menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras mewujudkan pencapaian ini. Tidak lupa BSI juga mengucapkan terima kasih kepada regulator, yaitu Bank Indonesia dan OJK. Seperti pepatah, ‘Man jadda wa jada’, di mana ada kemauan, di situ ada jalan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Hery mengatakan bahwa perseroan akan terus mendorong pengguna BSI Mobile serta nasabah BSI untuk bermigrasi ke aplikasi BYOND by BSI. Menurutnya, aplikasi ini memberikan pengalaman yang lebih baik dengan berbagai fitur baru yang tidak tersedia di aplikasi sebelumnya.

“Kami optimis BYOND by BSI dapat mendorong pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) dan meningkatkan pendapatan berbasis komisi dari layanan perbankan elektronik. Hal ini mencerminkan bagaimana aplikasi ini menjadi bagian penting dalam strategi transformasi digital kami,” ungkap Hery.***

Albin Pandita

Perumda PPJ Kota Bogor Update Harga Komoditi Jelang Pergantian Tahun

0

Bogordaily.net – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor merilis daftar harga pangan di Pasar Sukasari Bogor, menjelang pergantian tahun.

Berdasarkan catatan Tim Enumerator Perumda PPJ Kota Bogor, harga beras medium seharga Rp13.500 per kilogram, untuk daging sapi Rp140.000 per kilogram.

Selain itu, untuk harga daging ayam broiler Rp38.000 per kilogram, dan telur ayam broiler seharga Rp30.000 per kilogram.

Adapun harga sejumlah komoditi bumbu dapur, seperti bawang merah seharga Rp60.000 per kilogram, cabe merah teropong Rp55.000 per kilogram.

Sedangkan untuk harga cabe rawit merah Rp60.000 per kilogram dan cabe rawit hijau seharga Rp50.000 per kilogram.

Untuk komoditi bahan pangan lainnya, seperti minyak goreng curah dengan harga Rp18.000 per kilogram, dan untuk Minyakita seharga Rp17.000 per liter.

“Sejumlah komoditi bahan pangan di Pasar Sukasari, Kota Bogor masih terpantau stabil. Kami di Perumda PPJ Kota Bogor mengajak masyarakat untuk berbelanja di Pasar Rakyat Pasar Bersih, Belanja Nyaman, Jualan Untung,” ajak Direktur Utama Perumda PPJ Kota Bogor, Jenal Abidin.

Selain itu, Jenal juga mengajak dan mengimbau masyarakat untuk tetap berbelanja di pasar tradisional sebagai upaya mendukung keberlanjutan pasar lokal.

Jenal mengaku,; imbauan dari Pemkot Bogor kepada para ASN untuk berbelanja di pasar tradisional juga dinilai berhasil.

Ia memaparkan, para ASN dan BUMD yang datang ke pasar tradisional, disambut antusias pedagang. Tentunya langkah ini bisa membantu perputaran ekonomi yang positif. ***

Muhammad Irfan Ramadan

Kapolri Rotasi Sejumlah Kapolres, Kombes Eko Prasetyo Jabat Kapolresta Bogor Kota

0

Bogordaily.net – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan rotasi sejumlah perwira tinggi dan menengah Polri, termasuk posisi Kapolresta Bogor Kota. Dalam mutasi tersebut, Kombes Pol Eko Prasetyo ditunjuk sebagai Kapolresta Bogor Kota menggantikan Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso.

Mutasi ini tertuang dalam surat telegram Kapolri bernomor ST/2775/XII/KEP./2024, tertanggal 29 Desember 2024.

“Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso Kapolresta Bogor Kota Polda Jabar diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasubdit IV Dittipideksus Bareskrim Polri,” bunyi salah satu isi surat telegram tersebut, yang diterima pada Senin 30 Desember 2024.

Kombes Pol Eko Prasetyo yang menggantikan Kombes Bismo, sebelumnya menjabat sebagai Widyaiswara Kepolisian Madya Tingkat III di Sespimen Sespim Lemdiklat Polri. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2002 ini bukan sosok asing di wilayah Bogor.

Dalam rekam jejak kariernya, Kombes Eko pernah menjabat sebagai Wakapolresta Bogor Kota, Wakapolres Bogor (Kabupaten), dan juga Kapolsek Cibinong.

Dengan pengalaman tersebut, Kombes Eko diproyeksikan dapat melanjutkan tugas dan tanggung jawab menjaga keamanan serta pelayanan publik di Kota Bogor.

Sebagai informasi, Kombes Eko Prasetyo, seorang perwira polisi yang berdedikasi, telah menjalani perjalanan karier yang mengesankan sejak lahir di Kulonprogo pada tahun 1980.

Dengan latar belakang pendidikan yang kuat dan dukungan keluarga yang luar biasa, Eko Prasetyo telah menunjukkan komitmen yang luar biasa terhadap tugas-tugasnya.

Eko Prasetyo memulai pendidikannya di Sekolah Dasar Kanoman, Banjar Arum, dan melanjutkan ke SMP serta SMA 1 Sentolo.

Kombes Eko Prasetyo Daftar Akpol
Pada tahun 1999, dia memutuskan untuk mendaftar di Akademi Kepolisian (Akpol), mengikuti jejak ayahnya, seorang polisi dengan pangkat terakhir Aiptu yang juga pernah menjadi Bhabinkamtibmas.

Sementara, ibunya adalah seorang guru sekolah dasar, Eko Prasetyo adalah anak pertama dari empat bersaudara, dengan tiga adik perempuan.

Setelah lulus dari Akpol, Eko Prasetyo pertama kali bertugas di Yogyakarta dari tahun 2003 hingga 2009. Namun, perjalanannya dalam karier polisi belum berakhir.

Tahun 2010, Eko Prasetyo melanjutkan pendidikannya di PTIK sebelum ditempatkan di Sulawesi Tengah, tepatnya di Parigi Moutong, sebagai Kasatserse.

Setelah itu, tahun 2011 hingga 2019, ia bertugas di Polda Jawa Barat dan melayani di berbagai wilayah seperti Bogor, Karawang, Cirebon, dan Bogor lagi.

Pada tahun 2019, Eko Prasetyo kembali ke bangku sekolah, kali ini di Sespimen Lembang.

Setelah lulus, dia ditempatkan di Jawa Timur sebagai Korsprim Polda Jawa Timur, lalu menjadi Kapolres Kediri Kota hingga tahun 2021.

Selanjutnya, dia bertugas sebagai Kapolres Klaten, Jawa Tengah, hingga tahun 2023.

Pindah ke Kota Bogor

Pada tahun yang sama, 2023, Eko Prasetyo dipindahkan ke Polresta Bogor Kota dan menjabat sebagai Wakapolresta hingga saat ini.

“Tidak asing lagi dengan tugas di Kota Bogor, sebelumnya saya pernah menjadi Wakapolres Bogor,” kata Eko Prasetyo, Jum’at 22 September 2023.

Selain kesuksesannya dalam karier polisi, Eko Prasetyo juga berhasil membagi waktunya dengan keluarga.

Eko Prasetyo mengungkapkan rasa syukurnya karena keluarganya telah memahami dan mendukung sepenuhnya kehidupan sebagai seorang polisi.

“Istri saya juga seorang polisi (polwan) yang bertugas di Polres Klaten, dan saya memiliki seorang anak yang masih bersekolah dasar,” ucapnya.

Dengan komitmen, dedikasi, dan dukungan keluarga yang kuat, AKBP Eko Prasetyo telah membuktikan dirinya sebagai seorang pemimpin yang berintegritas dalam menjalankan tugasnya sebagai seorang polisi, menjaga keamanan masyarakat, dan memberikan contoh yang baik bagi sesama polisi serta generasi muda.

Begitulah profil singkat dari seorang pejabat polisi yang telah berjuang keras dan mencapai puncak karier di dunia kepolisian, Kombes Eko Prasetyo.

(Ibnu Galansa)

Pemkot Bogor Menanti Bantuan Subsidi Program BTS BisKita Transpakuan

0

Bogordaily.net – Pemkot Bogor hingga saat ini masih menanti bantuan dana subsidi untuk kelanjutan program Buy The Service (BTS) Biskita Transpakuan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Marse Hendra Saputra mengatakan pihaknya hingga saat ini masih berupaya keras agar Kota Bogor mendapat kucuran dana subsidi dari Pemerintah Pusat, khususnya Kemenhub untuk melanjutkan operasional Biskita Transpakuan.

“Kami inginnya tetap dilayani Pemerintah Pusat dulu. Sampai saat ini kami masih berusaha supaya Pemerintah Pusat kembali menganggarkan pemberian bantuan untuk Pemerintah Daerah soal operasional Biskita Transpakuan,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Marse Hendra Saputra

Menurutnya, Kota Bogor layak untuk mendapatkan subsidi tersebut. Karena penyelenggaraan Program BTS di kota ini menjadi yang terbaik di Indonesia, lantaran memiliki load factor (tingkat keterisian) yang tinggi dan skema kebermanfaatannya paling bagus.

Alasan ini dilihat Marse cukup sebagai dasar pemberian subsidi kembali dari Pemerintah Pusat. Setidaknya hingga Pemkot Bogor bisa mengelola Biskita Transpakuan sepenuhnya dengan anggaran sendiri.

Bantuan subsidi ini diharapkan dapat menolong koridor 5 dan 6 yang terancam tidak beroperasi karena tidak cukupnya anggaran operasional yang ada dalam APBD Kota Bogor.

“Sebab, kajiannya harus panjang. Kesiapan daerah diawali dengan adanya aturan yang memayungi. Kami ada Perda 8 tahun 2023, namun harus diatur dalam peraturan turunan. Sementara hal itu baru akan dilakukan dan diatur tahun 2025,” bebernya. ***

Muhammad Irfan Ramadan

DPRD Kota Bogor Sarankan Organda Kelola 2 Koridor BisKita Transpakuan

0

Bogordaily.net – DPRD Kota Bogor menyarankan DPC Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Bogor untuk mengelola 2 koridor Biskita Transpakuan yang berpotensi tidak beroperasi akibat tak mendapat subsidi dari Pemerintah Kota Bogor.

Usul soal pengelolaan Biskita Transpakuan itu disampaikan DPRD Kota Bogor, saat menggelar rapat audiensi dengan DPC Organda Kota Bogor.

Dalam rapat tersebut, Ketua DPC Organda Kota Bogor, Sunaryana beserta jajaran menyampaikan berbagai keresahan, aspirasi dan masukan terkait isu transportasi di Kota Bogor. Termasuk isu Biskita Transpakuan.

Di antaranya perihal kelanjutan operasional Biskita, program rerouting, program reduksi angkot dan rencana induk transportasi Kota Bogor.

Sunaryana membeberkan bahwa melalui Organda sebanyak 10 koperasi yang menaungi angkot di Kota Bogor telah membuat satu perusahaan konsorsium yang disiapkan untuk menjadi operator BisKita.

Namun seiring berjalannya waktu pelaksanaan BisKita di Kota Bogor, baik Organda maupun konsorsium tidak pernah dilibatkan dalam pembahasan BisKita.

“Sehingga di akhir-akhir ini kami mempertanyakan kemana program ini akan dibawa. Kami selalu mendukung Pemkot, tetapi kami tidak pernah dilibatkan. Kami para pengusaha menunggu,” tegas Sunaryana.

Wakil Ketua I DPRD Kota Bogor, Rusli Prihatevy memandang terdapat permasalahan komunikasi antar stakeholder dalam menata transportasi di Kota Bogor.

Ia pun mengatakan, seharusnya Pemkot Bogor, Dishub Kota Bogor dan Perumda Trans Pakuan Kota Bogor bisa merangkul semua stakeholder agar program BisKita bisa berjalan dan tidak dimonopoli oleh salah satu pihak saja.

“Kami dari DPRD Kota Bogor mendukung pelaksanaan BisKita yang transparan dan berharap mendapat dukungan dari berbagai pihak. Sehingga kami akan meminta Pemkot, Dishub dan PTP untuk merangkul semua pihak agar program yang baik ini bisa berjalan,” ujar Rusli.

Rusli berharap, dengan adanya Perda Nomor 8 tahun 2023 tentang Transportasi, Pemkot Bogor mampu melakukan intervensi dan kolaborasi dalam pelaksanaan BisKita dan menyusun rencana induk transportasi Kota Bogor dengan baik kedepannya. ***

Muhammad Irfan Ramadan

Pasca Oplas, Maya Septha Jadi Perbincangan Netizen

0

Bogordaily.net – Maya Septha baru-baru ini mengejutkan publik dengan pengakuannya telah menjalani operasi plastik di Klinik Banobagi, Korea Selatan.

Klinik ini memang terkenal di kalangan selebriti internasional, terutama untuk prosedur face contouring yang mampu memberikan hasil menakjubkan.

Melalui akun media sosialnya, Maya membagikan momen eksklusif saat berada di klinik tersebut. Ia berfoto bersama dua dokter ahli, Dr. Changhyun Oh dan Dr. Jinhyun Kim, yang dikenal memiliki pengalaman panjang di dunia kecantikan.

“Beberapa hari lalu saya melakukan beauty surgery di Korea Selatan, tepatnya di Klinik Banobagi. Dr. Oh sangat profesional dengan pengalaman 20 tahun di bidang face contouring. Saya sudah lihat hasil teman-teman artis, jadi saya yakin memilih klinik ini,” tulis Maya dalam unggahannya.

Hasil operasi ini jelas terlihat dalam beberapa unggahan terbaru Maya. Bentuk hidungnya kini tampak lebih mancung dan simetris, sementara wajahnya terlihat lebih tirus dengan garis rahang yang semakin tegas. Penampilan baru Maya berhasil mencuri perhatian publik.

Penampilan Maya yang semakin cantik langsung menjadi bahan perbincangan netizen. Salah satu momen yang menyita perhatian adalah saat ia mengunggah video bertema Natal, di mana transformasi wajahnya terlihat sangat jelas.

Meski mendapat banyak pujian, perubahan drastis ini tak lepas dari kritik. Ada yang menyebut wajah Maya kini terlihat seperti orang lain, bahkan kehilangan karakter aslinya.

“Kalau nggak baca caption, saya nggak tahu kalau itu Maya. Mukanya beda banget,” tulis seorang netizen.

Namun, ada juga yang membela Maya, menegaskan bahwa keputusan ini sepenuhnya adalah hak pribadi.

“Dia makin cantik, kok. Itu mukanya, itu uangnya. Kita nggak berhak ikut campur,” komentar salah satu penggemar.

Operasi Plastik dan Tren di Kalangan Artis Indonesia

Maya Septha bukan satu-satunya artis Indonesia yang memilih jalur operasi plastik untuk meningkatkan penampilan.

Beberapa nama besar seperti Sarwendah dan Mahalini juga sempat menjadi perbincangan publik karena transformasi mereka.

Sarwendah, misalnya, berhasil mendapatkan penampilan yang lebih awet muda, sementara Mahalini tampil lebih percaya diri setelah prosedur tersebut.

Meski sering memicu kontroversi, langkah ini menunjukkan bahwa operasi plastik kini mulai diterima sebagai cara untuk meningkatkan kepercayaan diri***

Dishub Kabupaten Bogor Antisipasi Macet Horor di Puncak Pada Libur Tahun Baru

0

Bogordaily.net – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor akan menyiagakan 320 personel antisipasi kemacetan panjang atau macet horor di kawasan Puncak pada libur tahun baru 2025.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor Agus Ridho menjelaskan bahwa, 320 anggota tersebut nantinya akan tersebar di beberapa titik pos pengamanan, dan juga turut bekerja sama dengan unsur TNI maupun Polri.

“Untuk kegiatan persiapan dengan Tahun baru, Pemda bersama kepolisian, TNI dan stakeholder lainnya mempersiapkan. Karena kita tahu bahwa yang paling berat bagi kita setiap tahun adalah urusan masalah Puncak,” kata Agus Ridho, Senin 30 Desember 2024.

Menurutnya, beberapa titik rawan kemacetan di kawasan Puncak diantaranya di Simpang Gadog, Simpang Pasir Muncang, Simpang Megamendung, dan juga Simpang Pasar Cisarua.

Selain itu, pihaknya memprediksi bahwa puncak kemacetan akan terjadi pada h-1 tahun baru tepatnya pada tanggal 30 hingga 31 Desember 2024.

“Kita perkirakan untuk Puncaknya itukan di tanggal 30/31 itu kita persiapkan seluruh anggota. Namun demikian anggota ini sudah mulai bergerak dari tanggal 20 Desember 2024 kita sudah mulai stand by di masing-masing posko untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dishub Kabupaten Bogor menghimbau agar masyarakat dapat mematuhi aturan berlalu lintas. Serta, meminta kepada pengendara untuk melewati jalur alternatif di kawasan puncak ketika kemacetan panjang terjadi.

“Tentunya kita berharap bahwa, kepada masyarakat yang nanti akan menggunakan jalur Puncak saat libur tahun baru nanti bisa dipahami peraturan lalu lintas,” ungkap Agus Ridho.(Albin Pandita)

Pj Bupati Bogor Himbau Masyarakat Tak Nyalakan Kembang Api Pada Malam Tahun Baru

0

Bogordaily.net – Penjabat (Pj) Bupati Bogor Bachril Bakri menghimbau masyarakat agar tidak menyalakan petasan atau kembang api pada saat perayaan malam tahun baru.

Menurut Bachril, Pemkab Bogor bersama jajaran Forkopimda akan senantiasa melaksanakan pengawasan terkait penggunaan kembang api, khususnya di malam tahun baru.

“Jadi kami menghimbau dari Bupati kepada seluruh kepala desa, camat untuk mengawasi penggunaan petasan dan kembang api,” kata Bachril Bakri, Senin 30 Desember 2024.

Kemudian, pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak melaksanakan kegiatan yang dapat mengganggu ketertiban umum.

“Jadi saya minta, mengimbau masyarakat dalam tahun baru tidak melakukan kegiatan yang hura hura yang mengganggu keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Bogor,” jelasnya.

Selain itu, Bachril Bakri mengaku pihaknya akan memberikan surat edaran kepada seluruh kades maupun camat di wilayah Kabupaten Bogor.

Dalam hal ini pengawasan penggunaan petasan dan kembang api agar terciptanya kondisi yang nyaman pada saat malam tahun baru.

“Kita akan membuat surat edaran pada kades dan camat terkait dengan penggunaan mercon dan kembang api,” ungkap Bachril Bakri.(Albin Pandita)

Akting Gong Yoo di Squid Game 2 Panen Pujian

0

Bogordaily.net – Aktor Gong Yoo kembali menyita perhatian dunia lewat penampilannya yang semakin mendalam di serial Squid Game 2.

Bintang yang sebelumnya memukau publik lewat film fenomenal Train to Busan ini sukses menuai banjir pujian, terutama karena aktingnya yang memukau di Netflix.

Jika pada musim pertama Gong Yoo hanya muncul sebagai salesman misterius dengan screen time singkat, kini di musim kedua, ia mendapatkan porsi peran yang jauh lebih besar.

Karakternya digambarkan sebagai anak buah Frontman, seorang eksekutor dingin dan penuh intrik yang siap melakukan apa pun demi kepentingan atasannya.

Peran Gong Yoo kali ini tak hanya sekadar pelengkap cerita, tetapi menjadi kunci penting yang menambah intensitas dan ketegangan di setiap adegan.

Dengan gestur yang tenang namun mengancam, Gong Yoo memerankan karakter psikopat yang berhasil membuat penonton terpaku di depan layar.

Adegan Ironis Russian Roulette yang Mematikan

Salah satu adegan yang paling menyita perhatian adalah ketika Gong Yoo terlibat dalam permainan Russian roulette.

Adegan ini menjadi salah satu puncak ketegangan di musim kedua. Dalam momen tersebut, Gong Yoo menghadapi dua anak buah Seong Gi Hun sebelum akhirnya berhadapan langsung dengan sang pemenang Squid Game musim pertama.

Penonton diajak menyelami sisi gelap karakter Gong Yoo yang dingin namun penuh kalkulasi.

Dengan pistol di tangannya, ia memainkan peran psikopat dengan sangat meyakinkan.

Tatapan tajam, gerakan perlahan, hingga dialog minimalisnya sukses menciptakan atmosfer menegangkan yang membuat penonton tak berkedip.

Banyak yang menganggap adegan ini sebagai salah satu momen paling ikonis dalam Squid Game 2.

Penampilan Gong Yoo disebut berhasil menghidupkan ketegangan sekaligus memberikan kedalaman baru pada karakternya.

Pujian Selangit dari Netizen dan Fans

Penampilan Gong Yoo langsung menjadi perbincangan hangat di media sosial. Aktingnya yang totalitas berhasil menuai pujian dari berbagai kalangan, termasuk netizen.

“Gong Yoo bikin episode ini terasa sangat intens, dia luar biasa,” tulis akun @we******.
“Aktor sekelas Gong Yoo memang beda, profesional banget!” komentar @sh******.
“Cocok banget jadi psikopat, ekspresinya bikin merinding,” tambah @io******.

Banyak penggemar yang berharap karakter salesman ini mendapatkan cerita yang lebih besar di musim-musim mendatang, mengingat potensi besar yang ditunjukkan oleh Gong Yoo dalam membawakan peran ini.

Meski hanya tampil di beberapa episode, Gong Yoo sukses meninggalkan kesan mendalam.

Perannya di musim kedua Squid Game bukan hanya sebagai penghubung cerita, tetapi juga sebagai penghidup suasana yang mendebarkan.***